• Tidak ada hasil yang ditemukan

965169635.doc 269.50KB 2015-10-12 00:18:27

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2018

Membagikan "965169635.doc 269.50KB 2015-10-12 00:18:27"

Copied!
30
0
0

Teks penuh

(1)

PROPOSAL PROGRAM KREATIVITAS MAHASISWA JUDUL PROGRAM

Sekolah Ekonomi Pertanian (SEKOTA) Sebagai Langkah Menuju Desa Mandiri

Di Desa Seren Kecamatan Sulang Kabupaten Rembang

BIDANG KEGIATAN:

PKM PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT

Diusulkan oleh:

Dwi Istikhomah 7101414212 2014

Nia Aprilia Nurmawati 7101414363 2014 Lisa Afrillianti

Isnaini Umaroh

UNIVERSITAS NEGERI SEMARANG SEMARANG

(2)

PENGESAHAN PKM PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT

1. Judul Kegiatan : Sekolah Ekonomi Pertanian (SEKOTA) sebagai langkah menuju desa mandiri Di Desa Seren Kecamatan Sulang Kabupaten Rembang

2. Bidang Kegiatan : PKM-M

3. Ketua Pelaksana Kegiatan

a. Nama Lengkap : Dwi Istikhomah

b. NIM : 7101414212

c. Jurusan : Pendidikan Ekonomi

d. Universitas : Universitas Negeri Semarang e. Alamat Rumah dan No.

Telp/HP

: Ds Seren 02/01 Sulang Rembang 0898-5759-357

f. Alamat Email : [email protected] 4. AnggotaPelaksanaKegiatan : 3 orang

5. Dosen Pendamping

a. Nama Lengkap dan Gelar :

b. NIDN :

c. Alamat Rumah dan No. Telp/HP

:

6. Biaya Kegiatan Total

a. Dikti : Rp 10.443.000,00

b. Sumber lain :

7. Jangka Waktu Pelaksanaan : 4 bulan

(3)

Menyetujui

Ketua Jurusan Pendidikan Ekonomi Ketua Pelaksana Kegiatan Universitas Negeri Semarang

……… Dwi Istikhomah

NIP. NIM. 7101414212

Pembantu Rektor Bidang kemahasiswaan

Dosen Pendamping

Universitas Negeri Semarang

Dr. Bambang Budi Raharjo, M.Si ……… NIP. 196012171986011001 NIDN

DAFTAR ISI

(4)

HALAMAN PENGESAHAN………... ii

DAFTAR ISI………... iii

RINGKASAN………... iv

BAB 1. PENDAHULUAN 1.1 Latar belakang dan permasalahan... 1

1.2 Kondisi khalayak sasaran... 2

1.3 potensi wilayah yang relevan dengan kegiatan ... 2

1.4 Luaran dan manfaat yang diharapkan dari kegiatan ... 2

BAB 2. GAMBARAN UMUM MASYARAKAT SASARAN 2.1. Penjelasan Faktual Kondisi masyarakat sasaran... 3

2.2. Permasalahan yang dihadapi masyarakat... 4

BAB 3. METODE PENELITIAN 3.1. Teknik, cara atau tahapan pekerjaan..…………... 7

3.2. Pencapaian tujuan program.………... 8

BAB 4. BIAYA DAN JADWAL KEGIATAN 4.1. Anggaran Biaya………... 9

4.2. Jadwal Kegiatan ……...………... 9

DAFTAR PUSTAKA………... 10

DAFTAR LAMPIRAN

(5)

Lampiran 4. Surat Pernyataan Ketua Kegiatan…………...

RINGKASAN

Pada Maret 2014, Penduduk miskin di Indonesia berjumlah 28,28 juta orang, dan 62,86% berada di pedesaan. Desa merupakan hulu kemiskinan dan ketertinggalan. Hal ini disebabkan karena pembangunan hanya dipusatkan di kota saja. Dan salah satu Desa yang masih tertinggal yaitu Desa Seren Kecamatan Sulang Kabupaten Rembang. Oleh karena itu, kami berusaha memberikan solusi berupa pelatihan berupa Sekolah Ekonomi Pertanian.

(6)

meningkatkan kesejahteraan petani yang selama ini masih dalam kondisi memprihatinkan.

Adapun luaran yang diharapkan dari adanya sekolah ekonomi pertanian di Desa Seren adalah dapat menciptakan pertanian di masyarakat desa yang berkualitas tinggi sehingga dapat meningkatkan pendapatan secara ekonomi sekaligus meningkatkan kesejahteraan sosial sehingga dapat terciptanya Desa Seren yang mandiri. Sehingga berawal dari hal tersebut mampu meningkatkan kualitas dan kuantitas warga Desa Seren. Apabila program ini berjalan maka dapat memberi manfaat secara umum. Bagi mahasiswa, yakni membangun jiwa kemandirian mahasiswa dalam membantu memberikan dan mencari solusi permasalahan yang dihadapi masyarakat. Selain itu, juga berguna bagi masyarakat desa itu sendiri.

Untuk mencapai keberhasilan kegiatan ini, metode yang digunakan oleh tim adalah diskusi dan observasi. Adapun langkah-langkah yang ditempuh dimulai dari persiapan, sosialisasi dan pelatihan serta pendampingan, monitoring dan laporan akhir.

BAB 1. PENDAHULUAN 1.1 Latar belakang dan permasalahan

(7)

Data yang direlease Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) kabupaten Rembang, daerah ini memiliki angka kemiskinan diatas rata-rata provinsi Jawa Tengah maupun Nasional, apabila mengacu hasil pendataan Badan Pusat Statistik tahun 2011 silam. Tingkat nasional hanya 12,34%, provinsi jawa tengah 16,21%, sedangkan angka kemiskinan mencapai 23,71%. Kemiskinan Kabupaten Rembang bahkan unggul jauh, dibandingkan daerah tetangga, seperti Blora dan Pati.

Pada Maret 2014, Penduduk miskin di Indonesia berjumlah 28,28 juta orang, dan 62,86% berada di pedesaan. Desa merupakan hulu kemiskinan dan ketertinggalan. Hal ini disebabkan karena pembangunan hanya dipusatkan di kota dan desa hanya menelan janji palsu, berupa program-program perbaikan desa, misalnya saja, program-program mbangun desa. Tapi, program yang telah berjalan bertahun-tahun itupun hanya tinggal nama dan tanpa ada realisasi, apalagi hasil yang bisa dibanggakan. Desa hanya menjadi lokasi dan objek program-program yang mengatasnamakan pemberdayaan, serta menjadi korban dari pembangunan.

Salah satu hal yang menyebabkan kemiskinan di pedesaan adalah adanya sistem pendidikan yang rendah. Kebanyakan masyarakat di pedesaan hanya mengenyam pendidikan sampai Sekolah Dasar (SD) dan Sekolah Menengah Pertama saja (SMP) saja. Hal tersebut dikarenakan oleh anggapan dari masyarakat pedesaan bahwa sekolah hanya membuang-buang uang dan waktu saja. Dan kebanyakan diantara mereka lebih memilih bekerja dan menikah. Mata pencaharian juga salah satu hal yang bisa menyebabkan kemiskinan, terutama di wilayah pedesaan, yang jenis pekerjaannya homogen, dan sebagian besar di dominasi oleh pertanian. Nah, karena di pedesaan sebagian besar penduduk bekerja sebagai petani, masih sangat memungkinkan jika terciptanya masyarakat pertanian yang makmur dan menghasilkan produk pertanian yang unggul sehingga bisa mengangkat perokomian di desa tersebut.

1.2 Perumusan Masalah

1.2.1 Bagaimana cara mengatasi kemiskinan didaerah Rembang, khususnya di Desa Seren Kecamatan Sulang Kabupaten Rembang? 1.3 Tujuan Program

1.3.1 Untuk mengetahui bagaimana cara mengatasi kemiskinan di daerah Rembang, khusunya di Desa Seren, yang sebetulnya mempunyai potensi untuk maju.

(8)

Hasil yang diharapkan dari adanya sekolah ekonomi pertanian di Desa Seren adalah dapat menciptankan pertanian di masyarakat desa yang berkualitas tinggi sehingga dapat meningkatkan pendapatan secara ekonomi sekaligus meningkatkan kesejahteraan sosial sehingga dapat terciptanya Desa Seren yang mandiri.

BAB 2. GAMBARAN UMUM MASYARAKAT SASARAN 2.1 Penjelasan Faktual Kondisi masyarakat sasaran.

(9)

dikarenakan karena padi yang dihasilkan masyarakat Desa Seren pada saat ini tidak sebanyak dengan padi yang dihasilkan oleh Masyarakat Desa Seren pada 10 tahun yang lalu.

Hal yang bisa dilakukan yaitu berupa pengadaan sekolah ekonomi pertanian. Sekolah ekonomi pertanian sangat cocok di terapkan di Desa Seren Kecamatan Sulang Kabupaten Rembang karena lahan pertanian di desa tersebut masih sangat luas sehingga dapat membuahkan hasil yang lebih maksimal. Kondisi lahan tersebut juga didukung oleh adanya masyarakat Desa Seren yang sebagian besar penduduknya masih kental dengan pertanian. Sekitar 95 % penduduk warga Desa Seren berprofesi sebagai petani, entah itu sebagai pemilik lahan ataupun buruh tani. Dan bagi pemilik lahan, hanya setengah diantaranya memanfaatkannya sebagai lahan pertanian dan setengahnya lagi hanya sebagai lahan kosong, tempat menggembala kerbau dan sebagai tumbuhnya tanaman parasit. Dari kondisi fisik, lahan di bumi Seren sangatlah subur. Bagaimana tidak, banyak tumbuhan yang dapat tumbuh subur disana. Mulai dari padi, tembakau, cabai, pala wija seperti berbagai jenis kacang-kacangan, pala kependem seperti singkong, ubi, buah-buahan seperti semangka, blewah, dan masih banyak lagi. Selain itu Sebagian sawah tertentu juga dekat dengan aliran sungai sehingga lebih memudahkan dalam hal perairan. Kalaupun tidak dekat dengan aliran sungai, petani masih mempunyai alternatif lain untuk memudahkan mendapatkan air untuk perairan. Salah satu caranya yaitu dengan menggali tanah seperti sumur, sehingga terbentuklah “belik” yang nantinya dapat digunakan untuk perairan.

Dari kondisi sosial masyarakatnya juga sangat mendukung karena masyarakat desa juga banyak yang bekerja di bidang tersebut. Sehingga sekolah ekonomi pertanian (sekota) ini bisa berjalan dengan lancar karena adanya kondisi fisik, lingkungan, sosial dan masyarakat yang mendukung.

Dengan adanya kondisi khalayak sasaran yang telah teruraikan diatas, dapat diambil kesimpulan bahwa wilayah Desa Seren berpotensi untuk meningkatkan hasil perekonoian melalui pertanian sehingga menambah pendapatan dan menyejahterakan masyarakat umum. Sehingga, terciptalah Desa Mandiri sesuai dengan apa yang diharapkan. Potensi tersebut berasal dari masyarakat Desa Seren itu sendiri, dari lingkungan sekitar dan dari kondisi fisik lahan pertanian.

2.2 Permasalahan yang dihadapi masyarakat

(10)

disebabkan karena pihak-pihak yang bersangkutan kurang mengayomi. Dan tidak ada program-program khusus yang ditujukaan untuk petani. Dan tidak ada penentuan berapa target yang ingin dicapai dari hasil panen pada saat tertentu. Sehingga panen yang Dan pada saat ini, pekerjaan petani sangat diremehkan oleh orang banyak. Padahal, apabila pertanian tersebut dikembangkan dengan baik. Akan menghasilkan hasil yang sangat menjanjikan. Dan memberantas kemiskinan di masyarakat dan memberantas perekonomian yang rendah di Masyarakat.

Dengan banyaknya permasalahan yang dialami masyarakat Desa Seren, masyarakat sangat membutuhkan bantuan untuk penyelesaiannya. Bantuan tersebut tentu sangat membutuhkan peran dari berbagai pihak. Karena sesuatu akan berjalan dengan baik ketika pihak yang berada didalamnya berperan sesuai dengan perannya masing-masing. Oleh karena itu, jika permasalahan ini hanya di atasi oleh masyarakat di Desa Seren saja tanpa adanya campur tangan dari pemerintah, maka usaha mengatasi masalah tersebut mustahil akan terselesaikan. Oleh karena itu perlu adanya peran dari masing-masing pihak untuk dapat mensukseskan hal tersebut.

BAB 3. METODE PENELITIAN 3.1 Teknik, cara atau tahapan pekerjaan

Adapun metode yang dirancang dalam melaksanakan program ini, antara lain sebagai berikut:

1. Persiapan kegiatan

(11)

Desa Seren untuk mengadakan sekolah ekonomi pertanian, khususnya untuk masyarakat yang bermatapencaharian sebagai petani . Persiapan ini akan menghasilkan kesepakatan hari dan tempat pelaksanaan sosialisasi. Selain perijinan, juga diadakan persiapan terhadap alat-alat yang akan digunakan.

2. Sosialisasi Program

Menginformasikan kepada seluruh masyarakat, khususnya masyarakat Desa Seren yang bekerja sebagai petani untuk mengikuti program pelatihan sekolah ekonomi pertanian.

3. Pelaksanaan Program

Berupa pengajaran kepada masyarakat untuk memahami tentang konsep ekonomi dan pertanian, solusi peningkatan perekonomian dengan mengoptimalkan hasil pertanian, serta peminjaman modal kepada warga sebagai pemantauan kemajuan dan perkembangan program.

4. Pendampingan

Merupakan kegiatan pendampingan (monitoring) dari kemajuan dan perkembangan program sekolah ekonomi pertanian sebagai media belajar serta memberikan solusi dengan adanya beberapa kendala yang dihadapi oleh masyarakat.

5. Evaluasi

Pada tahap ini, seluruh tahapan kegiatan dievaluasi keberhasilan dan kekurangannya, sejauh mana keberhasilan itu dicapai, dan diadakan perbaikanperbaikan pada proses yang dirasa belum optimal

Sekolah ekonomi pertanian tersebut dilaksanakan seminggu sakali yang bertempat di Balai Desa Seren. Dan apabila materi yang dipaparkan berkaitan dengan praktek langsung dilapangan, maka pembelajaran di laksanakan secara langsung di salah satu lahan pertanian milik warga.

(12)

- Membuat program pelatihan / sosialisasi seperti sekolah ekonomi pertanian, sehingga selain masyarakat Desa Seren di beri pengarahan bagaimana pelaksanaan pertanian, tetapi juga harus di beri pengetahuan tentang perekonomian sehingga tercipta masyarakat yang melek akan perekonomian terutama di Desa tersebut dan menciptakan masyarakat desa yang mandiri.

- Melakukan tilik desa sebagai suatu langkah untuk mengawasi dan mengetahui sejauh mana masyarakat tersebut berkembang. Tilik desa ini bisa dilakukan seminggu sekali secara bertahap, sehingga masyarakat merasa lebih diperhatikan.

3.2 Pencapaian tujuan program

Dengan adanya program sekolah ekonomi pertanian bagi masyarakat Desa Seren, tujuan yang ingin dicapai, diantaranya adalah:

3.2.1 Sekolah ekonomi pertanian tersebut untuk mempersiapkan warga masyarakat Desa Seren untuk mengolah lahan pertanian dengan benar dan cermat sehingga menghasilkan hasil yang lebih baik. Rata-rata masyarakat desa yang bekerja sebagai petani merupakan masyarakat yang berasal dari lulusan rendah, sehingga ilmu pertanian yang mereka dapat hanya merupakan hasil warisan belajar dari nenek moyang. Sehingga perlu adanya tambahan seperti ilmu ekonomi sehingga hasil yang didapatkan bisa lebih pasti dan terukur. Serta dalam pelaksanaannya bisa menerapkan ilmu ekonomi.

3.2.2 Dengan adanya sekolah ekonomi pertanian diharapkan bisa menjadi alternatif dalam hal pemberdayaan petani di Desa Seren. Sehingga pertanian Desa Seren dapat terlaksana sesuai dengan yang terstruktur di sekolah tersebut.

3.2.3 Dengan adanya sekolah ekonomi pertanian, diharapkan dapat memperbaki nasib petani dengan cara mereka dicerdaskan dan diorganisasikan wawasan pembangunan pertanian.

3.2.4 Dengan adanya sekolah ekonomi pertanian, diharapkan masyarakat bisa mengetahui bagaimana tata niaga di sektor pertanian dan petani juga mampu mengatur jual beli dan tidak lagi diatur oleh tengkulak/ rentenir.

(13)

dapat meningkatkan penghasilan masyarakat sehingga bisa menyejahterakan petani. Dan juga kebutuhan pangan masyarakat bisa terpenuhi secara keseluruhan.

3.2.6 Untuk meningkatkan produksi pertanian dan untuk mengurangi dan bahkan menutup kran produk impor pertanian. Dengan adanya sekolah ekonomi pertanian, tidak hanya pertanian saja yang terangkat, tetapi perekonomian masyarakat juga bisa terangkat. Sehingga, tidak ada lagi BLT (Bantuan Langsung Tunai), karena masyarakat telah terangkat ekonominya. Karena jika masyarakat terus-terusan di janjikan dengan BLT, masyarakat akan malas bekerja karena hanya akan mengandalkan uang dari pemerintah.

3.2.7 Untuk memberdayakan petani yang saat ini tengah menghadapi ketergantungan produk impor. Dengan adanya sekolah ekonomi pertanian, akan terciptanya Desa Mandiri, sehingga masyarakat tidak lagi bergantung pada produk impor, apalagi impor beras, hal itu akan sangat merugikan karena hal yang seharusnya bisa dicukupi oleh bangsa sendiri tapi harus bergantung pada negara lain.

BAB 4. BIAYA DAN JADWAL KEGIATAN

4.1 Anggaran Biaya

(14)

Tabel 1. Ringkasan Anggaran Biaya PKM-M

No Jenis Pengeluaran Biaya (Rp)

1. Perlatan penunjang 3.840.000,00

2. Bahan habis pakai 5.295.000,00

3. Perjalanan 1.008.000,00

4. Lain: administrasi, publikasi, seminar, lainnya 300.000,00 Jumlah 10.443.000,00

4.2 Jadwal Kegiatan

Program kreatifitas ini direncanakan dalam waktu 4 bulan pada tahun 2015. Perkiraan waktu dan kegiatan pokok program pengabdian masyarakat disajikan dalam tabel dibawah ini :

No Jenis Kegiatan Bulan

1 2 3 4

1. Perijinan dari terkait, persiapan tempat pelatihan, dan persiapan alat dan bahan untuk pembuatan serta perlengkapan pelatihan.

2. Penyuluhan kepada masyarakat dan pengadaan sekolah ekonomi pertanian.

3. Pemberian materi kepada masyarakat dan Praktek langsung di lahan

4. Pemantauan, evaluasi dan penyusunan laporan.

DAFTAR PUSTAKA

www.jatengprov.go.id/id/profil/kabupaten-rembang

(15)

LAMPIRAN-LAMPIRAN

Lampiran 1. Biodata Ketua, Anggota dan Biodata Dosen Pendamping Ketua

(16)

1. Nama lengkap Dwi Istikhomah 2. Jenis Kelamin Perempuan

3. Program Studi Pendidikan Akuntansi

4. NIM 7101414212

5. Tempat danTanggal Lahir Rembang, 11 April 1996

6. E-mail [email protected]

7. Nomor Telepon/HP 08985759357

B. Riwayat Pendidikan

SD SMP SMA

Nama Institusi SD N Seren 1 SMP N 02 Sulang SMA N 1 Rembang

Jurusan - - IPS

Tahun Masuk-Lulus 2002-2008 2008-2011 2011-2014

C. Pemakalah Seminar Ilmiah (Oral Presentation) No Nama Pertemuan Ilmiah/

Seminar

D. Penghargaan dalam 10 tahunterakhir (dari pemerintah, asosiasi atau institus lainnya)

No Jenis Penghargaan Institusi Pemberi Penghargaan

Tahun

1. - -

(17)

-3. - -

-Semua data yang saya isikan dan tercantum dalam biodata ini adalah benar dan dapat diperta-nggungjawabkan secara hukum. Apabila di kemudian hari ternyata dijumpai ketidaksesuaian dengan kenyataan, saya sanggup menerima sanksi. Demikian biodata ini saya buat dengan sebenarnya untuk memenuhi salah satu persyaratan dalam pengajuan Hibah PKM-M

Semarang, 7 Juni 2015

Dwi Istikhomah

Anggota 1

A. Identitas Diri

1. Nama lengkap Nia Aprilia Nurmawati 2. Jenis Kelamin Perempuan

(18)

4. NIM 7101414363

5. Tempat dan Tanggal Lahir Rembang, 5 April 1996

6. E-mail [email protected] 7. Nomor Telepon/HP 08985653008

B. RiwayatPendidikan

SD SMP SMA

Nama Institusi SD N

Sendangmulyo

Tahun Masuk-Lulus 2002-2008 2008-2011 2011-2014

C. Pemakalah Seminar Ilmiah (Oral Presentation) No Nama Pertemuan

Ilmiah/Seminar

Judul Artikel Ilmiah Waktu dan Tempat

1. - -

-2. - -

-3. - -

-D. Penghargaan dalam 10 tahun terakhir (dari pemerintah, asosiasi atau institusi lainnya)

No JenisPenghargaan Institusi Pemberi Penghargaan

Tahun

(19)

-2. - -

-3. - -

-Semua data yang saya isikan dan tercantum dalam biodata ini adalah benar dan dapat dipertanggungjawabkan secara hukum. Apabila di kemudian hari ternyata dijumpai ketidaksesuaian dengan kenyataan, saya sanggup menerima sanksi. Demikian biodata ini saya buat dengan sebenarnya untuk memenuhi salah satu persyaratan dalam pengajuan Hibah PKM-M.

Semarang, 7 Juni 2015

Nia Aprilia Nurmawati

Anggota 2

A. Identitas Diri

(20)

3. Program Studi Pendidikan Kimia

4. NIM 4301414033

5. Tempat dan Tanggal Lahir Rembang, 20 April 1996 6. E-mail [email protected] 7. Nomor Telepon/HP 085727385941

B. RiwayatPendidikan

Tahun Masuk-Lulus 2002-2008 2008-2011 2011-2014

C. Pemakalah Seminar Ilmiah (Oral Presentation) No Nama Pertemuan

Ilmiah/Seminar

Judul Artikel Ilmiah Waktu dan Tempat

1. - -

-2. - -

-3. - -

-D. Penghargaan dalam 10 tahun terakhir (dari pemerintah, asosiasi atau institusi lainnya)

No JenisPenghargaan Institusi Pemberi Penghargaan

(21)

1. - -

-2. - -

-3. - -

-Semua data yang saya isikan dan tercantum dalam biodata ini adalah benar dan dapat dipertanggungjawabkan secara hukum. Apabila di kemudian hari ternyata dijumpai ketidaksesuaian dengan kenyataan, saya sanggup menerima sanksi. Demikian biodata ini saya buat dengan sebenarnya untuk memenuhi salah satu persyaratan dalam pengajuan Hibah PKM-M

Semarang, 7 Juni 2015

Lisa Afrillianti

Anggota 3

E. Identitas Diri

(22)

3. Program Studi Pendidikan Matematika

4. NIM 4101414045

5. Tempat dan Tanggal Lahir Rembang, 26 Juni 1995

6. E-mail [email protected]

7. Nomor Telepon/HP 085727385941

F. RiwayatPendidikan

SD SMP SMA

Nama Institusi SD N Ngadem SMP N 02 Rembang

SMA N 1 Rembang

Jurusan - - IPA

Tahun Masuk-Lulus 2002-2008 2008-2011 2011-2014

G. Pemakalah Seminar Ilmiah (Oral Presentation) No Nama Pertemuan

Ilmiah/Seminar

Judul Artikel Ilmiah Waktu dan Tempat

1. - -

-2. - -

-3. - -

-H. Penghargaan dalam 10 tahun terakhir (dari pemerintah, asosiasi atau institusi lainnya)

No JenisPenghargaan Institusi Pemberi Penghargaan

(23)

1. - -

-2. - -

-3. - -

-Semua data yang saya isikan dan tercantum dalam biodata ini adalah benar dan dapat dipertanggungjawabkan secara hukum. Apabila di kemudian hari ternyata dijumpai ketidaksesuaian dengan kenyataan, saya sanggup menerima sanksi. Demikian biodata ini saya buat dengan sebenarnya untuk memenuhi salah satu persyaratan dalam pengajuan Hibah PKM-M

Semarang, 7 Juni 2015

Isnaini Umaroh

Dosen Pendamping A. IdentitasDiri

(24)

3. Program Studi 4. NIM/ NIDN

5. Tempat dan Tanggal Lahir 6. E-mail

7. Nomor Telepon/HP

B. Riwayat Pendidikan

S1 S2 S3

Nama Institusi Jurusan

Tahun Masuk-Lulus

C. Pemakalah Seminar Ilmiah (Oral Presentation) No Nama Pertemuan

Ilmiah/ Seminar

Judul Artikel Ilmiah Waktu dan Tempat 1.

2. 3.

D. Penghargaan dalam 10 tahun terakhir (dari pemerintah, asosiasi atau institusi lainnya)

No Jenis Penghargaan Institusi

Pemberi Penghargaan

(25)

1. 2. 3.

Semua data yang saya isikan dan tercantum dalam biodata ini adalah benar dan dapat dipertanggungjawabkan secara hukum. Apabila di kemudian hari ternyata dijumpai ketidak-sesuaian dengan kenyataan, saya sanggup menerima sanksi.Demikian biodata ini saya buat dengan sebenarnya untuk memenuhi salah satu persyaratan dalam pengajuan Hibah PKM-M

Semarang, 7 Juni 2015 Pengusul

Tandatangan ( NamaLengkap )

Lampiran 2. Justifikasi Anggaran Kegiatan 1. Bahan Habis Pakai

Material Justifikasi Pemakaian

Kuantitas Harga Satuan (Rp)

Jumlah (Rp)

(26)

Buku panduan 2 kali 50 25.000 2.500.000,00

Komunikasi 10 kali 4 20.000 800.000,00

Air mineral 2 kali 2 dus 20.000 40.000,00 Sub Total (Rp) 3.840.000,00

2. Peralatan Penunjang PKM Material Justifikasi

Pemakaian

Kuantitas HargaSatuan (Rp)

Jumlah (Rp)

Cetak foto 4 5 3.000,00 60.000,00

Sewa Camera digital 3 1 100.000,00 300.000,00 Pembelian Kursi selamanya 40 50.000,00 2.000.000,00

Dekorasi MMT 2 3x1 m 20.000,00 60.000,00

Pembelian meja belajar

selamanya 20 50.000,00 1.000.000,00

Pembelian buku untuk pembelajaran

selamanya 100 20.000,00 1.000.000,00

Perijinan 1 1 50.000,00 75.000,00

Sewa tempat 2 1 100.000,00 500.000,00

Biaya pembuatan 2 20 5.000,00 200.000,00

Pembelian sarana kebersihan

selamanya 5 jenis 20.000 100.000,00

Sub Total (Rp) 5.295.000,00 3. Perjalanan

Material JustifikasiPerjalanan Kuantitas HargaSatuan (Rp)

2 4 70.000,00 560.000,00

Transportasi pelaksanaan

(27)

kegiatan Transportasi pasca program dan monitoring

6 4 70.000,00 168.000,00

Sub Total (Rp) 1.008.000,00

4. Biaya Lain-lain

Administrasi 1 1 100.000,00 100.000,00

Publikasi 1 1 50.000,00 50.000,00

Penyusunan Laporan 1 1 50.000,00 50.000,00

Kenang-kenangan 1 2 50.000,00 100.000,00

Sub Total (Rp) 300.000,00

Lampiran 3. Susunan Organisasi Tim Penelitidan Pembagian Tugas

No Nama/NIM Program

(28)

kerjasama tim

Matematika 3 Membantu ketua dalam

Ekonomi 3 Bendahara

(Menyusun rincian

KEMENTERIAN PENDIDIKAN DAN KEBUDAYAAN UNIVERSITAS NEGERI SEMARANG

Gedung H : Kampus Sekaran-Gunungpati-Semarang 50229 Nomor Fax:(024)8508002. Email:[email protected] Purek I:8508004

Purek I I : 8508002, Purek I I I : 8508003, Purek IV : 8508004 SURAT PERNYATAAN KETUA PENELITI/PELAKSANA

(29)

Nama : Dwi Istikhomah

NIM : 7101414212

Program Studi : Pendidikan Ekonomi Akuntansi Fakultas : Ekonomi

Dengan ini menyatakan bahwa proposal PKM-Pengabdian Masyarakat saya dengan judul:

Sekolah Ekonomi Pertanian (SEKOTA) sebagai langkah menuju desa mandiri Di Desa Seren Kecamatan Sulang Kabupaten Rembang

yang diusulkan untuk tahun anggaran 2015 bersifat original dan belum pernah dibiayai oleh lembaga atau sumber dana lain.

Bilamana di kemudian hari ditemukan ketidaksesuaian dengan pernyataan ini, maka saya bersedia dituntut dan diproses sesuai dengan ketentuan yang berlaku dan mengembalikan seluruh biaya penelitian yang sudah diterima ke kas negara. Demikian pernyataan ini dibuat dengan sesungguhnya dan dengan sebenar-benarnya.

Semarang, 7 Juni 2015

Mengetahui, Yang menyatakan,

(30)

( Dr. Bambang Budi Raharjo, M.Si ) Dwi Istikhomah

Gambar

Tabel 1. Ringkasan Anggaran Biaya PKM-M

Referensi

Dokumen terkait

Seni rupa Islam juga dikembangkan oleh para empu di istana – istana Kerajaan Islam, sebagai media pengabdian kepada para penguasa (Raja/Sultan) kemudian dalam kaitannya

Based on the research findings factors that are related to the self-care agency of patients with hypertension in Pekanbaru, so the conclusion from this study are the

(sopir). Itulah sebabnya timbul istilah ―agama kuring‖ yang sebetulnya sebutan yang bersifat melecehkan dari kalangan yang tidak menyukai terhadap ajaran Mei

Telah tercatan bahwa pada tahun 1915 sudah terdapat banyak klub atau perkumpulan sepak bola yang berdiri dan didirikan oleh warga Tionghoa, bahkan di tahun

Barat dan bangsa Eropa mengolah demikian rupa iptek untuk memudahkan dan mewujudkan keinginan-keinginan mereka, termasuk dalamhal ketika mereka mau

Apa yang dapat kalian simpulkan dalam menggambar persamaan garis lurus, cukupkah hanya dengan menentukan dua titik saja atau harus beberapa titik pada bidang koordinat untuk

(3) Penyidik sebagaimana dimaksud pada ayat (1) memberitahukan dimulainya penyidikan dan menyampaikan hasil penyidikannya kepada penuntut umum sesuai

Lalu kemudian mempertimbangkan tentang pertanggungjawaban pidana, dalam hal ini Majelis Hakim berdasarkan fakta-fakta yang timbul di persidangan menilai bahwa