• Tidak ada hasil yang ditemukan

selayang ktm mesuji tulang bawang provinsi lampung

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2017

Membagikan "selayang ktm mesuji tulang bawang provinsi lampung"

Copied!
23
0
0

Teks penuh

(1)

3

SELAYANG PANDANG

KABUPATEN TULANG BAWANG

Kabupaten Tulang Bawang termasuk ke dalam wilayah Provinsi Lampung. Sebelumnya, Kabupaten Tulang Bawang merupakan bagian dari Kabupaten Lampung Utara. Berdasarkan Undang-Undang No. 2 Tahun 1997, dibentuk Kabupaten Tulang Bawang dengan Ibukota pemerintahan di Menggala. Pada tahun 2005, secara administratif Kabupaten Tulang Bawang ditetapkan terdiri atas 24 kecamatan, 240 kampung/kelurahan, terhitung sejak keluarnya Perda No. 07 Tahun 2005.

Kabupaten Tulang Bawang memiliki luas wilayah 7.770,84 km2 atau 22% dari luas keseluruhan Provinsi Lampung. Batas-batas Kabupaten Tulang Bawang adalah:

Sebelah Utara : Kabupaten Ogan Komering Ilir, Provinsi Sumatera Selatan

Sebelah Timur : Laut Jawa

Sebelah Selatan : Kabupaten Lampung Utara dan Lampung Tengah Sebelah Barat : Kabupaten Waykanan dan Lampung Utara

(2)

4

GAMBARAN UMUM

KTM MESUJI

1. Letak Geografis

Kawasan KTM Mesuji berada di bagian timur Kabupaten Tulang Bawang. Lokasi KTM ini mencakup dua kecamatan, yaitu Kecamatan Mesuji dan Mesuji Timur.

Secara geografis, lokasi KTM Mesuji berada pada posisi lintang dan bujur masing-masing antara 03o42’ – 04o5’ Lintang Selatan dan 105o23’ - 105o38’ Bujur Timur. Luas wilayah KTM Mesuji ini adalah 46.560 ha. Batas-batas lokasi ini adalah sebagai berikut:

Sebelah Utara : Kabupaten Ogan Komering Ilir, Provinsi Sumatera Selatan

Sebelah Barat : Kecamatan Tanjung Raya Sebelah Selatan : Kecamatan Rawajitu Utara

Sebelah Timur : Kabupaten Ogan Komering Ilir, Provinsi Sumatera Selatan.

Ibukota kecamatan Mesuji adalah Wiralaga, sedangkan Ibukota Kecamatan Mesuji Timur adalah Tanjung Mas Makmur. Jarak tempuh dari Wiralaga ke ibukota Kabupaten adalah 102 km, sedangkan jarak tempuh dari Tanjung Mas Makmur ke Ibukota Kabupaten adalah 117 km.

2. Kondisi Fisik

Topografi

(3)

5

Geologi

Formasinya adalah Aluvium, Endapan Rawa, dan Muaraenim. Formasi Aluvium tersebar di sepanjang Sungai Mesuji yang merupakan batas dengan Kabupaten Ogan Komering Ilir (Provinsi Sumsel) dengan cakupan areal sebesar 10.914,40 hektar atau 23,44 % luas wilayah KTM Mesuji. Formasi geologi lainnya adalah Endapan Rawa, yaitu mencakup 27.589,62 hektar (59,26 %). Formasi ini merupakan formasi yang memiliki luasan terbesar di wilayah lokasi KTM Mesuji. Formasi Muaraenim merupakan formasi yang paling kecil di wilayah KTM, cakupannya hanya sebesar 17,30 % dari luas calon KTM atau sebesar 8.055,92 hektar. Sebaran formasi geologi ini berada di bagian barat sampai ke selatan Lokasi KTM.

Sistem Lahan

Areal di sebelah barat memiliki dominasi sistem lahan Kahayan, cakupannya mencapai 82,12 % dari luas calon lokasi KTM atau seluas 38.235,67 hektar, sistem lahan ini membentang di bagian barat sampai ke selatan.

Sistem

Lahan Uraian

Luas

ha %

Kahayan Dataran-dataran pasir paduan sungai/muara 38.235,67 82,12

Klaru Dataran-dataran banjir bergambut yang

tergenang tetap 811,70 1,74

Muara Beliti

Dataran-dataran sedimen berbatu tufa tufa

yang berombak sampai bergelombang 7.512,57 16,14

Total 46.559,94 100,00

Jenis Tanah

Jenis tanahnya sangat beragam, bagian di sepanjang aliran sungai Mesuji, pada bagian tenggara sampai timur di dominasi oleh jenis tanah Gleisol Fluvik (PPT, 1983) atau Typic Fluvaquents (USDA, 1991). Pada bagian utara, yaitu daerah sekitar Wiralaga tanahnya merupakan asosiasi antara Fluvaquents dan Tropaquepts, dengan luas 599,05 Ha (1,28 %).

(4)

Liputan Lahan

Liputan lahan utamanya adalah per 14.617,71 ha atau 31,16 % luas wilay ini membentang dari utara sampai sela

Di areal lokasi KTM Mesuji, pengguna untuk penggunaan lahan peladangan itu, untuk penggunaan lahan sawah te Timur.

Penggunaan Lahan

Areal tanaman perkebunan sebagian memiliki fisiografi lahan berombak sa ini berada di sebagian besar area Sedangkan lokasi pesawahan dan te areal lahan basah, yang letaknya mem dataran pelembahan Sungai Mes membentuk spot-spot terdiri atas sekitar.

No Rencana Pengem

1 Kawasan Lindung

2 Pemukiman

3 Pengembangan Perkebunan Be

4 Pengembangan Tanaman Pangan J

5 Pengembangan Tanaman Pangan P

6 Pengembangan Tanaman Perkebu Sawit atau Karet)

Total

6

dalah perkebunan kelapa sawit, yaitu seluas luas wilayah lokasi KTM Mesuji. Liputan lahan ampai selatan, di bagian timur.

penggunaan terbesar pada lahan kering adalah ladangan dan tanaman perkebunan. Sementara sawah terbesar terdapat di Kecamatan Mesuji

sebagian besar terdapat di lahan kering yang rombak sampai bergelombang (8–15 %). Areal esar areal studi, terutama di bagian barat. an dan tegalan (tanaman jagung) terdapat di knya memanjang di bagian timur areal studi, di gai Mesuji. Permukiman tersebar, yang iri atas kampung-kampung eks UPT dan desa

gembangan Ha %

890 1,91

7.070 15,18

nan Besar (Kelapa Sawit) 8,900 19,12

n Pangan Jagung 8.100 17,40

n Pangan Padi 9.900 21,26

n Perkebunan Rakyat (Kelapa

11,700 25,13

(5)

7

Iklim

Berdasarkan sistem klasifikasi iklim Oldeman, wilayah Kabupaten Tulang Bawang termasuk tipe iklim D4 yaitu tipe iklim dengan bulan basah 3-4 bulan berturut-turut, dan bulan keringnya >6 bulan berturut-turut. Sedangkan berdasarkan klasifikasi iklim Schmidth-Ferguson, wilayah ini termasuk tipe iklim C, karena perbandingan antara bulan kering (<60 mm) dengan bulan basah (>100 mm) terdapat pada selang 33,3-60 %.

Hidrologi

Kualitas air sungai di lokasi KTM meliputi nilai pH yang memiliki kisaran antara 4,9 – 7,2, warna dengan kisaran 25 – 1480 mg/l PtCo, kekeruhan dengan kisaran 2,6 – 19 NTU, kandungan besi yang berkisar antara 0,19 – 8,4 mg/l, kesadahan (CaCO3) dengan kisaran 35,99 – 3000 mg/l dan kandungan zat organik dengan kisaran 9 – 27,21 mg/l KMNO4.

Kualitas air sumur di lokasi KTM meliputi nilai pH yang memiliki kisaran 3,9 – 8,15, warna dengan kisaran 12,7 – 885 mg/l PtCo, kekeruhan dengan kisaran 9 – 8000 NTU, kandungan besi berkisar antara 0,1 – 7,0 mg/l, kesadahan (CaCO3) dengan kisaran 33,9 – 649,99 mg/l dan kandungan zat organik dengan kisaran 17,56 – 144,9 mg/l KMNO4.

3. Kondisi Sosial Demografis

Kependudukan

Jumlah penduduk kawasan KTM Mesuji tahun 2005 adalah 43.831 jiwa, jumlah penduduk didominasi oleh tingkatan usia 19-50 tahun yang merupakan usia produktif dengan jumlah 14.630 jiwa atau 33,38 % dari total penduduk.

No Kecamatan KK

Jumlah Penduduk Persentase thd Total Pddk

(%) Laki-laki Perempuan Jumlah

1 Mesuji 4.746 6.537 7.197 13.734 31,33

2 Mesuji

Timur 6.892 14.405 15.692 30.097 68,67

(6)

Pendidikan

Tinjauan terhadap tingkat pendidi penduduk yang paling sedikit jumlah (sarjana S1), yaitu atau 0,1% dari tot terbesar adalah kelompok tidak be 72,6%, diikuti oleh penduduk tamatan (6,2%), dan penduduk tamatan SMA (

Ketenagakerjaan

Jumlah penduduk yang bekerja pad 81,54% dari total penduduk, diikuti pada sektor pertanian (8,32%), dan Mesuji jumlah tenaga kerja yang bek mencapai 18.530 orang.

No Kecamatan Petani P

Luas

1 Mesuji 669,53

2 Mesuji Timur 1.424,39

Total 2.093,92

Kondisi eksisting Tenaga Kerja Bida sebanyak 234 orang yang bekerja pa pada perusahaan-perusahaan terseb sebagai buruh harian. Total jumlah karyawan adalah 35 orang, sebagai bu

No Kecamatan Nama Perusah

1 Mesuji TBLA MESUJI

2 Mesuji Timur BNCW SAWIT

Total

t pendidikan menunjukkan bahwa proporsi ikit jumlahnya adalah lulusan perguruan tinggi % dari total penduduk. Sedangkan jumlah yang tidak berpendidikan dengan jumlah sebesar uk tamatan SD (16,8%), penduduk tamatan SMP

tan SMA (2,7%).

kerja pada sektor perkebunan rakyat sebesar k, diikuti oleh jumlah penduduk yang bekerja 2%), dan sektor jasa (4,9%). Di wilayah KTM yang bekerja pada sektor perkebunan rakyat

ni Perkebunan Jumlah Tenaga Kerja

Keluarga (Orang) an tersebut dapat sebagai karyawan maupun al jumlah tenaga kerja yang bekerja sebagai sebagai buruh harian 199 orang.

(7)

9

Kelembagaan

Lembaga-lembaga pendukung kegiatan perekonomian, antara lain KUD/Koperasi Pertanian, Kios Saprodi, dan Pasar.

No Kecamatan KUD/Koptan Bank/BRI Kios Saprodi Pasar

1 Mesuji - - 4 3

2 Mesuji Timur 1 - 15 5

Total 1 0 19 8

Jumlah anggota kelompok tani tercatat sejumlah 11.767 orang, sedangkan jumlah kelompok taninya adalah 275 kelompok, terbanyak terdapat di Kecamatan Mesuji Timur dengan jumlah anggota sebanyak 6.771 orang. Sebagian besar kelompok tani di lokasi KTM Mesuji adalah kelas

Tanaman Pangan dan Hortikultura

Kecamatan

TOTAL LUAS TANAM (Ha) per KOMODITAS

PADI PALAWIJA

Padi Sawah

Padi

Ladang Jagung Kedelai Kcg

PRODUKTIVITAS (Ku/Ha) per KOMODITAS

PADI PALAWIJA

Padi Sawah

Padi

(8)

10

Tanaman Hortikultura Tahun 2006

Kecamatan

LUAS TANAM per KOMODITAS

BUAH-BUAHAN SAYURAN

1. Perkebunan Rakyat Kawasan KTM Masuji

Komoditi

Komposisi Luas Areal (Ha)

Produksi

2. Produksi PBS Kawasan KTM Masuji Tahun 2005

Komoditi Komposisi Luas Areal (Ha) Produksi (Ton)

Keterangan : TBM : Tanaman Belum menghasilkan TM : Tanaman menghasilkan

TR : Tanaman Rakyat

Kehutanan

(9)

11

Peternakan dan Perikanan (tahun 2005)

Kecamatan

Ternak Besar Ternak Kecil Unggas

Sapi Kerbau Babi Kambing Domba Ayam

Ras Buras

Bebek/ Itik

Populasi (ekor) 3.555 312 606 9.017 129 90.896 2.879 Daging (kg) 53.763,4 - 6.037,5 13.838,7 - 509,5 3.659,89 217,82

Perekonomian Kawasan

Fasilitas perekonomian aktual di Kawasan Mesuji, yang menjadi lokasi KTM diantaranya adalah pasar (9 buah), toko (150 buah), warung (120 buah) dan lain-lain fasilitas (30 buah). Fasilitas perekonomian tersebut tersebar di 13 Kampung / Kelurahan di Kec. Mesuji Timur

KECAMATAN /

KAMPUNG STATUS

PEREKONOMIAN

Pasar Toko Warung Lain lain

TOTAL KAW MESUJI 9 150 120 30

Kec. MESUJI - - - -

1. Tirtalaga Ex UPT Mesuji A SP. 9 2. Tanjung Serayan Ex UPT Mesuji A SP. 10 A, B 3. Mulyasari Ex UPT Mesuji A SP. 11 4. Sumber Makmur Ex UPT Mesuji A SP. 12 5. Wiralaga Desa Sekitar 7. Sungai Badak Desa Sekitar 8. Nipah Kuning Desa Sekitar

Kec. MESUJI TIMUR 9 150 120 30

1. Tanjung Mas

(10)

12

5. Kondisi Sarana dan Prasarana

Prasarana Jalan

Di kawasan KTM Mesuji, jalan antar kampung pada saat ini sebagian besar berada dalam kondisi rusak berat. Aspal yang lama sebagian besar sudah mengelupas/lepas. Sebagian jalan masih berupa jalan tanah. Jalan lokal dan lingkungan kampung masih berupa jalan tanah

Prasarana Listrik

Di kawasan KTM Mesuji masyarakat masih menggunakan minyak tanah sebagai sumber penerangan, dan sebagian menggunakan Genset milik pribadi maupun swadaya masyarakat dengan kapasitas ± 1500 watt.

Fasilitas Umum dan Sosial

Fasilitas umum dan fasilitas sosial, sebagian besar Satuan Pemukiman (SP) atau kamupung yang berada di kawasan Kota Terpadu Mandiri telah memiliki Pasar, Puskesmas/Puskesmas Pembantu, kantor Desa, Mesjid, SD, SMP, MTs, dan Pondok Pesantren.

Fasilitas pelayanan kesehatan yang ada antara lain adalah 10 buah Puskesmas dan 8 buah fasilitas kesehatan lain.

Setiap kamupung telah memiliki lapangan sepakbola. Hanya kamupung Sungai Cambai yang tidak memiliki lapangan sepakbola. Sedangkan untuk olahraga bola voli, setiap kamupung telah memiliki fasilitas ini, bahkan lebih dari satu. Untuk bulutangkis, dua kamupung belum memiliki lapangan olahraga ini, yaitu Kampung Tanjung Mas Jaya dan Tanjung Mas Mulya.

Fasilitas peribadatan di KTM Mesuji, antara lain adalah Masjid (29 buah), Mushola (126 buah), Gereja (5 buah), dan Pura (3 buah). Selain itu juga terdapat pemakaman umum di 24 lokasi dan persatuan kematian (23 kelompok).

(11)

13

Fasilitas Pendidikan Eksisting di Kawasan KTM Mesuji

KECAMATAN/KAMPUNG Pendidikan Kesehatan

TK SD SLTP SLTA PP Lain-lain Puskesmas Lain-lain

TOTAL KAW. MESUJI 12 49 20 4 15 13 10 8

Kec. MESUJI 5 31 10 1 - - - -

Kec. MESUJI TIMUR 7 18 10 3 15 13 10 8

(12)

14

RENCANA PENGEMBANGAN

KTM MESUJI

1. Rencana Pengembangan Ruang

Rencana Master Plan

Masterplan dan Rencana alokasi ruang secara kawasan disusun berdasarkan fungsinya dan sekaligus merangkum rencana pembangunan fasilitas lain seperti rencana jalan dan infrastruktur lain. Rencana ini meliputi alokasi ruang untuk perkebunan, baik perkebunan swasta maupun perkebunan rakyat, pertanian tanaman pangan, disamping alokasi untuk berbagai fasilitas umum (sumber air, tempat pembuangan akhir, sekolah, pasar dan lain-lain). Alokasi ruang juga diberikan untuk pengembangan kawasan industri.

Rencana Pengembangan Ruang

Rencana pengembangan ruang, dibagi kedalam blok pusat KTM, blok perkebunan (kelapa sawit dan karet), blok pertanian, blok permukiman, blok industri pengolahan (agro-processing), blok kawasan lindung. Kawasan lindung ditetapkan di sepanjang sungai Mesuji dengan jarak minimal 15 m dari pinggir terluar sungai. Ruang Terbuka Hijau (RTH) diarahkan pada tiap-tiap ruang fasilitas umum yang telah ada dan di sepanjang pinggir jalan yang merupakan daerah milik jalan. RTH yang masih memungkinkan dicadangkan adalah di Kecamatan Mesuji dimana kawasan tersebut masih banyak hutan-hutan yang belum dibuka, atau rencana pembukaan SP 14 dan 15.

Rencana Pengembangan Infrastruktur

Rencana infrastruktur meliputi pola jaringan jalan, pola jaringan irigasi, air bersih, jaringan listrik, pola drainase. Tempat pembuangan sampah sementara diletakkan di tiap-tiap pasar dan tempat pembuangan sampah akhir disediakan secara khusus dilengkapi teknologi pengolah kompos .

Rencana Pengembangan Fasilitas Umum

(13)

15

2. Rencana Pengembangan Infrastruktur

Sarana dan Prasarana

Program pembangunan sarana dan prasarana kawasan meliputi: peningkatan jalan, pembangunan jembatan sekunder, pembangunan dermaga/ pelabuhan sungai, pembangunan jembatan, rehabilitasi jembatan beton, pembangunan box culvert, dan peningkatan jalan lingkar.

Fasilitas Umum

Penyediaan Lahan (pengukuran dan pengkaplingan), Pembangunan Taman Kota,

Penyusunan AMDAL,

Pembangunan Jalan Boulevard, Pembangunan Gapura,

Pembangunan Tugu Prasasti,

Pembangunan Listrik Tenaga Surya di Fasilitas Umum, Pembangunan Kantor Pos dan Jasa Pengiriman,

Pemb Kantor Pusat Informasi Agribisnis/Kantor Pengelola KTM, Pembangunan sub Terminal,

Pembangunan Terminal Utama,

Pembangunan kantor telekomunikasi (jaringan telekomunikasi), Pembinaan generasi Muda dengan Bantuan Radio Pemancar Sebagai Pusat Komando,

Pembangunan Warung Telekomunikasi (Wartel), Peningkatan/Rehabilitasi Balai Pertemuan, Pembangunan Stadion Olahraga terbuka, Pembangunan Sarana Air Bersih,

Desain Perencanaan Puskes menjadi Rawat Inap, Pembangunan Puskes menjadi Rawat Inap (tipe C), Peningkatan Pustu menjadi Puskesmas Desa Wiralaga, Desain Sarana Air Bersih Desa Wiralaga, dan

Pembangunan Baru dan Instalasi Air Bersih Desa Wiralaga.

Fasilitas Pemerintahan

(14)

3. Rencana Pengembangan

Secara garis besar, program terdiri ekonomi berbasis komoditi unggu pendukung, pembangunan pusat eko Komoditas unggulan yang akan dike perkebunan (kelapa sawit dan karet pada luas 38.600 Ha, alokasi untu (Kelapa Sawit) adalah seluas tanaman pangan Padi dan/atau Jagu pengembangan Tanaman Perkebuna seluas 11.700 Ha.

Program kemitraan berupa: pe Masyarakat – Pemerintah Di Kaw Usahatani di Tingkat Petani

4. Rencana Pengembangan M

Secara garis besar, Program pem pelatihan, penempatan petugas dan p budaya, penguatan kelembagaan, pen dan lingkungan, dan peningkatan sedangkan Proses Sosial Budaya Rural Aprasial (PRA).

16

an Usaha

m terdiri dari program pengembangan usaha iti unggulan, pembangunan fasilitas industri pusat ekonomi kawasan.

akan dikembangkan adalah meliputi komoditas dan karet), padi dan jagung. Alokasi dilakukan kasi untuk pengembangan Perkebunan Besar eluas 8.900 Ha, lahan untuk pengembangan atau Jagung seluas 18.000 Ha, dan lahan untuk Perkebunan Rakyat (Kelapa Sawit atau Karet)

rupa: pengembangan Kemitraan PBSN – h Di Kawasan KTM Mesuji dan pembinaan

an Masyarakat

(15)

17

5. Institusi Pengelola

Pengembangan kawasan KTM Mesuji melibatkan berbagai institusi terkait, yaitu:

Pengembangan sarana dan prasarana pemukiman dan fasilitas umum oleh Departemen Pekerjaan Umum, Depnakertrans dan Pemerintah Kabupaten dan Provinsi

Pembangunan pertanian dan perkebunan oleh Disnakertrans, Dinas Pertanian, Dinas Perkebunan

Pengembangan sarana dan prasarana transportasi oleh dinas perhubungan dan dinas pekerjaan umum

Pengembangan perekonomian oleh pengusaha, perbankan, Disnakertrans dan Pemerintah Kabupaten

Pengembangan sarana dan prasarana pendidikan oleh pengusaha, Depdiknas Dinas Pendidikan dan Pemerintah Kabupaten

Pengembangan sarana dan prasarana Kesehatan oleh Dep. Kesehatan, Dinas Kesehatan dan Pemerintah Kabupaten

Pengembangan Kelembagaan oleh Meneg Koperasi dan UKM, Disnakertrans, Dis.PU, Dis. Pertanian, Dinas Koperasi dan UKM

Pemberdayaan Masyarakat oleh Depnakertrans, Disnakertrans dan Pemerintah Kabupaten.

Sedangkan manajemen pengelolaan pembangunan dan pengembangan KTM Mesuji adalah :

Tingkat Provinsi, dibentuk POKJA Provinsi melalui Keputusan

Gubernur dengan unsur anggotanya terdiri dari para profesional dibidangnya, diambil dari jajaran Dinas tingkat Provinsi yang terkait dengan Pembangunan dan Pengembangan KTM Mesuji.

Tingkat Kabupaten, dibentuk POKJA Kabupaten melalui Keputusan

Bupati dengan unsur anggotanya terdiri dari para profesional dibidangnya, diambil dari jajaran Dinas Tingkat Kabupaten yang terkait dengan Pembangunan dan Pengembangan KTM Mesuji.

Tingkat Lapangan, dibentuk Organisasi Pelaksana melalui

(16)

NO PROGRAM / KEGIATAN

I. PERENCANAAN

- Desain Jembatan Sekunder (30m) 1

- Desain Jembatan Rangka Baja S.

Buaya 90 m 1

- Desain Jemb RB S. Gebang 75 m 1

- Desain Dermaga SP. 8 (Dermaga

Besar) 1

- Desain Peningk Jln Wonosari -

Kamp. S. Cambai 3 Km 1

II. MANAJEMEN DAN ORGANISASI

a. Pembentukan Man. dan Org.

- Dana Op. POKJA KTM Kab. 5

- Dana Op. POKJA KTM Prov. 5

- Dana Op. POKJA KTM Pusat 5

b. Pengemb Man. dan Org.

- Pengemb Dinamika Kelompok 5

- Pengemb Manajemen Kelmpok 5

- Penguatan Sarpras Kelompok 5

III. PENGEMBANGAN USAHA BERBASIS KOMODITI UNGGULAN

a. Pengemb Usaha Ekonomi

- Pengadaan Mesin Penggilingan

Padi (Rice milling) 4

- Pengadaan Mesin Pipil dan

Pengering Jagung 1

- Demplot Usaha Budidaya

Pertanian 1

- Pengadaan Hand Traktor 4

18

VOL TAHUN PELAKSANAAN SEKTOR

TERKAIT

2007 2008 2009 2010 2011

1,0 Pkt Depnakertrans

1,0 Pkt Depnakertrans

1,0 Pkt Depnakertrans

1,0 Pkt Dep Hub

1,0 Pkt Depnakertrans

1,0 Pkt Depnakertrans

1,0 Pkt Depnakertrans

1,0 Pkt Dep Hub

1,0 Pkt Depnakertrans

1,0 Pkt Dep PU

1,0 Pkt PemKab

1,0 Pkt Depnakertrans

5 Thn Depnakertrans

5 Thn Depnakertrans

5 Thn Depnakertrans

5 Pkt Depnakertrans

5 Pkt Depnakertrans

5 Pkt Depnakertrans

4 Unit Depnakertrans

10 Unit Depnakertrans

1 Pkt Depnakertrans

(17)

NO PROGRAM / KEGIATAN

- Pengaktifan KUD 5

- Bantuan Permodalan KUD 5

- Insentif Petugas PPL 6

- Insentif Pendamping / Fasilitator 12

- Operasional / Transport 6

- Op / Transport Petugas PPL 3

- Pembangunan Kantor dan

Gudang Bulog 2

- Pembangunan Gudang Pupuk

(4 Desa Utama) 4

- Peningkatan Pasar Kamp

Menjadi Ruko Ds Wiralaga 4

- Pencetakan Sawah Irigasi Ds

Wiralaga 50

- Pencetakan sawah Irigasi Ds

Margojadi 60

b. Pelatihan Usaha Ekonomi

- Pelatihan Budidaya Tan. Padi

dan Jagung 5

- Bantuan Modal budidaya tan

padi dan jagung 5

- Pendampingan Teknis ILP 1

- Pelatihan Budidaya Tan. Klp

Sawit dan Karet 5

- Bantuan Modal budidaya tan.

Klp sawit dan karet 5

- Pelatihan Budidaya Perikanan 5

- Bantuan Modal budidaya

perikanan 5

- Pelatihan Budidaya Peternakan 5

- Bantuan Modal budidaya

peternakan 5

- Pelatihan Industri Rumah

Tangga 5

- Bantuan Modal industri Rumah

Tangga 5

- Pelatihan Kewirausahaan 5

- Bantuan Modal Kewirausahaan 5

19

VOL TAHUN PELAKSANAAN SEKTOR

TERKAIT

2007 2008 2009 2010 2011

5 Pkt Depnakertrans

5 Pkt Depnakertrans

60 OB Depnakertrans

120 OB Depnakertrans

60 OT Depnakertrans

30 OT Depnakertrans

2,0 Pkt BULOG

1 Pkt Depnakertrans

(18)

NO PROGRAM / KEGIATAN

- Pemb Gd Pusat Atau BLK

Agrobisnis dan Agroindustri 1

- Pengadaan Fas Pelatihan

Agrobisnis dan Agroindustri 1

- Insentif Tenaga Pelatih

Agrobisnis dan Agroindustri 8

- Operasional/Transport Pelatih

Agrobisnis dan Agroindustri 8

IV. PEMBERDAYAAN MASYARAKAT

a. Fasilitasi Pelayanan SosBud

- Pembinaan Mental Spriritual 5

- Pelayanan Kesehatan :

- Insentif Dokter 5

- Insentif Paramedis 5

- Insentif GFK 5

- Dana Operasional Kesehatan 5

- Pelayanan Pendidikan :

- Insentif Guru SD 5

- Insentif Penjaga SD 5

- Insentif Guru TK 5

- Insentif Penjaga TK 5

- Insentif Guru SLTP 5

- Pembinaan Adm Pemerintahan 5

- Pemb. Perpustakaan Desa 5

- Penyuluhan hukum 5

- Peny Wawasan Kebangsaan 5

- Rehab dan Penambahan

Perlengkapan Gereja Ds Wiralaga

1

- Rehab dan Penambahan

Perlengkapan Mesjid Ds Wiralaga

1

- Pembangunan KUA 1

- Pembangunan GSG 1

- Pembangunan Gd Kesenian 1

- Pemb Stadion Olahraga terbuka 1

20

VOL TAHUN PELAKSANAAN SEKTOR

TERKAIT

5 Thn Depnakertrans

(19)

NO PROGRAM / KEGIATAN

- Pemb mesjid / Islamic Centre 1

b. Peningk. Sarpras Kesehatan

- Peningkatan Pustu menjadi

Puskesmas Ds Wiralaga 1

- Pemb Baru dan Instalasi Air

Bersih Ds Wiralaga 1

c. Peningk. Sarpras Pendidikan

- Rehab TK dan Penambahan

Fas Peralatan Ds Wiralaga 1

- Rehabilitasi Gedung SD Desa

Wiralaga 1

- Pembangunan Kelas Baru SD

Desa Wiralaga 1

- Pengadaan Peralatan

Pendidikan SD Desa Wiralaga 2

- Pembangunan Kelas Baru

SLTP Desa Wiralaga 1

- Pengadaan Peralatan

Pendidikan SLTP Desa Wiralaga

1

- Rehabilitasi Gedung SLTA

(Swasta) Desa Wiralaga 1

- Pengadaan Peralatan

Pendidikan SLTA (Swasta) Ds Wiralaga

1

d. Pelatihan SDM

- Pelatihan peningkatan SDM 1

V. INTEGRASI KAWASAN

a. Peningkatan Aksesibilitas

- Peningk Jln Tanjung Menang –

Tanjung Mas Makmur 1

- Peningk Jln Tanjung Menang -

Brabasan 17

- Pek. Timbunan Jln S.

Gebang-Wiralaga (11 km, 44.000 m3) 1

VOL TAHUN PELAKSANAAN SEKTOR

TERKAIT

2007 2008 2009 2010 2011

1 Pkt Pemkab/Depag

1 Pkt Dep Kes

1 Pkt Depnakertrans

14 Km Depnakertrans

17,5 Km Dep PU

1 Pkt Dep PU

3 Km Dep PU

3 Km Dep PU

(20)

NO PROGRAM / KEGIATAN

- Peningk jalan lingkar SP. 8 -

SP.10 - SP.13 11

- Peningk Jalan Lingkar SP. 5 -

SP. 8 4,3

b. Peningkatan Jln Poros/Phb

- Peningk jalan Tj. Mas Makmur -

c. Jembatan dan Dermaga

- Pemb Jemb Sekunder (3x50 m) 1

- Peningk Jln Kmp Tirtalaga (ex

UPT Mes A SP. 9) 2

VOL TAHUN PELAKSANAAN SEKTOR

(21)

NO PROGRAM / KEGIATAN

e. Penghijauan Lingkungan

- Jalur Hijau Aksesibilitas 83

- Jalur Hijau Jalan Poros / Phb 30

- Jalur Hijau Jalan Lingkungan

(Jalan desa) 139

- Jalur Hijau Batas LP dan LU I

warga (100 btg / KK) 7.1

f. Fasilitas Pemerintahan

- Pembangunan Kantor Koramil 1

- Pembangunan Kantor Dinas PU 3

- Pemb Kantor Dinas Pendidikan 1

- Pemb Kantor Dinas Perikanan 1

- Pemb Kantor Dinas Pertanian 1

- Pemb Kantor Dis Perhubungan 1

- Pemb Kantor Kop Pertanian 1

- Pemb Kantor Kop Perikanan 1

g. Fasilitas Industri Pendukung

- Pemb Industri Pengolahan Hasil

Pertanian 1

- Pemb Pembangkit Tenaga

Listrik untuk Industri 1

- Pemb Pengolahan Sarana Air

Bersih untuk Industri 1

- Pemb Pengolah Sampah dan

Limbah Industri 1

- Pemb Jaringan Drainase

Industri (termasuk Desain) 1

VI. PEMBANGUNAN PUSAT KTM

a. Fasilitas Umum

- Penyediaan Lahan (pengukuran

dan pengkaplingan)

- Penyusunan AMDAL

- Pembangunan Taman Kota

- Staking Out Pusat KTM

- Pembangunan Gapura

- Pembangunan Tugu Prasasti

- Pembangunan Jalan Boulevard

23

VOL TAHUN PELAKSANAAN SEKTOR

TERKAIT

1 Pkt Depnakerrans

1 Pkt Depnakerrans

1 Pkt Depnakerrans

2 Unit Depnakerrans

1 Unit Pemkab

(22)

NO PROGRAM / KEGIATAN

- Penerangan Jalan Umum PLTS 10

- Penghijauan Jalan Boulevard

(jarak tanam 4 m )

- Pemb PLTS di FU 1

- Pemb Wartel (fasilitas kota) 6

- Pemb Kantor Pengelola KTM 1

- Pembinaan generasi Muda

(Radio Pemancar)

- Peningkatan/Rehabilitasi Balai

Pertemuan 1

- Pembangunan Pasar

- Pemb Kantor Pos dan Jasa

Pengiriman

- Pemb Jemb Pusat KTM (30 m) 1

- Pembangunan Sub Terminal

- Pembangunan Terminal Utama

- Pemb Kantor Telekomunikasi

(Tower/Jaringan)

- Peningkatan Kantor Pos Polisi

- Pembangunan Sarana Air

Bersih

b. Peningk Sarpras Kesehatan

- Penyuluhan Kesehatan

- Pelayanan Kesehatan KB

- Peningk Lay Kesehatan Lingk

- Pemb Puskes menjadi RS

- Pengadaan Peralatan Medis RS

c. Peningk Sarpras Pendidikan

- Rehabilitasi Gedung SD 3

- Pembangunan Penambahan

Kelas Gedung SD 3

- Pembangunan Penambahan

Kelas Gedung SLTP 3

- Pengadaan Fasilitas

Pengajaran SD

- Pengadaan Fasilitas

Pengajaran SLTP

24

VOL TAHUN PELAKSANAAN SEKTOR

TERKAIT

2007 2008 2009 2010 2011

100 Unit Depnakerrans

8 Km Depnakerrans

10 Unit Depnakerrans

6 Unit Depnakerrans

1 Unit Depnakerrans

1 Pkt Pemkab

1 Unit Pemkab

2 Pkt Depnakerrans

2 Pkt Pemkab

1 Unit Depnakerrans

(23)

NO PROGRAM / KEGIATAN

- Pengadaan Fasilitas

Pengajaran SMK Pertanian

- Pengadaan Fasilitas

Pengajaran SMK Perikanan

- Pengadaan Fasilitas

Pengajaran SMK Pelayaran

d. Pemb Pusat Ekonomi Kawasan

- Pembangunan Pasar Induk dan

Pergudangan

- Pemb Toko/Kios Sarana

Produksi Pertanian ( 40 m² )

- Bahan Permodalan

- Pembangunan Pusat Bisnis

Kawasan

- Pemb Penginapan/Hotel

25

VOL TAHUN PELAKSANAAN SEKTOR

TERKAIT

2007 2008 2009 2010 2011

1 Pkt Pemkab

1 Pkt Pemkab

1 Pkt Pemkab

1 Pkt Pemkab /

Swasta

2 Pkt Pemkab /

Swasta

2 Pkt Pemkab /

Swasta

1 Pkt Pemkab /

Swasta

Referensi

Dokumen terkait

Hasil beberapa penelitian yang telah dilakukan sebelumnya mengenai model pembelajaran yaitu, Penelitian yang dilakukan oleh Al-Qahtani dan Higginst, menyimpulkan bahwa

MENINGKATKAN FUNGSI KETERAMPILAN GERAK DASAR MANIPULATIF SISWA MELALUI PENGGUNAAN TAHAP UTILISASI GERAK DENGAN PERMAINAN TRADISIONAL.. Universitas Pendidikan Indonesia |

Berdasarkan pendidikan, lulusan SMP/SMA 1,2 kali lebih banyak yang memiliki kebiasaan merokok dibandingkan dengan yang lulusan SD/Tidak Sekolah, untuk usia, responden yang

Ketergantungan daerah terhadap DAU pada DOB dan kabupaten induk di Provinsi Lampung, periode 2001-2009 dilakukan dengan menghitung tingkat ketergantungan fiskal pada

Akhir kata penulis menyampaikan maaf yang sebesar-besarnya apabila terdapat kekurangan dalam Laporan Akhir ini dan penulis sangat mengharapkan agar Laporan Akhir

sesuai dengan jadwal yang termuat pada Portal LPSE http://lpse.mahkamahagung.go.id, Panitia untuk Pengadaan tersebut di atas telah mengadakan Pemberian

“Standar Akuntansi Pemerintahan adalah Prinsip – prinsip akuntansi yang diterapkan dalam menyusun dan menyajikan laporan keuangan pemerintah Dengan demikian, SAP merupakan

Puji dan syukur penulis haturkan kepada Tuhan Yang Maha Esa atas kasih karunia-Nya yang telah membimbing penulis sehingga dapat menyelesaikan tugas akhir yang berjudul ”Analisis