Kedudukan Hadits Tujuh Puluh
Dua Golongan Umat Islam
Oleh:
Ustadz
Yazid
bin
Abdul
Qadir
Jawas
Pust ak a al Bay at y
Judul:
Kedudukan
Hadits
Tujuh
Puluh
Dua
Golongan
Umat
Islam
Oleh:
Oleh
:
Ustadz
Yazid
bin
Abdul
Qadir
Jawas
Pustaka al BAyaty
Silakan memperbanyak isi ebook ini dengan
syarat
bukan
untuk tujuan komersil, serta menyertakan sumbernya
Kunjungi:
http://www.wahonot.wordpress.com
http://www.pustakaalbayaty.wordpress.com
Email:
[email protected]
HP:
08121517653/08889594463/085659217364
Serial
e
‐
book
#
13
Kedudukan Hadits Tujuh Puluh Dua Golongan Umat Islam
Oleh : Ustadz Yazid bin Abdul Qadir Jawas
TAQDIM
Akhir‐akhir ini, kita sering mendengar ada beberapa khatib dan penulis yang membawakan hadits tentang tujuh puluh dua golongan umat )slam masuk neraka dan satu golongan umat )slam masuk surga adalah hadits lemah, dan yang benar kata mereka adalah tujuh puluh dua golongan masuk surga dan satu golongan saja yang masuk neraka, yaitu golongan zindiq. Mereka melemahkan hadist tersebut karena tiga hal :
. Karena sanad‐sanadnya ada kelemahan.
. Karena jumlah bilangan golongan yang celaka itu berbeda‐beda,
misalnya : satu hadits mengatakan golongan masuk neraka, di hadits lain disebutkan golongan dan di lain hadits disebutkan golongan lebih tanpa menentukan batasnya.
. Karena makna isi hadits tersebut tidak cocok dengan akal, semestinya
kata mereka ; umat )slam ini menempati surga atau minimal menjadi separoh penghuni ahli surga.
JUMLAH HADITS TENTANG TERPECAHNYA UMAT.
Kalau kita kumpulkan hadits‐hadits tentang terpecahnya umat menjadi
golongan dan satu golongan yang masuk surga, lebih kurang ada lima belas hadits yang diriwayatkan oleh lebih dari sepuluh ahli hadits dari empat belas shahabat Rasulullah Shollallohu ‘Alaihi Wasallam, yaitu ; Abu (urairah, Mu'awiyah, Abdullah bin 'Amr bin Al‐'Ash, Auf bin Malik, Abu Umamah, )bnu Mas'ud, Jabir bin Abdillah, Sa'ad bin Abi Waqqash, Abu Darda', Watsilah bin Al‐ Asqa', Amr bin 'Auf Al‐Muzani, Ali bin Abi Thalib, Abu Musa Al‐Asy'ariy, dan Anas bin Malik.
Sebagian dari hadit‐hadits tersebut ialah :
Artinya :
"Dari Abu (urairah ia berkata : "Telah bersabda Rasulullah Shollallohu ‘Alaihi wasallam. Kaum Yahudi telah terpecah menjadi tujuh puluh satu golongan atau tujuh puluh dua golongan dan Kaum Nashrani telah terpecah menjadi
tujuh puluh satu golongan atau tujuh puluh dua golongan dan
ummatku akan terpecah menjadi tujuh puluh tiga golongan".
Keterangan :
(adits ini diriwayatkan oleh :
. Abu Dawud : Kitabus Sunnah, bab Syarhus Sunnah : ‐ nomor
. Tirmidzi : Kitabul )man, bab Maa ja'a fi ')ftiraaqi (adzihil Ummah,
nomor dan ia berkata : (adits ini (ASAN S(A()(. lihat Tuhfatul‐
Ahwadzi V)) : ‐ .
. )bnu Majah : Kitabul Fitan, bab )ftiraaqil Umam, nomor .
. )mam Ahmad dalam Musnadnya : tanpa menyebutkan kata
Nashara.
. (akim dalam kitabnya : Al‐Mustadrak : Kitabul )man : dan ia berkata :
(adits ini banyak sanadnya dan berbicara masalah pokok‐pokok agama.
. )bnu hibban dalam kitab Mawaariduzh‐Zhan'aam: Kitabul Fitan, bab
)ftiraaqil Umam, halaman nomor .
. Abu Ya'la Al‐Mushiliy dalam kitabnya Al‐Musnad : Musnad Abu (urairah.
. )bnu Abi 'Ashim dalam kitab "As‐Sunnah", bab ‐bab Fima Akhbara
Bihin Nabi Anna Ummatahu Sataf Tariqu juz ) hal. nomor .
. )bnu Baththah Fil )banatil Kubra : bab Dzikri )ftiraaqil Umma Fiidiiniha,
Wa'alakam Tartaraqul Ummah ?. juz ) hal. nomor .
. Al‐Aajurriy dalam kitabnya "Asy‐Syari'ah" bab Dzikri )ftiraaqil
Umam halaman .
Semua ahli hadits tersebut di atas meriwayatkan dari jalan Muhammad bin 'Amr dari Abu Salamah dari Abu (urarirah dari Nabi Shollallohu ‘Alaihi Wasallam.
RAWI HADITS
• )mam Abu (atim berkata : )a baik haditsnya, ditulis haditsnya dan dia
adalah seorang Syaikh guru .
• )mam Nasa'i berkata : )a tidak apa‐apa yakni boleh dipakai , dan pernah
ia berkata bahwa Muhammad bin 'Amr adalah orang yang tsiqah.
• )mam Dzahabi berkata : )a seorang Syaikh yang terkenal dan haditsnya
hasan.
• Al‐(afizh )bnu (ajar Al‐Asqalani berkata : )a orang yang benar, hanya
ada beberapa kesalahan.
Lihat : Al‐Jarhu wat Ta'dil : ‐ , Mizanul )'tidal ))) : , Tahdzibut
Tahdzib )X : ‐ , Taqribut Tahdzib )) : .
B. Abu Salamah itu Abdur‐Rahman bin Auf. Beliau adalah rawi Tsiqah, Abu Zur'ah
berkata : )a seorang rawi Tsiqah.
Lihat : Tahdzibut Tahdzib X)) : . Taqribut Tahdzib )) : .
DERAJAT HADITS.
(adits ini derajatnya : (ASAN, karena ada Muhammad bin 'Amr, tetapi hadits ini menjadi S(A()( karena banyak SYAWA()DNYA.
Tirmidzi berkata : (adits ini (ASAN S(A()(.
(akim berkata : (adits ini S(A()( menurut syarat Muslim dan keduanya yaitu : Bukhari, Muslim tidak mengeluarkannya, dan )mam Dzahabi
)bnu (ibban dan Asy‐Syathibi dalam Al‐')tisham : menshahihkan hadits ini. Syaikh Muhammad Nashiruddin Al‐Albani menshahihkan hadits ini dalam
kitab Silsilah (adits Shahih No. dan Shahih Tirmidzi No. .
Artinya :
"Dari Abu Amir Abdullah bin Luhai, dari Mu'awiyah bin Abi Sufyan, bahwasanya ia Mu'awiyah pernah berdiri dihadapan kami, lalu ia berkata : Ketahuilah, sesungguhnya Rasulullah Shollallohu ‘Alaihi Wasallam pernah berdiri di hadapan kami, kemudian beliau bersabda : Ketahuilah sesungguhnya orang‐orang sebelum kami dari ahli kitab Yahudi dan Nashrani terpecah
menjadi tujuh puluh dua golongan, dan sesungguhnya umat ini akan
terpecah menjadi tujuh puluh tiga golongan. Adapun yang tujuh puluh dua akan masuk neraka dan satu golongan akan masuk surga, yaitu "Al‐ Jama'ah".
Keterangan :
(adits ini diriwayatkan oleh :
. Abu Dawud : Kitabus Sunnah, bab Syarhus Sunnah : nomor .
Dan hadits di atas adalah lafadz Abu Dawud.
. Darimi : bab Fii )ftiraaqi (adzihil Ummah.
. )mam Ahmad dalam Musnadnya :
. (akim dalam kitab Al‐Mustadrak : .
. Al‐Aajurriy dalam kitab "Asy‐Syari'ah" hal :
. )bnu Baththah Fil )banati Kubra : , nomor dan .
. Al‐Laalikai dalam kitab 'Syarhu Ushuulil i'tiqad Ahlis Sunnah wal Jama'ah
: ‐ nomor tahqiq Dr Ahmad Sa'ad (amdan.
. Ashbahaani dalam kitab "Al‐(ujjah Fi Bayaanil Mahajjah" fasal Fidzikril
Ahwa' al Madzmumah al Qismul Awwal hal nomor .
Semua Ahli (adits tersebut di atas meriwayatkan dari jalan :
Shafwah bin 'Amr, ia berkata : Telah memberitakan kepadaku Azhar bin Abdullah Al‐(auzani dari Abu 'Amr Abdullah bin Luhai dari Mu'awiyah.
Lihat : Tahdzibut Tahdzib )V : . Al‐Jarhu wat Ta'dil )V : . Taribut
Tahdzib ) : , Al‐Kasyif )) : .
. Azhar bin Abdullah Al‐(araazi. )a dikatakan Tsiqah oleh Al‐)'jiliy dan
)bnu (ibban.
Lihat : Mizanul )'tidal ): . Taqribut Tahdzib ): . Ats‐Tsiqat oleh Al‐
')jily hal. dan ASt‐Tsiqat oleh )bnu hibban )V : .
. Abu 'Amir Al‐(auzani ialah Abu Amir Abdullah bin Luhai.
• Abu Zur'ah dan Daraquthni berkata : ia tidak apa‐apa yakni boleh
dipakai.
• Al')jily dan )bnu (ibban mengatakan dia orang Tsiqah.
• Dzahabi dan )bnu (ajar berkata : )a orang Tsiqah.
Liha: Al‐Jarhu wa Ta'dil V : . Tahdzibut Tahdzib V : . Taqribut‐
Tahdzib : dan Al‐kasyif )) : .
DERAJAT HADITS
Derajat hadits ini : (ASAN, karena ada rawi Azhar bin Abdullah, tetapi hadits ini menjadi S(A()( dengan SYAWA()DNYA.
(akim berkata : Sanad‐sanad hadits yang banyak ini harus dijadikan hujjah untuk menshahihkan hadits ini. Dan )mam Dzahabi menyetujuinya. lihat : Al‐
Mustadrak ) : .
Syaikhul )slam )bnu Taimiyah berkata : (adits ini Shahih Masyhur lihat :
Silsilah (adits Shahih ) : oleh Syaikh Al‐Albani .
"Dari Auf bin Malik ia berkata : Telah bersabda Rasulullah Shallallahu 'Alaihi wa Sallam : "Sesungguhnya umatku akan terpecah menjadi tujuh puluh tiga golongan, satu golongan masuk surga, dan tujuh puluh dua golongan masuk neraka". Beliau ditanya : "Ya Rasulullah, Siapakah satu golongan itu ?". Beliau menjawab ; "Al‐Jama'ah".
Keterangan.
(adits ini diriwayatkan oleh :
. )bnu Majjah : Kitabul Fitan, bab )ftiraaqil Umam )): nomor .
. )bnu Abi 'Ashim : nomor
. Al‐Laaikaaiy Syarah Ushul )'tiqaad Ahlis Sunnah Wal Jama'ah : .
Semuanya meriwayatkan dari jalan 'Amr bin 'Utsman, telah menceritakan kepada kami 'Abbad bin Yusuf, telah menceritakan kepadaku Sahfwan bin 'Amr dari Rasyid bin Sa'ad dari 'Auf bin Malik.
RAWI HADITS.
. 'Amr bin 'Utsman bin Sa'id bin Katsir Dinar Al‐(imshi. Nasa'i dan )bnu
(ibban mengatakan : )a orang Tsiqah lihat : Tahdzibut Tahdzib V))): ‐ .
. 'Abbad bin Yusuf Al‐Kindi Al‐(imshi. )bnu 'Adiy berkata : )a
yakni bisa diterima haditsnya bila ada mutabi'nya . Lihat Mizanul
)'tidal )): . tahdzibut Tahdzib V: ‐ . Taqribut Tahdzib ): .
. Shafwan bin 'Amr : Tsiqah Taqribut Tahdzib ): .
. Rasyid bin Sa'ad : Tsiqah Tahdzib ))): . Taqribut tahdzib ): .
DERAJAT HADITS
Derajat hadits ini : (ASAN karena ada 'Abbad bin Yusuf, tetapi harus mejadi S(A()( dengan beberapa SYAWA()DNYA.
Syaikh Muhammad Nashiruddin Al‐Albani mengatakan hadits ini S(A()(
dalam Shahih )bnu Majah )): nomor cetakan Maktabul Tarbiyah
Al'Arabiy Liduwalil Khalij cet: ))) tahun (.
(adits tentang terpecahnya umat menjadi golongan diriwayatkan juga oleh Anas bin Malik dengan mempunyai delapan jalan sanad di antaranya dari
jalan Qatadah diriwayatkan oleh )bnu Majah No. . )mam Bushiriy berkata :
)snadnya Shahih dan rawi‐rawinya tsiqah. (adits ini dishahihkan oleh Al‐
Albani dalam Shahih )bnu Majah No. . Lihat : sanad yang lain dalam
Silsilah (adits Shahih : ‐ .
)mam Tirmidzi meriwayatkan dalam kitabul )man, bab Maaja' Fiftiraaqi
(adzihi Ummah No. dari shahabat Abdullah bin 'Amr bin Al‐Ash dan
)mam Al‐Lalikaiy juga meriwayatkan dalam kitabnya Syarah Ushulil )'tiqad
Ahlis Sunnah wal Jama'ah ): No. dari shahabat dan dari jalan yang sama,
"MAA ANAA 'ALA)Y() WA‐AS(‐(AAB))"
")alah golongan yang mengikuti jejak‐Ku dan jejak para shahabat‐Ku".
RAWI HADITS
Dalam sanad hadits ini ada rawi yang lemah yaitu : Abdur Rahman bin Ziyad bin An'um Al‐ifriqy. )a dilemahkan oleh Yahya bin Ma'in, )mam Ahmad, Nasa'i dan selain mereka. )bnu (ajar Al‐Asqalani berkata : )a lemah
hapalannya. Tahdzib V): ‐ . Taqribut Tahdzib ): .
DERAJAT HADITS
)mam Tirmidzi mengatakan hadist ini (ASAN, karena banyak syawahidnya. Bukan beliau menguatkan rawi ini, karena dalam bab Adzan beliau
melemahkan rawi ini. Lihat : Silsilah Al‐(adits Shahihah No. dan Shahih
Tirmidzi No. .
KESIMPULAN.
Kedudukan hadits‐hadits di atas setelah diadakan penelitian oleh para Ahli (adits, maka mereka berkesimpulan bahwa hadits‐hadits tentang terpecahnya
umat ini menjadi tujuh puluh tiga golongan, tujuh puluh dua
SEBAGIAN YANG MELEMAHKAN.
Ada sebagian orang yang melemahkan hadits‐hadits tersebut, karena melihat jumlah yang berbeda‐beda, yakni ; di suatu hadits tersebut , di hadits lain disebut , di hadits lain lagi disebutkan terpecahnya dan satu masuk surga. Oleh karena itu saya akan terangkan tahqiqnya, berapa jumlah firqah yang binasa itu.?.
. Di hadits 'Auf bin Malik dari jalan Nu'aim bin (ammad, yang
diriwayatkan oleh Bazzar ): No. dan (akim )V: disebut
lebih dengan tidak menentukan jumlahnya yang pasti. Tetapi sanad hadits ini LEMA( karena ada Nu'aim bin (ammad. )bnu (ajar berkata : )a banyak salahnya. Nasa'i berkata :)a orang yang lemah. Lihat : Mizanul
)'tidal )V: ‐ . Taqribut Tahdzib )): dan Silsilah (adits Dha'ifah
dan Maudhu'ah oleh Syaikh Muhammad Nashiruddin Al‐Albani .
. Di hadits Sa'ad bin Abi Waqqash dari jalan Musa bin "Ubaidah ar‐Rabazi
yang diriwayatkan oleh Al‐Ajurriy Fisy‐"Syari'ah", Bazzar fi "Kasyfil
Atsar" No. dan )bnu Baththah Fil ")banatil Kubra" No. , , ,
disebut golongan sebagaimana Bani )srail. Tetapi sanad hadits ini LEMA( karena Musa bin 'Ubaidah adalah rawi LEMA(. lihat : Taqribut‐
Tahdzib )) : .
. Di hadits 'Amr bin Auf dari jalan Katsir bin Abdillah, dan dari Anas dari
jalan Al‐Walid bin Muslim yang diriwayatkan oleh (akim ): dan
Taqribut Tahdzib )): , Mizanul )'tidal )V: ‐ dan Taqribut
Tahdzib )): .
. Di hadits Abu (urairah, Mu'awiyah 'Auf bin Malik, Abdullah bin 'Amr bin
'Ash, Ali bin Abi Thalib dan sebagian dari jalan Anas bin Malik yang diriwayatkan oleh para )mam ahli hadits disebut golongan, yaitu ; golongan masuk neraka dan satu golongan masuk surga, dan derajat hadits‐hadits ini adalah shahih sebagaimana sudah dijelaskan di atas.
TARJIH.
(adits‐hadist yang menerangkan tentang terpecahnya ummat menjadi
tujuh puluh tiga golongan adalah lebih banyak sanadnya dan lebih kuat dibanding hadits‐hadits yang menyebut , atau .
MAKNA HADITS.
Sebagian orang menolak hadits‐hadits yang shahih karena mereka lebih mendahulukan akal ketimbang wahyu, padahal yang benar adalah wahyu yang berupa nash Al‐Qur'an dan Sunnah yang shahih lebih tinggi dan lebih utama dibanding dengan akal manusia, karena manusia ini adalah lemah, jahil bodoh , zhalim, sedikit ilmunya, sering berkeluh kesah, sedangkan wahyu
tidak ada kebathilan di dalamnya : .
Yang harus digaris bawahi adalah bahwa Allah dan Rasul‐Nya lebih tahu daripada kita. Rasulullah Shollallohu ‘Alaihi Wasallam menerangkan bahwa umatnya akan mengalami perpecahan dan perselisihan dan akan menjadi tujuh puluh tiga firqah,semuanya ini telah terbukti. Yang terpenting bagi kita sekarang ini ialah berusaha mengetahui tentang kelompok‐kelompok yang binasa dan golongan yang selamat serta ciri‐ciri mereka berdasarkan Al‐ Qur'an, As‐Sunnah As‐Shahihah dan penjelasan para shahabat dan para Ulama Salaf, agar kita menjadi golongan yang selamat dan menjauhkan diri dari kelompok‐kelompok sesat yang kian hari kian berkembang.
Wallahu 'alam.
Sumber Asli : http://groups.yahoo.com/group/assunnah/message/
Silahkan kunjungi :