• Tidak ada hasil yang ditemukan

Disusun oleh : AFRIYANTO TJANDRA NIM :

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2021

Membagikan "Disusun oleh : AFRIYANTO TJANDRA NIM :"

Copied!
11
0
0

Teks penuh

(1)

KONSUMSI IKAN TERI (Stolephorus sp.) WARGA DUSUN

SEKUTIS, DESA TABET, KECAMATAN LIMBANGAN,

KABUPATEN KENDAL DITINJAU DARI ASPEK GIZI

DAN KEAMANAN PANGAN

CONSUMPTION OF TERI FISH (Stolephorus sp.) AMONG

THE INHABITANTS OF SEKUTIS VILLAGE, LIMBANGAN

DISTRICT, KENDAL WITH A SPECIAL REFERENCE

TO NUTRITION AND FOOD SAFETY

SKRIPSI

Diajukan untuk memenuhi sebagian syarat-syarat guna memperoleh gelar Sarjana Teknologi Pangan

Disusun oleh : AFRIYANTO TJANDRA

NIM : 04.70.0149

PROGRAM STUDI TEKNOLOGI PANGAN

FAKULTAS TEKNOLOGI PERTANIAN

UNVERSITAS KATOLIK SOEGIJAPRANATA

(2)

KONSUMSI IKAN TERI (Stolephorus sp.) WARGA DUSUN

SEKUTIS, DESA TABET, KECAMATAN LIMBANGAN,

KABUPATEN KENDAL DITINJAU DARI ASPEK GIZI

DAN KEAMANAN PANGAN

CONSUMPTION OF TERI FISH (Stolephorus sp.) AMONG

THE INHABITANTS OF SEKUTIS VILLAGE, LIMBANGAN

DISTRICT, KENDAL WITH A SPECIAL REFERENCE

TO NUTRITION AND FOOD SAFETY

Disusun oleh : AFRIYANTO TJANDRA

NIM : 04.70.0149

Progdi : Teknologi Pangan

Skripsi ini telah disetujui dan dipertahankan di hadapan sidang penguji pada tanggal 18 Februari 2009

Semarang, 12 Maret 2009 Fakultas Teknologi Pertanian Universitas Katolik Soegijapranata Semarang

Pembimbing I Dekan

Prof. Dr. Ir. Budi Widianarko, M.Sc Ita Sulistyawati, STP. M.Sc

Pembimbing II

(3)

RINGKASAN

Aktivitas manusia dapat menyebabkan pencemaran lingkungan. Ikan teri merupakan salah satu jenis ikan yang kaya akan protein dan mudah diperoleh karena penyebarannya luas di daerah perairan wilayah Indonesia. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui tingkat konsumsi ikan teri (Stolephorus

sp.) warga Warung I (RT 01/RW 03), Warung II (RT 03/RW 03), dan Warung III

(RT 02/RW 04) sebagai salah satu sumber protein hewani di Dusun Sekutis, Desa Tabet, Kecamatan Limbangan, Kabupaten Kendal dan mengevaluasi asupan gizi (garam dan protein) dan risiko keamanan pangan (logam Cd dan formalin) yang berasosiasi dengan konsumsi ikan teri. Analisa dari logam Cd menggunakan AAS, formalin menggunakan spektrofotometri, garam dan protein menggunakan analisa kimia. Analisa data menggunakan SPSS versi 13 for Windows dan Microsoft

Excel 2003.

Dalam setiap pengambilan ikan teri terdapat perbedaan pada kadar air, garam, formalin, dan logam Cd serta kadar protein. Kadar garam pada ikan teri WR III paling tinggi yaitu 18,97 ± 2,14%. Kadar protein pada ikan teri WR II paling tinggi yaitu 58,79 ± 3,13%. Kadar air pada ikan teri WR III tertinggi yaitu 44,23 ± 2,76%. Kadar formalin pada ikan teri WR III tertinggi yaitu 392,08 ± 446,53 μg/g. Kadar logam Cd pada ikan teri WR III paling tinggi yaitu 0,44 ± 0,14 μg/g. Tingkat konsumsi ikan teri kering paling tinggi yaitu pada WR I sebesar 10,11 – 27,18 g (konsumen perempuan) dan 9,87 – 16,95 g (konsumen laki – laki) dan pada ikan teri basah yaitu WR III sebesar 12,75 – 26,28 g (konsumen perempuan) dan 12,51 – 23,04 g (konsumen laki – laki). Asupan Garam tertinggi ada pada WR III dengan konsumen perempuan dan laki - laki yaitu 2,05 – 5,46 g/minggu dan 2,02 – 4,79 g/minggu. Asupan formalin paling tinggi terdapat pada WR III dengan konsumen perempuan dan laki – laki yaitu 242,69 – 19.985,90 μg/minggu dan 238,12 – 17.521,88 μg/minggu. Asupan protein tertinggi ada pada WR I dengan konsumen perempuan dan laki – laki yaitu 4,90 – 13,17 g/minggu dan 4,78 – 8,22 g/minggu. Asupan logam Cd tertinggi ada pada WR III dengan konsumen perempuan dan laki – laki yaitu 3,76 – 16,00 μg/minggu dan 3,69 – 14,03 μg/minggu. MTWI paling tinggi terdapat pada WR I dengan konsumen perempuan dan laki – laki yaitu 5,24 – 7,71 μg/kb BB dan 5,49 – 6,25 μg/kg BB. Nilai HQ paling tinggi ada pada WR III dengan konsumen perempuan dan laki – laki yaitu 0,74 – 2,10 dan 0,76 – 2,37. MCL tertinggi ada pada WR I dengan konsumen perempuan dan laki – laki yaitu 12,95 – 26,81 g/minggu dan 10,49 – 28,09 g/minggu. Selain itu, konsumsi ikan teri memberikan kostribusi protein yang tinggi pada konsumen perempuan di WR I, WR II, dan WR III yaitu 16,0 ± 7,0%; 17,0 ± 5,52; 10,6 ± 4,3%.

(4)

ii

SUMMARY

Human activities might cause pollution to the environment. Teri fish (Stolephorus sp) is a seafood species containing high protein. It can be obtained relatively easily because it spreads in all sea waters in Indonesia. The purposes of this research were (1) to find out the consumption levels of

Teri fish, as a source of animal protein, by Vendor I (RT 01/RW 03), Vendor

II (RT 03/RW 03) and Vendor III (RT 02/RW 03) in Sekutis, Tabet Village, Limbangan District, Kendal Regency and (2) to evaluate the nutrition intakes (salt and protein) and the safety risks associated with consumption of the teri fish which is contaminated with Cd and formaldehyde. Some chemical analyses were performed to measure salt, protein, formaldehyde, and Cd. Different bulk samples of Teri fish showed different content of water, salt, formalin, Cd and protein. Teri fish sampled from Vendor III contained the highest contents of salt (18.97 ± 2.14%), water (44.23 ± 2.76%), formaldehyde (392.08 ± 2.14 ug/g) and Cd (0.44 ± 0.14 ug/g). Teri fish sampled from Vendor II contained the highest content of protein (58.79 ± 3.13%). Vendor I consumed the highest quantity of dry teri fish (10.21 – 27.18 g/week by female consumers and 9.87 - 16.95 g/week by male consumers). Vendor III consumed the highest quantity of fresh teri fish (12.75 – 26.78 g/week by female consumers and 12.51 - 13.04 g/week by male consumers), salt (2.05 – 5.46 g/week by female consumers and 2.02 - 4.79 g/week by male consumers), formaldehyde (342.69 – 19,985.90 ug / week by female consumers and 238.12 - 17.521 ug/week by male consumers) and Cd (3.76 – 16.00 ug/week by female consumers and 3.69 - 14.03 ug/week by male consumers). Consumers who eat teri fish from Vendor I obtained the highest intake of protein 4.90 – 13.17 g/week (female) and 4.78 -8.22 g/week (male) . The highest content of MTWI was in found when consumers obtain teri fish from Vendor I, with 5.24 – 7.71 ug/kg BW and 5.49 – 6.25 ug/kg BW for female and male consumers respectively. The highest value of HQ was found when consumers obtain teri fish from Vendor I, with 0.74 – 2.10 and 0.76 – 2.37 for female and male consumers respectively. The highest content of MCL for teri fish from Vendor I was 12.95 – 26.81 g/week and 10.49 – 28.09 g/week for female and male consumers respectively. The consumption of teri fish contributed relatively high protein intake female individuals who obtained teri fish from Vendor I, Vendor II and Vendor III (16.0 ± 7.0%, 17.0 ± 5.52% and 10.6 ± 4.3% respectively)

(5)

KATA PENGANTAR

Puji Syukur kepada Tuhan Yang Maha Esa, karena atas anugerah dan kasih-Nya penulis bisa menyelesaikan penulisan laporan skripsi ini dengan baik dan tepat pada waktunya. Banyak pengalaman dan pengetahuan baru yang dapat menambah wawasan, pola pikir, dan cara pandang penulis untuk menjadi bekal dalam menghadapi masa depan.

Penulis menyadari bahwa laporan skripsi ini masih jauh dari sempurna yang disebabkan karena keterbatasan kemampuan dan pengetahuan penulis. Namun berkat bimbingan, nasihat, dan dorongan baik secara materiil maupun spiritual dari berbagai pihak, akhirnya laporan skripsi ini dapat terselesaikan dengan baik. Karena itu, pada kesempatan ini penulis ingin menyampaikan rasa terima kasih kepada :

1. Ibu Ita Sulistyawati, STP. M.Sc selaku Dekan Fakultas Teknologi Pertanian UNIKA Soegijapranata Semarang.

2. Bapak Prof Dr. Ir. Budi Widianarko, M.Sc selaku dosen pembimbing pertama yang telah banyak memberi arahan, semangat, dan bimbingan hingga laporan skripsi ini dapat diselesaikan dengan baik.

3. Ibu Ir. Ch. Retnaningsih, MP selaku dosen pembimbing kedua yang telah memberi semangat untuk menyelesaikan skripsi dan mengarahkan penulis. 4. Mas Soleh selaku laboran yang telah banyak memberi arahan dan

bimbingan penulis selama penelitian.

5. Mas Prie, Mbak Endah, Mbak Ros, Mbak Wati, Pak Agus yang telah memberi semangat untuk menyelesaikan laporan skripsi dengan baik dan tepat waktu.

6. Papih, Mamih, dan kedua cici penulis tersayang yang telah memberikan semangat dan selalu mendukung dalam penyelesaian laporan skripsi tepat waktu dan baik.

(6)

iv

7. Kak Vega, Jon Petrus, Adhe Dian, Om Indra, teman-teman angkatan 04, adik – adik angkatan 06 dan 07 yang penulis tidak dapat sebutkan satu persatu yang telah memberikan bantuan baik materiil maupun spiritual dan selalu memberi dukungan sehingga laporan skripsi ini dapat terselesaikan dengan baik dan tepat waktu.

Penulis juga mengharapkan kritik dan saran yang bersifat membangun dari semua pihak demi kemajuan penulis dan kesempurnaan laporan skripsi ini. Sehingga laporan skripsi ini dapat berguna dalam menambah wawasan bagi penulis sendiri maupun pihak-pihak yang membutuhkan.

Semarang, 12 Maret 2009

Afriyanto Tjandra

(7)

DAFTAR ISI

Halaman

RINGKASAN ... i

SUMMARY ... ii

KATA PENGANTAR ... iii

DAFTAR ISI ... v

DAFTAR TABEL ... vii

DAFTAR GAMBAR ... viii

DAFTAR LAMPIRAN ... ix

1. PENDAHULUAN ... 1

1.1 Latar Belakang ... 1

1.2 Tinjauan Pustaka ... 2

1.2.1 Ikan Teri Sebagai Sumber Protein Hewani ... 2

1.2.2 Risiko Kontaminasi Ikan Teri dan Produk Ikan Teri ... 5

1.2.3 Logam Cd Dalam Produk Perikanan dan Risikonya ... 7

1.2.4 Formalin Dalam Produk dan Risikonya ... 9

1.2.5 Kontribusi Gizi Konsumsi Ikan Teri ... 11

1.2.6 Evaluasi Risiko Keamanan Pangan Konsumsi Ikan Teri Yang Terkontaminasi Logam Cd dan Formalin ... 12

1.2.7 Evaluasi Gizi Produk Olahan Ikan Teri ... 16

1.3 Tujuan Penelitian ... 17

2. MATERI DAN METODA ... 18

2.1 Waktu dan Tempat Penelitian ... 18

2.2 Uji Pendahuluan ... 19 2.3 Survey ... 19 2.3.1 Pengambilan Responden ... 19 2.3.2 Pengumpulan Data ... 20 2.4 Uji Laboratorium ... 20 2.4.1 Pengambilan Sampel ... 20 2.4.2 Analisa Kimia ... 21

(8)

vi

2.4.2.1 Analisa Kadar Air (Thermogravimetry) ... 21

2.4.2.2 Analisa Kadar Protein ... 22

2.4.2.3 Analisa Kadar Garam ... 23

2.4.2.4 Analisa Kadar Formalin Secara Kuantitatif ... 23

2.4.2.5 Analisa Kandungan Logam Cd ... 25

2.5 Tingkat Konsumsi Protein ... 26

2.6 Evaluasi Risiko Konsumsi Ikan Teri ... 26

2.7 Analisa Data ... 28

3. HASIL PENELITIAN ... 30

3.1 Hasil Analisa Kimia Ikan Teri Kering dan Basah ... 30

3.2 Asupan Kandungan Gizi, Formalin, dan Logam Cd Pada Ikan Teri ... 36

3.3 Angka Kecukupan Gizi Protein Warga ... 48

4. PEMBAHASAN ... 52

4.1 Analisa Kimia Ikan Teri Kering dan Basah ... 52

4.2 Asupan Kandungan Gizi, Formalin, dan Logam Cd Pada Ikan Teri ... 56

4.3 Angka Kecukupan Gizi Protein Warga ... 62

5. KESIMPULAN ... 64

6. DAFTAR PUSTAKA ... 66

(9)

DAFTAR TABEL

Tabel 1. Komposisi Kimia Beberapa Jenis Ikan Teri (Stolephorus sp.) ... 4

Tabel 2. Susunan Kimia Berbagai Jenis Ikan Segar dan Kering per 100 g Bahan ... 5

Tabel 3. Syarat Mutu Ikan Teri Asin ... 7

Tabel 4. Hasil Uji Kadar Formalin Pada Ikan Asin ... 11

Tabel 5. Kandungan Natrium Beberapa Bahan Makanan ... 12

Tabel 6. Perbandingan Nilai HQ Pada Berbagai Jenis Seafood ... 15

Tabel 7. Angka Kecukupan Gizi (AKG) Rata – Rata Yang Dianjurkan (per orang per hari) ... 16

Tabel 8. Spesifikasi Pengukuran Logam... 25

Tabel 9. Hasil Analisa Kimia Ikan Teri Basah dan Kering... 30

Tabel 10. Konsumsi Ikan Teri dan Asupan Garam Berdasarkan Tiga Skenario Lokasi Pembelian Ikan ... 37

Tabel 11. Konsumsi Ikan Teri dan Asupan Formalin Berdasarkan Tiga Skenario Lokasi Pembelian Ikan ... 39

Tabel 12. Konsumsi Ikan Teri dan Asupan Protein Berdasarkan Tiga Skenario Lokasi Pembelian Ikan ... 41

Tabel 13. Konsumsi Ikan Teri dan Asupan Logam Cd Berdasarkan Dua Skenario Lokasi Pembelian Ikan ... 43

Tabel 14. Konsumsi Ikan Teri dan Asupan Logam Cd Berdasarkan Satu Skenario Lokasi Pembelian Ikan ... 46

Tabel 15. Angka Kecukupan Gizi Protein Warga WR I ... 48

Tabel 16. Angka Kecukupan Gizi Protein Warga WR II ... 49

(10)

viii

DAFTAR GAMBAR

Gambar 1. Ikan Teri (Stolephorus Insularis.) Yang Dikonsumsi

Oleh Warga Indonesia ... 4 Gambar 2. Peta Lokasi Dusun Sekutis, Desa Tabet,

Kecamatan Limbangan, Kabupaten Kendal ... 18 Gambar 3. Recall Diet Warga ... 20 Gambar 4. Ikan Teri Kering dan Ikan Teri Basah ... 21 Gambar 5. Kadar Formalin (ppm) Berdasarkan Tiga Skenario

Lokasi Pembelian ... 31 Gambar 6. Kadar Logam Cd (ppm) Berdasarkan Tiga Skenario

Lokasi Pembelian ... 32 Gambar 7. Kadar Air (%) Berdasarkan Tiga Skenario

Lokasi Pembelian ... 33 Gambar 8. Kadar Garam (%) Berdasarkan Tiga Skenario

Lokasi Pembelian ... 34 Gambar 9. Kadar Protein (%) Berdasarkan Tiga Skenario

Lokasi Pembelian ... 35

(11)

DAFTAR LAMPIRAN

Lampiran 1. Perhitungan Kontribusi Protein Konsumsi Ikan Teri Lampiran 2. Perhitungan Asupan Variabel Kimia Pada Ikan Teri Lampiran 3. Perhitungan Analisa Kimia

Lampiran 4. Analisa Data SPSS 13

Lampiran 5. Lembar Kuisioner dan Recall Diet

Lampiran 6. Persentil ke-10, median, dan persentil ke-90 Dari Asupan Variabel Kimia Pada Ikan Teri

Lampiran 7. Angka Kecukupan Protein Ikan Teri Kering dan Basah

Lampiran 8. Rata – rata dan Standar Deviasi Variabel Kimia Pada Ikan Teri Kering dan Basah

Lampiran 9. Profil Dusun Sekutis, Desa Tabet, Kecamatan Limbangan,

Kabupaten Kendal

Lampiran 10. Jadwal Pelaksanaan Pengambilan Ikan Teri Lampiran 11. Data Pengambilan Responden

Gambar

Gambar 1. Ikan Teri (Stolephorus Insularis.) Yang Dikonsumsi

Referensi

Dokumen terkait

(Questioning), masyarakat belajar (learning Community), pemodelan (modelling), Reflektif (reflection), penilaian yang sebenarnya (authentic assesment). 1) Kontruktivisme

Dengan Balanced Scorecard , tujuan suatu perusahaan tidak hanya dinyatakan dalam ukuran keuangan saja, melainkan dinyatakan dalam ukuran dimana perusahaan tersebut menciptakan

Maka hasil yang diperoleh menyatakan bahwa kualitas, citra merek, harga terdapat pengaruh signifikan terhadap loyalitas konsumen Hand & Body Lotion Marina di Kalurahan

Penguasaan teknik dasar passing yang baik oleh pemain, sehingga akan tercipta permainan yang cantik dan enak ditonton.Dalam setiap bermain sepakbola diharuskan

Concrete vibrator adalah alat yang berfungsi untuk menggetarkan adukan beton yang belum mengeras pada saat pengecoran, agar adukan beton dapat mengisi seluruh ruangan dan tidak

Drs Jafron Wasiq Hidayat, M.Si Dr.. Fuad

 Bagian pelaporan memuat kesimpulan akhir yang kurang sesuai dengan data, tidak terdapat pengembangan hasil pada masalah lain.  Kerjasama

Penelitian yang dilakukan di Ethnictro Music Education dalam setiap pertemuan, Pada saat pembelajaran piano pop grade 1 berlangsung.. Ada pun waktu