Efikasi Herbisida Glifosat Untuk Mengendalikan Gulma Pada Pertanaman Kopi (Coffea Canephora) Menghasilkan
Teks penuh
Gambar
Dokumen terkait
Efikasi Herbisida Glifosat 16% terhadap Pertumbuhan Gulma pada Tanaman Kopi (Coffea sp.) Telah Menghasilkan. Pengaruh Tingkat Dosis Herbisida Isopropilamina Glifosat dan Selang
dan gulma dominan (Centocheca lappacea, Cyrtococcum acrescens, Ottochloa nodosa) pada tanaman karet dari 4 MSA sampai dengan 12 MSA, sedangkan gulma golongan daun lebar dan
Tabel 3 menunjukkan bahwa herbisida isopropilamina glifosat dosis 1.080—2.520 g.ha -1 efektif mengendalikan gulma golongan teki pada 4—12 MSA dengan daya kendali tidak
Hasil penelitian menunjukkan bahwa: (1) herbisida 2,4-D pada semua taraf dosis yang diuji mampu menekan bobot kering gulma total, bobot kering gulma daun lebar dan teki, tetapi
dalam menekan pertumbuhan gulma golongan daun lebar menunjukkan bahwa herbisida flumioxazin dapat digunakan sebagai herbisida pratumbuh di perkebunan tebu yang didominasi oleh
Penelitian ini bertujuan (1) untuk mengetahui dosis herbisida isopropilamina glifosat yang efektif mengendalikan gulma di pertanaman karet TBM, (2) mengetahui
Dosis herbisida yang efektif dalam mengendalikan gulma adalah herbisida campuran glifosat + 2,4-D dosis 2,6 l.ha-1 mampu menekan bobot kering gulma hingga 12 Minggu Setelah Aplikasi dan
Pengaruh herbisida terhadap bobot kering gulma total g/0,5 m2 8 MSA, herbisida metil metsulfuron tunggal pada do- sis 8 g hingga 16 g ha-1 dapat menekan pertumbuhan gulma golongan daun