• Tidak ada hasil yang ditemukan

Analisa Waktu Simpan Air Terhadap Kinerja AC Split 1 PK dengan Alat Penukar Kalor Tipe Serpentine

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2017

Membagikan "Analisa Waktu Simpan Air Terhadap Kinerja AC Split 1 PK dengan Alat Penukar Kalor Tipe Serpentine"

Copied!
1
0
0

Teks penuh

(1)

81

DAFTAR PUSTAKA

[1] http://nasional.kompas.com/read/2010/06/08/04122410/saat.ada.15.miliar

kendaraan

[2] Fakultas Geografi Universitas Gadjah Mada (2007, Oktober 02). Pemanasan

Global. http://geo.ugm.ac.id/archives/28

[3] http://growerhouse.com/blog/mini-split-air-conditioner-ac

-review-overview-for-indoor-grow-rooms

[4] Wilbert F. Stoecker, Jerold W Jones, 1992, Refrigerasi dan pengkondisian

Udara, alih bahasa Supratman Hara, Edisi Kedua, Penerbit Erlangga,

Jakarta

[5] Literatur [4] Hal. 246

[6] Literatur [4] Hal. 279

[7] http://www.diyanswerguy.com/tools/appliances/electric-water-heater.jpg

[8] http://www.colonyplumbing.net/wtr_htr_gas_noted_leaders.jpg

[9] Literatur [4] Hal. 184

[10] H.J. Laue, Regional report Europe : “heat pumps –status and trends”, International Journal of Refrigeration 25 (2002) hal. 414-420

[11] Ambarita, Himsar. 2011, Buku Kuliah Perpindahan Panas Konduksi. Medan

[12] Wilbert F. Stoecker, Jerold W. Jones, 1989, Design Of Thermal Systems,

McGraw Hill, 3rd edition, New York.

Referensi

Dokumen terkait

Laju aliran massa rata-rata dari sistem pengujian pengkondisian uadara yang dimodifikasi siang, sore dan malam hari lebih kecil dibandingkan dengan sistem pengujian

Perpindahan panas secara konduksi adalah proses dengan panas mengalir dari daerah yang bersuhu lebih tinggi ke daerah yang bersuhu lebih rendah di dalam suatu

Tabel 4.8 Nilai Laju Aliran Massa Refrigeran, Kerja Kompresor, Dampak Refrigerasi, COP, dan Daya Kompresor Pengujian Siang Hari Tanpa

Dalam waktu 60 menit, kerja kompresor dari sistem pengkondisian udara yang dimodifikasi mengalami penurunan sebesar 2,2 %, efek refrigerasi mengalami peningkatan

Dari penelitian sebelumnya yang dilakukan oleh Abraham (2006) menggunakan modifikasi penambahan alat penukar kalor dengan pipa yang berasal dari evaporator

Kipas mendorong udara dari luar atau dari dalam ruangan, tetapi pada sistem umumnya kipas mendorong udar dari kedua sumber pada saat yang sama. Oleh karena itu udara

“Analisa Performansi Pengkondisian Udara tipe Window Dengan Penambahan Alat Penukar Kalor”, Jurnal Ilmiah Teknik Mesin,Volume 3 Nomor 2.hal 157-163.. Jones, 1992,

Penelitian ini adalah penelitian eksperimental yang menggunakan suatu alat uji sistem AC dengan penambahan tabung water heater dengan metode pengumpulan data yang bertujuan