dapat menyelesaikan tulisan ini secara baik dengan judul “Manfaat Membaca Al Qur’an”.
A
g a m aini pada diri mereka, serta meny- iapkan mereka untuk hidup dalam dakwah dijalan Islam. Untuk mer- aih tujuan ini, penting untuk men- jelaskan kepada para pelajar ih- wal sudut pandang Islam ketika menyampaikan setiap tema pelajaran. Saat dalam pengajaran ilmu-ilmu pasti. Konsep tauhid, yakni bahwa Tuhan itu Esa dan Dialah sang Maha Pencipta dan Pengatur semesta alam. Pendidikan juga merupakan salah satu aspek penting bagi kehidupan manusia. Pendidikan yang berkualitas sangat diperlukan untuk mendukung terciptanya manusia yang cerdas ser- ta mampu bersaing diera globalisasi. “Menuntut ilmu itu wajib bagi setiap muslim. Orang yang men- untut ilmu itu dimohonkan ampu- nan baginya oleh semua mahluk hingga ikan-ikan yang ada dilaut” (HR. Ibnu Abdul Barri dari Anas ra.) “Tiada seorangpun yang keluar dari rumahnya dalam rangka mencari ilmu, kecuali Allah memudahkan baginya jalan menuju ke syurga” (HR. Ath-Thabrani dari A’isyah ra.) Pendidikan mempunyai peranan yang sangat besar dalam memben- tuk karakter perkembangan ilmu dan mental seseorang anak yang nantinya akan tumbuh menjadi seorang ma- nusia dewasa yang akan berinteraksi dan melakukan banyak hal terhadap lingkungannya baik secara individual maupun secara makhluk sosial. Pen- didikan yang mampu mengembang- kan potensi peserta didik sehingga yang bersangkutan mampu meng- hadapi dan memecahkan masalah kehidupan yang dihadapinya. Pen- didikan merupakan salah satu sistem yang memiliki kegiatan yang cukup kompleks meliputi berbagai kom- ponen yang berkaitan satu sama yang lain. Jika menginginkan pendidikan terlaksana secara teratur berbagai ele- men (komponen) yang terlihat dalam kegiatan pendidikan perlu dikenali beberapa kelemahan dan kekuran- gan dalam proses belajar mengajar. “Ya Rabb kami, janganlah Engkau jadikan hati kami condong kepa- da kesesatan sesudah Engkau beri petunjuk kepada kami, dan karu- niakanlah kepada kami rahmat dari sisi Engkau; karena sesungguhnya Engkau-lah Maha pemberi (karu-
nia)” . Qs. Ali Imran [3] : 9) Abu Ya’la Syaddad bin Aus ra. Berkata bahwa Nabi Saw, berkata ; “ Orang yang cerdik yaitu orang yang selalu menjaga dirinya dan beramal untuk nanti bekal sesudah mati. Dan orang yang kerdil (bodoh) yaitu orang yang hanya menuruti hawa nafsunya tetapi ia mengharap berbagai hara- pan kepada Allah. “ (HR. Tirmidzi) Al Qur’an adalah kitab suci umat is- lam yang sekaligus pedoman hidup bagi umat muslim tetapi berapa ser- ing anda untuk membaca kitab suci Al Qur’an tersebut?, apakah anda selalu membacanya setelah sele- sai menjalankan sholat 5 waktu?, Selain mendekatkan diri dengan Al- lah Swt membaca Al Qur’an juga dapat memberikan kita kenikmatan tersendiri bagi yang sering melaku- kannya. Banyak sekali manfaat yang terdapat dalam Al Qur’an apabila kita sering mengamalkannya selain kita mendapatkan pahala yang lebih ka- rena membaca kitab suci Al Qur’an. Banyak ayat Al Qur’an yang meng- isyaratkan tentang pengobatan ka- rena Al Qur’an itu sendiri diturunkan sebagai penawar dan Rahmat bagi orang-orang yang mukmin. Menu- rut para ahli tafsir bahwa nama lain dari Al Qur’an yaitu “Asysyifâ” yang artinya secara Terminologi adalah Obat Penyembuh. Di samp- ing Al Qur’an mengisyaratkan ten- tang pengobatan juga menceritakan tentang keindahan alam semesta yang dapat kita jadikan sebagai sumber dari pembuat obat- obatan. Dan tidak hanya itu orang yang sering membaca ayat-ayat suci Al Qur’an pun niscaya akan mendapatkan ke- tenangan jiwa dan dapat menurunkan depresi, kesedihan, menangkal berba- gai macam penyakit merupakan pen- garuh umum yang dirasakan orang- orang yang membaca Al Qur’an. Sungguh suatu kebahagiaan dan mer- upakan kenikmatan yang besar, kita memiliki Al-Qur’an. Selain menjadi ibadah dalam membacanya, bacaan- nya memberikan pengaruh besar bagi kehidupan jasmani dan rohani kita. Jika mendengarkan musik klasik dapat memengaruhi kecerdasan in- telektual (IQ) dan kecerdasan emosi
(EQ) seseorang, bacaan Al-Qur’an lebih dari itu. Selain memengaruhi IQ dan EQ, bacaan Al-Qur’an me- mengaruhi kecerdasan spiritual (SQ). Berikut merupakan sebagian Man- faat Lainnya dalam Menghafal Dan Membaca Al-Quran :
Dapat meningkatkan ke taqwaan dan Keimanan, Menambah amal, karena setiap membaca 1 huruf al-quran sama dengan 700 kebaikan, Menjadi pengingat kebesaran Allah SWT. Sebagai pedoman kehidupan sehari- hari
Diangkat derajatnyaSebagai obat ke- hidupan karena dapat menghilangkan kegalauan, stres, dan sebagainya. Kitab Al Qur’an, tentu saja bukanlah sebuah buku sains ataupun buku ke- dokteran, namun Al Qur’an menyebut dirinya sebagai ‘penyembuh penyak- it’, yang oleh kaum Muslim diartikan bahwa petunjuk yang dikandungnya akan membawa manusia pada kes-
ehatan spiritual, psikologis, dan fisik.
Kesembuhan menggunakan Al Qur’an dapat dilakukan dengan membaca, berdekatan dengannya, dan menden- garkannya. Membaca, menden- gar, memperhatikan dan berdeka- tan dengannya ialah bahwasanya Al Qur’an itu dibaca di sisi orang yang sedang menderita sakit sehingga akan turun rahmat kepada mereka. Al Qur’an merupakan kitab suci
umat Islam yang berisikan firman- firman Allah Swt. Banyak sekali
nasihat-nasihat, berita-berita kabar gembira bagi orang yang beriman dan beramal sholeh, dan berita-berita ancaman bagi mereka yang tidak ber- iman dan atau tidak beramal sholeh. Maka, Al Qur’an berisikan uca- pan-ucapan yang baik, yang dalam istilah Al Qur’an sendiri, ahsan al- hadits. Kata-kata yang penuh ke- baikan sering memberikan efek auto sugesti yang positif dan yang akan menimbulkan ketenangan. Sumber: : Ensiklopedia Muhammad SAW. Mu- hammad sebagai Pendidik. Afzalur Rahman. Pelangi Mizan.
http://pengabdian.com/manfaat- membaca-alquran.html