• Tidak ada hasil yang ditemukan

DEPARTEMEN EKONOMI SUMBERDAYA DAN LINGKUNGAN

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2021

Membagikan "DEPARTEMEN EKONOMI SUMBERDAYA DAN LINGKUNGAN"

Copied!
20
0
0

Teks penuh

(1)

TOPIK:

Pengelolaan SDAL berbasis Masyarakat

dan oleh Pemerintah

KULIAH EKONOMI KELEMBAGAAN UNTUK

SUMBERDAYA DAN LINGKUNGAN

Oleh: Kastana Sapanli, S.Pi,M.Si.

DEPARTEMEN EKONOMI

(2)

I. Pengelolaan SDAL Berbasis

Masyarakat (PSALBM)

(3)

Arti PSALBM

PSALBM  suatu proses pemberian wewenang, tanggung

jawab, dan kesempatan kepada masyarakat

untuk

mengelola

sumberdaya

alam

dan

lingkungannya.

 menyangkut pula pemberian tanggung jawab

kepada masyarakat sehingga mereka dapat

mengambil keputusan yang pada akhirnya

menentukan

dan

berpengaruh

pada

kesejahteraan hidup mereka.

Masyarakat dalam PSALBM adalah komunitas atau

sekelompok orang yang memiliki tujuan yang

sama.

(4)

Memberikan tanggung jawab kepada masyarakat dalam

mengelola sumberdaya alam dan lingkungan adalah

upaya mendekatkan masyarakat dengan sumberdaya

yang dimanfaatkannya bagi keberlangsungan hidup

mereka sehari-hari.

Karena masyarakat tidak lagi memiliki kemampuan,

tangung jawab, serta wewenang dalam mengelola atau

mengatur pemanfaatan sumberdaya alam yang menjadi

bagian hidupnya.

Saat ini wewenang dan tanggung jawab beralih dari

masyarakat ke pemerintah atau pengusaha

(5)

Spektrum PSALBM

• Spektrum PSALBM adalah cakupan

wilayah pengelolaan yang tergantung

pada definisi komunitas/masyarakat

• Masyarakat adalah mereka yang tinggal di

suatu kawasan tertentu.

• Kawasan mencakup : Desa, Kecamatan,

Kota,

masyarakat

teluk,

masyarakat

pesisir dll

(6)

Institusionalisasi PSALBM

PSALBM dapat dilembagaan melalui tiga cara yaitu :

1. Pemerintah beserta mayarakat mengakui praktik-praktik pengelolaan sumberdaya yang selama ini dilakukan masyarakat secara turun-temurun dan merupakan adat atau budaya dianut selama ini

2. Pemerintah dan Masyarakat menghidupkan kembali atau revitalisasi adat dan budaya masyarakat dalam mengelola sumberdaya alam dan lingkungan.

3. Pemerintah memberikan tanggung jawab sepenuhnya dan wewenang pengelolaan sumberdaya kepada masyarakat.

Peran Pemerintah diharapkan diarahkan bagi pembentukan sistem kelembagaan PSALBM yang terdiri dari dua hal utama yaitu :

1. Landasan institusi yang hakekatnya merupakan visi, tujuan, dan aturan-aturan yang disepakati yang merupakan hak dan kewajiban masyarakat. 2. Superstruktur organisasi berupa cara aturan-aturan itu harus dilaksanakan,

(7)

PSALBM Tradisional (Sasi di tiga desa di Saparua, Maluku)

Variabel Desa Nolloth Desa Paperu Desa Sirisori Tujuan • Melindungi Tradisi

• Meningkatkan pendapatan desa • Melindungi tradisi • Meningkatkan pendapatan desa • Melindungi lingkungan • Meningkatkan pendapatan desa • Mencegah SD.

dimanfaatkan oleh orang lain

Kaedah • Dilarang mengambil lola, batulaga, tiram, akar bahar. • Penangkapan ikan pada

musim buka sasi

• Daerah sasi adalah perairan depan desa hingga

kedalaman air 25 m

• Dilarang menangkap semua jenis ikan pada musim tutup sasi

• Alat tangkap ikan pada saat buka sasi adalah jala, bagan tancap, dan pancing tangan • Daerah sasi adalah perairan

di depan desa

• Dilarang mengambil lola, teripang, dan caping-caping

• Penangkapan diizinkan jika buka sasi

• Daerah sasi adalah perairan sepanjang desa Pelaksanaan • Buka sasi dilaksanakan

pemerintah daerah

• Buka sasi dilaksanakan oleh pemerintah desa

• Hak memanfaatkan ada pada pemenang lelang

• Buka sasi dilaksanakan oleh pemerintah desa • Hak memanfaatkan ada

pada pemenang lelang Superstruktur

organisasi

• Aturan sasi diatur secara tertulis dengan keputusan desa

• Aturan dilaksanakan pemerintah desa

• Pengawasan pelaksanaan aturan polisi desa (kewang)

• Aturan sasi diatur secara tertulis dengan keputusan desa.

• Aturan dilaksanakan pemerintah desa

• Pengawasan pelaksanaan aturan polisi desa (kewang)

•Aturan sasi diatur secara tertulis dengan keputusan desa.

•Aturan dilaksanakan pemerintah desa

•Pengawasan pelaksanaan aturan polisi desa (kewang)

(8)

PSALBM Neotradisional

(Hak penangkapan ikan di pedesaan jepang)

Perikanan Laut

Perikanan Bebas Perikanan Berdasarkan Hak

Perikanan Berdasarkan Izin

Izin oleh Pemerintah Pusat Izin oleh Provinsi Hak Pemanfaatan Milik Bersama Hak Pengunaan

Jaring Bubu Hak Budidaya Laut

Hak Pemanfaatan Jenis Sedentari

Hak menggunakan Jaring Bubu dan Jaring

Insang Skala Kecil

Hak menggunakan

Pukat Pantai dan Terumbu Karang Buatan

(9)

Penentu Keberhasilan PSALBM

PSALBM bersifat lokal yang artinya PSALBM adalah unik dan tidak ditemukan sama persis pada dua atau lebih daerah yang berbeda. Oleh karena unik, keberhasilan atau kegagalan PSALBM tidak dapat digeneralisasi.

Variabel-Variabel yang menentukan keberlangsungan dan kegagalan PSALBM :

1. Kepercayaan  Kepercayaan membuat orang bertindak rasional dan

irasional untuk mempertahankan nilai-nilai kepercayaan itu.

2. Tertulisnya Aturan  Ketersediaan aturan yang secara tertulis

menentukan keberhasilan suatu PSALBM.

3. Teknologi  Teknologi yang digunakan masyarakat menentukan

keberlanjutan dan keberhasilan PSALBM

4. Pembangunan Industri  Industri yang berkembang pesat dengan

menggunakan teknologi mutakhir yang membuat intensitas eksploitasi sumberdaya sangat tinggi mengakibatkan PSALBM tidak dapat dilaksanakan dg baik

5. Perubahan Pemerintahan  Perubahan struktur pemerintahan maupun

orangnya dapat mempengaruhi keberlangsungan dan keberhasilan PSALBM

6. Perdagangan dan harga  Perdagangan dan sekaligus harga yang

tinggi untuk komoditas tertentu dapat merusak PSALBM terhadap sumberdaya komoditas tersebut.

(10)

Kelemahan PSALBM

Beberapa kelemahan PSALBM adalah :

1.

Tidak mengatasi masalah interkomunitas  karena PSALBM

diperuntukkan hanya untuk suatu komunitas lokal,

masalah-masalah interkomunitas tidak dapat dipecahkan PSALBM.

2.

Bersifat lokal  PSALBM bersifat spesifik lokal, oleh karena itu,

masalah yang lebih besar tidak dapat dipecahkan PSALBM.

3.

Mudah dipengaruhi faktor eksternal  Contoh : Migrasi serta

mobilitas penduduk, perubahan komposisi usia penduduk,

perkembangan perdangangan yang intensif, penggantian sistem

pemerintahan.

4.

Sulit mencapai skala ekonomi  PSALBM di satu daerah

sering tidak ekonomis.

5.

Tingginya biaya institusionalisasi  pendirian atau

(11)

Keunggulan PSALBM

1.

Sesuai Aspirasi dan Budaya Lokal  Pelaksanaan

PSALBM akan menghasilkan dampak positif bagi

masyarakat lokal

2.

Diterima Masyarakat Lokal  oleh karena dibentuk

oleh masyarakat serta sesuai dengan keinginan dan

aspirasi lokal, masyarakat secara keseluruhan akan

mudah menerima PSALBM

3.

Pengawasan

Dilakukan

dengan

Mudah

Pelaksanaan dan pengawasan PSALBM dilakukan

sendiri oleh masyarakat

(12)

II. Pengelolaan SDAL

oleh Pemerintah

(13)
(14)

Arti dan Tujuan PSALP

Arti PSALP  rezim pengelolaan

sumberdaya

dengan

pemerintah

sebagai

pemegang

kuasa

dan

wewenang

dalam

memanfaatkan

sumberdaya.

(15)

Perlunya Pengelolaan Oleh Pemerintah

Keterlibatan pemerintah dalam pengelolaan sumberdaya

diwujudkan dalam empat fungsi yaitu :

a.

Fungsi alokasi  melalui regulasi untuk membagi

sumberdaya sesuai dengan tujuan yang telah ditetapkan.

b.

Fungsi Distribusi  dijalankan pemerintah agar terwujud

keadilan dan kewajaran sesuai pengorbanan dan biaya

yang dipikul setiap orang.

c.

Fungsi Keadilan  dilaksanakan oleh pemerintah dalam

bentuk keberpihakan kepada mereka yang tersisih atau

lebih lemah dalam kondisi atau situasi yang sebenarnya.

d.

Fungsi Stabilisasi  dilaksanakan pemerintah agar

kegiatan pemanfaatan sumberdaya alam dan lingkungan

tidak berpotensi instabilitas yang dapat merusak dan

menghancurkan tatanan sosial ekonomi masyarakat.

(16)

Kapan Pemerintah memainkan peran

setiap fungsi tersebut?

1.

Dalam

mengatur

kondisi

dan

mempertahankan kondisi pasar untuk tetap

bersifat kompetitif.

2.

Menghidupkan kembali transaksi atau

mekanisme pasar untuk menjadi kompetitif.

3.

Melindungi dan menjalankan struktur legal

dan regulasi yang telah ditetapkan.

4.

Terjadinya kegagalan pasar

5.

Menegakkan nilai-nilai sosial yang muncul

atau ada di tengah masyarakat, misalnya

dalam melindungi masyarakat asli serta adat

dan budaya masyarakat lokal.

(17)

Model Kebijakan Pemerintah

Menurut Buck (1996) ada empat kategori

kebijakan umum (publik) yaitu :

1.

Kebijakan Distributif (distributive policy)

2.

Kebijakan Pengaturan Kompetisi (competitive

regulatory policy)

3.

Kebijakan Pengaturan Perlindungan

(protective regulatory policy)

(18)

Alasan Pemerintah Capur Tangan

dalam Pengelolaan Sumberdaya Alam

dan Lingkungan

1.

Pemerintah ikut mengelola sumberdaya

alam dan lingkungan karena alasan

efisiensi.

2.

Pemerintah terlibat dalam pengelolaan

sumberdaya alam dan lingkungan supaya

keadilan dapat diwujudkan.

3.

Keterlibatan

pemerintah

dalam

hal

pengelolaan

sumberdaya

alam

dan

(19)

Kelemahan Pengelolaan Oleh Pemerintah

Ada beberapa kelemahan pengelolaan sumberdaya

alam dan lingkungan oleh pemerintah yaitu :

1.

Kelebihan eksploitasi

2.

Lemahnya penegakan hukum

3.

Masyarakat dapat menghindar dari peraturan.

4.

Kebijakan terkadang saling bertentangan.

5.

Administrasi tidak efisien seperti biaya transaksi

tinggi.

6.

Wewenang terbagi di beberapa lembaga atau

departemen.

7.

Data dan informasi kurang benar dan akurat.

8.

Kegagalan dalam merumuskan keputusan

(20)

SEKIAN

DAN

Referensi

Dokumen terkait

TERTULIS DARI JURUSAN ARSITEKTUR UNIVERSITAS DIPONEGORO UNTUK KEPERLUAN DILUAR TUGAS INI TANPA PERSETUJUAN BAIK SEBAGIAN MAUPUN SELURUHNYA DALAM BENTUK APAPUN DOKUMEN INI TIDAK

Dari ceritanya ternyata teman FB yang bernama Lily dari Singapore saat chatting menyampaikan kalau telah mengirimkan paket sebagai hadiah pertemanan, yang berisi lap top

Oleh karena itu penelitian ini mencoba memperoleh informasi yang lebih banyak lagi tentang bagaimana adopsi lean dengan menggunakan metode JIT pada industri farmasi

Tujuan kerja praktek ini adalah untuk mengetahui pengawasan mutu tepung terigu, serta untuk mengetahui analisis fisik maupun kimia yang dilakukan dalam menjaga kualitas mie

Berikut akan dipaparkan beberapa penyakit yang dapat disembuhkan dengan manfaat daun sirsak beserta takaran seduhan air

Dari hasil penelitian terhadap dua media alternatif (air rendaman kedelai dan Nutrient Broth ) didapatkan bahwa media alternatif yang optimum untuk digunakan adalah Nutrient Broth

Dalam usahanya menjelaskan struktur kejiwaan manusia, Freud dalam Koswara (1991:30) mengumpamakan jiwa manusia dengan sebuah gunung es ditengah laut.Yang kelihatan dari permukaan

ADLN-Perpustakaan Universitas Airlangga.. Skripsi The Use