• Tidak ada hasil yang ditemukan

S MIK 1100509 Chapter5

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2017

Membagikan "S MIK 1100509 Chapter5"

Copied!
3
0
0

Teks penuh

(1)

Sarah Nissa Nefisa, 2015

ANALISIS SWOT DALAM STRATEGI PENGEMBANGAN BISNIS DI RAMEN AA BANDUNG Universitas Pendidikan Indonesia | repository.upi.edu | perpustakaan.upi.edu

BAB V

SIMPULAN DAN SARAN

5.1 Simpulan

Berdasarkan hasil penelitian yang telah dilakukan untuk mengetahui

faktor-faktor internal dan eksternal Ramen AA Cabang Gegerkalong Girang, maka dapat

ditarik suatu kesimpulan sebagai berikut:

1. Lingkungan internal yang merupakan kekuatan dan kelemahan dalam

penyusunan strategi pengembangan bisnis di Ramen AA Cabang Gegerkalong

Girang secara berurutan sebagai berikut: Kekuatan yang dimiliki oleh Ramen

AA: harga yang ditawarkan Ramen AA terjangkau, lokasi Ramen AA

strategis, memiki ciri khas sambal rempah, kesesuaian porsi menu yang

disajikan Ramen AA, citra Ramen AA yang sudah terkenal, menu makanan

yang disajikan inovatif, kenyamanan makan di Ramen AA, kelezatan menu

yang disajikan Ramen AA, sudah memiliki cabang di beberapa tempat,

memakai bahan baku yang berkualitas, dan kenyamanan karyawan dalam

bekerja. Kelemahan yang dimiliki oleh Ramen AA: promosi yang dilakukan

oleh Ramen AA, luas tempat makan yang tersedia di Ramen AA, luas lahan

parkir kendaraan di Ramen AA, kepuasan dalam pelayanan , fasilitas yang

tersedia di Ramen AA, tampilan menu yang disajikan, tingkat kebersihan

Ramen AA, sistem manajemen Ramen AA, tingkat pendapatan Ramen AA,

produk ramen mudah ditiru, dan belum mempunyai SOP (Standar Operasional

Prosedur) Kerja.

2. Lingkungan eksternal yang merupakan peluang dan ancaman dalam

penyusunan strategi pengembangan bisnis di Ramen AA Cabang Gegerkalong

Girang secara berurutan sebagai berikut: Peluang yang dimiliki oleh Ramen

(2)

Sarah Nissa Nefisa, 2015

ANALISIS SWOT DALAM STRATEGI PENGEMBANGAN BISNIS DI RAMEN AA BANDUNG Universitas Pendidikan Indonesia | repository.upi.edu | perpustakaan.upi.edu

pangsa pasar untuk semua kalangan, kemajuan teknologi sebagai sarana

promosi, akses terhadap bahan baku terjamin, menjadikan ramen sebagai tren

kuliner Kota Bandung, menjadi pilihan ramen utama di daerah Gegerkalong

Girang, gaya hidup masyarakat Kota Bandung, Kota Bandung sebagai Kota

wisata kuliner, dan memiliki hubungan jangka panjang dengan konsumen.

Ancaman yang dimiliki oleh Ramen AA: perkembangan harga bahan baku

dan harga BBM, banyak pesaing di bidang makanan yang berada di

Gegerkalong, menurunnya minat konsumen terhadap ramen, munculnya tren

makanan Korea, pengaruh cuaca terhadap persediaan bahan baku, persaingan

harga antara pesaing sejenis dan tidak sejenis, pendapatan konsumen, selera

konsumen, kesiapan karyawan dalam perkembangan teknologi, dan iklan

pesaing lebih menarik.

3. Berdasarkan hasil analisis QSPM diperoleh gambaran nilai TAS (Total

Attractiveness Score) dengan hasil nilai tertinggi yaitu 6,31 dan dapat

diketahui prioritas dari alternatif strategi, prioritas utama penentuan strategi

untuk pengembangan bisnis Ramen AA yaitu mengadakan pelatihan Sistem

Informasi Manajemen (SIM) untuk divisi keuangan dalam mengelola Ramen

AA, prioritas strategi yang kedua yaitu gencar melakukan kegiatan promosi

untuk menarik pelanggan baru,prioritas strategi yang ketiga yaitu membuat

Standar Operasional Prosedur (SOP) Kerja, prioritas strategi yang keempat

yaitu meningkatkan kualitas pelayanan untuk memuaskan konsumen, prioritas

strategi yang kelima yaitu menambah fasilitas di Ramen AA seperti fasilitas

wi-fi, prioritas strategi yang keenam yaitu mempertahankan cita rasa khas

Ramen AA pada menu yang disajikan agar dapat menjadi pesaing utama

dalam bisnis mie ramen, dan prioritas strategi yang terakhir yaitu melakukan

efisiensi dan efektifitas produksi untuk menghadapi kenaikan harga bahan

(3)

Sarah Nissa Nefisa, 2015

ANALISIS SWOT DALAM STRATEGI PENGEMBANGAN BISNIS DI RAMEN AA BANDUNG Universitas Pendidikan Indonesia | repository.upi.edu | perpustakaan.upi.edu

5.2 Saran

Berdasarkan hasil analisis SWOT yang menunjukkan posisi Ramen AA

berada pada sel V, maka penulis mengajukan beberapa saran yang dapat menjadi

bahan pertimbangan bagi perusahaan dalam menentukan strategi pengembangan

bisnis Ramen AA. Berikut adalah beberapa saran untuk penegmbangan bisnis di

Ramen AA:

1. Mengadakan pelatihan Sistem Informasi Manajemen (SIM) untuk divisi

keuangan dalam mengelola Ramen AA.

2. Gencar melakukan kegiatan promosi untuk menarik pelanggan baru.

3. Membuat Standar Operasional Prosedur (SOP) Kerja, dengan adanya SOP

Kerja, karyawan diharapkan melakukan kinerja yang sesuai dengan SOP

Kerja yang sudah ditetapkan dan diharapkan tidak akan melakukan

kesalahan-kesalahan baik yang disengaja maupun tidak disengaja.

4. Meningkatkan kualitas pelayanan untuk memuaskan konsumen untuk

memberi kepuasan kepada setiap konsumen yang berkunjung ke Ramen AA.

5. Menambah fasilitas di Ramen AA seperti fasilitas wi-fi, dengan adanya

rencana penambahan fasilitas diharapkan akan semakin ramai pembeli.

6. Mempertahankan cita rasa khas Ramen AA pada menu yang disajikan agar

dapat menjadi pesaing utama dalam bisnis mie ramen.

7. Melakukan efisiensi dan efektifitas produksi untuk menghadapi kenaikan

Referensi

Dokumen terkait

Dari hasil analisis yang dilakukan dapat disimpulkan bahwa tidak ada.. penyimpangan Bahan baku, SPS ( Standart Purchase

Kualitas produk pada setiap Rumah Makan Sate di kota Bandung masing- masing lebih baik memiliki kemampuan untuk meningkatkan dkecepatan pada penyajian

Pengaruh Harga, Dan Kualitas Pelayanan Terhadap Pelayanan Konsumen Pada Restoran Abuba Steak Di Jl.Prabudimuntur 12 Bandung.. Universitas Pendidikan Indonesia | repository.upi.edu

PENGARUH KUALITAS PRODUK DAN HARGA TERHADAP KEPUTUSAN PEMBELIAN DI CHE.CO CAFÉ AND RESTO JATINANGOR.. Universitas Pendidikan Indonesia | repository.upi.edu

produk kontrol yang merupakan bolu gulung dengan bahan baku tepung terigu.. Pengujian daya terima dilakukan dua tahap yaitu uji organoleptik dan uji

dimiliki dalam pengembangan rumah makan Nasi Bancakan sebagai daya tarik wisata. kuliner terdapat beberapa saran pada rumah makan Nasi Bancakan

Perlunya mengembangkan bahan baku produk pangan lokal sebagai komposisi dalam pembuatan produk agar dapat menjadi produk unggul dan dapat bersaing dengan produk

pengembangan bahan baku asli Indonesia yaitu beras merah yang dijadikan tepung beras merah menjadikan bahan dasar cheese cake dengan terktur berserat, dengan kandungan