ABSTRAK ABSTRAK
Sistem pada keamanan data dan kerahasiaan data merupakan salah satu aspek Sistem pada keamanan data dan kerahasiaan data merupakan salah satu aspek penting
penting dalam dalam perkembangan perkembangan kemajuan kemajuan teknologi teknologi informasi informasi namun namun yang yang cukupcukup di
disaysayangangkan kan adaadalalah h ketketididaksakseimeimbanbangagan n anantatara ra sesetiatiap p perperkemkembanbangan gan susuatuatu teknologi yang tidak diiringi dengan
teknologi yang tidak diiringi dengan perkembperkembangan pada angan pada sistem keamanannysistem keamanannya a ituitu sendiri, dengan demikian cukup banyak sistem-sistem yang masih lemah dan sendiri, dengan demikian cukup banyak sistem-sistem yang masih lemah dan harus ditingkatkan keamananny
harus ditingkatkan keamanannya. Oleh a. Oleh karena itu pengamanan data karena itu pengamanan data yang sifatnyayang sifatnya rahasia haruslah benarbenar diperhatikan.Untuk mengatasi masalah tersebut maka rahasia haruslah benarbenar diperhatikan.Untuk mengatasi masalah tersebut maka di
dipeperlrlukukan an susuatatu u apaplilikakasi si pepengngamamananan an dadata ta yyanang g dadapapat t mmenencecegagah h dadann mengamankan data-data yang kita miliki dari orang-orang yang tidak berhak mengamankan data-data yang kita miliki dari orang-orang yang tidak berhak men
mengaksgaksesnyesnya. a. SalSalah ah satsatunya unya adaladalah ah metmetode ode algalgoritoritma ma kripkriptogrtografi afi simsimteriteris,s, karena algoritma ini menggunakan kunci yang sama pada saat melakukan proses karena algoritma ini menggunakan kunci yang sama pada saat melakukan proses enkripsi dan dekripsi sehingga data yang kita miliki akan sulit untuk dimengerti enkripsi dan dekripsi sehingga data yang kita miliki akan sulit untuk dimengerti maknanya dan untuk proses enkripsi data yang sangat besar akan sangat cepat. maknanya dan untuk proses enkripsi data yang sangat besar akan sangat cepat. A
Allggoorriittmma a kkrriippttooggrraaffi i ((cipher cipher ) ) yaany ng g ddiigguunnaakkaan n aaddaallaah h !!SS Kata Kunci :
Kata Kunci : Kriptografi, Symmetric, and Cipher Kriptografi, Symmetric, and Cipher
" "
BAB I BAB I PENDAHULUAN PENDAHULUAN 1.1 LATAR BELAKANG 1.1 LATAR BELAKANG #ehidupa
#ehidupan kita n kita saat ini dilingkupi oleh kriptografi. $ulai dari transaksi disaat ini dilingkupi oleh kriptografi. $ulai dari transaksi di mesin A%$, percakapan melalui telpon genggam, mengakses &nternet, sampai mesin A%$, percakapan melalui telpon genggam, mengakses &nternet, sampai mengakti
mengaktifkan pelurfkan peluru kendalipun mu kendalipun menggunakan enggunakan kriptograkriptografi. 'egitfi. 'egitu pentingu pentingnyanya krip
kriptogrtografi afi untuuntuk k keamkeamanan anan &nfo&nformarmasi si ( ( &nfo&nformarmation tion SecSecuriurity ty ), ), sehisehingga jikangga jika berbicara
berbicara mengenai mengenai masalah masalah keamanan keamanan yang yang berkaitan berkaitan dengan dengan penggunaanpenggunaan computer, maka tidak akan bisa dipisahkan dari dengan kriptografi
computer, maka tidak akan bisa dipisahkan dari dengan kriptografi #riptog
#riptografi juga digunarafi juga digunakan dalam prosekan dalam proses pengiriman s pengiriman !mail. i!mail. ika sebuahka sebuah ema
email il dikidikirim mrim meleeleati jaati jarinringan gan publpublic maic maka tinka tingkat kgkat keameamanananannya sanya sangatngat beresiko.
beresiko. %e%eknik knik * * teknik teknik pencurian pencurian informasi informasi dari dari sebuah sebuah email email ini ini semakinsemakin canggih dari hari ke hari
canggih dari hari ke hari. Salah satuny. Salah satunya adalah konsep a adalah konsep $an * &n * %he $iddle.$an * &n * %he $iddle. +enggunaan
+enggunaan
#riptografi akan sangat membantu memberikan keamanan informasi email kita. #riptografi akan sangat membantu memberikan keamanan informasi email kita. a
alaupun attaclaupun attacker atau ker atau $an * &n * the $iddle berhas$an * &n * the $iddle berhasil mendapatkail mendapatkan teks yangn teks yang kita kirim namun tidak bisa mendapatkan informasi apapun karena teks yang kita kirim namun tidak bisa mendapatkan informasi apapun karena teks yang dida
didapat pat sudasudah h terter-en-enkripkripsi si sebesebelumlumnya. nya. hihipertperteks eks yang yang didadidapat pat hanyhanya a bisabisa dibuka oleh
dibuka oleh
BAB II PEMBAHASAN
2.1 Pengertian DES
!S merupakan kependekan dari /ata !ncryption Standard0, yaitu standar teknik encryption yang diresmikan oleh pemerintah Amerika Serikat (US) di tahun "122. !S kemudian dijadikan standar A3S& di tahun "14". 5orst 6eistel merupakan salah satu periset yang mula-mula mengembangkan !S ketika bekerja di &'$ atson 7aboratory di 8orkton 5eights, 3e 8ork.
!S merupakan block cipher yang beroperasi dengan blok berukuran 9:- bit dan kunci ;9-bit. 'rute-force attack terhadap !S membutuhkan kombinasi pangkat ;9, atau sekitar 2 < "= pangkat "9, atau 2= juta milyar.
A. Tinjauan Umum
• !S termasuk ke dalam sistem kriptografi simetri dan tergolong jenis cipher blok.
• !S beroperasi pada ukuran blok 9: bit. !S mengenkripsikan 9: bit plainteks menjadi 9: bit cipherteks dengan menggunakan ;9 bit kunci internal (internal key) atau upa-kunci ( subkey). #unci internal dibangkitkan dari kunci eksternal (external key) yang panjangnya 9: bit. • Skema global dari algoritma !S adalah sebagai berikut>
". 'lok plainteks dipermutasi dengan matriks permutasi aal (initial permutation atau &+).
. 5asil permutasi aal kemudian di-enciphering - sebanyak "9 kali ("9 putaran). Setiap putaran menggunakan kunci internal yang berbeda. ?. 5asil enciphering kemudian dipermutasi dengan matriks permutasi
balikan (invers initial permutation atau &+-" ) menjadi blok cipherteks.
• i dalam proses enciphering , blok plainteks terbagi menjadi dua bagian, kiri ( L) dan kanan ( R), yang masing-masing panjangnya ? bit. #edua bagian ini masuk ke dalam "9 putaran !S.
• +ada setiap putaran i, blok R merupakan masukan untuk fungsi transformasi yang disebut f . +ada fungsi f , blok R dikombinasikan dengan kunci internal K i. #eluaran dai fungsi f di-@O-kan dengan blok L untuk
mendapatkan blok R yang baru. Sedangkan blok L yang baru langsung diambil dari blok R sebelumnya. &ni adalah satu putaran !S.
Secara matematis, satu putaran !S dinyatakan sebagai Li B Ri * "
RiB Li * "⊕ f ( Ri * ", K i)
Cambar memperlihatkan skema algoritma !S yang lebih rinci.
+lainteks &+ L = R = f ⊕ ) , ( = " = " L f R K R = ⊕ L " B R = K " f ⊕ ) , ( " . " . L f R K R = ⊕ L . B R " K . ) , ( ": "; ": "; L f R K R = ⊕ L "; B R ": K "9 ) , ( "; "9 "; "9 L f R K R = ⊕ L "9 B R "; &+ -" -ipherteks f ⊕
Gambar 2. Algoritma !nkripsi dengan S
• atatlah baha satu putaran !S merupakan model jaringan 6eistel (lihat Cambar ?).
" − i R L i- " f ⊕ i R L i K i
Gambar . aringan 6eistel untuk satu putaran !S
• +erlu dicatat dari Cambar baha jika ( L"9, R"9) merupakan keluaran dari
putaran ke-"9, maka ( R"9, L"9) merupakan pra-cipherteks ( pre-ciphertext )
dari enciphering ini. ipherteks yang sebenarnya diperoleh dengan melakukan permutasi aal balikan, &+-", terhadap blok pra-cipherteks.
B. Pembang!itan Kun"i Interna#
• #arena ada "9 putaran, maka dibutuhkan kunci internal sebanyak "9 buah, yaitu K ", K , D, K "9. #unci-kunci internal ini dapat dibangkitkan sebelum
proses enkripsi atau bersamaan dengan proses enkripsi.
• #unci internal dibangkitkan dari kunci eksternal yang diberikan oleh pengguna. #unci eksternal panjangnya 9: bit atau 4 karakter.
• $isalkan kunci eksternal yang tersusun dari 9: bit adalah K .
#unci eksternal ini menjadi masukan untuk permutasi dengan menggunakan matriks permutasi kompresi +-" sebagai berikut>
;2 :1 :" ?? ; "2 1 " ;4 ;= : ?: 9 "4 "= ;1 ;" :? ?; 2 "1 "" ? 9= ; :: ?9
9? ;; :2 ?1 ?" ? "; 2 9 ;: :9 ?4 ?= ": 9 9" ;? :; ?2 1 " "? ; 4 = " : alam permutasi ini, tiap bit kedelapan ( parity bit ) dari delapanbyte kunci diabaikan. 5asil permutasinya adalah sepanjang ;9 bit, sehingga dapat dikatakan panjang kunci !S adalah ;9 bit.
Selanjutnya, ;9 bit ini dibagi menjadi bagian, kiri dan kanan, yang masing-masing panjangnya 4 bit, yang masing-masing disimpan di dalamC = dan
D=>
C => berisi bit-bit dari K pada posisi
;2, :1, :", ??, ;, "2, 1, ", ;4, ;=, :, ?:, 9, "4 "=, , ;1, ;", :?, ?;, 2, "1, "", ?, 9=, ;, ::, ?9
D=> berisi bit-bit dari K pada posisi
9?, ;;, :2, ?1, ?", ?, ";, 2, 9, ;:, :9, ?4, ?=, ":, 9, 9", ;?, :;, ?2, 1, ", "?, ;, 4, =, ", :
Selanjutnya, kedua bagian digeser ke kiri (left shift ) sepanjang satu atau dua bit bergantung pada tiap putaran. Operasi pergeseran bersifatrapping atau round-shift . umlah pergeseran pada setiap putaran ditunjukkan pada %abel " sbb> Tabe# 1. umlah pergeseran bit pada setiap putaran
+utaran,i umlah pergeseran bit
" " " ? : ; 9 2 4 1 " "= 2
"" " "? ": "; "9 "
$isalkan (C i, Di) menyatakan penggabungan C i dan Di. (C iE", DiE")
diperoleh dengan menggeserC i dan Di satu atau dua bit.
Setelah pergeseran bit, (C i, Di) mengalami permutasi kompresi dengan
menggunakan matriks +- berikut>
": "2 "" : " ; ? 4 "; 9 " "= ? "1 " : 9 4 "9 2 2 = "? :" ; ?" ?2 :2 ;; ?= := ;" :; ?? :4
:: :1 ?1 ;9 ?: ;? :9 : ;= ?9 1 ?
engan permutasi ini, kunci internal K i diturunkan dari (C i, Di) yang
dalam hal ini K i merupakan penggabungan bit-bitC i pada posisi>
":, "2, "", :, ", ;, ?, 4, ";, 9, ", "= ?, "1, ", :, 9, 4, "9, 2, 2, =, "?,
dengan bit-bit Di pada posisi>
:", ;, ?", ?2, :2, ;;, ?=, :=, ;", :;, ??, :4 ::, :1, ?1, ;9, ?:, ;?, :9, :, ;=, ?9, 1, ?
adi, setiap kunci internal K i mempunyai panjang :4 bit.
+roses pembangkitan kunci-kunci internal ditunjukkan pada Cambar :.
• 'ila jumlah pergeseran bit-bit pada %abel " dijumlahkan semuanya, maka jumlah seluruhnya sama dengan 4, yang sama dengan jumlah bit padaC i
dan Di. #arena itu, setelah putaran ke-"9 akan didapatkan kembaliC "9 B
C = dan D"9 B D=.
#unci eksternal +ermutasi
+-"
C = D =
7eft Shift 7eft Shift
C " D "
7eft Shift 7eft Shift
+ermutasi +- K " C ! D ! +ermutasi +- K !
7eft Shift 7eft Shift
C "9 D "9
+ermutasi
+- K "9
Gambar $.+roses pembangkitan kunci-kunci internal !S
Enciphering
• +roses enciphering terhadap blok plainteks dilakukan setelah permutasi aal (lihat Cambar "). Setiap blok plainteks mengalami "9 kali putaran enciphering (lihat Cambar ). Setiap putaran enciphering merupakan jaringan 6eistel yang secara matematis dinyatakan sebagai
Li B Ri * "
RiB Li * "⊕ f ( Ri * ", K i)
iagram komputasi fungsi f diperlihatkan pada Cambar ;.
R i-" ? bit
" ( R i-" )
!kspansi menjadi :4 bit
:4 bit
⊕
K i :4 bit # K R " i ⊕ i = − ) ( " S "...
S 4 $ $atriks substitusi ? bit :4 bit % ( $ ) ? bitGambar %.incian komputasi fungsi f
• " adalah fungsi ekspansi yang memperluas blok Ri * "yang panjangnya
?- bit menjadi blok :4 bit. 6ungsi ekspansi direalisasikan dengan matriks permutasi ekspansi sbb> ? " ? : ; : ; 9 2 4 1 4 1 "= "" " "? " "? ": "; "9 "2 "9 "2 "4 "1 = " = " ? : ; : ; 9 2 4 1 4 1 ?= ?" ? " "=
• Selanjutnya, hasil ekpansi, yaitu " ( Ri * "), yang panjangnya :4 bit
di-@O-kan dengan K i yang panjangnya :4 bit menghasilkan Fektor # yang
panjangnya :4-bit> " ( Ri * ") ⊕ K i B #
• Gektor # dikelompokkan menjadi 4 kelompok, masing-masing 9 bit, dan menjadi masukan bagi proses substitusi. +roses substitusi dilakukan dengan menggunakan delapan buah kotak-S (S-box), S " sampai S 4. Setiap
kotak-S menerima masukan 9 bit dan menghasilkan keluaran : bit. #elompok 9-bit pertama menggunakan S", kelompok 9-bit kedua
menggunakan S, dan seterusnya.
(cara pensubstitusian dengan kotak-S sudah di!elaskan pada materi &%rinsip-prinsip %erancangan ipher $lok')
#edelapan kotak-S tersebut adalah> S "> ": : "? " "; "" 4 ? "= 9 " ; 1 = 2 = "; 2 : ": "? " "= 9 " "" 1 ; ? 4 : " ": 4 "? 9 "" "; " 1 2 ? "= ; = "; " 4 : 1 " 2 ; "" ? ": "= = 9 "? S > "; " 4 ": 9 "" ? : 1 2 "? " = ; "= ? "? : 2 "; 4 ": " = " "= 9 1 "" ; = ": 2 "" "= : "? " ; 4 " 9 1 ? "; "? 4 "= " ? "; : "" 9 2 " = ; ": 1 S ?> "= = 1 ": 9 ? "; ; " "? " 2 "" : 4 "? 2 = 1 ? : 9 "= 4 ; ": " "" "; " "? 9 : 1 4 "; ? = "" " " ; "= ": 2 " "= "? = 9 1 4 2 : "; ": ? "" ; " S :> ""
2 "? ": ? = 9 1 "= " 4 ; "" " : "; "? 4 "" ; 9 "; = ? : 2 " " "= ": 1 "= 9 1 = " "" 2 "? "; " ? ": ; 4 : ? "; = 9 "= " "? 4 1 : ; "" " 2 ": S ;> " : " 2 "= "" 9 4 ; ? "; "? = ": 1 ": "" " : 2 "? " ; = "; "= ? 1 4 "9 : " "" "= "? 2 4 "; 1 " ; 9 ? = ": "" 4 " 2 " ": "? 9 "; = 1 "= : ; ? S 9> " " "= "; 1 9 4 = "? ? : ": 2 ; "" "= "; : 2 " 1 ; 9 " "? ": = "" ? 4 1 ": "; ; 4 " ? 2 = : "= " "? "" 9 : ? " 1 ; "; "= "" ": " 2 9 = 4 "? S 2> : "" ": "; = 4 "? ? " 1 2 ; "= 9 " "? = "" 2 : 1 " "= ": ? ; " "; 4 9 " : "" "? " ? 2 ": "= "; 9 4 = ; 1 9 "" "? 4 " : "= 2 1 ; = "; ": ? " S 4> "? 4 : 9 "; "" " "= 1 ? ": ; = " 2 " "; "? 4 "= ? 2 : " ; 9 "" = ": 1 2 "" : " 1 " ": = 9 "= "? "; ? ; 4 " ": 2 : "= 4 "? "; " 1 = ? ; 9 ""
• #eluaran proses substitusi adalah Fektor $ yang panjangnya :4 bit. Gektor $ menjadi masukan untuk proses permutasi. %ujuan permutasi adalah
untuk mengacak hasil proses substitusi kotak-S. +ermutasi dilakukan dengan menggunakan matriks permutasi % ( %-box) sbb>
"9 2 = " 1 " 4 "2 " "; ? 9 ; 4 ?" "= 4 : ": ? 2 ? 1 "1 "? ?= 9 "" : ;
• 'it-bit % ( $) merupakan keluaran dari fungsi f .
• Akhirnya, bit-bit % ( $) di-@O-kan dengan Li * " untuk mendapatkan Ri
(lihat Cambar 9)>
RiB Li * "⊕ % ( $)
• adi, keluaran dari putaran ke-i adalah ( Li, Ri) B ( Ri * ", Li * " ⊕ % ( $)) f ⊕ L i -" R i ? bit ? bit
Gambar &.Skema perolehan Ri
Permuta'i Tera!(ir ) Inverse Initial Permutation*
• +ermutasi terakhir dilakukan setelah "9 kali putaran terhadap gabungan blok kiri dan blok kanan.
• +roses permutasi menggunakan matriks permutasi aal balikan (inverse initial permutation atau &+-" ) sbb>
:= 4 :4 "9 ;9 : 9: ? ?1 2 :2 "; ;; ? 9? ?" ?4 9 :9 ": ;: 9 ?= ?2 ; :; "? ;? " 9" 1 ?9 : :: " ; = 9= 4 ?; ? :? "" ;" "1 ;1 2 ?: : "= ;= "4 ;4 9 ?? " :" 1 :1 "2 ;2 ;
Im+#ementa'i Hardware ,an Software DES
• !S sudah diimplementasikan dalam bentuk perangkat keras.
• alam bentuk perangkat keras, !S diimplementasikan di dalam chip. Setiap detikchip ini dapat mengenkripsikan "9,4 juta blok (atau " gigabit per detik).
• &mplementasi !S ke dalam perangkat lunak dapat melakukan enkripsi ?.=== blok per detik (pada komputermainframe &'$ ?=1=).
-. Keamanan DES
• &su-isu yang menjadi perdebatan kontroFersial menyangkut keamanan !S>
". +anjang kunci . umlah putaran ?. #otak-S
%an!ang kunci
• +anjang kunci eksternal !S hanya 9: bit atau 4 karakter, itupun yang dipakai hanya ;9 bit. +ada rancangan aal, panjang kunci yang diusulkan &'$ adalah "4 bit, tetapi atas permintaan 3SA, panjang kunci diperkecil menjadi ;9 bit. Alasan pengurangan tidak diumumkan.
• %etapi, dengan panjang kunci ;9 bit akan terdapat ;9 atau
2.=;2.;1:.=?2.12.1?9 kemungkinan kunci. ika diasumsikan serangan exhaustive key search dengan menggunakan prosesor paralel mencoba setengah dari jumlah kemungkinan kunci itu, maka dalam satu detik dapat dikerjakan satu juta serangan. adi seluruhnya diperlukan "": tahun untuk menemukan kunci yang benar.
• %ahun "114, "lectronic (rontier (oundation (!6!) merancang dan membuat perangkat keras khusus untuk menemukan kunci !S secara exhaustive search key dengan biaya H;=.=== dan diharapkan dapat menemukan kunci selama ; hari. %ahun "111, kombinasi perangkat keras !6! dengan kolaborasi internet yang melibatkan lebih dari "==.=== komputer dapat menemukan kunci !S kurang dari " hari.
)umlah putaran
• Sebenarnya, delapan putaran sudah cukup untuk membuat cipherteks sebagai fungsi acak dari setiap bit plainteks dan setiap bit cipherteks. adi, mengapa harus "9 kali putaranI
• ari penelitian, !S dengan jumlah putaran yang kurang dari "9 ternyata dapat dipecahkan denganknon-plaintext attack lebih mangkus daripada denganbrute force attack .
Kotak-S
• +engisian kotak-S !S masih menjadi misteri tanpa ada alasan mengapa memilih konstanta-konstanta di dalam kotak itu.
Kunci Lemah dan Kunci Setengah Lemah
• !S mempunyai beberapa kunci lemah (eak key). #unci lemah menyebabkan kunci-kunci internal pada setiap putaran sama ( K " B K B D
B K "9). Akibatnya, enkripsi dua kali berturut-turut terhadap plainteks
menghasilkan kembali plainteks semula.
• #unci lemah terjadi bila bit-bit di dalamC i dan Di semuanya = atau ", atau
setengah dari kunci seluruh bitnya " dan setengah lagi seluruhnya =.
• #unci eksternal (dalam notasi 5!@) yang menyebabkan terjadinya kunci lemah adalah (ingat baha setiap bit kedelapan adalah bit paritas).
#unci lemah (dengan bit paritas) #unci sebenarnya
="=" ="=" ="=" ="=" ======= ======= "6"6 "6"6 "6"6 "6"6 ======= 6666666 !=!= !=!= 6"6" 6""6 6666666 ======= 6!6! 6!6! 6!6! 6!6! 6666666 6666666
• Selain kunci lemah, !S juga mempunyai sejumlah pasangan kunci setengah-lemah ( semieak key). +asangan kunci setengah- lemah mengenkripsikan plainteks menjadi cipherteks yang sama. Sehingga, satu kunci dalam pasangan itu dapat mendekripsi pesan yang dienkripsi oleh kunci yang lain di dalam pasangan itu.
• #unci setengah-lemah terjadi bila>
". Register C dan D berisi bit-bit dengan pola ="="D="=" atau "="=D "="=
. egister yang lain ( atau ) berisi bit-bit dengan pola ====D====, """"D"""", ="="D="=", atau "="=D"="=
• Ada 9 pasang kunci setengah lemah (dalam notasi 5!@)> a. ="6! ="6! ="6! ="6! dan 6!=" 6!=" 6!=" 6!=" b. "6!= "6!= =!6" =!6" dan !="6 !="6 6"=! 6"=! c. ="!= ="!= ="6" ="6" dan !==" !==" 6"=" 6"=" d. "66! "66! =!6! =!6! dan 6!"6 6!"6 6!=! 6!=! e. =""6 =""6 ="=! ="=! dan "6=" "6=" =!=" =!=" f. !=6! !=6! 6"6! 6"6! dan 6!!= 6!!= 6!6" 6!6" 2.2 IDEA
&!A (&nternational ata !ncryption Algorithm) merupakan algoritma simetris yang beroperasi pada sebuah blok pesan terbuka dengan lebar 9:-bit. an menggunakan kunci yang sama , berukuran "4-bit, untuk proses enkripsi dan
dekripsi. +esan rahasia yang dihasilan oleh algoritma ini berupa blok pesan rahasia dengan lebar atu ukuran 9:-bit +esan dekripsi menggunakan blok penyandi yang sama dengan blok proses enkripsi dimana kunci dekripsinya
diturunkan dari dari kunci enkripsi. Algoritma ini menggunakan operasi campuran dari tiga operasi aljabar yang berbeda, yaitu @O, operasi penjumlahan modulo "9 dan operasi perkalian modulo ( "9 E " ) . Semua operasi ini digunakan dalam pengoperasian sub-blok "9-bit. Algoritma ini melakukan iterasi yang terdiri dari atas 4 putaran dan & transformasi keluaran pada putaran ke 1, Algoritma penyandian &!A (&nternational ata !ncryption Algorithm) muncul pertama kali pada tahun "11= yang dikembangkan oleh ilmuan @ueijia 7ai dan ames 7 $assey. Algoritma utama dari sistem kriptografi &!A adalah sebagai berikut >
". +roses enkripsi > ek($) B . +roses dekripsi > dk() B $ imana >
! B adalah fungsi enkripsi B adalh fungsi dekripsi $ B adalah pesan terbuka B adalah pesan rahasia
# B adalah kunci enkripsi atau dekripsi
". +roses !nkripsi &!A
+ada proses enkripsi, algoritma &!A ini ditunjukkan oleh gambar di atas, terdapat tiga operasi yang berbeda untuk pasangan sub-blok "9-bit yang digunakan, sebagai berikut >
• @O dua sub-blok "9-bit bir per bit, yang disimbolkan dengan tanda
• +enjumlahan integer modulo ("9 E ") dua sub-blok "9-bit , dimana edua sub-blok itu dianggap sebagai representasi biner dari integer biasa, yang disimbolkan engan tanda
• +erkalian modulo ("9 E ") dua sub-blok bit, dimana kedua sub-blok "9- bit itu dianggap sebagai representasi biner dari integer biasa kecuali sub-blok
nol dianggap meakili integer "9 , yang disimbolkan dengan tanda .
. +roses eskripsi &!A
+roses dekripsi menggunakan algoritma yang sama dengan proses enkripsi tetapi ; buah sub-blok kunci yang digunakan masing-masing merupakan hasil turunan ; buah sub-blok kunci enkripsi. %abel sub-blok kunci dekripsi yang diturunkan dari sub-blok kunci enkripsi dapat dilihat pada tabel berikut >
#eterangan > J K-"
merupakan inFers perkalian modulo "9E" dari K, dimana K K-" B " J -K merupakan inFers penjumlahan modulo "9 dri K, dimana K K-" B =
2. LKI
7O#& dirancang oleh kriptografer Australia yaitu 7arie 'ron, osef +ieprLyk, dan ennifer Seberry. 7O#& didesain sebagai hasil dari analisis yang dilakukan secara detail terhadap blok cipher yang standar digunakan pada saat itu, yaitu !S (ata !ncryption Standar). ikarenakan ada Fersi terbaru dari 7O#& ini, maka 7O#& yang dibuat pertama kali lebih dikenal dengan nama 7O#&41 sesuai dengan tahun pembuatannya, alaupun 7O#& pertama kali diperkenalkan pada tahun "11=.
7O#& didesain untuk menggantikan !S sehingga strukturnya pun dibuat hampir sama dengan !S. 7O#& menggunakan blok data sepanjang 9: bit dan kunci sepanjang 9: bit pula.
esain 7O#&41 Secara garis besar, desain dari 7O#&41 sangat mirip dengan desain !S, termasuk >
• +ermutasi + dan penggunaannya dalam membentuk cipherteks tergantung daripada plainteks
• +ermutasi + dan perputaran kunci dalam membentuk cipherteks tergantung dari kunci.
De'ain S/B0e' ,ari LKI3
berdasarkan pada kriteria nonlinier yang dibuat oleh osef +ieprLyk, dan ennifer Seberry. 7O#&41 merupakan sebuah kelas dari 6eistel cipher, maksudnya adalah sebuah bentuk dari subtitusi dan permutasi (S-+) dan jaringan (Shannon). +roperti inti dari jaringan S-+ adalah sebagai berikut.
• +roperti aFalanche • +roperti completeness
#edua buah properti di atas diimplementasikan dalam desain yang terdiri dari dua buah fase.
2.$
LU-$etode 7U merupakan algoritma kriptografi kunci publik yang dikembangkan oleh +eter . Smith dari 3e Kealand pada tahun "11?. $etode 7U ini dirancang oleh +eter . Smith setelah ia berhasil meneliti dan melihat kelemahan dari metode SA. $etode 7U ini menggunakan fungsi 7ucas yang dapat menutupi kelemahan metode SA yang menggunakan fungsi pangkat. #emungkinan untuk menjebol SA menjadi ada karena masalah pangkat tersebut. 6ungsi 7ucas ini dapat mencegah kemungkinan tersebut.
$etode 7U sendiri hampir sama dengan metode SA hanya saja fungsi pangkat pada metode SA diganti dengan fungsi 7ucas pada metode 7U. $etode 7U ini menggunakan dua buah bilangan prima besar, p dan M untuk menghasilkan pasangan kunci publik, e dan n, dimana n B p N M, serta kunci priFat, d. Sedangkan
nilai p dan M sendiri tidak digunakan dalam algoritma ini. Algoritma ini juga menggunakan "xtended "uclidean algorithm untuk menghasilkan nilai kunci dekripsi d dari kunci enkripsi e. 3ilai kunci enkripsi e merupakan sebuah bilangan acak yang dibangkitkan sedemikian rupa sehingga harus relatif prima terhadap p * ", M * ", p E " dan M E ". Sedangkan panjang plaintext harus lebih kecil daripada n.
Algoritma 7U merupakan salah satu algoritma dalam kriptografi kunci umum, algoritma dibangun berdasarkan fungsi matematika yaitu barisan 7ucas yang telah didefinisikan sebelumnya >
fluc(+) B Gn(+,") mod 3
alam algoritma 7U terdapat tiga bagian utama yaitu pembangkit kunci, proses enkripsi, dan proses dekripsi.
1. Pembangkitan Kunci
alam algoritma 7U pada saat membangkitkan sepasang kunci membutuhkan dua buah bilangan prima p dan M. #emudian dikalikan menghasilkan nilai modulus 3∈ K.
(") 3 B p < M
ihitung nilai fungsi perluasan euler (3) > () (3) B (p-")(pE")(M-")(ME")
Sebuah bilangan bulat, e ∈ K, " P e P (3), yang disebut kunci enkripsi,
kemuadian dicari semikian sehingga e dan (3) berelatif prima. 6aktor +ersekutuan %erbesar (6+') dari e dan (3) adalah ".
(?) 6+'(e, (3)) B "
3ilai (e,3) kemudian dipublikasikan sebagai kunci publik algoritma 7U. Setelah kunci publik diperoleh, langkah selanjutnya menghitung kunci dekripsi (kunci priFat) d diperoleh dengan terlebih dahulu menghitung nilai (diskriminan) barisan 7ucas >
(:) B m * :, dimana m adalah plainteks yang akan dienkripsi. #emudian dicari #elipatan +ersekutuan %erkecil (#+#) dari fungsi 7ehmer %otient sehingga diperoleh >
#arena simbol 7egendre mempunyai nilai " dan -" maka nilai S(3) mempunyai empat kemungkinan yaitu >
S(3) B #+#Q(p-"),(M-")R S(3) B #+#Q(p-"),(ME")R S(3) B #+#Q(pE"),(M-")R S(3) B #+#Q(pE"),(ME")R
Sehingga nilai kunci dekripsi d mempunyai empat kemungkinan tergantung dari nilai S(3), dan diperoleh dengan mencari inFers perkalian modulo S(3) >
(9) ed " mod S(3)
3ilai (d,3) merupakan kunci dekripsi (kunci priFat) pasangan dari (e,3).
. !lgoritma Enkripsi "#$
+lainteks m akan dienkripsi dengan kunci publik e yang diperoleh dari hasil pembangkit kunci. 6ungsi enkripsi didefinisikan sebagai berikut >
fenk($) B Gn($,") mod 3
6ungsi enkripsi akan menghitung suku ke-n dari barisan 7ucas dengan indeks n adalah kunci publik e dan $ adalah plainteks. Sehingga untuk mengenkripsi plainteks m∈ $ dan kunci publik 7U (e,3) dinyatakan sebagai >
c B Ge(m,") mod 3
+roses enkripsi menghasilkan ciperteks c∈ .
%. !lgoritma &ekripsi "#$
iperteks c ∈ diperoleh dari algoritma enkripsi 7U, langkah
selanjutnya yaitu proses dekripsi ciperteks c∈ menjadi plainteks asli m∈ $
dengan kunci priFat. 6ungsi dekripsi didefinisikan sebagai > fdek() B Gn(,") mod 3
Untuk mendekripsi c∈ dan kunci priFat 7U (d,3) untuk mendapatkan
plainteks m ∈ $ dinyatakan sebagai >
m B Gd(c,") mod 3
Im#ementa'i A#g0ritma
LU-&mplementasi Algoritma 7U dalam melakukan enkripsi, setiap karakter dari string berupa teks T plainteks yang dimasukkan dikonFersi ke dalam bentuk bilangan dengan kode AS&& (American Standard ode for &nformation
&nterchange) dan inputan plainteks berupa file berecord, setiap kalimat merupakan satu record. an plainteks dipecah kedalam blok berisi karakter kemudian dienkripsi tiap-tiap blok, ciperteks yang diperoleh merupakan hasil dari gabungan dari blok-blok plainteks yang telah terenkripsi. #emudian ciperteksdidekripsi tiap-tiap blok dan dikonFersi kembali dengan kode AS&& untuk menghasilkan plainteks yang diinginkan.
Sebagai contoh teks AlgorithmV akan dienkripsi dengan algoritma 7U, plainteks dibagi dalam blok yang berisi dua karakter, jika blok terakhir hanya berisi " karakter maka di tambah dengan spasiTblank. Sehingga setelah dikonFersi dengan kode AS&& menjadi ; blok plainteks, $ B ?:22 24= 4?2: 4;2? 24=" ari hasil +embangkitan kunci diperoleh bilangan prima p B :2, bilangan prima M B :" dan kunci publik (e,3) B (2,""?2) dan kunci priFat (d,3) B ("=?,""?2), kemudian setiap blok plainteks $ dienkripsi dengan fungsi enkripsi menghasilkan ciperteks >
B :2:1 9:4 ??42 1:2= 1:
#emudian setiap blok ciperteks didekripsi dengan fungsi dekripsi menghasilkan >
$ B ?:22 24= 4?2: 4;2? 24="
+lainteks $ dikonFersi kedalam bentuk teks dengan kode AS&& didapatkan teks asli kembali AlgorithmV
BAB III PENUTUP .1 KESIMPULAN
!S merupakan kependekan dari /ata !ncryption Standard0, yaitu standar teknik encryption yang diresmikan oleh pemerintah Amerika Serikat (US) di tahun "122. !S kemudian dijadikan standar A3S& di tahun "14". 5orst 6eistel merupakan salah satu periset yang mula-mula mengembangkan !S ketika bekerja di &'$ atson 7aboratory di 8orkton 5eights, 3e 8ork.
!S merupakan block cipher yang beroperasi dengan blok berukuran 9:- bit dan kunci ;9-bit. 'rute-force attack terhadap !S membutuhkan kombinasi pangkat ;9, atau sekitar 2 < "= pangkat "9, atau 2= juta milyar.
&!A (&nternational ata !ncryption Algorithm) merupakan algoritma simetris yang beroperasi pada sebuah blok pesan terbuka dengan lebar 9:-bit. an menggunakan kunci yang sama , berukuran "4-bit, untuk proses enkripsi dan dekripsi. +esan rahasia yang dihasilan oleh algoritma ini berupa blok pesan rahasia dengan lebar atu ukuran 9:-bit +esan dekripsi menggunakan blok penyandi yang sama dengan blok proses enkripsi dimana kunci dekripsinya
diturunkan dari dari kunci enkripsi
7O#& didesain sebagai hasil dari analisis yang dilakukan secara detail terhadap blok cipher yang standar digunakan pada saat itu, yaitu !S (ata !ncryption Standar). ikarenakan ada Fersi terbaru dari 7O#& ini, maka 7O#& yang dibuat pertama kali lebih dikenal dengan nama 7O#&41 sesuai dengan tahun pembuatannya, alaupun 7O#& pertama kali diperkenalkan pada tahun "11=.
$etode 7U merupakan algoritma kriptografi kunci publik yang dikembangkan oleh +eter . Smith dari 3e Kealand pada tahun "11?. $etode 7U ini dirancang oleh +eter . Smith setelah ia berhasil meneliti dan melihat
kelemahan dari metode SA. $etode 7U ini menggunakan fungsi 7ucas yang dapat menutupi kelemahan metode SA yang menggunakan fungsi pangkat. #emungkinan untuk menjebol SA menjadi ada karena masalah pangkat tersebut. 6ungsi 7ucas ini dapat mencegah kemungkinan tersebut.
KATA PENGANTAR
+uji serta syukur kami panjatkan kehadirat Allah S% yang telah memberikan kenikmatan kepada kita semua sehingga kami dapat membuat dan menyelesaikan makalah yang berjudul 4A#g0ritma Kri+t0gra5i DES6 IDEA6 LKI ,an LU-7 ini.
Selaat beriring salam tak lupa kami sanjungkan kepangkuan alam 3abi $uhammad SA selaku 3abi dan asul terakhir yang membimbing manusia, mengajak manusia untuk menganut agama tauhid yakni Agama &slam sekaligus menyempurnakan akhlak manusia
Ucapan terima kasih yang tak terhingga kami ucapkan kepada osen yang telah membimbing kami dan teman-teman semua yang telah banyak membantu dalam pembuatan makalah ini
#ami sangat mengharapkan kritikan dan saran serta soal-soal.yang bersifat positif baik itu dari osen sendiri dan juga dari teman-teman semua, agar
kedepannya menjadi lebih baik,Amin 8a rabba# a#amin.
$atangglumpangdua, juni ="=
9
DA:TAR ISI KATA PENGANTAR DDDDDDDDDDDD.DDDDDDD. i DA:TAR ISIDDDD..DDDDDDDDDDDDDDDDDDD ii BAB I PENDAHULUAN "." 7atar 'elakang ... " BAB II PEMBAHASAN ." +engertian !S... A. %injauan Umum... '. +embangkitan #unci &nternal ... : . #eamanan !S ... "? . +engertian &!A ... "; .? +engertian 7O#& ... "2 .: +engertian 7U ... ;
BAB III PENUTUP
?." #esimpulan ... ?
ALGORITMA KRIPTOGRAFI
DES, IDEA, LOKI DAN LUC
DISUSUN OLEH : KELOMPOK NAMA : NIM: 1. SUFRIADI (07110492) 2. MUHAMMAD (07110624) . HERI!AL (07110496) 4. NA"MUDDIN (071104#4)
PRODI : SECURIT$ COMPUTER
SMT%UNIT : &I'F