• Tidak ada hasil yang ditemukan

BPS PROVINSI KALIMANTAN BARAT

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2021

Membagikan "BPS PROVINSI KALIMANTAN BARAT"

Copied!
5
0
0

Teks penuh

(1)

No. 11/02/61/Th. XVIII, 2 Februari 2015

PERTUMBUHAN PRODUKSI INDUSTRI MANUFAKTUR BESAR DAN SEDANG (IBS)

SERTA INDUSTRI MIKRO DAN KECIL (IMK) KALIMANTAN BARAT TRIWULAN IV

TAHUN 2014

I. PERTUMBUHAN PRODUKSI INDUSTRI MANUFAKTUR BESAR DAN

SEDANG TRIWULAN IV TAHUN 2014 DI KALIMANTAN BARAT

Produksi IBS triwulan IV (q-to-q) Tahun 2014 yang datanya dikumpulkan dari hasil Survei IBS Bulanan di Kalimantan Barat tumbuh sebesar 2,02 persen. Dibandingkan triwulan IV tahun 2013, pertumbuhan produksi IBS pada triwulan IV 2014 (y-on-y) meningkat 6,52 persen.

BPS PROVINSI KALIMANTAN BARAT

 Pertumbuhan Produksi Industri Manufaktur Besar dan Sedang (IBS) Kalimantan Barat pada

Triwulan IV (q-to-q) Tahun 2014 meningkat 2,02 persen dibanding Triwulan III Tahun 2014, dan Pertumbuhan Nasional meningkat sebesar 1,59 persen.

Pertumbuhan Produksi IBS Kalimantan Barat pada Triwulan IV (y-on-y) Tahun 2014 mengalami peningkatan dibandingkan dengan Triwulan IV tahun 2013 yaitu sebesar 6,52 persen dan nasional naik sebesar 5,44 persen.

Pertumbuhan Produksi IBS Kalimantan Barat Tahun 2014 terhadap tahun 2013 naik sebesar 8,47 persen, sementara pertumbuhan produksi IBS Nasional Tahun 2014 naik sebesar 4,74 persen.

 Pertumbuhan Produksi Industri Manufaktur Mikro dan Kecil (IMK) di Kalimantan Barat pada Triwulan

IV Tahun 2014 meningkat dibandingkan dengan Triwulan III (q-to-q) yaitu sebesar 1,31 persen.

 Pertumbuhan IMK Nasional mengalami peningkatan sebesar 2,39 persen.

 Pertumbuhan IMK triwulan IV untuk (y-on-y) tahun 2014 tumbuh sebesar 4,98 persen, lebih rendah

dibanding pertumbuhan nasional yang tumbuh sebesar 6,02 persen.

 Pertumbuhan IMK Kalimantan Barat Tahun 2014 terhadap Tahun 2013 turun sebesar 0,36 persen,

sementara pertumbuhan IMK Nasional naik 4,91 persen.

-002 000 002 004 10 16 22 2,93 1,13 -0,31 2,56 -0,95 1,25

Gambar 1. Pertumbuhan Produksi IBS

Triwulan III dan IV Tahun 2014 (q-to-q) Berdasarkan KBLI 2013

(2)

Dari Tabel 1 dapat dilihat jenis industri yang mengalami pertumbuhan produksi pada Triwulan IV Tahun 2014 dibandingkan dengan triwulan sebelumnya (q-to-q) terjadi pada Industri Makanan (KBLI 10) yang naik sebesar 2,56 persen, serta Industri Karet, Barang dari Karet dan Plastik (KBLI 22) yang meningkat sebesar 1,25 persen. Produksi pada jenis Industri Kayu, Barang dari Kayu dan Gabus (tidak termasuk Furnitur) dan Barang Anyaman dari Bambu, rotan, dan Sejenisnya (KBLI 16) mengalami penurunan sebesar 0,95 persen.

Apabila dibandingkan dengan triwulan IV 2013, pertumbuhan produksi IBS pada Triwulan IV 2014 (y-on-y) didukung oleh pertumbuhan Industri Makanan (KBLI 10) yang meningkat sebesar 9,13 persen. Industri Karet, Barang dari Karet dan Plastik (KBLI 22) mengalami penurunan sebesar 9,82 persen. Hal yang sama juga dialami oleh Industri Kayu, Barang dari Kayu dan Gabus (tidak termasuk Furnitur) dan Barang Anyaman dari Bambu, rotan, dan Sejenisnya (KBLI 16) yang mengalami penurunan sebesar 1,06 persen.

Tabel 1. Pertumbuhan Produksi Industri Manufaktur Besar dan Sedang Di Kalimantan Barat dan Nasional Triwulan III dan IV Tahun 2014

Kode

KBLI Jenis Industri

Pertumbuhan (%)

Tahun 2014 q- to -q y – on - y

Triw III Triw IV Triw III Triw IV

(1) (2) (3) (4) (5) (6) 10 Industri Makanan – Manufacture of Food

Products 2,93 2,56 12,76 9,13 12,85

16

Kayu dan Barang-Barang dari Kayu (tidak termasuk furniture) dan Barang-Barang Anyaman – Manufacture of Wood and of

Products of Wood and Cork, except Furniture, Manufacture of Articles of Straw and Plaiting Materials, Bamboo, Rattan and the like

1,13 -0,95 -1,37 -1,06 -3,33

22

Karet, Barang dari Karet dan Plastik –

Manufacture of Rubber and Plastic Products

-0,31 1,25 -4,78 -9,82 -6,88

IBS Kalimantan Barat 2,70 2,02 6,82 6,52 8,47

IBS Nasional 2,04 1,59 4,53 5,44 4,74 -010 000 010 020 10 16 22 12,76 -1,37 -4,78 9,13 -1,06 -9,82 Gambar 2. Pertumbuhan IBS Triwulanan

Tahun 2014 Berdasarkan angka y-on-y dan Kode KBLI 2013

(3)

II. PERTUMBUHAN PRODUKSI INDUSTRI MANUFAKTUR MIKRO DAN KECIL TRIWULAN IV TAHUN 2014 DI KALIMANTAN BARAT

Berdasarkan hasil Survei Industri Manufaktur Mikro dan Kecil (IMK) selama Triwulan IV tahun 2014, angka pertumbuhan produksi IMK triwulan IV (q-to-q) Tahun 2014 mengalami peningkatan sebesar 1,31 persen dibandingkan dengan triwulan III tahun 2014. Angka nasional pertumbuhan produksi IMK triwulan IV nasional tumbuh 2,39 persen. Pertumbuhan produksi IMK (y-on-y) di Kalimantan Barat meningkat sebesar 4,98 persen, sementara pertumbuhan IMK nasional sebesar bertambah sebesar 6,02 persen.

Tabel 2 menunjukkan bahwa beberapa jenis produksi IMK Triwulan IV (q-to-q) cenderung mengalami penurunan. Jenis-jenis industri yang mengalami penurunan adalah Industri Kertas dan Barang dari Kertas (KBLI 17) turun 15,19 persen, Industri Kayu, Barang dari Kayu dan Gabus (tidak termasuk Furnitur) dan Barang Anyaman dari Bambu, Rotan, dan Sejenisnya (KBLI 16) turun 8,95 persen, Industri Pengolahan Lainnya (KBLI 32) turun 4,03 persen, Industri Barang Logam, Bukan Mesin, dan Peralatannya (KBLI 25) turun 3,12 persen, serta Industri Minuman (KBLI 11) yang turun sebesar 2,00 persen. Pertumbuhan produksi IMK pada triwulan IV tahun 2014 (q-to-q) paling tinggi berada pada Industri Karet, Barang dari Karet dan Plastik (KBLI 22) yang tumbuh 11,32 persen. Posisi kedua ditempati oleh Industri Percetakan dan Reproduksi Media Rekaman (KBLI 18) dengan pertumbuhan 9,60 persen dan posisi ketiga terdapat Industri Farmasi, Produk Obat Kimia dan Obat Tradisional (KBLI 21) dengan pertumbuhan 8,74 persen.

Apabila dibandingkan dengan Triwulan IV pada tahun 2013 (y-on-y), angka pertumbuhan produksi IMK mengalami peningkatan sebesar 4,98 persen. Pertumbuhan produksi tertinggi berada di jenis Industri Furnitur (KBLI 31) dengan pertumbuhan sebesar 41,43 persen. Industri Logam Dasar berada (KBLI 24) berada di urutan kedua dengan pertumbuhan sebesar 40,65 persen, sementara Industri Farmasi, Produk Obat Kimia dan Obat Tradisional (KBLI 21) berada di posisi ketiga dengan pertumbuhan sebesar 22,91 persen.

0 2 4 6 8 q to q y on y 1,31 4,98 2,39 6,02 Gambar 3. Pertumbuhan Produksi IMK

Kalimantan Barat dan Nasional Berdasarkan Angka q-to-q dan y-on-y Triwulan IV

Tahun 2014

(4)

Terdapat 7 (tujuh) jenis industri yang mengalami penurunan (y-on-y), yaitu : (1) Industri Kertas dan Barang Dari Kertas (KBLI 17) turun 27,58 persen; (2) Industri Minuman (KBLI 11) turun 10,02 persen; (3) Industri Percetakan dan Reproduksi Media Rekaman (KBLI 18) turun 8,94 persen; (4) Industri Kayu, Barang dari Kayu dan Gabus (tidak termasuk Furnitur), dan Barang Anyaman dari Bambu, Rotan, dan sejenisnya (KBLI 16) turun 7,27 persen; (5) Industri Barang Logam, Bukan Mesin, dan Peralatannya (KBLI 25) turun 6,91 persen; (6) Industri Pakaian Jadi (KBLI 14) turun 2,45 persen; dan (7) Industri Barang Galian Bukan Logam (KBLI 23) turun 0,76 persen.

Tabel 2.Pertumbuhan Produksi Industri Manufaktur Mikro dan Kecil Triwulan IV Di Kalimantan Barat Tahun 2014

No Kode

KBLI Jenis Industri

Pertumbuhan Tw IV (persen) Tahun 2014 q-to-q y-on-y (1) (2) (3) (4) (5) (6) 1 10 Industri Makanan 2,39 4,02 -0,23 2 11 Industri Minuman -2,00 -10,02 -21,14 3 13 Industri Tekstil 4,82 18,68 11,85

4 14 Industri Pakaian Jadi 0,48 -2,45 -2,03

5 16

Industri Kayu, Barang dari Kayu, Barang dari Kayu dan Gabus (Tidak Termasuk Furnitur) dan Barang Anyaman dari Bambu, Rotan dan Sejenisnya

-8,95 -7,27 2,68

6 17 Industri Kertas dan Barang dari Kertas -15,19 -27,58 -18,29 7 18 Industri Percetakan dan Reproduksi Media

Rekaman 9,60 -8,94 -13,04

8 21 Industri Farmasi, Produk Obat Kimia dan Obat

Tradisional 8,74 22,91 7,53

9 22 Industri Karet, Barang dari Karet dan Plastik 11,32 8,02 9,36 10 23 Industri Barang Galian Bukan Logam 3,61 -0,76 -10,65

11 24 Industri Logam Dasar 3,18 40,65 33,82

12 25 Industri Barang Logam, Bukan Mesin dan

Peralatannya -3,12 -6,91 -9,84

13 31 Industri Furnitur 7,35 41,34 34,43

14 32 Industri Pengolahan Lainnya -4,03 6,49 2,80

IMK Kalimantan Barat 1,31 4,98 -0,36

(5)

Informasi lebih lanjut hubungi:

Sari Mariani, SE

Kepala Bidang Statistik Produksi

Telepon: 0561-735345 E-mail : [email protected]

Website : http://kalbar.bps.go.id

BPS PROVINSI KALIMANTAN BARAT

Referensi

Dokumen terkait

Di dalam estetika (filsafat keindahan), keindahan adalah sebuah prinsip yang penting yang membuat suatu karya seni yang bersifat indrawi (konkret) dapat

Diabetes mellitus atau yang lebih dikenal dengan kencing manis merupakan penyakit yang timbul karena suatu gangguan dari pankreas, yaitu organ tubuh yang biasa menghasilkan

Pada keadaan tertentu dalam beberapa jaringan tumbuhan juga, beberapa asam organik dapat digunakan sebagai substrat respirasi, misalnya asam organik berkerbon empat

Ringkasan pengujian adalah masukkan benda uji ke dalam bak perendam selama 85 menit sampai dengan 95 menit, lepaskan benda uji dari pelat dasar dan langsung pasangkan ke mesin

Dan pada analisis varian menunjukkan menunjukkan karakter biomasa jumlah cabang produktif, jumlah polong pertanaman, jumlah biji per tanaman, bobot biji, indeks

Medium CTBA mempunyai kemam- puan selektivitas terbatas tidak hanya bakteri Corynebacterium yang tumbuh tapi juga beberapa bakteri lainnya masih dapat tumbuh seperti

Difteri adalah suatu penyakit infeksi akut yang sangat menular, disebabkan oleh karena toxin dari bakteri dengan ditandai pembentukan pseudomembran pada kulit dan

[r]