PERBANDINGAN KAPASITAS INFILTRASI PADA LAHAN TERTUTUP DAN TERBUKA DI KAWASAN JENEBERANG HULU
Teks penuh
Gambar
Dokumen terkait
purposive sampling untuk menganalisis perubahan penggunaan lahan ruang terbuka hijau tahun 2007-2013. Analisis pengolahan data menggunakan analisis overlay dan
Validitas kuantitas infiltrasi hasil pendugaan (F(t)m) untuk setiap macam penggunaan lahan, diketahui manakala dibandingkan dengan nilai infiltrasi empiriknya (F(t) Cr )
Berdasarkan dari hasil analisis perhitungan tingkat bahaya erosi, kekritisan lahan, serta kesesuaian lahan akan didapatkan rekomendasi hasil untuk dapat melaksanakan
Hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa rumput Gajah Kerdil ( Pennisetum purpureum ‘ Mott’) mempunyai tingkat pertumbuhan yang cukup tinggi di lahan terbuka bekas
Hasil perhitungan dengan menggunakan rumus Bayliss-Smith yang terkoreksi, menunjukkan angka daya dukung lahan rata-rata di desa-desa contoh yaitu desa Sukakarya
Hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa rumput Gajah Kerdil ( Pennisetum purpureum ‘ Mott’) mempunyai tingkat pertumbuhan yang cukup tinggi di lahan terbuka bekas
sudah dilakukan sebagai upaya untuk rehabilitasi lahan pertanian yang tertutup abu vulkanik erupsi Gunung Sinabung belum memberikan hasil yang optimal mengingat
Hasil pengukuran dan analisa, nilai kapasitas infiltrasi dengan metode horton pada lahan rencana tapak bangunan adalah pada tanggal 19 Februari 2019 senilai 4,20 cm/jam, pada tanggal 20