Asal Usul syiah
Ahmad bin Farsi , ahli linguistik terkenal di kurun kelima Hijriyah, telah mencoba menganilis akar kata syiah yaitu sy-ya-ain dalam kitab mu’jam muqayis al’lughah. Menurutnya, akar kata ini digunakan dalam dua makna, yaitu membantu dan menyebarkan.
Kata syiah dalam bahasa arab, pada awalnya bermakna satu,dua atau sekelompok pengikut. Pada dasarnya, yang dikatakan sebagai para pengikut siapapun adalah mereka yang membantunya atau membantu dalam menggapai tujuan..
Pada awal sejarah islam, lafaz syiah digunakan dengan makna aslinya atau makna leksikal untuk para pengikut berbagai individu. Sebagai contoh, pada sebagian dari riwayat menyinggung tentang syiah ali bin abi thalib, dan pada riwayat yang lain membicarakan tentang syiah muawiyyah bin abi sufyan. Akan tetapi sebagaimana yang terjadi kemudian, kata ini secara bertahap menemukan makna sekunder atau makna istilahnya, dan berdasarkan makna ini syiah hanya dikatakan pada para pengikut ali as yang menyakini keimanannya.