• Tidak ada hasil yang ditemukan

Serapan Logam Berat oleh Fungi Mikoriza Arbuskula Lokal pada Nauclea orientalis L. dan Potensial untuk Fitoremediasi Tanah Serpentine | Tuheteru | Jurnal Ilmu Kehutanan 24902 50007 1 PB

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2017

Membagikan "Serapan Logam Berat oleh Fungi Mikoriza Arbuskula Lokal pada Nauclea orientalis L. dan Potensial untuk Fitoremediasi Tanah Serpentine | Tuheteru | Jurnal Ilmu Kehutanan 24902 50007 1 PB"

Copied!
9
0
0

Teks penuh

Gambar

Gambar 1. Struktur FMA yang ditemukan pada akar lonkida umur 2 bulan. Keterangan : A. vesikula (perlakuan kontrol),                                    E
Tabel 1. Korelasi antara kolonisasi FMA dengan peubah berat kering serta kadar dan serapan logam tanaman.Table 1
Tabel 2. Faktor transpor unsur logam berat pada semai lonkidaTable 2. Transport factors of metal elements on lonkida seedlings

Referensi

Dokumen terkait

Dari hasil pemeriksaan kadar cemaran logam berat Pb, Cd, dan Hg dalam sampel cumi-cumi dari perairan laut Belawan dengan metode Spektrofotometri Serapan Atom menunjukkan bahwa

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kadar logam berat (Hg, Pb, dan Cu) pada tanah hutan mangrove Muara Angke DKI Jakarta, serta untuk mengetahui jenis fungi yang terdapat

sehingga dapat menyelesaikan skripsi dengan judul Respon Pertumbuhan Awal dan Kadar Pb Bawang Merah (Allium ascalonicum L.) Terhadap Dosis Fungi Mikoriza Arbuskula (FMA) yang

calabura yang diinokulasi FMA indigen menunjukkan pertumbuhan tinggi, diameter batang, biomassa, indeks mutu bibit dan serapan P yang lebih tinggi dari pada semai yang tidak

Perbedaan respon pertumbuhan tinggi tanaman oleh kedua jenis tanaman (biduri dan rumput gajah) terhadap peningkatan dosis logam berat kadmium, menunjukkan

Perbedaan respon pertumbuhan tinggi tanaman oleh kedua jenis tanaman (biduri dan rumput gajah) terhadap peningkatan dosis logam berat kadmium, menunjukkan

Apakah terdapat interaksi dari inokulasi ganda FMA dengan Rhizobakteri terhadap sifat fisik tanah yang berupa stabilitas agregat, bobot isi, ruang pori total dan kadar

Rendahnya nilai biomassa pucuk dan akar pada perlakuan kontrol dan perlakuan tunggal dari semua jenis FMA lokal diakibatkan karena struktur perakaran cendana yang