PENGENAAN BEA MASUK ANTI DUMPING SEMENTARA TERHADAP IMPOR CARBON BLACK
(Keputusan Menteri Keuangan Republik Indonesia No. 572/KMK.01/2000 tanggal 26 Desember 2000)
MENTERI KEUANGAN REPUBLIK INDONESIA, Menimbang :
a. bahwa sesuai dengan Peraturan Pemerintah No. 34 Tahun 1996 dan Keputusan Menteri Perindustrian No.261/MPP/Kep/9/1996, PT. Cabot Indonesia dan PT. Karbon Indonesia sebagai produsen Carbon Black di dalam negeri mengajukan permohonan/pengaduan untuk dilakukan penyelidikan terhadap produk tersebut yang diproduksi oleh Perusahaan India, Korea Selatan, dan Thailand.
b. bahwa permohonan sebagaimana dimaksud pada butir a telah memenuhi persyaratan untuk dilakukan penyelidikan terhadap barang tersebut, dan Komite Anti Dumping Indonesia telah melakukan serangkaian proses penyelidikan meliputi pengumuman di media massa pemberian kesempatan kepada pihak yang berkepentingan untuk menyampaikan informasi dan tanggapan, serta verifikasi atas bukti yang ada;
c. bahwa berdasarkan hasil penyelidikan pada butir b, Komite Anti Dumping Indonesia secara positif mendapat bukti awal adanya barang dumping tersebut yang menyebabkan kerugian terhadap industri dalam negeri yang bersangkutan.
d. bahwa untuk mencegah kerugian yang terjadi selama masa penyelidikan, dipandang perlu menetapkan pengenaan Bea Masuk Anti Dumping Sementara terhadap impor Carbon Black;
Mengingat :
1. Undang-undang No. 7 Tahun 1994 tentang Pengesahan Agreement Establishing the World Trade Organization (LN Tahun 1994 No. 57, TLN No.3564);
2. Undang-undang No. 10 Tahun 1995 tentang Kepabeanan (LN Tahun 1995 No. 75, TLN No. 3612);
3. Peraturan Pemerintah No. 34 tahun 1996 tentang Bea Masuk Anti Dumping dan Bea Masuk Imbalan (LN Tahun 1996 No. 51, TLN No. 3539);
4. Keputusan Presiden No. 234/M Tahun 2000
5. Keputusan Menteri Perindustrian dan Perdagangan No. 261/MPP/Kep/9/1996 tentang Tata Cara dan Persyaratan Permohonan Penyelidikan Atas Barang Dumping dan atau Barang Subsidi.
Memperhatikan :
M E M U T U S K A N : Menetapkan :
KEPUTUSAN MENTERI KEUANGAN REPUBLIK INDONESIA TENTANG PENGENAAN BEA MASUK ANTI DUMPING SEMENTARA TERHADAP IMPOR CARBON BLACK
Pasal 1
(1) Terhadap impor barang berupa Carbon Black pos tarip 2803.00.190, dikenakan Bea Masuk Anti Dumping Sementara.
(2) Negara asal dan nama perusahaan/produsen barang sebagaimana dimaksud pada ayat (1) serta besarnya Bea Masuk Anti Dumping Sementara yang dikenakan terhadap impor barang tersebut adalah sebagai berikut :
No. Negara Nama Perusahaan/ Besarnya Bea Masuk Asal Produsen Anti Dumping Sementara.
1. I n d i a 1. Philips Carbon Black Co, Ltd. 52,48 % 2. Perusahaan Lainnya 52,48 %
2. Thailand 1. Thai Carbon Black Public Co, Ltd 24,33 % 2. Perusahaan lainnya 24,33 %
3. Korea 1. Korea Carbon Black Co, Ltd 42,54 % Selatan 2. Columbian Chemicals Korea Co, Ltd 39,19 % 3. Korea Steel Chemical Co, Ltd (KOSCO) 21,36 % 4. Perusahaan lainnya 53,72 %
Pasal 2
Direktur Jenderal Bea dan Cukai diinstruksikan untuk melaksanakan ketentuan dalam Keputusan ini.
Pasal 3
Keputusan ini berlaku pada tanggal ditetapkan sampai dengan paling lama empat bulan sejak tanggal penetapan.
Agar setiap orang mengetahuinya, memerintahkan pengumuman Keputusan Menteri Keuangan ini dengan penempatannya dalam Berita Negara Republik Indonesia.
Ditetapkan di Jakarta Pada tanggal 26 Desember 2000
MENTERI KEUANGAN REPUBLIK INDONESIA ttd