• Tidak ada hasil yang ditemukan

Daily Info. Market Review & Outlook. Today s Info. Trading Ideas. 16 September 2015

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2021

Membagikan "Daily Info. Market Review & Outlook. Today s Info. Trading Ideas. 16 September 2015"

Copied!
5
0
0

Teks penuh

(1)

Daily Info

16 September 2015

GLOBAL MARKET

Market Close +/- Change

IHSG 4,347.16 -43.21 -0.98% Nikkei 18,026.48 60.78 0.34% Hangseng 21,455.23 -106.67 -0.49% FTSE 100 6,137.60 53.01 0.87% Dow Jones 16,599.85 228.89 1.40% Nasdaq 4,860.52 54.76 1.14% Xetra Dax 10,188.13 56.39 0.56% S & P 500 1,978.09 25.06 1.28% KEY DATA Description Last

Oil Price USD/barel (Brent) 47.75 0.40 0.8% Gold Price USD/Ounce 1,105.3 -3.85 -0.3% Nickel-LME (USD/ton) 10,063 174.5 1.8% Tin-LME (USD/ton) 15,830 -85.0 -0.5% CPO Malaysia (RM/ton) 2,050 -31.00 -1.5% Coal EUR (USD/ton) 50.5 -0.45 -0.9%

Coal NWC (USD/ton) 57.7 0.00 0.0%

Exchange Rate (IDR/USD) 14,408 75.00 0.5% +/- Change

DUAL LISTING

Stocks Curr Close [+/-] % Chg IDR Telkom (TLK) USD 37.56 -1.13 -3.01 2,706

SHAREHOLDERS MEETING

Stocks Date Agenda

INVS 14 Sept RUPST

ADHI 22 Sept RUPSLB

RALS 16 Sept RUPSLB

CASH/STOCK DIVIDEND

Stocks Events IDR/Ratio Cum

STOCK SPLIT/REVERSE STOCK

Stocks Ratio O : N Trading Date

RIGHT ISSUE

Stocks Ratio O : N IDR Cum ANTM 25 : (26-27) 371-535 15 Oct HMSP 65 : 4 63000-99000 28 Sep

Reksadana NAV/Unit Return

30D (%) Return 1Y(%) Medali Dua 1,521.11 -0.51 5.46 Medali Syariah 1,580.10 -0.12 6.56 MA Mantap 1,190.80 -0.8 4.53

MD Asset Mantap Plus 1,146.90 -1.16 6.67

MD ORI Dua 1,384.00 -3.2 0.16 MD Pendapatan Tetap 807.83 -3.42 0.21 MD Rido Tiga 1,877.95 -1.49 5.38 ORI 1,555.66 -2.45 0.56 MA Greater Infrastructure 1,087.22 -6.94 -18.36 MA Maxima 778.56 -7.4 -17.3 MD Capital Growth 859.66 -5.64 -17.22 MA Madania Syariah 926.95 -3.74 -13.25 MA Mixed 987.21 -2.84 -4.61 MA Strategic TR 907.75 -3.34 -14.24 MD Balance 841.82 -7.4 -16.22 MD Kombinasi 796.51 -7.09 -25.17 MA Multicash 1,190.21 0.63 8.03 MD Kas 1,253.29 0.6 8.15 JSX DATA

Volume (Million Share) 5,495 Support Resistance Value (IDR Billion) 3,368 4,315 4,495 Market Cap. (IDR Trillion) 4,488 4,270 4,435

Total Freq (x) 198,457 4,235 4,475

Foreign Net (IDR Billion) (253.0)

IPO CORNER IDR (Offer)

Shares Offer

Market Review & Outlook

Rupiah Kembali Melemah Meskipun Neraca Perdagangan Agustus Surplus

IHSG Fluktuatif, Menguat Terbatas (Range: 4,315-4,395).

Kode Rekom. Bottom Fishing Take Profit/ Stop Loss/Buy Back

WIKA B o W 2,740-2,780 2,600 CPIN B o Break. 2,050-2,090 1,925 BMRI Spec. Buy 9,025 8,500 BBRI B o W 9,775-9,875 9,400 LPKR S o S 1,115-1,095 1,180

Trading Ideas

See our Trading Ideas pages, for further details

Today’s Info

SMCB Rugi Rp 138 Miliar

Laba Bersih SMRA Turun 2,51%

MDLN Jual Lahan Industri 162 Hektar

WTON Turunkan Target Kontrak Baru 20%

TIRA Stock Split 1:10

WSKT Naikkan Target Kontrak Baru Jadi Rp 39 Triliun 4,000 4,200 4,400 4,600 4,800 5,000 5,200 5,400 5,600

15-Sep-14 15-Nov-14 15-Jan-15 15-Mar-15 15-May-15 15-Jul-15 15-Sep-15 IHSG Sept 2014 - Sept 2015

(2)

Daily Info

16 September 2015

Market Review & Outlook

Rupiah Kembali Melemah Meskipun Neraca Perdagangan Agustus Surplus

Pada perdagangan Selasa IHSG ditutup melemah 0,98% menjadi 4.347 dengan nilai transaksi sebesar 3,36 triliun. Dana asing yang keluar dari bursa mencapai 253 miliar. Semua sektor mengalami pelemahan dengan sektor agrikultur (-1,95%) dan infrastruktur (-1,55%). Jumlah saham yang melemah sebanyak 171, 256 saham tetap, dan 93 saham menguat. Saham-saham yang menjadi market leader adalah MLBI, BMRI, dan BSWD sedangkan yang menjadi market laggard adalah UNVR, TLKM, ASII.

Sesuai dengan perkiraan Bank Indonesia, di Bulan Agustus ini Indonesia men-galami surplus neraca perdagangan sebesar USD 433,8 juta. Ekspor menmen-galami kenaikan 10,79% mom dan impor naik 21,69% mom. Meskipun mengalami ken-surplus, kondisi Rupiah masih melemah dan sudah menembus 14.400. Data lain yang kemarin keluar adalah data dkemiskinan diman selama periode September 2014-Maret 2015 bertambah 860 ribu jiwa menjadi 28,59 juta jiwa atau 10,96% dari total populasi.

Bursa Amerika ditutup menguat dengan DJIA +1,4%, S&P500 +1,28%, NASDAQ +1,14%. Investor menantikan data perekonomian final yang menjadikan lan-dasan untuk rapat The Fed. Data penjualan retail bulan Agustus meningkat 0,2%, di bawah ekspektasi analis sebesar 0,3%. Data persediaan bisnis naik 0,1%, dan produksi industri turun 0,4% atau lebih buruk 0,2% dari perkiraan analis. Dengan data ketenagakerjaan yang sudah cukup baik, para ekonom yakin bahwa sudah saatnya The Fed menaikkan tingkat suku bunga bulan ini. Sementara para analis Wall Street menilai The Fed belum saatnya menaikkan tingkat suku bunga karena data perekonomian masih bervariasi.

Indeks Nikkei ditutup +0,56%, Hangseng -0,49% dan Shanghai -3,52%.

IHSG Fluktuatif, Menguat Terbatas (Range: 4,315-4,395). IHSG ditutup

mele-mah pada perdagangan kemarin berada di level 4,347. Indeks tampak kembali melanjutkan konsolidasinya selama beberapa hari terakhir dan berpotensi menguji support level 4,315. Namun stochastic yang berada pada kecenderungan menguat memberikan peluang terjadinya penguatan menuju resistance level 4,395.

Akan tetap jika indeks berbalik melemah maka berpotensi menuju 4,315. Hari ini diperkirakan indeks bergerak fluktuatif dengan kencenderungan menguat terbatas.

(3)

Daily Info

16 September 2015

Today’s Info

SMCB Rugi Rp 138 Miliar

 PT Holcim Indonesia Tbk. (SMCB) rugi bersih Rp138 miliar pada paruh pertama tahun ini dari sebelumnya laba Rp452,93 miliar. SMCB hingga akhir semester I/2015 mengklaim mampu mempertahankan pangsa pasar sebesar 13,9%. Namun, total volume penjualan mengalami penu-runan 4,9%. Pendapatan turun sebesar 1,4% menjadi Rp4,86 triliun.  Biaya tarif dasar listrik meningkat 22%, sementara biaya distribusi

men-ingkat 17% karena naiknya harga bahan bakar sebesar 25%, serta biaya pergudangan yang juga mengalami kenaikan. Dengan demikian, laba ko-tor perusahaan tergerus 26% pada angka Rp1,06 triliun.

 Biaya operasional meningkat 26% menjadi Rp949 miliar, dan biaya-biaya keuangan meningkat lima kali lipat menjadi Rp269 miliar karena terus melemahnya nilai tukar rupiah dan naiknya suku bunga pinjaman peru-sahaan sebagai konsekuensi dari penyelesaian pembangunan pabrik ba-runya di Tuban.

 Akhir Agustus lalu, SMCB baru saja meresmikan pabrik barunya di Tuban yang melengkapi keberadaan perusahaan di Pulau Jawa. (Sumber:bisnis.com)

Laba Bersih SMRA Turun 2,51%

 PT Summarecon Agung Tbk (SMRA) membukukan laba bersih Rp529,25 miliar, turun 2,51% dari periode yang sama tahun lalu Rp542,92 miliar.  Sebaliknya, pendapatan bersih SMRA meningkat 24,09% year-on-year.

Pendapatan perseroan mencapai Rp2,59 triliun dari sebelumnya Rp2,09 triliun.

 Beban pokok dan penjualan langsung perseroan mencapai Rp1,2 triliun, lebih tinggi dari sebelumnya Rp1,01 triliun. Sehingga, laba kotor yang diraup perseroan mencapai Rp1,39 triliun dari Rp1,07 triliun.

 Kenaikan biaya keuangan dari Rp101,13 miliar menjadi Rp210,32 miliar membuat laba sebelum pajak turun menjadi Rp526,07 miliar dari sebe-lumnya Rp616,26 miliar. Laba tahun berjalan juga turun menjadi Rp525,13 miliar dari Rp616,26 miliar.

 Hingga 30 Juni 2015, total aset SMRA naik menjadi Rp17,17 triliun dari akhir tahun lalu Rp15,87 triliun. Total liabilitas mencapai Rp10,31 triliun dari Rp9,45 triliun dan ekuitas Rp6,85 triliun dari Rp6,41 triliun. (Sumber:bisnis.com)

MDLN Jual Lahan Industri 162 Hektar

 PT Modernland Realty Tbk (MDLN) akan mengandalkan penjualan lahan industri tahun ini untuk mengejar target marketing sales. MDLN telah berhasil menjual lahan industri seluas 162 hektare (ha). Jumlah ini telah melampaui target awal perseroan tahun ini sebesar 145 ha.

 Oleh karena itu, MDLN berencana menaikkan target penjualan lahan in-dustri tahun ini untuk mencapai target marketing sales sebesar Rp 5,4 triliun. Adapun nilai penjualan lahan 162 ha tersebut mencapai sekitar Rp 1,4 triliun.

 Saat ini perseroan tengah menjajaki penjualan lahan dengan sejumlah investor yang bergerak di bidang industri kimia, material, dan Food and Beverage.

(4)

Daily Info

16 September 2015

Today’s Info

WTON Turunkan Target Kontrak Baru 20%

 PT Wijaya Karya Beton Tbk (WTON) berencana merevisi target kontrak baru tahun ini menjadi Rp 3,2 triliun. Jumlah ini turun 20% dari target semula yakni Rp 4 triliun.

 Revisi tersebut dilakukan karena kapasitas terpasang dari total pabrik perse-roan tahun ini belum mampu memenuhi permintaan lebih banyak. Sampai akhir tahun kapasitas terpasang 70% dari total kapasitas produksi pabrik. Saat ini WTON telah memiliki 10 pabrik dengan kapasitas produksi 2,35 juta ton per tahun.

 Dengan penurunan target kontrak baru tersebut maka target pendapatan dan laba bersih WTON juga akan mengalami perubahan.

 Selama delapan bulan pertama tahun 2015, WTON baru berhasil mengan-tongi kontrak baru sebesar Rp 1,8 triliun atau 45% dari target awal yakni Rp 4 triliun. Namun jika dibanding target baru, realisasi tersebut telah mencapai 56,2%.

 Sebagian besar kontrak tersebut didapat dari proyek swasta yakni dengan sumbangsih 80%. Sedangkan 20% Sisanya dari proyek BUMN. (Sumber:kontan.co.id)

TIRA Stock Split 1:10

 PT Tira Austenite Tbk (TIRA) akan menyelenggarakan stock split dengan rasio 1:10. Sehingga nilai nominal saham TIRA akan berkurang dari Rp 1.000 menjadi Rp 100 per saham. TIRA akan menggelar Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPSLB), pada 8 Oktober.

 Pada semester pertama, laba TIRA turun 62,15% dari Rp 916,9 juta menjadi Rp 346,99 juta. Padahal penjualannya hanya turun 3,61% dari dari Rp 134,31 miliar menjadi Rp 129.45 miliar.

 Sebesar 46,61% saham TIRA dimiliki PT Martensite Unggul dan 48,37% di-miliki PT Widjajatunggal Sejahtera. Sementara jumlah saham publik hanya 5,02%. (Sumber:kontan.co.id)

WSKT Naikkan Target Kontrak Baru Jadi Rp 39 Triliun

 PT Waskita Karya Tbk (WSKT) merevisi naik target kontrak baru hingga 66,6% menjadi Rp 39 triliun dari semula hanya Rp 23,4 triliun.

 Hingga pertengahan September 2015, Waskita membukukan kontrak baru Rp 16,6 triliun. Pencapaian ini setara 70,9% dari target awal tahun yakni Rp 23,4 triliun. Dengan revisi target tersebut, realiasi kontrak baru perseroan hingga saat ini baru 42,5%.

 Besarnya perolehan kontrak baru hingga pertengahan terutama setelah perseroan memenangkan tender kontruksi proyek Tol Solo-Ngawi-Kertosono. Dari proyek ini, WSKT memperoleh kontrak pengerjaan kon-struksi tiga paket.

 Pada ruas Tol Karanganyar-Ngawi, Waskita mendapat garapan Karang Anyar-Kedung Harjo sepanjang 35 kilometer senilai Rp 2,20 triliun dan Anyar-Kedung Harjo-Ngawi sepanjang 34 km dengan nilai kontrak Rp1,81 triliun.

 Sementara untuk ruas Tol Ngawi-Saradan, WSKT mendapat satu paket yakni paket Ngawi-Magetan sepanjang 20 km senilai Rp 1,48 triliun.

 WSKT melalui anak usahanya PT Waskita Toll Road telah berhasil menga-kuisisi 60% tol Pemalang-Batang sepanjang 39,2 kilometer (km) dari PT Pe-malang Batal Toll Road. (Sumber:kontan.co.id)

(5)

Daily Info

16 September 2015

DISCLAIMER

This Document is for information only and for the use of the recipient. It is not to be reproduced or copied or made available to others. Under no circumstances is it to be considered as an offer to sell or solicitation to buy any security. Any recom-mendation contained in this report may not be suitable for all investors and strictly a personal view and should not be used as a sole judgment for investment. Moreover, although the information contained herein has been obtained from sources

INSTITUTIONAL SALES RESEARCH

Danny Eugene Head of Research, Economic,

Infrastructure, Property, Basic-Ind. [email protected] +62 21 7917 5599 62035 Helen Vincentia Consumer Goods, Trade [email protected] +62 21 7917 5599 62035 Dimas Satria Hardianto Mining, Agriculture, and Misc Ind. [email protected] +62 21 7917 5599 62035

Fadlillah Qudsi Technical Analyst [email protected] +62 21 7917 5599 62035

Fixed Income Sales & Trading

Tel. +62 21 7995 795, 7917 5559

-62 Fax. +62 21 7917 5965

Investment Banking

Tel. +62 21 7917 5599

Fax. +62 21 7919 3900

Hendry Kuswari Head of Sales, Trading & Dealing [email protected] +62 21 7917 5599 62037

Gunawan Sudrajat Institutional Sales [email protected] +62 21 7917 5599 62046

Ratna Wijayanti Institutional Sales [email protected] +62 21 7917 5599 62178

Suparman Institutional Sales [email protected] +62 21 7917 5599 62058

Rachmadian Iskandar Z Institutional Sales [email protected] +62 21 7917 5599 62402 Ety Sulistyowati Institutional Sales [email protected] +62 21 7917 5599 62408

Dewi Suryani Institutional Sales [email protected] +62 21 7917 5599 62441

Widianita Institutional Client Care [email protected] +62 21 7917 5599 62439

Rinny Oktaviany Institutional Client Care [email protected] +62 21 7917 5599 62411

Renita Anggraeni Administrasi Equity HO [email protected] +62 21 7917 5599 62037

Rahayu Kusumaningsih Administrasi Equity HO [email protected] +62 21 7917 5599 62037

Head Office Bandung

Menara Bank Mega Lt.2 Menara Bank Mega Lt.3

Jl.Kapten P.Tendean. Kav 12-14A, Jakarta 12790 Jl.Gatot Subroto No.283 Bandung 40273

021-7917 5599 , 021-7919 3900 022-8734 0972 , 022-8734 0985

Jakarta - Pondok Indah Surabaya

Plaza 5 Pondok Indah, Blok D No.15 Lt.2 Ruko Embong Kemiri Square No.2G-2H

Jl. Margaguna Raya Radio Dalam (Ruko Asuransi PT.Asuransi Umum Mega)

Pondok Indah, Jakarta Selatan 12420 Jl.Raya Embong Kemiri, Embong Kaliasin

021-723 4437 , 021-7279 8140 Genteng, Surabaya 60271

031 547 1200 , 031-547 2492

Jakarta - Roxy Makasar

Ruko Gading Bukit Indah Lt.2 Menara Bank Mega Lt.2

Jl. Raya Bukit Gading Raya Blok A, No.26 Kawasan Trans Studio

Kelapa Gading, Jakarta Utara 14240 Jl.Metro Tanjung Bunga, Makasar 90134

021-4587 4243 , 021-4587 4246 0411-811 8800 , 0411-811 8802

Jakarta - Kelapa Gading Yogyakarta

Ruko Gading Bukit Indah Lt.2 Gedung Bank Mega 3rd Floor

Jl. Raya Bukit Gading Raya Blok A, No.26 Jl.Gejayan (Affandi) No.22

Kelapa Gading, Jakarta Utara 14240 Yogyakarta 55281

Referensi

Dokumen terkait

Tim peneliti sepakat untuk melihat integrasi program PMTS ke dalam sistem kesehatan melalui pendekatan empat pilar dalam Pedoman Program Pencegahan HIV Melalui

Keterkaitan antara hardiness dengan kecenderungan psikosomatis diperkuat dengan hasil penelitian yang dilakukan Maddi & Kobasa (1984) yang menyebutkan bahwa saat

Dulu sewaktu SMP memang pernah punya teman dekat seorang gadis, namanya Bunga yah tapi saat itu mungkin hanya cinta monyet yang tidak jelas.. Tidak bisa disebut

“Ayah, tadi di sekolah aku berkhayal bertemu dengan seorang wanita cantik,” cerita Arjuna pada ayah yang waktu itu sedang membersihkan biola kesayangannya di teras

Telkom Akses (PTTA) Jabar Tengah Divisi Provisioning dipengaruhi oleh gaya kepemimpinan, yang membuat setiap karyawan dapat menyesuaikan diri dengan kondisi yang

dan V Sekolah Dasar Negeri Soroyudan Kecamatan Mertoyudan Kabupaten Magelang Tahun Pelajaran 2009/2010. Permasalahan dalam penelitian ini adalah:” Bagaimana tingkat kesegaran

E-Journal Tadulako Physical Education, Health And Recreation, Volume 2, Nomor 6 Agustus 2014 ISSN 2337 – 4535 Berdasarkan Hasil Analisis Deskriptif Prosentase kesegaran