• Tidak ada hasil yang ditemukan

ANALISIS HUKUM ISLAM TERGADAP PERJANJIAN PERKAWINAN TENTANG JANGKA WAKTU PERKAWINAN DALAM PASAL 28 COUNTER LEGAL DRAFT KOMPILASI HUKUM ISLAM.

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2017

Membagikan "ANALISIS HUKUM ISLAM TERGADAP PERJANJIAN PERKAWINAN TENTANG JANGKA WAKTU PERKAWINAN DALAM PASAL 28 COUNTER LEGAL DRAFT KOMPILASI HUKUM ISLAM."

Copied!
87
0
0

Teks penuh

Referensi

Dokumen terkait

Perjanjian perkawinan tersebut tercantum klausula antara suami isteri tidak ada persekutuan harta menurut hukum, tetapi juga percampuran untung dan rugi serta pula percampuran

Kitab Hukum Perkawinan Rumusan CLD-KHI, isi dalam Kitab Hukum Perkawinan Rumusan CLD-KHI banyak sekali yang bertentangan dengan Islam seperti, pernikahan termasuk

Pasal 119 telah jelas menyebutkan bahwa menurut Kitab Undang-Undang Hukum Perdata dalam perkawinan secara otomatis terjadi persatuan bulat harta kekayaan seketika

Menurut Pasal 139 KUHPerdata menyatakan bahwa perjanjian perkawinan dapat dibuat calon suami dan calon istri dengan menyiapkan beberapa penyimpangan dari

Sewaktu berbicara tentang larangan perkawinan, pasal 8 huruf “f” UU no mor 1 tahun 1974 yang menyatakan “yang mempunyai hubungan yang oleh agamanya atau peraturan lain yang

Namun jika kita menggunakan konsep pasal 185 Kompilasi Hukum Islam maka cucu laki-laki pancar perempuan mendapatkan harta warisan sebagai mana perolehan orang tuanya yaitu

hakim Pengadilan Agama beranggapan bahwa konsep yang ditawarkan CLD-KHI memilki implikasi terhadap masyarakat walaupun tidak semua pasal menyimpang dari

Konsep harta benda perkawinan menurut Kitab Undang-Undang Hukum Perdata adalah persatuan harta, sebagaimana terdapat dalam pasal 119 yang berbunyi “mulai saat