PENGEKANGAN ORANG TUA TERHADAP PERKEMBANGAN
ANAK USIA DINI
Judul Buku : Psikologi Bermain Anak Usia Dini Penulis : Diana Mutiah
Penerbit : Kencana Tahun Terbit : 2010 Jumlah Halaman : 188
Anak usia dini merupakan usia yang memiliki rentang waktu sejak anak lahir hingga usia 6 tahun, di mana dilakukan melalui pemberian rangsangan pendidikan untuk membantu pertumbuhan dan perkembangan jasmani dan rohani agar anak memiliki kesiapan dalam memasuki pendidikan lebih lanjut. Terutama pada masa usia emas (the golden age) yang hanya terjadi sekali atau tidak dapat diulang kembali yang sangat berpengaruh untuk kehidupannya di masa depan.
Menurut penulis, kehidupan pada masa anak dengan berbagai pengaruhnya adalah kehidupan yang sangat penting, khususnya berkaitan dengan diterimanya rangsangan dan perlakuan dari lingkungan hidupnya. Kehidupan pada masa anak yang merupakan suatu periode yang disebut sebagai periode kritis ataupun periode sensitif di mana kualitas perangsangan harus diatur sebaik-baiknya, yang memerlukan campur tangan baik dari orang tua maupun pendidik.
tahun-tahun pertama otak bayi berkembang sangat pesat di mana menghasilkan bertriliun-triliun sambungan antar sel. Sambungan antar sel akan semakin kuat apabila diberikan stimulasi dan semakin sering digunakan. Namun sebaliknya, akan melemah bahkan musnah apabila tidak pernah digunakan dalam proses kognitif.
Setiap anak adalah genius, sehingga setiap anak mempunyai kesempatan yang sama untuk menjadi seorang yang genius. Cara anak belajar adalah dengan bermain, karena melalui bermain anak mampu mengoptimalkan kemampuannya dari aspek bahasa, sosial, kognitif, fisik, dan moralnya.
Permainan dan bermain bagi anak mempunyai beberapa fungsi dalam proses tumbuh kembang anak. Fungsi bermain terhadap sensoris motoris anak penting untuk mengembangkan otot-ototnya dan energi yang ada. Aktivitas sensoris motorik merupakan komponen yang paling besar pada semua usia, namun paling dominan pada bayi. Pada bayi sebaiknya mendapatkan stimulus visual, pendengaran (verbal), sentuhan (taktil), dan stimulus kinestetis ( gerak).
membantu anak dalam menjalani hubungan sosial antar anak. Dengan demikian, orang dewasa sebaiknya menyadari akan kegiatan bermain anak, khususnya kegiatan bermain yang hendak ditingkatkan. Melalaui kegiatan bermain tertentu, guru dapat meningkatkan mutu pendidikan melalui kegiatan bermain di sekolah maupun di rumah.
Orang tua yang terlalu lelah bekerja dan ingin anaknya diam, sopan, dan tenang dapat merugikan pertumbuhan anaknya. Dan apabila anak telah memperoleh kebiasaan menonton TV dari pada mempelajari lingkungan mereka, maka anak akan kehilangan kesempatan untuk mengembangkan potensi mereka. Demikian pula orang tua yang sangat takut akan lingkungan yang tidak aman sering mengurung anak di rumah, dan memberikan TV, atau play station. Hal ini sangat disayangkan karena pada usia inilah anak paling siap untuk belajar secara aktif. Orang tua semacam ini, sebaiknya membahas masalah ini dengan guru anaknya karena pengaruh guru sangat besar pada anak.
Dalam usaha mendidik anak harus diperhatikan adanya peran aktif anak itu sendiri. Anak sebaiknya diperlakukan sebagai pribadi yang aktif yang perlu dirangsang untuk menghadapi dan mampu mengatasi masalah. Melalui interaksi dan komunikasi antara orang tua dan anak, maka akan berkembang berbagai aspek kepribadian anak termasuk aspek kesadaran terhadap tanggung jawab.
Buku 188 halaman ini disajikan dengan bahasa yang komunikatif sehingga mudah dipahami oleh pembaca sehingga pesan yang ingin disampaikan oleh penulis dapat dipahami langsung oleh pembaca.
Keunggulan dari buku ini adalah memberikan informasi bagi orang tua maupun pendidik untuk mendidik anak maupun sebagai anak didiknya. Selain itu, penulis tidak hanya memeberikan teori tetapi juga contoh nyata dalam kehidupan sehari-hari sehingga tidak membingungkan pembaca. Tema dan judul yang diusung pun cukup menarik minat para pembaca untuk membeli buku ini.
Sedangkan kelemahan dalam buku ini adalah kurang menariknya gambar yang mendukung buku ini karena gambar yang disajikan tidak berwarna-warni sehingga menyebabkan pembaca kurang berminat untuk membacanya. Serta buku ini terlalu banyak menyajikan teori.