• Tidak ada hasil yang ditemukan

AYU GEMINASTITI ( ) TAKI 107 TAKI AYU GEMINASTITI

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2021

Membagikan "AYU GEMINASTITI ( ) TAKI 107 TAKI AYU GEMINASTITI"

Copied!
10
0
0

Teks penuh

(1)

1 AYU GEMINASTITI (4123143803) TAKI 107 TAKI AYU GEMINASTITI

KAMPANYE KEMENTERIAN KESEHATAN REPUBLIK INDONESIA

(Survey Deskriptif: Terkait Kegiatan Pemberian Imunisasi Campak Dan Rubella di RW 010 Kelurahan Sunter Jaya, Tanjung Priok Jakarta Utara Pada September 2017).

AYU GEMINASTITI (4123143803)

Perumahan Griya Asri 2 Blok D17 No. 2, Desa Sumber Jaya Kecamatan Tambun Selatan, Kabupaten Bekasi. 17510.

Email : [email protected]

ABSTRACT

The Ministry of Health of the Republic of Indonesia has conducted several campaign activities for the welfare of the Indonesian public health. One of the new activities undertaken by the Ministry of Health Indonesia is a campaign activity of immunization month of measles and rubella in 2017. This activity is made to minimize the spread rate of measles and rubella in Indonesia, which every year is always increasing. However, in the case of measles and rubella immunization campaigns, there are still some areas where the level of community participation is still low, especially in DKI Jakarta, especially in Sunter Jaya Sub-district, Tanjung Priok, North Jakarta.

In this study the authors use Campaign variables. Campaigns can be interpreted as the use of different communication methods in a coordinated manner over a period of time aimed at directing audiences on specific issues and their solutions. This variable has five dimensions. The dimensions are campaign types, successful campaign characteristics, campaign planning, campaign execution, and campaign evaluation.

(2)

2

The research approach used is quantitative, using descriptive method. This research was conducted in september - november 2017. The writer uses primary data of questioner and secondary data of interview, by using interval scale measurement. The sample of this research is 92 residents in RW 010 Sunter Jaya Village, Tanjung Priok, North Jakarta. Sampling technique purposive sampling. The data analysis technique used is descriptive statistic using mean central tendency.

In this research, the highest dimension is in the dimension of campaign types that are focused on public information campaign indicator, meaning that the people living in RW 010 Sunter Jaya North Jakarta North Jakarta already know what the purpose and purpose of the measles and rubella immunization campaign is. Meanwhile, the lowest dimension of this research is in the evaluation dimension of the campaign, meaning that in terms of monitoring during the implementation of measles and rubella immunization, the health authorities do not monitor until the campaign ends so that the low level of public participation because in the implementation of immunization campaign in the health department do not take part educate people who have not implemented immunization.

The conclusion of this research is that the evaluation of the campaign tends to be negative due to the lack of monitoring from the health department so that the participation level of the community is less. but the types of campaigns associated with good public information make people aware of what the purpose of the measles and rubella immunization campaign.

A. PENDAHULUAN

Kementerian Kesehatan Republik Indonesia atau yang disingkat dengan Kemenkes RI adalah salah satu kementerian yang ada didalam pemerintahan Republik Indonesia yang membidangi urusan kesehatan. Kementerian Kesehatan Indonesia juga telah melaksanakan beberapa

(3)

3

kegiatan kampanye guna untuk mensejahterakan kesehatan masyarakat Indonesia. Salah satunya kegiatan yang baru dilaksanakan Oleh Kementerian Kesehatan Indonesia adalah kegiatan kampanye bulan imunisasi campak dan rubella di tahun 2017. Dalam hal ini pemerintah telah berkomitmen untuk mencapai eliminasi campak dan pengendalian rubella pada tahun 2020 mendatang, maka sangat diperlukan kampanye imunisasi tambahan sebelum pemberian imunisasi Campak dan Rubella dilakukan secara rutin. Untuk itu diperlukan kampanye pemberian imunisasi vaksin Campak dan Rubella kepada anak usia 9 bulan sampai dengan kurang dari 15 tahun karena dinilai sangat rawan dalam penyebaran penyakit. Provinsi DKI Jakarta merupakan provinsi yang paling gencar dalam melakukan kampanye nasional imunisasi campak dan rubella ini, karena wilayah DKI Jakarta mempunyai masyarakat yang tingkat kesadaran imunisasinya yang rendah. Alasan sehingga tingkat partisipasi terhadap imunisasi untuk mencegah penyakit campak dan rubella itu, diantaranya ialah keraguan warga terkait kehalalan. Tingkat partisipasi warga terhadap imunisasi vaksin measles- rubella (MR) DKI Jakarta menjadi yang terendah kedua di Pulau Jawa. Dalam hal ini Jakarta Utara menjadi salah satu wilayah kota administrasi di DKI Jakarta yang tingkat partisipasi imunisasi campak dan rubella terendah dibandingkan dengan wilayah DKI Jakarta yang lain terutama di RW 010 Kelurahan Sunter Jaya Tanjung Priok Jakarta Utara. Oleh karena itu penulis tertarik melakukan penelitian mengenai Kampanye yang dilakukan oleh Kementerian Kesehatan Republik Indonesia terkait pemberian imunisasi campak dan rubella di RW 010 Kelurahan Sunter Jaya Tanjung Priok Jakarta Utara pada september 2017. Tujuan diadakannya penelitian ini untuk mengetahui Kampanye Kementerian Kesehatan Republik Indonesia terkait pemberian imunisasi campak dan rubella di RW 010 Kelurahan Sunter Jaya Tanjung Priok Jakarta Utara pada september 2017. B. KAJIAN PUSTAKA

(4)

4

Konsep yang digunakan padapenelitian ini adalah This Is The Realities of public relations (Newson, Turk, Krukenburg. This is PR. The Realities Of Public Relations. Dalam peneltian ini, penulis menggunakan konsep dari buku This Is The Realities Of Public Relations. kemudian diturunkan menjadi variabel. Variabel dalam penelitian ini yaitu Kampanye. Kemudian variabel tersebut diturunkan menjadi dimensi yang pada penelitian ini terdapat lima dimensi. Dimensi yang pertama yaitu (Jenis – Jenis Kampanye) yang diturunkan ke dalam enam indikator. Diantaranya : Kampanye kesadaran publik, Kampanye informasi publik, kampanye Pendidikan publik, Penguatan sikap, Mencoba untuk mengubah sikap, dan Kampanye merubah perilaku. Kedua yaitu (Karakteristik Kampanye Yang Sukses) yang diturunkan dalam lima indikator. Diantaranya : Pendidikan, Teknik, Penguatan, Hak, dan Evaluasi. Ketiga yaitu (Perencanaan Sebuah Kampanye) yang diturunkan kedalam empat indikator. Diantaranya : Tujuan jadwal dan biaya, mengatur strategi kreatif, mengatur strategi internal. Keempat yaitu (Pelaksanaan Kampanye) yang diturunkan dalam tiga indikator. Diantaranya : menetapkan taktik untuk strategi, menjaga orang tetap mendapatkan informasi, dan menyelesaikan masalah secara positif. Kelima (Evaluasi kampanye) yang diturunkan dalam dua indikator. Diantaranya : Monitoring / pemantauan, dan Postmortems / Penelitian kembali.

C. METODOLOGI PENELITIAN

Pendekatan penelitian dalam penelitian ini adalah pendekatan kuantitatif dengan jenis penelitian deskriptif dan metode survey. Penelitian ini dilakukan di RW 010 Kelurahan Sunter Jaya Tanjung Priok Jakarta Utara pada bulan Oktober – November 2017. Penulis menggunakan wawancara sebagai data primer dan kuesioner sebagai data sekunder, dengan skala interval. Populasi dalam penelitian ini adalah warga yang bermukim di wilayah RW 010 Kelurahan Sunter Jaya Tanjung Priok Jakarta Utara sebanyak 1.129 KK (Kepala Keluarga). Teknik penarikan sampel dalam penelitian ini

(5)

5

menggunakan purpossive sampling dan tendensi sentral menggunakan mean. Validitas menggunakan KMO – MSA (Kaiser Mayer Olikin-measure of sampling adequency) yang hasilnya lebih besar dari 0,5 maka dinyatakan valid dan reliabilitas menggunakan Crombach’s Alpha dengan nilai >60 maka dapat dinyatakan reliabel.

D. HASIL PENELITIAN DAN PEMBAHASAN

Pada penelitian mengenai Kampanye Kementerian Kesehatan Republik Indonesia Terkait Kegiatan Pemberian Imunisasi Campak Dan Rubella Di Rw 010 Kelurahan Sunter Jaya, Tanjung Priok Jakarta Utara Pada September 2017 dimensi dengan nilai rata – rata dimensi tertinggi dalam penelitian ini adalah terdapat pada dimensi pertama, yaitu dimensi Jenis – jenis kampanye dengan nilai rata – rata 4,11 yang terdiri atas enam indikator. hal ini Kementerian Kesehatan Republik Indonesia berhasil mengedukasi masyarakat khususnya warga yang bermukim di wilayah RW 010 Kelurahan Sunter Jaya Tanjung Priok Jakarta Utara dengan cara mengkampanyekan imunisasi campak dan rubella. Hal ini menunjukkan bahwa Kementerian Kesehatan Republik Indonesia juga menjelaskan bahwa untuk terhindar dari penyakit campak dan rubella ini adalah salah satunya dengan dilakukannya suntik imunisasi campak dan rubella yang dikhususkan bagi anak usia 9 bulan hingga kurang dari 15 tahun.

Dimensi dengan nilai rata – rata atau mean terendah dalam penelitian ini terdapat pada dimensi kelima yaitu dimensi evaluasi kampanye dengan nilai rata – rata 2,89 yang terdiri atas dua indikator, diantaranya : Indikator pemantauan dan penelitian kembali. Dalam hal ini menjelaskan bahwa masyarakat berpendapat pemberian imunisasi campak dan rubella dinilai tidak adil dikarenakan adanya pengaduan masyarakat mengenai imunisasi ini hanya dikhususkan untuk anak Indonesia saja dan tidak termasuk dengan

(6)

6

anak – anak yang memiliki keturunan warga asing yang menetap di Indonesia.

E. PENUTUP

Berdaarkan hasil penelitian mengenai Kampanye yang dilakukan oleh Kementerian Kesehatan Republik Indonesia terkait Pemberian imunisasi yang dilakukan di RW 010 Kelurahan Sunter Jaya Tanjung Priok Jakarta Utara pada September 2017 dapat disimpulkan sebagai berikut:

1. Dimensi yang memiliki mean tertinggi terdapat pada Jenis – Jenis Kampanye. Pada indikator Kampanye informasi publik, yang memperoleh nilai tertinggi terdapat pada pernyataan Kampanye yang diadakan untuk menginformasikan agar terhindar dari penyakit. Dalam hal ini Kementerian Kesehatan Republik Indonesia berhasil mengedukasi masyarakat khususnya warga yang bermukim di wilayah RW 010 Kelurahan Sunter Jaya Tanjung Priok Jakarta Utara dengan cara mengkampanyekan imunisasi campak dan rubella. Kementerian Kesehatan Republik Indonesia juga menjelaskan bahwa untuk terhindar dari penyakit campak dan rubella ini adalah salah satunya dengan dilakukannya suntik imunisasi campak dan rubella yang dikhususkan bagi anak usia 9 bulan hingga kurang dari 15 tahun.

2. Dimensi dengan nilai rata – rata atau mean terendah dalam penelitian ini terdapat pada dimensi kelima yaitu dimensi evaluasi kampanye Pada indikator pemantauan yang memperoleh nilai terendah terdapat pada pernyataan petugas kesehatan melaksanakan saran yang diajukan oleh masyarakat. Dalam pernyataan tersebut menjelaskan bahwa masyarakat berpendapat pemberian imunisasi campak dan rubella dinilai tidak adil dikarenakan adanya pengaduan masyarakat mengenai imunisasi ini hanya

(7)

7

7

dikhususkan untuk anak Indonesia saja dan tidak termasuk dengan anak – anak yang memiliki keturunan warga asing yang menetap di Indonesia. Berdasarkan kesimpulan tersebut, maka penulis memberikan saran kepada Kementerian Kesehatan Republik Indonesia diantaranya sebagai berikut:

1. Kementerian Kesehatan Republik Indonesia harus tetap mempertahankan kinerjanya untuk meningkatkan kesejahteraan kesehatan masyarakat Indonesia agar terbebas dari penyakit yang berbahaya.

2. Kementerian Kesehatan Republik Indonesia harus ditingkatkan lagi dalam segi pemantauan saat pelaksanaan imunisasi tersebut berlangsung agar mengetahui situasi dilapangan, sehingga kejadian rendahnya tingkat partisipasi masyarakat dapat diminimalisir karena dalam pelaksanaan imunisasi berlangsung petugas kesehatan juga bisa ikut mengedukasi masyarakat yang belum melaksanakan imunisasi. F. DAFTAR PUSTAKA

Buku

Agung Wahyu, Panduan SPSS 16.0, Yogyakarta: Gerai ilmu, 2010

Anggono Linggar, M. Teori dan Profesi Kehumasan Serta Aplikasinya di Indonesia, (Jakarta: Aksara, 2002)

Ardianto Elvinaro, Hand Book Of Public Relations, (Bandung: Simbiosa Rekatama, 2011)

Ardianto Elvinaro, Soemirat Soleh, Dasar – Dasar Public Relations, (Bandung: PT Remaja Rosdakarya, 2007)

Arikunto Suharsimi, Prosedur Penelitian : Suatu Pendekatan Praktik, (Jakarta : Rineka Cipta, 2013)

(8)

8

8

Effendy Uchjana Onong, Ilmu Komunikasi Teori dan Praktek, (Bandung: PT Remaja Rosdakarya, 2001

Kruckenburg, Newson, Turk, This is PR; (The Realisties of Public Relations, Tenth Edition), Kanada: Wadsworth Cangange Learning, 2010

Kriyantono Rachmat, Teknis Praktis Riset Komunikasi, Jakarta : Kencana Prenada Media Group, 2012

Malhotra K Naresh, Marketing research : an applied orientation, United States of America: Pearson, 2010

Martono Nanang, Metode Penelitian Kuantitatif Analisis Isi dan Analisis Data Sekunder, (Jakarta: Rajawali Press, 2014)

Neuman W. Lawrance, Social Research Methods Qualitative and Quantitative Approaches Seventh Edition, United States of America : Pearson, 2011

Nurudin, Pengantar Komunikasi Massa, Jakarta: Rajagrafindo Persada, 2007 Rachmat Jallaludin, Manajemen Kampanye (Bandung:PT Remaja Rosda

karya, 2005

Riduwan, Dasar – Dasar Statistika, Bandung : Alfabeta, 2013

Ruslan Rosady, Kiat dan Strategi Kampanye Public Relations, Jakarta: PT Raja Grafindo Persada, 2007

Ruslan Rosady, Metode Penelitian Public Relations dan Komunikasi ,Jakarta : Rajawali Pers, 2010

Scoot M.Cutlip, Alllen H. Center, Glen M. Broom, Effective Public Relations,Jakarta: Kencana, 2006

Siregar Syofian, Metode Penelitian Kuantitatif, Jakarta: Prenada Media Group, 2013

(9)

9

9

Soemirat Soleh, Elvinaro Ardianto , Dasar – Dasar Public Relations, Bandung: PT Remaja Rosdakarya, 2007

Sugiyono, Metologi Penelitian, Kuantitatif, kualitatif dan R&D, Bandung: Alfabeta, 2016

Suhandang Kustadi, Public Relations Perusahaan Kajian Program Implementasi, Bandung: Nuansa, 2004

Turner Richard West, Lynn H, Pengantar Komunikasi Analisis dan Aplikasi, (Jakarta: Penerbit Salemba Humanika),

Umar Husen, Metode Riset Bisnis, Jakarta: Gramedia Pustaka, 2007

Venus, Anta, Manajemen Kampanye Panduan teoritis dan Praktis Dalam Mengefektifkan Kampanye Komunikasi, Bandung: Simbiosa Rekatama Media, 2004

Sumber Lain. Website

Profil Kementerian Kesehatan Indonesia

http://www.depkes.go.id/resources/download/pusdatin/profil-kesehatan-indonesia/ profil-kesehatan-indonesia-2014 (diakses pada 17 november 2017 pukul 19:19 WIB)

Imunisasi Campak dan Rubella untuk penuhi hak anak Indonesia.

http://www.depkes.go.id/article/view/17080200007/imunisasi-campak-dan-rubella-untuk-penuhi-hak-anak-indonesia.html (Diakses pada 14 Oktober 2017 Pukul 08:00 Wib )

(10)

10

10 Petunjuk Teknis Kampanye Imunisasi MR

http://www.searo.who.int/indonesia/topics/immunization/petunjuk_teknis_kam panye_dan_introduksi_mr.pdf?ua=1https://dinkes.bekasikota.go.id/tentang Diakses pada 12 September 2017 Pukul 07:00 WIB

Akibat Penolakan dan Hoaks,Imunisasi Massal Campak dan Rubella Diperpanjang.

http://www.bbc.com/indonesia/amp/indonesia-41480450 (Diakses Pada 3 November 2017. Pukul : 07.00 WIB)

Walikota Jakarta Utara Pimpin Sweeping Anak – Anak di Sunter.

Http://poskotanews.com/2017/10/06/walikota-jakarta-utara-pimpin-sweeping-anak-anak-di-sunter (Diakses Pada 3 November 2017. Pukul : 06.20 WIB)

Lebih dari 200 ribu anak dijakarta belum diimunisasi MR

http://megapolitan.kompas.com/read/2017/10/04/11241861/lebih-dari-200-ribu-anak-di-jakarta-belum-diimunisasi-mr (Diakses pada 6 Oktober 2017) Pukul 8:25 WIB

Referensi

Dokumen terkait

Tugas yang diberikan oleh guru kepada siswa dapat dijadikan alat ukur untuk mengukur tingkat keberhasilan siswa dalam mengikuti pelaja- ran.Penilaian yang digunakan oleh

Persentase kegiatan Pemkab yang dapat difasilitasi dengan lancar bidang Kesejahteraa n Sosial Jumlah kegiatan yang dapat di fasilitasi dengan baik dan.. lancar / Jumlah

Pada saat penghentian pengakuan atas aset keuangan secara keseluruhan, maka selisih antara nilai tercatat dari jumlah dari (i) pembayaran yang diterima, termasuk setiap aset baru

Kegiatan Normalisasi Sungai Pekerjaan Normalisasi Afour Trucuk Ds Gaden Kec Trucuk.

Surat izin kapal pengangkut ikan yang selanjutnya disebut SIKPI, adalah izin tertulis yang harus dimiliki setiap kapal perikanan untuk melakukan pengangkutan

Pengaruh Earning Per Share, Price Earning Ratio, Return On Asset, Debt to Equity Ratio dan Market Value Added Terhadap Harga Saham Dalam Kelompok Jakarta

Dropplet-freezing Diawali dengan praperlakuan bahan tanaman ke dalam media cair yang mengandung krioprotektan, lalu meletakkan pada Al-foil yang disertai dengan droplet

  Mantan  Kepala  BNN  ini  menambahkan,  PKB  merupakan  wahana  untuk  mempresentasikan  hasil karya  seni  unggulan  dan  keagungan  peradaban  Bali  yang