• Tidak ada hasil yang ditemukan

STANDAR ADMINISTRASI KELEMBAGAAN KIM

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2021

Membagikan "STANDAR ADMINISTRASI KELEMBAGAAN KIM"

Copied!
9
0
0

Teks penuh

(1)

STANDAR ADMINISTRASI KELEMBAGAAN KIM

Standar administrasi kelembagaan KIM ini menjadi acuan dalam memenuhi persyaratan seleksi administrasi Lomba Cerdik Cermat Komunikatif Provinsi Jawa Timur. Standar Administrasi Kelembagaan ini terdiri dari:

I. Tahapan Pembentukan II. Struktur Organisasi

III.Anggaran Dasar/Anggaran Rumah Tangga IV.SK Kepengurusan

V. Program Kerja Tahunan VI.Lain - lain

I. Tahapan Pembentukan KIM

1. Anggota masyarakat dengan jumlah 3-30 orang bersepakat untuk membentuk KIM dengan menyusun kepengurusan KIM minimal dengan struktur sebagai berikut:

a. Ketua b. Sekretaris c. Bendahara

d. Ketua Bidang Media

e. Ketua Bidang Pemberdayaan Masyarakat f. Ketua Bidang Usaha

g. Ketua Bidang lain yang menyesuaikan dengan kebutuhan KIM 2. Menyusun AD/ART KIM

3. Struktur Kepengurusan dilegalkan dengan Surat Keputusan Kades/Lurah setempat

4. Menyusun program kerja tahunan

5. Membangun media informasi KIM (Media online/media sosial/media cetak, dll II. Struktur Kepengurusan KIM

III. Anggaran Dasar/Anggaran Rumah Tangga KIM

AD/ART KIM menyesuaikan dengan kebutuhan KIM. Namun paling tidak memenuhi beberapa hal sebagaimana contoh berikut:

(2)

(contoh)

ANGGARAN DASAR DAN ANGGARAN RUMAH TANGGA (AD / ART)

KELOMPOK INFORMASI MASYARAKAT “ SARIWARTO”

DESA MINGGIRSARI KECAMATAN KANIGORO KABUPATEN BLITAR

ANGGARAN DASAR (AD)

KELOMPOK INFORMASI MASYARAKAT “SARIWARTO” DESA MINGGIRSARI KECAMATAN KANIGORO

KABUPATEN BLITAR BAB I

NAMA, WAKTU DAN TEMPAT KEDUDUKAN Pasal 1

Nama Organisasi

Organisasi ini bernama Kelompok Informasi Masyarakat SARIWARTO disingkat menjadi “ KIM SARIWARTO”

Pasal 2

Waktu dan Tempat Pendirian

(1) Organisasi ini untuk waktu yang lamanya tidak ditentukan dan di mulai sejak tanggal 12 Januari 2012

(2) Organisasi ini berkedudukan di desa Minggirsari kecamatan kanigoro kabupaten Blitar

BAB II

AZAZ, SIFAT DAN CIRI ORGANISASI Pasal 3

(1)Organisasi ini berazaskan Pancasila (2)Organisasi ini bersifat Independen

(3)Organisasi ini bercirikan Kekeluargan, Kecendikiawanan, Profesional dan Kebudayaan

(3)

BAB III

MAKSUD DAN TUJUAN Pasal 4

Organisasi ini bermaksud :

(1)Menjadi Wahana pemersatu warga yang mempunyai tujuan sama yakni membangun desa minggirsari menjadi lebih baik dengan menitikberatkan pemenuhan informasi bagi masyarakat lain.

(2)Menjadi sarana partisipasi dan kepedulian dari masyarakat desa Minggirsari untuk memberikan sumbangsih materi dan pemikiran untuk kemajuan Desa Minggirsari khususnya dan umumnya kecamatan Kanigoro Kabupaten Blitar, Propinsi jawa Timur serta Negara Indonesia

Pasal 5 Tujuan Organisasi Organisasi ini bertujuan :

Terwujudnya masyarakat inovativ dalam meningkatkan nilai tambah bagi masyarakat melalui pendayagunaan informasi dan komunikasi

BAB IV

RUANG LINGKUP KEGIATAN Pasal 6

(1) Melakukan komunikasi antar anggota untuk meningkatkan kinerja dan memperluas informasi Agar KIM semakin aktif menjalankan fungsinya yakni Pusat informasi masyarakat

(2) Ikut aktif dalam kegiatan desa (kepemudaan maupun kegiatan lain) sebagai Wujut partisipasi aktif sumbangih KIM sebagai media informasi

(3) Dokumentator serta penyampai informasi lewat Media cetak (nyata) maupun media online

BAB V KEANGGOTAAN

Pasal 7

Sistem Keanggotaan

KIM SARIWARTO beranggotakan warga desa Minggirsari kecamatan Kanigoro kabupaten Blitar.

Pasal 8

Jenis Keanggotaan (1)Anggota Biasa

(2)Anggota Luar Biasa

Pasal 9

Kewajiban dan Hak Anggota 1. Kewajiban anggota adalah :

a. Setia dan taat kepada keputusan dan peraturan organisasi.

b. Sanggup menjaga nama baik organisasi serta menjadi tauladan bagi masyarakat.

(4)

c. Menjalankan usaha dan aktifitas keorganisasian.

d. Mendukung program-program pemerintah baik di pusat maupun daerah. 2. Hak anggota :

Anggota berhak menyatakan pendapat, memilih dan dipilih dalam setiap kegiatan organisasi.

BAB VI

STRUKTUR ORGANISASI Pasal 10

Bentuk Struktur Organisasi Struktur Organisasi berbentuk Fungsional

BAB VII KEUANGAN

Pasal 11 Sumber Keuangan

Keuangan KIM SARIWARTO di peroleh dari iuran anggota, pemerintah, swasta dan Donatur lainnya serta Usaha – usaha yang halal, tidak mengikat dan tidak melanggar hukum

Pasal 12

Penggunaan Keuangan

Penggunaan keuangan KIM SARIWARTO digunakan untuk kegiatan yang berguna, bermamfaat dan produktif bagi anggota dan masyarakat

Pasal 13 Laporan Keuangan

Keuangan KIM SARIWARTO pelaporannya dari tanggal 1 Januari yang berakhir 31 Desember

BAB VIII

PENETAPAN, PERUBAHAN AD DAN ART, PEMBUBARAN Pasal 14

Penetapan dan Perubahan AD dan ART

Penetapan dan perubahan AD dan ART KIM SARIWARTO dilakukan melalui Musyawarah Besar (MUBES) dan disetujui oleh sekurang – kurangnya 2/3 anggota yang hadir dan mewakili minimal 2/3 Perwakilan Per – Kecamatan Hadir

Pasal 15

Pembubaran Organisasi

(1)KIM SARIWARTO dinyatakan bubar jika disetujui oleh 2/3 anggota yang Hadir melalui Musyawarah Besar (MUBES)

(2)Jika KIM SARIWARTO dinyatakan bubar, maka kekayaan organisasi diserahkan kepada Lembaga Sosial yang ada di desa Minggirsari kecamatan kanigoro Kabupaten Blitar.

(5)

BAB IX

ATURAN TAMBAHAN Pasal 16

Hal – hal yang pernah di atur, ditetapkan dan dirincikan dalam Anggaran Dasar ini diatur dalam Anggaran Rumah Tangga

BAB X PENUTUP

Pasal 1

Pengesahan dan pemberlakuan Anggaran Dasar ini berlaku sejak Tanggal 12 Februari 2012 di Blitar

ANGGARAN RUMAH TANGGA (ART)

KELOMPOK INFORMASI MASYARAKAT “SARIWARTO”

DESA MINGGIRSARI KECAMATAN KANIGORO KABUPATEN BLITAR BAB I STRUKTUR ORGANISASI Pasal 1 Struktur Kepemimpinan Terdiri dari : (1)Dewan Penasehat (2)Pengurus harian (3)Pengurus bidang

(6)

Pasal 2

Struktur Kekuasaan Terdiri dari :

(1)Musyawarah Besar (MUBES) (2)Rapat Dewan Penasehat

Pasal 3

Peran dan Fungsi Struktur Kepemimpinan (1) Dewan Penasehat

a. Melaksanakan Musyawarah Besar (MUBES) untuk mengevaluasi dan Memperoleh program kerja Dewan Pengurus

b. Meminta Pertanggung jawaban Pengurus harian minimal satu tahun sekali c. Jika Dewan Pengurus tidak dapat melaksanakan amanah (Program Kerja ),

maka Dewan Penasehat dapat memberhentikan dan memilih Ketua Umum yang baru yaitu dengan mekanisme pengambilan keputusan minimal dihadiri ½ (setengah) + 1 (satu) dari seluruh banggota Dewan Penasehat dan dapat menyetujui minimal dari 2/3 dari anggota yang hadir

d. Memimpin jalannya Musyawarah Anggota Tahunan sebelum terpilihnya Ketua Umum yang baru

(2) pengurus harian

a. Membuat Rancangan Kerja selama menjabat menjadi pengurus.

b. Membuat Laporan Pertanggung jawaban setiap setahun sekali kepada seluruh anggota pada saat Musyawarah Besar (MUBES)

c. Mengontrol dan mengevaluasi Program Kerja pengurus bidang (3) pengurus bidang

a. Membuat Rencana Program Kerja dan Laporan Pertanggung jawaban kepada anggota yang ada dibidang tersebut dan diteruskan kepada Pengurus harian. b. Menyusun jaringan dengan pihak Dunia Usaha, Pemerintah, Ormas dan LSM c. Membuat bioadata anggota

Pasal 4

Susunan Pengurus

1) Dewan Penasehat terdiri dari Ketua, Sekretaris, Bendahara dan Anggota 2) Pengurus harian terdiri dari Ketua Umum, Sekretaris, Bendahara dan Bidang–

bidang

Pasal 5

Status dan Wewenang Struktur Kekuasaan (1) Musyawarah Besar

a. Musyawarah Besar adalah Forum Tertinggi Organisasi b. Membahas dan menetapkan AD dan ART Organisasi

c. Memilih Anggota Dewan Pembina, Penasehat yang mewakili setiap kecamatan yang ada di Kabupaten OKUT

d. Memilih Ketua Umum / Formatur dan menetapkan Penataan Organisasi, Program Kerja dan Rekomendasi Intern dan Ekstern

(7)

(2) Rapat pengurus harian

a. Rapat Dewan Pengurus harian adalah Forum Pengambilan Keputusan, yang terdiri dari :

1. Rapat Harian 2. Rapat Bidang

b. Mengevaluasi dan memproyeksi Program Kerja Pengurus bidang c. Mengesahkan dan memberhentikan Pengurus bidang

Pasal 6

Masa Kepengurusan

Dewan Penasehat, Dewan Pengurus Pusat dan Dewan Pengurus Cabang menjabat selama 5 (Lima) tahun selanjutnya di pilih kembali

BAB II KEANGGOTAAN

Pasal 7

Persyaratan Anggota

a. Anggota Biasa adalah pengurus harian, pengurus bidang dan amggota

b. Anggota Luar Biasa adalah dewan penasihat dan orang yang berkepentingan terhadap KIM SARIWRTO dalam hal ini petugas pemerintahan.

Pasal 8

Masa Keanggotaan Berakhir a. Mengundurkan Diri

b. Meninggal Dunia

c. Diberhentikan karena mencemarkan nama baik Organisasi dan Melanggar konstitusi Pasal 9

Mekanisme Pemberhentian Anggota

a. Pemberhentian Anggota dilakukan oleh Dewan Pengurus Pusat dengan memperhatikan aspirasi anggota

b. Sebelum dilakukan pemberhentian terhadap anggota tyerlebih dahulu diberikan surat teguran sebanyak 3 (tiga) kali

c. Pemberhentian terhadap anggoat yang mempunyai jabatan struktural di Organisasi terlebih dahulu dilakukan pemecatan sebagai pengurus

d. Anggota yang akan deberhentikan terlebih dahulu diberikan kesempatan menyampaikan pembelaan pada Rapat Dewan Penguru Pusat atau Musyawarah Besar

e. Jika ternyata tidak bersalah pengurus berkewajiban memperbaiki nama baik / merehabilitasi Anggota

(8)

BAB III KEPUTUSAN

Pasal 10 Kourum

a. Kourum adalah batas minimal jumlah suara yang dibutuhkan untuk pengambilan suatu Keputusan

b. Untuk setiap pengambilan keputusan yang prinsip perlu dilakukan pemeriksaan kehadiran peserta Rapat untuk pengecekan kourum

Pasal 11

Pengambilan Keputusan

a. Keputusan di ambil melalui 3 (tiga) tahap yaitu Aklamasi, Musyawarah untuk mufakat dan Voting

b. Aklamasi adalah Pengambilan keputusan yang ditawarkan dan disetujui lebih dari 2/3 dari peserta yang hadir

c. Musyawrah untuk mufakat adalah pengambilan keputusan yang berdasarkan pemufakatan melalui proses musyawarah atau dialog terbuka

d. Voting adalah Pengambilan Keputusan yang berdasarkan pemungutan suara secara terbuka karena tidak adanya permufakatan

IV. Surat Keputusan Kepengurusan

Surat Keputusan Kepengurusan KIM serendah-rendahnya ditandatangani dan disahkan oleh Kepala Desa/Lurah setempat dengan contoh sebagai berikut:

(9)

V. Program Kerja Tahunan

Program kerja kepengurusan KIM setidak-tidaknya mencakup nama program, bentuk kegiatan, waktu pelaksanaan, rancangan biaya dan penanggung jawab dengan tabel sebagai berikut:

No Nama Program Bentuk Kegiatan Waktu

Pelaksanaan Rancangan Biaya Penanggung Jawab VI. Lain-lain

Hal-hal lain yang belum diatur dalam pedoman ini namun tercantum dalam syarat administrasi LCCK Prov. Jatim Tahun 2018 menyesuaikan dengan kebutuhan setiap KIM dalam keseharian kepengurusan masing-masing KIM.

Referensi

Dokumen terkait

Artinya semakin baik persepsi wajib pajak orang pribadi usahawan atas pelaksanaan self assessment system akan membuat sanksi pajak semakin rendah atau wajib pajak cenderung

2) Control Valve, berfungsi sebagai elemen kontrol akhir dalam sistem pengendalian. Besarnya bukaan valve diatur pada controller. Berfungsi untuk mengatur laju alir

Investor institutional mengambil peranannya sebagai pemegang saham dengan kemampuan finansial yang cukup besar, sebagai alat pengawas manajemen yang lebih baik

Sebaliknya terdapat perbedaan dalam peribahasa Jepang air atau zat yang mengandung air seperti hujan tidak selalu sepadan dengan munculnya leksikon air, namun digunakan leksikon

Dalam pemeriksaan pencatatan waktu hadir dan waktu kerja pengawas intern terlebih dahulu memeriksa terhadap prosedur kebijakan perusahaan yang berkaitan dengan

Rataan jumlah daun per rumpun (helai) tiga varietas bawang merah 2 sampai 7 MST pada pemberian beberapa jenis pupuk organik disajikan pada Tabel 2...

Permasalahan tersebut adalah kesenjangan yang mestinya tidak ada dan harus dapat diminimalisir dengan mengembangkan bahan ajar kepemimpinan militer untuk mahasiswa

Dari tabel akumulati efek kognitif diatas, dapat diketahui bahwa mayoritas respponden sangat mengetahui seluruh pertanyaan yang disuguhkan dalam kuisioner sebelumnya,