• Tidak ada hasil yang ditemukan

PERKEMBANGAN INDEKS HARGA KONSUMEN/INFLASI KOTA BLORA JANUARI 2016 INFLASI 0,28 PERSEN

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2021

Membagikan "PERKEMBANGAN INDEKS HARGA KONSUMEN/INFLASI KOTA BLORA JANUARI 2016 INFLASI 0,28 PERSEN"

Copied!
9
0
0

Teks penuh

(1)

Berita Resmi Statistik Kabupaten Blora No. 02/02/33/16/Th.VIII, 10 Februari 2016 | 1

No. 02/02/33/16/Th.VIII, 10 Februari 2016

PERKEMBANGAN INDEKS HARGA KONSUMEN/INFLASI

KOTA BLORA

JANUARI 2016 INFLASI 0,28 PERSEN

 Pada bulan Januari 2016 Kota Blora terjadi inflasi 0,28 persen dengan Indeks Harga Konsumen (IHK) sebesar 119,28 (IHK 2012=100), lebih rendah dibandingkan inflasi pada bulan Desember 2015 yang tercatat mengalami inflasi sebesar 0,90 persen dengan IHK sebesar 118,95.

 Inflasi terjadi karena adanya kenaikan harga yang ditunjukkan oleh kenaikan indeks yang cukup signifikan pada kelompok bahan makanan sebesar 0,42 persen; kelompok perumahan, listrik, gas dan bahan bakar 0,17 persen; kelompok makanan jadi, minuman, rokok dan tembakau 0,09 persen; kelompok kesehatan sebesar 0,01 persen. Kelompok transportasi, komunikasi dan jasa keuangan mengalami penurunan indeks sebesar 0,13 persen. Sedangkan kelompok sandang dan kelompok pendidikan, rekreasi dan olah raga tidak terjadi perubahan harga atau stabil.

 Komoditas yang memberikan sumbangan terbesar terhadap terjadinya inflasi adalah bayam, telur ayam ras, bawang merah, bawang putih dan jeruk.

 Komoditas yang memberikan sumbangan terbesar terjadinya deflasi adalah cabai merah, cabai rawit, bensin, wortel dan tomat sayur.

 Dari enam kota SBH, semua kota mengalami inflasi. Inflasi tertinggi terjadi di Kota Cilacap sebesar 0,76 persen dengan IHK sebesar 125,32 diikuti Kota Tegal sebesar 0,62 persen dengan IHK sebesar 120,00; Kota Purwokerto sebesar 0,57 persen dengan IHK sebesar 121,00; Kota Surakarta sebesar 0,52 persen dengan IHK sebesar 120,45; Kota Kudus sebesar 0,44 persen dengan IHK sebesar 128,80; dan Kota Semarang sebesar 0,39 persen dengan IHK sebesar 122,25.

 Laju inflasi tahun kalender Januari 2016 inflasi 0,28 persen, jauh lebih tinggi dibandingkan tahun kalender Januari 2015 yang mengalami inflasi sebesar minus 0,39 persen.

(2)

Berita Resmi Statistik Kabupaten Blora No. 02/02/33/16/Th.VIII, 10 Februari 2016 | 2 Perkembangan harga berbagai komoditas pada bulan Januari 2016 secara umum mengalami kenaikan. Berdasarkan hasil pemantauan BPS Kabupaten Blora, pada bulan Januari 2016 Kota Blora terjadi inflasi 0,28 persen dengan Indeks Harga Konsumen (IHK) sebesar 119,28 (IHK 2012=100), lebih rendah dibandingkan inflasi pada bulan Desember 2015 yang tercatat mengalami inflasi sebesar 0,90 persen dengan IHK sebesar 118,95. Inflasi terjadi karena adanya kenaikan harga yang ditunjukkan oleh kenaikan indeks yang cukup signifikan pada kelompok bahan makanan sebesar 0,42 persen; kelompok perumahan, listrik, gas dan bahan bakar 0,17 persen; kelompok makanan jadi, minuman, rokok dan tembakau 0,09 persen; kelompok kesehatan sebesar 0,01 persen. Kelompok transportasi, komunikasi dan jasa keuangan mengalami penurunan indeks sebesar 0,13 persen. Sedangkan kelompok sandang dan kelompok pendidikan, rekreasi dan olah raga tidak terjadi perubahan harga atau stabil.

Komoditas yang memberikan sumbangan terbesar terhadap terjadinya inflasi adalah bayam, telur ayam ras, bawang merah, bawang putih dan jeruk. Komoditas yang memberikan sumbangan terbesar terjadinya deflasi adalah cabai merah, cabai rawit, bensin, wortel dan tomat sayur.

Gambar 1. Inflasi Month to Month Kota Blora Tahun 2014 - 2016

Pada bulan Januari 2016, kelompok komoditas yang memberikan andil/sumbangan inflasi terbesar adalah kelompok bahan makanan sebesar 0,1072 persen diikuti kelompok perumahan, air, listrik, gas dan bahan bakar sebesar 0,0345 persen; kelompok makanan jadi, minuman rokok dan tembakau sebesar 0,0164 persen; kelompok kesehatan sebesar 0,0005 persen. Sedangkan kelompok komoditas yang memberikan andil/sumbangan deflasi adalah kelompok transportasi, komunikasi dan jasa keuangan sebesar 0,0235 persen.

0,98 0,22 0,2 -0,15 0,19 0,47 0,79 0,4 0,01 0,36 1,28 2,15 -0,39 -0,47 0,05 0,16 0,44 0,55 0,86 0,45 0,2 -0,13 0,2 0,9 0,28 -1 -0,5 0 0,5 1 1,5 2 2,5 2014 2015 2016

(3)

Berita Resmi Statistik Kabupaten Blora No. 02/02/33/16/Th.VIII, 10 Februari 2016 | 3

URAIAN MENURUT KELOMPOK PENGELUARAN

1. Bahan Makanan

Tabel 1

Inflasi dan Sumbangan Kelompok Bahan Makanan Bulan Januari 2016

Komoditas Inflasi Sumbangan

(1) (2) (3)

BAHAN MAKANAN 0,42 0,1072

Padi-padian, umbi-umbian dan hasilnya 0,22 0,0160

Daging dan Hasil-hasilnya 0,56 0,0108

Ikan segar 0,10 0,0021

Ikan diawetkan 0,09 0,0006

Telur, susu dan hasil-hasilnya 1,71 0,0564

Sayur-sayuran -0,08 -0,0011

Kacang-kacangan 0,03 0,0005

Buah-buahan -0,08 -0,0011

Bumbu-bumbuan 0,84 0,0222

Lemak dan minyak 0,03 0,0008

Bahan makanan lainnya 0,00 0,0000

Kelompok bahan makanan pada bulan Januari 2016 mengalami inflasi 0,42 persen. Dari 11 sub kelompok dalam kelompok bahan makanan 8 sub kelompok mengalami kenaikan indeks atau inflasi, yaitu adalah sub kelompok padi-padian, umbi-umbian dan hasilnya sebesar 0,22 persen; sub kelompok daging dan hasil-hasilnya sebesar 0,56 persen; sub kelompok ikan segar sebesar 0,10 persen; sub kelompok ikan diawetkan sebesar 0,09 persen, sub kelompok telur, susu dan hasil-hasilnya sebesar 1,71 persen; sub kelompok kacang-kacangan sebesar 0,03 persen; sub kelompok bumbu-bumbuan sebesar 0,84 persen dan sub kelompok lemak dan minyak sebesar 0,03 persen. Sedangkan sub kelompok yang mengalami penurunan indeks harga atau deflasi adalah sub kelompok sayur-sayuran sebesar 0,08 persen dan sub kelompok buah-buahan sebesar 0,08 persen.

Kelompok ini pada Januari 2016 memberikan sumbangan inflasi sebesar 0,1072 persen. Beberapa komoditas yang mengalami kenaikan harga pada bulan Januari 2016 antara lain: bayam, telur ayam ras, bawang merah, bawang putih, jeruk, anggur, kentang dan kol. Sedangkan komoditas yang mengalami penurunan harga

(4)

Berita Resmi Statistik Kabupaten Blora No. 02/02/33/16/Th.VIII, 10 Februari 2016 | 4

2. Makanan Jadi, Minuman, Rokok dan Tembakau

Tabel 2

Inflasi dan Sumbangan Kelompok Makanan Jadi, Minuman, Rokok dan Tembakau Bulan Januari 2016

Komoditas Inflasi Sumbangan

(1) (2) (3)

MAKANAN JADI, MINUMAN, ROKOK

DAN TEMBAKAU 0,09 0,0164

Makanan Jadi 0,09 0,0102

Minuman yang tidak beralkohol 0,17 0,0061 Tembakau dan Minuman Beralkohol 0,00 0,0000

Kelompok ini pada bulan Januari 2016 mengalami inflasi 0,09 persen. Inflasi terjadi pada sub kelompok makanan jadi sebesar 0,09 persen dan sub kelompok minuman yang tidak beralkohol sebesar 0,17 persen. Sedangkan sub kelompok yang tidak mengalami perubahan indeks atau stabil yaitu sub kelompok tembakau dan minuman beralkohol.

Kelompok ini pada Januari 2016 secara keseluruhan memberikan sumbangan inflasi sebesar 0,0164 persen.

3. Perumahan, Air, Listrik, Gas & Bahan Bakar

Tabel 3

Inflasi dan Sumbangan Kelompok Perumahan, Air, Listrik, Gas dan Bahan Bakar Bulan Januari 2016

Komoditas Inflasi Sumbangan

(1) (2) (3)

PERUMAHAN, AIR, LISTRIK, GAS DAN

BAHAN BAKAR 0,17 0,0345

Biaya tempat Tinggal 0,05 0,0064

Bahan Bakar, Penerangan dan Air 0,60 0,0262

Perlengkapan Rumahtangga 0,11 0,0019

Penyelenggaraan Rumahtangga 0,00 0,0000

Kelompok ini pada bulan Januari 2016 mengalami inflasi sebesar 0,17 persen. Dari 4 sub kelompok dalam kelompok ini tiga sub kelompok mengalami kenaikan indeks atau inflasi yaitu sub kelompok biaya tempat tinggal sebesar 0,05 persen; sub kelompok bahan bakar, penerangan dan air sebesar 0,60 persen dan sub kelompok perlengkapan rumah tangga sebesar 0,11 persen. Sedangkan sub kelompok penyelenggaraan rumah tangga tidak mengalami perubahan indeks. Kelompok ini secara keseluruhan memberikan sumbangan inflasi sebesar 0,0345 persen.

(5)

Berita Resmi Statistik Kabupaten Blora No. 02/02/33/16/Th.VIII, 10 Februari 2016 | 5

4. Sandang

Tabel 4

Inflasi dan Sumbangan Kelompok Sandang Bulan Januari 2016

Komoditas Inflasi Sumbangan

(1) (2) (3)

SANDANG 0,00 0,0000

Sandang Laki-laki 0,00 0,0000

Sandang Perempuan 0,00 0,0000

Sandang Anak-anak 0,00 0,0000

Barang Pribadi dan Sandang Lainnya 0,00 0,0000

Kelompok ini pada bulan Januari 2016 tidak mengalami perubahan harga atau stabil. Dari empat sub kelompok dalam kelompok ini, semuanya tidak mengalami perubahan harga atau stabil, yaitu sub kelompok barang pribadi dan sandang lainnya; sub kelompok sandang laki-laki, sub kelompok sandang perempuan, dan sub kelompok sandang anak-anak. Secara keseluruhan kelompok ini tidak memberikan sumbangan inflasi pada bulan Januari.

5. Kesehatan

Tabel 5

Inflasi dan Sumbangan Kelompok kesehatan Bulan Januari 2016

Komoditas Inflasi Sumbangan

(1) (2) (3)

KESEHATAN 0,01 0,0005

Jasa Kesehatan 0,00 0,0000

Obat-obatan 0,00 0,0000

Jasa Perawatan Jasmani 0,00 0,0000

Perawatan Jasmani dan Kosmetika 0,02 0,0005

Kelompok ini pada bulan Januari 2016 mengalami inflasi sebesar 0,01 persen.. Dari empat sub kelompok dalam kelompok ini, satu sub kelompok mengalami inflasi sebesar 0,02 persen yaitu sub kelompok perawatan jasmani dan kosmetika. Sedangkan sub kelompok jasa kesehatan, sub kelompok obat-obatan dan sub kelompok jasa perawatan jasmani tidak mengalami perubahan harga/ stabil.

Secara keseluruhan kelompok ini memberikan sumbangan inflasi sebesar 0,0005 persen pada Bulan Januari.

(6)

Berita Resmi Statistik Kabupaten Blora No. 02/02/33/16/Th.VIII, 10 Februari 2016 | 6

6. Pendidikan, Rekreasi dan Olahraga Tabel 6

Inflasi dan Sumbangan Kelompok Pendidikan, Rekreasi dan Olah Raga Bulan Januari 2016

Komoditas Inflasi Sumbangan

(1) (2) (3)

PENDIDIKAN, REKREASI DAN OLAH

RAGA 0,00 0,0000 Jasa Pendidikan 0,00 0,0000 Kursus-kursus/Pelatihan 0,00 0,0000 Perlengkapan/Peralatan Pendidikan 0,00 0,0000 Rekreasi 0,00 0,0000 Olah Raga 0,00 0,0000

Kelompok ini pada bulan Januari 2016 tidak mengalami perubahan harga atau stabil. Dari lima sub kelompok dalam kelompok ini, semuanya tidak mengalami perubahan harga atau stabil yaitu sub kelompok jasa pendidikan, sub kelompok kursus-kursus/pelatihan, sub kelompok perlengkapan/peralatan pendidikan, sub kelompok rekreasi dan sub kelompok olah raga.

Secara keseluruhan kelompok ini tidak memberikan sumbangan inflasi pada bulan Januari.

7. Transportasi, Komunikasi & Jasa Keuangan

Tabel 7

Inflasi dan Sumbangan Kelompok Transportasi, Komunikasi dan Jasa Keuangan Bulan Januari 2016

Komoditas Inflasi Sumbangan

(1) (2) (3)

TRANSPORTASI, KOMUNIKASI DAN JASA

KEUANGAN -0,13 -0,0235

Transportasi -0,16 -0,0235

Komunikasi dan Pengiriman 0,00 0,0000

Sarana dan Penunjang Transportasi 0,00 0,0000

Jasa Keuangan 0,00 0,0000

Kelompok transportasi, komunikasi dan jasa keuangan pada bulan Januari 2016 mengalami deflasi sebesar 0,13 persen. Dari empat sub kelompok, satu sub kelompok mengalami penurunan indeks harga yaitu sub kelompok transportasi sebesar 0,16 persen. Sedangkan sub kelompok komunikasi dan pengiriman, sub kelompok sarana dan penunjang transportasi dan sub kelompok jasa keuangan indeks harganya stabil.

Secara keseluruhan kelompok ini memberikan andil/sumbangan deflasi sebesar 0,0235 persen.

(7)

Berita Resmi Statistik Kabupaten Blora No. 02/02/33/16/Th.VIII, 10 Februari 2016 | 7

POSISI INFLASI KOTA BLORA TERHADAP 6 KOTA SBH DI JAWA TENGAH

Inflasi terjadi di semua kota SBH. Kota dengan inflasi tertinggi adalah Kota Cilacap sebesar 0,76 persen dengan IHK sebesar 125,32 diikuti Kota Tegal sebesar 0,62 persen dengan IHK sebesar 120,00; Kota Purwokerto sebesar 0,57 persen dengan IHK sebesar 121,00; Kota Surakarta sebesar 0,52 persen dengan IHK sebesar 120,45; Kota Kudus sebesar 0,44 persen dengan IHK sebesar 128,80; dan Kota Semarang sebesar 0,39 persen dengan IHK sebesar 122,25.

Sedangkan pada bulan Januari 2016 Kota Blora mengalami inflasi sebesar 0,28 persen dengan IHK 119,28, nilainya lebih rendah dibandingkan inflasi Kota Cilacap, Kota Surakarta, Kota Tegal, Kota Semarang, Kota purwokerto dan Kota Kudus. Terhadap Sister City yaitu Kota Kudus, inflasi Kota Blora terlihat lebih rendah.

Gambar 2. Inflasi Kota Blora dan Inflasi 6 Kota SBH di Jawa Tengah Bulan Januari 2016

Gambar 3. Inflasi Month to Month Kota Blora dan Kota Kudus Tahun 2015 – 2016 0 0,1 0,2 0,3 0,4 0,5 0,6 0,7 0,8 Tegal Semarang Surakarta Kudus Purwokerto Cilacap Jawa Tengah Blora 0,62 0,39 0,52 0,44 0,57 0,76 0,48 0,28 -0,36 -0,39 -0,02 0,21 0,45 0,56 0,88 0,6 0,28 -0,11 0,21 0,93 -0,39 -0,47 0,05 0,16 0,44 0,55 0,86 0,45 0,2 -0,13 0,2 0,9 -0,6 -0,4 -0,2 0 0,2 0,4 0,6 0,8 1

(8)

Berita Resmi Statistik Kabupaten Blora No. 02/02/33/16/Th.VIII, 10 Februari 2016 | 8

Lampiran1

INDEKS HARGA KONSUMEN DAN LAJU INFLASI KOTA BLORA BULAN JANUARI 2016 (2012 = 100)

KELOMPOK/SUB KELOMPOK IHK

(2012=100)

% Andil INFLASI

Perubahan Perub.IHK Th Kalender Y o Y

IHK (%) 2016

(1) (2) (3) (4) (5) (6)

U M U M 119,28 0,28 0,28 3,54

I BAHAN MAKANAN 126,59 0,42 0,1072 0,42 5,24

a Padi-padian, umbi-umbian dan hasilnya 127,41 0,22 0,0160 0,22 13,14

b Daging dan Hasil-hasilnya 123,38 0,56 0,0108 0,56 5,48

c Ikan segar 123,95 0,10 0,0021 0,10 7,65

d Ikan diawetkan 109,74 0,09 0,0006 0,09 2,77

e Telur, susu dan hasil-hasilnya 132,12 1,71 0,0564 1,71 3,86

f Sayur-sayuran 104,07 -0,08 -0,0011 -0,08 -1,79

g Kacang-kacangan 109,23 0,03 0,0005 0,03 -2,73

h Buah-buahan 124,41 -0,08 -0,0011 -0,08 5,35

i Bumbu-bumbuan 146,75 0,84 0,0222 0,84 2,62

j Lemak dan minyak 138,99 0,03 0,0008 0,03 -1,25

k Bahan makanan lainnya 122,33 0,00 0,0000 0,00 8,00

II MAKANAN JADI, MINUMAN, ROKOK DAN TEMB. 119,93 0,09 0,0164 0,09 5,31

a Makanan jadi 118,77 0,09 0,0102 0,09 4,35

b Minuman yang tidak beralkohol 125,55 0,17 0,0061 0,17 8,57

c Tembakau dan minuman beralkohol 118,16 0,00 0,0000 0,00 5,21

III PERUMAHAN, AIR, LISTRIK, GAS DAN BHN BAKAR 114,98 0,17 0,0345 0,17 2,62

a Biaya tempat tinggal 114,47 0,05 0,0064 0,05 2,02

b Bahan bakar, penerangan dan air 122,73 0,60 0,0262 0,60 5,18

c Perlengkapan rumahtangga 108,64 0,11 0,0019 0,11 1,98 d Penyelenggaraan rumahtangga 108,65 0,00 0,0000 0,00 1,49 IV SANDANG 108,03 0,00 0,0000 0,00 3,07 a Sandang laki-laki 110,20 0,00 0,0000 0,00 2,28 b Sandang wanita 112,18 0,00 0,0000 0,00 5,50 c Sandang anak-anak 109,39 0,00 0,0000 0,00 3,05

d Barang pribadi dan sandang lainnya 99,04 0,00 0,0000 0,00 0,66

V KESEHATAN 107,91 0,01 0,0005 0,01 2,24

a Jasa kesehatan 102,62 0,00 0,0000 0,00 0,66

b Obat-obatan 108,74 0,00 0,0000 0,00 1,81

c Jasa Perawatan jasmani 111,89 0,00 0,0000 0,00 1,52

d Perawatan jasmani dan kosmetika 114,72 0,02 0,0005 0,02 4,64

VI PENDIDIKAN, REKREASI DAN OLAH RAGA 110,62 0,00 0,1472 0,00 4,80

a Jasa Pendidikan 107,21 0,00 0,0000 0,00 2,34

b Kursus-kursus/Pelatihan 105,11 0,00 0,0000 0,00 1,96

c Perlengkapan/peralatan pendidikan 110,65 0,00 0,0000 0,00 4,12

d Rekreasi 113,86 0,00 0,0000 0,00 3,82

e Olahraga 105,33 0,00 0,0000 0,00 0,75

VII TRANSPORTASI, KOMUNIKASI DAN JS KEUANGAN 125,56 -0,13 -0,0235 -0,13 0,57

a Transportasi 133,39 -0,16 -0,0235 -0,16 0,76

b Komunikasi dan pengiriman 99,99 0,00 0,0000 0,00 -0,85

c Sarana dan penunjang transportasi 104,62 0,00 0,0000 0,00 0,77

d Jasa Keuangan 100,82 0,00 0,0000 0,00 0,00

JUMLAH 0,2822

(9)

Berita Resmi Statistik Kabupaten Blora No. 02/02/33/16/Th.VIII, 10 Februari 2016 | 9 Lampiran 2

Tabel 8. Inflasi Kota Blora, Inflasi 6 Kota SBH di Jawa Tengah dan Inflasi Jawa Tengah Tahun 2015 – 2016

Bulan

KOTA

Jawa Tengah Blora Kudus Cilacap Purwokerto Surakarta Semarang Tegal

(1) (2) (3) (4) (5) (6) (7) (8) (9) 2015 Januari -0,39 -0,36 -0,26 -0,13 -0,20 -0,48 -0,10 -0,35 Februari -0,47 -0,39 -0,12 -0,67 -0,91 -0,67 -0,35 -0,62 Maret 0,05 -0,02 0,01 0,05 0,12 0,25 0,18 0,16 April 0,16 0,21 0,02 0,15 0,35 0,17 -0,10 0,17 Mei 0,44 0,45 0,47 0,47 0,37 0,54 0,74 0,51 Juni 0,55 0,56 0,43 0,57 0,53 0,64 0,89 0,61 Juli 0,86 0,88 0,99 0,84 0,86 0,91 0,93 0,92 Agustus 0,45 0,60 0,24 0,13 0,19 0,28 0,38 0,29 September 0,20 0,28 0,06 -0,02 -0,45 -0,18 -0,14 -0,15 Oktober -0,13 -0,11 -0,23 0,02 0,26 -0,16 0,29 -0,04 November 0,20 0,21 0,20 0,16 0,32 0,21 0,24 0,23 Desember 0,90 0,93 0,80 0,93 0,99 1,04 0,94 0,99 Tahun Kalender 2,85 3,28 2,63 2,52 2,56 2,56 3,95 2,73 Year on Year 2,85 3,28 2,63 2,52 2,56 2,56 3,95 2,73 2016 Januari 0,28 0,44 0,76 0,57 0,52 0,39 0,62 0,48 Tahun Kalender 0,28 0,44 0,76 0,57 0,52 0,39 0,62 0,48 Year on Year 3,54 4,11 3,68 3,23 3,29 3,46 4,69 3,58

Gambar

Gambar 3. Inflasi Month to Month Kota Blora dan Kota Kudus   Tahun  2015 – 2016 00,10,20,30,4 0,5 0,6 0,7 0,8TegalSemarangSurakartaKudusPurwokertoCilacapJawa TengahBlora0,620,390,520,440,57 0,760,480,28 -0,36 -0,39 -0,02 0,21 0,45 0,56 0,88 0,6 0,28 -0,11 0,21 0,93-0,39 -0,47 0,05 0,16 0,44 0,55 0,86 0,45 0,2 -0,13 0,2 0,9 -0,6-0,4-0,2 00,20,40,60,81
Tabel 8. Inflasi Kota Blora, Inflasi 6 Kota SBH di Jawa Tengah dan Inflasi Jawa Tengah  Tahun 2015 – 2016

Referensi

Dokumen terkait

bahwa untuk melaksanakan ketentuan Pasal 156 ayat (1) Undang-Undang Nomor 28 Tahun 2009 tentang Pajak Daerah dan Retribusi Daerah dan Pasal 15 ayat (2) Peraturan

ANGGARAN 2013 RINCIAN ALOKASI SEMENTARA PAJAK BUMI DAN BANGUNAN BAGIAN PEMERINTAH PUSAT YANG DIBAGIKAN KEPADA SELURUH.. KABUPATEN DAN KOTA TAHUN

a) Penelitian yang dilakukan oleh Elis Darnita (2013) terdapat persamaan penggunaan variabel independen (X) yaitu ROA dan EPS, serta variabel dependen (Y) yaitu Harga

Penerapan akuntansi yang baik oleh instansi pemerintah dan pengawasan yang optimal terhadap kualitas laporan keuangan instansi pemerintah diharapkan akan

Budiono, Guru Kelas VIA MI Badrussalam Kali Kendal Surabaya, Wawancara Pribadi, 10 Oktober 2017... kesempatan yang sama untuk memberikan konstribusi mereka dan mendengarkan pandangan

Berdasarkan latar belakang tersebut, maka peneliti tertarik untuk melakukan penelitian lebih lanjut mengenai “FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI PENGUNGKAPAN ISLAMIC

أطخ باتج نأ لاؤسلا ناك نإو رفصلا وباسحف ( 0 .) نٌترم رابتخلاا يطعت , يدعبلا رابتخلااو يلبقلا رابتخلاا نيعي. رابتخلاااّمأو تاملكلا نٌمتخ ةبعل ةقيرطب

Pada atom dengan banyak elektron, pengertian ini sering disebut sebagai potensial ionisasi yang pertama, karena sesudah ionisasi yang pertama ini bisa terjadi ionisasi lebih