• Tidak ada hasil yang ditemukan

PENGENALAN NILAI BUDAYA TATA KRAMA DAN E

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2018

Membagikan "PENGENALAN NILAI BUDAYA TATA KRAMA DAN E"

Copied!
25
0
0

Teks penuh

(1)

PENGENALAN NILAI BUDAYA ,

DAN ETIKA KEILMUAN

(2)

1.TUJUAN

MENUMBUHKAN KESADARAN DAN

PEMAHAMAN MAHASISWA TERHADAP: a. Kebudayaan,nilai,dan etika.

b. Kebudayaan kampus PT.dan etika keilmuan.

(3)

I.Prespektif Pendidikan di Indonesia.

Proklamasi Kemerdekaan Indinesia telah

diperingati sudah yang ke 70.Seiring peristiwa itu pendidikan di Indonesia,kondisinya telah banyak mencapai kemajuan yang mengesankan terutama bagi seluruh warga negaranya berpeluang

memperoleh pendidkan. Dalam UU Dasar 1945 Bab.XII pasal 31; 1.Tiap warga negara berhak

(4)

2.Pemerintah mengusahakan dan

menyelenggarakan satu sistem pengajaran nasional yang diatur dengan UU

untuk mencerdaskan kehidupan bangsa.

(5)

-Pemerintah telah bekerja keras dan membangun sarana dan prasarana pendidikan tingkat dasar

dan menengah sampai kepolosok Desa,jenjang PT sampai di provinsi bahkan di Kota dan tingkat

Kabupaten.Namun keberhasilan ini belum

diimbangi oleh peningkatan MUTU atau KUALITAS. -Menentukan kualitas pendidikan SANGAT SULIT

(6)

-Pendidikan lebih cocok dipandang sebagai INDUSTRI JASA.(EdwarSallis1993).

-Kualitas pendidikan tidak sama dengan kualitas produk yang memperlihatkan bentuk yang

sama dan rasa seperti yang dirancang dlpublikasikan dalam iklan.

-Kualitas pada industri jasa : apa yang diinginkan

(7)

-Industri jasa=Kegiatan memproses atau

mengolah yang bahan bakunya manusia.”The raw material of services is people” bahan baku

untuk menghasilkan jasa adalah orang menurut Dan Steinhof dalam (Suhardan S.2010;103).

-Kegiatan memproses orang (masukan/bahan baku) menjadi keluaran dengan memanfaatkan

fasilitas yang tersedia termasuk kemampuan civitas

akademi mengembangkan dan memperkuat kebudayaan (budaya akademik)

(8)

II.Materi :

A.Kebudayaan lokal dan global,nilai dan etika. 1. Pengertian

a.Budaya / Kebudayaan

-Secara Etimologi.

-Kebudayaan Sansekerta = “buddayah”  bentuk jamak dari kata “buddi”

artinya budi atau akal. Jadi kebudayaan = perihal yang berkaitan dengan budi dan akal. Dalam bahasa Inggris, kebudayaan dikenal istilah culture dari bahasa Latin= “colere”, = mengolah atau mengerjakan tanah (bertani).Di Indonesia = kultur.

- Masyarakat adalah orang-orang yang hidup bersama dan menghasilkan kebudayaan, sehigga tidak ada masyarakat yang tidak menghasilkan

(9)

-Ada beberapa pendapat a.l : 1.WilliamH.Haviland.

Kebudayaan; Seperangkat peraturan dan norma yang dimilki bersama oleh para

(10)

2.Dr.K.KUPPER; Kebudayaan merupakan sistem gagasan yang menjadi pedoman dan pengarah bagi manusia dalam bersikap dan berperilaku baik secara individu maupun kelompok.

b. Globalisasi

- Asal katanya Global=ialah Universal.

- Achmad Suparman; Globai = suatu proses

(11)

c. Budaya Global (global culture ).

=“ Menduniyanya” berbagai aspek kebudayaan dan terjadi proses penyatuan,unifikasi,

homogenisasi.Hal ini di identikkan dengan proses PENYERAGAMAN BUDAYA / imperialisme cultur. - Budaya global = proses pertukaran antar

seseorang atau kelompok atas pengetahuan,hasil alam dalam level global termasuk komunikasi

(12)

d.Budaya lokal.

= budaya yang berkembang di daerah yang dimiliki oleh suku bangsa/negara tertentu.

Misalnya ;Budaya Indonesia ( Mandi Kembang, akad penikahan, sunatan,dll)

- Dari budaya bangsa budaya mayarakat

(13)

e. Nilai

- umum= sesuatu yang berharga,keyakinan yang dipegang sesuai tuntutan hatinurani. - Nilai = seperangkat keyakinan,sikap pribadi

tentang kebenaran,tentang

(14)

f.Etika

=Berhubungan dengan peraturan dan prinsip bagi perbuatan/tindakan yang Benar.

= ilmu yang mempelajari yang baik dan buruk Misalnya: Meniru/memalsukan

tandatangan.Berbohong/menipu

(15)

- Dampak Positif;

- 1.Budaya global ( Penyatuan/penyeragaman)

- berbagai aspek yang menimbulkan unifikasi

dan homogitas tidak terkecuali

komunikasi/informasi, pengetahuan dan teknologi akan membuka

(16)

-Dampak Negatif

-Terjadi pergeseran perilaku yang tentunya akan bertentangan dengan budaya lokal,nilai dan etika dari masing bangsa/negara.

B.Kultur Perguruan Tinggi dan Etika keilmuan.

-Budaya perguruan tinggi dapat dianalogikan dengan budaya

kampus.Misalnya Budaya Kampus Polteknik Kemenjes Gorontalo. 1.Pengertian;

- Kampus yang didalamnya jurusan dan program studi =

miniatur kehidupan bermasyarakat yang warganya disebut

“ CIVITAS AKADEMIKA” ( Mahasiswa, Dosen,Tenaga Administrasi tehnisi dan laboran)

(17)

-Posisi masing-masing

warga.karya,pretasinya,pergaulan dan segala

track record interaksi ,interaksi didalamnya adalah cerminan sebuah sistem masyarakat= Masyarakat kampus yang tidak luput dari

memproduksi budaya  Budaya akademik. -Kesimpulannya budaya akademik= Kebiasaan

yang difahami,dianut,dan dilaksanakan

(18)

a. Nilai ditunjukkan dengan kerjakeras,

inovatif, melihat hasil (kualitas),memberi layanan terbaik

b. NormaSopan santun,menghargai dan menghaormati antar sesama, kerjasama dalam tim,

(19)

2.Dampak

Budaya akademik dapat meningkatkan kualitas luaran (out put).

3.Upaya yang dilakukan; Membuat regulasi yang kuat,meningkatkan

(20)

B. Etika Ke Ilmuan 1.Pengertian

a.Etika keilmuan = menyangkut peraturan

atau kebiasaan baik dan buruk dilingkungan belajar/perkuliahan untuk memperoleh

(21)

-Baik dilakukan oleh Mahasiswa unsur civitas akademika;

-Patuh aturan; tatap muka

perkuliahan,menyelesaikan tugas terstruktur dan mandiri, tidak menyontek tugas

(22)

Buruk; Tidak patuh aturan; Bolos kuliah, tugas

dikerjakan teman,menyontek tugas teman,saat proses belajar tidak konsentrasi,tidak

mencatat,tidak miliki buku/diktat.dst.

III Aturan-aturan di PT,hak kewajiban masiswa. -Pakaian dan atribut,sepatu,kaos kaki,

(23)

Hak Mahasiswa;

1,Terdaftar sebagai mahasiswa 2,Menerima layanan kuliah

3, Menerima/ikut avaluasi 4. Naik kelas/tingkat

(24)

-Kewajiban

1.Membayar spp

2.Hadir perkuliahan

3.Hadir bimbingan praktek 4. Hadir ujian keterampilan

5.Memiliki buku/diktat,catatan

6,ikut Ujian tengah/akhir semester

(25)

8.Hadir tepat waktu praktek 9, Menyusun tugas praktek

Referensi

Dokumen terkait

membujur pegunungan Meratus Utara dari barat ke timur yang juga menjadi.. batas wilayah Provinsi

Selanjutnya peneliti merancang RPP yang mengacu pada format dari Permendikbud 103 dimana di dalam RPP tersebut digunakan model Discovery Learning yang terdiri dari (

Peneliti akan meneliti yang berkaitan dengan pelaksanaan pembinaan akhlak pemuda dan kendala apa saja yang mempengaruhi pembinaan akhlak pemuda di lembaga pemasyarakatan kelas

Tarik mahkota ke arah posisi 2 dan putar ke arah depan atau belakang untuk menyetel jam yang diinginkan. Penunjuk menit dan detik akan tetap sama. Tekan mahkota kembali ke

Raja Salomo berkata bahwa semut adalah bangsa yang tidak kuat, hewan yang lemah dan kecil, tetapi yang menyediakan makanannya di musim panas. Kalau kita perhatikan semut

Laba yang diperoleh koperasi sering disebut sisa hasil usha (SHU), laba tersebut akan dikembalikan ayau dibagikan kepada anggota sebanding dengan jasa-jasanya. Akan

Hasil dari penelitian ini memperlihatkan bahwa sekali pun organisasi nirlaba, LAZ APU memperlihatkan sebuah pengelolaan yang profesional sehingga kegiatan yang dilakukan

Setelah menyimak penjelasan guru tentang tanggung jawab warga, siswa dapat mengumpulkan informasi tentang pelaksanaan pemilihan kepala desa di desanya.. Setelah