• Tidak ada hasil yang ditemukan

Sifat Perencanaan Strategis terhadap pdf

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2018

Membagikan "Sifat Perencanaan Strategis terhadap pdf"

Copied!
20
0
0

Teks penuh

(1)

PERENCANAAN STRATEGIS

UNIVERSITAS SERANG RAYA/AKT-B/SMSTER 6

KELOMPOK 3

(2)

Perencanaan Strategis

Rencana Strategis: pernyataan resmi dari rencana. Perencanaan Strategis: proses penyusunan &

merevisi pernyataan itu.

Perencanaan Strategis adalah proses memutuskan

program-program yang organisasi akan melakukan dan perkiraan jumlah sumber daya yang akan dialokasikan untuk setiap program selama beberapa tahun ke

(3)

Teknik perencanaan strategis

Berbagai teknik analisis bisnis dapat digunakan dalam proses ini, termasuk analisis :

SWOT (Strengths, Weaknesses, Opportunities,

Threats),

PEST (Political, Economic, Social,

Technological), atau

STEER (Socio-cultural, Technological,

(4)

Hubungan dengan Perumusan Strategi

Strategi formulasi vs perencanaan strategis?Strategi formulasi: proses memutuskan

strategi baru.

Perencanaan strategis: proses memutuskan

(5)

Manfaat Perencanaan Strategis

Dapat memberikan organisasi:

Sebuah kerangka kerja untuk mengembangkan

anggaran tahunan.

Sebuah alat pengembangan manajemen.

Suatu mekanisme untuk memaksa manajer untuk

berpikir jangka panjang.

Sebuah cara menyelaraskan manajer dengan

(6)

Jenis – jenis Perencanaan

1. Jenis perencanaan menurut prosesnya a.Policy Planning, suatu rencana yang memuat

kebiajkankebijakansaja, tentang garis besar atau pokok dan bersifatumum. Mengenai apa dan bagaimana melaksanakan kebijakanitu tidak dirumuskan. Contohnya ada pada GBHN.

b. Program Planning, merupakan perincian dan penjelasandaripada policy planning. Dalam perencanaan ini biasanyamemuat, hal-hal berikut:

Ikhtisar tugas-tugas yang harus dikerjakan

Sumber-sumber dan bahan-bahan yang dapat digunakanBiaya, personalia, situasi dan kondisi pekerjaan

Prosedur kerja yang harus dipatuhi

(7)

c. Operational Planning (perencanaan kerja), yakni suatuperencanaan yang memuat hal- hal yang

bersifat teknis seperticara-cara pelaksanaan tugas agar berhasil mencapai tujuanyang lebih tinggi. Hal-hal yang seringkali dimuat dalamperencanaan ini adalah: Analisa daripada program perencanaan

Penetapan prosedur kerjaMetode-metode kerja

(8)

2. Jenis perencanaan menurut jangka waktunya

Long Range Planning, yaitu perencanaan jangka

panjang yangdalam pelaksanaannya

membutuhkan waktu lebih dari tigatahun

Intermediate Planning, yaitu perencanaan

jangka menengahyang waktu pelaksanaanya membutuhkan waktu antara 1hingga tiga tahun

Short Range Planning, yaitu perencanaan jangka

(9)

3.Jenis perencanaan menurut wilayah pelaksanaannya

Single Use Planning, yaitu suatu perencanaan

hanya untuksekali pakai saja. Dalam artian jika rencana tersebut telahtercapai, maka tidak akan digunakan lagi

Repeats Planning, yaitu perencanaan yang dipakai

(10)

4. Jenis perencanaan dilihat dari segi luasnya usaha kegiatan

General Planning, suatu rencana yang dibuat secara

garis besardan menyeluruh untuk kegiatan kerja

sama yang lebih luas.Misalnya rencana Kepala Bidang Kanwil untuk satu tahunpelajaran

Special (Concentrated) Planning, suatu rencana

(11)

Keterbatasan Perencanaan Strategis

Perencanaan strategis memakan waktu & mahal.

Sebuah proses perencanaan strategis formal

tidak diperlukan dalam organisasi relatif stabil kecil.

Hal ini tidak berharga di organisasi yang

(12)

Menganalisis Usulan Program Baru

Ide untuk program baru dapat berasal mana

saja dalam organisasi.

Proposal untuk program pada dasarnya baik

reaktif atau proaktif.

Analisis Investasi Modal

Net present value proyek

(13)

Menganalisis Program yang sedang

berlangsung

Beberapa teknik analisis dapat membantu

dalam proses ini.

Analisis Rantai Nilai

(14)

Analisis Rantai Nilai

Rantai nilai untuk setiap perusahaan adalah himpunan

terkait kegiatan penciptaan nilai yang merupakan bagian, dari memperoleh bahan baku dasar untuk pemasok komponen untuk membuat produk akhir-akhir digunakan & memberikan kepada konsumen akhir.

Tiga daerah yang berpotensi berguna:

1. Kaitan dengan pemasok. 2. Kaitan dengan pelanggan.

(15)

Proses Kaitan dengan Rantai Nilai Firm

Analisis rantai nilai secara eksplisit mengakui fakta bahwa kegiatan nilai individu

dalam perusahaan tidak independen melainkan saling bergantung.

Meningkatkan efisiensi seluruh hubungan proses dalam rantai nilai.

a. Pindahkan bahan dari vendor, melalui produksi, & kepada pelanggan dengan biaya terendah, dalam waktu singkat, & kualitas yang dapat diterima. b. Mengurangi jumlah bagian yang terpisah & meningkatkan kemudahan pembuatan.

Meningkatkan efisiensi setiap kegiatan dalam rantai.

Efisiensi dari bagian ke dalam

Contoh: mengurangi jumlah vendor, memiliki sistem komputer tempat perintah otomatis.

Efisiensi dari bagian produksi

Contoh : peningkatan otomatisasi, sistem kontrol produksi yang lebih baik.  Efisiensi dari bagian luar

(16)

Berdasarkan Costing diminta

Pusat biaya aktivitas.Dasar alokasi cost driver.

ABC ketika digunakan sebagai proses perencanaan strategis, dapat memberikan wawasan berguna:

Contoh:

Ini mungkin menunjukkan bahwa produk yang kompleks dengan

banyak bagian yang terpisah memiliki desain & produksi yang lebih tinggi biaya dari produk sederhana.

Produk dengan volume rendah memiliki biaya unit yang lebih

tinggi dibandingkan produk volume tinggi.

(17)

Proses Penyusunan Perencanaan

1. Merumuskan Misi dan Tujuan 2. Memahami Keadaan Saat ini

3. Mempertimbangkan faktor pendukung dan penghambat tercapainya Tujuan

(18)

Proses Perencanaan Strategis

1. Meninjau & memperbarui rencana strategis dari tahun lalu.

2. Menentukan asumsi & pedoman. 3. Analisa.

(19)
(20)

KESIMPULAN

Perencanaan strategis haruslah merupakan suatu daur

berkesinambungan. Daur itu dimulai dengan pembentukan visi organisasi, berlanjut dengan penentuan strategi (yaitu tujuan dan garis besar usaha untuk mewujudkannya) yang

menentukan bagaimana visi digunakan untuk membimbing semua usaha dan karya organisi, kemudian dijabarkan menjadi pelbagai taktik yang tepat dalam mengaplikasikan strategi,

mengarah pada langkah-langkah implementasi taktik serta

tindakan operasional yang harus dilaksanakan dari hari ke hari dalam organisasi. Tak ada tangga yang boleh dilewatkan di

Referensi

Dokumen terkait

Tugas Akhir ini telah diterima dan disahkan oleh Dewan Penguji Tugas Akhir sebagai syarat untuk memperoleh gelar sarjana S-1 Teknik Mesin di Jurusan Mesin Fakultas Teknik

ini adalah untuk membuat Perencanaan strategis Sistem Informasi menggunakan metode Ward & Peppard (2002) yang sesuai dengan visi, misi, sasaran/tujuan dan proses bisnis yang ada

Tugas akhir merupakan salah satu persyaratan untuk memperoleh gelar sarjana pada Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam Universitas Sumatera Utara Medan.

Prosedur pengembalian barang ke gudang dari bagian produksi terjadi karena adanya kesalahan dalam pengisian komponen bahan baku yang diperlukan untuk membuat

Permasalahan tersebut membuat peneliti untuk merekayasa material GRC menjadi papan semen menggunakan serat alam yaitu serat pelepah pisang dan untuk memperoleh kuat tekan dan kuat

Masalah dibatasi pada Pembahasan lebih difokuskan pada perencanaan strategis sumber daya manusia untuk proses bisnis yang terkait dengan Tri Dharma Perguruan Tinggi, Hasil akhir

dengan bagian pelayanan /yang terkait Tiap bulan -Penambahan alat kalibrator - KAK & PRUK membuat usulan untuk duplikasi. -Penyiapan anggaran/dana 6 Proses Penerbitan

Produksi bahan baku, dan bahan kimia untuk membuat propelan masih di impor dari negara lain dengan cara kerja sama atau membeli peralatan produksi dan komponen- komponen yang