• Tidak ada hasil yang ditemukan

ANALISIS GEOGRAFI TERHADAP TINGGINYA PERNIKAHAN USIA MUDA DI KECAMATAN BLORA KABUPATEN BLORA TAHUN 2011 DAN 2015 SKRIPSI

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2021

Membagikan "ANALISIS GEOGRAFI TERHADAP TINGGINYA PERNIKAHAN USIA MUDA DI KECAMATAN BLORA KABUPATEN BLORA TAHUN 2011 DAN 2015 SKRIPSI"

Copied!
19
0
0

Teks penuh

Referensi

Dokumen terkait

Fokus penelitian ini merupakan implementasi syarat pencatatan nikah, prosedur nikah, dan syarat administratif nikah pada pernikahan usia muda dengan informan pelaku

Menurut Sarwono (2006), pernikahan muda atau pernikahan dini banyak terjadi pada masa pubertas karena remaja sangat rentan terhadap perilaku seksual yang membuat

terjadinya pernikahan usia muda di Kelurahan Sawit Seberang Kecamatan Sawit. Seberang

Dari kedua penjelasan di atas mengenai psikoedukasi pernikahan usia muda dapat disimpulkan bahwa psikoedukasi pernikahan usia muda adalah suatu bentuk intervensi

Hasil penelitian yang diperoleh dari analisis cluster terhadap pernikahan usia muda di Kabupaten Probolinggo yaitu bahwa variabel psikologi memiliki pengaruh yang

Tidak dapat dipungkiri pernikahan usia muda berdampak positif. Usia sebenarnya bukan patokan untuk menentukan kesiapan pasangan untuk menikah tetapi harus dilihat

Berdasarkan studi pendahuluan yang dilakukan di KUA Kecamatan Sedayu Kabupaten Bantul didapatakan data bahwa pada tahun 2011-2014 jumlah pasangan yang menikah di usia muda

Sehingga peneliti dapat menyelesaikan skripsi yang berjudul “Fenomena Pernikahan Usia Muda Di Desa Pataan Kecamatan Sambeng Kabupaten Lamongan”.. Adapun tujuan dari penulisan