• Tidak ada hasil yang ditemukan

: ALDI MAULANA NPM : JURUSAN : TEKNIK INDUSTRI PEMBIMBING : Dr. Ir. Rakhma Oktavina, MT

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2021

Membagikan ": ALDI MAULANA NPM : JURUSAN : TEKNIK INDUSTRI PEMBIMBING : Dr. Ir. Rakhma Oktavina, MT"

Copied!
21
0
0

Teks penuh

(1)

MEMPELAJARI SISTEM PERAWATAN

MESIN ROTARY PACKER PADA DIVISI

PENGEPAKAN PRODUK SEMEN PCC

(POTRLAND COMPOSITE CEMENT) DI PT

INDOCEMENT TUNGGAL PRAKARSA TBK

PLANT 3-4

NAMA

: ALDI MAULANA

NPM

: 30413601

JURUSAN

: TEKNIK INDUSTRI

(2)

PENDAHULUAN

INDUSTRI

KEGIATAN

PRODUKSI

PERFORMA

MESIN

PRODUKTIVITAS

MAINTENANCE

(3)

PERUMUSAN MASALAH

Perumusan masalah dalam penulisan ilmiah ini adalah

bagaimana proses produksi semen PCC (Portland

Composite Cement) pada plant 3-4 PT Indocement

Tunggal Prakarsa Tbk. Permasalahan lainnya yaitu

bagaimana sistem perawatan mesin rotary packer pada

(4)

PEMBATASAN MASALAH

1.

Penelitian dilakukan di Plant 3-4 PT Indocement Tunggal Prakarsa Tbk

yang berlokasi di Jalan Raya Mayor Oking Jaya Atmaja Kecamatan

Citeureup, Kabupaten Bogor, Jawa Barat 16810.

2.

Penelitian dilakukan di Packing-4 PT Indocement Tunggal Prakarsa Tbk

yang berlokasi di Jalan Raya Mayor Oking Jaya Atmaja Kecamatan

Citeureup, Kabupaten Bogor, Jawa Barat 16810.

3.

Proses produksi yang diamati merupakan produk semen PCC (Portland

Composite Cement) Plant 3-4 PT Indocement Tunggal Prakarsa Tbk.

4.

Mesin yang diamati mesin rotary packer Packing-4 PT Indocement

Tunggal Prakarsa Tbk.

5.

Waktu pengamatan yang dilakukan selama satu bulan yaitu pada tanggal

(5)

TUJUAN PENULISAN

1. Mempelajari proses produksi semen PCC (Portland

Composite Cement) yang diproduksi oleh PT

Indocement Tunggal Prakarsa Tbk di Plant 3-4

2. Mempelajari sistem perawatan mesin rotary packer

pada Packing-4 PT Indocement Tunggal Prakarsa Tbk.

(6)

METODE PENELITIAN

Pengumpulan Data: 1. Data proses produksi

2. Data material atau komposisi semen 3. Data alat atau mesin yang dipakai

4. Data produk yang dihasilkan 5. Data spesifikasi mesin rotary packer

6. Data mekanisme perawatan 7. Data schedule perawatan mesin

8. Data temuan kerusakan 9. Data jumlah waktu perawatan atau

kerusakan

Pengolahan Data:

1. Metode Deskriptif untuk mekanisme perawatan mesin rotary packer

Analisis:

Mengenai sistem perawatan mesin rotary

packer pada divisi pengepakan produk

semen PCC (portland composite cement) di PT Indocement Tunggal Prakarsa Tbk plant

(7)

GAMBARAN UMUM PERUSAHAAN

VISI DAN MISI PERUSAHAAN

Visi Perseroan : Pemimpin pasar semen yang berkualitas dan pemain penting di bidang

beton siap pakai di dalam negeri.

Misi Perseroan : Kami berkecimpung dalam bisnis penyediaan papan, semen dan bahan

bangunan yang terkait, serta jasa terkait yang bermutu dengan harga

kompetitif dan tetap memperhatikan pembangunan berkelanjutan.

Moto Perseroan : Turut membangun kehidupan bermutu.

(8)

PROSES PRODUKSI

MINING

( Penambangan dan Penyediaan Bahan Baku )

RAW MILL

( Pengeringan dan Penggilingan Bahan Baku )

KILN

( Pembakaran Raw Meal dan Pendinginan Clinker )

FINISH MILL

( Pencampuran Bahan Aditif dan Penggilinagn Clinker )

PACKING

( Pengepakan Semen )

COAL MILL

(9)

MESIN YANG DIAMATI

• ROTARY PACKER

Spesifikasi

Fungsi

: memasukan semen ke dalam kantong

kemasan

Jenis

: haver roto packer compact 8 RC

Kapasitas

: 46 ton/jam

Diameter

: 1,6 m

Tinggi

: 1,8 m

Jumlah packer

: 4 unit

Jumlah pengisian

: 8 lubang

Arah rotasi

: kanan

Udara tekan

: 5 bar

(10)

MEKANISME PEMELIHARAAN

Pemeliharaan

yang

dilakukan

PT

Indocement Tunggal Prakarsa Tbk terdiri

dari dua kategori aktivitas perawatan yaitu

perawatan preventif dan perawatan

karena rusak (corrective). Perawatan

preventif dilakukan berdasarkan jadwal

yang sudah dibuat dan perawatan karena

rusak dilakukan jika terjadi kerusakan.

Mulai

Melakukan inspeksi checklist packer P-4

Melakukan analisa rekap checklist packer P-4

Membuat rencana perawatan rotary packer

berkala

Rencana Sesuai?

Membuat rencana Kebutuhan suku cadang

Disetujui?

Mengajukan permintaan pengadaan suku cadang

Pelaksanaan perawatan berkala

Selesai Input web rencana

perawatan rotary packer berkala

Tidak

Ya

Tidak

(11)

JADWAL PERAWATAN

Tanggal

Hari

Packing House P-4

1

Jum'at

Packer 4

2

Sabtu

3

Minggu

4

Senin

Packer 1

5

Selasa

6

Rabu

7

Kamis

8

Jum'at

9

Sabtu

10

Minggu

11

Senin

Packer 2

12

Selasa

13

Rabu

14

Kamis

15

Jum'at

16

Sabtu

17

Minggu

18

Senin

Packer 3

19

Selasa

20

Rabu

21

Kamis

22

Jum'at

23

Sabtu

24

Minggu

25

Senin

Packer 4

26

Selasa

27

Rabu

28

Kamis

29

Jum'at

30

Sabtu

31

Minggu

(12)

SCHEDULE PREVENTIVE MAINTENANCE

Tanggal Kegiatan PBDD Plant TSD Keterangan Status

01 Juli Kalibrasi timbangan packer V Ok

04 Juli Bersihkan impeller fan dust colector V Ok Perbaiki spout packer yang bocor, putar 2 kali V Bs Rekondisi slidding chute belt loading V V V Ok Ganti bearing motor semen transport V Ok Repair dust colector, ganti bag filter. V V Ok Ganti belt loading yang rusak/tipis. V V Bs

11 Juli Check semen transport V V Ok Kalibrasi timbangan packer V Ok Check semen transport V Ok Ganti bearing motor semen transport V Ok Ganti belt loading yang rusak/tipis. V V Belum Bersihkan impeller fan dust colector V Ok

18 Juli Rekondisi slidding chute belt loading V V Ok Perbaiki spout packer yang bocor, putar 2 kali V Bs Repair dust colector, ganti bag filter. V V Ok Kalibrasi timbangan packer V Ok Repair dust colector, ganti bag filter. V V Ok Perbaiki spout packer yang bocor, putar 2 kali V Bs

25 Juli Rekondisi slidding chute belt loading V V Ok Bersihkan impeller fan dust colector V Ok Ganti bearing motor semen transport V Ok Check semen transport V Ok Ganti belt loading yang rusak/tipis. V V Bs

(13)

NOTIFIKASI TEMUAN KERUSAKAN

Notifications

Summary

Reported By

Affected User

Status

1.

Belt conv. Step 1 D4 PH 3 belt sobek 40%, mat;

conv belt

9621997

9620621

3 closed

2.

Belt conv. Step 3 D6 PH 3 belt sambungan

menggunakan tambang mat; conv belt

9621997

9620621

3 closed

3.

Belt conv. Step 3 D4 PH 3 sambungan terkelupas

dan belt aus mat; conv belt

9621997

9620621

3

resolved

4.

Vibrating screen grup 1 PH3 segmen 1 lubang

mat;screen SUS 1000 x 1050

9621997

9620621

3 closed

5.

v-belt vibrating screen 566.10 PH4 retak-retak, mat;

1400lw

9621997

9620621

3 closed

6.

Rotary lock big bag no 2 PH4 jammed kemasukan

material

9621997

9620621

3

resolved

7.

Root blower 561.05 PH3 jammed

9621997

9620621

resolved

8.

Ganti vibrating screen bolong 652.03

1310372

9620621

2 closed

(14)

PERMINTAAN SPAREPARTS

No

Description

Technical data Identical Number

Code No. ITP

1.

Shaft bearing cyl.blade

P4 (8 pcs)

-

481422480600

2.

Holder cyl.blade

P4 (16 pcs)

3.325.0290.04

481422480500

3.

Conical head lubricating

nipple

-

104270

-

4.

Exhauster with cover

-

4003457

-

5.

Distance gush

-

3.100.0309.04

-

6.

Disc spring

-

73362

-

(15)

TEMUAN KERUSAKAN

MATERIAL TIDAK KELUAR

KEMUNGKINAN PENYEBAB : adanya coating, material asing, atap silo

bocor/canvas bocor.

PENANGGULANGAN

: segera dibersihkan, cleaning silo

VIBRATING SCREEN

KEMUNGKINAN PENYEBAB : flexible joint bocor, material halus keluar dari saluran

pembuangan, ovel load

PENANGGULANGAN

: sediakan suku cadang agar penggantian tidak lama,

screen bocor, segera diganti. Kosongkan material

yang berada di vibrating screen.

(16)

TEMUAN KERUSAKAN

KATUB TIDAK TERBUKA

KEMUNGKINAN PENYEBAB : bearing roller rusak, steel rope rusak, katub kurang

turun, selang pressure switch tertutup debu.

PENANGGULANGAN

: ganti bearing, ganti steel rope, bersihkan dengan

angin compressor

ERTERNAL BELLOW TERHISAP

KEMUNGKINAN PENYEBAB : pengisapan udara dari dust collector terlalu besar

PENANGGULANGAN

: atur katub pipa dust collector

BERDEBU SELAMA PENGISIAN

KEMUNGKINAN PENYEBAB : pengisapan udara kurang

(17)

PACKER PERFORMANCE

PACKER 1 PACKER 2 PACKER 3 PACKER 4 TOTAL

RUNNING HOURS STANDBY HOURS MAINTEN ANCE HOURS TOTAL CEMENT LOADING RUNNING HOURS STANDBY HOURS MAINTEN ANCE HOURS TOTAL CEMENT LOADING RUNNING HOURS STANDBY HOURS MAINTEN ANCE HOURS TOTAL CEMENT LOADING RUNNING HOURS STANDBY HOURS MAINTEN ANCE HOURS TOTAL CEMENT LOADING RUNNING HOURS STANDBY HOURS MAINTEN ANCE HOURS TOTAL CEMENT LOADING 1 - 24.0 24.0 - - 24.0 24.0 - - 24.0 24.0 - - 24.0 24.0 - - 96.0 - 96.0 -2 - 24.0 24.0 - - 24.0 24.0 - - 24.0 24.0 - - 24.0 24.0 - - 96.0 - 96.0 -3 - 24.0 24.0 - - 24.0 24.0 - - 24.0 24.0 - - 24.0 24.0 - - 96.0 - 96.0 -4 15.0 9.0 24.0 528 16.0 8.0 24.0 684 16.0 8.0 24.0 704 16.0 8.0 24.0 728 63.0 33.0 - 96.0 2,644 5 18.0 6.0 24.0 880 19.0 5.0 24.0 992 19.0 5.0 24.0 960 19.0 5.0 24.0 944 75.0 21.0 - 96.0 3,776 6 18.0 6.0 24.0 856 19.0 5.0 24.0 968 19.0 5.0 24.0 912 19.0 5.0 24.0 952 75.0 21.0 - 96.0 3,688 7 17.0 7.0 24.0 720 19.0 5.0 24.0 960 18.0 6.0 24.0 800 16.0 8.0 24.0 632 70.0 26.0 - 96.0 3,112 8 16.0 8.0 24.0 680 16.0 8.0 24.0 649 17.0 7.0 24.0 716 2.5 21.5 24.0 32 51.5 44.5 - 96.0 2,077 9 18.0 6.0 24.0 896 17.0 7.0 24.0 760 19.0 5.0 24.0 920 20.0 4.0 24.0 1,064 74.0 22.0 - 96.0 3,640 10 17.0 7.0 24.0 744 19.0 5.0 24.0 960 19.0 5.0 24.0 928 21.0 3.0 24.0 1,128 76.0 20.0 - 96.0 3,760 11 18.0 6.0 24.0 856 4.0 - 20.0 24.0 152 18.0 6.0 24.0 848 19.0 5.0 24.0 964 59.0 17.0 20.0 96.0 2,820 12 19.0 5.0 24.0 936 19.0 4.0 1.0 24.0 912 18.0 6.0 24.0 808 19.0 5.0 24.0 928 75.0 20.0 1.0 96.0 3,584 13 19.0 5.0 24.0 912 18.0 6.0 24.0 840 18.0 6.0 24.0 880 19.0 5.0 24.0 960 74.0 22.0 - 96.0 3,592 14 17.0 7.0 24.0 720 18.0 6.0 24.0 872 17.0 7.0 24.0 792 19.0 5.0 24.0 920 71.0 25.0 - 96.0 3,304 15 17.0 7.0 24.0 768 18.0 6.0 24.0 872 16.0 8.0 24.0 624 19.0 5.0 24.0 912 70.0 26.0 - 96.0 3,176 16 18.0 6.0 24.0 808 19.0 5.0 24.0 984 18.0 6.0 24.0 816 20.0 4.0 24.0 1,080 75.0 21.0 - 96.0 3,688 17 15.0 9.0 24.0 580 17.0 7.0 24.0 768 18.0 6.0 24.0 872 18.5 5.5 24.0 1,032 68.5 27.5 - 96.0 3,252 18 15.0 9.0 24.0 556 3.0 9.0 12.0 24.0 96 17.0 7.0 24.0 704 17.0 4.0 3.0 24.0 732 52.0 29.0 15.0 96.0 2,088 19 19.0 5.0 24.0 960 18.0 3.0 1.0 22.0 840 19.0 5.0 24.0 960 19.0 5.0 24.0 960 75.0 18.0 1.0 94.0 3,720 20 18.0 5.0 1.0 24.0 808 20.0 4.0 24.0 1,000 19.0 5.0 24.0 968 19.0 5.0 24.0 960 76.0 19.0 1.0 96.0 3,736 21 16.0 8.0 24.0 656 19.0 5.0 24.0 936 17.0 7.0 24.0 768 18.0 6.0 24.0 800 70.0 26.0 - 96.0 3,160 22 14.0 5.0 5.0 24.0 488 17.0 2.0 5.0 24.0 776 16.0 3.0 5.0 24.0 696 16.0 3.0 5.0 24.0 688 63.0 13.0 20.0 96.0 2,648 23 16.0 8.0 24.0 624 18.0 6.0 24.0 872 16.0 8.0 24.0 660 18.0 6.0 24.0 848 68.0 28.0 - 96.0 3,004 24 12.0 12.0 24.0 200 14.0 10.0 24.0 436 18.0 6.0 24.0 812 16.0 8.0 24.0 660 60.0 36.0 - 96.0 2,108 25 14.0 4.0 6.0 24.0 400 17.0 7.0 24.0 788 19.0 5.0 24.0 904 18.0 6.0 24.0 846 68.0 22.0 6.0 96.0 2,938 26 16.0 6.0 2.0 24.0 632 17.0 2.0 5.0 24.0 720 15.0 8.0 1.0 24.0 576 17.0 6.0 1.0 24.0 776 65.0 22.0 9.0 96.0 2,704 27 17.0 6.0 1.0 24.0 776 19.0 4.5 0.5 24.0 920 19.0 4.5 0.5 24.0 945 20.0 3.5 0.5 24.0 1,000 75.0 18.5 2.5 96.0 3,641 28 18.0 5.5 0.5 24.0 800 19.0 4.5 0.5 24.0 920 18.0 5.5 0.5 24.0 856 18.0 5.5 0.5 24.0 824 73.0 21.0 2.0 96.0 3,400 29 17.0 7.0 24.0 792 18.0 6.0 24.0 836 16.0 8.0 24.0 692 19.0 5.0 24.0 912 70.0 26.0 - 96.0 3,232 30 18.0 6.0 24.0 832 18.0 6.0 24.0 832 17.0 7.0 24.0 776 18.0 6.0 24.0 856 71.0 25.0 - 96.0 3,296 31 16.0 8.0 24.0 696 17.0 7.0 24.0 708 18.0 6.0 24.0 804 19.0 5.0 24.0 908 70.0 26.0 - 96.0 3,116 Total 468.0 260.5 15.5 744.0 20,104 472.0 225.0 45.0 742.0 22,053 494.0 243.0 7.0 744.0 22,701 499.0 235.0 10.0 744.0 24,046 1,933.0 963.5 77.5 2,974.0 88,904 DATE

(18)

POTENSI PERMASALAHAN

No Departemen Potensi Masalah Keterangan

1. Logistik

a. Jumlah ketersediaan suku cadang tidak dapat memenuhi kebutuhan

maintenance.

Jumlah ketersediaan suku cadang yang terbatas dapat terjadi karena tidak maksimalnya perencanaan sehingga menyebabkan prosedur pelaksanaan perawatan terencana tidak dapat dilakukan secara maksimal, yang berdampak pada tertundanya perbaikan terhadap mesin yang mengalami kerusakan sehingga waktu henti produksi menjadi lebih lama.

2. Mekanik

a. Kerusakan alat menghambat proses pelaksanaan produksi

Terdapat mesin rotary packer

yang tidak dapat beroperasi karena masih dilakukan perawatan

b. Pengecekan kesiapan rotary packer tidak dilakukan sesuai jadwal

perawatan

kurangnya sumber daya manusia atau personil dalam melakukan inspeksi dan perawatan mengakibatkan prosedur perawatan tidak dapat dilakukan secara maksimal.

c. Kesalahan menganalisa

Terjadinya kesalahan dalam mengidentifikasi kerusakan yang dialami mesin rotary packer.

(19)

KESIMPULAN

1.

Proses produksi PT Indocement Tunggal Prakarsa Tbk secara keseluruhan dilakukan dengan

proses kering dan bersifat terus-menerus. Proses produksi PT Indocement Tunggal Prakarsa

Tbk memiliki beberapa tahapan yaitu penambangan dan penghancuran bahan baku

(Mining and Crushing), pengeringan dan penggilingan bahan baku (Drying and Grinding),

pembakaran raw meal dan pendinginan clinker (Burning and Cooling), pencampuran bahan

aditif dan penggilingan clinker (Finish Mill), dan Pengepakan Semen (Packing).

2.

Perawatan yang dilakukan pada PT Indocement Tunggal Prakarsa Tbk terdiri dari 2 jenis

yaitu perawatan pencegahan dan perawatan karena rusak. Perawatan pencegahan pada

Indocement Tunggal Prakarsa Tbk termasuk ke dalam jenis perawatan berkala yang

meliputi pemeriksaan berkala dan perbaikan berkala. Pemeriksaan berkala dilakukan

dengan menggunakan checklist packer packing setiap harinya. Sedangkan perbaikan

berkala dilakukan secara berkala selama satu tahun setiap bulannya. Perawatan karena

rusak pada PT Indocement Tunggal Prakarsa Tbk yaitu breakdown. Kendala yang dialami

oleh PT Indocement Tunggal Prakarsa Tbk dalam melakukan perawatan adalah kurangnya

sumber daya manusia atau jumlah personil dalam melakukan perawatan, sehingga

perawatan tidak dapat dilakukan sesuai jadwal perawatan maupun prosedur perawatan

yang berdampak pada terhambatnya proses analisa atau temuan kerusakan pada mesin

(20)

SARAN

Perlunya penambahan dan pengaturan mengenai sumber daya

manusia atau personil untuk melakukan perencanaan perawatan,

pelaksanaan perawatan, dan pengawasan terhadap operator rotary

packer. Selain itu perlunya pembuatan data history sabagai acuan

dan bahan evaluasi dalam melakukan perencanaan perawatan,

pelaksanaan perawatan, dan pengawasan terhadap operator rotary

(21)

Referensi

Dokumen terkait

Sarangan - Limpasan air hujan tidak bisa masuk ke saluran akibat inlet yang kurang - Membuat inlet-inlet saluran horisontal - Kapasitas tampungan saluran tidak mampu menampung

Beeberapa hal yang kami garis bawahi dari hasil ada- lah perlu adanya monitoring jenis burung, Karena tidak menutup kemungkinan akan ada kembali jenis-jenis me-

Gejala yang klasik  yaitu terjadinya “trias malaria” secara berurutan  periode dingin ( 15  –  60 menit) yaitu penderita mulai menggigil, sering membungkus diri dengan

Hal ini sesuai dengan teori dari Ardito Bhinadi dalam bukunya yang berjudul Muamalah Syari’iyyah Hidup Barokah dan pada teori mekanisme yang pertama yaitu dengan

Hebatnya kurban melalui THK Dompet Dhuafa, karena hewan kurban disalurkan ke pelosok-pelosok yang sulit dijangkau di nusantara dan melokasikan khusus hewan kurban untuk penduduk

meningkatkan penjualan, harga pokok penjualan dan laba bruto induk perusahaan tapi tidak mempengaruhi pendapatan anak perusahaan sampai barang dagang tersebut dijual kembali

Pembuangan (sekarang: pemrosesan) akhir sampah. Kegiatan pemilahan dan daur ulang semaksimal mungkin dilakukan sejak dari pewadahan sampah sampai dengan pembuangan

Unsur-unsur yang terlibat di dalam pengelolaan perpustakaan antara lain sumber daya manusia yaitu staf perpustakaan atau pustakawan, pengguna perpustakaan sebagai pihak