ang
angka ka insinsideidensi nsi dan dan preprevalevalensi nsi diadiabetbetes es melmelitus itus di di berberbagbagai ai penpenjuru dunia.juru dunia. World HealthWorld Health Organization
Organization (WHO(WHO) ) memprmemprediksi adanya ediksi adanya peningpeningkatan jumlah katan jumlah penyanpenyandang Diabetes dang Diabetes yangyang cukup besar pada tahun-tahun mendatang. WHO memprediksi kenaikan jumlah penyandang cukup besar pada tahun-tahun mendatang. WHO memprediksi kenaikan jumlah penyandang diabetes melitus di Indonesia dari 8,4 juta pada tahun 2000 menjadi sekitar 21,3 juta pada tahun diabetes melitus di Indonesia dari 8,4 juta pada tahun 2000 menjadi sekitar 21,3 juta pada tahun 203
2030. 0. SenSenada ada dendengan gan WHWHO,O, International International Diabetes Diabetes FederatioFederationn (ID(IDF) F) padpada a tahutahun n 2002009,9, memprediksi kenaikan jumlah penyandang diabetes melitus dari 7,0 juta pada tahun 2009 memprediksi kenaikan jumlah penyandang diabetes melitus dari 7,0 juta pada tahun 2009 menjadi 12,0 juta pada tahun 2030. Meskipun terdapat perbedaan angka prevalensi, laporan menjadi 12,0 juta pada tahun 2030. Meskipun terdapat perbedaan angka prevalensi, laporan keduanya menunjukkan adanya peningkatan jumlah penyandang diabetes melitus sebanyak 2-3 keduanya menunjukkan adanya peningkatan jumlah penyandang diabetes melitus sebanyak 2-3 kali lipat pada tahun 2030.
kali lipat pada tahun 2030. Lap
Laporaoran n hashasil il RisRiset et KesKesehatehatan an DasDasar ar (RIS(RISKESKESDADAS) S) tahtahun un 2002007 7 oleoleh h depdeparteartemenmen kesehatan, menunjukkan bahwa prevalensi diabetes melitus di daerah urban Indonesia untuk kesehatan, menunjukkan bahwa prevalensi diabetes melitus di daerah urban Indonesia untuk usia diatas 15 tahun sebesar 5,7%. Prevalensi terkesil terdapat di provinsi Papua sebesar 1,7%, usia diatas 15 tahun sebesar 5,7%. Prevalensi terkesil terdapat di provinsi Papua sebesar 1,7%, dan terbesar di provinsi Maluku Utara dan Kalimantan Barat yang mencapai 11,1%. Sedangkan dan terbesar di provinsi Maluku Utara dan Kalimantan Barat yang mencapai 11,1%. Sedangkan prevale
prevalensi nsi toleranstoleransi i glukoglukosa sa tergangterganggu (gu (TGTTGT), ), berkisaberkisar r antara 4,0% antara 4,0% di di proviprovinsi nsi Jambi sampaiJambi sampai 21,8% di dprovinsi Papua Barat.
21,8% di dprovinsi Papua Barat.
Data-data di atas menunjukan bahwa jumlah penyandang Diabetes di Indonesia sangat Data-data di atas menunjukan bahwa jumlah penyandang Diabetes di Indonesia sangat besar
besar dan dan merupmerupakan akan beban beban yang yang sangat sangat berat berat untuk untuk dapat dapat ditangditangani ani sendirsendiri i oleh oleh doktedokter r spesialis atau dokter subspesialis atau bahkan oleh semua tenaga kesehatan yang ada.
spesialis atau dokter subspesialis atau bahkan oleh semua tenaga kesehatan yang ada.
Mengingat bahwa diabetes melitus akan memberikan dampak terhadap kualitas sumber Mengingat bahwa diabetes melitus akan memberikan dampak terhadap kualitas sumber daya manusia dan peningkatan biaya kesehatan yang cukup besar, maka semua pihak, baik daya manusia dan peningkatan biaya kesehatan yang cukup besar, maka semua pihak, baik masya
masyarakat rakat maupmaupun pemerintah, sudah un pemerintah, sudah seharuseharusnya ikut snya ikut serta dalam serta dalam usaha penanggusaha penanggulangaulangann diabetes melitus, khususnya dalam upaya pencegahan.
diabetes melitus, khususnya dalam upaya pencegahan. Pad
Pada a strastrategi tegi pelpelayaayanan nan keskesehaehatan tan bagbagi i penpenyanyandang dang DiaDiabetebetes, s, perperan an dokdokter ter umumumum menjadi sangat penting sebagai ujung tombak di pelayanan kesehatan primer. Kasus diabetes menjadi sangat penting sebagai ujung tombak di pelayanan kesehatan primer. Kasus diabetes melitus sederhana tanpa penyulit dapat dikelola dengan tuntas oleh dokter umum di pelayanan melitus sederhana tanpa penyulit dapat dikelola dengan tuntas oleh dokter umum di pelayanan kesehatan primer. Penyandang diabetes yang berpotensi mengalami penyulit diabetes melitus kesehatan primer. Penyandang diabetes yang berpotensi mengalami penyulit diabetes melitus perlu
perlu secara secara periodperiodik ik dikondikonsultassultasikan ikan kepada kepada dokter dokter spesiaspesialis lis penyapenyakit kit dalam dalam atau atau doktedokter r
Kepaniteraan Ilmu Penyakit Dalam Kepaniteraan Ilmu Penyakit Dalam
Fakultas Kedokteran Universitas Tarumanagara Fakultas Kedokteran Universitas Tarumanagara Rumah Sakit Umum Daerah Kudus
Rumah Sakit Umum Daerah Kudus
Periode 24 Oktober 2011 – 31 Desember Periode 24 Oktober 2011 – 31 Desember 20112011
1 1
Trusted by over 1 million members
Try Scribd FREE for 30 days to access over 125 million titles without ads or interruptions!
Start Free Trial
Cancel Anytime.
Trusted by over 1 million members
Try Scribd FREE for 30 days to access over 125 million titles without ads or interruptions!
Start Free Trial
spesial
spesialis is dalam konsultadalam konsultan n endokendokrin, metabolismerin, metabolisme, , dan diabetes dan diabetes di tingkat di tingkat pelayapelayanan nan kesehakesehatantan yang lebih tinggi di rumah sakit rujukan. Demikian pula penyandang diabetes dengan glukosa yang lebih tinggi di rumah sakit rujukan. Demikian pula penyandang diabetes dengan glukosa darah yang sukar dikendalikan dan penyandang diabetes dengan penyulit, pasien dapat dikirim darah yang sukar dikendalikan dan penyandang diabetes dengan penyulit, pasien dapat dikirim kembali kepada dokter pelayanan primer setelah penangan di rumah sakit rujukan selesai.
kembali kepada dokter pelayanan primer setelah penangan di rumah sakit rujukan selesai.
Diabetes melitus merupakan penyakit menahun yang akan diderita seumur hidup. Dalam Diabetes melitus merupakan penyakit menahun yang akan diderita seumur hidup. Dalam penge
pengelolaan lolaan penyakpenyakit it tersebtersebut, ut, selain selain doktedokter, r, perawat, perawat, ahli ahli gizi, gizi, dan dan tenaga tenaga kesehakesehatan tan lain,lain, peran
peran pasien pasien dan dan keluargkeluarga a menjadmenjadi i sangat sangat pentingpenting. . EdukasEdukasi i kepada kepada pasien pasien dan dan keluakeluarganyarganya bertujua
bertujuan n dengdengan an cara cara membmemberikan erikan pemahpemahaman aman mengemengenai nai perjalanan perjalanan penyakpenyakit, it, pencegpencegahan,ahan, penyu
penyulit, lit, dan dan penatalpenatalaksanaaaksanaan n diabetediabetes s melitus melitus akan akan sangat sangat membamembantu ntu meningmeningkatkankatkan keikutsertaan keluarga dalam usaha memperbaiki hasil pengelolaan.
keikutsertaan keluarga dalam usaha memperbaiki hasil pengelolaan.
Untuk mendapatkan hasil pengelolaan yang tepat guna dan berhasil guna, serta untuk Untuk mendapatkan hasil pengelolaan yang tepat guna dan berhasil guna, serta untuk menekan angka kejadian penyulit diabetes melitus, diperlukan suatu standar pelayanan minimal menekan angka kejadian penyulit diabetes melitus, diperlukan suatu standar pelayanan minimal bagi pe
bagi penyandanyandang diang diabetes. Pbetes. Penyemenyempurnaan purnaan dan redan revisi secvisi secara berkalara berkala dari staa dari standar pendar pelayan, hlayan, harusarus selalu dilakukan dan disesuaikan dengan kemajuan-kemajuan ilmu mutakhir, sehingga dapat selalu dilakukan dan disesuaikan dengan kemajuan-kemajuan ilmu mutakhir, sehingga dapat diperoleh manfaat yang sebesar-besarnya bagi penyandang diabetes.
diperoleh manfaat yang sebesar-besarnya bagi penyandang diabetes.
II.
II. Def
Defini
inisi
si Dia
Diabet
betes
es Meli
Melitus
tus
Menurut
Menurut American American Diabetes Diabetes AssociatioAssociationn (A(ADADA) ) tatahuhun n 20201010, , diadiabebetes tes memelitlitusus merupakan suatu kelompok penyakit metabolik dengan karakteristik hiperglikemia yang terjadi merupakan suatu kelompok penyakit metabolik dengan karakteristik hiperglikemia yang terjadi karena kelainan sekresi insulin, kerja insulin, atau kedua-duanya.
Trusted by over 1 million members
Try Scribd FREE for 30 days to access over 125 million titles without ads or interruptions!
Start Free Trial
Tipe 1
Tipe 1 Destruksi sel beta, umumnya menjurus ke defisiensi insulinDestruksi sel beta, umumnya menjurus ke defisiensi insulin absolute absolute AutoimunAutoimun Idiopatik Idiopatik Tipe 2
Tipe 2 •• Bervariasi, mulai yang dominan resistensi insulin disertaiBervariasi, mulai yang dominan resistensi insulin disertai
defi
defisiensiensi si insinsuliulin n relarelative tive samsampai pai yanyang g domdominan inan defedefek k sekresi insulin disertai resistensi insulin
sekresi insulin disertai resistensi insulin Tipe Lain
Tipe Lain •• Defek genetik fungsi sel betaDefek genetik fungsi sel beta •
• Defek genetik kerja insulinDefek genetik kerja insulin
•
• Penyakit eksokrin pankreasPenyakit eksokrin pankreas
•
• EndokrinopatiEndokrinopati •
• Karena obat atau zat kimiaKarena obat atau zat kimia •
• InfeksiInfeksi •
• Sebab imunologi yang jarangSebab imunologi yang jarang
•
• SiSindndrorom m gegenetnetik ik lailain n yayang ng beberkrkaitaitan an dedengngan an didiababeteetess
melitus melitus Diabetes Gestasional
Trusted by over 1 million members
Try Scribd FREE for 30 days to access over 125 million titles without ads or interruptions!
Start Free Trial
I.
I.
Definisi Diabetes Melitus Gestasional
Definisi Diabetes Melitus Gestasional
Diabetes melitus gestasional adalah keadaan intoleransi karbohidrat dari seorang Diabetes melitus gestasional adalah keadaan intoleransi karbohidrat dari seorang wanita yang diketahui pertama kali ketika dia sedang hamil. Diabetes gestasional terjadi wanita yang diketahui pertama kali ketika dia sedang hamil. Diabetes gestasional terjadi karena perubahan pada metabolisme glukosa yang dipicu oleh kehamilan.
karena perubahan pada metabolisme glukosa yang dipicu oleh kehamilan.
Teori lain mengatakan bahwa diabetes tipe ini disebut sebagai “unmasked” atau Teori lain mengatakan bahwa diabetes tipe ini disebut sebagai “unmasked” atau baru
baru ditemuditemukan kan saat saat hamil hamil dan dan patut patut dicurigdicurigai ai pada pada wanita wanita yang yang memilmemiliki iki ciri ciri gemugemuk,k, riwayat keluarga diabetes, riwayat melahirkan bayi > 4 kg, riwayat bayi lahir mati, dan riwayat keluarga diabetes, riwayat melahirkan bayi > 4 kg, riwayat bayi lahir mati, dan riwayat abortus berulang.
riwayat abortus berulang.
Penilaian risiko untuk diabetes melitus gestasional harus dilakukan pada kunjungan Penilaian risiko untuk diabetes melitus gestasional harus dilakukan pada kunjungan prenatal pertama.
prenatal pertama. Wanita dengan karakteristik klinis Wanita dengan karakteristik klinis yang konsisten dengan risiko yang konsisten dengan risiko tinggtinggii di
diababeteetes s memelitlitus us gegestastasiosional nal (d(ditaitandndai ai obobesesitaitas, s, sesejarjarah ah prpribibadadi i diadiabebetes tes memelitlitusus ge
geststasasionional, al, glglikoikosusuriaria, , atatau au riwriwayayat at kekeluluargarga a yayang ng kukuat at diadiabebetestes) ) harharus us memenjanjalanlanii pengu
pengujian gljian glukosa sukosa sesegeesegera mungra mungkin.kin.
II.
II.
Skrining Diabetes Melitus Gestasional
Skrining Diabetes Melitus Gestasional
Fourth
Fourth International International WorkshoWorkshop-Confep-Conference rence on on GestasionaGestasional l Diabetes Diabetes MelitusMelitus,, mereko
merekomendasmendasikan ikan skrining untuk mendeteksi diabetes skrining untuk mendeteksi diabetes melitus gestasional dengan melitus gestasional dengan faktor faktor resiko sebagai berikut :
resiko sebagai berikut :
Risiko Rendah :Risiko Rendah :
Tes glukosa darah tidak dibutuhkan apabila : Tes glukosa darah tidak dibutuhkan apabila :
o
o Angka kejadian diabetes gestasional pada daerah tersebut rendahAngka kejadian diabetes gestasional pada daerah tersebut rendah
o
o Tidak didapatkan riwayat diabetes pada kerabat dekatTidak didapatkan riwayat diabetes pada kerabat dekat o
o Usia < 25 tahunUsia < 25 tahun o
o Berat badan normal sebelum hamilBerat badan normal sebelum hamil o
o Tidak memiliki riwayat metabolism glukosa tergangguTidak memiliki riwayat metabolism glukosa terganggu
o
Trusted by over 1 million members
Try Scribd FREE for 30 days to access over 125 million titles without ads or interruptions!
Start Free Trial
o
o Wanita dengan ras Hispanik, Afrika, Amerika, Asia Timur, dan AsiaWanita dengan ras Hispanik, Afrika, Amerika, Asia Timur, dan Asia
Selatan perlu dilakukan tes gula darah pada kehamilan 24 – 28 Selatan perlu dilakukan tes gula darah pada kehamilan 24 – 28
Risiko Tinggi :Risiko Tinggi :
o
o Wanita dengan obesitas, riwayat keluarga dengan diabetes, mengalamiWanita dengan obesitas, riwayat keluarga dengan diabetes, mengalami
glu
glukoskosuria uria (air (air senseni i menmengagandundung ng gluglukoskosa) a) perlperlu u diladilakukkukan an tes tes gulgula a daradarahh secepatnya.
secepatnya.
Bila diabetes melitus gestasional tidak terdiagnosis, maka pemeriksaan gula darah Bila diabetes melitus gestasional tidak terdiagnosis, maka pemeriksaan gula darah diulang pada minggu 24 – 28 kehamilan atau kapanpun ketika pasien mendapat gejala diulang pada minggu 24 – 28 kehamilan atau kapanpun ketika pasien mendapat gejala yang menandakan keadaan hiperglikemia (kadar gula di dalam darah berlebihan).
yang menandakan keadaan hiperglikemia (kadar gula di dalam darah berlebihan).
Menurut
Menurut American American Diabetes Diabetes AssociatioAssociationn (2005), teknik skrining dianjurkan bagi(2005), teknik skrining dianjurkan bagi semua wanita hamil dengan cara :
semua wanita hamil dengan cara :
Pasien diberikan 50 gr beban glukosa oral, lalu kadar gula darahnya diperiksa 1Pasien diberikan 50 gr beban glukosa oral, lalu kadar gula darahnya diperiksa 1 jam kemud
jam kemudian. Bila kadar glukoian. Bila kadar glukosa plasma > 140 mg/dl maka perlsa plasma > 140 mg/dl maka perlu dilanjutkanu dilanjutkan dengan tes toleransi glukosa 3 jam.
dengan tes toleransi glukosa 3 jam.
Tes ini cukup efektif untuk mengidentifikasikan wanita dengan diabetes gestasional. Tes ini cukup efektif untuk mengidentifikasikan wanita dengan diabetes gestasional.
Wo
World rld HeHealtalth h OrOrgaganiznizatiationon (WH(WHO) O) memerekrekomomenendadasiksikan an krkriteiteria ria didiagagnonoststik ik menggunakan tes beban glukosa oral 75 gr. Diabetes melitus gestasional didiagnosis bila: menggunakan tes beban glukosa oral 75 gr. Diabetes melitus gestasional didiagnosis bila:
P
Peemmeerriikkssaaaann KKaaddaar r GGuulla a ddaarraah h ((mmgg//ddll)) Puasa Puasa Jam 2 Jam 2 > 126 > 126 > 140 > 140
Tes Beban Glukosa Oral (WHO) Tes Beban Glukosa Oral (WHO)
Tu
Tujujuan an skskririnining ng ddiaiabebetetes s memelilitutus s gegeststasasioionanal l adadalalah ah ununtutuk k memeniningngkakatktkanan kew
kewaspaaspadaadaan n ibu ibu hamhamil il dan dan meymeyakiakinkankan n seoseorang rang ibu ibu untuntuk uk melmelakuakukan kan pempemerikeriksaansaan skrining setelah melahirkan.
Trusted by over 1 million members
Try Scribd FREE for 30 days to access over 125 million titles without ads or interruptions!
Start Free Trial
A.
A. Komplikasi diabetes gestasional terhadap bayi.Komplikasi diabetes gestasional terhadap bayi. Seb
Sebagiaagian n besbesar ar wanwanita ita yanyang g menmengalgalami ami diadiabetebetes s melmelitus itus gesgestasitasionaonal l dapdapatat melahirkan bayi yang sehat. Akan tetapi, diabetes gestasional yang tidak dimonitor melahirkan bayi yang sehat. Akan tetapi, diabetes gestasional yang tidak dimonitor de
dengngan an babaik ik dadapapat t memengngakakibaibatktkan an kakadadar r gugula la dadarah rah yayang ng tidtidak ak terterkokontrntrol ol dadapatpat men
menyebyebabkabkan an masmasalah alah kesekesehatahatan n padpada a sansang g ibu ibu dan dan baybayi, i, termtermasuasuk k kemkemungungkinakinann untuk melahirkan dengan cara operasi caesar. Berikut adalah beberapa resiko yang untuk melahirkan dengan cara operasi caesar. Berikut adalah beberapa resiko yang dapat terjadi akibat diabetes gestasional :
dapat terjadi akibat diabetes gestasional : 1.
1. Bayi laBayi lahir denhir dengan bgan berat berat berlebierlebih.h.
Kadar glukosa yang berlebih dalam darah dapat menembus plasenta, yang Kadar glukosa yang berlebih dalam darah dapat menembus plasenta, yang mengakibatkan pankreas bayi akan memproduksi insulin berlebih. Hal ini dapat mengakibatkan pankreas bayi akan memproduksi insulin berlebih. Hal ini dapat menyebabkan bayi tumbuh terlalu besar (macrosomia). Bayi yang terlalu besar menyebabkan bayi tumbuh terlalu besar (macrosomia). Bayi yang terlalu besar dapat mengakibatkan bayi terjepit ketika melewati jalan lahir, dan beresiko untuk dapat mengakibatkan bayi terjepit ketika melewati jalan lahir, dan beresiko untuk terjadinya luka saat lahir yang membutuhkan operasi caesar untuk melahirkannya. terjadinya luka saat lahir yang membutuhkan operasi caesar untuk melahirkannya. 2.
2. Lahir terlalu awal dan sindrom Lahir terlalu awal dan sindrom sulit untuk bernafas.sulit untuk bernafas.
Ibu dengan kadar gula darah yang tinggi dapat meningkatkan resiko untuk Ibu dengan kadar gula darah yang tinggi dapat meningkatkan resiko untuk me
melahlahirkirkan an sesebebelulum m wawaktktununyaya. . AtAtau au dadapat pat jugjuga a dodoktkter er yayang ng memenynyaraaranknkanan dem
demikiaikian, n, karekarena na baybayinyinya a tumtumbubuh h terlterlalu alu besbesar. ar. BayBayi i yanyang g dildilahirahirkan kan sebsebeluelumm waktunya dapat mengalami sindrom sulit untuk bernafas. Bayi yang mengalami waktunya dapat mengalami sindrom sulit untuk bernafas. Bayi yang mengalami sindrom tersebut memerlukan bantuan pernafasan hingga paru-parunya sempurna. sindrom tersebut memerlukan bantuan pernafasan hingga paru-parunya sempurna. Bayi yang ibunya mengalami diabetes gestasional juga dapat mengalami sindrom Bayi yang ibunya mengalami diabetes gestasional juga dapat mengalami sindrom sulit untuk bernafas meskipun dilahirkan tepat waktu.
sulit untuk bernafas meskipun dilahirkan tepat waktu. 3.
3. KadaKadar gula darar gula darah rendah (hh rendah (hipoglipoglikemiaikemia).). Terkad
Terkadang, bayi ang, bayi dari ibu dari ibu yang mengalamyang mengalami i diabetediabetes s gestasgestasional mempunyaional mempunyaii kad
kadar ar gulgula a dardarah ah yanyang g renrendah dah (hip(hipogoglikelikemia) mia) setsetelah elah diladilahirkhirkan, an, karkarena ena kadkadar ar insulin dalam tubuhnya yang tinggi. Hipoglikemia berat yang dialami oleh bayi, insulin dalam tubuhnya yang tinggi. Hipoglikemia berat yang dialami oleh bayi, dap
dapat at memengngakiakibabatktkan an kekejanjang g papada da babayiyi. . PePembemberiarian n nunutritrisi si sesecarcara a cecepat pat && te
terkrkadadanang g jujuga ga dedengngan an pepembmbereriaian n cacairiran an glglukukososa a sesecacara ra inintrtra a vevena na dadapapatt mengembalikan kadar gula darah bayi kembali ke normal.
mengembalikan kadar gula darah bayi kembali ke normal.
4.
Trusted by over 1 million members
Try Scribd FREE for 30 days to access over 125 million titles without ads or interruptions!
Start Free Trial
Start Free Trial
Cancel Anytime.
Referat Diabetes Melitus
Referat Diabetes Melitus GestasionaGestasionall 20112011
atau
ataupun pun rusrusak. ak. MesMeskipukipun n jaujaundindice ce tidatidak k menmenimbimbulkulkan an kekkekhawhawatiraatiran, n, tetatetapipi pengaw
pengawasan sasan secara meecara menyelurunyeluruh tetap dh tetap diperlukiperlukan.an.
5.
5. Diabetes tipe 2 di kemudian hari.Diabetes tipe 2 di kemudian hari.
Bayi dari ibu yang mengalami diabetes gestasional mempunyai resiko lebih Bayi dari ibu yang mengalami diabetes gestasional mempunyai resiko lebih besar u
besar untuk mntuk menderenderita obesitita obesitas dan as dan diabetes diabetes tipe 2 dtipe 2 di kemui kemudian hadian hari.ri.
6.
6. Kematian pada bayi, baik sebelum ataupun setelah lahirKematian pada bayi, baik sebelum ataupun setelah lahir
B.
B. Komplikasi diabetes melitus gestasional terhadap sang ibuKomplikasi diabetes melitus gestasional terhadap sang ibu
1.
1. Tekanan darah tinggi, preeklampsia dan Tekanan darah tinggi, preeklampsia dan eklampsiaeklampsia..
Diabetes melitus gestasional akan meningkatkan resiko ibu untuk mengalami Diabetes melitus gestasional akan meningkatkan resiko ibu untuk mengalami tekanan darah yang tinggi selama kehamilan. Hal tersebut juga akan meningkatkan tekanan darah yang tinggi selama kehamilan. Hal tersebut juga akan meningkatkan resiko ibu untuk terkena preeklampsia dan eklampsia, yaitu 2 buah komplikasi resiko ibu untuk terkena preeklampsia dan eklampsia, yaitu 2 buah komplikasi serius dari kehamilan yang menyebabkan naiknya tekanan darah & gejala lain, serius dari kehamilan yang menyebabkan naiknya tekanan darah & gejala lain, yang dapat membahayakan ibu maupun sang buah hati.
yang dapat membahayakan ibu maupun sang buah hati.
2.
2. Diabetes di kemudian hari.Diabetes di kemudian hari.
Jika mengalami diabetes melitus
Jika mengalami diabetes melitus gestasigestasional, maka onal, maka kemukemungkinangkinan n besar akanbesar akan mengalami kembali pada kehamilan berikutnya. Selain itu, ibu juga beresiko untuk mengalami kembali pada kehamilan berikutnya. Selain itu, ibu juga beresiko untuk menderita diabetes tipe 2 di kemudian hari. Akan tetapi dengan mengatur gaya menderita diabetes tipe 2 di kemudian hari. Akan tetapi dengan mengatur gaya hidup seperti makan makanan yang bernutrisi & berolahraga dapat mengurangi hidup seperti makan makanan yang bernutrisi & berolahraga dapat mengurangi resiko terkena diabetes tipe 2 nantinya.
resiko terkena diabetes tipe 2 nantinya.
IV.
IV. Pemer
Pemeriksaan Penun
iksaan Penunjang Diabetes Melitu
jang Diabetes Melitus Gestasional
s Gestasional
Pe
Pememeririksksaaaan n yayang ng didipeperlrlukukan an adadalalah ah pepememeririksksaaaan n kakadadar r gugula la dadararah h sesertrtaa ultrasonografi untuk mendeteksi adanya kelainan bawaan dan makrosomia.
Trusted by over 1 million members
Try Scribd FREE for 30 days to access over 125 million titles without ads or interruptions!
Start Free Trial
Cancel Anytime.
Trusted by over 1 million members
Try Scribd FREE for 30 days to access over 125 million titles without ads or interruptions!
Start Free Trial
Cancel Anytime.
Referat Diabetes Melitus
Referat Diabetes Melitus GestasionaGestasionall 20112011
Ter
Terapi api nutrnutrisi isi adaladalah ah terterapi api utautama ma di di daladalam m penpenatalatalaksaksanaaanaan n diadiabetebetes. s. TujTujuanuan ut
utamama a teterarapi pi didiet et adadalalah ah memenynyedediaiakakan n nunutrtrisisi i yayang ng cucukukup p babaggi i ibibu u dadan n jajaninin,n, me
mengngonontrotrol l kakadadar r glglukukososa a dardarahah, , dadan n memencencegagah h teterjarjadindinya ya keketotosis sis (ka(kadadar r ketketonon men
meningingkat kat daladalam m daradarah). h). MenMenuruurut t LokLokakarakarya ya LIPLIPI/NAI/NAS S (19(196868), ), wanwanita ita diadiabetebetess gestasional dengan berat badan normal dibutuhkan 30kkal/kg/hari. Pada wanita dengan gestasional dengan berat badan normal dibutuhkan 30kkal/kg/hari. Pada wanita dengan obesitas (Indeks Massa Tubuh > 30 kg/m2) dibutuhkan 25 kkal/kg/hari. Pola makan 3 obesitas (Indeks Massa Tubuh > 30 kg/m2) dibutuhkan 25 kkal/kg/hari. Pola makan 3 ka
kali li mamakakan n bebesasar r disdiselelingingi i 3 3 kakali li mamakakananan n kekecil cil dadalam lam seseharhari i sasangngat at didianjanjururkakan.n. Pe
Pembmbataatasasan n jujumlmlah ah kakarbrbohohididrat rat 4040% % dadari ri jujumlamlah h mamakakananan n dadalam lam seseharhari i dadapatpat menurunkan kadar glukosa darah postprandial (2 jam setelah makan).
menurunkan kadar glukosa darah postprandial (2 jam setelah makan).
Gamba
Gambar 2. r 2. Diet Sehat untuk Penderita DMDiet Sehat untuk Penderita DM
b
b.. OOllaahhrraaggaa Bersep
Bersepeda dan eda dan olah raga olah raga tubuh bagian atas direkomendatubuh bagian atas direkomendasikan pada wanita sikan pada wanita dengadengann dia
diabebetes tes gegestastasiosionalnal. . PaPara ra wawanitnita a didianjanjururkakan n memerabraba a sesendndiri iri rarahimhimnynya a keketiktikaa berolah
berolahraga, raga, apabila apabila terjadi terjadi kontrakontraksi ksi maka maka olahragolahraga a segera segera dihentdihentikan. ikan. OlahragOlahragaa bergu
Start Free Trial
Cancel Anytime.
Referat Diabetes Melitus
Referat Diabetes Melitus GestasionaGestasionall 20112011
ditamba
ditambah h atau dikurangi. Menurut The atau dikurangi. Menurut The AmericaAmerican n DiabetDiabetes es AssoAssociation (1999), terapiciation (1999), terapi insulin direkomendasikan ketika terapi diet gagal untuk mempertahankan kadar gula insulin direkomendasikan ketika terapi diet gagal untuk mempertahankan kadar gula darah puasa < 95 mg/dl atau 2 jam setelah makan kadar gula darah < 120 mg/dl.
darah puasa < 95 mg/dl atau 2 jam setelah makan kadar gula darah < 120 mg/dl.
Gambar 4. Lokasi Penyuntikan Insulin
Gambar 4. Lokasi Penyuntikan Insulin pada Wanita Hamilpada Wanita Hamil
Gamba
Gambar 5. r 5. Contoh Pen untuk Menyuntikkan InsulinContoh Pen untuk Menyuntikkan Insulin
Ter
Trusted by over 1 million members
Try Scribd FREE for 30 days to access over 125 million titles without ads or interruptions!
Start Free Trial
Cancel Anytime.
Trusted by over 1 million members
Try Scribd FREE for 30 days to access over 125 million titles without ads or interruptions!
Start Free Trial
Cancel Anytime.
Referat Diabetes Melitus
Referat Diabetes Melitus GestasionaGestasionall 20112011
melahirkan secara normal dalam usia kehamilan 37 – 40 minggu selama tidak ada melahirkan secara normal dalam usia kehamilan 37 – 40 minggu selama tidak ada komplikasi lain. Apabila diabetesnya lebih berat dan memerlukan pengobatan dengan komplikasi lain. Apabila diabetesnya lebih berat dan memerlukan pengobatan dengan insulin
insulin, maka , maka sebaiknsebaiknya kehamilan diakhiri lebih dini ya kehamilan diakhiri lebih dini pada kehamilan 36 – pada kehamilan 36 – 38 minggu38 minggu ter
terututamama a bibila la kekehahamilmilanannynya a diidiikukuti ti ololeh eh kokompmpliklikasasi i lalain in seseperperti ti mamakrkrososomomia,ia, preekla
preeklampsia, mpsia, atau atau kematiakematian n janin. janin. PengPengakhiran akhiran kehamkehamilan ilan lebih lebih baik baik lagi lagi dengandengan induksi (perangsangan) atau operasi Caesar.
induksi (perangsangan) atau operasi Caesar.
Wanita dengan diabetes gestasional memiliki risiko meningkat untuk mengalami Wanita dengan diabetes gestasional memiliki risiko meningkat untuk mengalami diabetes tipe 2 setelah melahirkan. Kadar glukosa darah ibu harus diperiksa 6 minggu diabetes tipe 2 setelah melahirkan. Kadar glukosa darah ibu harus diperiksa 6 minggu setelah melahirkan dan setiap 3 tahun ke depan.
Start Free Trial
Cancel Anytime.
Referat Diabetes Melitus
Referat Diabetes Melitus GestasionaGestasionall 20112011
Diabetes Melitus merupakan penyakit metabolik yang dapat menimbulkan berbagai komplikasi Diabetes Melitus merupakan penyakit metabolik yang dapat menimbulkan berbagai komplikasi yang
yang sansangat gat memmemepeepengangaruhruhi i kuakualitalitas s hidhidup up penpenyanyandangdangnya nya sehsehingingga ga perperlu lu menmendapdapatkatkanan perhatian
perhatian serius serius dari dari semua semua pihak. pihak. SampaSampai i saat saat ini ini memanmemang g belum belum ditemuditemukan kan cara cara atauatau pengo
pengobatan batan yang yang dapat dapat menyemenyembuhkmbuhkan an diabetediabetes s secara secara menyemenyeluruh. luruh. NamuNamun n harus harus diingatdiingat bahwa d
bahwa diabetes daiabetes dapat dikempat dikembalikanbalikan, dengan c, dengan cara diet, olahara diet, olahraga, dan draga, dan dengan mengan menggenggunakan ounakan obatbat anti diabetik. Pada setiap penanganan penyandang diabetes melitus, harus selalu ditetapkan anti diabetik. Pada setiap penanganan penyandang diabetes melitus, harus selalu ditetapkan target yang akan dicapai sebelum memulai pengobatan. Hal ini bertujuan untuk mengetahui target yang akan dicapai sebelum memulai pengobatan. Hal ini bertujuan untuk mengetahui ke
keberberhashasilailan n prprogogram ram pepengngobobatatan an dadan n pepenynyesesuauaian ian regregimeimen n teteraprapi i sesesusuai ai kekebubututuhahan.n. Pengobatan diabetes ini sangat spesifik dan individual untuk masing-masing pasien. Modifikasi Pengobatan diabetes ini sangat spesifik dan individual untuk masing-masing pasien. Modifikasi gaya hidup sangat penting untuk dilakukan, tidak hanya untuk mengontrol kadar glukosa darah gaya hidup sangat penting untuk dilakukan, tidak hanya untuk mengontrol kadar glukosa darah namun bila diterapkan secara umum diharapkan dapat menurunkan prevalensi diabetes melitus namun bila diterapkan secara umum diharapkan dapat menurunkan prevalensi diabetes melitus baik di
baik di IndonIndonesia maesia maupun upun di dudi dunia di mnia di masa yanasa yang akan g akan datangdatang.. Diab
Diabeteetes s yang terjadyang terjadi i dan dan barbaru u dikdiketahetahui ui saasaat t hamhamil, il, dindinamaamakan kan dendengan gan diadiabetebetes s melmelitusitus gestas
gestasional. Sedangkaional. Sedangkan n bila diabetes bila diabetes telah diketahui sebelum hamil, telah diketahui sebelum hamil, maka dinamakan diabetesmaka dinamakan diabetes melitus pregestasi. Diabetes melitus yang terjadi pada ibu hamil dan diketahui saat hamil melitus pregestasi. Diabetes melitus yang terjadi pada ibu hamil dan diketahui saat hamil kemudian akan pulih kembali 6 minggu pasca persalinan, maka ini dinamakan diabetes melitus kemudian akan pulih kembali 6 minggu pasca persalinan, maka ini dinamakan diabetes melitus gestasional, namun apabila setelah 6 minggu persalinan diabetes belum juga sembuh, maka ini gestasional, namun apabila setelah 6 minggu persalinan diabetes belum juga sembuh, maka ini bukan
bukannya nya diabetediabetes s GestasGestasional, ional, tetapi tetapi diabetediabetes s melitusmelitus. . DiabeteDiabetes s melitus melitus gestasiogestasional nal perluperlu penang
penanganan anan yang yang seriusserius, , karena karena dapat dapat mempemempengaruhngaruhi i perkemperkembangan bangan janin, janin, dan dan dapatdapat mengancam kehidupan janin kedepannya. sehingga perlu diberikan asuhan keperawatan secara mengancam kehidupan janin kedepannya. sehingga perlu diberikan asuhan keperawatan secara profess
professional ional terhadaterhadap p ibu ibu hamil hamil dengdengan an diabetediabetes s melitus, melitus, supaysupaya a tidak tidak lagi lagi terjadi terjadi berbagberbagaiai komplikasi-komplikasi yang tidak diinginkan