YANG SUDAH KITA LAKUKAN SELAMA 2,5 TAHUN

Teks penuh

(1)

IS

S

N

1978 - 8080 | NOMOR 138 TAHUN 2014 | TAHUN XII JUNI 2014

www.tebingtinggikota.go.id

SANG PEMIMPIN

SINERGI

REFERENSI TEBING TINGGI DELI

MENCATAT PRESTASI

KOTA TEBING TINGGI

2,5 TAHUN

PERIODE 2011 - 2016

YANG SUDAH KITA LAKUKAN

SELAMA 2,5 TAHUN

0 0 1 3 8

(2)

D A R I R E D A K S I

ESA HILANG DUA TERBILANG

Drs. BAMBANG SUDARYONO Pembaca budiman…

A

da hal yang berlangsung berbeda dari bulan-bu-lan sebelumnya, pada Juni 2014 ini. Pemili-han Presiden 2014 telah menyedot perhatian public melebihi bulan-bulan sebelumnya. Pada bulan inilah kampanye besar-besaran guna menggaet simpatik rakyat dikibar-kan oleh dua pasangan Capres, yakni Prabowo Subianto/Hatta Rajasa serta Joko Widodo/Jusuf Kalla. Juni 2014 merupakan puncak kampanye pal-ing sengit, karena di pekan awal Juli sudah akan dilaksanakan Pilpres, tepatnya pada 9 Juli 2014. Semua sarana dan prasarana kampanye di-gunakan tim sukses masing-masing Capres untuk mengusung para calon mereka agar bisa diketahui khalayak.

Namun, yang namanya kampanye mirip benar dengan propaganda. Propaganda itu dimaknai sebagai pemberitahuan kepada publik ten-tang hal tertentu dari sudut pandang tertentu, baik itu yang buruk atau yang baik. Bagi tim sukses Capres, maka yang dijual adalah segala ke-baikan yang ada pada Capres yang mereka usung, minus hal jeleknya. Demikian juga dengan Capres yang lain. Sedangkan, jika saling Timses berhadapan, maka yang keluar ada-lah hal-hal yang buruk dari rivalnya minus yang baik. Maka muncullah kemudian istilah ’kampanye hitam’.

Dalam kondisi dan situasi demiki-an, public kemudian disuguhi oleh model pendidikan politik yang ren-dah, bahkan sampai pada tahap ke-hilangan etika dan fatsun dalam komunikasi politiknya. Rasionali-tas sesama pendukung Capres telah hilang dan digantikan oleh nafsu pembelaan yang menggebu. Media massa dipenuhi oleh program kam-panye yang tak sehat, sehingga ruang

udara public dipenuhi dengan pem-beritaan yang timpang. Dalam po-sisi demikian, khalayak sebagai kon-sumen berbagai informasi yang ada tidak mampu berbuat apa-apa selain diam atau mengeluh, karena ketidak berdayaannya. Itulah kuasa media yang hingga kini belum mampu disi-kapi oleh khalayak, meski ada ber-bagai lembaga yang mewakili pub-lic untuk mengawasi sepak terjang dan kesewenangan media massa.

Pembaca sekalian…

Edisi Juni 2014 kali ini, Sinergi tak ingin ikut larut dengan media massa mainstream. Kami lebih fokus un-tuk melihat berbagai hasil pemban-gunan yang telah dicapai oleh kota Tebing Tinggi dalam masa 2,5 tahun belakangan di masa kepemimpinan Ir.H.Umar Zunaidi Hasibuan, MM. Dihubungkan dengan seremoni ta-hunan dalam bentuk HUT ke 98 kota Tebingtinggi, ada baiknya kita coba menyimak seberapa besar ke-berhasilan Pemko Tebing Tinggi dalam program pembangunannya demi kepentingan masyarakat kota.

Dalam edisi ini juga, kami me-muat sejumlah tulisan yang mu-dah-mudahan bisa menjadi sumber pengetahuan dan informasi yang bermanfaat. Berbagai rubric yang kami sediakan, mudah-mudahan bisa menjadi bacaan yang me-nyegarkan dan penambah wawasan.

Di rubric pendidikan, kami menyor-oti keberhasilan sekolah-sekolah menengah untuk mampu menem-bus sejumlah PT elit di negeri ini. Apa yang kita lihat di dunia pen-didkan kota Tebing Tinggi terus berdenyut secara dinamis, karena mampu mengirimkan putera-puteri terbaik kota untuk belajar di berba-gai PT elit. Ada pula laporan soal prestasi olah raga kota Tebing Tinggi

yang terus meningkat. Misalnya, pada Porwilsu I Sumut, di mana KONI mampu mengirimkan atlet-atlet terbaiknya berlaga di Por-provsu pada September mendatang. Sebuah tulisan yang sayang untuk dilewatkan pembaca, adalah rubric ragam/pluralis menyuguhkan per-jalanan muhibbah ke Melaka, Malay-sia. Tulisan ini mencoba memotret kemampuan negara bagian Malaysia itu dalam menggabungkan antara pariwisata dengan pengelolaan sun-gai yang terpadu dan lestari. Artikel ini penting untuk memberikan gam-baran betapa cara Melaka yang men-gandalkan sungai sebagai wilayah pariwisata bisa kita contoh nantinya.

(3)

KETUA PENGARAH

Ir.Umar Zunaidi Hasibuan, MM ( WaliKota Tebing Tinggi )

PENGENDALI

H. Johan Samose Harahap, SH, MSP (Sekdako Tebing Tinggi Deli )

PENANGGUNG JAWAB

Ir. H. Zainul Halim

(Asisten Administrasi Umum )

PIMPINAN REDAKSI

Drs. Bambang Sudaryono (Kabag Adm. Humas PP)

WAKIL PIMPINAN REDAKSI

Maslina Dalimunthe.SE (Kasubag Adm. Humas PP)

BENDAHARA :

Jafet Candra Saragih

KOORDINATOR LIPUTAN

Drs Abdul Khalik, MAP

SEKRETARIS REDAKSI Dian Astuti

REDAKSI

Rizal Syam, Khairul Hakim, Juanda, Ulfa Andriani,S.Sos

LAYOUT DESAIN GRAFIS

Aswin Nasution, ST

FOTOGRAFER :

Sulaiman Tejo, Tomy Erlangga, Agung Purnomo

KOORDINATOR DISTRIBUSI

Edi Suardi, S.Sos Ridwan

LIPUTAN DAN REPORTER

Wartawan Unit Pemko Tebing Tinggi

Redaksi menerima tulis,photo juga surat berisi saran penyempurnaan dari pembaca dengan melampirkan tanda pengenal (KTP, SIM, Paspor) dan Redaksi berhak mengubah tulisan

sepanjang tidak mengubah isi dan

maknanya.

Bagian Administrasi Humasy Pimpinan dan Protokol Sekreariat Daerah Kota Tebing Tinggi

Jl,Dr Sutomo No : 14 Kota Tebing Tinggi Eimail :

sinergi@tebingtinggikota.go.id Facebook :

majalah_sinergi@tebingtinggikota.go.id

TERBIT SEJAK 16 Juli 2002 SK WALIKOTA TEBING TINGGI

NO.480.05/286 TAHUN 2002

SINERGI

JAFET CHANDRA SARAGIH Koordinator Liputan Layout Desain Grafis

ASWIN NAST,ST

Foto Grafer Sinergi SULAIMAN

Foto Grafer Sinergi TOMY ERLANGGA Foto Grafer Sinergi

AGUNG PURNOMO Redaksi

ULFA ANDRIANI,S.Sos Pimpinan Redaksi

Drs.BAMBANG SUDARYONO

Wakil Pimpinan Redaksi MASLINA DALIMUNTHE,SE

ESA HILANG DUA TERBILANG

J A J A R A N R E D A K S I TA H U N 2 0 1 4

REFERENSI TEBING TINGGI DELI

E D I S I 1 3 8 | M A R E T 2 0 1 4

Yang sudah kita lakukan selama 2,5 tahun Mencatat Prestasi Kota Tebing Tinggi Sayap Patah Yang Butuh Pengganti

PENDIDIKAN

Jumlah Siswa SMA/SMK Tebing Tinggi Diterima PTN Meningkat

EKONOMI

Aneka Hasil Industri Tebing Tinggi Ditampilkan di ITT Expo 2014

KESEHATAN

Fasilitas Puskesmas Masa Kini Makin Oke

LINGKUNGAN HIDUP

(4)
(5)
(6)

S

i n e r g i t a s

pemurah, merupakan kelanjutan dari karakter empati. Setiap orang selalau dipenuhi segala kebutuhannya. Menghadapi masyarakat -se-bagai satuan yang dipimpin- tentu saja bu-kanlah hal yang mudah. Sebanyak masyarakat yang dipimpin sebanyak itu pula persoalan yang dihadapi. Meski begitu, bukan berarti seorang pemimpin harus lari dari kenyat-aan. Enggan menghadapi masyarakat yang mengeluh, orang yang memohon penghidu-pan. Dia hadapi segenap persoalan itu. Jika berkaitan dengan hajat hidup orang banyak, dia beri jalan keluarnya. Bukan menyelesai-kan masalah dengan menambah masalah. Dari sinilah diukur bagaimana pemimpin terse-but mampu menjadi “sang pemimpin” sejati. Dua tahun setengah adalah waktu yang strat-egis untuk mengukur kinerja pemimpin mau-pun pimpinan Dan, dua tahun setengah mer-upakan waktu yang pas untuk mewujudkan cita-cita dan target kerja yang telah diren-canakan. Rencana kerja yang telah dibuat se-jak awal kepemimpinan, mesti terlihat wu-judnya. Kekuatan program harus sebangun dengan kerja nyata. Jika rencana kerja be-lum terlihat, maka tahapan-tahapan program dalam masa itu perlu direevaluasi kembali. Bagaimana pun, kerja nyata adalah akhir dari setiap program dari sang pemimpin sejati. Sebagai penutup, berikut adalah sebuah hadis riwayat Bukhari dan Muslim yang menga-takan, bahwa sesungguhnya setiap dari kita adalah pemimpin. “Setiap kalian adalah pem-impin dan setiap kalian akan dimintai per-tanggungjawabann ya. Seorang imam adalah pemimpin dan akan dimintai pertanggung-jawabannya. Seorang suami adalah pemimpin terhadap keluarganya, dan akan dimintai per-tanggungjawabannya. Seorang istri adalah pemimpin dalam rumah suaminya dan akan dimintai pertanggungjawabann ya. Seorang pembantu adalah pemimpin terhadap harta majikannya, dan akan dimintai pertanggung-jawabannya. Setiap kalian adalah pemimpin dan akan dimintai pertanggungjawabannya.”

**Khairul Hakim

S a n g P e m i m p i n

D

ua tahun setengah bukanlah waku sekejab dalam memimpin sebuah organisasi atau pun satu pemer-intahan. Segala macam tantan-gan dan persoalan begitu mas-sif menghempang dinamisasi kerja seorang pemimpin. Selain itu, kedewasaan, kebijaksanaan dan ketangguhan akan mem-impin telah teruji dalam waktu dua setengah tahun tersebut. Perlu diketahui, kata pemimpin mengandung dua makna, yaitu ‘orang yang memimpin’ dan ‘petunjuk’ atau ‘pedoman’. Seorang pemimpin harus bisa menjadi pedoman atau petun-juk bagi yang dipimpinnya. Kata pimpinan ada hubungan-nya dengan memimpin. Dalam hal ini, pimpinan merupakan hasil dari proses memimpin, seperti halnya binaan merupa-kan hasil dari proses membina atau bangunan merupakan hasil dari proses membangun. Kata pimpinan juga mempunyai arti lain, yaitu ‘kumpulan para pemimpin’. Dalam

(7)

U

t a m a

Yang Sudah Kita Lakukan

Selama 2,5 Tahun

W

aktu itu akan

berjalan lama jika ditunggu, tapi akan terasa cepat berlalu jika dibiarkan bergerak. Dari de-tik ke menit, meluncur dalam jam, kemudian berjalan cepat ke hari, merangkak ke minggu, bulan dan tahun. Dalam perjalanan waktu itu, ada penilaian yang harus dilaku-kan, sebagai bentuk pertanggung jawaban atas kinerja yang telah di-laksanakan. Masa kepemimpinan Wali Kota Tebingtinggi Ir.H.Umar Zunaidi Hasibuan, MM, dalam terminologi politik, sudah

selay-aknya untuk diapresiasi, mengin-gat masa pemerintahannya yang sudah berlangsung selama separuh masa periode atau 2,5 tahun sejak dilantik pada 31 Agustus 2011 lalu.

Sebagai nakhoda pemerintahan, keberhasilan dan kegagalan dalam mengendalikan kota Tebingtinggi, sepenuhnya ada di genggaman Wali Kota Tebingtinggi. Meski pekerjaan itu dilakukan oleh pembantu-pem-bantu Wali Kota yang menduduki posisi sebagai kepala dinas, badan dan kantor di berbagai SKPD. Tang-gung jawab itu disampaikan kepada DPRD sebagai lembaga legislatif

(8)

U

t a m a

wujud kinerja tim Pemko Tebingtinggi. Wujud pekerjaan yang dilakukan itu dapat dira-sakan masyarakat, meski seba-gian besar tidak mengetahui dari mana sumber dana yang diperoleh, guna menyelesaikan pekerjaan itu. Di bidang infrastruktur umum, Di-nas Pekerjaan Umum yang menjadi leader dalam pelaksanaan teknis di lapangan, telah menunjukkan arah pembangunan yang pantas dipuji. Misanya, hamper tidak lagi dite-mukan ada jalan lingkungan di kota Tebingtinggi yang tidak beraspal. Berjalanlah ke sudut-sudut kota pal-ing ppal-inggir, niscaya kita akan men-emukan jalan yang mulus dilapisi hotmix dan membuat pengguna jalan menjadi nyaman melintas. Di pusat kota, sejumlah jembatan penghubung yang selama ini belum mendapatkan perhatian layak, telah direhabili-tasi dengan dana milyaran rupiah. Berbagai fasilitas pendukung yang jadi gawenya Dinas Perhubungan, juga mengalami perbaikan yang terus menerus. Misalnya, berbagai marka jalan dan lampu-lampu pen-anda jalan yang selalu membuat warga nyaman dalam berkenderaan. Hampir tak ada, lintasan di jalan kota Tebingtinggi yang tidak memiliki penanda, sehingga kondisi itu mem-buat kota Tebingtinggi mendapat per-hatian positif dari pemerintah pusat. Di sektor kebersihan dan perta-manan yang jadi pekerjaan rumah Dinas Kebersihan dan Pertamanan, layak mendapat apresiasi positif. Warga luar daerah yang datang dan singgah di kota Tebingtinggi, mera-sakan suasana nyaman karena pe-nataan kota yang apik. Mengerah-kan ratusan tenaga kebersihan serta peralatan kebersihan lainnya setiap harinya menjadikan kota Tebingting-gi bersih dan bebas sampah. Atau, perhatikan pula bagaimana pertambahan berbagai fasilitas pub-lik yang terus disiapkan guna

mel-ayani hajat hidup masyarakat kota. Gedung-gedung pemerintahan terus mengalami pertumbuhan, mulai dari perkantoran pemerintah hingga fasilitas publik. Kebijakan mem-bangun fasilitas kantor yang rep-resentatif terus dilakukan dengan menyiapkan kantor kelurahan un-tuk 35 kelurahan. Kini tak ada lagi kantor kelurahan yang tidak layak. Fasilitas lain seperti gedung olah raga (GOR) yang menjadi tanggung jawab Dinas Pemuda Olah Raga Bu-daya dan Pariwisata (Porabudpar) juga terus dibenahi. Paling tidak ke-beradaan fasilitas olah raga itu, telah melahirkan intensitas kegiatan olah raga yang tinggi di kalangan pemu-da, remaja dan pelajar di kota ini. Dengan dana yang cukup dianggar-kan pada APBD kota setiap tahun-nya, kini denyut olah raga terasa, di mana masing-masing cabang olah raga menunjukkan prestasi yang pantas dibanggakan. “Prestasi olah raga kita meningkat hingga 79 pers-en, jika dibanding pada 2010 lalu,” ujar Ketua KONI kota Tebingting-gi HM Daniel Sulthan, SE.

Di sektor non fisik, sejak lama pr -estasi kita juga tak bisa dipandang sebelah mata. Melanjutkan tradisi Wali kota sebelumnya, Dinas Pen-didikan menjadi lembaga prestisius yang layak diapresiasi positif, ka-rena perannya dalam mencerdaskan para pelajar kita. Tahun palajaran 2014 ini, Dinas Pendidikan melalui kerja kerasnya berhasil mengirim ratusan siswa SMA/SMK mengisi berbagai PTN di negeri ini. “Untuk tahun ini, peningkatan siswa yang lulus SNMPTN 2014 meningkat 10 persen,” ujar Kadis Pendidikan Drs.H.Pardamean Siregar, MAP. Di bagian kesehatan prestasi yang sama juga tidak sembarangan. Un-tuk 2014, Dinas Kesehatan me-nargetkan ada 40 ribu warga kota Tebingtinggi yang mendapatkan jaminan BPJS. Jumlah itu,

(9)

U

t a m a

karena mendapat bantuan Rp7,5 juta/unit dari Pusat ditambah Rp1 juta dari APBD kota Tebingting-gi. Dengan bantuan Rp8,5 juta aka nada ratusan rujah yang disulap menjadi rumah layak huni. Program ini, harus diakui sebagai sebuah pr-estasi, karena jauh sebelumnya pro-gram Aladin yang diluncurkan wali kota era sebelumnya telah mendapat perhatian serius pemerintah pusat. Belum lagi keberadaan rumah su-sun cara sewa alias Rusu-sunawa yang kini pengelolaannya kian membaik. Di sektor usaha mikro kecil dan menengah (UMKM) yang ban-yak disorot, ternyata menunjukkan perkembangan yang menggembira-kan. Pasar tradisional yang selama

ini kondisi bangunannya sudah tua dan tak layak, kini direhab dengan mengandalkan dana bantuan dari pemerintah pusat juga. Sebuat saja misalnya ruko Tebing Mas di persim-pangan emat Thamrin-Iskanr Muda, dengan biaya yang besar bantuan Kementerian Perdagangan berhasil direhab dengan dana hampir satu milyar. Tercatat ada dua pasar tradi-sional yang mendapat rehab Pemko Tebingtinggi, yakni Pasar Sakti dan Pasar Senangin. Kedua pasar tradi-sional itu dibangun dengan harapan agar pedagang tradisional nyaman dalam melakukan usaha mereka. Pantas untuk dicatat, perkembangan pembangunan di kota Tebingtinggi tak lepas dari usaha blusukan yang

dilakukan Wali Kota Ir.H.Umar Zu-naidi Hasibuan, MM bersama anak buahnya ke Jakarta untuk mengam-bil dana yang berserak di berbagai kementerian. Seorang kepala daerah sempat memuji kegigihan Wali Kota Tebingtinggi satu ini akan kemam-puannya dalam melobi dan menda-patkan dana segar bagi pembangu-nan di kota Tebingtinggi. Lepas dari semua kontroversi dalam kepem-impinannya, Umar Z Hasibuan lay-ak diapresiasi sebagai kepala dae-rah yang berhasil membawa dana dari pusat untuk sebesar-besarnya kesejahteraan warga Tebingtinggi.

**Abdul Khalik

Mencatat Prestasi

Kota Tebing Tinggi

D

alam situasi de-mikian, pemimpin yang mengendalikan kota Tebing Tinggi harus memiliki ke-mampuan di atas rata-rata, baik pe-mikiran maupun emosional. Pem-impin yang memiliki pemikiran yang cemerlang tapi tak mampu memahami dinamika masyarakat akan mengalami frustasi dalam proses perjalanannya. Sebaliknya pemimpin yang memiliki emosion-al yang matang tanpa pemahaman yang baik atas keinginan warganya,

juga akan mengalami kemandegan. Pantas diberikan acungan jempol jika kemudian, ditengah dinamika yang tinggi itu, berbagai prestasi di-torehkan oleh Pemko Tebing Tinggi dalam hal ini tentu saja Wali Kota dan jajaran SKPD yang ada. Ada memang kehendak utama di kalan-gan jajaran Pemko Tebing Tinggi agar semua jajarannya berprestasi baik dengan target terukur. Ber-bagai penghargaan harus diper-oleh sebagai bukti SKPD bekerja serius dalam memberhasilkan visi dan misi Wali Kota Tebing Tinggi.

Misalnya, keberhasilan memper-oleh piala Adipura sebagai penghar-gaan prestisius di bidang lingkungan hidup atau penghargaan Wahana Tata Nugraha sebagai bentuk peng-hargaan prestisius di bidang lalu lintas dan perhubungan. Ada ban-yak pengharagaan yang diberikan pemerintah pusat terhadap kinerja pemerintahan daerah baik provinsi, kabupaten dan kota. Penghargaan itu menjadi pendorong bagi pemer-intah daerah untuk mendapatkan-nya, sebagai upaya keseriusan dae-rah dalam bidang-bidang tertentu.

(10)

U

t a m a

Pemko Tebing Tinggi dibawah Wali Kota Ir.H.Umar Zunaidi Hasibuan, MM, juga menunjukkan prestasi atas kemampuan sejumlah SKPD mendapatkan penghargaan presti-sius itu. Sebut saja, misalnya Dinas Perhubungan yang mampu meraih penghargaan Wahana Tata Nugraha dari Kementerian Perhubungan RI ta-hun 2013 lalu. Penghargaan itu men-jadi titik tolak tentang keberhasilan penataan arus lalu lintas dan hubun-gan darat di kota Tebing Tinggi. Kini di 2014, terlihat keseriusan Dishub untuk mempertahankan penghargaan itu. Beberapa upaya telah dilakukan, misalnya sosial-isasi UU Lalu Lintas serta berbagai sosialisasi terkait lalu lintas. De-mikian pula dengan perbaikan ken-deraan umum agar layak jalan dan memenuhi standard yang telah di-tentukan. Misalnya, dengan

mem-berikan bekal pengetahuna dan kelengkapan terhadap pribad supir maupun kenderaan yang dimiliki. Beberapa penghargaan lain juga diraih dua tahun belakangan. Mu-lai dari penghargaan kota layak

anak, sertifikat adipura, penghar

-gaan daerah pengendali inflasi

oleh TPID Nasional hingga peng-hargaan di sektor publik lainnya. Untuk penghargaan sebagai dae-rah yang mampu mengendalikan

inflasi, merupakan kebanggaan, ka -rena Kota Tebing Tinggi merupakan daerah yang mewakili Sumatera. Penghargaan itu pantas diterima, karena kemampuan Pemko Tebing Tinggi mengelola anggaran secara baik, sehingga menjadi kabupaten/

kota dengan tingkat inflasi terendah.

Sebagai kota layak anak, upaya itu terus diupayakan dengan meny-iapkan berbagai fasilitas yang

men-dukung kenyamanan anak di tengah hiruk pikuk kota. Paling tidak kota Tebing Tinggi sudah mampu men-ciptakan image sebagai kota layak

anak, ketika memperoleh sertifikat

(11)

U

t a m a Hal itu berarti rumah sakit milik

Pemko Tebing Tinggi telah memi-liki kemampuan menjadi RS yang mengelola sendiri rumah tangganya. Ke depan RS ini diharapkan akan mampu menyumbang pendapatan asli daerah (PAD) guna menunjang pembangunan kota. Sementara se-jumlah Puskesmas dan Pustu terus

melayani masyarakat di kecamatan dan kelurahan. Dalam soal pelay-anan kesehatan kepada masyarakat hampir tidak lagi terdengar ke-luhan dalam hal ini dari rakyat. Akhirnya patut dicatat, dalam rent-ang dua tahun koma lima bulan, kepemimpinan Ir.H.Umar Zunaidi Hasibuan, MM, ada banyak

pr-estasi yang telah diperoleh diber-bagai bidang. Semua prestasi yang diperoleh di tingkat pusat maupun provinsi merupakan bukti keseriu-san Pemko Tebing Tinggi dalam membangun kota secara lebih baik sesuai visi dan misi yang ada.

**Abdul Khalik

In Memoriam H. Irham Taufik, SH, MAP

Sayap Patah Yang Butuh Pengganti

M

aret 2014 lalu, ke-tika tulisan ‘Situs Islam Barus Kini Sekarat’ di hala-man khusus Harian Waspada, pe-nulis mendapat short massage sys-tem (SMS) dari Wakil Wali Kota H.

Irham Taufik, SH, MAP. Kalimat

SMS itu berbunyi; “Konsern kali Pak Ustadz ini dengan Barus”. Lalu pesan itu penulis jawab; “Barus adalah identitas umat Islam negeri ini. Jadi wajib untuk diselamatkan”. Lalu, saat bertemu suatu kali di

bulan yang sama, Pak Irham yang kala itu terlihat ringkih, menegas-kan tulisan itu sangat menarik dan penting diketahui para pengam-bil kebijakan. Wakil Wali Kota Tebing Tinggi itu berpesan agar terus menulis hal-hal yang pent-ing menyangkut umat, sekaligus memberikan pembelaan terhadap kepentingan umat Islam. Pesan itu menjadi penyejuk batin bagi pe-nulis, karena memberikan keyaki-nan, jalan jurnalis ini adalah jalan yang ‘benar’ sepanjang

(12)

U

t a m a

Dini hari, Selasa 8 April 2014, sekira pukul 04.45, ketika bangun hendak sholat Shubuh, penulis membuka ponsel dan melihat ada pesan sing-kat. Bunyinya, “Telah meninggal

dunia H. Irham Taufik di RS Colom -bia Medan. Jenazah akan dibawa ke Tebing Tinggi pagi ini.” Sontak batin saya bergemuruh kencang, ada sesuatu yang terbang dan hilang sesaat membaca SMS itu. “Innalil-lahi wa inna ilaihi raji’un,” kalimat itu langsung terucap dari bibir pe-nulis. Ketika sujud Shubuh penu-lis melafalkan doa, kiranya Allah memberikan tempat yang mulia ke-pada pemimpin yang dikenal ramah dan dekat dengan masyarakat itu. Saat pemakamannya, ribuan pelayat datang bergantian, mulai dari rakyat kecil hingga rekan-rekannya para pemimpin dari berbagai daerah seki-tar. Gubsu Gatot Pujonugroho dan wakilnya HT Erry Nuradi memimpin para bupati/wali kota dan atau yang mewakilinya serta masyarakat luas untuk mengantarkan almarhum ke tempat peristirahatannya yang tera-khir di komplek Masjid Sulaymani-yah, Perbaungan, Kab. Sergai. Seba-gai Wakil Wali Kota, almarhum H.

Irham Taufik dilepas dengan upac -ara khusus dengan penuh khidmat. Secara pribadi, banyak kenangan yang penulis simpan, selama bergaul

dengan almarhum H. Irham Taufik,

SH, MAP. Kenangan itu menjadi indah, karena pejabat yang satu ini, adalah sosok motivator yang cukup handal. Saat kuliah S2 di UMA Med-an, terlihat betapa rajinnya Irham

Taufik menimba ilmu, meski saat

itu dia merupakan Sekdako Tebing Tinggi yang memimpin sekira 3.500 PNS. Malah, dalam soal tamat, dia lebih dulu dibanding penulis. Dia, juga tak segan-segan untuk be-lajar kepada orang yang dibawah usianya. Misalnya, kemana pun dia bicara soal kemampuan

menu-lis, dia selalu menyebutkan bela-jar dari penulis dan beberapa rekan di jajaran redaksi Waspada. Satu hal yang selalu membuat banyak orang kagum dan hormat pada H.

Irham Taufik, SH, MAP, adalah hu -man relations yang baik, sehingga membuat banyak orang senang padanya dan hampir tak punya mu-suh. Kota Tebing Tinggi telah ke-hilangan sosok pemimpin yang baik. Kini, setelah tiga bulan berlalu, tera-sa sekali keberadaan Pemko Tebing Tinggi timpang tanpa sosok satu itu. Kepergannya, telah membuat Wali Kota Ir.H.Umar Zunaidi Hasibuan, MM, harus puntang panting sendi-rian mengurus berbagai hal terkait pemerintahan. Kini Wali Kota tanpa wakilnya itu, harus sendirian mengu-rus berbagai hal pemerintahan mulai dari yang remeh temeh hingga yang penting. Jika dulu berbagai hal in-ternal diserahkan urusannya kepada Wakil Wali Kota dan urusan ekster-nal ditangani Wali Kota, kini semua itu dilakoni sendiri. Pemko Tebing Tinggi, dalam beberapa bulan ini seperti burung yang sebelah sayapn-ya patah, sehingga seringkali oleng. Pembicaraan seputar siapa pengganti Wakil Wali Kota Tebing Tinggi yang meninggal, belakangan memang kian intensif. Apalagi masa jabatan yang harus dijalani itu, masih sepa-ruh jalan lagi. Ada sekira sisa waktu 28 bulan lagi masa jabatan itu akan berakhir, jika dihitung dari bulan meninggalnya Wakil Wali Kota. Se-hingga sesuai ketentuan peraturan yang ada, maka ada kewajiban untuk mencari penggantinya. Berdasarkan amanah itu maka, tak bisa ditolak jika salah satu kepemimpinan Pem-ko Tebing Tinggi itu memang harus ada penggantinya agar pemerinta-han daerah kembali berjalan normal. DPRD kota Tebing Tinggi dari berb-agai keterangan yang ada, telah men-gajukan hasil rapat pleno yang

(13)

Pelepasan Wakil Wali Kota H. Irham Taufik, SH, MAP

Ke Peristirahatan Akhir

P

enyebab meninggalnya diperkirakan akibat komp-likasi penyakit yang di-derita selama ini. H.

Ir-ham Taufik, SH, MAP, wafat dengan

tenang dalam usia 60 tahun didamin-gi istri dan anak-anaknya, sekira pukul 03.00 dinihari, Selasa (8/4), di salah satu rumah sakit Medan. Usai Shubuh, jenazah segera dibawa ke Kota Tebing Tinggi, selanjutnya di semayamkan di rumah dinas Wak-il Wali Kota di Jalan 13 Desember. Sontak ribuan warga kota, sahabat dan kerabat serta para pejabat se

Sumatera Utara terkejut atas berita duka itu yang tersebar via short mas-sage system (SMS). Rumah duka pun berduyun-duyun dikunjungi masyarakat dalam dan luar kota. Terlihat melayat, Gubsu H Gatot Pu-jonugroho, ST, MSi dan Wakil Gub-su Ir.HT Erry Nuradi, MSi, Bupati Serdang Bedagai Ir.H.Sukirman, Bu-pati Batubara OK. H.Arya Zulkar-nain, SH, MM, Wali Kota Tanjung Balai Dr.H.Thamrin Dalimunthe, MA, Wakil Bupati Deli Serdang H. Zainuddin Mars, S.Sos. Hadir pula mantan Wali Kota Tebing Tinggi

Ir.H.Abdul Hafiz Hasibuan, mantan

Sekdako H. Achyar Ahmad Ridwan, SH, Drs.H.Hasbi Budiman, MSi, dr.H.Edwin Effendi, MSc serta ra-tusan pejabat dan mantan pejabat lainnya, berbaur bersama ribuan masyarakat kota Tebing Tinggi. Sebelum dilepas ke tempat peris-tirahatan terakhir, adik kandung al-marhum Drs. H. Hafas Fadillah, MSi yang juga Sekdakab Sergai, menyat-akan almarhum sudah berwasiat agar dikebumikan nantinya di komplek Masjid Sulaymaniyah Perbaungan berdekatan dengan makam kedua

Kota Tebing Tinggi berduka. Putra terbaik kota itu H. Irham Taufik, SH, MAP yang juga

Wakil Wali Kota wafat, setelah menjalani perawatan selama beberapa hari di Medan.

(14)

orang tuanya. Perbaungan

merupa-kan kota kelahiran H. Irham Taufik,

SH, MAP pada 30 Oktober 1953. Gubsu H. Gatot Pujonugroho, ST, MSi, dalam kata pelepasannya, mengungkapkan ras

kehilangan-nya atas wafatkehilangan-nya H. Irham Taufik,

SH, MAP. “Pemerintah Provinsi Sum. Utara menyatakan turut ber-duka cita sedalam-dalamnya atas

kepergianan H. Irham Taufik, SH,

MAP. Kita hari ini merasa san-gat kehilangan atas kepergian pu-tra terbaik Sumut ini,” ujar Gubsu. Gatot didampingi Wagubsu HT Erry Nuradi, juga mengungkapkan rasa kehilangannya di hadapan ribuan pelayat yang hadir. “Saya adalah orang yang sangat mengidolakan be-liau, karena ditengah-tengah kesibu-kannya sebagai birokrat masih mau membagi ilmu dengan aktif menulis di media massa khususnya Waspada serta mengajar di beberapa perguru-an tinggi. Sebelumnya, bperguru-anyak orperguru-ang

yang berasal dari akademisi, ketika menjadi kepala daerah atau wakil kepala daerah meninggalkan budaya akademisinya, tapi hal itu tak ber-laku buat almarhum,” terang Gubsu. Apa yang tekah dikerjakan Al-marhum selama ini harus men-jadi contoh baik bagi kita se-mua, khususnya orang-orang yang berkecimpung dalam dunia yang sama, juga bagi keluargan-ya, tambah Gatot Pujonugroho. Wali Kota Tebing Tinggi Ir H Umar Zunaidi Hasibuan, menyatakan duka paling berat dengan kepergian wak-ilnya, “Saya yang paling berat mera-sakan kehilangan ini. Beliau adalah pasangan yang selalu memberi kes-ejukan di saat ada masalah pemer-intahan. “Saya himbau seluruh PNS Pemko Tebing Tinggi supaya menjadikan beliau sebagai teladan dalam menjalankan tugas-tugas kepemerintahan”, harap Wali Kota. Sedangkan Wali Kota Tanjung

Bal-ai Dr. Thamrin Dalimunthe, MA, dalam kata pelepasannya, mengin-gatkan pelayat dengan sebuah hadist Rasul. “Jika ingin melihat manusia itu baik, jangan lihat saat dia hidup, tapi lihatlah saat dia meninggal,” ujar pejabat yang jga ustadz itu. Saat ini kita menyaksikan betapa banyak orang yang kehilangan Al-marhum, itu menunjukkan beliau adalah sosok yang baik dan banyak dikenang masyarakat, ujar Thamrin.

H. Irham Taufik, SH, MAP, merupa -kan putra ke 3 dari 9 bersaudara, dan meninggalkan satu orang istri Hj. Eliunnah dengan empat orang anak serta satu cucu. Selama masa karir-inya, Almarhum pernah menjabat sebagai Kakandeppen di Pema-tang Siantar dan Labuhan Batu, Sekdako kota Tebing Tinggi dan terakhir sebagai Wakil Wali Kota Tebing Tinggi berpasangan dengan Ir.H.Umar Z Hasibuan, MM, pe-riode 2011-2016. **Abdul Khalik

Profil :

• Nama : H.Irham Taufik, SH, MAP

• Tempat dan Tanggal Lahir : Perbaungan, 30 Oktober 1952

• Alamat : Jl.Perintis Kemerdekaan N0.20 Kelurahan Tebing Tinggi Lama Kecamatan Tebing Tinggi Kota - Kota Tebing Tinggi

• Jenis Kelamin: Laki - Laki

• Agama : Islam

• Status Perkawinan : Sudah Menikah

• Nama Istri : Hj.Elyuna Abdullah

• Pekerjaan : Wakil Walikota Tebing Tinggi

Riwayat Pendidikan:

• SD Negeri Perbaungan 1965

• SMP Negeri Perbaun-gan 1968

• SMA Negeri Lubuk Pakam 1971

• Fakultas Hukum Negeri USU 1985

• Pasca Sarjana Admin-istrasi Publik Medan

Pengalaman Organisasi:

• Ketua KORPRI Kota Tebing Tinggi

• Ketua Badan Amil Zakat Kota Tebing Tinggi

• Ketua LPTQ Kota Tebing Tinggi

• Ketua Kwarcab Kota Tebing Tinggi

• Ketua Korp Alumni HMI Kota Tebing Tinggi

Pengalaman Pekerjaan:

• PNS Kanwil Deppen Prov.Sumatera Utara

• Kepala Seksi Pertunjukan Rakyat Kanwil Deppen Provinsi Sumatera Utara

• Kepala Kantor Deppen Kotamadya Pematang Siantar

• Kepala Kantor Deppen Kabupaten Labuhan Batu

• Kepala Kantor Deppen Kota Madya Medan

• Staf Ahli Walikota Medan

• Kepala Badan Pemberdayaan Masyarakat Kelurahan Kota Tebing Tinggi

• Sekretaris Daerah Kota Tebing Tinggi

• Wakil Walikota Tebing Tinggi

(15)

P

e n d i d i k a n

Jumlah Siswa SMA/SMK Tebing Tinggi

Diterima PTN Meningkat

J

u m l a h s i s w a SMA/SMK

kota Tebing Tinggi yang dit-erima dalam Seleksi Nasion-al Masuk Perguruan Tinggi (SNMPTN) 2014 meningkat. Pen-ingkatan itu mencapai 10 persen jika dibanding tahun sebelumnya. Namun, ada sejumlah sekolah yang mengalami

penurunan drastic, meski tidak signifikan.

Dari data yang berhasil dikumpul, ke-marin, SMAN 1 kota Tebing

Ting-gi mengalami penurunan signifikan

dibanding tahun lalu. Tahun 2014, SMAN 1 hanya meloloskan 86 siswan-ya ke PTN, turun dibanding 2013 men-capai 127 siswa. Sedangkan tiga SMAN lainnya, yakni SMAN 2 meluluskan 24 siswa dibanding 2013 hanya 20 siswa. Lalu SMAN 3 meluluskan 46 siswa, se-dangkan 2013 hanya 20 siswa. SMAN 4 juga mengalami kenaikan, di mana 2014 meluluskan 24 siswanya diband-ing sebelumnya hanya belasan orang. Perguruan swasta juga menunjukkan pr-estasi baik, SMA RA Kartini meluluskan 21 siswa, SMA Katholik CK meluluskan 13 orang, SMA Ir.H.Djuanda 5 siswa. Sedangkan SMK umumnya juga menin-gkat, karena mampu meluluskan sejum-lah siswanya. “Total keseluruhan siswa SMKN yang lulus PTN delapan orang,” ujar Ka. SMKN 1 Eri Susanto, SPd. Kadis Pendidikan melalui Kabid Dik-dasmen Drs. J. Sitinjak membenarkan adanya peningkatan siswa kota Tebing Tinggi yang lulus di PTN. “Diband-ing tahun sebelumnya diperkira-kan peningkatan sekira 10 persen,” ujar dia, saat dihubungi via ponsel. Prestasi itu, tambah Sitinjak, diperkira-kan, karena banyaknya siswa yang diterima di UIN dan IAIN. Disamp-ing banyak PTN yang membuka pe-luang di SNMPTN 2014. “Dari data kita bisa memasukkan siswa ke se-luruh PTN yang ada di 33 provinsi,” ungkap dia. Tapi, ada juga pengaruh nilai siswa yang meningkat secara nasional untuk kota Tebing Tinggi. Beberapa PTN yang menerima siswa SMA/SMK kota Tebing Ting-gi, misalnya, yakni UI, ITB, IPB,

UNDIP,UNBRAW, USU, UNPAD, UN-SRI, UNRI, UGM, UNAND, UNJA, Univ Bengkulu, Unsri, UnMUL, UN-IMED dan Universitas Jember serta Unsyiah serta beberapa PTN lain-nya. “Bahkan ada siswa yang diterima diPTN di Merauke,” cetus J. Sitinjak. SMP/MTs Pertahakan 100% Lulus UN

Tebing Tinggi (Waspada): Seluruh SMP/MTs dan Paket B se kota Tebing Tinggi pada tahun pelajaran 2014 ini kembali meluluskan seluruh siswanya dalam Ujian Nasional (UN). Sedangkan peraih nila tertinggi diperoleh SMPN 2 dengan nilai 35,08 dan SMP swasta Per-mata Hati dengan nilai 34,95.serta SMP swasta RA Kartini dengan nilai 34,86.

Dari 3.405 siswa yang ikut UN, se-banyak 382 orang meraih nilai 9,0 hingga 9.99. Sedangkan yang mer-aih nilai 8.00 hingga 8.99 sebanyak 2.344 orang serta yang meraih nilai 7.0 hingga 7,99 sebanyak 589 siswa. Kadis Pendidikan, mengucapk ribuan terima kasih kepada seluruh jajaran pendidik dan kependidikan di selu-ruh sekolah, karena berhasil men-capai target yang telah ditentukan. “Kita ucapkan ribuan terima kasih ke-pada jajaran pendidik dan kependidi-kan tidak hanya di SMP tapi juga di SMA, karena hasil UN ini prestasi kota Tebing Tinggi,” tegas Pardamean. Kasek SMP 8 Raimunda

Simanjun-tak, SPd, menyatakan bahagia meng-etahui seluruh anak didiknya lulus UN. “Alhmadulillah lulus semua, itu prestasi,” tegas Kasek yang baru beberapa bulan duduk di posisi itu. Dari pantauan, pengumuman hasil ke-lulusan UN SMP yang berlangsung di berbagai sekolah terlihat aman dan tertib. Orang tua/wali kelihatan me-nerima hasil pengumuman dari se-lembar surat yang dimasukkan ke amplop, diberikan oleh wali kelas.

Nilai UN SD Tertinggi se Sumut Hal sama juga dialami siswa SD/MI kota Tebing Tinggi dalam Ujian Na-sional TP 2014. Dari pengumuman yang dilansir Dinas Pendidikan Prov. Sum. Utara, kota Tebing Tinggi memiliki nilai tertinggi di antara seluruh SD/MI kabupaten/kota yang ada. Meski untuk siswa dengan nilai tertinggi tidak dime-nangi siswa SD/MI kota Tebing Tinggi. Kadis Pendidikan Drs.H.Pardamean Siregar, MAP, mengatakan seluruh siswa yang lulus sebanyak 3.100 orang. Dari jumlah itu sebanyak 700 siswa memndapatkan NEM tinggi dengan rata-rata nilai mencapai angka Sembilan (9). Selain itu, sekira 800 orang dengan nilai rata-rata delapan (8). “Ini meru-pakan prestasi luar biasa yang dper-oleh siswa SD,” ujar Kadis Pendidikan. Dengan tingginya raihan nilai siswa SD, diperkirakan akan terjadi persaingan ketat dalam memasuki sejumlah sekolah favorit semisal SMPN 1, SMPN 2 dan SMPN 4. Persaingan ketat itu, karena daya tamping sekolah terbatas. Misalnya, SMPN 1 yang hanya mampu menam-pung sekira 350 siswa, sehingga sisan-ya akan bertarung lagi di sekolah lain. Dari seluruh progress pendidikan kota Tebing Tinggi pada 2014, pantas dinilai kualitas pendidikan kota Tebing Tinggi meningkat jika dibandingkan dengan tahun-tahun sebelumnya. Agaknya tidak berlebihan jika kita memberikan apresiasi tinggi kepada jajaran Dinas Pendidikan atas prestasi yang telah diperoleh tahun ini. Sabbash untuk Pak

Pardamean dan jajarannya. **A. Khalik

Hal itu disampaikan Kadis Pendidikan Drs.H.Pardamean Siregar, MAP, didampingi Kabid Dikdasmen dan Kasi Pendidikan Menengah, Kemarin, di ruang ker-janya. Hari itu, juga hasil UN itu disampaikan kepada kepala

sekolah untuk kemudian didistribusikan kepada orang tua/

wali siswa.

Ditambahkan, dibanding tahun sebelumnya nilai yang diperoleh

(16)

B

erbagai macam potensi hasil industri kecil me-nengah dari Kota Tebing Tinggi ditampilkan Di-nas Koperasi UMKM Perindustri-an dPerindustri-an PerdagPerindustri-angPerindustri-an kota itu pada kegiatan Investment Trade Tour-ism Expo 2014 di Convention Hall Hotel Santika Dyandra Medan. Dalam kegiatan yang berlang-sung selama tiga hari dan dibuka Wagubsu H Tengku Erry Nuradi MSi itu, stand Dinas Kouperindag Tebing Tinggi menampilkan ber-bagai macam produk usaha mikro kecil menengah (UMKM) dan hasil industri local seperti per mobil, ka-ret (crumb rubber), tepung tapioca, hasil industri alat-alat dapur serta miehun dan mie lidi yang merupa-kan produk pabrik local di kota itu. Kepala Bidang Perindustrian Dinas Kouperindag Kota Tebing Tinggi Ayu Harianty SH M.Kn didampingi Kasi Bina Sarana dan Pencegahan Pencemaran, Ichsan kepada warta-wan, Jumat (6/6) mengatakan, keg-iatan ITT Expo 2014 merupakan moment yang tepat untuk mempro-mosikan hasil-hasil produk

unggu-lan kota itu kepada masyarakat diluar daerah. “Melalui moment ITT Expo 2014 ini kita berharap berbagai po-tensi daerah serta produk unggulan kreatif dan inovasi bisa dipromosi-kan dan diperkenaldipromosi-kan kepada daer-ah lain di Sumatera Utara”, ujar Ayu. Menurut Kabid Industri ini, hasil produk industri dari Kota Tebing Tinggi memiliki mutu dan kualitas yang tidak kalah bersaing dengan produk sejenis dari luar daerah na-mun masih kurang dipromosikan. “Untuk meningkatkan mutu hasil produksi IKM kita, Dinas Koup-erindag tetap memberikan pem-binaan dan pelatihan sehingga produk-produk kita mampu bersa-ing dengan daerah luar”, jelasnya. Diakui juga bahwa kegiatan ITT Expo Sumatera Utara sangat efek-tif dalam mempromosikan pelu-ang investasi dan produk unggulan disamping juga mempertemukan kalangan dunia usaha di sektor per-dagangan dan pariwisata antar dae-rah dengan menjalin kerjasama dalam rangka merealisasikan ren-cana usaha ke depan. “Kita ber-harap melalui ajang ITT Expo 2014

ini, hasil-hasil produk unggulan daerah Tebing Tinggi bisa lebih berkembang dan mampu menero-bos pasar diseluruh Sumatera bah-kan ditingkat nasional”, harapnya. Selain menampilkan produk hasil industri menengah yang merupakan produk unggulan daerah, Dinas Kou-perindag Tebing Tinggi juga mem-perkenalkan berbagai macam hasil industri rumahan (home industri) berupa makanan ringan seperti kue lemang yang merupakan ikon kota Tebing Tinggi, roti kacang, keripik ubi, roti sagon, gipang kacang, kue bawang pedas dan kacang intip. Juga tidak ketinggalan produk in-dustri kerajinan border jilbab,

muke-na, aneka kerajinan kaca dan fiber,

tudung saji dan alas air minum serta industri kerajinan batik tulis tangan khas kota Tebing Tinggi. “Batik tulis tangan khas kota ini bernu-ansa asbtrak dengan motif berciri khas ikon Kota Tebing Tinggi sep-erti lukisan burung beo, Tugu Per-juangan 13 Desember dan motif pohon bambu yang melambang-kan Kota Tebing Tinggi sebagai Kota Lemang”, paparnya.**Juanda.

E

konomi

Aneka Hasil Industri Tebing Tinggi

Ditampilkan di ITT Expo 2014

Keterangan gambar :

(17)

K

e s e h a t a n

P

uskesmas adalah unit pelaksanaan teknis Dinas Kesehatan Ka-bupaten/ Kota yang bertanggung jawab me-nyelenggarakan pembangunan kes-ehatan di suatu wilayah.Visi yang dimiliki oleh Puskesmas adalah tercapainya kecamatan sehat men-uju terwmen-ujudnya Indonesia Sehat. Masyarakat hidup dalam lingkun-gan dan perilaku sehat memiliki kemampuan untuk menjangkau pe-layanan kesehatan yang bermutu secara adil dan merata sehingga mampu untuk memiliki derajat kes-ehatan yang setinggi- tingginya. Indikator pencapaian yang diguna-kan untuk mengukur visi ini antara lain lingkungan sehat, perilakuse-hat, cakupanpelayanan kesehatan yang bermutu, serta derajad keseha-tan penduduk kecamakeseha-tan yang opti-mal. Konsekuensinya, upayapelay-anan kesehatan di Puskesmas tidak hanya dalam hal pengobatan (kuratif) tetapi juga meliputi upaya promotif, preventif, kuratif, dan rehabilitatif.

Puskesmas yang kerap dituduh memberikan pelayanan kesehatan yang kurang memadai, kini penda-pat tersebut mulai memudar. Hal ini karena pelayanan Puskesmas yang semakin berkualitas. Itu dibuktikan dengan semakin bertambahnya kon-sumen kelas menengah keatas mulai melirik untuk menggunakan fasili-tas Puskesmas. Apasih yang berbeda dari puskesmas dulu dan sekarang?

Pelayanan lengkap. Dimana semua Puskesmas di Kota Tebing Tinggi menyediakan pelayanan kesehatan yang komplit berupa klinik Kes-ehatan Ibu dan Anak (KIA), Ke-luarga Berencana (KB), gigi, Pen-gobatan TB paru, gizi, kegiatan Uks yang meliputi konseling anak sekolah, dokter kecil dan Cek da-rah rutin. Tanpa dipungut biaya sedikit pun.Itu berarti semua fasili-tas yang ada di Puskesmas gratis. Bangunan modern. Memasuki wilayah Puskesmas pengunjung dis-ambut dengan gedung yang cantik , bersih dan modern dengan

kombi-nasi cat berwarna putih dan hijau. Tampilannya, benar-benar tidak sep-erti imej puskesmas terdahulu;yakni gedung tua dengan cat yang keropos. Lobinya yang cukup luas, membuat pengunjungnya merasa sedang be-rada di rumah sakit swasta.Kebersi-hannya pun jelas terjaga dengan baik. Kondisi serupa juga ditemui salah seorang pasien sebut saja namanya ibuk Tuti di sebuah puskesmas yang lalu menumbuhkan keyakinannya pada puskesmas.“Saya melihat ru-ang imunisasi anak dengan ruru-ang tunggu untuk orang sakit berada di kursi tunggu pasien yang berbeda. Lain dengan salah satu rumah sak-itswasta yang sering saya kunjungi yang memungkinkan anak saya ter-tular anak lain yang sakit karena ruang tunggunya sama,” imbuhnya. Tidak hanya kondisi bangunan puskesmas yang diperhatikan, sisi keamanannya pun dijaga.Kepa-la Dinas Kesehatan Kota Tebing Tinggi. Berdasarkan SK yang dibuat atas arahan Bapak Walikota Tebing Tinggi.bahwa setiap Puskes-mas mempunyai Puskes-masing – Puskes- mas-ing penjaga malam. Sehmas-ingga kea-manannya terjaga dengan baik. Tidak hanya itu sekarang Puskes-mas buka sampai sore. Sehingga masyarakat pun bebas mau bero-bat dan tidak berburu sama waktu. Mudah- mudahan dengan bertam-bah bagusnya pasilitas Puskesmas ditambah dengan biaya yang gratis, masyarakat semakin sehat. Semua itu tidak terlepas dari kerjasama dan kerja keras dari bapak kita, yai-tu bapak wali kota Tebing Tinggi. Apakah Anda sudah pernah berobat ke Puskesmas ?

Fasilitas Puskesmas Masa Kini Makin Oke

(18)

Plh Walikota

Tebing Tinggi yang memba-cakan amanat tertulis Menteri Lingkungan Hidup RI menyebutkan, salah satu penyebab kerusakan lingkungan yang perlu diantisipasi adalah peruba-han iklim dari akibat pemanasan global memberi dampak terhadap kehidupan di muka bumi, kondisi ini ditandai dengan meningkatnya frekuensi hujan dengan intensitas sangat tinggi. “Ketidak pastian musim hujan maupun kemarau dan munculnya berbagai bencana seperti kekeringan, badai, banjir dan longsor pada wilayah pesisir dan pulau-pulau kecil dampak yang timbul berupa badai, ban-jir dan kenaikan permukaan air laut”, sebutnya. Dalam mengatasi perubahan iklim, pemerintah tel-ah menetapkan kebijakan berupa penurunan emisi dari kondisi business as usual pada tahun 2020 sebesar 26 % dengan usaha sendiri 41 % dan dengan dukungan negara lain. “Untuk itu perlu dikembang-kan berbagai kebijadikembang-kan adaptasi dan mitigasi peru-bahan iklim antara lain melalui Peraturan Presiden No.61 tahun 2011 tentang rencana aksi nasional penurunan gas rumah kaca serta Peraturan Pres-iden No 71 tahun 2011 tentang penyelenggaraan inventarisasi gas rumah kaca nasional seiring den-gan UU Nomor 32 tahun 2009 tentang perlindun-gan dan pengelolaan lingkunperlindun-gan hidup”, jelasnya. Sebelumnya, Kepala Kantor Lingkungan Hidup Tebing Tinggi Idham Khalid menyampaikan, pada kegiatan ini ditanam sebanyak 75 pohon terdiri dari pohon jabon, kemiri, durian, ma-honi dan trambesi serta diberikan penghargaan sekolah Adiwiyata kepada 12 sekolah mas-ing-masing SDN 163094, SMKN 4, SMPN 7, SMPN 1, SMAN 4, SMAN 2, SDN 163081, SDN 163080, SMPN 6, SMKN 2 dan SMPN 9. Peringatan Hari Lingkungan Hidup Se Dunia ta-hun 2014 mengambil thema ‘raise your voice, not the sea level’ dan disesuaikan dengan di Indone-sia yakni ‘satu langkah, lindungi ekositem pesi-sir dari dampak perubahan iklim’.**Ali Yustono.

Pekan Hari Lingkungan Hidup Sedunia

Pemko Tebing Tinggi Tanam Pohon

Pelaksanaan Pekan Hari Lingkungan

Hidup Sedunia di Kota Tebing Tinggi

dilaksanakan di Kelurahan Tambangan

Kecamatan Padang Hilir, Kamis (26/6)

ditandai dengan penanaman pohon dan

penyerahan penghargaan sekolah

Adiwiyata Tingkat Kota Tebing Tinggi

untuk SD,SMP,SMA dan SMK oleh Plh

Walikota Tebing Tinggi H Johan Samose

Harahap SH.

Keterangan gambar :

TANAM POHON “Plh Walikota Tebingtinggu H Johan Samose Harahap melakukan penanaman bibit pohon pada kegiatan Pekan Hari Lingkungan Hidup Sedunia di Kota Tebing Tinggi”.

(19)

M

asa kini, hampir setiap orang su-dah terbiasa me-megang HP. Alat penghubung yang peraktis. Dimana saja dan kapan saja bisa berhubungan dengan se-seorang dimana saja. Selagi dae-rah itu bisa dihubungi dengan alat dalam genggaman sebelah tangan. Dengan menekan jari kehuruf atau angka yang dituju. Selagi yang dituju itu bendanya sedang aktif. Maka terdengarlah bunyi panggi-lan dari nomor si pengirim. Maka terjadilah komunikasi dua arah, si pengirim dengan si penerima. Hal ini dilakukan oleh setiap orang yang memegang alat komunikasi modren. Baik anak sekolah, mu-lai dari SD, SMP, dan SMA apal-agi Mahasiswa. Baik anak laki-laki atau perempuan sama saja. Apalagi pejabat, mulai dari, Lu-rah, Camat, Walikota/Bupati, Gu-bernur, Pak Mentri, bahkan Pres-iden, pasti bisa memegang alat dalam gengaman yang disebut HP. Memang kemajuan itu ditandai den-gan masuknya barang-barang yang mudah digunakan dan perlu sedikit mengeluaran biaya. Bisa menghubun-gi seseorang dimana saja, paraktis lamenghubun-gi. Alat yang sangat sederhana bentukn-ya, dengan berbagai merek buatan luar negri umumnya dengan mudah kita dapati hampir disetiap kota besar dan kecil. Harganya juga berpariasi mulai dari ratusan, ribuan hingga jutaan ru-piah. Tergantung tahun pengeluaranya dan merek dagangnya. Makanya anak-anakpun sudah terbiasa memegang alat komunikasi itu. Karena harganya ter-jangkau orang tuanya. Bahkan ada se-orang itu memiliki lebih dari satu HP, dan kebangganpun terlihat dari wajah anak-anak itu. Setiap hari pasti kita bisa melihat seorang dengan sebelah

tangannya disalah satu tempat sedang berkomunikasi dengan salah seorang temannya disuatu tempat entah dima-na. Namun ketenanganya terlihat den-gan mata telanjang, sikapnya bersikap pasti ada sesuatu yang dibicarakan. Begitulah keseharian kita meli-hat orang-orang yang memegang HP ketika berkomunikasi dengan seseorang yang berada entah di-mana, dialah yang mengetahuinya. Melihat banyaknya orang memakai alat komunikasi itu, jumlahnya mungkin jujtaan buah yang beredar. Maka dengan mudahnya kita bisa melihat orang-orang memegang HP. Disamping itu pula ada toko-toko yang melayani kebutuhan orang untuk pul-sa. Mulai dari harga lima ribu orang bisa menambah pulsa yang diperlukan menambah massa penggunaan HP nya ketika pulsa jadi lebih sedikit sisanya. Dan sudah bosan dengan nomor yang sudah lama dipakai, bisa diganti den-gan membeli yang baru. Harden-ganya juga tidak mahal, dan ini sering dilakukan oleh anak-anak skolah untuk melind-ungi dari gangguan teman-teman yang sudah mengetahui nomor HP nya. Dengan berbuat seperti itu, seakan-akan dia terhindar dari ganggu-an yganggu-ang selama ini dirasakganggu-annya. Begitulah kehidupan masyarakat yang menggunakan HP sebagai alat berko-munikasi. Tak ada yang tak bisa di-hubungi, selagi HP yang dihubungi dalam jangkauan yang sedang aktif. Suatu hari penulis sedang melihat se-seorang yang memegang HP, wajahn-ya sebentar-bentar terlihat tersenyum kemudian taklama berubah menjadi sedikit kesal. Tak lama lagi terdengar suaranya secara tak jelas terdengar. Begitulah suasana seorang ibu yang sedang asik bermain game di pe-sawat Hp nya. Banyak game yang tersedia disetiap HP. Melupakan apa yang menjadi kewajiban apa

yang disuruh orang tuanya melaku-kan sesuatu dirumah, karena asikn-ya bermain game di HP, semuanasikn-ya permainan anak-anak dan mengasi-kan bagi pemainnya. Bahmengasi-kan bisa menghilangkan kejenuhan pemain. Pernah juga seorang pemain HP itu mendapat teguran dari orang tuanya melihat keasyikan ber-main dengan HP, hingga melupa-kan apa yang disuruh orang tuanya itu. Kena marahla dia. Pantaskan? Pernah menulis menanyakan kepada seorang anak gadis dewasa, kenapa ia asik bermain HP. Apa jawabanya? Untuk menghilangkan stres, Hp bisa membantu. Selain bisa membantu. Se-lain bisa berhubungan dengan kawan-kawan kita bisa bermain game di HP. Dengan berbuat seperti itu kita banyak terbantu, dan pikiran kita bisa tenang kembali, kalau kita terserang persoa-lan yang rumit dan sulit dipecahkan. Bagi saya katanya, HP tidak saja seba-gai alat penghubung kepada seseorang yang sedang jauh dari kita. Kita bisa berbicara apa saja dengan orang itu. Tak seorangpun mengetahui apa isi pem-bicaraan kita. Pokoknya secret dah. Dia juga tidak hanya punya satu HP ditangannya. Untuk kantor berbeda dengan HP untuk priba-di. Masing-masing punya fungsih yang berbeda, namun tetap seba-gai penghubung dengan lainnya. Belum lagi keterangan laki-laki yang penulis hubungi. Dia sangat seder-hana menjawabnya. hP digunakan hanya untuk salat penghubung ke-pada orang lain, selebihnya tidak. Kita harus berhemat memakai pulsa yang tersedia, jangan dihambur-hamburkan kepada yangbtidak perlu Dalam bicara juga seperlunya saja, jangan berlebihan kalau perlu pakai saja SMS. Pasti hemat tidak royal me-makai pulsa, iyakan? **Rizal Syam

Perempuan dan HP

(20)

L

e n s a p e m k o

(21)

BIMBINGAN TEKNIS WIRAUSAHA

PENANAMAN POHON DALAM RANGKA PEKAN

LINGKUNGAN HIDUP SEDUNIA

(22)

PE M BU KA A N AG R I M A R K ET

(23)

P E R L O M B A A N O L A H R A G A T R A D I S I O NA L

(24)

PENYERAHAN BANTUAN KE PANTI ASUHAN AMALIYAH

(25)

PELEPASAN PAUD TAHUN 2014

(26)

P

e m k o K i t a

Ribuan Muslim Tebing Tinggi Hadiri Isra’ Mi’raj

Masjid Harus Dimakmurkan Selama Ramadhan

K

egiatan yang dihadiri

Wa-likota Tebing Tinggi Ir H Umar Zunaidi Hasibuan MM itu diwarnai dengan pemberian santunan kepada ratusan anak yatim sekaligus menyambut bulan suci Ramadan 1435 hijriyah, Hari Jadi Kota Tebing Tinggi ke 97, HUT Bhay-angkara ke 68, Hari Adyaksa ke 54 serta HUT Proklamasi Kemerdekaan RI ke 69. Walikota Tebing Tinggi Ir Umar Zu-naidi Hasibuan mengajak umat Muslim di Kota Tebing Tinggi dalam meny-ambut bulan suci Ramadan hendaknya hati harus ikhlas dan berbahagia ka-rena bulan penuh ampunan itu hanya datang setahun sekali. “Jangan ang-gap bulan suci ramadhan sebagai bu-lan yang membuat pusing kepala, tapi jadikanlah bulan suci ramadan seba-gai momentum untuk melaksanakan ibadah kerana bulan ramadhan penuh dengan keampunan dari Allah SWT, jangan berpoya-poya dalam menyam-but ramadhan”, imbuh Umar Zunaidi. Pada kesempatan itu, Umar juga

meng-ingatkan warga masyarakat kota itu untuk menghormati orang yang men-jalankan ibadah puasa ramadhan. “Dibulan Ramadhan ini, kita yang tak berpuasa agar menghormati war-ga muslim yang menjalankan ibadah puasa, jangan makan, minum dan mer-okok di lokasi umum. Rumah makan yang tetap membuka usahanya agar menghormati warga yang berpuasa, kita harapkan makanan jangan dipa-jang secara terbuka dan harus ditutup mengunakan penutup kain”, pesannya. Al Ustad Ky H Muzib Khudori dalam taushiyahnya mengajak umat Muslim untuk tetap menjaga ukhuwah silaturah-mi, “Umat muslim harus selalu mem-bangun hubungan silatuhrami dengan umat muslim, jangan ada perpecahan di tengah-tengah umat muslim hanya ga-ra-gara beda pendapat khususnya pada pemilihan presiden nanti”, ujarnya. Al Ustadz yang khusus didatangkan dari Jakarta itu juga meminta agar Umat Muslim selalu mencontoh Rasu-lullah SAW sebagai pedoman hidup.

“Kita hendaknya mencontoh tauladan Nabi Muhammad SAW dan menera-pkannya dalam kehidupan sehari-hari ditengah masyarakat. Sambutlah bu-lan suci ramadan ini dengan hati yang gembira, karena belum tentu tahun depan kita akan bertemu kembali gan bulan Ramadan. Berpuasalah den-gan ikhlas karena puasa itu perintah langsung dari Allah SWT,” paparnya. Tampak hadir Kajari Tebing Tinggi, Fajar Rudy Manurung SH MH, Ka-polres AKBP Enggar Pareanom, Ketua MUI Drs H Ahmad Dalil Harahap, Ketua FKUB, SKPD dan ormas-ormas Islam serta ribuan masyarakat Kota Tebing Tinggi.

Dalam peringatan Isra’ Mi’raj terse-but, Pemko Tebing Tinggi memberi-kan santunan kepada anak yatim se-banyak 175 orang yang diberikan secara simbolis oleh Walikota Tebing Tinggi Ir Umar Zunaidi Hasibuan did-ampingi istri Hj Sri Kurnia Ningsih.

**Tommy.

Ribuan masyarakat muslim Kota Tebing Tinggi memadati Lapangan Merdeka Sri Mersing

untuk mendengarkan tablig akbar yang disampaikan Al Ustad Ky H Muzib Khudori LC

dari Jakarta pada peringatan Isra’ Mi’raj Nabi Muhammad SAW yang digelar

Pemko Tebing Tinggi.

Keterangan gambar :

(27)

P

e m k o K i t a

Ribuan Muslim Tebing Tinggi Hadiri Isra’ Mi’raj

Masjid Harus Dimakmurkan Selama Ramadhan

K

egiatan yang dihadiri

Wa-likota Tebing Tinggi Ir H Umar Zunaidi Hasibuan MM itu diwarnai dengan pemberian santunan kepada ratusan anak yatim sekaligus menyambut bulan suci Ramadan 1435 hijriyah, Hari Jadi Kota Tebing Tinggi ke 97, HUT Bhay-angkara ke 68, Hari Adyaksa ke 54 serta HUT Proklamasi Kemerdekaan RI ke 69. Walikota Tebing Tinggi Ir Umar Zu-naidi Hasibuan mengajak umat Muslim di Kota Tebing Tinggi dalam meny-ambut bulan suci Ramadan hendaknya hati harus ikhlas dan berbahagia ka-rena bulan penuh ampunan itu hanya datang setahun sekali. “Jangan ang-gap bulan suci ramadhan sebagai bu-lan yang membuat pusing kepala, tapi jadikanlah bulan suci ramadan seba-gai momentum untuk melaksanakan ibadah kerana bulan ramadhan penuh dengan keampunan dari Allah SWT, jangan berpoya-poya dalam menyam-but ramadhan”, imbuh Umar Zunaidi. Pada kesempatan itu, Umar juga

meng-ingatkan warga masyarakat kota itu untuk menghormati orang yang men-jalankan ibadah puasa ramadhan. “Dibulan Ramadhan ini, kita yang tak berpuasa agar menghormati war-ga muslim yang menjalankan ibadah puasa, jangan makan, minum dan mer-okok di lokasi umum. Rumah makan yang tetap membuka usahanya agar menghormati warga yang berpuasa, kita harapkan makanan jangan dipa-jang secara terbuka dan harus ditutup mengunakan penutup kain”, pesannya. Al Ustad Ky H Muzib Khudori dalam taushiyahnya mengajak umat Muslim untuk tetap menjaga ukhuwah silaturah-mi, “Umat muslim harus selalu mem-bangun hubungan silatuhrami dengan umat muslim, jangan ada perpecahan di tengah-tengah umat muslim hanya ga-ra-gara beda pendapat khususnya pada pemilihan presiden nanti”, ujarnya. Al Ustadz yang khusus didatangkan dari Jakarta itu juga meminta agar Umat Muslim selalu mencontoh Rasu-lullah SAW sebagai pedoman hidup.

“Kita hendaknya mencontoh tauladan Nabi Muhammad SAW dan menera-pkannya dalam kehidupan sehari-hari ditengah masyarakat. Sambutlah bu-lan suci ramadan ini dengan hati yang gembira, karena belum tentu tahun depan kita akan bertemu kembali gan bulan Ramadan. Berpuasalah den-gan ikhlas karena puasa itu perintah langsung dari Allah SWT,” paparnya. Tampak hadir Kajari Tebing Tinggi, Fajar Rudy Manurung SH MH, Ka-polres AKBP Enggar Pareanom, Ketua MUI Drs H Ahmad Dalil Harahap, Ketua FKUB, SKPD dan ormas-ormas Islam serta ribuan masyarakat Kota Tebing Tinggi.

Dalam peringatan Isra’ Mi’raj terse-but, Pemko Tebing Tinggi memberi-kan santunan kepada anak yatim se-banyak 175 orang yang diberikan secara simbolis oleh Walikota Tebing Tinggi Ir Umar Zunaidi Hasibuan did-ampingi istri Hj Sri Kurnia Ningsih.

**Tommy.

Ribuan masyarakat muslim Kota Tebing Tinggi memadati Lapangan Merdeka Sri Mersing

untuk mendengarkan tablig akbar yang disampaikan Al Ustad Ky H Muzib Khudori LC

dari Jakarta pada peringatan Isra’ Mi’raj Nabi Muhammad SAW yang digelar

Pemko Tebing Tinggi.

Keterangan gambar :

(28)

P

e m k o K i t a

P

erolehan nilai Rangkin I SMP Negeri 2 den-gan nilai 35,08, Juara II SMP Swasta IT Per-mata total nilai 34,95 dan Juara III SMP RA Kartini total nilai 34,86. Hal itu disampaikan Kepala Dinas Pendidikan Kota Tebingtinggi Drs H Pardamean Siregar MAP didampingi Kabid Dikdasmen Drs Jonner Sitin-jak dan Kordinator Pengawas Kasi-nun kepada wartawan, Sabtu (14/6) di ruang kerjanya di Dinas Pendidikan Jalan KL Yosudarso Tebingtinggi. Dikatakan bahwa keberhasilan ini bukanlah keberhasilan dirinya se-laku kepala dinas, namun keberhasi-lan kita bersama. Catatan prestasi tersebut menurut Pardamean san-gat melegakan, sebab usaha keras sudah dilakukan semua pihak baik

sekolah maupun siswa akhirnya berbuah manis. Jika dibandingkan dari tahun lalu, tahun ini walau sama-sama lulus 100 persen rata-rata nilai mengalami peningkatan. “Dari total 3.405 orang peserta SMP/ MTs yang memperoleh nilai antara 9,00 – 9,99 ada sebanyak 382 orang, sedangkan yang memperoleh nilai antara 8,00 – 8,99 ada sebanyak 2.434 orang, sisanya 589 orang nilainya antara 7,99 - 4,00,” sebut Pardamean. Dari perolehan nilai tersebut, Par-damean mengimbau seluruh penga-was dan kepala sekolah bekerja un-tuk mensosialisasikan Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) On-line. “Jangan sampai ada siswa yang memiliki nilai rata-rata lebih kecil atau sama dengan 8,00 ngo-tot untuk masuk SMA N 1,

beri-kan bimbingan dan arahan kepada mereka, terkecuali si anak memiliki prestasi yang membanggakan Kota Tebingtinggi”, ujar Pardamean. Pada kesempatan itu, Pardamean juga mengingatkan dalam mempe-domani surat edaran agar jangan ada anak-anak didik yang melaku-kan aksi jalanan. “saya tidak mau usai pengumuman anak-anak ada yang konvoi sepeda motor dan corat coret seragam sekolah,” tegasnya. “Saya minta, sebelum sekolah me-nyerahkan hasil UN kepada orang tua anak atau wali sampaikan bahwa tidak diperkenankan ada aksi coret-coret, siswa yang lulus harus mem-berikan pakaian seragam ke adik ke-las, tetangga terdekat atau saudara, atau orang lain yang bisa memfung-sikannya,” imbuhnya.**Tim Sinergi

Kelulusan UN SMP/MTs dan Paket B

di Tebing Tinggi 100 Persen

Tingkat kelulusan Ujian Nasional (UN) SMP/MTs dan Paket B di Kota Tebingtinggi TP

2013/2014 sebesar 100 persen, dengan hasil klasifikasi nilai berada di nilai A

dengan standar deviasi Bahasa Indonesia 0,95, Bahasa Inggris 0,7

(29)

P

e m k o K i t a

P

erolehan nilai Rangkin I SMP Negeri 2 den-gan nilai 35,08, Juara II SMP Swasta IT Per-mata total nilai 34,95 dan Juara III SMP RA Kartini total nilai 34,86. Hal itu disampaikan Kepala Dinas Pendidikan Kota Tebingtinggi Drs H Pardamean Siregar MAP didampingi Kabid Dikdasmen Drs Jonner Sitin-jak dan Kordinator Pengawas Kasi-nun kepada wartawan, Sabtu (14/6) di ruang kerjanya di Dinas Pendidikan Jalan KL Yosudarso Tebingtinggi. Dikatakan bahwa keberhasilan ini bukanlah keberhasilan dirinya se-laku kepala dinas, namun keberhasi-lan kita bersama. Catatan prestasi tersebut menurut Pardamean san-gat melegakan, sebab usaha keras sudah dilakukan semua pihak baik

sekolah maupun siswa akhirnya berbuah manis. Jika dibandingkan dari tahun lalu, tahun ini walau sama-sama lulus 100 persen rata-rata nilai mengalami peningkatan. “Dari total 3.405 orang peserta SMP/ MTs yang memperoleh nilai antara 9,00 – 9,99 ada sebanyak 382 orang, sedangkan yang memperoleh nilai antara 8,00 – 8,99 ada sebanyak 2.434 orang, sisanya 589 orang nilainya antara 7,99 - 4,00,” sebut Pardamean. Dari perolehan nilai tersebut, Par-damean mengimbau seluruh penga-was dan kepala sekolah bekerja un-tuk mensosialisasikan Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) On-line. “Jangan sampai ada siswa yang memiliki nilai rata-rata lebih kecil atau sama dengan 8,00 ngo-tot untuk masuk SMA N 1,

beri-kan bimbingan dan arahan kepada mereka, terkecuali si anak memiliki prestasi yang membanggakan Kota Tebingtinggi”, ujar Pardamean. Pada kesempatan itu, Pardamean juga mengingatkan dalam mempe-domani surat edaran agar jangan ada anak-anak didik yang melaku-kan aksi jalanan. “saya tidak mau usai pengumuman anak-anak ada yang konvoi sepeda motor dan corat coret seragam sekolah,” tegasnya. “Saya minta, sebelum sekolah me-nyerahkan hasil UN kepada orang tua anak atau wali sampaikan bahwa tidak diperkenankan ada aksi coret-coret, siswa yang lulus harus mem-berikan pakaian seragam ke adik ke-las, tetangga terdekat atau saudara, atau orang lain yang bisa memfung-sikannya,” imbuhnya.**Tim Sinergi

Kelulusan UN SMP/MTs dan Paket B

di Tebing Tinggi 100 Persen

Tingkat kelulusan Ujian Nasional (UN) SMP/MTs dan Paket B di Kota Tebingtinggi TP

2013/2014 sebesar 100 persen, dengan hasil klasifikasi nilai berada di nilai A

dengan standar deviasi Bahasa Indonesia 0,95, Bahasa Inggris 0,7

(30)

P

e m k o K i t a

K

ota Tebing Tinggi merupakan salah satu dari 32 daerah yang memperoleh

sertifikat/piagam Adipura tahun 2014

di Bidang Lingkungan Hidup. Peng-hargaan tersebut diserahkan Menteri Lingkungan Hidup RI Prof Dr Balthasar Kambuaya MBA kepada Walikota Tebing Tinggi Ir H Umar Zu-naidi Hasibuan MM diwakili Kepala Kantor Ling-kungan Hidup Idham Khalid SKM M.Kes di Jakarta Kamis (5/6) dalam acara Anugerah Lingkungan Hidup. Hal itu disampaikan Kabag Humas PP Drs Bambang Sudaryono dalam siaran pers kepada wartawan, Jumat (6/6). Dijelaskan bahwa di tahun 2014 ini, sistem penila-ian tentang program Adipura sudah berbeda dari tahun-tahun sebelumnya, dimana penilaian Passing Grade yang

selama ini 74 menjadi 75, bobot penilaian fisik dari 90

menjadi 95 dan non fisik dari 10 persen menjadi 5 persen.

Dengan perubahan sistem penilaian tersebut, bo-bot nilai yang diraih Kota Tebing Tinggi belum men-cukupi. “Ditahun-tahun mendatang, kita akan ter-us berupaya semaksimal mungkin untuk mencapai harapan dapat meraih Piala Adipura, dengan hara-pan tentunya semua komponen masyarakat Kota Tebing Tinggi ikut berpartisipasi”, pungkasnya.

Sertifikat/Piagam Adipura yang diraih Kota Tebing

Tinggi tahun 2014 ini, pernah juga diraih pada tahun 2012 dan Pemerintah Kota Tebing Tinggi mengajak semua elemen masyarakat untuk tetap bersyukur bisa memperoleh Piagam Adipura itu, “Mari kita jadikan motivasi untuk tahun-tahun berikutnya guna meraih apa yang kita harapkan”, ujar Bambang Sudaryono.

**Tim Sinergi.

Kota Tebing Tinggi Raih Piagam Adipura Tahun 2014

Pada pertemuan Rapat Koordinasi Pimpinan (Ra-korpim) Daerah guna membahas dan mengevalu-asi kinerja sejumlah pimpinan kepala unit Sat-uan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) yang juga dihadiri Camat dan Lurah se Kota Tebing Tinggi. Khusus kepada para Camat dan Lurah yang hadir, waliko-ta juga mengingatkan agar tidak sembarangan mengelu-arkan surat dan dokumen. “Jangan sembarangan menge-luarkan surat-surat dokumen keterangan tentang hal kepemilikkan tanah/lahan yang diklaim warga sebagai pemilik, sementara lahan itu notabene milik Pemko atau dalam pengawasan dan pengelolaan, sebelum mengam-bil kebijakkan terlalu jauh yang belum dipahami lebih baik dikoordinasikan terlebih dahulu”, tegas Umar. Begitu juga kepada pimpinan SKPD lainnya, dalam mengambil kebijakan yang bersipat prinsip, jan-gan berjalan sendiri-sendiri harus tetap dikoordi-nasikan kepada atasan, sebab apabila terjadi

ben-turan dalam menghadapi masalah, tentunya dalam penyelasaian itu, solusinya dapat diatasi secara bersama. Untuk itu, sebagai aparatur pemerintahan yang bertu-gas dibidang administrasi dan pelayanan masyarakat harus dapat ditingkatkan, “Jangan hanya menunggu bola, tetapi harus pandai menjemput bola, biar gam-pang dan mudah menendangnya masuk gawang,

se-cara filosofi ungkapan dalam istilah bola itu, berarti

sukses dan mendapat kesuksesan”, cetus Umar Zunaidi. Hadir dalam Rakorpim itu, Sekdako Drs H Johan Samose Harahap MSP, Kadis Capil Kabag Mhd Dimiaty SP MTP, Kabag Tapem Sri Imbang Jaya SP, Kakan LH Idham Khalid M.Kes, Kakan KP2T Syahnan Hasibuan SH, Di-rektur RSUD Kumpulan Pane dr H Nanang Fitra Aulia Sp.PK, Direktur PDAM Tirta Bulian Ir Oki Doni Sire-gar, Kabag Humas Drs Bambang Sudaryono, para Camat dan Lurah se Kota Tebing Tinggi dan pejabat lainnya.**.

**Maslina .

Pejabat SKPD Tebing Tinggi Diultimatum

Tingkatkan Pelayanan

Walikota Tebing Tinggi Ir H Umar Zunaidi Hasibuan MM mengingatkan dan mengultimatum

sejumlah pimpinan SKPD yang dinilai kurang bertanggungjawab dan tidak mampu

bekerja dalam melayani kepentingan warga.

“Saya akan terus monitor dan evaluasi terus kinerja saudara-saudara, apabila memang tidak

(31)

P

e m k o K i t a

Ketua Umum Koni Tebing Tinggi H Muhammad Daniel Sultan melalui Ketua Harian Chaidir Candra ber-harap kepada atlit catur dan bulu tang-kis untuk benar-benar fokus dalam pertandingan nantinya, Koni dan Pemerintah Kota Tebing Tinggi san-gat berharap atlit-atlit yang dikirim bisa berprestasi dan mampu masuk ke Pekan Olahraga Sumatera Utara (Porprovsu). “Saya yakin Pengcab PBSI dan Percasi bisa melahirkan atlit yang berprestasi, dan mampu meraih medali emas untuk menu-ju ke Porprovsu”, bilang Chaidir. Kepada atlit-atlit diharapkan bisa dan mampu bertanding dengan baik, jangan memikirkan hal-hal

yang mengganjal, karena berakibat menganggu jalannya pertandingan dan bertandinglah secara sportif, kalaupun harus kalah tetapi kalah yang terhormat. “Pada Porwilsu lalu kita peringkat ke 7 se Sumut, tetapi dalam Porwilsu tahun ini kita target-kan bisa masuk peringkat 5. Koni mencatat sebanyak 62 atlit sudah lu-lus masuk ke Porwilsu dari berbagai cabang olahraga,” terang Chaidir. Kepada Pengcab PBSI dan Percasi serta pendamping, Ketua KONI berharap untuk terus memperha-tikan kondisi kesehatan para atlit, istirahat atlit dan penginapan atlit agar benar-benar terlayani den-gan baik, denden-gan kondisi

terpe-nuhi, atlit akan bertanding dengan sunguh-sunguh. “Kita targetkan dari dua cabang olahraga ini men-dali emas sebanyak 4,” imbuhnya. Ketua Pengcab Percasi Dirman Sitompul dan PBSI Kota Tebing Tinggi Parlindungan SE alias Koko mengatakan, pihaknya tidak muluk-muluk dalam menyong-song Porwilsu tahun 2014, target sementara masing-masing peng-cab semaksimal mungkin meraih mendali emas emas 2. “Kita akan berusaha dan meyakinkan atlit me-raih mendali emas demi menuju ke Porprovsu,” terang keduanya.**.

**Maslina .

KONI T.Tinggi Lepas Atlit

Catur dan Bulu Tangkis ke Porwilsu

Komite Olahraga Nasional Indonesia (Koni) Kota Tebing Tinggi melepas atlit catur untuk ber

-laga di Tanah Karo dan atlit bulu tangkis ke Medan dalam Porwilsu wilayah I

tahun 2014 di Kantor Koni Jalan Gunung Lauser Kota Tebing Tinggi.

Keterangan gambar :

(32)

P

e m k o K i t a

Tim Penilai Kelurahan Provsu Tinjau

Kelurahan Tambangan

Tim penilai ‘Kelurahan Terbaik’ Propinsi Sumatera Utara dipimpin Boby Dharmansyah SE

M.Si melakukan peninjauan ke kantor Kelurahan Tambangan Kota Tebing Tinggi yang akan

di ikutsertakan pada perlombaan kelurahan terbaik tingkat Sumatera Utara, Selasa (10/6)

di aula kantor Kelurahan Tambangan Jalan Sukarno-Hatta Kota Tebing Tinggi.

Keterangan gambar :

CENDERAMATA “Sekdako Tebing Tinggi Johan Samose Harahap SH MSP memberikan cenderamata kepada Ketua Tim Penilaian Kelurahan Terbaik Tingkat Sumatera Utara di aula Kantor Kelurahan Tambangan”.

K

edatangan tim penilai disambut Sekdako Tebing Tinggi H Jo-han Samose Harahap didampingi Kepala BPMK Sri Wahyuni dan Camat Pa-dang Hilir Dedi P Siagian serta Kepa-la Kelurahan Tambangan Suwarni. Dihadapan tim penilaian Propinsi Sumatera Utara, Sekdako H Johan Samose Harahap mengatakan, di ikutsertakannya Kelurahan Tamban-gan Kecamatan Padang Hilir untuk lomba kelurahan terbaik se Sumut setelah melalui seleksi yang ketat di-antara 35 kelurahan yang ada di kota Tebing Tinggi, ”Kita harapkan

Ke-lurahan Tambangan yang mewakili Kota Tebing Tinggi nantinya dalam lomba ini mampu bersaing dengan kelurahan-kelurahan dari daearah lain di Sumatera Utara”, kata Johan. Sebelumnya, Kepala Kelurahan Tambangan Suwarni dihadapan tim penilai Provsu memaparkan sepu-tar informasi, program dan keg-iatan kelurahan yang dipimpinya seperti luas Kelurahan Tambangan, jumlah penduduk dan kegiatan ru-tin dilaksanakan di kelurahan baik pembangunan maupun pelayanan kepada warga kelurahan. “Tingkat partisipasi warga kelurahan cukup tinggi seperti warga rela dan ikhlas

(33)

P

e m k o K i t a

Walikota Tebing Tinggi berpesan ke-pada anak-anak peserta didik supaya apa-apa yang didapat selama belajar dan bermain di PAUD tentunya ban-yak yang sudah diberitahu dan diajar-kan oleh ibu-ibu guru, untuk itu harus dapat dijadikan bekal untuk melan-jutkan ke pendidikan selanjutnya. “Kepada anak-anak bapak ingatkan beberapa hal, yang pertama sejak dari dini harus rajin melaksanakan ibadah, yang beragama Islam harus rajin mengaji dan sholat, demikian pula yang agama lain, jangan sekali-kali melawan terhadap bapak dan ibu serta guru-guru, jika ingin men-jadi orang yang sukses dibelakang hari harus rajin belajar dan beriba-dah, patuh terhadap nasihat orang tua dan bapak/ibu guru, sayang terhadap sesama teman dan saling menghormati”, pesan Walikota. Sementara Bunda PAUD Tebing

Tinggi Ny Hj Sri Kurnia Ningsih Umar Zunaidi dalam sambutannya mengatakan, masa anak usia dini merupakan masa emas perkem-bangan, banyaknya pengalaman diperoleh anak melalui panca in-dera akan memuat jaringan otaknya berkembang subur, kualitas otak anak dipengaruhi faktor keseha-tan gizi dan stimulasai, rangsangan yang diterima selama mengikuti kegiatan PAUD membuat anak berkembang secara baik dan siap mengikuti pendidikan selanjutnya. Bunda PAUD sebagai motivator bagi perkembangan PAUD, beru-paya sekuat tenaga untuk memberi-kan dorongan agar PAUD-PAUD dapat terus berkembang dan men-jangkau semua lapisan masyarakat sesuai dengan program yang di-canangkan pemerintah satu desa satu PAUD dan terbentuknya PAUD

berholistik khusus untuk Kota Tebing Tinggi telah melebihi APK yang telah ditentukan, katanya. Sebelumnya, Kepala Dinas Pendidi-kan Tebing Tinggi dalam laporan-nya mengatakan, kegiatan tersebut diikuti 1.155 orang berasal dari 73 Kelompok PAUD se Kota Tebing Tinggi dengan jenjang usia 6 tahun 698 orang, usia diatas 5 tahun 457 orang, peserta didik laki-laki 597 orang dan perempuan 558 orang. Disampaikan bahwa PAUD Peserta Didik Non Fornal di Kota Tebing Tinggi sudah tuntas dengan 1 ke-lurahan 1 PAUD masing-masing di Kecamatan Rambutan terdapat 17 Kelopok yang berada di 7 kelurahan, kecamatan Padang Hilir 13 Kelom-pok, Kecamatan Padang Hulu 12 kelompok,Kecamatan Tebing Tinggi Kota 13 kelompok dan Kecama-tan bajenis 18 Kelompok.**Dian.

Walikota Lepas Peserta Didik PAUD

Non Formal se Tebing Tinggi

Walikota Tebing Tinggi Ir.H.Umar Zunaidi Hasibuan,MM bersama Bunda PAUD

Tebing Tinggi Ny Sri Kurnia Ningsih Umar Zunaidi, Rabu (11/6) melepas 1.155 orang

siswa non formal dari 73 kelompok PAUD di Kota Tebing Tinggi di Gedung

Olah Raga Asber Nasution.

Keterangan gambar :

Figur

Memperbarui...

Referensi

Memperbarui...

Related subjects :