• Tidak ada hasil yang ditemukan

Laporan Pengenalan Mikroskop bab 1 - 3.pdf

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2021

Membagikan "Laporan Pengenalan Mikroskop bab 1 - 3.pdf"

Copied!
15
0
0

Teks penuh

(1)

BAB I

BAB I

PENDAHULUAN

PENDAHULUAN

1.1

1.1

Latar Belakang

Latar Belakang

Mikroskop polarisasi adalah sebuah mikroskop yang menggunakan cahaya Mikroskop polarisasi adalah sebuah mikroskop yang menggunakan cahaya lampu sebagai pengganti cahaya matahari sebagaimana yang digunakan pada lampu sebagai pengganti cahaya matahari sebagaimana yang digunakan pada mikroskop konvensional. Pada mikroskop konvensional, sumber cahaya masih berasal mikroskop konvensional. Pada mikroskop konvensional, sumber cahaya masih berasal dari sinar matahari yang dipantulkan denga

dari sinar matahari yang dipantulkan dengan suatu cermin datar ataupun cekung yangn suatu cermin datar ataupun cekung yang terdapat dibawah kondensor. Cermin ini akan mengarahkan cahaya dari luar kedalam terdapat dibawah kondensor. Cermin ini akan mengarahkan cahaya dari luar kedalam kondensor. Mikroskop polarisasi menggunakan cahaya terpolarisasi guna menganalisa kondensor. Mikroskop polarisasi menggunakan cahaya terpolarisasi guna menganalisa struktur yang birefringent. Birefringence yaitu suatu properti spesimen yang struktur yang birefringent. Birefringence yaitu suatu properti spesimen yang transparan dengan 2 indeks refraktif yang berbeda pada orientasi yang berbeda untuk transparan dengan 2 indeks refraktif yang berbeda pada orientasi yang berbeda untuk membedakan cahaya terpolarisasi ke dalam kedua komponen. Cahaya terpolarisasi, membedakan cahaya terpolarisasi ke dalam kedua komponen. Cahaya terpolarisasi, hanya berfluktuasi/bergerak di satu dataran karena polar hanya meneruskan cahaya hanya berfluktuasi/bergerak di satu dataran karena polar hanya meneruskan cahaya pada dataran

pada dataran tersebut.tersebut.

Dengan kemampuan mata manusia yang terbatas maka untuk pengamatan Dengan kemampuan mata manusia yang terbatas maka untuk pengamatan mineral penyusun batuan lebih lanjut harus menggunakan alat yaitu mikroskop. Yang mineral penyusun batuan lebih lanjut harus menggunakan alat yaitu mikroskop. Yang dimaksud disini adalah mikroskop polarisasi yang berbeda dengan mikroskop biasa, dimaksud disini adalah mikroskop polarisasi yang berbeda dengan mikroskop biasa, dimana mikroskop biasa hanya memperbesar benda yang diamati. Mikroskop dimana mikroskop biasa hanya memperbesar benda yang diamati. Mikroskop

(2)

Untuk mencapai daya guna yang maksimal dari mikroskop polarisasi maka perlu Untuk mencapai daya guna yang maksimal dari mikroskop polarisasi maka perlu dipahami benar bagian-bagiannya serta fungsinya di dalam pengamatan. Terdapat dipahami benar bagian-bagiannya serta fungsinya di dalam pengamatan. Terdapat beberapa perbedaan komponen dengan mikroskop cahaya yaitu komponen khusus beberapa perbedaan komponen dengan mikroskop cahaya yaitu komponen khusus yang hanya terdapat pada mikroskop ini, antara lain keping analisator, polarisator, yang hanya terdapat pada mikroskop ini, antara lain keping analisator, polarisator, kompensator, dan lensa amici Bertrand. Ada beberapa tipe mikroskop polarisasi yang kompensator, dan lensa amici Bertrand. Ada beberapa tipe mikroskop polarisasi yang biasa digunakan misalnya tipe Olympus, Nikon, dan Reichert. Untuk praktikum biasa digunakan misalnya tipe Olympus, Nikon, dan Reichert. Untuk praktikum mineragrafi kali ini akan menggunakan mikroskop polarisasi tipe Nikon.

mineragrafi kali ini akan menggunakan mikroskop polarisasi tipe Nikon.

1.2

1.2

Rumusan Masalah

Rumusan Masalah

 Adapun rumu

 Adapun rumusan masasan masalah pada praktlah pada praktikum kali ikum kali ini adalaini adalah:h: 1)

1) Apa Apa saja saja bagianbagian – – bagian mikroskop polarisasi beserta fungsinya? bagian mikroskop polarisasi beserta fungsinya? 2)

2) Bagaimana cara menggunakan mikroskop polarisasi?Bagaimana cara menggunakan mikroskop polarisasi?

1.3

1.3

Maksud dan Tujuan

Maksud dan Tujuan

 Adapun

 Adapun maksud maksud dari dari praktikum praktikum kali kali ini ini adalah adalah untuk untuk mengetahui mengetahui bagianbagian  – – bagian dari mikroskop polarisasi dan mengetahui cara penggunaan mikroskop bagian dari mikroskop polarisasi dan mengetahui cara penggunaan mikroskop polarisasi sehingga praktikan nantinya akan lebih mudah dalam mengikuti praktikum polarisasi sehingga praktikan nantinya akan lebih mudah dalam mengikuti praktikum selanjutnya.

selanjutnya.

Tujuan dari pelaksanaan praktikum mineragrafi pada acara pengenalan Tujuan dari pelaksanaan praktikum mineragrafi pada acara pengenalan mikroskop ini adalah:

mikroskop ini adalah: 1)

1) Mengetahui bagian-bagian mikroskop polarisasi beserta fungsinya.Mengetahui bagian-bagian mikroskop polarisasi beserta fungsinya. 2)

(3)

1.4

1.4

Manfaat

Manfaat

Berdasarkan praktikum yang dilakukan, manfaat yang akan diperoleh yaitu: Berdasarkan praktikum yang dilakukan, manfaat yang akan diperoleh yaitu: 1)

1) Mampu mengetahui bagian-bagian mikroskop polarisasi besertaMampu mengetahui bagian-bagian mikroskop polarisasi beserta fungsinya.

fungsinya. 2)

(4)

BAB II

BAB II

TINJAUAN PUSTAKA

TINJAUAN PUSTAKA

2.1

2.1

Sejarah Mikroskop

Sejarah Mikroskop

Mikroskop (bahasa Yunani:

Mikroskop (bahasa Yunani: micron micron = kecil dan= kecil dan scopes scopes = tujuan) sehingga= tujuan) sehingga mikroskop adalah suatu peralatan yang didesain untuk memperbesar gambaran objek mikroskop adalah suatu peralatan yang didesain untuk memperbesar gambaran objek atau specimen yang berukuran kecil. Mikroskop membantu mikrobiologis dalam atau specimen yang berukuran kecil. Mikroskop membantu mikrobiologis dalam memepelajari dan mendapatkan informasi tentang ciri-ciri organisme. Mikroskop memepelajari dan mendapatkan informasi tentang ciri-ciri organisme. Mikroskop pertama kali dikembangkan pada abad ke-16 yang menggunakan lensa sederhana pertama kali dikembangkan pada abad ke-16 yang menggunakan lensa sederhana untuk mengatur cahaya biasa. Ilmu yang mempelajari benda kecil dengan untuk mengatur cahaya biasa. Ilmu yang mempelajari benda kecil dengan menggunakan mikroskop disebut mikroskopi

menggunakan mikroskop disebut mikroskopi  Awalnya

 Awalnya perbesaran perbesaran mikroskomikroskop p terbatas terbatas kira-kira kira-kira 10 10 kali kali dari dari ukuran ukuran objekobjek sebenarnya. Setelah mengalami perbaikan akhirnya perbesaran bisa mencapai 270 sebenarnya. Setelah mengalami perbaikan akhirnya perbesaran bisa mencapai 270 sampai 400 kali. Penemuan sel dalam susunan organisme bersamaan dengan sampai 400 kali. Penemuan sel dalam susunan organisme bersamaan dengan munculnya pemakaian mikroskop, yaitu mikroskop cahaya (mikroskop yang sering munculnya pemakaian mikroskop, yaitu mikroskop cahaya (mikroskop yang sering digunakan dalam biologi), baik yang berlensa tunggal atau mikroskop monokuler digunakan dalam biologi), baik yang berlensa tunggal atau mikroskop monokuler maupun yang berlensa ganda atau mikroskop binokuler. Sesungguhnya untuk meneliti maupun yang berlensa ganda atau mikroskop binokuler. Sesungguhnya untuk meneliti sejarah pemakaian mikroskop beserta perkemb

sejarah pemakaian mikroskop beserta perkembangannya sangat sulit. Dapat dianggapangannya sangat sulit. Dapat dianggap bahwa penemuan alat-alat optik yang pertama adalah sudah merupakan pangkal bahwa penemuan alat-alat optik yang pertama adalah sudah merupakan pangkal penemuan dari mikroskop. Penggunaan sifat-sifat optik suatu permukaan yang penemuan dari mikroskop. Penggunaan sifat-sifat optik suatu permukaan yang melengkung sudah dilakukan oleh Euclid (3000 SM), Ptolemy (127-151), dan Alhazan melengkung sudah dilakukan oleh Euclid (3000 SM), Ptolemy (127-151), dan Alhazan pada abad ke-11, tetapi pemakaian praktis alat pembesaran optic belum dilakukan. pada abad ke-11, tetapi pemakaian praktis alat pembesaran optic belum dilakukan.

(5)

Baru pada abad ke-16, Leonardo da Vinci dan Maurolyco menggunakan lensa untuk Baru pada abad ke-16, Leonardo da Vinci dan Maurolyco menggunakan lensa untuk melihat benda-benda yang kecil. Kakak beradik yang berasal dari belanda yakni melihat benda-benda yang kecil. Kakak beradik yang berasal dari belanda yakni Zachary dan Francis Jansen pada tahun 1590 menemukan pemakaian dua lensa Zachary dan Francis Jansen pada tahun 1590 menemukan pemakaian dua lensa cembung dalam sebuah tabung. Penemuan ini dianggap sebagai prototip dari cembung dalam sebuah tabung. Penemuan ini dianggap sebagai prototip dari mikroskop. Tahun 1610 Galileo dengan kombinasi beberapa lensa yang dipasang mikroskop. Tahun 1610 Galileo dengan kombinasi beberapa lensa yang dipasang dalam sebuah tabung timah untuk pertama kalinya berhasil digunakan sebagai dalam sebuah tabung timah untuk pertama kalinya berhasil digunakan sebagai mikroskop sederhana. Pada tahun 1632-1723, Anthony van Lauwenhoek dapat mikroskop sederhana. Pada tahun 1632-1723, Anthony van Lauwenhoek dapat membuat lensa-lensa dengan perbesaran yang memuaskan untuk melihat membuat lensa-lensa dengan perbesaran yang memuaskan untuk melihat benda-benda yang kecil. Walaupun demikian terdapat keterbatasan yaitu kemampuan benda yang kecil. Walaupun demikian terdapat keterbatasan yaitu kemampuan mikroskop dalam daya urainya. Hal tersebut terlihat jelas dalam sebuah rumus yang mikroskop dalam daya urainya. Hal tersebut terlihat jelas dalam sebuah rumus yang ditemukan oleh Abbe pada abad yang lalu. Dari keterbatasan daya urai sebuah ditemukan oleh Abbe pada abad yang lalu. Dari keterbatasan daya urai sebuah mikroskop, apabila dianalisis dengan menggunakan rumus Abbe, ternyata tidak terlalu mikroskop, apabila dianalisis dengan menggunakan rumus Abbe, ternyata tidak terlalu dipengaruhi oleh lensa mikroskop, melainkan dipengaruhi oleh panjang gelombang dipengaruhi oleh lensa mikroskop, melainkan dipengaruhi oleh panjang gelombang cahaya yang dipakai. Pada awal abad ke-17 telah ditemukan mikroskop dengan cahaya yang dipakai. Pada awal abad ke-17 telah ditemukan mikroskop dengan bentuk lensa tunggal. Cara menggunakan mikroskop ini adalah dengan meletakkan bentuk lensa tunggal. Cara menggunakan mikroskop ini adalah dengan meletakkan objek yang diamati pada ujung jarum dan

objek yang diamati pada ujung jarum dan sisi lain lensa dibawa kedekat mata. Dengansisi lain lensa dibawa kedekat mata. Dengan menekan atau mengendorkan jarum didepan lensa, maka akan diperoleh titik menekan atau mengendorkan jarum didepan lensa, maka akan diperoleh titik fokusnya. Mikroskop modern meliputi mikroskop cahaya, mikroskop ultraviolet, fokusnya. Mikroskop modern meliputi mikroskop cahaya, mikroskop ultraviolet, mikroskop flourence, mikroskop electron dan mikroskop akuistik.

(6)

2.2

2.2

Jenis

Jenis

 –  – 

 Jenis Mikroskop

 Jenis Mikroskop

 Ada beberapa jen

 Ada beberapa jenis mikris mikroskop antoskop antara lain:ara lain:

2.2.1

2.2.1 Mikroskop Cahaya

Mikroskop Cahaya

Mikroskop ini menggunakan cahaya putih biasa untuk melihat Mikroskop ini menggunakan cahaya putih biasa untuk melihat mikroorganisme. Cahaya dapat dilewatkan secara langsung melalui objek atau mikroorganisme. Cahaya dapat dilewatkan secara langsung melalui objek atau disekitar tepi objek. Penguraian cahaya dengan melewatkan cahaya akan disekitar tepi objek. Penguraian cahaya dengan melewatkan cahaya akan melalui dua filter yang dapat digunakan untuk melihat bagian-bagian objek melalui dua filter yang dapat digunakan untuk melihat bagian-bagian objek lebih jelas. Mikroskop cahaya akan membantu mikroskopis dalam melihat lebih jelas. Mikroskop cahaya akan membantu mikroskopis dalam melihat perbesaran objek secara langsung dengan mata. Mikroskop cahaya akan perbesaran objek secara langsung dengan mata. Mikroskop cahaya akan memiliki perbesara

memiliki perbesaran objek hingga 1000 kali dari n objek hingga 1000 kali dari ukuran sebenarnya. Mikroskopukuran sebenarnya. Mikroskop cahaya menggunakan satu lensa atau lebih untuk mengatur pemusatan cahaya menggunakan satu lensa atau lebih untuk mengatur pemusatan cahaya. Mikroskop cahaya sederhana menggunakan satu lensa sedangkan cahaya. Mikroskop cahaya sederhana menggunakan satu lensa sedangkan mikroskop cahaya yang kompleks (

mikroskop cahaya yang kompleks (compound light microscope compound light microscope ) menggunakan) menggunakan dua lensa. Mikroskop cahaya yang berlensa okuler tunggal dikenal dengan dua lensa. Mikroskop cahaya yang berlensa okuler tunggal dikenal dengan nama mikroskop monokuler sedangkan yang berlensa okuler ganda disebut nama mikroskop monokuler sedangkan yang berlensa okuler ganda disebut mikroskop binokuler. Contoh mikroskop cahaya terdapat pada Gambar 2.1. mikroskop binokuler. Contoh mikroskop cahaya terdapat pada Gambar 2.1.

(7)

Gambar 2.1 Mikroskop Cahaya Gambar 2.1 Mikroskop Cahaya

2.2.2

2.2.2 Mikroskop Ultraviolet

Mikroskop Ultraviolet

Suatu variasi dari mikroskop cahaya biasa adalah mikroskop ultraviolet. Suatu variasi dari mikroskop cahaya biasa adalah mikroskop ultraviolet. Mikroskop UV menggunakan sinar ultraviolet yang memiliki panjang Mikroskop UV menggunakan sinar ultraviolet yang memiliki panjang gelombang yang lebih pendek dari cahaya putih untuk melihat organisme. gelombang yang lebih pendek dari cahaya putih untuk melihat organisme. Penggunaan cahaya ultra violet untuk pecahayaan dapat meningkatkan daya Penggunaan cahaya ultra violet untuk pecahayaan dapat meningkatkan daya menjadi 2 kali lipat daripada mikroskop biasa sehingga mikroskop UV dapat menjadi 2 kali lipat daripada mikroskop biasa sehingga mikroskop UV dapat melihat objek yang lebih kecil dari objek yang terlihat oleh mikroskop cahaya. melihat objek yang lebih kecil dari objek yang terlihat oleh mikroskop cahaya. Karena cahaya ultra violet tak dapat dilihat oleh mata manusia, bayangan Karena cahaya ultra violet tak dapat dilihat oleh mata manusia, bayangan benda harus direkam pada piringan peka cahaya (

(8)

rumit serta mahal untuk digunakan dalam pekerjaan sehari-hari. Miskroskop rumit serta mahal untuk digunakan dalam pekerjaan sehari-hari. Miskroskop ultraviole

ultraviolet dapat dilihat pada Gambar 2.2 t dapat dilihat pada Gambar 2.2 di bawah inidi bawah ini

Gambar 2.2 Mikroskop Ultraviolet Gambar 2.2 Mikroskop Ultraviolet

2.2.3

2.2.3 Mikroskop Flouresen

Mikroskop Flouresen

Mikroskop flouresen juga menggunakan sinar ultraviolet. Penggunaan Mikroskop flouresen juga menggunakan sinar ultraviolet. Penggunaan mikroskop ini melibatkan pemakaian zat warna flouresen untuk mewarnai mikroskop ini melibatkan pemakaian zat warna flouresen untuk mewarnai objek. Pewarnaan akan mempermudah kita dalam mendeteksi dan objek. Pewarnaan akan mempermudah kita dalam mendeteksi dan mengidentifikasi benda asing atau Antigen (seperti bakteri, ricketsia, atau mengidentifikasi benda asing atau Antigen (seperti bakteri, ricketsia, atau virus) dalam jaringan. Mikroskop flouresen membantu mikroskopis untuk virus) dalam jaringan. Mikroskop flouresen membantu mikroskopis untuk melihat objek secara langsung dengan perbesaran objek hingga 1000 kali dari melihat objek secara langsung dengan perbesaran objek hingga 1000 kali dari ukuran sebenarnya.

ukuran sebenarnya. Contoh mikroskop flouren terdapat pada gambar 2.3Contoh mikroskop flouren terdapat pada gambar 2.3 berikut ini.

(9)

Gambar 2.3 Mikroskop Flouresen Gambar 2.3 Mikroskop Flouresen

2.2.4

2.2.4 Mikroskop Elektron

Mikroskop Elektron

Mikroskop elektron pertama kali dibuat oleh Knoll dan Rusha pada Mikroskop elektron pertama kali dibuat oleh Knoll dan Rusha pada tahun 1932. Perkembangan mikroskop elektron tergantung pada teknologi tahun 1932. Perkembangan mikroskop elektron tergantung pada teknologi memperoleh panjang gelombang yang sangat pendek dengan meningkatkan memperoleh panjang gelombang yang sangat pendek dengan meningkatkan tegangan listrik. Mikroskop ini menggunakan elektro statik dan elektro tegangan listrik. Mikroskop ini menggunakan elektro statik dan elektro maknetik untuk mengontrol pencahayaan dan tampilan gambar. Mikroskop maknetik untuk mengontrol pencahayaan dan tampilan gambar. Mikroskop elektron memiliki kemampuan pembe

elektron memiliki kemampuan pembesaran objek serta resolusi yang jauh lebihsaran objek serta resolusi yang jauh lebih bagus dari pada mikroskop cahaya. Mikroskop elektron ini menggunakan jauh bagus dari pada mikroskop cahaya. Mikroskop elektron ini menggunakan jauh lebih banyak energi dan radiasi elektro maknetik yang lebih pendek lebih banyak energi dan radiasi elektro maknetik yang lebih pendek

(10)

elektron dan mikroskop stereo. Contoh mikroskop elektron dapat dilihat pada elektron dan mikroskop stereo. Contoh mikroskop elektron dapat dilihat pada Gambar 2.4 di bawah ini.

Gambar 2.4 di bawah ini.

Gambar 2.4 Mikroskop Elektron Gambar 2.4 Mikroskop Elektron

2.2.5

2.2.5 Mikroskop Medan

Mikroskop Medan

 –  – 

 Gelap

 Gelap

Mikroskop medan gelap digunakan untuk mengamati bakteri hidup Mikroskop medan gelap digunakan untuk mengamati bakteri hidup khususnya bakteri yang begitu tipis yang hampir mendekati batas daya khususnya bakteri yang begitu tipis yang hampir mendekati batas daya mikroskop majemuk. Mikroskop medan - gelap berbeda dengan mikroskop mikroskop majemuk. Mikroskop medan - gelap berbeda dengan mikroskop cahaya majemuk biasa hanya dalam hal adanya kondensor khusus yang dapat cahaya majemuk biasa hanya dalam hal adanya kondensor khusus yang dapat membentuk kerucut hampa berkas cahaya yang dapat dilihat. Berkas cahaya membentuk kerucut hampa berkas cahaya yang dapat dilihat. Berkas cahaya dari kerucut hampa ini dipantulkan dengan sudut yang lebih kecil dari bagian dari kerucut hampa ini dipantulkan dengan sudut yang lebih kecil dari bagian atas gelas preparat. Contoh mikroskop medan-g

atas gelas preparat. Contoh mikroskop medan-gelap dapat diihat pada Gambarelap dapat diihat pada Gambar 2.5 berikut ini.

(11)

Gambar 2.5 Mikroskop Medan - Gelap Gambar 2.5 Mikroskop Medan - Gelap

2.2.6

2.2.6 Mikroskop Fase Kontras

Mikroskop Fase Kontras

Cara ideal untuk mengamati benda hidup adalah dalam kadaan Cara ideal untuk mengamati benda hidup adalah dalam kadaan alamiahny

alamiahnya. Maksudnya tidak a. Maksudnya tidak diberi warna dalam keadan diberi warna dalam keadan hidup, namun padahidup, namun pada galib fragma benda hidup yang mikroskopik (jaringan hewan atau bakteri) galib fragma benda hidup yang mikroskopik (jaringan hewan atau bakteri) tembus cahaya sehingga pada masing-masing tincram tak akan teramati, tembus cahaya sehingga pada masing-masing tincram tak akan teramati, kesulitan ini dapat diatasi dengan menggunakan mikroskop fasekontras. kesulitan ini dapat diatasi dengan menggunakan mikroskop fasekontras. Prinsip alat ini sangat rumit. Apabila mikroskop biasa digunakan nuklus sel Prinsip alat ini sangat rumit. Apabila mikroskop biasa digunakan nuklus sel hidup yang tidak diwarnai dan tidak dapat dilihat, walaupun begitu karena hidup yang tidak diwarnai dan tidak dapat dilihat, walaupun begitu karena

(12)

oleh mata dengan nucleus. Contoh mikroskop nucleus dapat dilihat pada oleh mata dengan nucleus. Contoh mikroskop nucleus dapat dilihat pada Gambar 2.6 di bawah ini

Gambar 2.6 di bawah ini

Gambar 2.6 Mikroskop Fase Kontas Gambar 2.6 Mikroskop Fase Kontas

2.2.7 Mikrokop Polarisasi

2.2.7 Mikrokop Polarisasi

Mikroskop polarisasi adalah sebuah mikroskop yang menggunakan Mikroskop polarisasi adalah sebuah mikroskop yang menggunakan cahaya lampu sebagai pengganti cahaya matahari sebagaimana yang cahaya lampu sebagai pengganti cahaya matahari sebagaimana yang digunakan pada mikroskop konvensional. Pada mikroskop konvensional, digunakan pada mikroskop konvensional. Pada mikroskop konvensional, sumber cahaya masih berasal dari sinar matahari yang dipantulkan dengan sumber cahaya masih berasal dari sinar matahari yang dipantulkan dengan suatu cermin datar ataupun cekung yang terdapat dibawah kondensor. suatu cermin datar ataupun cekung yang terdapat dibawah kondensor. Mikroskop polarisasi menggunakan cahaya cahaya terpolarisasi guna Mikroskop polarisasi menggunakan cahaya cahaya terpolarisasi guna menganalisa struktur birefringent. Birefringence yaitu suatu properti spesimen menganalisa struktur birefringent. Birefringence yaitu suatu properti spesimen yang transparan dengan 2 indeks refraktif yang berbeda pada orientasi yang yang transparan dengan 2 indeks refraktif yang berbeda pada orientasi yang berbeda untuk membedakan cahaya terpolarisasi ke dalam kedua komponen. berbeda untuk membedakan cahaya terpolarisasi ke dalam kedua komponen.

(13)

Cahaya terpolarisasi, hanya berfluktuasi/bergerak di satu dataran karena polar Cahaya terpolarisasi, hanya berfluktuasi/bergerak di satu dataran karena polar hanya meneruskan cahaya pada dataran tersebut. Jika 2 polar diletakkan hanya meneruskan cahaya pada dataran tersebut. Jika 2 polar diletakkan diletakkan di atas yang lainnya, kita harus mengarahkan sinar ke atas dan diletakkan di atas yang lainnya, kita harus mengarahkan sinar ke atas dan memutarnya sehingga aka nada 1 posisi dimana 2 dataran tertransmisi memutarnya sehingga aka nada 1 posisi dimana 2 dataran tertransmisi bertemu yang akan tampak cerah. Pada sudut 90

bertemu yang akan tampak cerah. Pada sudut 9000  terhadap orientasi ini,  terhadap orientasi ini,

semua cahaya akan berhenti (gelap). Contoh mikroskop polarisasi terdapat semua cahaya akan berhenti (gelap). Contoh mikroskop polarisasi terdapat pada Gambar 2.7 di bawah ini

pada Gambar 2.7 di bawah ini

Gambar 2.7 Mikroskop Polarisasi Gambar 2.7 Mikroskop Polarisasi

(14)

BAB III

BAB III

METODOLOGI PERCOBAAN

METODOLOGI PERCOBAAN

3.1

3.1

Alat

Alat dan

dan Bahan

Bahan

3.1.1 Alat

3.1.1 Alat

 Adapun alat

 Adapun alat yang digunayang digunakan dalam prakan dalam praktikum kktikum kali ini adalali ini adalah:ah: 1)

1) Mikroskop polarisasi, berfungsi sebagai alat yang akanMikroskop polarisasi, berfungsi sebagai alat yang akan diamati/digambar pada

diamati/digambar pada praktikum.praktikum. 2)

2) Lap kasar dan lap halus, berfungsi sebagai alas mikroskop yangLap kasar dan lap halus, berfungsi sebagai alas mikroskop yang memudahkan mikroskop digerakkan atau dipindah-pindahkan. memudahkan mikroskop digerakkan atau dipindah-pindahkan. 3)

3)  Alat tulis Alat tulis-menulis -menulis berfungsi unberfungsi untuk mentuk menggambar mikrggambar mikroskop.oskop.

3.1.2 Bahan

3.1.2 Bahan

 Adapun bahan yang digunakan pada prakti

 Adapun bahan yang digunakan pada praktikum kali ini adalah kertaskum kali ini adalah kertas  A4S yang digu

 A4S yang digunakan sebnakan sebagai media unagai media untuk mentuk menggambar mikrggambar mikroskop poloskop polarisasiarisasi

3.2

3.2

Prosedur

Prosedur Kerja

Kerja

Prosedur kerja yang dilakukan pada praktikum ini adalah Prosedur kerja yang dilakukan pada praktikum ini adalah

1)

1) Menyiapkan alat dan bahan yang akan digunakan dalam praktikumMenyiapkan alat dan bahan yang akan digunakan dalam praktikum mineragrafi.

(15)

2)

2) Menggambar mikroskop polarisasi pada lembar kerja praktikum dari sudutMenggambar mikroskop polarisasi pada lembar kerja praktikum dari sudut yang dapat mewakili semua bagian-bagian dari mikroskop ataupun dari yang dapat mewakili semua bagian-bagian dari mikroskop ataupun dari hasil foto sendiri sesuai sudut pandang.

hasil foto sendiri sesuai sudut pandang. 3)

3) Memberikan keterangan bagian-bagian pada mikroskop yang telahMemberikan keterangan bagian-bagian pada mikroskop yang telah digambar.

digambar. 4)

4) Memberi penjelasan fungsi masingMemberi penjelasan fungsi masing  – –masing bagian dari mikroskopmasing bagian dari mikroskop polarisasi.

Gambar

Gambar 2.1 Mikroskop CahayaGambar 2.1 Mikroskop Cahaya
Gambar 2.2 Mikroskop UltravioletGambar 2.2 Mikroskop Ultraviolet
Gambar 2.3 Mikroskop FlouresenGambar 2.3 Mikroskop Flouresen 2.2.4
Gambar 2.4 di bawah ini.
+4

Referensi

Dokumen terkait

[r]

Menurut Rukiyah (2010), penyebab kematian janin dalam rahim adalah ketidak cocokan rhesus darah ibu dan janin, gerakan janin terlalu aktif, penyakit pada ibu, infeksi

Jika bilangan-bilangan itu terdiri dari satu angka, susunan dua angka, atau susunan tiga angka, dan untuk susunan dua atau tiga angka tidak ada angka yang berulang dan

Jika anda seorang graduan Undang-undang yang sedang menjalani Chambering; graduan yang sedang menunggu penempatan pekerjaan; graduan sedang mengikuti Skim Latihan 1Malaysia

elama masa catagen, folikel besar di kulit kepala sebagai contohnya memendek dengan ukuran - G ; mm dengan struktur portio panjang, pada bagian akar  rambut cenderung

Program Kerja Ta’mir Masjid “Baitus Salam” pada dasarnya adalah merupakan amanah organisasi yang harus dilaksanakan oleh pengurus sesuai dengan kemampuan dan sumber

Penerapan 4IR membuka peluang untuk merevitalisasi kembali industri manufaktur kita, meningkatkan produk- tifitas pekerja, mendorong ekspor netto, serta membuka sekitar 10

Pada subrutin Mxwell terdapat u1=ranf() dan u2=ranf(), berdasarkan penjelasan di atas, u1 dan u2 dapat disubstitusi dengan rnd(seed). Source Code Fortran untuk Simulasi