Jl. Perintis Kemerdekaan (Kavelery), Daya - Makassar
Pdt. Sukiman Thomas Karun, S.Th
Setiap hari Minggu Pukul 10.30 Wita Pdt. Israel Laoly, S.Th Contact Person: Hp. 0813 5551 2966 Flexi 0411 528 3249Like us
on
Follow Us on Twitter
www.twitter.com/GerejaPetraDapatkan Informasi seputar Gereja PETRA
pelayanan
Pdm. Silva Ramon Rumendong
Hp. 0821 8825 9818
Ibu Betty HaryonoFlexi 0411 574 5369 | Tlp. 3610 509
Hp. 0852 4286 2600
Contact Person:
PASTORAL
4
Quotes
This Week
Tidak peduli apa yang terjadi
dalam kehidupan kamu, tetap selalu
bersyukur dan bahwa itu semua
dalam rencana Tuhan. Ingat! Hidup
sepenuhnya adalah kasih
karunia.
-Mrt,
IF-Amsal 3:2
Kami ucapkan kepada Jemaat
yang berulang tahun pada tanggal :
16 DESEMBER - 22 DESEMBER 2013
Senin, 16 Desember 2013 - Fandi Wunardi
- Kartika Dewi (Ikha)
- Michael Pramantha Handono - Andriani
- Andrew Nugraha YedidYah Putra Selasa, 17 Desember 2013 - Dr. Gusti Gunawan - Selvyana Rabu, 18 Desember 2013 - Johny Willar - Natali Lauterbach - Noortje L. T. Saimima - Yuli Hiyola / Telly - Stephen Taning
Kamis, 19 Desember 2013
- Dory Sapulette - Harini Sihlumintu / Rini
Jumat, 20 Desember 2013
- Aria Dewi Lucy Kongdoh
Sabtu, 21 Desember 2013
- Riana Rinjani Analau
Minggu, 22 Desember 2013
- Deasy Dien Mamangkey / Titien - Elsye Fiche
- Johny Habel Roboth
Ibadah PA Ibadah Raya Minggu Ibadah PA dan Ibadah Raya Minggu
pukul 09.30 Wita
www.gerejapetra.org/live-streaming www.gerejapetra.org/live-streaming
Ibadah PA dan Ibadah Raya Minggu
pukul 09.30 Wita
dapat disaksikan secara LANGSUNG melalui INTERNET
www.gerejapetra.org/live-streaming
disertai pembukaan dan peresmian gpt petra
disertai pembukaan dan peresmian gpt petra
disertai pembukaan dan peresmian gpt petra
di mamuju
di mamuju
di mamuju
18 Desember 2013
18 Desember 2013
18.00 wita - @Hotel D’Maleo, Mamuju
18.00 wita - @Hotel D’Maleo, Mamuju
Pembicara: Pdt. Paulus Yedid Yah
Pembicara: Pdt. Paulus Yedid Yah
(seorang hamba Tuhan yang disembuhkan dari penyakit parkinson) (seorang hamba Tuhan yang disembuhkan dari penyakit parkinson)
18 Desember 2013
18.00 wita - @Hotel D’Maleo, Mamuju
Pembicara: Pdt. Paulus Yedid Yah
(seorang hamba Tuhan yang disembuhkan dari penyakit parkinson)
Hadirilah !!
ibadah perayaan natal dan kkr
ibadah perayaan natal dan kkr
ibadah perayaan natal dan kkr
AKAN DIBERKATI DALAM PERNIKAHAN YANG KUDUS
ROBBY PASAGI
dan
FUI MEI
SABTU, 21 DESEMBER 2013 DI GEREJA PETRAEDISON S.
dan
NAOMY TANGKELABI
JUMAT, 27 DESEMBER 2013 DI GEREJA PETRA DAYAKHOTBAH
tumbuh - peduli - berbagi
01
tumbuh - peduli - berbagi
INFO PETRA MISI
08
Kali ini kita akan m e m b a h a s mengenai 1 JAM. P E R TA M A : 1 J A M WA K T U KEMURAHAN Matius 20:6-7, [6] “ Kira-kira pukul lima petang ia keluar lagi dan mendapati orang-orang lain pula, lalu katanya kepada mereka: Mengapa kamu
[7]
menganggur saja di sini sepanjang hari Kata mereka kepadanya: Karena tidak ada orang mengupah kami. Katanya kepada mereka: Pergi jugalah kamu ke kebun anggurku.”
Bila kita membaca keseluruhan fatsal 20 itu maka di situ kita akan mendapati bahwa Tuhan Yesus memberi perumpaan tentang Kerajaan Surga seumpama seorang tuan rumah keluar untuk mencari pekerja-pekerja untuk kebun anggurnya. Ia bahkan keluar sampai 5 kali yakni: 1)pada
pagi-pagi benar (ayat 1), 2)pada pukul 9 pagi-pagi (ayat 3), 3)pada pukul 12 siang (ayat 5a), 4)pukul 3 sore (ayat 5b), 5)pada pukul 5 sore (ayat 6).
Ada hal yang menarik dalam ayat 6 di atas bahwa sekalipun tinggal 1 jam saja sebelum kebun anggur itu ditutup namun pemilik kebun anggur itu masih mau mengajak orang yang menganggur untuk bekerja di kebun anggurnya. Kebun anggur itu adalah Kerajaan Surga dan pemiliknya adalah Tuhan Yesus. Apakah artinya? Yakni:
1. Bahwa Tuhan tidak menghendaki ada orang yang mengganggur.
Itulah sebabnya dikatakan: ketika pemilik kebun anggur itu melihat ada orang yang mengganggur maka disuruhnyalah orang itu untuk pergi bekerja di kebun anggurnya.
2. Tuhan menghendaki agar kita jangan
membuang-buang waktu.
Perhatikanlah bahwa sekalipun waktu sudah menunjukkan pukul 5 sore, artinya
bahwa tinggal 1 jam lagi waktu untuk bekerja, namun pemilik anggur itu masih mau keluar untuk mencari orang-orang yang menganggur dan menyuruh mereka untuk pergi dan bekerja di kebun anggurnya. Tuhan sangat menghargai waktu, sekalipun itu hanya tinggal 1 jam saja.
Tuhan mencari pekerja-pekerja, bahkan sekalipun sisa waktu yang tinggal sedikit. Sekarang ini kita sudah berada di akhir dari zaman akhir, seperti
“jam 5 sore” itu. Hanya tinggal 1 jam lagi (yakni
jam 6 sore) dimana pintu kebun anggur itu ditutup dan kemudian Tuhan Yesus datang kedua kali sebagai Raja untuk memberi upah kepada mereka yang bekerja.
Tinggal 1 jam lagi maka pintu kebun anggur itu ditutup? Pintu apakah itu? Itulah pintu
kemurahan. Orang-orang yang datang bekerja di
jam 5 sore ini mendapat kemurahan yang besar dari Tuhan; sebab mana ada pemilik kebun yang mengijinkan pekerjanya bekerja hanya 1 jam saja, yakni dari jam 5 sampai jam 6 sore dengan upah yang sama dengan orang yang bekerja seharian penuh. Sebenarnya orang-orang di jam 5 ini tidak pantas menerima tawaran pemilik kebun anggu itu, namun mereka diberi juga. Itulah yang namanya KEMURAHAN yakni sesuatu yang tidak pantas kita terima namun kita diberi juga. Bisa diterima bekerja saja itu sudah kemurahan, apalagi plus 1 dinar (upah yang sama dengan pekerja yang masuk lebih awal).
Pintu kemurahan masih dibuka sekalipun sudah
“jam 5 sore”. Tetapi bila saatnya tiba yakni “pukul 6 sore”, maka pintu itu pastilah ditutup. Saat itulah
tidak bisa lagi orang masuk dan bekerja, sebab waktunya telah selesai. Pukul 6 itu bukan lagi waktu untuk bekerja melainkan waktu untuk menerima upah.
Tinggal 1 jam lagi maka kebun itu akan ditutup. Tetapi justru karena sudah mau tutup itulah kebun anggur itu lebih sibuk dari sebelumnya, kebun itu
SATU
JAM
Contact Person:
Pdt. Othniel YedidYah
(0813.4298.8870 / pinBB: 755EA797)
Pdm. Budiyanto Tandean
(0812.4122.2808)
justru di jam terakhir. Mungkin kita bertanya apa lagi yang bisa dikerja kalau hanya tinggal satu jam; tetapi ternyata tetap ada pekerjaan, paling sedikit pekerjaan itu adalah memetik buah-buah anggur itu sebab itu akan dipersembah-kan kepada Tuan pemilik kebun anggur itu. Membawa buah-buah yang baik masuk lumbung. Rasul Paulus berkata bahwa “sebab kalau aku masih hidup, hidup itu
berarti bekerja memberi buah”. Hidup yang
berarti adalah bekerja untuk Tuhan, seperti bersaksi, menguatkan dan menghibur orang lain, aktif di komsel dan lain-lain. Itu adalah bekerja untuk memberi buah.
Filipi 1:22a, “Tetapi jika aku harus hidup di dunia
ini, itu berarti bagiku bekerja memberi buah.”
Jadi jikalau kita masih diberi hidup di dunia ini, ini berarti kita masih harus bekerja untuk memberi buah kepada Tuhan; supaya tangan kita tidak
kosong ketika Ia datang sebagai Raja di atas segala raja. Inilah waktu kemurahan itu, waktu
di mana kita diberi kesempatan untuk bekerja semakin giat di ladang Tuhan. Responilah panggilan Tuhan dengan segera!
Pekerja-pekerja yang satu jam terakhir masuk itu, ini mendapat kasih karunia Tuhan yang paling banyak dibanding dengan pekerja-pekerja yang lain, sampai membuat pekerja-pekerja yang lain itu cemburu.
Dalam Matius 13:17 Tuhan Yesus berkata: Sesungguhnya banyak nabi dan orang benar ingin melihat dan mendengar apa yang kamu lihat dan dengar di zaman akhir ini, tetapi mereka tidak pernah mendapat kesempatan untuk itu, apalagi untuk mengadakan mujizat. Tetapi kita, pekerja-pekerja akhir zaman bisa mendapatkan suatu mujizat yang luar biasa. Ini adalah suatu kemurahan yang tiada taranya. Jadi mujizat-mujizat Tuhan itu akan lebih banyak terjadi pada akhir zaman, terutama di Indonesia. Maukah Anda banyak berdoa dan bekerja giat bagi Tuhan?
mengulang kembali waktu yang sudah lewat. Lalu bagaimana solusinya jika kita sudah banyak membuang atau menyia-nyiakan waktu kita yang l a l u ? D a l a m E f e s u s 5 : 1 6 d i k a t a k a n “pergunakanlah waktu yang ada, karena hari-hari
ini adalah jahat”. Kata “pergunakan waktu” dalam
terjemahan yang lain ditulis: “belilah waktu itu”, tetapi dalam King James Version ditulis: “tebuslah waktu itu”.
Ada perbedaan antara kata “tebus” dan “beli”. Beli artinya bahwa sesuatu itu tidak kita miliki sebelumnya. Tetapi “tebus” berarti bahwa sesuatu itu adalah milik kita dahulu.
Jadi jika dulu kita sudah menyia-nyiakan banyak waktu kita dengan hidup dalam dosa, malas beribadah atau melayani maka sekarang kita harus menebus waktu yang sudah kita sia-siakan itu.
“…karena hari-hari ini adalah jahat”. Jadi kita
ini sekarang sedang menghadapi hari-hari yang jahat. Kalau dalam menghadapi hari-hari biasa saja kita harus waspada, maka terlebih lagi jika kita menghadapi hari-hari yang jahat; kita harus dua kali lebih waspada.
Tebuslah waktu itu. Kita hanya bisa menebus
waktu yang sudah lewat dengan cara “jalan lebih
cepat, bekerja lebih giat, berusaha lebih kuat”.
Tingkatkan kesungguhan Anda kepada Tuhan, tingkatkan kekudusan Anda dan tingkatkanlah semangat Anda melayani Dia. Kita tidak boleh panas dan tidak boleh dingin, seperti jemaat Laodekia. Tidak mungkin kita bisa menebus waktu itu bila kita masih bergerak lambat atau bersantai-santai.
UMUR DIPERPANJANG DAN BAHAGIA: HORMATI ORANG TUA
Tuhan berkata bahwa anak-anak yang tidak menghormati orang tuanya maka umurnya akan dipotong, diperpendek. Itulah sebabnya sekarang banyak sekali orang yang mati muda. Tetapi mereka yang menghormati orang tuanya akan
KHOTBAH
tumbuh - peduli - berbagi
03
tumbuh - peduli - berbagi
06
INFO PETRA MISIdipelihara dalam janji Allah.
[1]
Efesus 6:1-3, “ Hai anak-anak, taatilah orang
tuamu di dalam Tuhan, karena haruslah demikian.
[2]
Hormatilah ayahmu dan ibumu -- ini adalah suatu perintah yang penting, seperti yang nyata
[3]
dari janji ini: supaya kamu berbahagia dan panjang umurmu di bumi.
“taatilah orangtua-mu di dalam Tuhan”. Kalau
orangtua itu di dalam Tuhan, maka nasihatnya adalah nasihat yang harus cocok dengan Firman Tuhan. Jadi anak itu harus menghormati orangtuanya (ayat 2) dan mentaati orangtuanya yang di dalam Tuhan (ayat 1). Jangan mengatai orangtua Anda: “kuno”, “bodoh”, dll. Ingatlah bahwa Anda lahir dari mereka dan merekalah yang membesarkan Anda. Ini bukanlah perintah dari seorang pendeta, tetapi merupakan perintah dari Allah. Bahkan dikatakan bahwa “ini adalah
perintah yang penting”. Kalau perintah itu sudah
ditambah kata penting, itu artinya sangat penting dan wajib diperhatikan dengan ekstra.
Apakah janji Tuhan bagi orang yang menghormati orang tuanya? Janji Tuhan bahwa umurmu akan diperpanjang di bumi. Tetapi bukan hanya umurnya diperpanjang; sebab banyak orang yang berumur panjang tetapi sakit-sakitan. Namun janji Tuhan
bahwa umurmu akan diperpan-jang di bumi dan kamu akan hidup berbahagia (ayat 3).
Sekarang, bagaimana jika selama ini kita sudah m e m b u a n g - b u a n g w a k t u d e n g a n t i d a k menghormati orang tua? Maka bertobatlah dan tebuslah waktu itu.
UMUR DIPERPANJANG DAN BAHAGIA: MEMPEROLEH HIKMAT
[13]
Amsal 3:13, 16, “ Berbahagialah orang yang
mendapat hikmat, orang yang memperoleh
[16]
kepandaian, Umur panjang ada di tangan kanannya, di tangan kirinya kekayaan dan kehormatan.”
Kalau tadinya ia hidup tidak sesuai Firman Tuhan
dan karena itu umurnya akan dipendekkan; tetapi sekarang jika ia memperoleh hikmat dan kepandaian dan ia mengubah perilakunya maka dikatakan bahwa umur panjang ada di tangan kanannya, di tangan kirinya kekayaan dan kehormatan.
A m s a l 1 0 : 2 7 , “ Ta k u t a k a n T U H A N
memperpanjang umur, tetapi tahun-tahun orang fasik diper-pendek.”
Kalau dulu Anda sudah hidup salah, tidak takut akan Tuhan; tetapi sekarang Anda berubah, Anda belajar hidup takut akan Tuhan, maka umur Anda akan diperpanjang plus bahagia. Tetapi tahun-tahun orang fasik diperpendek.
[1]
Amsal 3:1-2, “ Hai anakku, janganlah engkau
melupakan ajaranku, dan biarlah hatimu
memeli-[2]
hara perintahku, karena panjang umur dan lanjut usia serta sejahtera akan ditambahkannya kepadamu.”
Pengajaran dan perintah apakah itu? Itulah pengajaran dan perintah Firman Tuhan. Janganlah lupakan Firman Tuhan, tetapi peliharalah itu di dalam hatimu maka panjang umur dan lanjut usia serta sejahtera akan ditambahkan kepadamu! Jika selama ini kita sudah melupakan Firman dan mengacuhkan perintah Tuhan, maka sekarang tebuslah waktu itu. Bacalah, dengarlah dan perkatakanlah Firman Tuhan setiap hari! Lakukanlah itu sebanyak yang Anda bisa, sebab Anda harus menebus waktu-waktu yang sudah Anda habiskan tanpa Firman Tuhan. Awasilah hidup Anda dan pastikan bahwa hidup Anda sejalan dengan FirmanNya.
KEDUA: 1 JAM WAKTU PENGHAKIMAN
Di sini kita sudah tahu bahwa ternyata kita bisa menebus kesalahan kita di waktu-waktu yang lalu. Tebuslah sekarang waktu itu! Jangan tunda lagi, sebab waktunya sudah sangat singkat.
akan ada penundaan lagi.
Wahyu 18:16, “mereka berkata: "Celaka, celaka,
kota besar, yang berpakaian lenan halus, dan kain ungu dan kain kirmizi, dan yang dihiasi dengan emas, dan permata dan mutiara, sebab dalam satu jam saja kekayaan sebanyak itu sudah binasa.”
Hanya dalam tempo 1 jam saja seluruh harta dunia dibinasakan. Pada waktu itulah banyak orang Kristen yang berdoa memohon penundaan hukuman, memohon waktu kemurahan, tetapi doa mereka tidak dikabulkan. Mengapa? Sebab waktu kemurahan itu sudah selesai dan sekarang saatnya waktu penghakiman.
Oleh sebab itu Tuhan menasehatkan kita agar janganlah kita hidup seperti orang bebal; sebab bila tidak maka hukuman itu juga akan kena kepada orang percaya yang hidupnya seperti orang bebal.
Efesus 5:15, “Karena itu, perhatikanlah dengan
saksama, bagaimana kamu hidup, janganlah seperti orang bebal, tetapi seperti orang arif,”
Tidak ada seorangpun bisa membinasakan seluruh harta dunia dalam 1 jam, tetapi itulah yang d i l a k u k a n o l e h T u h a n p a d a w a k t u penghakimanNya. Ini menunjukan bahwa betapa keroposnya kekayaan dunia. Anda akan menjadi seperti Anda andalkan. Bila Anda mengandalkan harta dunia, maka Anda akan keropos (rohani Anda akan keropos) seperti harta dunia itu. Tetapi bila Anda mengandalkan Tuhan, maka Anda akan kuat. Belajarlah dari kehidupan Lot dan keluarganya. Kita bisa melihat bahwa hati Lot terpaut kepada harta dunia dari sikap hidupnya. Sampai detik-detik terakhir di mana Allah akan menghukum Sodom dan Gomora, Lot masih tawar menawar kepada malaikat untuk menyelamatkan harta bendanya. 1
jam terakhir itu digunakan Lot untuk
berbantah-bantah. Akhirnya malaikat harus memaksanya dan menariknya keluar dari Sodom sebab hatinya tidak
melekat kepada harta dunia itu akhirnya mati seperti orang-orang dursila yang tidak mengenal Allah (Baca: Kejadian 19).
Berbeda dengan Yesus di mana 1 jam terakhir sebelum IA ditanggap, digunakanNya untuk berdoa. Di mana detik-detik menjelang Ia ditangkap Ia pergi ke taman Getsemani untuk berdoa di sana. Petrus dan 2 murid lainpun diajak, namun mereka tertidur. Lalu Tuhan Yesus meminta kepada mereka untuk berdoa atau berjaga-jaga 1 jam saja.
Matius 26:40, “Setelah itu Ia kembali kepada
murid-murid-Nya itu dan mendapati mereka sedang tidur. Dan Ia berkata kepada Petrus: "Tidakkah kamu sanggup berjaga-jaga satu jam dengan Aku?”
“Tidakkah kamu sanggup berjaga-jaga satu jam
dengan Aku”. Jadi kita tidak disuruh berjaga-jaga
sendiri; tetapi kita disuruh berjaga-jaga bersama dengan Tuhan. Yesus itu adalah partner kita. Mengapa kita bisa jatuh dalam pencobaan? Karena kita tidak berjaga-jaga dan berdoa. Jadi kalau Anda tidak mau jatuh dalam pencobaan, hanya itu saja kuncinya, yaitu berjaga dan berdoa bersama Yesus. Ada orang yang berkata: “saya gagal dalam
menggembalakan, gagal dalam memimpin komsel, dll”. Sebenarnya kegagalan itu bukan kegagalan
dalam memimpin dan menggembalakan, kegagalan kita karena kita tidak berdoa. Jadi perbaikilah doa saudara dan teruslah berjalan bersama Tuhan sebab IA adalah Allah yang selalu beserta kita. Amin!!
Jadwal Ibadah Umum
Jadwal Ibadah Umum
Jadwal Ibadah Umum
LEMBAR
K E S A K S I A Nwahyu 12 : 11 By : Yudha Fuari
LANJUTAN
kesaksian
Redaksi
Bagi Jemaat yang ingin memberikan kesaksian, agar dapat langsung menyerahkan kepada Ibu gembala atau dapat mengirimkannya lewat email : [email protected] [ Kesaksian yang telah diberikan menjadi hak redaksi sepenuhnya untuk diedit/dirubah ]
15 Desember 2013