• Tidak ada hasil yang ditemukan

LAPORAN KINERJA INSTANSI PEMERINTAH (LKjIP)

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2021

Membagikan "LAPORAN KINERJA INSTANSI PEMERINTAH (LKjIP)"

Copied!
64
0
0

Teks penuh

(1)

KABUPATEN

BANYUASIN

LAPORAN KINERJA

INSTANSI PEMERINTAH

(LKjIP)

2019

(2)
(3)

Halaman Kata Pengantar ... i Daftar Isi ... ii Ikhtisar ... iii BAB I PENDAHULUAN ... 1 A. Latar Belakang ... 1

B. Gambaran Singkat Organisasi ... 2

C. Landasan Hukum ... .... 3

D. Tugas Pokok dan Fungsi ... .... 4

E. Aspek Strategis Serta Permasalahan dan Solusi ... 4

F. Bagan Struktur Organisasi ... 5

G. Sistematika Penyusunan ... 6

BAB II PERENCANAAN KINERJA ... 8

A. Rencana Strategis 2019-2023 ... 8

B. Tujuan, Sasaran dan Indikator ... 11

C. Penetapan Kinerja Tahun 2019 ... 14

D. Program Dan Kegiatan Tahun 2019 ... 15

BAB III AKUNTABILITAS KINERJA ... 18

A. Capaian Kinerja Organisasi ... 19

B. Akuntabilitas ... 34

C. Tindak Lanjut Hasil Evaluasi Sebelumnya ... 37

BAB IV PENUTUP ... 39 Lampiran

1. Struktur Organisasi 2. Rencana Strategik (RS)

3. Indikator Kinerja Utama (IKU) 4. Perjanjian Kinerja

5. Rencana Kinerja Tahunan (RKT) 6. Pengukuran Kinerja ( PK )

(4)

LAPORAN KINERJA INSTANSI PEMERINTAH TAHUN 2019 hal ii 8. Rencana Aksi

Badan Penanggulangan Bencana Daerah, Kesatuan Bangsa dan Politik Kabupaten Banyuasin, mempunyai tugas membantu Bupati dalam penyelenggaraan Pemerintahan Kabupaten di bidang Penanggulangan Bencana Daerah, Kesatuan Bangsa dan Politik sesuai dengan lingkup tugasnya.

Keberhasilan pelaksanaan fungsi pokok tersebut, adalah adanya kepuasan masyarakat yang dilayani sesuai dengan Standar Pelayanan Minimun (SPM) yang telah diimplementasikan secara konsisten sesuai sasaran yang ditetapkan.

Berdasarkan hasil Pengukuran Kinerja ( PK ) yang telah dilakukan, dengan membandingkan antara rencana pencapaian target dengan realisasi sasaran berdasarkan indikator sasaran yang telah ditetapkan dapat diketahui dari 5 (lima) sasaran rata-rata tercapai dengan baik. Dengan tercapainya sasaran tersebut diharapkan dapat mempercepat pencapaian Yang merupakan salah satu pendukung tercapainya Visi Kabupaten Banyuasin, yaitu “BANYUASIN BANGKIT, ADIL DAN SEJAHTERA”.

Dalam upaya mewujudkan visi pembangunan Kabupaten Banyuasin Tahun 2019-2023 tersebut, maka misi pembangunan Kabupaten Banyuasin adalah sebagai berikut:

1. Meningkatkan Sumberdaya Manusia Banyuasin yang bedaya

saing tinggi melalui pendidikan dan kesehatan yang berkualitas;

2. Meningkatkan keamanan, kenyamanan, dan demokratisasi di

Banyuasin;

3. Meningkatkan keimanan dak ketaqwaan masyarakat dengan

nilai-nilai kerukunan, kebersamaan serta kreativitas sehingga mampu berprestasi gemilang;

(5)

4. Meningkatkan nilai tambah sumberdaya alam, sumberdaya ekonomi menuju Banyuasin yang sejahtera;

5. Meningatkan keterbukaan dan keadilan untuk semua.

Dalam penyusunan Laporan Kinerja tahun 2019 ini, Badan Penanggulangan Bencana Daerah, Kesatuan Bangsa dan Politik Kabupaten Banyuasin telah mengacu pada Peraturan Presiden Republik Indonesia Nomor 29 Tahun 2014 tentang Sistem Akuntabilitas Kinerja Instansi Pemerintah dan Peraturan Menteri Pedayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi Republik Indonesia Nomor 53 Tahun 2014 tentang Petunjuk Teknis Perjanjian Kinerja, Pelaporan Kinerja dan Tata Cara Reviu Atas Laporan Kinerja Tahun 2019.

Sebagai penutup, semoga Laporan Kinerja Tahun 2019 ini ada manfaatnya bagi sumbangsi pelayanan dan pengabdian kepada masyarakat, melalui pelayanan kepada masyarakat yang semakin baik. Semoga Allah SWT senantiasa melindungi dan menuntun kita bersama.

(6)

A. LATAR BELAKANG

Berkenaan dengan upaya penguatan akuntabilitas sebagaimana diatur dalam Peraturan Presiden Republik Indonesia Nomor 29 Tahun 2014 tentang Sistem Akuntabilitas Kinerja Instansi Pemerintah dan Peraturan Menteri Pedayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi Republik Indonesia Nomor 53 Tahun 2014 tentang Petunjuk Teknis Perjanjian Kinerja, Pelaporan Kinerja dan Tata Cara Reviu Atas Laporan Kinerja Instansi Pemerintah Tahun 2016 di lingkungan Kementerian Dalam Negeri dan sehubungan telah berakhirnya Tahun Anggaran 2019, Badan Penanggulangan Bencana Daerah, Kesatuan Bangsa dan Politik Kabupaten Banyuasin sebagai pelaksana urusan Pemerintahan Daerah dibidang Penanggulangan Bencana Daera, Kesatuan Bangsa dan Politik berkewajiban menyampaikan laporan dimaksud.

Laporan Kinerja Instansi Pemerintah (LKjIP) Badan Penanggulangan Bencana Daerah, Kesatuan Bangsa dan Politik Kabupaten Banyuasin Tahun 2019 memuat gambaran pelayanan yang optimal kepada masyarakat melalui pelaksanaan program dan kegiatan selama kurun waktu 2019 dengan menerapkan konsep penyelenggaraan pemerintah yang demokratis, transparan, akuntabilitas, partisipatif dan responsive serta Indikator Kinerja Utama dalam upaya menuju pemerintahan yang baik (Good Governance).

(7)

B. GAMBARAN SINGKAT ORGANISASI

Badan Penanggulangan Bencana Daerah, Kesatuan Bangsa dan Politik Kabupaten Banyuasin merupakan unsur pelaksana pemerintahan daerah dibidang Penanggulangan Bencana Daerah, Kesatuan Bangsa dan Politik dipimpin oleh seorang Kepala Badan yang berkedudukan di bawah dan bertanggungjawab kepada Kepala Daerah melalui Sekretaris Daerah sesuai dengan

melaksanakan tugasnya Badan Penanggulangan Bencana Daerah, Kesatuan Bangsa dan Politik terdiri dari :

1. Kepala Badan 2. Sekretariat

a. Sub Bagian Umum dan Kepegawaian

b. Sub Bagian Perencanaan Program dan Pelaporan c. Sub Bagian Keuangan dan Aset

3. Bidang Pencegahan dan Kesiapsiagaan a. Sub Bidang Pencegahan;

b. Sub Bidang Kesiapsiagaan 4. Bidang Kedaruratan dan Logistik.

a. Sub Bidang Kedaruratan b. Sub Bidang Logistik

5. Bidang Rehabilitasi dan Rekonstruksi. a. Sub Bidang Rehabilitasi

b. Sub Bidang Rekonstruksi 6. Bidang Kewaspadaan Nasional

a. Sub Bidang Kewaspadaan Dini dan Pengawasan Orang dan Lembaga Asing;

b. Sub Bidang Penanganan Konflik

7. Bidang Ketahanan Ekonomi, Seni Budaya, Agama dan Kemasyarakatan.

a. Sub Bidang Ketahanan Ekonomi, Seni dan Budaya b. Sub Bidang Ketahanan Agama dan Kemasyarakatan

(8)

8. Bidang Politik, Bina Ideologi dan Wawasan Kebangsaan. a. Sub Bidang Politik;

b. Sub Bidang Bina Ideologi dan Wawasan Kebangsaan 9. Unit Pelayanan Teknis (UPT).

C. LANDASAN HUKUM

Penyusunan Laporan Kinerja Instansi Pemerintah (LKjIP) tahun 2019 secara yuridis formal berdasarkan :

1. Instruksi Presiden Nomor 7 Tahun 1999 tentang Akuntabilitas Kinerja Instansi Pemerintah;

2. Surat Edaran Menteri Negara Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi No.10 Tahun 2010 tanggal 23 Nopember 2010 tentang Penyampaian Laporan Akuntabilitas Kinerja Tahun 2009 dan Dokumen Penetapan Kinerja Tahun 2011;

3. Keputusan Kepala Lembaga Administrasi Negara Nomor 239/IX/6/8/2003 tentang Penyusunan Pelaporan Akuntabilitas Kinerja Instansi Pemerintah;

4. Peraturan Menteri Dalam Negeri Nomor 13 Tahun 2006 Tentang Pengelolaan Keuangan Daerah sebagimana telah diubah dari Peraturan Menteri Dalam Negeri Nomor 59 Tentang Pengelolaan Keuangan Daerah;

5. Peraturan Presiden Nomor 29 Tahun 2014 tentang Sistem Akuntabilitas Kinerja Instansi Pemerintah;

6. Rencana Strategis Badan Penanggulangan Bencana Daerah, Kesatuan Bangsa dan Politik Kabupaten Banyuasin Tahun 2014-2018;

7. Peraturan Presiden Republik Indonesia Nomor 29 Tahun 2014 tentang Sistem Akuntabilitas Kinerja Instansi Pemerintah;

8. Peraturan Menteri Pedayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi Republik Indonesia Nomor 53 Tahun 2014 tentang Petunjuk Teknis Perjanjian Kinerja, Pelaporan Kinerja dan Tata Cara Reviu Atas Laporan Kinerja Instansi Pemerintah.

(9)

9. Peraturan Daerah Nomor 13 Tahun 2012 Tentang Perubahan Ketiga Atas Peraturan Daerah Kabupaten Banyuasin Nomor 15 Tahun 2008 Tentang Pembentukan Organisasi Lembaga Teknis Daerah Kabupaten Banyuasin.

10. Peraturan Daerah Nomor 5 Tahun 2014 Tentang Perubahan Keempat Atas Peraturan Daerah Kabupaten Banyuasin Nomor 15 Tahun 2008 Tentang Pembentukan Organisasi Lembaga Teknis Daerah Kabupaten Banyuasin.

11. Peraturan Daerah Nomor 18 Tahun 2016 Tentang Pembentukan dan Susunan Perangkat Daerah. (Lembaran Daerah Banyuasin Nomor 18 Tahun 2016).

12. Peraturan Bupati Banyuasin Nomor 629 Tahun 2014 Tentang Penjabaran Tugas dan Fungsi Badan Penanggulangan Bencana Daerah, Kesatuan Bangsa dan Politik Kabupaten Banyuasin.

13. Peraturan Bupati Banyuasin Nomor 209 Tahun 2016 Tentang Struktur Organisasi dan Penjabaran Tugas dan Fungsi Badan Penanggulangan Bencana Daerah, Kesatuan Bangsa dan Politik Kabupaten Banyuasin. 14. Instruksi Bupati Banyuasin Nomor 210/Instruksi/ III/ 2016 Tentang Kode

Komponen Pada Pemerintah Kabupaten Banyuasin.

D. TUGAS POKOK DAN FUNGSI

Badan Penanggulangan Bencana Daerah, Kesatuan Bangsa dan Politik mempunyai tugas pokok melaksanakan urusan Pemerintahan Daerah dibidang Kesatuan Bangsa, Politik dan Perlindungan Masyarakat.

Dalam menyelenggarakan tugas pokok sebagaimana dimaksud, Badan Penanggulangan Bencana Daerah, Kesatuan Bangsa dan Politik mempunyai fungsi :

1. Pelaksanaan kegiatan Sekretariat, yaitu urusan umum, perlengkapan, perencanaan, kepegawaian dan keuangan;

2. Penyiapan perumusan kebijakan Pemerintah Kabupaten dibidang pengembangan nilai-nilai kebangsaan, penanganan konflik,

(10)

organisasi politik dan kemasyarakatan, lembaga perwakilan dan partisipasi politik;

3. Pelaksanaan kebijakan dibidang pengembangan nilai-nilai kebangsaan, penanganan konflik, fasilitasi organisasi politik dan kemasyarakatan, lembaga perwakilan dan partisipasi politik serta pengembangan budaya politik sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan yang berlaku serta pengawasan partai politik; 4. Perumusan standar, norma, pedoman, kriteria dan prosedur

dibidang pengembangan nilai-nilai kebangsaan, penanganan konflik, fasilitasi organisasi politik dan kemasyarakatan, lembaga perwakilan dan fartisipasi politik serta pengembangan budaya politik;

5. Pelaksanaan tugas lain yang diberikan Bupati sesuai dengan tugas dan fungsinya;

E. Aspek Strategis Serta Permasalahan dan Solusi

Dari 5 (lima) Program Kegiatan yang telah dilaksanakan oleh Badan Penanggulangan hambatan yang dihadapi utamanya yaitu dalam penanggulangan bahaya kebakaran, adapun :

1. Permasalahan

Terbatasnya armada pemadam kebakaran hutan dan lahan saat ini yang ada hanya 4 (empat) unit. Dan jauhnya jangkauan atau jarak tempuh serta situasi dan kondisi jalan yang sempit atau lahan rawa-rawa, terutama pada saat terjadinya kebakaran hutan dan lahan. Permasalahan lain yang sering terjadi pada saat musim kemarau, apabila terjadi kebakaran yang besar sering kekurangan stok air, karena lokasi untuk mensuplay air terkadang jauh dari lokasi bencana kebakaran, sehingga perlu adanya pembangunan bak-bak penampungan air/ Pembuatan Embung.

(11)

2. Solusi

Untuk itu setiap tahun anggaran diusulkan penambahan minimal 1 (satu) unit mobil Pemadam Kebakaran Hutan dan Lahan sehingga ke depan diharapkan pada setiap kecamatan yang jauh dapat dibentuk posko kebakaran Hutan dan Lahan.

F. BAGAN STRUKTUR ORGANISASI

Struktur Organisasi Badan Penanggulangan Bencana Daerah, Kesatuan Bangsa dan Politik Kabupaten Banyuasin Dapat dilihat pada

(12)

G. SISTEMATIKA PENYUSUNAN

Sistematika penyusunan Laporan sebagai berikut : Bab I. Pendahuluan

A. Latar Belakang

B. Gambaran Singkat Organisasi C. Landasan Hukum

D. Lingkungan Strategis yang Berpengaruh E. Tugas Pokok dan Fungsi

F. Struktur Organisasi G. Sistematika Penyusunan. Bab II. Perencanaan Kinerja

A. Ikhtisar Perjanjian Kinerja B. Visi dan Misi

C. Tujuan, Sasaran dan Indikator

Bab III. Akuntabilitas Kinerja

A. Capaian Kinerja Organisasi B. Realisasi Anggaran

Bab IV. Penutup. LAMPIRAN :

1. Struktur Organisasi 2. Rencana Strategik (RS)

3. Indikator Kinerja Utama (IKU) 4. Perjanjian Kinerja

5. Rencana Kinerja Tahunan (RKT) 6. Pengukuran Kinerja (PK)

7. Laporan Monitoring dan Evaluasi 8. Rencana Aksi

(13)

Sesuai dengan Peraturan Presiden Republik Indonesia Nomor 29 Tahun 2014 tentang Sistem Akuntabilitas Kinerja Instansi Pemerintah dan Peraturan Menteri Pedayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi Republik Indonesia Nomor 53 Tahun 2014 tentang Petunjuk Teknis Perjanjian Kinerja, Pelaporan Kinerja dan Tata Cara Reviu Atas Laporan Kinerja Instansi Pemerintah sebagaimana termaktub dalam Peraturan Presiden Republik Indonesia Nomor 29 Tahun 2014 pasal 6 ayat (2) dan ayat (3) bahwa SKPD menyusun rencana startegis sebagai dokumen perencanaan SKPD untuk periode 5 (lima) tahunan dan Penyusunan rencana strategis sebagaimana dimaksud pada ayat (1) dan ayat (2) dilaksanakan sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan.

Dalam rangka pelaksanaan tugas pokok dan fungsinya agar efektif, efisien dan Akuntabel, Badan Penanggulangan Bencana Daerah, Kesatuan Bangsa dan Politk Kabupaten Banyuasin berpedoman pada dokumen perencanaan yang terdapat pada :

1. RPJMD Kabupaten Banyuasin Tahun 2019-2023;

2. Renstra Badan Penanggulangan Bencana Daerah, Kesatuan Bangsa dan Politik Kabupaten Banyuasin Tahun 2019-2023;

3. Penetapan Kinerja Tahun 2019.

A. Rencana Strategis 2019-2023

Rencana Strategis Badan Penanggulangan Bencana Daerah, Kesatuan Bangsa dan Politik Kabupaten Banyuasin Tahun 2019 -2023 berisi visi, misi, tujuan, sasaran serta cara pencapaiannya yang disusun berdasarkan program yang terencana, terukur dan diharapkan dapat memenuhi kehendak, aspirasi dan partisipasi masyarakat. Matrik Renstra dapat dilihat pada (Lampiran 02)

(14)

VISI DAN MISI 1. VISI

Dengan mempertimbangkan hal-hal tersebut diatas, serta potensi, kondisi dan permasalahan yang ada di Kabupaten Banyuasin, maka Visi Kabupaten Banyuasin yang hendak dicapai pada tahun 2018-2023 adalah:

“BANYUASIN BANGKIT, ADIL DAN SEJAHTERA”.

2. MISI

Dalam upaya mewujudkan visi pembangunan Kabupaten Banyuasin Tahun 2019-2023 tersebut, maka misi pembangunan Kabupaten Banyuasin adalah sebagai berikut:

1. Meningkatkan Sumberdaya Manusia Banyuasin yang bedaya saing tinggi melalui pendidikan dan kesehatan yang berkualitas;

2. Meningkatkan keamanan, kenyamanan, dan demokratisasi di Banyuasin;

3. Meningkatkan keimanan dak ketaqwaan masyarakat dengan nilai-nilai kerukunan, kebersamaan serta kreativitas sehingga mampu berprestasi gemilang;

4. Meningkatkan nilai tambah sumberdaya alam, sumberdaya ekonomi menuju Banyuasin yang sejahtera;

5. Meningatkan keterbukaan dan keadilan untuk semua.

Penjabaran Misi Kabupaten Banyuasin Tahun 2019-2023 tersebut selanjutnya di rumuskan dalam Tujuan RPJMD Kabupaten Banyuasin Tahun 2019–2023 sebagai berikut :

1. Meningkatkan Kualitas Sumber Daya Manusia;

2. Terciptanya Keamanan, Kenyamanan dan Ketertiban Masyarakat;

(15)

3. Meningkatkan Peran Serta Masyarakat Dalam Berdemokrasi; 4. Mewujudkan Masyarakat Berprestasi dan Religius;

5. Meningkatnya Kesejahteraan Perekonomian;

6. Mewujudkan Pembangunan Berkelanjutan;

7. Meningkatnya Kualitas Pelayanan Publik;

8. Meningkatkan kinerja pengelolaan pemerintahan menuju Good Governance.

Penjabaran Tujuan RPJMD Kabupaten Banyuasin Tahun 2019-2023 diatas dijelaskan lagi dengan sasaran RPJMD Kabupaten Banyuasin tahun 2019-2023 sebagai berikut :

1. Bangkit Pendidikan (Meningkatnya Kualitas Pendidikan)

2. Bangkit Kesehatan (Meningkatnya Derajat kesehatan dan Kecukupan Gizi masyarakat)

3. Bangkit Ketentraman, Ketertiban Umum, dan Perlindungan Masyarakat) Menurunnya kriminalitas

4. Bangkit Demokrasi. (Meningkatnya kesadaran masyarakat dalam berdemokrasi)

5. Bangkit Prestasi dan Keimanan Masyarakat (Meningkatnya Masyarakat yang berprestasi dan religius)

6. Bangkit Pertanian. (Meningkatnya Kesejahteraan Petani dan Nelayan)

7. Bangkit Perdagangan, Industri , Koperasi dan UMKM terhadap

PDRB dan Investasi. (Meningkatnya kontribusi sektor

perdagangan, industri Pengolahan dan Investasi)

8. Bangkit Tenaga Kerja Lokal. ( Meningkatnya kesempatan berusaha dan kesempatan kerja)

9. Bangkit Daya Saing Produk Daerah dan Pariwisata.

(Meningkatnya Inovasi Teknologi dan Destinasi Pariwisata)

10. Bangkit Infrastruktur. (Meningkatnya infrastruktur yang baik, merata, berwawasan lingkungan, dan naiknya status desa)

(16)

11. Bangkit Kualitas Lingkungan Hidup. (Meningkatnya Pengelolaan Lingkungan Hidup dan Pengelolaan Resiko Bencana)

12. Bangkit Reformasi Birokrasi (Meningkatnya Reformasi Birokrasi)

B. TUJUAN, SASARAN DAN INDIKATOR

Sebagai visi dan misi yang telah ditetapkan, maka untuk keberhasilannya perlu juga ditetapkan tujuan, yang ditempuh melalui penetapan beberapa sasaran, dimana sasaran yang satu dengan yang lainnya saling terkait. Tujuan merupakan penjabaran atau implementasi dari pernyataan misi yang dapat mempertajam fokus pelaksanaan misi serta meletakkan kerangka prioritas untuk memfokuskan arah semua program dan aktifitas dalam melaksanakan misi. Tujuan ini harus konsisten dengan tugas dan fungsi yang secara kolektif tujuan menggambarkan arah strategis organisasi dan perbaikan-perbaikan yang ingin diwujudkan sesuai dengan tugas dan fungsi Badan Penanggulangan Bencana Daerah, Kesatuan Bangsa dan Politik Kabupaten Banyuasin. Tujuan juga merupakan jawaban dari prioritas atau permasalahan yang teridentifikasi dalam kajian lingkungan internal dan eksternal serta dikembangkan untuk menjawab isu-isu strategis.

Upaya pencapaian tujuan akhir dapat berlangsung secara terus menerus dan berkesinambungan. Sedangkan sasaran merupakan penjabaran dari tujuan yaitu sesuatu yang akan dicapai melalui tindakan berupa kebijakan alokasi sumber daya, program dan kegiatan. Penetapan tujuan dan sasaran Badan Penanggulangan Bencana Daerah, Kesatuan Bangsa dan Politik Kabupaten Banyuasin pada umumnya didasarkan pada faktor-faktor kunci keberhasilan yang dilakukan setelah penetapan visi dan misi. Hal ini dimaksudkan agar dinas mampu mencapai tujuan dan sasarannya, sehingga tidak ada suatu sasaran ataupun aktivitas yang terbengkalai dan tidak tercapai, karena dengan mengetahui faktor-faktor kunci keberhasilan berarti sudah mengetahui kelebihan/ kekuatan untuk melaksanakan suatu sasaran.

(17)

1. Tujuan

Pernyataan misi sebagaimana telah dikemukakan di atas dijabarkan dan diimplementasikan ke dalam tujuan yang ingin dicapai oleh Badan Penanggulangan Bencana Daerah, Kesatuan Bangsa dan Politik Kabupaten Banyuasin dalam jangka waktu 1 (satu) sampai dengan 5 (lima) tahun ke depan.

Adapun tujuan yang ingin dicapai oleh Badan Penanggulangan Bencana Daerah, Kesatuan Bangsa dan Politik Kabupaten Banyuasin adalah :

1. Meningkatnya penanggulangan dan pengurangan resiko bencana; 2. Meningkatkan peran serta masyarakat dalam berdemokrasi. 2. Sasaran

Sasaran merupakan penjabaran tujuan secara terukur yaitu sesuatu yang akan dicapai/dihasilkan secara nyata oleh Badan Penanggulangan Bencana Daerah, Kesatuan Bangsa dan Politik Kabupaten Banyuasin dalam jangka waktu yang telah ditentukan guna mencapai tujuan, visi dan misi yang telah ditetapkan.

Dalam mendukung misi Badan Penanggulangan Bencana Daerah, Kesatuan Bangsa dan Politik dapat diuraikan secara specifik tujuan dan sasaran strategis yang hendak dicapai masing-masing sasaran adalah sebagai berikut :

1. Menurunnya resiko bencana;

2. Meningkatnya responsifitas dalam penanggulangan bencana dan kebakaran;

3. Meningkatnya kualitas hidup masyarakat didaerah pasca bencana; 4. Jumlah fasilitasi aspirasi kelompok agama dan tokoh masyarakat; 5. Terwujudnya demokrasi yang sehat dan partisipasi politik

masyarakat.

3. Indikator

Indikator merupakan penjabaran dari sasaran secara terukur yang juga melalui tujuan dari Bandan Penanggulangan Bencana

(18)

Daerah, Kesatuan Bangsa dan Politik Kabupaten Banyuasin itu sendiri.

Adapun indikator yang ingin dicapai oleh Badan Penanggulangan Bencana Daerah, Kesatuan Bangsa dan Politik Kabupaten Banyuasin adalah sebagai berikut :

Tabel 2.1

Indikator Kinerja Utama : INDIKATOR UTAMA 1 Persentase rasio Desa Tangguh Bencana

2 Persentase Waktu tanggap (response time rate) daerah layanan wilayah manajemen kebakaran (WMK)

3 Persentase pemulihan rehabilitasi dan rekontruksi masyarakat terdampak bencana

4 Jumlah Fasilitasi aspirasi kelompok agama dan tokoh masyarakat

5 Persentase partisipasi masyarakat dalam pemilu/ kada

Tabel 2.2

Tujuan, Sasaran, Indikator dan Target Kinerja Badan Penanggulangan Bencana Daerah, Kesatuan Bangsa dan Politik Tahun 2019-2023

Tujuan Sasaran Indikator Target Kinerja Sasaran Pada Tahun Kondisi Akhir 2023 2019 2020 2021 2022 2023 Meningkatnya penanggulangan dan pengurangan resiko bencana Menurunya index resiko bencana Persentase rasio desa tangguh bencana 8% 14% 20% 28% 36% 36% Meningkatnya responsiftas dalam penanggulangan bencana dan kebakaran Persentase waktu tanggap (response time rate) daerah layanan wilayah manajemen kebakaran (WMK) 60% 70% 80% 90% 100% 100% Meningkatnya Kualitas hidup masyarakat didaerah pasca Persentase pemulihan rehabilitasi dan rekontruksi 70% 80% 90% 100% 100% 100%

(19)

bencana masyrakat terdampak bencana Meningkatkan peran serta masyarakat dalam berdemokrasi Terpeliharanya kerukunan antar umat beragama, suku dan kelompok masyarakat Jumlah fasilitasi aspirasi kelompok agama dan tokoh masyarakat

7 Kali 10 Kali 12 Kali 14 Kali 16 Kali 16 Kali Terwujudnya demokrasi yang sehat dan partisipasi politik masyarakat Persentase partisipasi masyarakat dalam pemilu/ kada 73% - - - 75% 75%

Indikator Kinerja Utama (IKU) dapat dilihat pada (Lampiran 03)

C. PERJANJIAN KINERJA TAHUN 2019

Perjanjian Kinerja Badan Penanggulangan Bencana Daerah, Kesatuan Bangsa dan Politik Kabupaten Banyuasin Tahun 2019 dapat dilihat pada (Lampiran 04).

(20)

D. PROGRAM DAN KEGIATAN TAHUN 2019

No. Program Kegiatan

1. Program Pelayanan Administrasi Perkantoran 1. 2. 3. 4. 5. 6. 7. 8. 9. 10. 11. 12. 13. 14. 15.

Penyediaan jasa surat-menyurat

Penyediaan jasa komunikasi, sumber daya air dan listrik

Penyediaan jasa jaminan pemeliharaan kesehatan PNS

Penyediaan Jasa Pemeliharaan dan Perizinan Kendaraan Dinas/ Operasional

Penyediaan Jasa Administrasi Keuangan Penyediaan Jasa Kebersihan Kantor

Penyediaan Jasa Perbaikan Peralatan Kerja Penyediaan Alat Tulis Kantor

Penyediaan Barang Cetakan dan Penggandaan

Penyediaan Komponen Instalasi Listrik/Penerangan Bangunan Kantor

Penyediaan Peralatan dan Perlengkapan Kantor

Penyediaan Bahan Bacaan dan Peraturan Perundang-undangan

Rapat-Rapat Koordinasi dan Konsultasi ke luar Daerah

Rapat-Rapat Koordinasi dan Konsultasi ke Dalam Daerah

Penyediaan Jasa Pendukung Administrasi Perkantoran/ Jasa Teknis

2. Program Peningkatan Sarana dan Prasarana Aparatur

16. 17.

Pemeliharaan rutin/ berkala rumah dinas Pemeliharaan Rutin/Berkala Gedung Kantor 3. Program Peningkatan

Disiplin Aparatur

18. 19.

Pengadaan Pakaian Khusus hari-hari tertentu Pengembangan Budaya Kerja Aparatur 4. Program Peningkatan

Kapasitas Sumber Daya Aparatur

20. Bimbingan Teknis Implementasi Peraturan Perundang-undangan

5. Program Peningkatan pengembangan sistem pelaporan capaian kinerja dan keuangan

21. 22.

Monitoring, Evaluasi dan Pelaporan Penyusunan Laporan Kinerja OPD

6. Program Peningkatan Keamanan dan Kenyamanan

Lingkungan

23. Monitoring Orang Asing

7. Program Pemeliharaan

Kantrantibmas dan Pencegahan Tindak Kriminal

(21)

No. Program Kegiatan 8. Program

pengembangan wawasan kebangsaan

25. Sosialisasi Pendidikan Wawasan Kebangsaan 9. Program pemberdayaan masyarakat untuk menjaga ketertiban dan keamanan 26. 27.

Dukungan Kegiatan Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB)

Monitoring Keberadaan Ormas dan LSM

10. Program Pendidikan Politik Masyarakat

28. 29. 30.

Monitoring dan Evaluasi Situasi Politik Daerah

Penelitian dan Pemeriksaan administrasi pengajuan bantuan keuangan parpol

Sosialisasi Undang-Undang Politik 11. Program Pencegahan

Dini dan

Penanggulangan Korban Bencana Alam

31. Bimbingan Teknis Penguragan Resiko Bencana 12. Program Tanggap Darurat Bencana 32. 33. 34.

Pemeliharaan dan pengadaan peralatan Pelatihan dan simulasi penanganan sarana bencana bidang kedaruratan

Bantuan Logistik darurat bencana 13. Program peningkatan

pemberantasan penyakit masyarakat

35. Penyuluhan Pencegahan Peredaran/ Pengguna Minuman keras dan Narkoba

14. Program Rehabilitasi dan Rekontruksi Pasca Bencana

36. 37.

Sosialisasi dampak psikologis dan pembekalan dasar bagi korban bencana Monitoring evaluasi dan pelaporan pasca bencana 15. Program Pecegahan dan Penanggulangan Kebakaran Hutan 38. 39. 40. 41. 42. 43. 44.

Pedirian Posko Lapangan Pengendalian Kebakaran Hutan dan Lahan

Patroli Terpadu Dalam Rangka Pengendalian Kebakaran Hutan dan Lahan Apel Kesiapsiagaan Pengendalian Kebakaran Hutan dan Lahan

Pengembangan Sarana Prasarana Pengendalian Hutan dan Lahan

Kampanye Penyegahan Karhutla Dalam Rangka Penyadartahuan Pencegahan Karhutla

Pembuatan Bahan Kampanye

Peningkatan Koordinasi Kerja dalam Rangka Penyelenggaraan Penanggulangan dan Penanganan Kebakaran

(22)

No. Program Kegiatan 45. Pembuatan Embung

(23)

Akuntabilitas kinerja adalah kewajiban untuk menjawab dari perorangan, badan hukum atau pimpinan kolektif secara transparan mengenai keberhasilan atau kegagalan dalam melaksanakan misi organisasi kepada pihak-pihak yang berwenang menerima pelaporan akuntabilitas/pemberi amanah.

Badan Penanggulangan Bencana Daerah, Kesatuan Bangsa dan Politik Kabupaten Banyuasin selaku pengemban amanah masyarakat Kabupaten Banyuasin melaksanakan kewajiban berakuntabilitas melalui penyajian Laporan Kinerja Pemerintah Kabupaten Banyuasin yang dibuat sesuai ketentuan yang diatur dalam Peraturan Presiden Republik Indonesia Nomor 29 Tahun 2014 tentang Sistem Akuntabilitas Kinerja Instansi Pemerintah dan Peraturan Menteri Pedayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi Republik Indonesia Nomor 53 Tahun 2014 tentang Petunjuk Teknis Perjanjian Kinerja, Pelaporan Kinerja dan Tata Cara Reviu Atas Laporan Kinerja Instansi Pemerintah Tahun 2016 di lingkungan Kementerian Dalam Negeri.

Laporan Kinerja tahun 2019 Badan Pengagulangan Bencana Daerah, Kesatuan bangsa dan Politik Kabupaten Banyuasin merupakan Laporan Kinerja tahun pertama dari pelaksanaan Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) Kabupaten Banyuasin periode 2019 – 2023 dan disusun berdasarkan kontribusi capaian kinerja setiap instansi yang ada dibawah Pemerintah Kabupaten Banyuasin. Capaian kinerja suatu instansi menggambarkan capaian kinerja Pemerintah Daerah dalam suatu bidang/sektor tertentu.

Proses penyusunan Laporan Kinerja Badan Penggulangan Bencana Daerah, Kesatuan Bangsa dan Politik Kabupaten Banyuasin masih banyak mengalami hambatan.

BAB 3

AKUNTABILITAS KINERJA

(24)

Hambatan utama yang dijumpai dalam penyusunan Laporan Kinerja tahun 2019 ini adalah kesulitan dalam pengumpulan data kinerja yang berkaitan dengan SKPD/Unit Kerja lain, untuk mendukung realisasi capaian program/kegiatan.

Oleh karena itu di masa yang akan datang, pengembangan sistem pengukuran kinerja akan menjadi fokus perhatian Badan Penagnggulangan Bencana Daerah, Kesatuan Bangsa dan Politik Kabupaten Banyuasin.

A. CAPAIAN KINERJA ORGANISASI

Pengukuran kinerja dilakukan dengan membandingkan rencana dan realisasi, dengan cara perhitungan sebagai berikut :

1) Apabila semakin tinggi realisasi menunjukkan semakin tingginya kinerja atau semakin rendah realisasi menunjukkan semakin rendahnya kinerja, digunakan rumus:

2) Apabila semakin tinggi realisasi menunjukkan semakin rendahnya kinerja atau semakin rendah realisasi menunjukkan semakin tingginya kinerja, digunakan rumus :

Selain membandingkan rencana dengan realisasi, pengukuran kinerja juga dilakukan dengan membandingkan realisasi tahun ini dengan realisasi tahun lalu, serta capaian sampai dengan tahun ini dengan target pada akhir periode dokumen Renstra/RPJMD.

Realisasi

Capaian indikator kinerja = X 100 Rencana

Rencana – ( Realisasi – Rencana )

Capaian indikator kinerja = X 100 Kinerja Rencana

(25)

Tabel 3.1

Pengukuran Kinerja Badan Penanggulangan Bencana Daerah, Kesatuan Bangsa dan Politik Tahun 2019

Indikator Kinerja

Satuan Target Realisasi Persentase Tingkat Capaian

1 2 3 4 5=4/3*100

1. Persentase rasio Desa Tangguh Bencana % 8 0 0

2. Persentase Waktu tanggap (response time rate) daerah layanan wilayah manajemen kebakaran (WMK)

% 60 98,92 164,87

3. Persentase pemulihan rehabilitasi dan rekontruksi masyarakat terdampak bencana

% 70 100 142,86

4. Jumlah Fasilitasi aspirasi kelompok agama dan tokoh masyarakat

Kali 7 6 85,71

5. Persentase partisipasi masyarakat dalam pemilu/ kada

% 73 80,34 110,05

S

Saassaarraann 11:: Menurunnya resiko bencana

1. Membandingkan antara target dan realisasi kinerja tahun 2019.

Indikator kinerja yang digunakan dalam pengukuran keberhasilan capaian sasaran adalah sebagai berikut :

Tabel 3.2

Persentase Perbandingan Target dan Realisasi Indikator Kinerja Tahun 2019

Indikator Kinerja Satuan Target Realisasi

Persentase Tingkat Capaian

1 2 3 4 5=4/3*100

1. Persentase rasio Desa Tangguh Bencana % 8 0 0

2. Perbandingan antara realisasi kinerja serta capaian kinerja tahun 2018 dengan tahun lalu dan beberapa tahun terakhir

Tabel 3.3

Persentase Perbandingan Capaian Kinerja Tahun 2018 dan Tahun 2019

No Indikator sat Realisasi s/d Tahun Realisasi Tahun 2019 Capaian s/d

(26)

1 2 3 4 5 6 7

1. Persentase rasio

Desa Tangguh Bencana

% - 0 - -

Sumber : Bidang Pencegahan dan Kesiapsiagaan Badan Penanggulangan Bencana Daerah, Kesbangpol Kabupaten Banyuasin , 2019

3. Perbandingan realisasi kinerja sampai dengan tahun ini dengan target jangka menengah yang terdapat dalam dokumen perencanaan startegis perencanaan

Perbandingan realisasi kinerja sampai dengan tahun 2019 dengan target akhir perencanaan jangka menengah Renstra/RPJMD yang terdapat dalam dokumen perencanaan startegis Tahun 2019-2023, dapat diuraikan sebagai berikut :

Tabel 3.4

Persentase Perbandingan Realisasi Sampai dengan Tahun 2019 dengan Target Jangka Menengah

No Indikator sat s/d Tahun Realisasi 2018 Target Tahun 2019 Capaian (%) 1 2 3 4 5 6

1. Persentase rasio Desa Tangguh

Bencana % - 8 0

Sumber : Bidang Pencegahan dan Kesiapsiagaan Badan Penanggulangan Bencana Daerah, Kesbangpol Kabupaten Banyuasin , 2019

1. Target persentase rasio Desa Tangguh Bencana pada Tahun 2019 sebesar 8%. Untuk Triwulan IV Tahun 2019 belum terealisasi, dikarenakan tidak adanya Desa Tangguh yang dibentuk sedangkan daerah rawan bencana di Kabupaten Banyuasin triwulan IV Tahun 2019 sebanyak 35 Desa/ Kelurahan, dan Faktor Kendala indikator ini yaitu belum adanya anggaran untuk membentuk Desa Tangguh bencana.

S

Saassaarraann 22 :: Meningkatnya responsifitas dalam penanggulangan bencana dan kebakaran

1. Membandingkan antara target dan realisasi kinerja tahun ini

Indikator kinerja yang digunakan dalam pengukuran keberhasilan capaian sasaran adalah sebagai berikut:

Tabel 3.5

Persentase Perbandingan Target dan Realisasi Indikator Kinerja Tahun 2019

Indikator Kinerja Satuan Target Realisasi Tingkat Capaian Persentase

(27)

Indikator Kinerja Satuan Target Realisasi Tingkat Capaian Persentase

1 2 3 4 5

1 Persentase Waktu tanggap (response time rate) daerah layanan wilayah manajemen kebakaran (WMK)

% 60 93,51 155,85

Sumber : Bidang Kedaruratan dan Logistik Badan Penanggulangan Bencana Daerah, Kesbangpol Kabupaten Banyuasin , 2019

2. Perbandingan antara realisasi kinerja serta capaian kinerja tahun ini dengan tahun lalu dan beberapa tahun terakhir.

Tabel 3.6

Persentase Perbandingan antara realisasi Sampai dengan Tahun 2019 dengan tahun lalu

No Indikator uan Sat

Realisasi s/d Tahun 2018 Realisasi Tahun 2019 Capaian s/d Tahun 2018 Capaian Tahun 2019 1 2 3 4 5 6 7 1 Persentase Waktu tanggap (response time rate) daerah layanan wilayah manajemen kebakaran (WMK)

% - 93,51 - 155,85

Sumber : Bidang Kedaruratan Dan Logistik Badan Penanggulangan Bencana Daerah, Kesbangpol Kabupaten Banyuasin , 2019

3. Perbandingan realisasi kinerja sampai dengan tahun 2019 dengan target jangka menengah yang terdapat dalam dokumen perencanaan startegis perencanaan

Perbandingan realisasi kinerja sampai dengan tahun 2018 dengan target akhir perencanaan jangka menengah Renstra/RPJMD yang terdapat dalam dokumen perencanaan startegis Tahun 2019-2023, dapat diuraikan sebagai berikut :

Tabel 3.7

Persentase Perbandingan Realisasi Sampai dengan Tahun ini dengan Target Jangka Menengah

No Indikator sat s/d Tahun Realisasi 2019 Target Tahun 2020 Capaian (%) 1 2 3 4 5

1 Persentase Waktu tanggap

(28)

No Indikator sat s/d Tahun Realisasi 2019 Target Tahun 2020 Capaian (%) 1 2 3 4 5 manajemen kebakaran (WMK)

Sumber : Bidang Kedaruratan dan Logistik Badan Penanggulangan Bencana Daerah, Kesbangpol Kabupaten Banyuasin , 2019

1. Persentase Waktu tanggap (response time rate) daerah layanan wilayah manajemen kebakaran (WMK) sebesar 93,51% dari target 60% diTahun 2019. Jumlah kejadian bencana alam yang ditanggulangi oleh Badan Penanggulangan Bencana Daerah, Kesatuan Bangsa dan Politik Kabupaten Banyuasin adalah sebanyak 185 Kejadian Bencana Sedangkan kejadian bencana yang ditangani sesuai waktu tanggap sebanyak 173 kejadian dan 12 kejadian tidak dapat ditangani sesuai waktu tanggap dikarenakan geografis dan jarak tempuh yang melebihi 1 Jam perjalanan yang berjarak dari posko dan OPD Badan Penanggulangan Bencana Daerah, Kesatuan Bangsa dan Politik ± 25 km dan jarak tempuh kurang dari 1 jam sejak info diterima.

S

Saassaarraann 33 :: Meningkatnya kualitas hidup masyarakat didaerah pasca bencana

1. Membandingkan antara target dan realisasi kinerja tahun 2019.

Indikator kinerja yang digunakan dalam pengukuran keberhasilan capaian sasaran adalah sebagai berikut:

Tabel 3.8

Persentase Perbandingan Target dan Realisasi Indikator Kinerja Tahun 2019

Indikator Kinerja Satuan Target Realisasi Tingkat Capaian Persentase

1 2 3 4 5

1 Persentase pemulihan rehabilitasi dan rekontruksi masyarakat terdampak bencana

% 70 100 142,86

Sumber : Bidang Rehabilitasi dan Rekontruksi Badan Penanggulangan Bencana Daerah, Kesbangpol Kabupaten Banyuasin , 2019

2. Perbandingan antara realisasi kinerja serta capaian kinerja tahun 2019 dengan tahun lalu dan beberapa tahun terakhir.

Tabel 3.9

Persentase Perbandingan Realisasi Sampai dengan Tahun 2018 dengan Target 2019

(29)

Indikator Kinerja Satuan Realisasi s/d Tahun 2018 Realisasi Tahun 2019 Capaian s/d Tahun 2018 Capaian Tahun 2019 1 2 3 4 5 6

1 Persentase pemulihan rehabilitasi dan rekontruksi masyarakat terdampak bencana

% - 100 - 142,86

Sumber : Bidang Rehabilitasi dan Rekontruksi Badan Penanggulangan Bencana Daerah, Kesbangpol Kabupaten Banyuasin , 2019

3. Perbandingan realisasi kinerja sampai dengan tahun 2019 dengan target jangka menengah yang terdapat dalam dokumen perencanaan startegis .

Apabila dilihat dari perbandingan realisasi kinerja sampai dengan tahun ini dengan target jangka menengah yang terdapat dalam dokumen perencanaan startegis perencanaan sampai dengan tahun 2019 dengan target kinerja lima tahunan yang direncanakan dapat diuraikan sebagai berikut :

Tabel 3.10

Persentase Perbandingan Realisasi Sampai dengan Tahun ini dengan Target Jangka Menengah

Indikator Kinerja Satuan Realisasi s/d

Tahun 2019 Target Tahun 2020 Capaian (%) 1 2 3 4 5

1 Persentase pemulihan rehabilitasi dan rekontruksi masyarakat terdampak bencana

% 100 80 80

Sumber : Bidang Rehabilitasi dan Rekontruksi Badan Penanggulangan Bencana Daerah, Kesbangpol Kabupaten Banyuasin , 2019

1. Jumlah korban bencana yang dipulihkan sebanyak 60 orang dibagi seluruh jumlah korban bencana sebanyak 60 orang. Adapun faktor pendukung indikator ini adalah 2 kegiatan yaitu Kegiatan Sosialisasi dampak psikologis dan pembekalan dasar bagi korban belum terlaksana dan Kegiatan Monitoring evaluasi dan pelaporan pasca bencana berjalan.

S

Saassaarraann 44 :: Terpeliharanya kerukunan antar umat beragama, suku dan kelompok masyarakat

1. Membandingkan antara target dan realisasi kinerja tahun 2019.

Indikator kinerja yang digunakan dalam pengukuran keberhasilan capaian sasaran adalah sebagai berikut:

(30)

Tabel 3.11

Persentase Perbandingan Target dan Realisasi Indikator Kinerja Tahun 2019

Indikator Kinerja Satuan Target Realisasi Tingkat Capaian Persentase

1 2 3 4 5

1 Jumlah fasilitasi aspirasi kelompok

agama dan tokoh masyarakat Kali 7 6 85,71

Sumber : Bidang Ketahanan Ekonomi, Seni Budaya Agama dan Kemasyarakatan Badan Penanggulangan Bencana Daerah, Kesbangpol Kabupaten Banyuasin , 2019

2. Perbandingan antara realisasi kinerja serta capaian kinerja tahun 2019 dengan tahun lalu dan beberapa tahun terakhir.

Tabel 3.12

Persentase Perbandingan Realisasi Sampai dengan Tahun 2018 dengan Target 2019

Indikator Kinerja Satuan Realisasi s/d Tahun 2018 Realisasi Tahun 2019 Capaian s/d Tahun 2018 Capaian Tahun 2019 1 2 3 4 5 6

1 Jumlah fasilitasi aspirasi kelompok agama dan tokoh masyarakat

Kali - 6 - 85,71%

Sumber : Bidang Ketahanan Ekonomi, Seni Budaya Agama dan Kemasyarakatan Badan Penanggulangan Bencana Daerah, Kesbangpol Kabupaten Banyuasin , 2019

3. Perbandingan realisasi kinerja sampai dengan tahun 2019 dengan target jangka menengah yang terdapat dalam dokumen perencanaan startegis.

Apabila dilihat dari perbandingan realisasi kinerja sampai dengan tahun ini dengan target jangka menengah yang terdapat dalam dokumen perencanaan startegis perencanaan sampai dengan tahun 2019 dengan target kinerja lima tahunan yang direncanakan dapat diuraikan sebagai berikut :

Tabel 3.13

Persentase Perbandingan Realisasi Sampai dengan Tahun ini dengan Target Jangka Menengah

Indikator Kinerja Satuan Realisasi s/d

Tahun 2019 Target Tahun 2020 Capaian (%) 1 2 3 4 5

1 Jumlah fasilitasi aspirasi kelompok

agama dan tokoh masyarakat Kali 6 10 166,67

Sumber : Bidang Ketahanan Ekonomi, Seni Budaya Agama dan Kemasyarakatan Badan Penanggulangan Bencana Daerah, Kesbangpol Kabupaten Banyuasin , 2019

(31)

1. Jumlah fasilitasi aspirasi kelompok agama dan tokoh masyarakat yang dilakukan OPD BPBD-Kesbangpol sampai dengan Triwulan IV tahun 2019 yaitu sebanyak 6 kali yaitu :

1. Monitoring Orang Asing 2. Penanganan Konflik Sosial

3. Sosialisasi Pendidikan Wawasan Kebangsaan

4. Dukungan Kegiatan Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB)

5. Penyuluhan pencegahan peredaran / penggunaan minuman keras dan narkoba.

S

Saassaarraann 55 :: Persentase Partisipasi masyarakat dalam pemilu/ kada 1. Membandingkan antara target dan realisasi kinerja tahun 2019.

Indikator kinerja yang digunakan dalam pengukuran keberhasilan capaian sasaran adalah sebagai berikut:

Tabel 3.14

Persentase Perbandingan Target dan Realisasi Indikator Kinerja Tahun 2019

Indikator Kinerja Satuan Target Realisasi Tingkat Capaian Persentase

1 2 3 4 5

1 Persentase Partisipasi masyarakat

dalam pemilu/ kada % 73 78,77 108

Sumber : Bidang Politik, Bina Ideologi dan Wawsan Kebangsaan Badan Penanggulangan Bencana Daerah, Kesbangpol Kabupaten Banyuasin , 2019

2. Perbandingan antara realisasi kinerja serta capaian kinerja tahun 2019 dengan tahun lalu dan beberapa tahun terakhir.

Tabel 3.15

Persentase Perbandingan Realisasi Sampai dengan Tahun 2018 dengan Target 2019

Indikator Kinerja Satuan Realisasi s/d Tahun 2018 Realisasi Tahun 2019 Capaian s/d Tahun 2018 Capaian Tahun 2019 1 2 3 4 5 6 1 Persentase Partisipasi

masyarakat dalam pemilu/ kada % 70,83 78,77 98,82 108

Sumber : Bidang Politik, Bina Ideologi dan Wawsan Kebangsaan Badan Penanggulangan Bencana Daerah, Kesbangpol Kabupaten Banyuasin , 2019

(32)

3. Perbandingan realisasi kinerja sampai dengan tahun 2019 dengan target jangka menengah yang terdapat dalam dokumen perencanaan startegis.

Apabila dilihat dari perbandingan realisasi kinerja sampai dengan tahun ini dengan target jangka menengah yang terdapat dalam dokumen perencanaan startegis perencanaan sampai dengan tahun 2019 dengan target kinerja lima tahunan yang direncanakan dapat diuraikan sebagai berikut :

Tabel 3.16

Persentase Perbandingan Realisasi Sampai dengan Tahun ini dengan Target Jangka Menengah

Indikator Kinerja Satuan Realisasi s/d Tahun 2019 Target Tahun 2020 Capaian (%) 1 2 3 4 5

1 Persentase Partisipasi masyarakat

dalam pemilu/ kada % 78,77 - 0

Sumber : Bidang Politik, Bina Ideologi dan Wawsan Kebangsaan Badan Penanggulangan Bencana Daerah, Kesbangpol Kabupaten Banyuasin , 2019

1. Persentase target partisipasi masyarakat dalam pemilu/pileg DPRD Kabupaten Banyuasin menggunakan hak pilih yaitu sebesar 468.019 jiwa dari semua masyarakat yang terdaftar dalam DPT Kabupaten Banyuasin yaitu 594.144 jiwa di Tahun 2019 dan Persentase untuk pemilihan Bupati dan Wakil Bupati Banyuasin Tahun 2018 yang menggunakan hak pilih sebesar 405.717 jiwa dari semua masyarakat yang terdaftar dalam DPT Kabupaten Banyuasin yaitu 572.784 jiwa.

Tabel 3.17

Pengukuran Indikator Yang Mendukung Kinerja kabupaten Banyuasin Tahun 2019

No. Sasaran Strategis Indikator Kinerja

Target Realisasi Capaian

1. Meningkatnya pengelolaan lingkungan hidup dan pengelolaan resiko bencana Persentase Menurunnya Indeks Resiko Bencana 6% 0 0 2. Meningkatnya Kesadaran masyarakat dalam berdemokrasi Angka Partisipasi Pemilu 73% 80,34% 110%

(33)

1. Indeks Risiko Bencana dengan target 6% Tahun 2019 belum dapat diukur karena melibatkan beberapa OPD.

2. Persentase partisipasi masyarakat dalam pemilu/pileg DPRD Kabupaten Banyuasin sesuai hasil MK yaitu yang menggunakan hak pilih sebanyak 477,019 jiwa dari semua masyarakat yang terdaftar dalam DPT Kabupaten Banyuasin yaitu 593,752 jiwa telah tercapai dibulan April sebesar 80,34%

4. Perbandingan realisasi kinerja tahun 2019 dengan standar nasional. Perbandingan realisasi kinerja tahun 2019 dengan standar nasional dapat dilakukan oleh Badan Penanggulangan Bencana Daerah, Kesatuan Bangsa dan Politik Kabupaten Banyuasin tahun 2019 dengan memiliki Standar Pelayanan Minimal (SPM) pada Tahun 2019.

Adapun Program/ Kegiatan yang mendukung yaitu Program Tanggap darurat penangguangan bencana dengan melalui Kegiatan Bantuan logistik darurat bencana dan Kegiatan Pemeliharaan dan pengadaan peralatan Badan Penanggulangan Bencana Daerah, Kesatuan Bangsa dan Politik Kabupaten Banyuasin memiliki pagu dana APBD sebesar Rp 230.650.000,- dengan capaian realisasi sebesar Rp 229.220.000,- dengan persentase sebesar 99,38%.

Target pencapaian Standar Pelayanan Minimal (SPM) adalah target yang ditetapkan oleh Pemerintahan Pusat yang mana tertuang dalam Permendagri Nomor 100 tahun 2018 tentang penerapan Standar Pelayanan Minimal (SPM) adalah sebagai berikut :

Tabel 3.18 Target Capaian SPM No. Jenis Pelayanan Dasar Indikator

Kinerja Capaian Target Tahun 2019 Pembiayaan Realisasi Pembiayaa n 1. Pelayanan informasi rawan bencana Jumlah Warga Negara yang memperoleh layanan informasi rawan bencana. 100% 0 0

(34)

2. Pelayanan pencegahan dan kesiapsiagaan terhadap bencana Jumlah warga negara yang memperoleh layanan pencegahan dan kesiapsiagaan terhadap bencana. 100% 0 0 3. Pelayanan penyelamatan dan evakuasi korban bencana Jumlah warga negara yang memperoleh layanan penyelamatan dan evakuasi korban bencana. 100% 230.650.000,- 229.220.000,-

Realisasi pencapaian SPM Bidang Ketentraman, ketertiban umum, dan perlindungan masyarakat Kabupaten Banyuasin Tahun 2019 Bidang yaitu sebagai berikut : Tabel 3.19 Realisasi Capaian SPM No Pelayanan Jenis Dasar Indikator Target

(%) asi (%) Realis Capaian (%)

1.

Pelayanan informasi

rawan bencana

Jumlah Warga Negara yang memperoleh layanan informasi rawan bencana. 100 0 0 2. Pelayanan pencegahan dan kesiapsiagaan terhadap bencana

Jumlah warga negara yang memperoleh layanan pencegahan dan kesiapsiagaan terhadap bencana 100 0 0 3. Pelayanan penyelamatan dan evakuasi korban bencana

Jumlah warga negara yang memperoleh layanan penyelamatan

dan evakuasi korban bencana.

(35)

5. Analisis penyebab keberhasilan/ kegagalan atau peningkatan/ penurunan kinerja serta alternative solusi yang telah dilakukan.

 Hambatan

Jauhnya jangkauan atau jarak tempuh serta situasi dan kondisi jalan yang sempit atau lahan rawa-rawa, terutama pada saat terjadinya kebakaran lahan dan hambatan yang dihadapi utamanya yaitu dalam penanggulangan bahaya kebakaran hutan dan lahan dikarenakan terbatasnya armada pemadam kebakaran saat ini yang ada hanya 3 (tiga) unit dan 1 (satu) suplay. dapat ditangani sesuai waktu tanggap dikarenakan geografis dan jarak tempuh yang melebihi 1 Jam perjalanan yang berjarak dari posko dan OPD Badan Penanggulangan Bencana Daerah, Kesatuan Bangsa dan Politik ± 25 km dan jarak tempuh kurang dari 1 jam sejak info diterima, Hambatan lain yang sering terjadi pada saat musim kemarau, apabila terjadi kebakaran hutan dan lahan yang besar sering kekurangan stok air, karena lokasi untuk mensuplay air terkadang jauh dari lokasi bencana kebakaran, sehingga perlu adanya pembangunan bak-bak penampungan air.

 Solusi

Untuk itu setiap tahun agar anggaran diusulkan penambahan minimal 1 (satu) unit mobil Pemadam slip on sehingga ke depan diharapkan pada setiap kecamatan yang jauh dapat dibentuk posko kebakaran Kebakaran Hutan dan Lahan.

Dari uraian tabel diatas tergambar bahwa dari 5 (Lima) indikator kinerja yang ditetapkan untuk mencapai sasaran-sasaran strategis, terlihat secara umum berhasil dicapai sesuai dengan target yang telah ditetapkan, meskipun ada yang belum memenuhi sampai dengan 100%.

6. Analisis atas efisiensi penggunaan sumber daya

Badan Penanggulangan Bencana Daerah, Kesatuan Bangsa dan Politik merupakan unsur pelaksana Pemerintah Kabupaten Banyuasin dibidang Kesatuan Bangsa dan Politik,

memiliki lingkungan strategis, kebijakan dan fasilitas pelaksanaan pengembangan dan pemberdayaan organisasi yang sangat berpengaruh

(36)

terhadap Badan Penanggulangan Bencana Daerah, Kesatuan Bangsa dan Politik yang didukung oleh :

1. Sumber Daya Manusia Sumber Daya Aparatur

Tersedianya Sumber Daya Manusia di lingkungan Badan Penanggulangan Bencana Daerah, Kesatuan Bangsa dan Politik Kabupaten Banyuasin pada umumnya telah memiliki pengalaman, keterampilan dan tingkat pendidikan yang memadai. Hal ini nampak dalam data sebagai berikut :

Tabel 3.20 Jumlah Pegawai

Badan Penanggulangan Bencana Daerah, Kesatuan Bangsa dan Politik Kabupaten Banyuasin

Gambaran umum tingkat pendidikan personil yang berstatus PNS dapat dilihat dalam tabel di bawah ini :

Tabel 3.21

Tingkat Pendidikan PNS

Badan Penanggulangan Bencana Daerah, Kesatuan Bangsa dan Politik Kabupaten Banyuasin

Tingkat Pendidikan Tahun 2018 2019 (orang) (orang) S2 7 10 S1 21 19 D3/Sarjana Muda 1 0 SMA/Sederajat 2 3 SMP 0 0 SD 0 0

Pegawai Tahun 2018 Tahun 2019

(orang) (orang)

PNS 31 32

Non PNS 42 45

(37)

Jumlah 31 32

Gambaran umum tingkat pendidikan personil yang berstatus Non PNS dapat dilihat dalam tabel di bawah ini :

Tabel 3.22

Tingkat Pendidikan Non PNS Badan Penanggulangan Bencana Daerah, Kesatuan Bangsa dan Politik Kabupaten Banyuasin

Tingkat Pendidikan Tahun 2018 2019 (orang) (orang) S2 0 0 S1 15 17 D3/Sarjana Muda 3 3 SMA/Sederajat 24 25 SMP 0 0 SD 0 0 Jumlah 42 45 2. Sumber Dana

Sasaran ini telah dilaksanakan secara efektif dan efisien dilihat dari pencapaian rata-rata sasaran mencapai 89,41% dan adanya penghematan penggunaan dana dilihat dari realisasi penggunaan dana untuk melaksanakan program-program yang mendukung pencapaian sasaran Tahun 2019 adalah sebesar Rp. 17.876.412.536,- (89,41%) dari pagu anggaran sebesar Rp.19.994.449.000,-

7. Analisis program/ kegiatan yang menunjang keberhasilan ataupun kegagalan pencapaian pertanyaan kinerja.

Banyaknya program/ kegiatan yang ada dalam renstra terutama pada tahun 2019 Badan Penanggulangan Bencana Daerah, Kesatuan Bangsa dan Politik Kabupaten Banyuasin tidak semua terlaksana hal ini dikarenakan

(38)

ada nya pagu anggaran yang terbatas dan kegiatan baru yang sangat mendesak yang harus dicapai.

Program yang berhasil pada tahun 2019 ini sebanyak 15 Program dari 15 Program yang ada di Renstra lima tahunan yaitu :

1. Program Pelayanan administrasi perkantoran dengan 15 kegiatan dari pagu anggaran Rp 2.008.950.000,- terealisasi Rp. 1.928.093.065,- dengan persentasi capaian 95.98%.

2. Program Peningkatan Sarana dan Prasarana Aparatur didukung oleh 2 kegiatan dengan pagu anggaran Rp. 225.000.000,- dengan realisasi Rp. 223.837.000,- capaian realisasi 99.48%.

3. Program Peningkatan Disiplin Aparatur dengan 2 kegiatan pagu Rp. 81.000.000,- realisasi Rp. 80.235.000,- dengan capaian 99.06%.

4. Program Peningkatan Kapasitas Sumber Daya Aparatur dengan pagu Rp. 20.000.000,- dengan realisasi Rp. 9.400.000,- capaian realisasi 47.00%. 5. Program Peningkatan Pengembangan Sistem Pelaporan Capaian Kinerja

dan Keuangan didukung 2 Kegiatan dengan pagu anggaran Rp. 75.050.000,- realisasi Rp. 74.869.550,- persentase capaian 99,76%. 6. Program Peningkatan Keamanan dan Kenyamanan Lingkungan didukung

oleh 1 kegiatan dengan pagu anggaran Rp. 154.500.000,- realisasi Rp. 154.331.600,- persentase capaian 99,89%.

7. Program Pemeliharaan Kantrantibnas dan Pencegahan Tindak Kriminal didukung dengan 1 kegiatan dari pagu anggaran Rp. 151.000.000,- realisasi Rp. 151.000.000,- persentase capaian 100%.

8. Program Pengembangan Wawasan Kebangsaan didukung oleh 1 kegiatan

dengan pagu anggaran Rp.62.000.000,- dengan realisasi Rp. 62.000.000,- persentase capaian 100%.

9. Program Pemberdayaan Masyarakat Untuk Menjaga Ketertiban dan Keamanan di dukung 2 Kegiatan dengan pagu Rp. 215.450.000,- dengan realisasi Rp. 203.610.300,- persentase capaian 94,50%.

10. Program Pendidikan Politik Masyarakat didukung oleh 3 kegiatan dengan pagu anggaran Rp. 307.000.000,- dengan realisasi Rp. 306.100.000,- persentase capaian 99,71%.

(39)

11. Pencegahan Dini dan Penanggulanagan Korban Bencana Alam dari pagu anggaran Rp. 174.000.000,- dengan realisasi Rp. 173.952.000,- persentase capaian 99,97%.

12. Program Tanggap Darurat Penanggulangan Bencana didukung oleh 3 kegiatan dari pagu anggaran Rp. 306.000.000,- dengan realisasi Rp. 267.220.000,- persentase capaian 87,33%.

13. Program Peningkatan Pemberantasan Penyakit Masyarakat didukung oleh satu kegiatan dari pagu anggaran Rp. 41.550.000,- realisasi Rp. 41.505.000,- dengan persentase capaian 99,89%.

14. Program Rehabilitasi dan Rekontruksi Pasca Bencana didukung oleh 2 Kegiatan dengan pagu anggaran Rp. 174.000.000,- dengan realisasi Rp. 173.788.999,- dengan persentase capaian 99,88%

15. Program Peningkatan Kesiagaan dan Pencegahan Bahaya Kebakaran didukung oleh 8 kegiatan dari pagu anggaran Rp. 15.998.949.000,- realisasi Rp. 14.026.470.022,- dengan persentase capaian 87,67%.

B. AKUNTABILITAS KEUANGAN

Pada Tahun Anggaran 2019 total anggaran Badan Penanggulangan Bencana Daerah, Kesatuan Bangsa dan Politik Kabupaten Banyuasin sebesar Rp. 23.167.091.800,- terdiri dari Belanja Tidak Langsung sebesar Rp. 3.172.642.800,- dan Belanja Langsung sebesar Rp. 19.994.449.000,-

Adapun rincian belanja kelompok pada Badan Penanggulangan Bencana Daerah, Kesatuan Bangsa dan Politik Kabupaten Banyuasin Tahun Anggaran 2019 adalah sebagai berikut :

Tabel 3.23

Anggaran/ Realisasi Per Sasaran Strategis Tahun 2019 No. Sasaran Capaian Indikator Kinerja Program Anggaran (Rp) Realisasi (Rp) Realisasi Fisik Capaian (7/6) Indikator Capaian 1 2 3 4 5 6 7 8 9 1 Menurunnya resiko bencana Persentase rasio Desa Tangguh bencana 0 Program Pencegahan Dini dan Penanggulangan Korban Bencana 174.000.000 173.952.000 100% 99,97%

(40)

No. Sasaran Capaian Indikator Kinerja Program Anggaran (Rp) Realisasi (Rp) Realisasi Fisik Capaian (7/6) Indikator Capaian 1 2 3 4 5 6 7 8 9 2 Meningkatnya responsifitas dalam penanggulanga n bencana dan kebakaran Persentase waktu tanggap (response time rate) daerah layanan Wilayah Manajemen Kebakaran (WMK) 164,87 Program Tanggap Darurat Penanggulangan Bencana Program Pencegahan dan Penanggulangan Kebakaran Hutan 306.000.000 15.998.949.00 0 267.220.000 14.026.470.0 22 100% 100% 87,33% 87,67% 3 Meningkatnya kualitas hidup masyarakat didaerah pasca bencana Persentase pemulihan rehabilitasi dan rekontruksi masyarakat terdampak bencana 142,86 Program Rehabilitas dan Rekontruksi Pasca Bencana 186.000.000 173.788.999 100% 99,88% 4 Terpeliharanya kerukunan antar umat beragama, suku dan kelompok masyarakat Jumlah fasilitasi aspirasi kelompok agama dan tokoh masyarakat 85,71 Program Peningkatan Keamanan dan Kenyamanan Lingkungan Program Pemeliharaan Kantrantibnas dan Pencegahan Tindak Kriminal Program Peningkatan Pengembangan Wawasan Kebangsaan Program peningkatan pemberantasan penyakit masyarakat Program Pemberdayaan masyarakat untuk menjaga ketertiban dan keamanan 154.500.000 151.000.000 62.000.000 41.550.000 215.450.000 154.331.600 151.000.000 62.000.000 41.505.000 203.610.300 100% 100% 100% 100% 100% 99,89% 100% 100% 99,89% 94,50%

(41)

No. Sasaran Capaian Indikator Kinerja Program Anggaran (Rp) Realisasi (Rp) Realisasi Fisik Capaian (7/6) Indikator Capaian 1 2 3 4 5 6 7 8 9 5 Terwujudny a demokrasi yang sehat dan partisipasi politik masyarakat Persentase partisipasi masyarakat dalam pemilu/kad a 110,05 Program pendidikan politik masyarakat 307.000.000 306.100.000 100% 99,71% Rata-Rata 125,87 Rata-Rata 96,88% TOTAL 17.596.449.000 15.559.977.9 21 100% 96,88%

Sumber : Badan Penanggulangan Bencana Daerah, Kesbangpol Kabupaten Banyuasin , 2019

Sasaran di atas telah dilaksanakan secara efektif dan efisien dilihat dari pencapaian rata-rata sasaran mencapai 96,88% dan adanya penghematan penggunaan dana dilihat dari realisasi penggunaan dana untuk melaksanakan program-program yang mendukung pencapaian sasaran Tahun 2019 adalah

sebesar Rp. 4.078.998.941 (96,63%) dari pagu anggaran sebesar Rp.4.220.940.700.

Selain Program/ kegiatan Sasaran Strategis diatas didukung juga Program/ Kegiatan rutin yang ada di Badan Penanggulangan Bencana Daerah, Kesatuan Bangsa dan Politik Kabupaten Banyuasin.

Tabel 3.24

Anggaran/ Realisasi Per Sasaran Rutin Tahun 2019

No. Sasaran Capaian Indikator Kinerja Program Anggaran (Rp) Realisasi (Rp) Realisasi Fisik Capaian (7/6) Indikator Capaian 1 2 3 4 5 6 7 8 1 Meningkatn ya kualitas sarana dan prasarana kerja aparatur Tingkat kualitas sarana dan prasarana 100 Program Pelayanan Administrasi Perkantoran 2.008.950.000 1.928.093.065 100% 95,98% 2 Program Peningkatan Sarana dan Prasarana Aparatur 225.000.000 223.837.000 100% 99,48% 3 Program Peningkatan Disiplin 81.000.000 80.235.000 100% 99,06%

(42)

No. Sasaran Capaian Indikator Kinerja Program Anggaran (Rp) Realisasi (Rp) Realisasi Fisik Capaian (7/6) Indikator Capaian 1 2 3 4 5 6 7 8 4 Program Peninfgkatan Kapasitas Sumber Daya Aparatur 20.000.000 9.400.000 100% 47,00% 5 Program Peningkatan Pegembangan Sistem Pelaporan Capaian Kinerja dan Keuangan 75.050.000 74.869.550 100% 99,76% Rata-Rata 100 Rata-Rata 100% 88,25% TOTAL 2.410.000.000 2.316.434.615 100% 96,11%

Sumber : Badan Penanggulangan Bencana Daerah, Kesbangpol Kabupaten Banyuasin , 2019

Sasaran di atas telah dilaksanakan secara efektif dan efisien dilihat dari pencapaian rata-rata sasaran mencapai 96,11% dan adanya penghematan penggunaan dana dilihat dari realisasi penggunaan dana untuk melaksanakan program-program yang ada dirutin mendukung pencapaian sasaran Strategis Tahun 2019 adalah sebesar Rp. 2.316.434.615,- dengan persentase capaian 96,11% dari pagu anggaran sebesar Rp.2.410.000.000,-

Keberhasilan kinerja sasaran tahun 2019 didukung oleh tersedianya input berupa Anggaran Belanja dan Pendapatan Daerah (APBD). Dukungan anggaran tersebut dalam bentuk belanja langsung dan belanja tidak langsung.

Belanja langsung adalah jumlah belanja untuk setiap program dan kegiatan yang mendukung keberhasilan Indikator Kinerja Sasaran. Realisasi belanja langsung sebagai pendukung program dan kegiatan tahun 2019.

C. TINDAK LANJUT HASIL EVALUASI SEBELUMNYA

Berdasarkan hasil evaluasi Laporan Kinerja Badan Penanggulangan Bencana Daerah, Kesatuan Bangsa dan Politik Kabupaten Banyuasin Tahun 2019 yang dilakukan oleh Inspektorat, mendapat nilai BB tindaklanjut yang sudah dilakukan sebagai berikut :

a. Dokumen Renstra dan Renja akan disahkan oleh Bupati Banyuasin sesuai dengan Permendagri no. 54 Tahun 2010 melalui kepala Badan Perencanaan Pembangunan dan Penanaman Modal (BAPPEDA) Kabupaten

(43)

Banyuasin dan ditetapkan dengan Surat Keputusan kepala SKPD untuk Tahun 2015.

b. Dokumen Renstra sudah digunakan sebagai acuan dalam penyusunan dokumen perencanaan tahunan dan dilengkapi dengan dan digunakan sebagai acuan penyusunan Dokumen Rencana Kerja dan Anggaran.

c. IKU sudah dimanfaatkan dalam penyusunan Renja, RKA/ DPA; dimanfaatkan untuk penilaian kinerja; direviu secara berkala.

d. Pengukuran kinerja digunakan untuk pengendalian dan pemantauan kinerja secara berkala.

e. Informasi yang disajikan digunakan dalam perbaikan perencanaan.

f. Informasi yang disajikan sudah digunakan untuk nilai dan memperbaikan pelaksanaan program dan kegiatan organisasi, peningkatan kinerja dan penilaian kinerja.

g. Evaluasi program dilakukan dan dilaksanakan oleh SDM yang berkompetensi; disupervisi dengan baik melalui pembahasan-pembahasan yang regular dan bertahap; dilaksanakan dalam rangka menilai keberhasilan program; dan memberikan rekomendasi-rekomendasi peningkatan kinerja yang dapat dilaksanakan.

h. Hasil evaluasi program/ akuntabilitas kinerja ditindaklanjuti untuk perbaikan perencanaan, perbaikan kinerja.

(44)

1. Kesimpulan

a. Laporan Akuntabilitas Kinerja Instansi Pemerintah Badan Penanggulangan Bencana Daerah, Kesatuan Bangsa dan Politik Kabupaten Banyuasin menyajikan hasil dari berbagai capaian sasaran strategis yang tercermin dari capaian indikator kinerja utama (IKU) maupun analisis kinerja berdasarkan tujuan dan sasaran.

b. Hasil pengukuran indikator kinerja terhadap 5 sasaran strategis dengan 5 indikator menunjukkan sebagai berikut :

Sasaran 1 Menurunnya resiko bencana dengan satu indikator yaitu Persentase rasio Desa Tangguh Bencana, Capaian indikator kinerja pada tahun 2019 sebesar 0% dengan interprestasi Dibawah Target

Sasaran 2 Meningkatnya responsifitas dalam penanggulangan bencana dan kebakaran dengan satu indikator yaitu Persentase Waktu tanggap (response time rate) daerah layanan wilayah manajemen kebakaran (WMK) Capaian Indikator kinerja pada tahun 2019 untuk indikator sebesar 164,87 % dengan interprestasi Melampaui Target

Sasaran 3 Meningkatnya kualitas hidup masyarakat didaerah pasca bencana dengan satu indikator yaitu Persentase pemulihan rehabilitasi dan rekontruksi masyarakat terdampak bencana Capaian Indikator

PENUTUP

(45)

sebsar 142,86% dengan interprestasi Melampaui Target

Sasaran 4 Terpeliharanya kerukunan antar umat beragama, suku dan kelompok masyarakat dengan satu indikator yaitu Jumlah Fasilitasi aspirasi kelompok agama dan tokoh masyarakat Capaian Indikator kinerja pada tahun 2019 untuk indikator sebesar 85,71% dengan interprestasi Dibawah Target

Sasaran 5 terwujudnya demokrasi yang sehat dan partisipasi politik masyarakat dengan satu indikator yaitu Persentase partisipasi masyarakat dalam pemilu/ kada Capaian Indikator kinerja pada tahun 2019 untuk indikator sebesar 110,05 % dengan interprestasi Melampaui Target

2. Saran

Secara ringkas seluruh capaian kinerja tersebut telah memberikan pelajaran yang sangat berharga bagi jajaran di Badan Penanggulangan Bencana Daerah, Kesatuan Bangsa dan Politik Kabupaten Banyuasin untuk lebih meningkatkan kinerjanya di masa mendatang. Oleh sebab itu, sesuai dengan hasil analisis capaian kinerja tahun 2019, dirumuskan beberapa langkah penting sebagai strategi pemecahan masalah yang dapat dijadikan sebagai salah satu bahan pertimbangan di masa selanjutnya, antara lain :

1) Penyusunan Renstra Badan Penganggulanan Bencana Daerah, Kesatuan Bangsa dan Politik Kabupaten Banyuasin mengacu pada RPJMD Kabupaten Banyuasin.

2) Melakukan konsolidasi organisasi secara internal dalam rangka

meningkatkan kesadaran dan komitmen jajaran aparatur di Badan Penanggulangan Bencana Daerah, Kesatuan Bangsa dan Politik Kabupaten Banyuasin yang telah ditetapkan.

(46)
(47)

KEPALA BADAN

SEKRETARIAT

SUB BAGIAN PERENCANAAN DAN PELAPORAN

SUB BAGIAN KEUANGAN DAN PERLENGKAPAN

SUB BAGIAN UMUM DAN KEPEGAWAIAN

KELOMPOK JABATAN FUNGSIONAL

BIDANG KEDARURATAN DAN LOGISTIK

BIDANG PENCEGAHAN DAN KESIAPSIAGAAN

SUBID KESIAPSIAGAAN

SUBID KEDARURATAN

SUBID LOGISTIK

SUBID PENCEGAHAN

BIDANG REHABILITASI DAN KONSTRUKSI

SUBID REHABILITASI

SUBID KONSTRUKSI

BIDANG KETAHANAN EKONOMI, SENI, BUDAYA, AGAMA, KEMASYARAKAT BIDANG KEWASPADAAN NASIONAL

SUBID PENANGANAN KONFLIK SUBID KETAHANAN SENI DAN BUDAYA

SUBID KETAHANAN AGAMA, KEMASYARAKATAN DAN EKONOMI

BIDANG POLITIK, BINA IDEOLOGI DAN WAWASAN KEBANGSAAN

SUBID POLITIK

SUBID BINA IDEOLOGI DAN

WAWASAN KEBANGSAAN

SUBID KEWASPADAAN DINI DAN PENGAWASAN ORANG DAN LEMBAGA ASING

UNIT PELAKSANA TEKNIS BADAN

Gambar

Tabel 3.18   Target Capaian SPM  No.  Jenis  Pelayanan  Dasar  Indikator Kinerja  Target  Capaian Tahun  2019  Pembiayaan  Realisasi  Pembiayaan  1
Tabel 3.19  Realisasi Capaian SPM
Tabel 3.20  Jumlah Pegawai

Referensi

Dokumen terkait

Data observasi terhadap aktivitas siswa siklus I berupa lembar observasi untuk mengetahui tingkat motivasi belajar siswa, diperoleh data bahwa rata-rata siswa

1). Capailah setiap lokasi kebakaran hutan secepat yang dapat dicapai dengan selamat. Seranglah dengan kekuatan penuh, sehingga api mengecil. Jaga hingga

Berdasarkan triangulasi sumber, menunjukkan bahwa informan dari pihak rumah sakit mengatakan bahwa mereka telah berupaya untuk menerapkan bauran produk yang baik, yaitu

1 AA 73 P Furunkel Streptococcus pyogenes Regio abdominalis 2 AB 77 L Furunkel Streptococcus pyogenes Generalisata 3 AC 38 P Abses Karbunkel Staphylococcus aureus

Sejalan dengan program P4K yang dicanangkan oleh pemerintah secara nasional tahun 2007, maka tahun 2008 Provinsi Sumatera Barat termasuk Kota Sawahlunto juga

Bagaimana kemampuan kognitif siswa yang dibelajarkan dengan media aplikasi flash flip book pembelajaran lebih efektif dibandingkan kemampuan kognitif siswa yang

Puji syukur penulis panjatkan kepada Tuhan Yang Maha Esa karena atas rahmat- Nya penulis mampu menyelesaikan tugas akhir dengan judul “Peran ASEAN Youth Organization (AYO)

Dinas Perhubungan Kabupaten Demak sebagai OPD teknis yang mempunyai tugas pokok menyusun kebijakan, mengkoordinasikan dan melaksanakan urusan pemerintah di bidang