Informasi Dokumen
- Penulis:
- Dr. Budiyono Saputro, M. Pd
- Sekolah: Aswaja Pressindo
- Mata Pelajaran: Manajemen Penelitian Pengembangan
- Topik: Manajemen Penelitian Pengembangan (Research & Development)
- Tipe: buku
- Tahun: 2017
- Kota: Yogyakarta
Ringkasan Dokumen
I. PENDAHULUAN
Bagian ini menjelaskan pentingnya manajemen penelitian pengembangan (Research & Development) dalam konteks penyusunan tesis dan disertasi. Banyak mahasiswa di jenjang Strata Dua (S2) dan Strata Tiga (S3) mengalami kesulitan dalam menyusun proposal penelitian dan instrumen penelitian, yang menunjukkan perlunya panduan yang sistematis. Buku ini bertujuan untuk memberikan solusi dengan menyajikan langkah-langkah manajemen penelitian yang terstruktur, termasuk perencanaan, pelaksanaan, dan publikasi hasil penelitian.
1.1 Latar Belakang
Latar belakang menguraikan fakta bahwa mahasiswa sering mengalami kebingungan dalam menyusun tesis dan disertasi. Hal ini disebabkan oleh kurangnya pemahaman tentang manajemen penelitian yang efektif. Buku ini berfungsi sebagai panduan praktis untuk membantu mahasiswa dalam menyusun proposal penelitian yang komprehensif dan terstruktur.
1.2 Gambaran Umum
Dalam gambaran umum, penulis menjelaskan pengalaman pribadi dalam membimbing mahasiswa yang kesulitan dalam menyusun proposal penelitian. Penekanan pada pentingnya manajemen penelitian yang baik untuk menghindari kesalahan dalam proses penelitian menjadi fokus utama. Buku ini juga memberikan panduan langkah demi langkah untuk membantu mahasiswa memahami proses penelitian.
1.3 Garis Besar Isi Buku
Garis besar isi buku mencakup pra-perencanaan, perencanaan, pelaksanaan penelitian, dan penyusunan laporan. Setiap bagian dirancang untuk memberikan pemahaman yang jelas tentang langkah-langkah yang harus diambil dalam penelitian pengembangan. Buku ini bertujuan untuk memudahkan mahasiswa dalam mengikuti alur kerja penelitian.
II. METODE RESEARCH AND DEVELOPMENT
Metode Research and Development (R&D) adalah pendekatan penelitian yang digunakan untuk menghasilkan produk baru atau memperbaiki produk yang sudah ada. Dalam konteks pendidikan, metode ini sangat relevan untuk mengembangkan model pembelajaran dan pelatihan. Penjelasan tentang langkah-langkah dalam metode R&D memberikan wawasan tentang bagaimana penelitian dilakukan secara sistematis dan efektif.
2.1 Pendahuluan
Pendahuluan menjelaskan pentingnya pemilihan metode penelitian yang tepat. Metode R&D dipilih karena kemampuannya untuk menghasilkan produk yang dapat diuji efektivitasnya. Penekanan pada relevansi metode ini dalam konteks pendidikan menunjukkan pentingnya inovasi dalam pengembangan kurikulum dan materi ajar.
2.2 Pengertian Metode Research & Development
Pengertian metode R&D dijelaskan dengan merujuk pada berbagai ahli. Metode ini dianggap sebagai proses yang sistematis untuk menghasilkan produk pendidikan yang valid dan efektif. Penjelasan ini memberikan dasar teoritis yang kuat untuk memahami aplikasi metode R&D dalam penelitian pendidikan.
2.3 Langkah-Langkah Metode Research & Development
Langkah-langkah dalam metode R&D mencakup studi pendahuluan, pengembangan model, dan pengujian. Setiap langkah dijelaskan secara rinci untuk memberikan pemahaman yang jelas tentang proses yang harus diikuti. Ini penting untuk memastikan bahwa penelitian dilakukan dengan cara yang terstruktur dan sistematis.
III. PRA-PERENCANAAN PENELITIAN
Pra-perencanaan penelitian adalah tahap awal yang sangat penting dalam manajemen penelitian. Pada tahap ini, peneliti harus mengelola aktivitas dan mempersiapkan semua aspek yang mendukung penyusunan proposal penelitian. Proses ini mencakup identifikasi masalah, penentuan tujuan, dan pengumpulan data awal yang diperlukan untuk mendukung penelitian.
3.1 Pendahuluan
Pendahuluan menjelaskan pentingnya pra-perencanaan dalam konteks penelitian. Tahap ini menjadi dasar bagi semua langkah selanjutnya dalam penelitian. Peneliti diharapkan untuk melakukan analisis kebutuhan dan mengidentifikasi gap yang ada dalam penelitian sebelumnya.
3.2 Penyusunan Proposal Penelitian
Penyusunan proposal penelitian adalah langkah krusial yang harus dilakukan dengan teliti. Proposal harus mencakup latar belakang, tujuan, manfaat, dan metode penelitian. Ini berfungsi sebagai panduan bagi peneliti dan pembimbing selama proses penelitian.
3.3 Menentukan Tema dan Judul Penelitian
Menentukan tema dan judul penelitian yang tepat adalah langkah awal yang sangat penting. Tema yang relevan dan menarik akan memotivasi peneliti dan memberikan arah yang jelas untuk penelitian. Penentuan ini harus dilakukan dengan mempertimbangkan bidang keahlian yang dipelajari.
IV. PERENCANAAN PENELITIAN
Perencanaan penelitian adalah tahap yang melanjutkan dari pra-perencanaan. Pada tahap ini, peneliti harus membuat keputusan strategis tentang bagaimana penelitian akan dilaksanakan. Aspek penting yang harus diperhatikan mencakup tujuan penelitian, lokasi, subyek, dan alokasi dana.
4.1 Pendahuluan
Pendahuluan pada bagian perencanaan penelitian menjelaskan pentingnya perencanaan yang matang untuk mencapai tujuan penelitian. Peneliti harus mempertimbangkan berbagai faktor yang dapat mempengaruhi keberhasilan penelitian.
4.2 Perencanaan Penelitian
Perencanaan penelitian harus mencakup semua aspek yang diperlukan untuk melaksanakan penelitian dengan efektif. Ini termasuk pengembangan instrumen penelitian, penentuan lokasi, dan pengorganisasian subyek penelitian. Semua elemen ini harus direncanakan dengan cermat untuk memastikan kelancaran proses penelitian.
4.3 Menetapkan Studi Pendahuluan
Studi pendahuluan adalah langkah awal yang penting dalam perencanaan. Ini membantu peneliti untuk mengidentifikasi masalah dan kebutuhan yang ada. Melalui studi pendahuluan, peneliti dapat mengumpulkan data yang relevan untuk mendukung penelitian yang akan dilakukan.
V. PELAKSANAAN PENELITIAN
Pelaksanaan penelitian adalah tahap di mana semua rencana yang telah disusun diimplementasikan. Ini mencakup validasi instrumen, pengumpulan data, dan analisis hasil penelitian. Tahap ini sangat penting untuk memastikan bahwa penelitian berjalan sesuai dengan rencana dan menghasilkan data yang valid.
5.1 Pendahuluan
Pendahuluan pada bagian pelaksanaan penelitian menjelaskan pentingnya mengikuti rencana yang telah disusun. Peneliti harus memastikan bahwa semua langkah diikuti dengan cermat untuk mendapatkan hasil yang diinginkan.
5.2 Validasi Instrumen dan Draf Produk Penelitian
Validasi instrumen penelitian adalah langkah penting untuk memastikan bahwa instrumen yang digunakan dapat mengukur variabel yang diteliti dengan akurat. Ini mencakup uji coba instrumen sebelum digunakan dalam penelitian yang sebenarnya.
5.3 Focus Group Discussion (FGD)
Focus Group Discussion (FGD) adalah metode yang digunakan untuk mengumpulkan masukan dari berbagai pihak terkait. Melalui FGD, peneliti dapat mendapatkan perspektif yang berbeda dan memperbaiki model atau produk yang sedang dikembangkan.
VI. LAPORAN PENELITIAN
Penyusunan laporan penelitian adalah langkah terakhir dalam proses penelitian. Laporan harus menyajikan hasil penelitian dengan jelas dan sistematis. Ini termasuk analisis data, kesimpulan, dan rekomendasi yang dapat diambil dari hasil penelitian.
6.1 Pendahuluan
Pendahuluan pada bagian laporan penelitian menjelaskan pentingnya menyusun laporan yang baik. Laporan harus mencerminkan keseluruhan proses penelitian dan hasil yang diperoleh.
6.2 Manfaat Laporan Penelitian
Manfaat laporan penelitian tidak hanya untuk peneliti, tetapi juga untuk pembaca dan pihak-pihak yang berkepentingan. Laporan dapat menjadi referensi untuk penelitian selanjutnya dan memberikan wawasan baru dalam bidang yang diteliti.
6.3 Format Laporan Penelitian
Format laporan penelitian harus mengikuti pedoman yang telah ditetapkan. Ini mencakup struktur yang jelas, penggunaan bahasa yang tepat, dan penyajian data yang informatif. Format yang baik akan memudahkan pembaca dalam memahami hasil penelitian.
VII. CONTOH PENELITIAN METODE RESEARCH & DEVELOPMENT (R & D)
Bagian ini menyajikan contoh konkret dari penelitian yang menggunakan metode Research & Development. Contoh ini memberikan gambaran nyata tentang bagaimana langkah-langkah yang telah dibahas sebelumnya diterapkan dalam praktik.
7.1 Pendahuluan
Pendahuluan pada contoh penelitian menjelaskan latar belakang dan tujuan dari penelitian yang dilakukan. Ini memberikan konteks bagi pembaca untuk memahami relevansi penelitian dalam praktik.
7.2 Identifikasi Masalah
Identifikasi masalah adalah langkah awal dalam penelitian. Ini mencakup pengumpulan data awal dan analisis kebutuhan untuk menentukan fokus penelitian yang tepat.
7.3 Pembatasan Masalah
Pembatasan masalah diperlukan untuk memperjelas ruang lingkup penelitian. Ini membantu peneliti untuk tetap fokus pada masalah yang relevan dan dapat dipecahkan dalam penelitian.
Referensi Dokumen
- Training SDM yang Efektif ( Hardjana, A. M. )
- Evidence-Based Professional Development of Science Teachers in Two Countries ( Harrison, Christine )
- The Evaluation of In-Service Teacher Training ( Henderson, E. S. )
- Conceptual Integrated Science ( Hewitt, P. G & etc. )
- Model Model Pelatihan ( Kamil, Mustofa )