PUTUSNYA PERKAWINAN KARENA MURTAD (Telaah Kritis Terhadap pasal 116 huruf “h” Kompilasi Hukum Islam)
Teks penuh
Dokumen terkait
Berdasarkan hasil penelitian disimpulkan bahwa di dalam Pasal 65 ayat (1) huruf (b) dan (c) UU Perkawinan, pada pokoknya isteri kedua dalam perkawinan poligami tidak
Sebelum perkawinan dilangsungkan ada beberapa hal yang harus diperhatikan diantaranya adalah larangan perkawinan dalam pasal 8 huruf f Undang- Undang nomor 1 tahun 1974
Kemudian jika kita lihat di atas dalam UUP No 1 Tahun 1974 Pasal 29 ayat (4) dijelaskan juga bahwa “Selama perkawinan berlangsung perjanjian tidak dapat
tidak dicatat sebagaimana yang dinyatakan dalam Pasal 2 Ayat (2) UU Nomor 1 Tahun 1974 Tentang Perkawinan. Dalam Pasal tersebut dinyatakan bahwa “Tiap- tiap perkawinan dicatat
PENGANIAYAAN BERAT SEBAGAI PENGHALANG KEWARISAN (Studi Kritis Pasal 173 Huruf a Kompilasi Hukum
Dalam Kompilasi Hukum Islam Pasal 171 huruf F, wasiat adalah pemberian suatu benda dari pewaris kepada orang lain atau lembaga yang akan berlaku setelah pewaris
Dalam Pasal 1 Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 1 Tahun 1974 tentang Perkawinan (yang selanjutnya ditulis UU RI No. 1 Tahun 1974) dinyatakan “Perkawinan adalah
PERKAWINAN BEDA AGAMA DITINJAU DARI PASAL 2 UU NO 1 TAHUN 1974 TENTANG PERKAWINAN DAN HUKUM ISLAM (Studi Di Wilayah Hukum Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil Kota