• Tidak ada hasil yang ditemukan

PROFIL Balai Penelitian Tanaman Rempah dan Obat (Balittro)

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2021

Membagikan "PROFIL Balai Penelitian Tanaman Rempah dan Obat (Balittro)"

Copied!
15
0
0

Teks penuh

(1)

BADAN PENELITIAN DAN PENGEMBANGAN PERTANIAN KEMENTERIAN PERTANIAN

INDONESIAN AGENCY FOR AGRICULTURAL RESEARCH AND DEVELOPMENT MINISTRY OF AGRICULTURE

AGRO INOVASI

Science.Innovation.Networks

www.litbang.pertanian.go.id

PROFIL

Balai Penelitian Tanaman Rempah dan Obat (Balittro)

Company Prole

(2)

BADAN PENELITIAN DAN PENGEMBANGAN PERTANIAN

KEMENTERIAN PERTANIAN

INDONESIAN AGENCY FOR AGRICULTURAL RESEARCH AND DEVELOPMENT

MINISTRY OF AGRICULTURE AGRO INOVASI

Science.Innovation.Networks

www.litbang.pertanian.go.id

BALAI PENELITIAN TANAMAN REMPAH DAN OBAT

INDONESIAN SPICE AND MEDICINAL CROPS RESEARCH INSTITUTE Jln. Tentara Pelajar No. 3 Cimanggu Bogor 16111

Telp. 0251-8321879 : Fax. 0251-8327010

Email : [email protected] ; [email protected] Website : www.balittro.litbang.deptan.go.id

Company Prole

Indonesian Spice and Medicinal Crops Research Institute (ISMCRI)

PROFIL

(3)

Pengantar ... 1

Sejarah ... 2

Struktur Organisasi ... 3

Sumber Daya Manusia dan Fasilitas ... 4

Program dan Prioritas Penelitian ... 5

Diseminasi dan Promosi Teknologi ... 6

Publikasi ... 7

Agrowisata ... 8

Kerjasama dan Pelayanan Jasa Penelitian .. 9

Produk Unggulan ... 10

DAFTAR ISI

Foreword ... 1

History ... 2

Structure of Organization ... 3

Human Resources and Facilities ... 4

Programs and Research Priority ... 5

Disemination and Promotion of Technology .. 6

Publications ... 7

Agro-tourism ... 8

Research Collaboration and Services ... 9

Primary Products ... 10

(4)

PENGANTAR

POREWORD

B

uku ini disusun untuk menyediakan

informasi tentang Balai Penelitian Tanaman Rempah dan Obat (BALITTRO) mencakup latar belakang sejarah, mandat, sumber daya manusia, fasilitas pendukung, program dan hasil-hasil penelitian serta diseminasinya. BALITTRO berdiri sejak tahun 1984, merupakan salah satu Unit Pelaksana Teknis di bawah koordinasi Pusat Penelitian dan Pengembangan Perkebunan, Badan Penelitian dan P e n g e m b a n g a n P e r t a n i a n . M a n d a t B A L I T T R O a d a l a h m e l a k s a n a k a n penelitian tanaman rempah, obat dan atsiri dibidang Pemuliaan Tanaman, Ekofisiologi Ta n a m a n s e r t a P r o t e k s i Ta n a m a n . Berbagai hasil penelitian telah diperoleh d a n t e l a h d i s e b a r l u a s k a n k e p a d a masyarakat dan diharapkan memberikan k o n s t r i b u s i n y a t a b a g i p e n i n g k a t a n kesejahteraan dan kesehatan bangsa sejalan dengan motto BALITTRO yaitu "Sehat dan Sejahtera dengan Tanaman Rempah dan Obat".

Semoga Buku Profil ini bermanfaat .

Kepala BALITTRO,

Dr. Ir. Evi Savitri Iriani, M.Si

T

he Company Profile is blished to provide information puabout the Indonesian Spices and Medicinal Crops Research Institute (ISMCRI), consisted of history, institutional mandate, human resources, facilities, research programs, research results and dissemination. The ISMCRI which has beenfound in 1984, is a

technical executiveunit under coordination of Indonesian the Center for Estate Crops Research and Development, Indonesian Agency for, theAgricultural Research and Development. The mandate of ISMCRI is to conduct research on spices, medicinal and aromatic plants in the field of plant b r e e d i n g , e o p h y s i o l o g y a n d p l a n t protection. Various research results have been obtained and disseminated to thepublic and are expected to contribute significantly in the improvement of welfare and health of the community, in line with the ISMCRI motto "Healthy and Prosperous with Spiceand Medicinal Plants".

Hopefully this Company Profile provide valuable information.

The Director of ISMCRI,

Dr. Ir. Evi Savitri Iriani, M.Si PROFIL

(5)

SEJARAH

HISTORY

2 PROFILBALAI PENELITIAN TANAMAN REMPAH DAN OBAT (BALITTRO) Indonesian Spice and Medicinal Crops Research Institute (ISMCRI)Company Prole

1817 - Land Platentuin Buitenzor 1876 - Cultuurtuin

1945 - Saibai Gizutsu-Bu (Plant Cultivation Institute) 1946 - Agricultural Crops Research Institute (ARIC) 1961 - (Research Institute for Fiber and Industrial

Crops (RIFIC)

1966 - Research Institute for Industrial Crops (LPTI) 1978 - Research and Development Center for

Industrial Crops

1980 - Research Institute for Industrial Crops, Bogor 1984 - Indonesian Spices and Medicinal Crops

Research Institute (ISMCRI)

1998 - Spices & Medicinal Crops-Ministry of Forestry and Estate Crops (ISMCRI)

2001 - Spices & Medicinal Crop)-Ministry of Agriculture (ISMCRI)

2003 - Medicinal & Aromatic Crops-Ministry of Agriculture (ISMCRI)

2012 - Spices & Medicinal Crops-Ministry of Agriculture (ISMCRI)

1817 - Land Platentuin Buitenzorg 1876 - Cultuurtuin

1945 - Saibai Gizutsu-Bu (Balai Budidaya Tanaman) 1946 - Balai Penyelidikan Tanaman Pertanian

(BPTP)

1961 - Lembaga Penelitian Tanaman Serat dan Tanaman Industri Lainnya (LPTS)

1966- Lembaga Penelitian Tanaman Industri (LPTI) 1978 - Pusat Penelitian dan Pengembangan

Tanaman Industri

1980 - Balai Penelitian Tanaman Industri, Bogor (Balittri)

1984- Balai Penelitian Tanaman Rempah dan Obat (Balittro)

1998 - Balai Penelitian Tanaman Rempah dan Obat (Balittro)-Departemen Kehutanan dan Perkebunan

2001 - Balai Penelitian Tanaman Rempah dan Obat (Balittro)-Departemen Pertanian

2003 - Balai Penelitian Tanaman Obat dan Aromatik (Balittro)-Departemen Pertanian

2012 -Balai Penelitian Tanaman Rempah dan Obat (Balittro)-Kementerian Pertanian

(6)

ALITTRO secara struktural merupakan unit

B

pelaksana teknis di bidang penelitian dan pengembangan pertanian di bawah koordinasi Pusat Penelitian dan Pengembangan Perkebunan, Badan P e n e l i t i a n d a n P e n g e m b a n g a n P e r t a n i a n , Kementerian Pertanian. Dalam melaksanakan tugasnya BALITTRO dipimpin oleh seorang Kepala Balai dan dibantu oleh Kepala Sub Bagian Tata Usaha, Sub Koordinator Pelayanan Teknis, dan Sub Koordinator Jasa Penelitian. Dalam melaksanakan tugas sehari-hari Kepala Balai juga dibantu oleh seorang Koordinator Program, Ketua Kelompok Peneliti (Kelti) yaitu : 1) Kelti Pemuliaan Tanaman, 2) Kelti Ekofisiologi Tanaman, dan 3) Kelti Proteksi Tanaman. Dalam menjalankan tugas dan fungsinya telah dibentuk 1 unit organisasi fungsional yang langsung di bawah koordinasi Kepala Balai yaitu Unit Pengelola Benih Sumber (UPBS) (Gambar 1).

STRUKTUR ORGANISASI

Gambar 1. Struktur Organisasi

he ISMCRI structurally is a technical executice

T

unit of agricultural research and development under coordination of the Indonesian Center for Estate Crops Research and Development, the Indonesian Agency for Agricultural Research and Development, Ministry of Agriculture. It is led by a d i r e c t o r a n d a s s i s t e d b y S e c t i o n C h i e f o f Administration, Sub Coordinator of Technical Services and Sub Coordinator of Research Services. To support research activities, the Director is also accompanied by a Program Coordinator and three Chief of Research Divisions 1) Plant Breeding Research Divisions, 2) Plant Ecophysiology Research Divisions, and 3) Plant Protection Research Divisions. A section of Seed Production Management Unit (UPBS) has been established to aid the Director related to seed and plant material provision (Figure 1).

STRUCTURE

OF ORGANIZATION

Figure 1. Structure of Organization

3

PROFIL

BALAI PENELITIAN TANAMAN REMPAH DAN OBAT (BALITTRO) Indonesian Spice and Medicinal Crops Research Institute (ISMCRI)Company Prole

KEPALA BALAI Dr. Ir. Evi Savitri Iriani, M.Si

KEPALA SUB BAGIAN TATA USAHA Mulyawan, SE SUB KOORDINATOR JASA PENELITIAN

Dra. Nur Maslahah, M.Si

SUB KOORDINATOR PELAYANAN TEKNIS Sujianto, S.TP., M.Abm Kelti Pemuliaan Tanaman Kelti Ekosiologi Tanaman Kelti Proteksi

Tanaman Lab. Pengujian UPBS

DIRECTOR Dr. Ir. Evi Savitri Iriani, M.Si

SECTION CHIEF OF ADMINISTRATION Mulyawan, SE SUB COORDINATOR OF RESEARCH

SERVIES

Dra. Nur Maslahah, M.Si Sujianto, S.TP., M.Abm Plant Breeding

Division

Plant Ecophysiologi Division

Plant Protection

Division LaboratoriumTesting Manajement UnitSeed Production SUB COORDINATOR OF TECHNICAL

(7)

HUMAN RESOURCES

AND FACILITIES

SUMBER DAYA MANUSIA

DAN FASILITAS

Company Prole Indonesian Spice and Medicinal Crops Research Institute (ISMCRI)

4

ALITTRO didukung oleh 256 pegawai tetap

B

ALITTRO didukung oleh 256 pegawai tetap

B

dan 34 tenaga harian (per Februari 2017). dan 34 tenaga harian (per Februari 2017). Pegawai tetap terdiri atas tenaga bergelar Doktor Pegawai tetap terdiri atas tenaga bergelar Doktor (S3) 19 orang, Magister (S2) 15 orang, Sarjana (S3) 19 orang, Magister (S2) 15 orang, Sarjana (S1) 61 orang, Sarjana Muda (SM) 2 orang, (S1) 61 orang, Sarjana Muda (SM) 2 orang, Diploma 3 (D3) 10, Diploma 2 (D2) 2, SLTA 95 Diploma 3 (D3) 10, Diploma 2 (D2) 2, SLTA 95 orang, SLTP 16 orang, dan SD 36 orang .

orang, SLTP 16 orang, dan SD 36 orang .

Fasilitas pendukung penelitian yang dimiliki Fasilitas pendukung penelitian yang dimiliki oleh Balittro antara lain adalah : 1 laboratorium oleh Balittro antara lain adalah : 1 laboratorium penguji yang terakreditasi sejak tahun 2005 penguji yang terakreditasi sejak tahun 2005 dengan 86 ruang lingkup, 1 laboratorium KAN dengan 86 ruang lingkup, 1 laboratorium KAN molekuler, 3 laboratorium Kelompok Peneliti molekuler, 3 laboratorium Kelompok Peneliti termasuk laboratorium Kultur Jaringan, termasuk laboratorium Kultur Jaringan, Genetika, Fisiologi dan Proteksi Tanaman, 11 unit Genetika, Fisiologi dan Proteksi Tanaman, 11 unit Rumah Kaca, 6 Kebun Percobaan, 1 unit Rumah Kaca, 6 Kebun Percobaan, 1 unit Perpustakaan, 1 ha Petak Pamer dan 4 ha Kebun Perpustakaan, 1 ha Petak Pamer dan 4 ha Kebun Wisata Ilmiah

Wisata Ilmiah

ALITTRO didukung oleh 256 pegawai tetap

B

dan 34 tenaga harian (per Februari 2017). Pegawai tetap terdiri atas tenaga bergelar Doktor (S3) 19 orang, Magister (S2) 15 orang, Sarjana (S1) 61 orang, Sarjana Muda (SM) 2 orang, Diploma 3 (D3) 10, Diploma 2 (D2) 2, SLTA 95 orang, SLTP 16 orang, dan SD 36 orang .

Fasilitas pendukung penelitian yang dimiliki oleh Balittro antara lain adalah : 1 laboratorium penguji yang terakreditasi sejak tahun 2005 dengan 86 ruang lingkup, 1 laboratorium KAN molekuler, 3 laboratorium Kelompok Peneliti termasuk laboratorium Kultur Jaringan, Genetika, Fisiologi dan Proteksi Tanaman, 11 unit Rumah Kaca, 6 Kebun Percobaan, 1 unit Perpustakaan, 1 ha Petak Pamer dan 4 ha Kebun Wisata Ilmiah

ALITTRO didukung oleh 256 pegawai tetap

B

ALITTRO didukung oleh 256 pegawai tetap

B

dan 34 tenaga harian (per Februari 2017). dan 34 tenaga harian (per Februari 2017). Pegawai tetap terdiri atas tenaga bergelar Doktor Pegawai tetap terdiri atas tenaga bergelar Doktor (S3) 19 orang, Magister (S2) 15 orang, Sarjana (S3) 19 orang, Magister (S2) 15 orang, Sarjana (S1) 61 orang, Sarjana Muda (SM) 2 orang, (S1) 61 orang, Sarjana Muda (SM) 2 orang, Diploma 3 (D3) 10, Diploma 2 (D2) 2, SLTA 95 Diploma 3 (D3) 10, Diploma 2 (D2) 2, SLTA 95 orang, SLTP 16 orang, dan SD 36 orang .

orang, SLTP 16 orang, dan SD 36 orang .

Fasilitas pendukung penelitian yang dimiliki Fasilitas pendukung penelitian yang dimiliki oleh Balittro antara lain adalah : 1 laboratorium oleh Balittro antara lain adalah : 1 laboratorium penguji yang terakreditasi sejak tahun 2005 penguji yang terakreditasi sejak tahun 2005 dengan 86 ruang lingkup, 1 laboratorium KAN dengan 86 ruang lingkup, 1 laboratorium KAN molekuler, 3 laboratorium Kelompok Peneliti molekuler, 3 laboratorium Kelompok Peneliti termasuk laboratorium Kultur Jaringan, termasuk laboratorium Kultur Jaringan, Genetika, Fisiologi dan Proteksi Tanaman, 11 unit Genetika, Fisiologi dan Proteksi Tanaman, 11 unit Rumah Kaca, 6 Kebun Percobaan, 1 unit Rumah Kaca, 6 Kebun Percobaan, 1 unit Perpustakaan, 1 ha Petak Pamer dan 4 ha Kebun Perpustakaan, 1 ha Petak Pamer dan 4 ha Kebun Wisata Ilmiah

Wisata Ilmiah

ALITTRO didukung oleh 256 pegawai tetap

B

dan 34 tenaga harian (per Februari 2017). Pegawai tetap terdiri atas tenaga bergelar Doktor (S3) 19 orang, Magister (S2) 15 orang, Sarjana (S1) 61 orang, Sarjana Muda (SM) 2 orang, Diploma 3 (D3) 10, Diploma 2 (D2) 2, SLTA 95 orang, SLTP 16 orang, dan SD 36 orang .

Fasilitas pendukung penelitian yang dimiliki oleh Balittro antara lain adalah : 1 laboratorium penguji yang terakreditasi sejak tahun 2005 dengan 86 ruang lingkup, 1 laboratorium KAN molekuler, 3 laboratorium Kelompok Peneliti termasuk laboratorium Kultur Jaringan, Genetika, Fisiologi dan Proteksi Tanaman, 11 unit Rumah Kaca, 6 Kebun Percobaan, 1 unit Perpustakaan, 1 ha Petak Pamer dan 4 ha Kebun Wisata Ilmiah

he ISMCRI is supported by 203 permanent

T

Tand 39 temporary employees (as per

January 2021). The permanent employees based on the academic degrees consists of 18 doctors (S3), 22Masters (S2), 45 Bachelor of Honours (S1), 3Bachelors (D3), 91 graduated from high school, 12 from junior high school and 6 from elementary school.

The facilities to support research comprise of : testing laboratory accredited by National Accreditation Committee since 2005 covered 8 6 s c o p e s , m o l e c u l a r l a b o r a t o r y, t h r e e laboratories integrated into research divisions genetic resources tissue culture and genetics, plant ecophysiology and plant protection, 11 units of greenhouses, six research installations, library, 1 ha garden for spices, medicinal and aromatic plants collection and 4 ha garden for Scientific Tourism

ALITTRO didukung oleh 203 pegawai tetap

B

dan 39 tenaga harian (per Januari 2021). Pegawai tetap terdiri atas tenaga bergelar Doktor (S3) 18 orang, Magister (S2) 22 orang, Sarjana (S1) 45 orang, Diploma 3 (D3) 9 orang, SLTA 91 orang, SLTP 12 orang, dan SD 6 orang .

Fasilitas pendukung penelitian yang dimiliki oleh Balittro antara lain adalah : 1 laboratorium penguji yang terakreditasi sejak tahun 2005 dengan 86 ruang lingkup, 1 laboratorium molekuler, 3 laboratorium Kelompok Peneliti termasuk laboratorium Plasma Nutfah, Kultur Jaringan, Genetika, Ekofisiologi dan Proteksi Tanaman, 11 unit Rumah Kaca, 6 Kebun Percobaan, 1 unit Perpustakaan, 1 ha Petak Pamer dan 4 ha Kebun Wisata Ilmiah

PROFIL

(8)

PROGRAM DAN PRIORITAS

PENELITIAN

PROGRAM AND RESEARCH

PRIORITY

PROFIL

BALAI PENELITIAN TANAMAN REMPAH DAN OBAT (BALITTRO) Indonesian Spice and Medicinal Crops Research Institute (ISMCRI)Company Prole 5 rientasi program penelitian BALITTRO

O

adalah menghasilkan inovasi teknologi yang dapat diterapkan di tingkat petani untuk meningkatkan kuantitas,produktivitas dan kualitas produk tanaman rempah, obat dan atsiri agar memiliki daya saing dalam kompetisi global dan mampu meningkatkan kesejahteraan petani serta semua pihak yang terlibat di dalam agribisnis tanaman rempah, obat dan atsiri.

Program utama penelitian BALITTRO difokuskan pada penelitian terapan untuk menghasilkan varietas unggul, dan teknik budidaya ramah lingkungan yang berkelanjutan serta melakukan riset pengembangan produk. Komponen teknologi yang dihasilkan BALITTRO selanjutnya ditransfer melalui Balai Pengkajian Teknologi Pertanian (BPTP) untuk diadaptasikan di daerah spesifik atau langsung ke pengguna akhir seperti petani dan pengusaha

he orientation of ISMCRI research program

T

is to generate technological innovations suitable for farmers to increase the yield, productivity and quality of spices, medicinal and aromatic plants hence improving the global competitiveness and improve farmers welfare and all those involved in agribusiness of spices medicinal and aromatic plants.

The main programs of ISMCRI research are focused on applied research to produce superior varieties, generate environmentally friendly cultivation techniques and also conduct research on product development. The technology produced by the ISMCRI are evaluated by the Assessment Institute for Agricultural Technology (AIAT) to be adapted and implemented in a specific location or directly disseminated to end users such as farmers and entrepreneurs.

(9)

DISEMINASI DAN PROMOSI

TEKNOLOGI

DISSEMINATION AND PROMOTION

OF TECHNOLOGY

Company Prole Indonesian Spice and Medicinal Crops Research Institute (ISMCRI)

6 PROFILBALAI PENELITIAN TANAMAN REMPAH DAN OBAT (BALITTRO)

eknologi hasil penelitian dan inovasi

T

t a n a m a n r e m p a h , o b a t d a n a t s i r i disebarluaskan ke pengguna baik pelaku agribisnis di sektor hulu dan hilir serta pengambil k e b i j a k a n d i p u s a t m a u p u n d i d a e r a h . Penyampaian informasi dilakukan secara langsung, melalui penyediaan benih sumber, ekspose dan pameran, seminar, workshop, temu lapang, kunjungan, dan secara tidak langsung melalui kerjasama pengkajian dengan Balai Pengkajian Teknologi Pertanian (BPTP) dan Direktorat Jenderal Teknis beserta dinas-dinasnya, baik tingkat provinsi maupun kabupaten yang ada di seluruh Indonesia.

Dari kegiatan ini diharapkan diperoleh umpan balik untuk perencanaan penelitian selanjutnya, mempercepat transfer teknologi, memfasilitasi kerjasama kemitraan antara pengguna di sektor hulu dan hilir dengan pemodal dan pembeli produk/eksportir.

Upaya memfasilitasi kemitraan antara sektor hulu dengan sektor lainnya menjadi penting karena peningkatan produktivitas di sektor hulu akan menjadi optimal apabila produk-produk yang dihasilkan dapat berkembang dan dimanfaatkan secara luas di masyarakat.

he technology and innovation of Tresearch

T

results on spices, medicinal and aromatic crops are disseminated to all users such as farmers, industries and decision makers or stake holders in the local or central governments. The disseminations are delivered both directly and undirect means. The direct disseminations are delivered through seeds provisions, exhibition and expo, seminar, workshop, on farm e x h i b i t i o n a n d fi e l d v i s i t . T h e i n d i r e c t disseminations are performed by cooperating with other institutions such as AIAT, Directorate General or local governments (provincial and districts offices).

The objectives of dissemination and technology promotion are to get feedback f r o m s t a k e h o d e r s f o r p l a n n i n g f u r t h e r research,accelerate technology transfer and facilitate colla-boration between the upstream and downstream users with the investor or buyers/exporters.

Facilitation for collaboration between stakeholders have become important to improve c o l l a b o r a t i o n b e t w e e n u p s t r e a m a n d downstream sectors

(10)

ALITTRO juga menerbitkan beberapa

B

publikasi untuk menunjang kegiatan

diseminasi dan promosi hasil penelitian antara lain : 1) Buletin Penelitian Tanaman Rempah dan Obat memuat hasil-hasil penelitian primer tanaman rempah, obat dan atsiri, terbit dua kali setahun, 2) Warta Balittro Inovasi Tanaman Rempah dan Obat memuat tentang observasi penelitian, ulasan ilmiah, hasil kunjungan/ pelatihan, profil kebun dan kisah petani sukses, terbit dua kali setahun, 3) Sirkuler memuat Standar Prosedur Operasional budidaya tanaman rempah, obat, dan atsiri, terbit dua kali setahun, 4) Laporan Tahunan, 5) Laporan Teknis H a s i l P e n e l i t i a n , d a n 6 ) W e b s i t e (http://www.balittro.litbang.pertanian. go.id)

he publication issued by the ISMCRI to

T

support the dissemination and promotion of research results are: 1) Bulletin of Research on Spices and Medicinal Crops issued the results of primary research on spice, medicinal and aromatic crops, published twice a year, 2) ISMCRI News on Innovation of Spices and Medicinal Plants contains research observation, scientific reviews, visit/training report, research installation profiles and success stories of farmers, published twice a year, 3) Circular contain Standard Operational Procedures of spices, medicinal and aromatic crops cultivation, published twice a year, 4 ) Annual Report, 5) Technical Report of research activities, and 6) Website (http://www.balittro.litbang.pertanian. go.id).

PUBLIKASI

PUBLICATIONS

PROFIL

(11)

n 1988 ISMCRI had established 4 ha

I

Scientific ITourismand designed 1 ha garden for medici-nal and aromatic plants collection in 2003. The 1 ha-garden was renovated in 2012 and in 2013 launched by Director of IAARD as Garden for Scientific Tourism of Medicinal Plants (GSTMP). Spices, medicinal and aromatic plants collected in both gardens, have high economic value or poten-tial to be developed. Aside of their functions as germplasm collections for spices, medicinal and aromatic plants, both gardens are also designed to introduce the public about spices, medicinal and aromatic plants such as their benefits, the cultivation method and post-harvest processing. In GSTMP, the visitors can also enjoy and bring home some products of medicinal plants as souvenirs. Currently, both gardens have been included into promotion activities by Bogor City Tourism and Bogor Botanical Gardens as tourism object

AGROWISATA BERBASIS

TANAMAN REMPAH, OBAT

DAN ATSIRI

SPICES, AND ESSENTIAL

DRUGS BASED

AGRI-TOURISM

ada tahun 1988 BALITTRO telah mendirikan

P

Kebun Wisata Ilmiah Perkebunan seluas 4 ha dan pada tahun 2003 telah dikembangkan sebuah petak pamer tanaman obat dan atsiri seluas 1 ha. Tahun 2012 Petak Pamer direnovasi dan tahun 2013 diresmikan oleh Kepala Badan Litbang Pertanian menjadi Kebun Wisata Ilmiah Tanaman Obat (KWITO). Di kedua objek wisata tersebut dikoleksi jenis-jenis tanaman rempah, obat, dan atsiri baik yang telah memiliki nilai e k o n o m i t i n g g i m a u p u n t a n a m a n y a n g berpotensi untuk dikembangkan. Selain sebagai koleksi plasma nutfah tanaman rempah dan obat, kedua Objek Wisata tersebut digunakan sebagai sarana untuk memperkenalkan jenis tanaman rempah, obat, dan atsiri manfaat, cara budidaya, dan pengolahan pasca panennya pada masyarakat. Di KWITO, pengunjung dapat menikmati dan membawa pulang produk olahan tanaman obat sebagai oleh-oleh. Saat ini kedua objek wisata tersebut telah dimasukan dalam kegiatan promosi objek wisata Kota Bogor dan Kebun Raya

(12)

KERJASAMA DAN PELAYANAN

JASA PENELITIAN

COLLABORATION AND

RESEARCH SERVICES

PROFIL

BALAI PENELITIAN TANAMAN REMPAH DAN OBAT (BALITTRO) 9

ALITTRO melakukan kerjasama penelitian

B

dan memberikan jasa pelayanan termasuk bantuan teknis (konsultasi teknologi), analisis laboratorium, bimbingan teknis/magang, bimbingan mahasiswa, dan penyediaan benih tanaman rempah, obat, dan atsiri.

Kerjasama dalam negeri dilakukan dengan Departemen Teknis, Pemda, Perguruan Tinggi, BUMN dan swasta lainnya.

he ISMCRI conducts research collaboration

T

and provides services related to research including technical assistance (technology consultation), laboratory analysis, technical guidance/internships, student guidance, and the provision of seeds of spices, medicinal and aromatic plants.

The collaborations are usually conducted with Technical Department, local governments, universities, Indonesian state owned enterprises and other private sectors.

Company Prole Indonesian Spice and Medicinal Crops Research Institute (ISMCRI)

(13)

Ÿ Benih varietas tanaman rempah, obat dan atsiri yaitu: lada (10 varietas), pala (8 varietas), cengkeh (4 varietas), temulawak (3 varietas), nilam (5 varietas), serai wangi (3 varietas), pegagan (2 varietas), sambiloto (1 varietas),

p u r w o c e n g ( 1 v a r i e t a s ) , k u m i s k u c i n g (1 varietas), lempuyang wangi (2 varietas),

jambu mete (9 varietas), kunyit (4 varietas), kencur (3 varietas), jahe putih besar (1 varietas),

jahe merah (2 varietas), jahe putih kecil (4 varietas), akar wangi (2 varietas) mentha (1 varietas), gambir (3 varietas), kayu manis (3 varietas)

Ÿ Koleksi plasma nutfah tanaman rempah, obat dan atsiri

Ÿ Minuman kesehatan berbahan baku tanaman o b a t ( i n s t a n t j a h e , k e n c u r, k u n y i t d a n temulawak, anggur jahe, sirup temulawak dan mentha)

- Dehaf

- Produk berbahan baku Eucalyptus,

Ÿ Pestisida Alami

Ÿ Jamu Ternak

Ÿ Bioadditif BBM

Ÿ Nano Biopestisida

Ÿ Bioprotector

Ÿ The seed of spices, medicinal and aromatics p l a n t s : p e p p e r ( 1 0 v a r i e t i e s ) , n u t m e g (8varieties), cloves (5 varieties), javanese turmeric (3 varieties), patchouli (5 varieties), citronella grass (3 varieties), asiatic pennyworth (2 varieties), king bitter plant (1 variety), pruatjan (1 variety), java tea (1 variety), wild ginger, (2 varieties), cashew (9 varieties),

t u r m e r i c ( 4 v a r i e t i e s ) , I n d i a n g a l a n g a (3 varieties), large white ginger (1 variety), small

w h i t e g i n g e r ( 4 v a r i e t i e s ) , r e d g i n g e r (2 varieties), vetiver grass (2 varieties), mint (1 variety), gambier (3 varieties) and cinnamon (3 varieties)

Ÿ Germplasm collections of spices, medicinal and aromatic plants.

Ÿ Functional beverages (instant healthy drink of ginger, turmeric, javanese turmeric, asiatic pennyworth, pruatjan, indian galanga; ginger alle; syrup of javanese turmeric and mint).

- Dehaf

- Eucalyptus-based products

Ÿ Botanical pesticide

Ÿ Herbal for livestock.

Ÿ Bio additive for fuel and gasoline.

Ÿ Nano-biopesticide

Ÿ Bioprotector

PRODUK UNGGULAN

PRIMARY PRODUCTS

Company Prole Indonesian Spice and Medicinal Crops Research Institute (ISMCRI) PROFIL

BALAI PENELITIAN TANAMAN REMPAH DAN OBAT (BALITTRO)

(14)

Manfaat dan Kegunaan :

Ÿ Membantu/mengobati segala jenis kanker (Prostat, Pankreas, Payudara dan lain-lain)

Ÿ Sakit ngilu/sesak nafas Ÿ Mengatasi sakit pinggang Ÿ Menghentikan mencret/diare Ÿ Anti bakteri

ANDROCAP (ISI 30 KAPSUL) Manfaat dan Kegunaan :

Ÿ Diabetes melitus/kencing manis Ÿ Asam urat

Ÿ Hipertensi Ÿ Menurunkan kolesterol Ÿ Malaria Ÿ Membersihkan darah

Manfaat dan Kegunaan :

Ÿ Membantu/mengobati wasir (ambeien) Ÿ Mencegah pertumbuhan bakteri streptococus Ÿ Mempercepat pemasakan bisul Ÿ Obat panas dalam Ÿ Sembelit

Manfaat dan Kegunaan :

Ÿ Membantu melancarkan peredaran darah Ÿ Membantu menyembuhkan kanker Ÿ Batuk

Ÿ Anti bengkak Ÿ Menghentikan pendarahan

DAUN SIRSAK (ISI 30 KAPSUL)

MENIRAN (ISI 30 KAPSUL) Manfaat dan Kegunaan :

Ÿ Menjaga stamina Ÿ Mengatasi gangguan pencernaan Ÿ Pereda demam, peluruh dahak Ÿ Memperbaiki/menjaga fungsi hati Ÿ Aprodisiak

Manfaat dan Kegunaan :

Ÿ Mengatasi macam-macam kanker servik, payudara, rahim Ÿ Membersihkan fungsi hati Ÿ Radiasi darah

ASIATICAP (ISI 30 KAPSUL) Manfaat dan Kegunaan :

Ÿ Membantu memperlancar sirkulasi darah Ÿ Mencegah stroke

Ÿ Mengatasi insomnia

Ÿ Anti pikun, merangsang syaraf memori Ÿ Menambah nutrisi jaringan otak Ÿ Melindungi organ ginjal

DAUN SALAM (ISI 30 KAPSUL) Manfaat dan Kegunaan :

Ÿ Menciutkan selaput lendiri

Ÿ Membantu mengobati tekanan darah tinggi Ÿ Meredakan diare

Ÿ Sakit maag Ÿ Anti diabetes Ÿ Menurunkan kolesterol

RUMPUT MUTIARA (ISI 30 KAPSUL)

JATI BELANDA (ISI 30 KAPSUL) Manfaat dan Kegunaan :

Ÿ Membantu sebagai obat pelangsing Ÿ Menurunkan kadar kolesterol Ÿ Menurunkan kadar trigliresida Ÿ Obat batuk

Ÿ Peluruh keringat

PURWOCENG (ISI 30 KAPSUL) Manfaat dan Kegunaan :

Ÿ Membantu meningkatkan gairah/seksual Ÿ Meningkatkan vitalitas

Ÿ Menghangatkan tubuh Ÿ Menambah stamina tubuh Ÿ Anti masuk angin

EUCALYPTUS

Manfaat dan Kegunaan :

Ÿ Mempercepat menyembuhkan luka Ÿ Kanker payudara

Ÿ Penurunan tekanan darah Ÿ Menurunkan kolesterol Ÿ Melindungi hati Ÿ Memperbaiki ginjal

DAUN KEMUNING (ISI 30 KAPSUL) Manfaat dan Kegunaan :

Ÿ Melancarkan peredaran darah Ÿ Menciutkanselaput lendir Ÿ Obat pelangsing Ÿ Obat sakit gigi

BINAHONG (ISI 30 KAPSUL)

TEMULAWAK (ISI 30 KAPSUL) Manfaat dan Kegunaan :

Ÿ Membantu/menambah nafsu makan Ÿ Memperbaiki fungsi hati Ÿ Memperlancar peredaran darah Ÿ Peluruh haid

Ÿ Membersihkan darah Ÿ Pelancar ASI

TEMU PUTIH (ISI 30 KAPSUL) Manfaat dan Kegunaan :

Ÿ Menghambat sel kanker Ÿ Anti radang

Ÿ Membunuh bakteri melancarkan peredaran darah Ÿ Pereda demam/kejang Ÿ Menghilangkan rasa nyeri

KELADI TIKUS (ISI 30 KAPSUL) Manfaat dan Kegunaan :

Ÿ Membantu mengatasi kanker (paru-paru) Ÿ Menjaga stamina

Ÿ Mengatasi gangguan pencernaan Ÿ Memperbaiki/menjaga fungsi hati

Manfaat dan Kegunaan :

Ÿ Membantu mengobati sakit maag Ÿ Memperbaiki kerja sistim lambung Ÿ Bersifat antibodi

Ÿ Memperbaiki fungsi hati Ÿ Anti peradangan Ÿ Melancarkan getah empedu

KUNYIT (ISI 30 KAPSUL)

TEMU MANGGA (ISI 30 KAPSUL) Manfaat dan Kegunaan :

Ÿ Menguatkan rahim setelah melahirkan Ÿ Mengobati hermia radang tenggorokan Ÿ Membersihkan racun peluruh angin Ÿ Membantu menurunkan kadar kolesterol

SABUN NEEM LEAF SOAP Manfaat dan Kegunaan :

Ÿ Obat gatal

Ÿ Membersihkan plek-plek hitam

SABUN CITRONELLA Manfaat dan Kegunaan :

Ÿ Menghangatkan badan Ÿ Membersihkan kulit dari

plek hitam Ÿ Anti septik

BIO PROTECTOR Manfaat dan Kegunaan :

Ÿ Aplikasi Bio Protector dapat meningkatkan pertumbuhan vegetatif dan produksi tanaman

IMACRI-COUNTER PAINT Manfaat dan Kegunaan :

Ÿ Menghangatkan badan Ÿ Melancarkan peredaran dsarah Ÿ Obat keseleo, rematik

LOTION ANTI NYAMUK Manfaat dan Kegunaan :

Ÿ Mengatasi kulit dari gangguan nyamuk

SHAMPOO NOURISH Manfaat dan Kegunaan :

Ÿ Mengatasi kulit kepala dari ketombe Ÿ Untuk menyuburkan rambut

SPLASH NYAMUK Manfaat dan Kegunaan :

Ÿ Menghindari dari gangguan nyamuk

https://www.facebook.com/BalittroBalitbangtanKementan

https://twitter./Balittro_id https://www.instagram.com/balittro

http://balittro.litbang.pertanian.go.id

AGRO INOVASI

PRODUK-PRODUK HERBAL DAN KEGUNAANYA

Balai Penelitian Tanaman Rempah dan Obat

DAUN UNGU (ISI 30 KAPSUL) CAKAR AYAM (ISI 30 KAPSUL)

Science.Innovation.Networks

(15)

AGRO INOVASI

Science.Innovation.Networks www.litbang.pertanian.go.id

Sumber dana cetakan DIPA 2021

Balai Penelitian Tanaman Rempah dan Obat

BALAI PENELITIAN TANAMAN REMPAH DAN OBAT

INDONESIAN SPICE AND MEDICINAL CROPS RESEARCH INSTITUTE Jln. Tentara Pelajar No. 3 Cimanggu Bogor 16111

Telp. 0251-8321879 : Fax. 0251-8327010

Email : [email protected] ; [email protected] Website : www.balittro.litbang.deptan.go.id

Gambar

Gambar 1. Struktur Organisasi

Referensi

Dokumen terkait

PENGAMBILAN MINYAK ATSIRI DAUN KAYU PUTIH (Melaleuca Leucadendron L.) DENGAN METODE DESTILASI AIR DI BALAI BESAR PENELITIAN DAN PENGEMBANGAN TANAMAN OBAT.. DAN OBAT

Penelitian Tanaman Rempah dan Obat (Balittro) Bogor, atas.. bantuan fasilitas dalam pelaksanaan

Adapun kegiatan yang telah dilaksanakan sesuai dengan tupoksi yang dimiliki meliputi Kegiatan konservasi, rejuvinasi, karakterisasi, evaluasi dan dokumentasi plasma

Serta pelestarian ini merupakan adaptasi tanaman yang diambil dari berbagai daerah untuk di tanaman dan di budidayakan di kebun tanaman obat Balai Besar

Salah satu bentuk formulasi yang dapat dikembangkan dalam perlakuan benih tanaman rempah dan obat berupa setek, seperti benih tanaman lada dan nilam, adalah dengan

Dari penelitian ini dapat diambil kesimpulan : 1) media perbanyakan in vitro yang terbaik untuk sambang colok adalah MS + BA 0,1 mg/l dengan jumlah tunas rata-rata

Pangkalan data ProQuest, berisi informasi lengkap (full-text) tentang majalah luar negeri hasil download para peneliti Balittro dari pangkalan data ProQuest terutama yang

Setelah dilakukan penelitian mengenai analisa kandungan flavonoid total dan aktivitas antioksidan dari tanaman obat dan rempah Sumatera Barat didapatkan hasil bahwa