Dengan Nama-Nya Yang Mahatinggi
Majid Shafa Taj
GRIA AKSARA HIKMAH JAKARTA, 2007
Zl()!llll-ti()LL~()()()-l§M~
Penulis
Majid Shafa Taj Penerjemah Thalib Anis Penyunting Anis MauJachela Penyelaras Akhir Syafruddin, dkk. Pewajah lsi lrmanA Pewajah Sampul Eja Assagaf
Cetakan Pertama, Juni 2007 ISBN 978-979-26-0710-9
PENERBIT CITRA GRIA AKSARA HIKMAH www.penerbitcitra.com
D
i masa kini, pengenalan terhadap Zionisme Internasional dan konspirasi-konspirasinya merupakan salah satu kebutuhan tak terelakkan bagi setiap individu. Terlebih, dengan penanaman modal besar-besarannya, Zionisme telah berhasil memiliki kekuatan rahasia di berbagai negara Eropa dan Amerika serta memegang kendali segala urusan di negara-negara tersebut.1Kita dapat melihat jelas jejak kaki para kapitalis Zionis di beragam bidang, seperti media-media raksasa dunia, perfilman, persenjataan, perdagangan, industri, perbankan, pendidikan, dan pusat-pusat kebudayaan di
1 Banyak dalil yang membuktikan kebenaran hal ini, yang akan
disebutkan di akhir buku.
vi I Zion-Hollywood-isme
berbagai negara.
Dalam buku mungil ini, kami bermaksud mengkaji hubungan antara Zionisme dan industri perfilman. Dalam buku pertama dan kedua, kami berbicara secara detil perihal penyimpangan agama Yahudi dan kitab-kitab sucinya berdasarkan literatur-literatur resmi mazhab Yahudi. Kami juga meneliti protokol-protokoF mereka. Sementara itu, dalam menjawab kritikan
2 Protocol of Zions atau Protokol Zionis merupakan salah satu dokumen paling kontroversial di dunia. Banyak yang menganggapnya palsu dan sengaja dibuat demi menguntungkan kelompok anti-Semit. Pandangan ini diwakili oleh kaum Yahudi-Zionis dan para pendukungnya. Namun sebaliknya, banyak pula yang menganggapnya asli dan dapat dipercaya. Pandangan ini dianut oleh kebanyakan Dunia Islam dan sejumlah tokoh kemanusiaan Barat. Bahkan tokoh sekaliber Henry Ford (salah seorang kapitalis terkemuka Amerika) pun masuk ke dalam "kelompok pro" ini. Dalam bukunya The International Jew (1976), Henry Ford menyatakan, "Jika saya ditanya tentang asli-tidaknya Protokol Zionis, maka saya tidak ingin masuk ke dalam perdebatan panjang itu. Satu-satunya yang ingin saya katakan berkenaan dengannya adalah bahwa kejadian yang ada di dunia ini sejalan
dengannya .... " Dalam Kongres Zionis lnternasional I-yang diselenggarakan di Bassel, Swiss pada 1897-yang dipimpin Theodore Hertzl, Protokol Zionis ini disahkan menjadi agenda bersama gerakan Zionis lnternasional dalam menguasai dunia. Sementara itu, sejarah munculnya Protokol Zionis tersebut berawal dari Dinasti Rothschild di Eropa. Setelah lnggris berhasil dikuasai dan para tokoh Mason Amerika berhasil memproklamirkan kemerdekaan negara itu, konspirasi Yahudi lnternasional pun segera berupaya menaklukkan Perancis. Pada 1773, Mayer Amshell Bauer-seorang jutawan Yahudi, yang bergelar Rothschild 1-mengundang sekitar 12 tokoh berpengaruh Yahudi ke kediamannya di Judenstrasse, Frankfurt, guna membahas berbagai perkembangan Eropa terakhir, termasuk mengevaluasi hasil-hasil konspirasi di lnggris. Dalam pertemuan ini, dihasilkan 25 butir langkah strategis bagi kelompok Zionis lnternasional dalam menaklukkan dunia. Jika sekarang Protokol Zionis hanya berisi 24 pasal, maka yang berasal dari Rothschild sebenarnya memuat 25 pasal, yang salah satu pasalnya berbunyi, "Manusia lebih cenderung kepada kejahatan ketimbang kebaikan. Oleh karena itu, konspirasi harus mewujudkan 'hasrat alami' manusia itu. Hal ini akan diterapk<!n pada sistem pemerintahan dan kekuasaan. Bukankah di masa lampau manusia tunduk kepada penguasa, tanpa pernah mengkritik atau melakukan pembangkangan? Undang-undang hanyalah alat untuk membatasi rakyat, bukan ditujukan untuk penguasa."-peny.
viii I Zion-Hollywood-isme
sebagian orang tentang validitas protokol-protokol ini, kami mengatakan:
Pertama, kami juga meneliti argumen-argumen dan kinerja Zionisme dan Yahudi. Dalam rangka membuktikan program-program terencana mereka untuk menguasai dunia, kita dapat bersandar pada pengakuan para pemimpin agama Yahudi, kinerja politik kaum Zionis di Palestina dan belahan dunia Jain, Talmud, Taurat, Kabbalah, surat-surat para pemimpin mereka, film-film, buku-buku, dan media cetak mereka di berbagai negara, tanpa harus menggunakan protokol-protokol mereka.
Kedua, terkait masalah ini, kita juga dapat merujuk kepada kandungan Kitab Kahal-yang validitasnya tak terbantahkan-dan mengkaji program-program mereka dalam menguasai · dunia. Bagaimanapun, kita tetap harus waspada
terhadap mereka.
Untuk mengkaji pengaruh Zionisme dalam industri perfilman, yang dianggap sebagai
bahtera keselamatan bagi mereka, terlebih dahulu kita harus mengenal definisi Zionisme dan metode penyu~upan mereka di dunia Kristen
~ .
Barat. Dengaq begitu, kita dapat lebih mudah "I '
dalam memahami fakta bahwa sekitar sembilan puluh persen Film Amerika (Hollywood) berlatar belakang Yahudi-Zionis. Yang pasti, karena
,-metode propaganda-psikologis digunakan dalam media film guna memengaruhi penonton, maka kita harus mengenal secara ringkas metode-metode perang mental dan sejarah ·Hollywood, sehingga kita dapat mengkaji relasi Zionisme dan industri film secara lebih detil Insya Allah, Anda akan terus menyertai kami hingga akhir, sehingga kita dapat terbebas dari sihir film kontemporer, dan terlindung dari tipu-daya Samiri Modern.
Namun demikian, perlu digarisbawahi bahwa kami hanya memaparkan garis-garis besar kritik terhadap film-film Zionis, yang tentunya masih dapat diperluas. Sempitnya kesempatan tidak mengizinkan kami mengkritisi
x I Zion-Hollywood-isme
semua film-film itu. Namun, kami berharap agar para pembaca budiman dapat menelusuri karya-karya film televisi dan simbol-simbol Zionis, sehingga mampu mengenali tujuan-tujuan beracun mereka. Dengan demikian, para pembaca dapat menyelamatkan pikiran mereka dan orang lain dari panah-panah beracun iblis terse but.
ZIONISME DAN YAHUDI 1
PENGARUH PEMIKIRAN YAHUDI DALAM KRISTEN 5
METODE PE RANG MENTAL 15
ZIONISME DAN PROGRAM ANAK-ANAK 22 KHURAFAT AGAMA 40
PANDANGAN KHURAFAT TENTANG SETAN 43 MENGKRITISI PEMUJAAN SETAN 50
POLA PANDANG MITOLOGIS TERHADAP AKHIR DUNIA 54
KEMUNCULAN SANG PENYELAMAT DAN PERJALANAN MENUJU TANAH YANG DIJANJIKAN 59
KRITIK ATAS FILM "THE MATRIX" 67
PENYEBARAN KERUSAKAN MORAL 70
PENYEBARAN KEKERASAN 80
ZIONISME DAN YAHUDI
Z
pemikiran ekstrem yang diambil dari agama ionisme adalah fenomena politik dan Yahudi. Zionisme adalah ikon rasisme Yahudi. Gerakan ini bermula pada awal abad kesembilan belas, menyusul gelombang anti-Yahudi (yang merupakan hasil rekayasa) di Eropa. Zion adalah nama sebuah gunung di Barat Daya Yerusalem, dan nampaknya makam Nabi Daud as berada di sana. Secara bertahap, kata Zion menjadi simbol keagungan Yahudi dan tanah suci mereka. Menurut pandangan kaum Zionis, orang-orang Yahudi yang tinggal di luar Palestina hidup dalam pengasingan. Bagi mereka, Palestina adalah satu-satunya tempat hidup ideal bagi Bangsa Yahudi.Pelopor gerakan Zionisme adalah seorang
jurnalis berkebangsaan Austria bernama Theodore Hertzl (1860-1904 ). Dalam bukunya
Negara Yahudi, Hertzl memaparkan
pandangannya perihal urgensi mendirikan sebuah negara Yahudi di Palestina. Hertzl mengubah Zionisme dari sebuah istilah mazhab menjadi strategi politik jangka panjang. Dengan mengutarakan pandangan ini, Hertzl telah menginjak-injak keyakinan tradisional dan l<lasik Yahudi terkait penantian munculnya seorang Nabi penyelamat dan pembentukan negara Yahudi di Tanah Yang Dijanjikan, karena ia menghendaki berdirinya sebuah negara sekuler di Palestina. Ia beranggapan bahwa dengan adanya tekanan-tekanan pihakluar, orang-orang Yahudi harus menerima pembentukan sebuah negara di Palestina dan hidup tenteram di sana. Atas dasar inilah, pendudukan atas Tanah Palestina dimulai.
Pendudukan atas sebagian Tanah Palestina hingga masa deklarasi pendirian Israel (1948)
3 I Zion-Hollywood-isme
dan perluasannya secara bertahap dalam perang Arab-Israel (1948 dan 1967), tidak hanya menyebabkan pendudukan semua Tanah Palestina, namun juga melatarbelakangi perampasan Dataran Tinggi Golan Suriah, Gurun Sinai Mesir, sebagian wilayah Yordania,3 dan
sebagian kawasan Lebanon Selatan. Tindakan-tindakan ini, termasuk perang Irak, dapat dipandang sebagai perwujudan slogan Dari Nil
hingga Efrat. Berdasarkan petikan-petikan ayat dari kitab suci mereka, kaum Zionis meyakini kawasan ini4 sebagai milik pribadi Bangsa
Yahudi.5 Namun, kita harus waspada bahwa
slogan ini adalah langkah awal mereka untuk menguasai seluruh dunia.
Tentu, di antara orang-orang Yahudi juga terdapat pihak-pihak netral yang menentang
• Tepi Barat Sungai Yordania-peny.
5 Nil hingga Efrat-peny.
6 Di antaranya Kitab Kejadian, pasal 15; Kitab Ke/uaran, pasal 6;
Zionisme, yang telah menjadi korban konspirasi Zionisme lnternasionaL atau bahkan kelompok-kelom pok anti-Zionisme (mesti harus juga diperhatikan bahwa sebagian sikap anti-Zionisme bertujuan menyesatkan mereka yang lengah, sehingga tindakan individullah yang harus dijadikan tolok ukur).
PENGARUH PEMIKIRAN YAHUDI DALAM KRISTEN
1. Paulus, berdasarkan kitab suci mereka,6
merupakan salah seorang pemuka agama Yahudi yang selalu mengancam dan membunuhi para pengikut Yesus. Nama aslinya adalah Shaol. Belakangan, ia memeluk agama Kristen dan menanamkan pengaruh kuat dalam agama ini. Dialah yang menciptakan pemikiran Trinitas dalam Kristen. Di samping itu, ia juga menyusupkan, pola pikir Pemasrahan Total ke
dalam agama Kristen, · yang menganggap
perjuangan melawan penguasa zalim sebagai kesalahan.
Dalam buku Avons nous Besoin de Dieu?,
6 Kisah Para Rasul, pasal 9.
Roger Garaudy menyebut pandangan
-pandangan Paulus ini s~bagai faktor
mengakarnya imprealisme dan penyerahan diri secara pasrah para penganut Kristen untuk mengabdi kepada orang-orang zalim. Paulus sering bersilang pendapat dengan Petrus· (pengganti sejati Yesus), yang sebagian di antaranya disebutkan dalam Injil. Sekarang, sebagian besar kandungan Injil dipenuhi surat-surat Paulus, sedangkan Petrus sangat jarang disinggung.
2. Pada akhir abad pertengahan dan permulaan Renaissance (sekitar abad ke-15 Masehi), muncul gerakan Protestanisme daJam agama Kristen. Gerakan ini-yang sekarang merupakan salah satu mazhab agama Kristen-memprotes kondisi Kristen di masa itu. Bila kita cermati cara pandang Mazhab Protestan terhadap alam penciptaan, maka kita akan mengetahui bahwa gerakan ini merupakan buah dari interpretasi Yahudi terhadap agama Kristen
7 I Zion-Hollywood-isme
yang memunculkan peradaban kontemporer di Barat.7 Pelopor gerakan Protestanisme, Martin
Luther, diyakini sebagai seorang Yahudi (sebagaimana yang dinyatakan dalam Ensiklopedi Yahudi).8 Ia memberi pukulan telak
kepada Gereja Katolik dan disebut pihak gereja sebagai Separuh Yahudi. Orang-orang Yahudi, seperti Abraham Farisol menyebutnya sebagai seorang Yahudi pembaharu dan menganggap inovasi-inovasinya sebagai usaha untuk mengembalikan agama Kristen kepada agama Yahudi.
Tokoh besar, seperti Abraham B. Allizhalovy, yang juga seorang rabi, pernah mengatakan bahwa Luther adalah seorang Yahudi dan berusaha sedikit demi sedikit menarik para
7 Himpunan artikel Protestanisme Yahudi (Nagoftehaye
Farayande Shahyunisti Syodane Tamaddone Gharb). Penjelasan detil terkait masalah ini, silakan merujuk catatan kaki Koran Kayhan, edisi 23 Mordad sampai dengan 12 Syahrivar 1382.
penganut Kristen kepada agama Yahudi.9
Martin Luther juga turut menanamkan mentalitas Pemasrahan Total dalam agama Kristen. Menurutnya, segala bentuk penentangan
terhadap sistem kekuasaan zalim,
bagaimanapun menyimpangnya, merupakan pemberontakan dan perlawanan terhadap Tuhan. Ia mempropagandakan wacana Penantian Surga Dunia-yang sangat mirip dengan keyakinan orang-orang Yahudi-dalam agama Kristen. Ia mengaburkan peran ruhaniwan Kristen dalam menginterpretasikan agama dan menyebabkan kemunculan berbagai penafsiran menyimpang dalam agama Kristen. Akibatnya, sekarang muncul orang-orang Kristen Zionis atau para penganut Protestan sayap kanan ekstrem ( seperti George W. Bush dan Pemerintah Amerika saat ini), yang mengadakan hubungan ideologi, ekonomi, politik, dan keamanan dengan
9 I Zion-Hollywood-isme
pihak Yahudi dan Zionis.10
Tentu, Luther kemudian menunjukkan sikap anti-Yahudi di saat-saat akhir hayatnya, untuk "membersihkan" dirinya dari hubungan dengan orang-orangYahudi. Namun, realitas kehidupan, pemikiran, dan ajaran-ajarannya menyadarkan kita bahwa sikap-sikap ini tak lebih dari tipu-daya belaka.
3. Kemenangan manusia di hadapan Tuhan dan kelemahan Tuhan termasuk dari prinsip-prinsi p terpenting Pandangan Dunia Yahudi, yang berasal dari sebagian alinea-alinea dalam Taurat yang telah diselewengkan. Contohnya, manusia dapat menang dalam pertempurannya dengan Tuhan, 11 a tau Tuhan mengkhawatirkan
bersatunya umat manusia, 12 a tau penyesalan
Tuhan atas perbuatan-Nya,13 dan lain-lain. Pasca
10 Koran Kayhan, hal.8, edisi 27/5/1382 HS. 11 Kitab Kejadian, Pasal 34.
12 Ibid., Pasal 11.
Renaissance, Pandangan Dunia ini berujung pada Humanisme.
4. Sekularisme (pemisahan antara agama dan dunia) berasal dari sejarah sosial Yahudi, karena pada mulanya para nabi adalah raja-raja Bani lsrail (seperti Daud as dan Sulaiman as). Namun, pada tahap-tahap berikutnya, Bani Israil diperintah oleh raja-raja yang bukan nabi. Sehingga, raja-raja semacam ini akhirnya menjadi prinsip di tengah Bani Israil dan juga banyak disinggung dalam Taurat.14
5. Salah satu dimensi peradaban Barat adalah empirisme dan positivisme, yang menyebabkan berkuasanya pandangan eksprimen dalam semua ilmu pengetahuan manusia (khususnya di era modernisme ). Semua ini berasal dari empirisme orang-orang Yahudi. Sebagai contoh, dalam kasus perintah menyembelih sapi, 15 Bani lsrail menanyakan
14 Kitab Raja-Raja.
11 I Zion-Hollywood-isme
semua ciri inderawi sapi yang hendak disembelih kepada Nabi Musa as; atau menuntut untuk melihat Tuhan dengan mata kepala; atau menyembah Sapi Samiri sebagai jelmaan Tuhan.16 Dalam Taurat, Tuhan disebut sebagai Wujud Inderawi, yang menampakkan diri kepada manusia dan berbicara dengannya.
6. Dimensi lain peradaban Barat adalah nasionalisme, yang lahir menyusul empirisme. Ini adalah pemikiran kontra-mazhab yang menganggap iman sebagai faktor persatuan, bukan ras atau batas geografis. Yahudi adalah sebuah bangsa. Dengan kata lain, siapa pun yang berasal dari ras Yahudi, maka ia dianggap sebagai orang Yahudi, walau ia tidak terikat dengan tradisi agama Yahudi. Oleh sebab ini, mereka
u; Kitab Keluaran, pasal 32. Dalam Taurat, kisah ini dinisbatkan kepada Nabi Harun as. Namun, jelas bahwa beliau tidak pernah melakukan hal semacam ini. Yang menyebarkan model penyembahan ini adalah seorang bernama Syamrawi bin Yasakar bin Yakub. Kaum Muslim mengenalnya dengan sebutan Samiri.
menamakan agama mereka dengan ras mereka. Rasisme yang muncul di tengah peradaban Barat dan tetap lestari hingga kini, tentu saja merupakan buah dari rasisme Yahudi.
7. Klaim liberalisme Barat telah sedemikian berdengung di telinga dunia. Namun dalam praktiknya, liberalisme ini tak lain hanyalah simbol kebebasan seks dan penyebaran kemaksiatan. Karena itu, pemerintah sekuler secara langsung rnenyerang hijab para Muslimah. Secara teori, kebejatan moral Barat berakar pada kisah-kisah yang diselewengkan di dalam Taurat. Di antaranya adalah kisah hubungan seks ilegal yang dinisbatkan (bahkan) kepada para nabi.17 Kami sengaja tidak merinci masalah ini, demi menjaga kehormatan dan kemuliaan para nabi as.
8. Israel adalah anak peradaban Barat dan 17 Islam membuktikan dengan argumen-argumen rasional bahwa semua nabi as maksum serta terhindar dari kesalahan dan kemaksiatan.
13 I Zion-Hollywood-isme
penjelmaannya. Oleh sebab itu, negara-negara Barat selalu siap melayaninya. Sehingga, para pembaharu dan kaum modernis tidak mampu menentang Israel, karena penentangan terhadapnya sama dengan menentang jelmaan pemikiran mereka sendiri. Karena itu, sebagian besar kaum modernis Barat adalah penganut Protestan atau Yahudi-seperti Karl Marx dan Baruch Spinoza dalam filsafat, Sigmund Freud dalam psikologi, Adam Smith dan David Ricardo dalam ekonomi, Karl Popper dalam filsafat politik, dan Emile Durkheim dalam sosiologi.
9. Fremasonisme adalah gerakan yang didukung banyak penganut Kristen. Banyak para pemikir, politisi, ruhaniwan Kristen, bahkan sebagian Paus dan petinggi gereja memiliki keanggotaan dalam klub-klub Fremason. Hal yang sama sekali tidak bisa diusik dan diganggu gugat adalah kaitan antara tradisi dan ritual Fremason dengan agama Yahudi; karena pada dasarnya Fremason diambil dari pemikiran mistis Yahudi
yang telah diselewengkan, khususnya Kitab Kabbalah. Bahkan, sebagian dari pembesar Kristen itu adalah orang Yahudi. Dengan mengganti nama, mereka menggiring agama Kristen ke arah materialisme Yahudi-seperti Kardinal Wester, Kardinal Baum, dan Housha' Balva (1772-1852) yang sejatinya seorang Yahudi dan pendiri Gereja Universalist.18
18 Mabaniye Framasonari, pasal Ulama-ulama Framason, hal.264, disusun oleh tim studi ilmiah, terjemahan Ja'far Sa'idi, penerbit Markaze Asnade Enqelabe Eslami, cetakan kedua, 1376, Tehran.
METODE PERANG MENTAL
S
alah satu sarana Zionisme Internasional dalam menguasai dunia adalah perang mental Film, media cetak, media elektronik, dan pusat-pusat ilmu-budaya adalah perangkat terpenting perang jenis ini. Oleh sebab itu, kita hams mengenal strategi perang ini, sehingga kita dapat keluar sebagai pemenang atas orang-orang Zionis.Berikut adalah sebagian strategi perang mental mereka, yang juga dibahas secara rinci oleh al-Quran saat berbicara tentang setan: 1. Menghiasi rancangan-rancangan, ilmu-ilmu,
kehidupan non-Ilahiah dan materialis, serta memperdaya hamba-hamba Allah.19
19 QS. al-Hijr: 39, QS. al-Anfal: 48, dan QS. al-Ankabut: 38.
2. Melakukan intimidasi dengan kekuatan otot dan kilau harta, demi meruntuhkan mental pihak lain. 20
3. Upaya menimbulkan simpati di hati orang lain dan menyesatkannya dengan cara ini. 21 4. Menarik manusia kepada kejahatan dan
kesesatan dengan cara menciptakan was-was dalam dirinya. 22
5. Kata-kata memikat (zukhruf al-qawl), yang dipenuhi tipu-daya.23
6. Menjalin hubungan dengan unsur-unsur bayaran yang terdapat di pihak lawan.24 7. Memanfaatkan sastra dan seni untuk
mempermainkan emosi masyarakat dan menyesatkan mereka.25
20 QS. Ali lmran: 175; dan QS. az-Zumar: 36. 21 QS. al-Hajj: 4.
22 QS. al-Baqarah: 36; QS. an-Nas: 4-5; dan QS. al-Antal: 11. 23 QS. al-An'am: 112-113; dan QS. al-Mukminun: 97.
24 QS. asy-Syu'ara: 221-222.
17 I Zion-Hollywood-isme
8. Memopulerkan budaya masa bodoh dan
menyebarkan kebiasaan atau hobi tak bermanfaat serta menyalahgunakan pengisian waktu. 26
9. Menghapus masalah-masalah penting dari ingatan masyarakat. 27
10. Menggalakkan pengingkaran terhadap
nikmat Ilahi dan meremehkan potensi-potensi di tengah masyarakat dan individu.28
11. Mengumbar gengsi, menganggap diri
sebagai pemilik sejati, dan melupakan Tuhan.29
12. Mengumbar janji-janji muluk dan ancaman kosong-seperti ancaman kemiskinan-serta menumbuhkan ketamakan individu.30
13. Memerintahkan kemaksiatan dan
26 QS. Yunus: 7. 27 QS. al-An'am: 68. 28 QS. al-lsra: 27.
29 QS. Maryam: 73-74, tentang kisah Qarun.
kebebasan-kebebasan setan.31
14. Mendorong masyarakat untuk tunduk di hadapan kekuasaan thaghut.32
15. Mengikuti dugaan dan prasangka, serta menganggap benar diri atau bangsanya.33 16. Menganggap suara mayoritas sebagai tolok
ukur kebenaran.34
17. Menyebarkan taklid buta para pendahulu sesat dan rasisme.35
18. Memberikan angan-angan dan harapan kosong.36
19. Memusuhi dan merendahkan hal-hal suci.37 20. Menciptakan keragu-raguan dan menjadikan
ayat-ayat Tuhan sebagai mainan.38
31 QS. al-Baqarah: 268.
32 QS. al-A'raf: 30.
33 QS. az-Zukhruf: 37; QS. al-An'am: 116; dan QS. al-Baqarah: 91. 34 QS. al-An'am: 116.
35 QS. al-Baqarah: 111; dan ash-Shaffat: 69.
36 QS. an-Nisa: 118-120.
37 QS. al-Baqarah: 97-99; dan QS. al-Ghafir: 83. 38 QS. al-An'am: 68.
19 I Zion-Hollywood-isme
21. Menyebarkan kemunafikan dan dualisme.39 22. Menghimbau untuk menggunakan budaya
asing dengan cara Ilahi (meliputi simbol, pakaian, tradisi, rituaL kata-kata, dan mode ).4°
23. Memopulerkan sihir dan permainan sulap.41
24. Menyelewengkan Firman Tuhan dan ucapan orang lain dengan sengaja.42
25. Menutupi kebenaran yang merugikan mereka.43
26. Mengingkari kebenaran, yang mereka pahami namun merugikan mereka.44
27. Berlomba-lomba dalam hal yang tak perlu.45
28. Bersikap lemah dan lembek di jalan kebenaran.46 39 QS. al-Baqarah: 14. 4-0 QS. an-Nisa: 118. 41 QS. al-Baqarah: 102. 42 QS. al-Baqarah: 75, 76, dan 78. 43 QS. al-Baqarah: 75. 44 QS. al-Baqarcih: 88. 45 QS. at-Takatsur: 1-2.
29. Menghimbau untuk berkumpul dengan manusia-manusia berhati iblis.47
30. Mendorong manusia untuk tidak memasang mata dan telinga, berbicara, dan memikirkan
hakikat.48
Senjata terpenting untuk melindungi diri dari panah beracun perang mental adalah bertawakal kepada Allah Swt. Barangsiapayang bertawakal kepada Allah, maka Dia-lahyang akan
melindungi dan mencukupinya (QS. ath-Thalaq:
3). Dalam menempuh jalan yang pen uh rintangan ini, usaha dan kerja keras dalam menyebarkan kesadaran dan pengetahuan bermanfaat akan
menjadi penjamin keselamatan kita.
Menghimpun informasi tentang lingkungan sekitar, mengikuti tuntutan zaman, berani menghadapi kesulitan, dan keyakinan akan tujuan adalah poin-poin terpenting yang akan membantu kita menempuh jalan berat ini. Kita
47 QS. az-Zukhruf: 36-37. 48 QS. az-Zukhruf: 40.
21 I Zion-Hollywood-isme
harus bergantung kepada Allah dan menganggap lemah selain-Nya, karena Dia jauh lebih Agung untuk kita sifati. Selain Dia adalah makhluk-makhluk dan kepunyaan-Nya, dan Dia-lah yang memegang kendali atas semua manusia dan perkara. Kita harus memahami tauhid sepenuhnya dan membiarkannya merasuk dalam jiwa, karena keesaan-Nya tidak terbatas pada penciptaan belaka, namun mencakup kepengurusan semesta dan penghambaan. Karena itu, siapa pun yang menggantungkan harapan kepada-Nya, maka Dia-lah yang akan memenuhinya. Lihatlah para nabi, yang berjuang dengan bekal sedikit namun mampu menggapai segalanya. Dan Tuhan mereka adalah Tuhan bagi seluruh penghuni semesta.
C
harles Spencer Chaplin adalah seorang keturunan Yahudi miskin yang melewatkan masa kanak-kanaknya dalam kefakiran dan kesengsaraan. Di tahun-tahun pertama pertumbuhan industri film Amerika, ia menggapai puncak ketenaran berbekal daya improvisasi dan potensi luar biasanya. Sebagai seorang seniman Yahudi, ia berhasil memperlihatkan gambaran menarik dan memukau ten tang seorang Yahudi yang terlunta-lunta dalam peran-peran pertama filmnya. Inilah model yang diincar para politisi Hollywood Secara bertahap, Chaplin menjadi aktor terfavorit dalam sejarah perfilman dan mulai memproduksi karya-karyanya sendiri. Kini 22 I Zion-Hollywood-isme23 I Zion-Hollywood-isme
setelah bertahun-tahun, ia memperoleh kesempatan untuk menuangkan isi hatinya.
Terlepas dari sistem mafia film Hollywood, ia memaparkan isi hatinya dalam bentuk gambar-gam bar bergerak. Namun, lobi-lobi Zionis di Hollywood tidak berpangku tangan melihat tren yang berubah ini, dan di sinilah Chaplin mulai dimusuhi. Charlie Chaplin, yang hingga saat itu berperan sebagai seorang fakir tuna wisma dan menjadi simbol kesengsaraan orang-orang Yahudi, kini bermetamorfosis menjadi seorang manusia mesin atau hartawan yang gemar berfoya-foya atau diktator kejam. Melalui ini, ia mencemooh nilai-nilai Barat. Jelas, hal ini bukan sesuatu yang dapat ditanggung oleh para Zionis Hollywood Akibatnya, mesin sensor Hollywood menggilas Chaplin, seperti seniman-seniman independen Hollywood lainnya, dan menyingkirkannya dari peran film dengan tuduhan bahwa ia seorang komunis. Chaplin terpaksa pergi ke Eropa; dan seiring dengan
kepergiannya meninggalkan Hollywood itu, ia dilarang memasuki Amerika! Beginilah akhir nasib seorang aktor Yahudi termasyhur dalam
sejarah film, hanya karena "dosa" tidak sejalan
dengan tujuan Zionisme Internasional Chaplin menghabiskan hari-hari terakhir hidupnya dalam keterasingan. Sehingga, bib kebanyakan dari kita menyaksikan foto saat-saat akhir hidupnya, niscaya kita tak akan mengenalinya.
Namun, Chaplin bukanlah korban terakhir. Hingga kini, tren tersebut masih berlaku di Hollywood Sebagai contoh, penghargaan aktris terbaik milik Isabelle Adjani (aktris Perancis), yang dimenangkannya dalam Festival Film Cannes 1994, diambil kembali darinya dan diberikan kepada orang lain. Bahkan ia dituduh menderita AIDS. Semua ini hanya karena ia tidak bersedia mengingkari bahwa ayahnya seorang Arab. Kasus yang sama juga dialami Alain Delon dan Jean Paul Belmondo (Perancis ), Sophia Loren (Italia), Emma Thompson (Inggris), dan Kevin
25 I Zion-Hollywood-isme
Costner (Amerika). Sebaliknya, banyak orang-orang tak ternama di pentas perfilman yang mendadak jadi bintang, karena memperoleh dukungan lobi Zionis.
Akhir-akhir ini, sebuah situs internet memuat daftar nama 1500 orang Yahudi yang bekerja di Hollywood (baik sebagai bin tang film, sutradara, produser, maupun profesi lainnya). Daftar ini mencakup insan-insan perfilman ternama. Pembuat daftar ini mengaku bahwa masih banyak orang Yahudi tak terkenaL yang bekerja di Hollywood dan belum dimuat dalam daftar ini. Di antara para produser Yahudi di Hollywood adalah Adolf Zucker, Joel Saylor, dan Rupert Murdoch.
Dalam daftar nama sutradara-sutradara Yahudi, kita akan dapati banyak nama terkenaL yang sebagian dari mereka adalah produser karya-karya mereka sendiri. Di antaranya adalah Joseph Von Sterenberg, Ernest Lubich, Stanley Corbick, David Corenberg, Fritz Lang, William
Shatner, Roman Polansky, Sidney Lost Steven Spielberg, Woody Allen, Sidney Pollack, Rob Rainer, Mel Broks, Peter Bagranovic, Samuel Goldwin, Mike Nicholas, Tim Burton, Tony Randall dan lain-lain.
Sementara itu, daftar para pemain film Yahudi Hollywood sedemikian panjang, sehingga terpaksa kami hanya menyebutkan sebagian, yang nama-namanya telah cukup dikenal Mereka adalah Jerry Louis, Jack Lemon, Douglas Fierbanks, Kirk Douglas, Michael Douglas,
Harrison Ford, Richard Gere,49 Dustin Hoffman,
Robert Redford, John GarfiekJ, George SegaL Paul Newman, Alley Walla.sh, Charles Bronson, Jean Claude Van Damme, Telly Savalas, John Stewart Tony Curtis, Max bersaudara, Paul Brainer, EdwardJ. Robinson, Martin Sheen, Charlie Sheen, Bob Hopkins, Robert Dawney Jr, Walter Matteo, Robin Williams, Roger Hanin, Kevin Pollack, 49 Richard Gere dikabarkan kini telah memeluk agama
27 I Zion-Hollywood-isme
Andy Coffman, Michael Weisz, dan sebagainya. Sela.in itu, nama-nama aktris Yahudi juga tak kalah banyak, di antaranya adalah Michelle Pfeiffer, Rita Howards, Sylvia Sidney, Sarah Bernard, Heidi Lamar, Elizabeth Taylor, Marylin Monroe, Barbara Sherly, Jennifer Robin, Sarah Jessica Parker, Diana West Sandra Bullock, dan sebagainya.
Selain nama-nama di atas, daftar ini juga memuat nama-nama terkenal lainnya, seperti Harry Houdini, Elvis Presley, Michael Jackson, Ringo Starr, David Copperfield, dan Madonna (yang mengikuti aliran mistis Kabbalah dan
dididik di lembaga Nar at-Taurah Israel).
Tanpa memandang kandungan politis Zionis, yang populer dalam perfilman Amerika, terlontar pertanyaan: bagaimana bisa, dengan sedikitnya jumlah orang Yahudi di Amerika dan Eropa, namun mereka mampu menghasilkan insan perfilman yang menyesaki Hollywood dan Layar Lehar? Seberapa besar kelayakan dan kapasitas
para seniman Yahudi dalam jenjang Hollywood, sehingga semua pos kunci berada dalam genggaman mereka? Pertanyaan lain, apakah Hollywood benar-benar Yahudi?
Lo bi-lo bi Zionis di Hollywood juga berperan aktif dalam bidang produksi film anak-anak hingga kini. Di masa ini, Walt Disney adalah nama terkenal dan tokoh-tokoh kartunnya tidak asing bagi sebagian besar anak-anak di dunia. Namun, ada baiknya kita mengetahui bahwa Mickey Mouse (tokoh rekaan pertama Walt Disney yang terkenal) adalah lambang seorang Yahudi yang terlunta-lunta dan sendirian. Ia selalu mendapat ancaman dari musuh-musuh yang lebih kuat, namun akhirnya bisa mengatasi mereka dengan mengandalkan kecerdikan dan kegesitannya. Dewasa ini, kelanjutan karakter semacam ini juga
dapat kita saksikan dalam film kartun "Tom and
Jerry." Bagaimana seekor tikus jahil dan penipu, dengan berbekal keusilannya, selalu menang dalam menghadapi seekor kucing bodoh dan
29 I Zion-Hollywood-isme
pandir. Film-film semacam ini sangat berpengaruh dalam memberikan kepercayaan diri kepada para pemirsa Yahudi (yang mampu mencerna arti simbol tikus dengan amat baik), sekaligus mempropagandakan model kenakalan dan kejahilan kepada anak-anak dan remaja dunia.
Saya senantiasa disibukkan dengan bagaimana cara menjawab anak-anak polos yang bertanya, "Mengapa tidak seperti kenyataan di luar, tikus selalu menang dalam film-film kartun ini?" Satu-satunya jawaban yang terlintas dalam benak saya adalah ·analisis di atas.
Contoh lain adalah tokoh-tokoh kartun terkuciL yang dihina karena ke burukan rupanya. Namun akhirnya, keburukan rupa dan kelemahan ini tergantikan oleh kecantikan (atau ketampanan) dan kekuatan, sehingga mereka dapat mengatasi segala persoalan dan membuat iri selain mereka. Film animasi "Dumbo: Si Gajah Terbang" termasuk kategori film ini. Dalam film
ini, kita melihat induk Dumbo-tidak seperti lazimnya seekor gajah-memakai topi kecil mirip dengan penutup kepala khas Yahudi dan dikurung karena membela anaknya. Dumbo sendiri, dalam aksi-aksinya di sirkus, mengibarkan bendera yang mirip dengan bendera rezim penjajah al-Quds.
Film kartun "Si Anak Itik Buruk Rupa" -yang merupakan karakter penyendiri, terlunta-lunta, dan jelek; namun kemudian berubah menjadi seekor angsa cantik dan di akhir film dia pergi menuju matahari terbenam-juga mengikuti tren yang sama dan merupakan lambang Yahudi yang sendirian dan terkuciL yang memperoleh kebahagiaan dengan menuju -"Tanah Yang Dijanjikan." Ungkapan "pergi menuju matahari" termaktub dalam Taurat; dan bagi orang-orang Yahudi, maknanya adalah pulang ke Tanah Yang Dijanjikan. so
so Penjelasan lebih lanjut, silakan merujuk artikel Ahrimane Shahyunism Dar Bazare Makarehkon, Kayhan, hal.12, 22/2/1380;
31 I Zion-Hollywood-isme
Selain itu, banyak pula kartun yang memopulerkan model kehidupan dan etika Barat; serta berusaha mempropagandakannya, khususnya kepada orang-orang Timur yang silau dengan budaya Barat dan gemar mengikutinya. Melalui ini, mereka ingin menarik penonton ke arah nilai-nilai duniawi ala Yahudi-Amerika. Misalnya, dalam serial kartun terbaru Sinbad (Legenda Tujuh Samudera), kit:a menyaksikan bahwa atmosfer Dunia Timur pada seri-seri sebelumnya berubah menjadi atmosfer yang dipenuhi kekerasan dan baku hantam. Contohnya, adegan ketika Sinbad menyingkir dari belakang kerriudi kapal dan mengambil kendali kapal dengan tujuh puluh Iuka pedang dan cucuran darah di tubuhnya. Kekerasan dalam film ini begitu menonjol, sehingga laut:an pun berubah merah oleh darah. Seperti kebanyakan
Artikel Jaizeye Vijeye Jasynvareye Berlin baraye Yek Fi/me Shahyunisti, Kayhan, hal.12, 16/3/1380; Artikel Setareye Oskar San'ate Yahudi, Kayhan, hal.12, 13.iS/1380.
film-film baru Barat, pasukan monster dan jin berperang dengan Sinbad, tunangannya (Marina), dan teman setianya (Kale). Bahkan, dialog-dialog film pun bernuansa kekerasan. Yang menarik, penulis skenario film ini adalah John Logan-yang kerap menelurkan karya-karya penuh kekerasan, seperti Gladiator. Dalam film produksi Walt Disney ini, Michelle Pfeiffer ( aktris Yahudi) mengisi suara Iris si Dewa Perang. Dalam animasi ini, tidak seperti sebelumnya, Sinbad berpenampilan ala Barat dan tanpa identitas. Ia berperan sebagai seorang bajak laut tangguh yang harus mengarungi tujuh samudera dan mencuri buku perdamaian dari Dewa Perang Iris, demi menyelamatkan kota dan pangeran dari bahaya. Peristiwa ini terjadi di Kota Sirakius, yang diperintah oleh seorang pangeran adil bernama Proteus. Dalam film ini, Aladdin dan Ali Baba tak lagi disinggung.51
51 Penjelasan lebih lanjut, silakan merujuk artikel Dozde Daryai Ketabe Solh Midozdad, Jame Jam, hal.6, 20/811380.
33 I Zion-Hollywood-isme
Dalam film kartun "Lucky Luke," tokoh utamanya adalah seorang koboi kulit putih yang melambangkan sheriff dan undang-undang humanis Amerika, senandung abadinya adalah
kesendirian dan keterasingannya. Dengan wajah
tampan dan etika baik-ditambah kuda usilnya Sally dan anjing periangnya Rantanplan, yang semakin menarik penonton-ia senantiasa tak terkalahkan dalam menindak para penjahat dan pelanggar hukum. Di sebagian serinya, kita melihat Luke, yang beradab dan penyayang itu, menjadi malaikat penyelamat suku-suku Indian yang lugu dan penuh takhayul (mitos). Sehingga, digambarkan bahwa bila Luke tidak ada, niscaya perang antar-suku dan kejahatan akan terjadi.
Muncul pertanyaan: Di manakah rumah Luke?
Mengapa di akhir setiap kemenangannya, ia selalu menuju ke arah matahari yang sedang tenggelam-yang merupakan simbol Tanah Yang Dijanjikan dalam Taurat? Dengan demikian, akankah kita mengabaikan kejahatan dan aksi
kriminal yang semakin menjamur di Barat, dengan mendengarkan ocehan sutradara Film Lucky Luke? Pertanyaan yang sama juga terlontar pada film-film dan kartun-kartun polisi (yang juga menjejali industri sinema Hollywood).
Dalam film animasi "Gulliver," kita melihat seorang kulit putih dengan model rambut dan pakaian keturunan lnggris-Amerika pergi ke Pulau Kurcaci (Dunia Timur). Dengan bantuan dan pikiran Gulliver, para kurcaci lemah ini mampu mengalahkan musuh mereka. Tanpanya, hal ini mustahil terjadi.52
Dalam film "Robinson Crusoe," kita menyaksikan seorang kulit putih keturunan Inggris terdampar ~i pulau terpencil akibat kapalnya karam. Di sana, ia berha:dapan dengan suku kulit hitam primitif dan kanibal-yang saling membunuh di antara mereka dan
52 Terkait kesahihan analisis atas film kartun "Gulliver" ini, ucapan
sebagian orang di lingkungan pemerintah zionis Amerika-yang menggunakan analogi film ini-dapat dijadikan bukti penguat.
35 I Zion-Hollywood-isme
memakannya. Namun, Robinson yang welas-asih berhasil menyelamatkan salah satu dari mereka, bernama Friday, dari kebuasan suku kanibal ini. Berkat pergaulannya dengan sang penolong, Friday memperoleh "pencerahan" dan menjadi manusia beradab. Secara bertahap, suku terbelakang itu menerima gaya hidup Robinson dan menganggapnya sebagai pemimpin mereka. Adakah yang lebih ekstrem dari pemikiran semacam ini, bahwa peradaban Barat adalah satu-satunya solusi bagi negara-negara berkembang ( atau Dunia Ketiga menurut istilah mereka)?
Kaum Zionis yang menguasai karya-karya Walt Disney terkadang juga memproduksi film-film animasi seputar kehidupan para nabi, di antaranya tentang Bahtera Nabi Nuh as, kehidupan Nabi Musa as, dan Nabi Yusuf as. Semua film-film ini memperlihatkan riwayat kehidupan para nabi berdasarkan kisah-kisah
begitu, kedudukan dan keagungan manusia-manusia pilihan tersebut merosot drastis di mata penonton dan mempercepat la.ju sekularisme dan materialisme. Yang menarik, dalam sebagian film-film animasi ini, para bintang film Yahudi terkenal mengisi suara tokoh-tokoh utama film. Sebagai contoh, dalam film "Prince of Egypt" yang mengisahkan kehidupan Nabi Musa as, Val Kilmer mengisi suara Musa as, Michelle Pfeiffer mengisi suara istri beliau, dan Sandra Bullock mengisi suara saudari beliau. Di akhir film yang menelan biaya besar ini, kita juga dapat melihat deretan nama bintang film Yahudi terkenal lainnya, yang suara mereka telah begitu dikenal oleh kebanyakan penonton.
Khusus dalam film anak-anak, dalam beber-apa dekade terakhir, karakter-karakter khas tokoh film selalu diulang-ulang. Misalnya, karak-ter anak yang tidak memperoleh warisan kelu-arga atau jauh dari kasih sayang ibu, yang tiap-tiapnya ditujukan untuk menggambarkan nasib
37 I Zion-Hollywood-isme
orang-orang Yahudi yang tertindas dan terasi~g
dari tanah air mereka. Dari film-film ini, kita da-pat menyimpulkan-berdasarkan pesan-pesan yang termaktub dalam Kitab Suci Yahudi-bah-wa mereka menganggap Israel sebagai ibu mere-ka. Taurat sering menyinggung penyerupaan se-buah kota atau daerah dengan manusia. Kisah "Cinderella" merupakan contoh bagus model film ini.
Termasuk pula kisah "Hatchi si Le bah Madu," yang berusaha memahamkan anak-anak Yahudi bahwa mereka hams mencari ibu mereka yang cantik dan baik hati. Semua orang non-Yahudi adalah makhluk menakutkan, jahat, dan berbau-yang hendak melenyapkan mereka. Bagi anak-anak non-Yahudi, kisah ini membawa pesan bahwa orang lain adalah musuh yang menghalangi tujuan mereka. Dengan demikian, rasa percaya diri anak merosot.53
53 Ceramah Ustaz Syamsudin Rahmani, Diktat Yahud va Honar, jil.2, 19/4/1380.
Karakter anak bengal yang dengan kecerdikannya berhasil mengalahkan para
perampok-yang hendak memasuki
rumahnya-dan memberi mereka pelajaran, juga setali tiga uang dengan karakter di atas. Sekuel "Home Alone" muncul berdasarkan karakter semacam ini. Dengan memperhatikan sekilas kandungannya, kita dapat melihat jejak empat perang Arab-lsraeL serta kekalahan Arab dalam perang-perang ini.
Sebagian karya film animasi juga berfungsi sebagai kamuflase pesan-pesan politis. Sebagai contoh, dalam film kartun "The Lion King;· kita dapat menyaksikan jejak perseteruan dua adidaya dunia selama perang dingin dan perdamaian generasi berikutnya pasca runtuhnya komunisme di Uni Soviet. Penjelasannya, singa adalah simbol kekuasaan universal Yahudi. Dalam Taurat disebutkan, "Keturunan Yakub di antara bangsa-bangsa lain bagaikan singa di tengah satwa hutan dan
39 I Zion-Hollywood-isme
bagaikan singa pemangsa di antara kawanan domba. Dia akan melibas hewan lain dan mencabik-cabiknya tanpa ada yang bisa menghalangi. Kaum Israil akan berdiri tegar di
hadapan musuh-musuh mereka dan
menghancurkan mereka."54
54 Kitab Mikah, pasal 5: 8-9, terjemahan Parsi, terbitan Lembaga Jnternasional Kitab Suci lnggris, 1995. Dalam sebagian terjemahan, digunakan ungkapan, " ... Engkau akan mengalahkan musuh
"Tuhan memberi ketelantaran kepada kita, umat pilihan-Nya, sebagai sebuah kenikmatan. Hal yang dianggap oleh selain kita sebagai kelemahan, pada hakikatnya adalah poros kekuatan kita. Ketelantaran inilah yang kini mengantarkan kita kepada gerbang kekuasaan dunia."
IT'
alimat di atas adalah petikan dari ucapan~alah
seorang pembesar Yahudi yangmengisyaratkan semacam takdir yang sudah dipastikan sebelumnya di alam semesta. Pandangan berasaskan takdir terhadap tatanan semesta adalah bagian dari ciri khas agama Yahudi. Seperti seorang pencuri yang 40 I Zion-Hollywood-isme
41 I Zion-Hollywood-isme
menyembunyikan wajahnya di balik topeng agama, Zionisme Internasional selalu memanfaatkan keyakinan Yahudi ini. Melalui penelaahan sekilas terhadap dokumen-dokumen dan aksi-aksi Zionis, dengan mudah kita dapat memahami bahwa satu-satunya tujuan Zionisme Internasional adalah menguasai dunia sepenuhnya dan membentuk pemerintahan universal tunggal Untuk mencapai tujuan ini,
mereka memilih penyebaran khurafat agama sebagai salah satu solusi. Sejak awaL penyalah-gunaan petikan ayat yang diselewengkan dari Taurat dan memopulerkannya melalui film te1ah ada da1am daftar kerja mereka. Faktor ini1ah yang memunculkan sejum1ah besar film agamis secara lahiriah, namun pen uh khurafat secara batiniah, da1am sejarah perfilman dunia.
Maksud khurafat agama di sini adalah
prasangka yang dinisbatkan manusia kepada
agama, berdasarkan khayalan hawa nafsunya dan
agama adalah pancaran dari Hakikat Tuhan dan khurafat adalah produk tipu-daya setan. Sepertinya, sudah ditakdirkan di alam semesta bahwa di mana pun ada Mukjizat Musa, maka Samiri akan bangkit dengan sihirnya dan mengklaim sebagai yang terkuat. Dalam lingkungan Zionisme dewasa ini, tak ada penyihir yang lebih tangguh daripada film dan tak ada sihir yang lebih menakutkan daripada khurafat agama. Khurafat agama Yahudi bertumpu pada beberapa elemen, yang hingga kini menjadi landasan berbagai karya film dan sebagian darinya juga menjangkiti agama-agama lain, seperti Kristen.
PANDANGAN KHURAFAT TENTANG SETAN
B
erdasarkan pandangan ini, setan adalahsebuah konsep kejahatan yang menentang kehendak Tuhan dengan kekuatan hebatnya. Dengan pertolongan para pengikutnya, ia bermaksud untuk menghancurkan umat manusia. Dalam film-film yang menggambarkan setan semacam ini, manusia ibarat domba lemah yang berada dalam cengkeraman cakar setan dan tidak memperoleh bantuan apa pun dari Tuhan. Mau tidak mau, manusia harus berjuang sendirian menghadapi setan tanpa mengharap pertolongan Tuhan. Kalaupun ia berharap, harapannya itu akan berubah menjadi keputusasaan. Dalam situasi semacam ini, satu-satunya tern pat bergantung adalah tekat dirinya
atau manusia-manusia lain.ss
Dalam film-film klasik, setan ditakdirkan terbebas dari penjara neraka pada waktu-waktu tertentu. Untuk membalas dendam terhadap manusia, biasanya ia merasuk dalam jiwa seseorang dan menggunakannya untuk melakukan kejahatan. Secara bertahap, para pengikut setan akan berkumpul di sekitarnya dan membentuk barisan para pemuja setan. Berdasarkan keyakinan khurafat ini, setan memerlukan wadah dalam bentuk manusia untuk melakukan kejahatan. Setiap kali wadah manusia
ss Seperti yang kita Ii hat dalam sejarah filsafat Ba rat. Begitu agama disingkirkan dari pentas kehidupan manusia; pertama-tama akal, lalu indera, dianggap cukup untuk membimbing manusia dan mengatasi segala persoalan. Namun, sedikit demi sedikit, para pemikir posmodernisme menentang kondisi ini. Mereka
menyebutnya sebagai sebab kebuntuan alam pemikiran di Barat.
Untuk penjelasan lebih lanjut, silakan merujuk buku (terjemahan Parsi) Zendegi dar 'Aisy, Mordan dar Khusyi, dan Teknopoli (karya Neil Postman), sosiolog terkenal Amerika; atau buku Saitereye
45 I Zion-Hollywood-isme
itu terbunuh atau bunuh diri, setan akan kehilangan wadahnya dan tidak bisa lagi mengusik manusia.
Dalam kondisi ini, setan kembali ke penjara purbanya dan menanti kesempatan lain untuk menghancurkan manusia. Dalam film-film ini, kadang setan menjadikan seorang bocah polos sebagai "tuan rumahnya" dan kadang bersarang di tubuh para politisi atau pendeta. Dengan begitu, dari satu sisi, para pembuat film menunjukkan bahwa politik itu adalah hal kotor dan bisa memisahkannya dari agama, serta menyeret pemerintahan menuju sekularisme. Dari sisi lain, mereka merusak citra para pendeta semaksimal mungkin dan menggiring generasi remaja (bahkan anak-anak) menuju kebebasan mutlak dengan model bocah kerasukan setan
yang mereka saksikan. Dengan demikian, mereka
akan semakin dekat kepada tujuan-tujuan
imperialisme mereka. Di sebagian besar film-film
terbebasnya setan dari keterpurukannya dalam penjara neraka.
Hingga kini, keyakinan khurafat dan kekanak-kanakan ini menjadi landasan berbagai film seperti "The Exorcist'' "The Mummy," "The Lord of The Rings," "The Omen,"56 "End of Days,"
dan "The Devil's Advocate." Kebanyakan film-film
ini bernuansa kekerasan, keputusasaan, pertumpahan darah, sihir, mitos, horor, dan vulgarisme. Film-film seperti "Monsters Inc" dan "Casper" bahkan menampilkan kesan baik dan menarik para hantu dan monster.
Sementara, film-film seperti "Harry Potter" dan pertunjukan David Copperfield menggiring penonton dewasa dan remaja menuju sihir, sulap, dan mitos. Selain itu, filmfilm seperti "Dracula" -yang menebarkan horor dan keputusasaan kepada penonton-menjadikan mereka berhati batu, dan secara keseluruhan menyeret jiwa
56 Sekuel kedua dan ketiga film ini dibuat dengan pendanaan
47 I Zion-Hollywood-isme
manusia kepada kegelapan dan kerusakan. Karya-karya seperti ini menyebarkan simbol-simbol iblis dan kelompok pemuja setan, seperti ular, kelelawar, kalajengking, laba-laba, serigala, gagak, kambing liar, tulang-belulang, tengkorak, pedang berlumur darah, salib dan bulan sabit terbalik, bin tang lima sudut dan enam sudut, topeng-topeng setan, monster dan hantu menakutkan ( dan sebagian baik hati), sapu, tongkat dan peralatan sihir lain, model rambut dan pakaian, warna-warna (seperti hitam, merah, dan biru terang), syair-syair menjijikkan, angka-angka (seperti 6 dan 666), bentuk-bentuk ( seperti segi tiga dan lingkaran tidak sempurna ), berbagai jenis musik setan, dan lain-lain.
Tentunya mesti dicamkan pula bahwa simbol-simbol ini bukan lambang setan di segala tempat. Simbol-simbol ini baru dapat
menyampaikan makna di atas saat digabungkan
dengan puisi, sastra, dan musik menjijikkan ala
simbol-simbol ini begitu saja, karena sudah puluhan tahun Barat mengekspor budaya mereka ke seluruh penjuru dunia melalui simbol-simbol ini. Dalam fikih Islam, kita membaca bahwa meniru-niru orang kafir hukumnya haram.
Sayangnya, banyak para produsen barang-barang budaya, sadar atau tidak, telah turut membantu penyebaran lambang-lambang dan pemikiran anti-Tuhan ini. Mereka memo-pulerkannya melalui media cetak, pakaian, alat-ala t tulis, topeng, boneka, papan iklan, dan sebagainya. Kita harus terus waspada dan berusaha mencegah diri kita dan masyarakat dari terjerumus ke dalam lubang kerusakan. Para pejabat kebudayaan, politik, dan keamanan hams
menelusuri ujung benang ini, demi
menghancurkan pos-pos Zionisme Internasional di negara kita. Di Mesir, setelah sekelompok pemuda pemuja setan diinterogasi, pihak berwenang berhasil menyingkap kontak
49 I Zion-Hollywood-isme
langsung mereka dengan kedutaan besar rezim Zionis.
B
ila memang setan benar-benar kuat sehingga ia bisa melawan kehendak Tuhan dan menghancurkan umat manusia, mengapa ia memerlukan "wadah" manusia untuk melakukan kejahatan-kejahatannya seperti yang diper-lihatkan dalam jenis film-film di atas? Tentu sajafilm tidak memiliki jawaban atas pertanyaan ini.
Kita semua tahu bahwa pembesar setan (iblis) sedemikian lemahnya, sehingga ia tidak dapat melaksanakan perintah penciptanya untuk
bersujud di hadapan makhluk termulia.
Kecongkakan iblis memanifestasikan pribadi
hampa dan jiwa lemahnya. la begitu bodoh dan
pandir, sehingga dengan sekali membangkang ia
menyia-nyiakan jerih payahnya selama ribuan
51 I Zion-Hollywood-isme
tahun dalam menyembah Tuhan. Kehinaan dan kerendahan setan cukup dibuktikan saat ia menggunakan hasrat-hasrat terendah umat manusia untuk menyesatkan mereka. Di mana pun terdapat ilmu, kesadaran, dan kecermatan, maka setan tidak akan memperoleh tempat. Pemujaan setan ibarat pepesan kosong yang tidak memiliki realitas luar di balik film-film Zionis. Ia bertentangan sepenuhnya dengan logika, fitrah cinta keindahan, akai dan argumen. Aliran ini hanya ada dalam angan-angan para pencari kekuasaan dunia, itu pun demi memanipulasi orang-orang bodoh dan budak nafsu. Oleh karena itu, di negara-negara
Islam-atau Timur secara keseluruhan-kita sangat
jarang mendengar hal-hal irasional semacam
ini.s?
57 Kita mesti mencermati bahwa prinsip-prinsip filosofis kelompok
ini (skeptisisme dan sofistoisme) adalah akibat menjauhnya
Demi merealisasikan tujuan ini-yaitu menguasai pikiran dan hati generasi muda, kemudian menjajah mereka-langkah perta.ma adalah membesar-besarkan kekuata.n seta.n. Rasa
peringatan bagi para pencinta ilmu untuk tetap waspada dan tidak terpedaya oleh kilau istilah-istilah filsafat dan ilmu Barat. Dalam melakukan kajian-kajian ilmiah, mereka harus berpegangan pada pandangan-pandangan para pemikir kritis Muslim dan non-Muslim. Hendaknya gemerlap kemajuan teknologi jangan membuat mereka silau, dan mereka juga harus memperhatikan dampak-dampak negatif teknologi. Terkait masalah ini para pemikir besar, seperti Imam Khomeini, Ayatullah Khamene'i, Allamah Sayid Muhammad Husain Thabathaba'i, Allamah Syahid Muthahhari, Allamah Muhammad Taqi Ja'fari, Allamah Taqi Misbah Yazdi, Allamah Jawadi Amuli, Syahid Sayid Murtadha Avini, Doktor Sayid Ahmad Fardid, Ustaz Mohsen Gharaviyan, Rene Guenon, Profesor Hamid Maulana, Neil Postman, Sayid Munirudin Hasyemi, Hujjatul Islam Sayid Mahdi Mir Baqiri, Doktor Reza Dovari Ardakani, Doktor Muhammad Madadpour, Profesor Roger Garaudy, Ustaz Hamid Parsaniya, Ustaz Hasan Rahimpour Azghadi, Doktor Hasan Abbasi, Ustaz Syahryar Zarsyenasy, Doktor Hasan Bulkhari, Ustaz Syafi'i Sarustani, dan lain-lain telah membahasnya secara detil dari berbagai sudut pandang. Dan karya-karya mereka itu telah tersedia bagi para pencinta ilmu.
53 I Zion-Hollywood-isme
takut terhadap kekuatan setan adalah langkah awal pemujaan setan. Siapa pun yang takut terhadap setan, pada hakikatnya ia menjadi hambanya. Terkait hal ini, al-Quran mengatakan,
"Sesungguhnya setan menakut-nakuti para pengikutnya. Wahai orang-orang beriman, bi/a kalian memang meyakini Allah, maka janganlah takut terhadap setan dan bertakwalah
kepada-u; ,,
l\.U.
Rahasia mengalahkan setan adalah membuang rasa takut terhadapnya. Dengan membuat para penonton film-filmnya takut terhadap setan, pada hakikatnya Zionisme menyebarkan pemujaan setan di dunia, seperti yang dilakukan Samiri dengan menyebarkan penyembahan anak sapi sihir saat Musa as pergi selama empat puluh hari. Semoga Allah menyadarkan manusia untuk bangkit menghadapi tipu-daya Samiri Modern.
,
.
..
t ~ t
-~
TERHADAP AKHIR DUNIA
K
hurafat-khurafat Zionis lainnya yang menjangkiti film-film adalah mitos akhir dunia dan ramalan-ramalan terkait dengannya, yang jejaknya bisa disaksikan dalam film-film seperti "Nostradamus," "Armageddon," dan "The Independence Day." Berdasarkan mitos-mitos ini, bencana besar mengancam· kehidupan umat manusia dan pertempuran terakhir antara kebaikan dan kejahatan akan terjadi di sebuah titik geografis tertentu-yaitu Bukit Armagedon, di dekat Yerusalem. Bencana ini sedemikian besar sehingga banyak manusia tewas, sedangkan yang masih bertahan hidup melanjutkan perlawanan mereka dan meminta perlindungan dari ras manusia paling jenius dan pemberani-yaituSS I Zion-Hollywood-isme
orang-orang Amerika!
Biasanya, digambarkan bahwa orang-orang Amerika itu baik hati; dan dengan instruksi dari seorang ilmuwan Yahudi, mereka rela menyongsong bahaya dalam sebuah operasi penuh resiko, demi menyelamatkan bumi. Terkadang, dalam menjalani tugas suci ini, mereka mempersembahkan beberapa martir kepada masyarakat dunia. Dan di akhir sebagian besar film-film jenis ini, para penonton yang tak tahu apa-apa beserta semua bangsa dan penganut agama serentak mengucapkan syukur kepada Tuhan atas keberadaan orang-orang Amerika pemberani dan para ilmuwan Yahudi di muka bumi, karena mereka adalah para malaikat penyelamat. Tanpa mereka, niscaya umat manusia akan terhapus dari muka bumi!
Mitos ini dipropagandakan secara serius oleh orang-orang Yahudi dan para Zionis Kristen yang menguasai Amerika Serikat. Dengan sarana media massa, mereka menyalahgunakan agama
Kristen, Yahudi, dan petikan ayat kitab suci;58 demi memperoleh lisensi pembantaian terhadap sekitar tiga milyar penduduk bumi, khususnya kaum Muslim di Timur Tengah. Dengan demikian, setiap kali merasa terancam oleh ls.lam, mereka bebas melakukan apa yang mereka kehendaki.
Dampak terpenting film-film mitos semacam ini adalah melenyapkan rasa percaya diri para penonton di Dunia Ketiga, dan di saatyang sama menyebarkan kepercayaan dan kepatuhan terhadap para "pemilik sejati" dunia-yaitu orang-orang Amerika dan Yahudi, berdasarkan klaim film-film ini. Dengan terus menyaksikan film-film semacam ini, penduduk Dunia Ketiga akan "mengizinkan" Amerika dan Zionisme Internasional memimpin dunia; karena, begitu bencana besar mengancam, merekalah yang akan
58 Kitab terakhir dari Kitab Suci Kristen, yaitu Kitab Wahyu, khususnya pasal 16: 16, "Mereka lalu mengumpulkan semua laskar dunia di tempat yang dalam Bahasa lbrani disebut Har Majidun."
57 I Zion-Hollywood-isme
menolong penduduk bu mi dan
menyelamatkannya dari bahaya kehancuran. Tak ada salahnya pula bila kita mengetahui bahwa pesan politis semacam ini juga
dihembuskan dalam sebagian film-film komedi
Hollywood. Misalnya, dalam film tentang serangan penghuni Mars ke Bumi, para penyerang dari Mars-yang berwujud makhluk-makhluk konyol sekaligus kejam-berhasil menguasai Bumi. Karena senjata-senjata bumi tidakmempan bagi makhluk-makhlukini, dengan mudah mereka menghancurkan peradaban Bumi, bahkan sampai membunuh presiden Amerika! Di tengah situasi kacau ini, seorang aktris Yahudi Hollywood (Silvia Sidney) yang berperan sebagai wanita tua renta di panti jompo, beserta cucunya menemukan jalan keluar yang menakjubkan. Dengan cerdik, mereka mengetahui bahwa makhluk-makhluk Mars tidak tahan mendengar suatu jenis musik. Bila mereka mendengarnya, maka otak mereka akan hancur
tercerai-berai. Mereka lalu menyerahkan musik jenis ini kepada pihak militer Amerika.
Dengan senjata ini, pasukan Amerika berhasil menghancurkan para penyerbu asing,
dan untuk kesekian kalinya mereka
menyelamatkan peradaban manusia. Harus kita camkan bahwa pesan semacam ini telah diulang-ulang dalam film-film Hollywood Dan salah satu di antara senjata musik yang digunakan adalah suara penyanyi Yahudi, Elvis Presley, yang mampu membinasakan para penyerang luar angkasa tersebut! Kesimpulan yang hendak disampaikan adalah bahwa orang-orang Yahudi selalu menjadi penyelamat manusia dan bangsa-bangsa lain berhutang budi kepada mereka.
KEMUNCULAN SANG PENYELAMAT DAN PERJALANAN
MENUJU TANAH YANG DIJANJIKAN
M
itos dan khurafat lain yang ditampilkanorang-orang Zionis dalam layar lebar
a'dalah persoalan "sang penyelamat" dan
perjalanan menuju Tanah Yang Dijanjikan. Namun, penyelamat dalam film-film ini bukan penyelamat yang dinanti-nanti oleh umat manusia. Dalam perjalanan sejarah, orang-orang Zionis menganggap penyelamat pertama mereka adalah Nabi Daud as. Mereka menyebut beliau adalah pahlawan legendaris Bangsa Yahudi dan beliau pula yang menyelamatkan Bani Israil dari kekejaman Jalut. Oleh sebab itu, bintang enam sudut yang dikaitkan dengan beliau dipilih oleh mereka sebagai lam bang suci Zionis. Penyelamat kedua Bani Israil adalah Nabi Musa as, yang 59 I Zion-Hollywood-isme
membawa Sepuluh Perintah Tuhan kepada mereka dan membebaskan mereka dari belenggu perbudakan Firaun. Penghormatan orang-orang Zionis terhadap para nabi Bani Israil as bukan disebabkan maqam kenabian mereka, melainkan karena mereka adalah penyelamat dan sebagai Raja Bani Israil Karena itu, mereka mengenang para nabi ini dengan motivasi rasial
Menurut orang-orang Zionis, sebelum Bangsa Yahudi dipandang sebagai penganut agama tertentu, mereka adalah ras terunggul Sebab itu, dalam kondisi-kondisi sulit, seorang penyelamat lain akan mun cul dari tengah mereka dan membawa mereka ke Tanah Yang Dijanjikan. Mengingat bahwa putra penyelamat pertama Bangsa Yahudi (Nabi Sulaiman as) pernah
menguasai seluruh dunia, Zionisme
Internasional menganggap kepemilikan atas kerajaan Sulaiman adalah hakalami mereka. Oleh sebab itu, mereka bertujuan menguasai dunia. Padahal, pemerintahan Sulaiman adalah
61 I Zion-Hollywood-isme
pemerintahan Ilahi, sedangkan mereka mengincar pemerintahan duniawi. Oleh karena itu, mitos dan slogan "Dari Nil Hingga Efrat" hanyalah langkah awal dari rencana-rencana universal Zionis dan Bangsa Yahudi. Musa as (sebagaijuruselamatkedua) membebaskan Bani lsrail dari kelaliman Firaun dan membawa mereka menyeberangi laut. Sejak itu, orang-orang Yahudi menanti sang penyelamat ketiga mereka (al-Masih), yang diyakini akan muncul setelah berakhirnya "perang akhir zaman" dan menyempurnakan kerajaan Yahudi di Palestina serta menciptakan surga dunia.
Tentunya, sej'ak masa itu hingga sekarang, muncul beberapa juru selamat yang lebih kecil Sebagai contoh, Will Durant dalam seri buku
History of Civilization menyebut Christopher
Columbus sebagai seorang Yahudi
berkewarganegaraan Portugis.59 Ia mengatakan,
"Columbus memulai ekspedisi suci mencari Tanah Yang Dijanjikan demi mengurangi kesengsaraan yang menimpa kaum Yahudi Eropa di abad kelima belas, hingga ia mendarat di Amerika dan ditahbiskan sebagai 'penemunya!' Oleh sebab ini, orang-orang Zionis menganggap Amerika sebagai tanah yang Yahudi dan menjustifikasi kejahatan-kejahatan mereka. Terlebih, istrinya yang bernama Ariel adalah seorang Yahudi, yang membantunya sebagai konsultan dalam menghimpun data-data
sejarah peradaban. Karena itu, tulisan-tulisannya tidak dapat dijadikan pegangan. Sebagian penulis Muslim dan non~Muslim meragukan kredibilitas kajian seputar sejarah Amerika. Bahkan, sebagian orang Yahudi mengatakan bahwa benua Amerika telah ditemukan dua ribu tahun sebelum Columbus. Dalam kajian-kajian sejarah, kita harus benar-benar waspada, karena banyak pihak (khususnya Yahudi) yang sejak dahulu hingga kini aktif menyelewengkan sejarah. Untuk lebih jelasnya, silakan merujuk buku Pazohesye Shahyunist, jil. 1, terbitan Muassaseye Farhangi-Pazohesyiye Dhiyae Andisyeh, cetakan pertama, 1376; Artikel
Safare Kolumbus: Bazyabiye Naqsye Yahud, karya Muhammad
Tayyib; dan buku Safar be Velayate Ezra if, hal. 72, karya Jalal Ahmad, penerbit Rawwaq, Tehran, 1363.
63 I Zion-Hollywood-isme
dijanjikan bagi mereka. Sejak dulu, Kata New York disebut sebagai lbukota Zionisme Internasional. Namun, apakah benar begini adanya?"
Benua Amerika telah ada dalam peta yang dibuat kaum Muslim di Asia Kecil (pusat peradaban Islam) semasa berlangsungnya Perang
Salib.60 Setelah Andalusia ditaklukkan, Columbus
mencuri peta itu dan menuju Amerika dengan
kerjasama kerajaan Spanyol 61 Menurut Profesor
Jalaloddin Homaei, Abu Raihan Biruni telah membuat peta perjalanan menuju benua itu
beberapa abad sebelum Columbus.62
Laporan-laporan dari "penemuan" Benua Amerika menyatakan bahwa seolah-olah penduduk
60 Dr. Ali Syariati, Vizegihaye Qarune Jadid, hal.119-126, Majmoeye Atsar 31, terbitan Chapakhs, Teheran, 1364.
61 Muhammad Reza Akhgari, Risyehyabiye Mokhtasari az
Tarikhceye Goruhha, musim panas, 1363. cetakan pertama, hal.3.
62 Jurnal Golcarkh, vol.l, hal.15, Farvardin 1371; Mukadimah buku at-Ta/him, hal.131.
pribumi di sana bukan manusia dan keberadaan mereka harus dilegal{sasi oleh Sang Columbus! Padahal 500 tahun sebelumnya, suku-suku lndian-seperti suku Maya-telah berhasil membangun tempat tinggal dan jalan-jalan modern di kawasan pegunungan yang sulit dilalui. Tentu saja Columbus dan teman-teman
arogannya tak hanya mengumumkan
keberadaan para penduduk pribumi ke dunia, namun juga membantai mereka, memperbudak mereka, dan mengoyak kehormatan wanita-wanita mereka. Bahkan, para penjajah dalam topeng penemu ini memperlakukan mereka tidak lebih baik dari hewan peliharaan.
Columbus sendiri adalah seorang budak nafsu dan pemuja harta. Ia memiliki seorang anak haram hasil hubungan gelapnya dengan
seorang wanita bernama Beatrice.63 Dalam
63 Share! Verland, Christopher Columbus, hal.36-37, terjemahan
Sayid Jamal Mosavi Syirazi, terbitan Syerkate Tauseeye Ketabkhanehaye Iran, Teheran, 1370; Will Durant, History of
65 I Zion-Hollywood-isme
perjalanan keduanya selama tiga belas tahun, ia hanya menyisakan 60.000 ribu orang yang tetap hidup dari sekitar 250.000 penduduk pribumi Benua Amerika. Sebagian besar dari mereka
diperbudak dan dipaksa bekerja. Lima puluh
tahun berikutnya, hanya 500 orang yang tersisa
dari mereka.64 Namun, banyak orang lalai dan
tendensius yang mencitrakan Columbus sebagai sosokpahlawan pencinta manusia-seperti Will Durant dan buku Christopher Columbus cetakan penerbit Franklin-dengan tujuan menyebarkan budaya Yahudi-Barat.
Civilization, jil.6, hal.316. Yang menarik, meski Will Durant mengatakan bahwa kebanyakan pembesar masa itu memiliki anak-anak hasil hubungan gelap, namun ia membersihkan Columbus dari dosa ini.
64 Samuel Elliot Morrison, Safarhaye Par Mojaroye Christopher
Columbus, hal.180, terjemahan Zabihollah Mansouri, penerbit Zarin, Teheran, 1373; Ahmad Mar'asyi, O'jubeha, hal.98-99 dan 636, penerbit penulis sendiri, cetakan Markaze Pakhsye Tondar, 1374.
Berdasarkan model-model mitos ini, hingga kini Hollywood berulang kali mengangkat tema ekspedisi-ekspedisi mitos ke Iayar lebar, yang kemudian diikuti oleh saingan Eropanya. Film-film seperti sekuel "Indiana Jones," "Waterworld," "The Grapes of Wrath," dan "Fitzcarraldo" dibuat berdasarkan model-model di atas. Demikian pula halnya dengan film-film yang menggambarkan Bangsa Indian-selaku pemilik sejati benua Amerika-sebagai manusia-manusia liar dan tak berperadaban.
KRITIK ATAS FILM "THE MATRIX"
D
engan mengacu kepada dongeng-dongengpurba Bangsa Yahudi, film terkenal "The Matrix" mengisahkan kemunculan juru selamat dan perjalanan menuju negeri impian Bangsa Yahudi (Zion atau Zayan). Patut diingat bahwa Zayan (Zion) adalah nama sebuah gunung suci di luar Kota Yerusalem, yang kemudian dimasukkan oleh orang-orang Zionis ke dalam keyakinan mereka. Dalam film "The Matrix," dunia dikuasai kegelapan dan hanya segelintir manusia dalam sebuah kapal selam misterius yang berani melawan para penguasa dunia kegelapan. Tujuan kapal selam ini adalah utopia Zion yang letaknya hanya diketahui nakhoda dan pemimpin kelompok itu, Kapten Morpheus.