Manfaat Teori Belajar Bagi Guru :
Manfaat Teori Belajar Bagi Guru :
Membantu guru untuk memahami bagaimana
Membantu guru untuk memahami bagaimana
siswa belajar
siswa belajar
Membantu proses belajar lebih efektif, efisien dan
Membantu proses belajar lebih efektif, efisien dan
produktif
produktif
Membimbing guru untuk merancang dan
Membimbing guru untuk merancang dan
merencanakan proses pembelajarannya
merencanakan proses pembelajarannya
Menjadi panduan guru untuk mengelola kelas
Menjadi panduan guru untuk mengelola kelas
Membantu guru untuk mengevaluasi proses,
Membantu guru untuk mengevaluasi proses,
perilaku guru sendiri serta hasil belajar siswa
perilaku guru sendiri serta hasil belajar siswa
yang telah dicapai
yang telah dicapai
Membantu guru dalam memberikan dukungan
Membantu guru dalam memberikan dukungan
dan bantuan kepada siswa sehingga dapat
dan bantuan kepada siswa sehingga dapat
mencapai prestasi maksimal
Ha
Ha
l-hal yang harus
l-hal yang harus
diketahui
diketahui
dalam teori belajar
dalam teori belajar
:
:
Konsep dasar teori tersebut beserta ciri-ciri
Konsep dasar teori tersebut beserta ciri-ciri
dan persyaratan yang melingkupinya
dan persyaratan yang melingkupinya
Bagaimana sikap dan peran guru dalam
Bagaimana sikap dan peran guru dalam
proses pembelajaran jika teori tersebut
proses pembelajaran jika teori tersebut
diterapkan
diterapkan
Faktor-faktor lingkungan (fasilitas, alat,
Faktor-faktor lingkungan (fasilitas, alat,
suasana) apa yang perlu diupayakan untuk
suasana) apa yang perlu diupayakan untuk
mendorong proses pembelajaran
mendorong proses pembelajaran
Beberapa faktor yg hrs
Beberapa faktor yg hrs
dipertimbangkan ketika
dipertimbangkan ketika
mengkritisi teori belajar adalah :
mengkritisi teori belajar adalah :
Mengenali tokoh, perjalanan hidup dan
Mengenali tokoh, perjalanan hidup dan
proses akademik yang ditempuh serta
proses akademik yang ditempuh serta
perjuangan yang ditempuh untuk
perjuangan yang ditempuh untuk
menelurkan teori belajar yang
menelurkan teori belajar yang
dikemukakannya
dikemukakannya
Memahami konteks generasi, situasi
Memahami konteks generasi, situasi
jaman atau tahun yang
jaman atau tahun yang
melatar-belakangi peristiwa kelahiran
belakangi peristiwa kelahiran
teori-teori belajar tersebut
teori belajar tersebut
Proses kekinian dari teori tersebut dan
Proses kekinian dari teori tersebut dan
perkembangannya
EMPAT
EMPAT
TEORI BELAJAR
TEORI BELAJAR
Behavioristik
Behavioristik
Kognitif
Kognitif
Kognisi Sosial dan
Kognisi Sosial dan
Humanistik
Humanistik
Teori Belajar
Teori Belajar
Behavioristik
Behavioristik
a.a.
Edward Lee Thorndike
Edward Lee Thorndike
(1874-
(1874-1949 )
1949 )
b.
b.
Ivan P
Ivan P
.
.
Pavlov (1849 - 1936)
Pavlov (1849 - 1936)
c.
c.
Burrhus F
Burrhus F
.
.
Skinner
Skinner
(
(
1904 - 1990)
1904 - 1990)
d.
Edward Lee Thorndike
Edward Lee Thorndike
(1874-
(1874-1949 )
1949 )
Belajar
B
elajar
: peristiwa
:
peristiwa
terbentuknya
terbentuknya
asosiasi-asosiasi antara
asosiasi antara
peristiwa-peristiwa
peristiwa
:
:
stimulus (S) dgn
stimulus (S) dgn
respon
respon
(R).
(R).
Stimulus
Stimulus
:
:
suatu perubahan
suatu perubahan
dari lingkungan eksternal
dari lingkungan eksternal
yang menjadi tanda untuk
yang menjadi tanda untuk
mengaktifkan organisme
mengaktifkan organisme
untuk beraksi atau berbuat
untuk beraksi atau berbuat
R
R
R
R
espon
espon
:
:
sembarang tingkah
sembarang tingkah
laku yang dimunculkan
laku yang dimunculkan
Ivan Petrovich Pavlov
Ivan Petrovich Pavlov
(1849 - 1936)
(1849 - 1936)
Classic
Classic
al
al
Conditioning
Conditioning
(pengkondisian atau
(pengkondisian atau
persyaratan klasik) adalah
persyaratan klasik) adalah
proses yang ditemukan
proses yang ditemukan
Pavlov melalui percobaannya
Pavlov melalui percobaannya
terhadap anjing,
terhadap anjing,
P
P
erangsang asli dan netral
erangsang asli dan netral
dipasangkan dengan
dipasangkan dengan
stimulus bersyarat secara
stimulus bersyarat secara
berulang-ulang sehingga
berulang-ulang sehingga
memunculkan reaksi yang
memunculkan reaksi yang
Eksperimen Pavlov
Burrhus Frederic Skinner
Burrhus Frederic Skinner
(
(
1904 - 1990)
1904 - 1990)
Operant Conditioning
Operant Conditioning
Gaya mengajar guru
Gaya mengajar guru
secara searah dan
secara searah dan
dikontrol guru melalui
dikontrol guru melalui
pengulangan (
pengulangan (
drill
drill
)
)
dan latihan (
dan latihan (
exercise
exercise
).
).
Manajemen kelas
Manajemen kelas
berupa usaha untuk
berupa usaha untuk
memodifikasi perilaku
memodifikasi perilaku
(
Eksperimen Skinner
Robert Gagné (1916-2002)
Robert Gagné (1916-2002)
9 Kondisi Instruksional
9 Kondisi Instruksional
Gaining attentionGaining attention = Mendapatkan perhatian = Mendapatkan perhatian
Inform learner of objectivesInform learner of objectives = Menginformasikan = Menginformasikan
siswa mengenai tujuan yang akan dicapai
siswa mengenai tujuan yang akan dicapai
Stimulate recall of prerequisite learningStimulate recall of prerequisite learning = =
Stimulasi kemampuan dasar siswa untuk
Stimulasi kemampuan dasar siswa untuk
persiapan belajar
persiapan belajar
Present new materialPresent new material = Penyajian materi baru = Penyajian materi baru Provide guidanceProvide guidance = Menyediakan pembimbingan = Menyediakan pembimbingan Elicit performanceElicit performance = Memunculkan tindakan = Memunculkan tindakan
Provide feedback about correctnessProvide feedback about correctness = Siap = Siap
memberikan umpan balik langsung terhadap hasil
memberikan umpan balik langsung terhadap hasil
yang baik
yang baik
Assess performanceAssess performance = Menilai hasil belajar yang = Menilai hasil belajar yang
ditunjukkan
APLIKASI TEORI
APLIKASI TEORI
BEHAVIORISTIK DLM
BEHAVIORISTIK DLM
PEMBELAJARAN
PEMBELAJARAN
Hal-hal yang harus diperhatikan dalam menerapkan
Hal-hal yang harus diperhatikan dalam menerapkan
teori behavioristik adalah ciri-ciri kuat yang
teori behavioristik adalah ciri-ciri kuat yang
mendasarinya yaitu :
mendasarinya yaitu :
Mementingkan pengaruh lingkungan
Mementingkan pengaruh lingkungan
Mementingkan bagian-bagian ( elementalistik )
Mementingkan bagian-bagian ( elementalistik )
Mementingkan peranan reaksi.
Mementingkan peranan reaksi.
Mengutamakan mekanisme terbentuknya hasil
Mengutamakan mekanisme terbentuknya hasil
belajar melalui prosedur stimulus respon.
belajar melalui prosedur stimulus respon.
Mementingkan peranan kemampuan yang sudah
Mementingkan peranan kemampuan yang sudah
terbentuk sebelumnya,
terbentuk sebelumnya,
Mementingkan pembentukan kebiasaan melalui
Mementingkan pembentukan kebiasaan melalui
latihan dan pengulangan
latihan dan pengulangan
Hasil belajar yang dicapai adalah munculnya
Hasil belajar yang dicapai adalah munculnya
perilaku yang diinginkan
Peran G
Peran G
uru
uru
MMenyusun bahan pelajaran dalam bentuk enyusun bahan pelajaran dalam bentuk
yang sudah siapyang sudah siap (modul, instruksi dll) (modul, instruksi dll)
Guru tidak banyak memberikan ceramah, Guru tidak banyak memberikan ceramah,
tetapi instruksi singkat tetapi instruksi singkat diikuti contoh-contoh diikuti contoh-contoh (
(dilakukan sendiri dilakukan sendiri // simulasi simulasi))
Bahan pelajaran Bahan pelajaran disusun disusun sederhanasederhana menuju menuju kompleks. kompleks.
Tujuan pembelajaran dibagi dalam bagian-bagian kecil yang Tujuan pembelajaran dibagi dalam bagian-bagian kecil yang
ditandai dengan pencapaian suatu keterampilan tertentu.
ditandai dengan pencapaian suatu keterampilan tertentu.
Pembelajaran berorientasi pada hasil yang dapat diukur dan Pembelajaran berorientasi pada hasil yang dapat diukur dan
diamati.
diamati.
Kesalahan harus segera diperbaiki.Kesalahan harus segera diperbaiki.
Pengulangan dan latihan digunakan supaya perilaku yang Pengulangan dan latihan digunakan supaya perilaku yang
diinginkan dapat menjadi kebiasaan. Hasil yang diharapkan dari
diinginkan dapat menjadi kebiasaan. Hasil yang diharapkan dari
penerapan teori behavioristik ini adalah terbentuknya suatu
penerapan teori behavioristik ini adalah terbentuknya suatu
perilaku yang diinginkan
perilaku yang diinginkan
Peran siswa
Peran siswa
Berlaku (
Berlaku (
doing
doing
) sesuai instruksi
) sesuai instruksi
Meniru perilaku yang dicontohkan
Meniru perilaku yang dicontohkan
Mengikuti aturan-aturan yang
Mengikuti aturan-aturan yang
ditetapkan (positif–diulangi,
ditetapkan (positif–diulangi,
negatif-dihilangkan)
dihilangkan)
Berlatih melalui pengulangan dan
Berlatih melalui pengulangan dan
pembiasaan
pembiasaan
Menguasai ketrampilan dasar sebagai
Menguasai ketrampilan dasar sebagai
persyaratan penguasaan ketrampilan
persyaratan penguasaan ketrampilan