• Tidak ada hasil yang ditemukan

OPTIMALISASI EKSTRAKSI DNA DAN PCR-RAPD PADA Grevillea spp. (PROTEACEAE)

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2021

Membagikan "OPTIMALISASI EKSTRAKSI DNA DAN PCR-RAPD PADA Grevillea spp. (PROTEACEAE)"

Copied!
5
0
0

Teks penuh

Gambar

Tabel 1. Primer yang digunakan dan urutan basa primer Nama Primer Urutan basa (5’ – 3’)
Gambar 4.   Pengaruh jumlah siklus terhadap pola-pola PCR-RAPD pada G.robusta (a) dan G

Referensi

Dokumen terkait

Primer yang digunakan dalam PCR ada dua yaitu oligonukleotida yang mempunyai sekuen yang identik dengan salah satu rantai DNA cetakan pada ujung 5’ – fosfat dan oligonukleotida

Seleksi primer dilakukan berdasarkan tingkat ketebalan pita dan polimorfik dari 11 primer yang sukses amplifikasi untuk analisis RAPD tanaman Nepenthes.. Hasil Amplifikasi pada

Jumlah dan intensitas pita DNA yang dihasilkan setelah amplifikasi DNA dengan PCR sangat tergantung bagaimana primer mengenal urutan DNA komplementernya pada cetakan DNA

Jumlah dan intensitas pita DNA yang dihasilkan setelah amplifikasi DNA dengan PCR sangat tergantung bagaimana primer mengenal urutan DNA komplementernya pada cetakan DNA

Hasil amplifikasi total genom DNA dengan menggunakan empat primer RAPD pada 20 kultivar pisang diploid (AA) menghasilkan produk PCR yang dapat dibaca dan diskor, hasil

ANALISIS KEANEKARAGAMAN GENETIK MARKISA (Passiflora spp. ) DI SUMATERA UTARA BERDASARKAN PENANDA RAPD (Random Amplified Polymorphic

Food assimilated by two sympatric populations of the brown planthopper Nilaparvata lugens Delphacidae feeding on different host plants contaminates insect DNA detected by RAPD-PCR

Hasil penelitian DNA genom dari daun segar dan kering menunjukkan kuantitas, kualitas, dan dapat teramplifikasi dengan baik menggunakan primer RAPD dan penanda DNA.. Kata kunci: daun