ANALISIS KEKERABATAN 22 GALUR KACANG BOGOR (Vigna subterranea L. Verdcourt.) MENGGUNAKAN TEKNIK RAPD (RANDOM AMPLIFIED POLYMORPHIC DNA)
Teks penuh
Gambar
Dokumen terkait
Puji syukur penulis panjatkan kehadirat Allah SWT yang telah memberikan rahmat dan hidayah-Nya sehingga karya ilmiah yang berjudul “ Pertumbuhan dan Produksi Kacang Bogor (
Penyakit bercak daun dapat mengurangi fotosintesis daun yang mengakibatkan berkurangnya produksi polong yang berpengaruh terhadap bobot panen kacang Bogor, dari
Perlakuan perbandingan biji hanjeli dan kacang bogor tidak berpengaruh nyata terhadap kadar air, akan tetapi berpengaruh nyata pada kadar abu, kadar protein, kadar lemak,
Tabel 1 Analisi ragamkomponen hasil, hasil, dan karakteristik fisik polong dan biji pada enam galur harapan kacang Bogor Karakter Umur berbunga HST Umur panen HST Jumlah polong
Kemungkinan kedua adalah benih yang digunakan berasal dari benih lokal yang tidak berdaya hasil tinggi, selain itu tanaman kacang bogor termasuk tanaman legum yang kurang responsif
Hasil penelitian menunjukkan bahwa yoghurt berbahan dasar kacang bogor kualitas terbaik didapatkan pada perlakuan susu kacang bogor konsentrasi 20% dan suhu
Pada koefisien kemiripan 0,80 atau jarak genetik 0,20 genom A berbeda klaster dengan genom B kecuali pada aksesi Ampyang (AAA) dan Nangka (AAB) maupun Cici Kuning
Galur Bogor menghasilkan jumlah polong per tanaman, bobot basah dan bobot kering polong serta bobot kering 100 biji secara nyata lebih tinggi dibandingkan galur Gresik.. Biji