• Tidak ada hasil yang ditemukan

Tipe, Nama, dan Nilai

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2018

Membagikan "Tipe, Nama, dan Nilai"

Copied!
38
0
0

Teks penuh

(1)
(2)

Tipe

Suatu tipe menyatakan pola

penyajian data dalam komputer.

Tipe data dapat dikelompokkan

menjadi dua macam, yaitu: tipe dasar dan tipe bentukan.

Tipe dasar adalah tipe yang dapat

(3)

Tipe Dasar

terdiri dari: bilangan logika, bilangan

(4)

Bilangan logika

Nama Tipe

Nama tipe bilangan logika adalah Boolean

Daerah nilai

– Bilangan logik hanya mengenal dua buah nilai: benar (true) atau salah (false)

Konstanta atau tetapan

– Hanya ada dua, yaitu: true dan false

Operasi

(5)

Bilangan Bulat

Bilangan bulat adalah bilanagn yang tidak

mengandung pecahan desimal, misalnya: 1,10,-100,34, dll.

Nama tipe

Nama tipe bilangan bulat adalah integerDaerah nilai

Secara teoritis mempunyai daerah nilai yang tidak

terbatas. Dalam implementasinya, tipe integer mempunyai rentang nilai yang terbatas.

Tipe bilangan bulat adalah tipe yang memiliki keterurutan.

Ini artinya, bila sebuah nilai bilangan bulat diketahui, nilai sebelumnya (predecessor) dan nilai sesudahnya

(6)

Bilangan Bulat(2)

Tetapan

–Tetapan untuk nilai bertipe bilangan bulat harus ditulis tanpa mengandung titik desimal

Operasi

Operasi Aritmetika

Operasi aritmetika terhadap bilangan bulat dengan sembarang operator aritmetika menghasilkan nilai bertipe bilangan bulat juga.

–+ (tambah) –- (kurang) –* (kali)

–Div (hasil bagi) bulat –mod(sisa hasil bagi)

Operasi perbandingan

Operasi perbandingan bilangan bulat dengan salah satu operator relasional menghasilkan nilai Boolean (true atau false). Operator perbandingan untuk bilangan bulat adalah:

–< (lebih kecil)

–(lebih kecil atau sama dengan) –> (lebih besar)

–(lebih besar atau sama dengan) –= (sama dengan)

(7)

Bilangan Riil

Bilangan riil adalah bilangan yang mengandung pecahan desimal, misalnya 3.65, 0.004, 25.0, dll.

Nama tipe

Nama tipe bilangan riil adalah real

Daerah nilai

(8)

Bilangan Riil(2)

Tetapan

– Tetapan untuk nilai bertipe riil harus ditulis dengan tanda titik desimal. Contoh tetapan bertipe riil adalah:

0.97 -15.36 5.0

Operasi

1. Operator matematika

+ -* /

(9)

Bilangan Riil(3)

2. Operator perbandingan

Operasi perbandingan bilangan riil dengan salah satu operator relasional menghasilkan nilai

Boolean (true atau false). Operator

perbandingan untuk bilangan riil adalah:

< (lebih kecil)

 (lebih kecil atau sama dengan)

> (lebih besar)

 (lebih besar atau sama dengan)

= (sama dengan)

(10)

Karakter

Yang termasuk karakter adalah huruf-huruf

alphabet, tanda baca, angka ‘0’,’1’,..,’9’, dan karakter-karakter khusus seperti ‘&’,’^’,’@’, dll.

Nama tipe

Nama tipe untuk karakter adalah char

Daerah nilai

Daerah nilainya adalah semua huruf di dalam alfabet (‘a’..’z’, ‘A’..’Z’), angka desimal (0..9), tanda baca

(11)

Karakter(2)

Tetapan

Tetapan untuk data bertipe karakter harus diapit oleh tanda petik tunggal. Contoh tetapan karakter:

‘h’ ‘Y’‘’ ‘P’

Perhatikan bahwa ‘9’ adalah karakter, tetapi 9 adalah integer

Operasi

Satu-satunya operasi yang dilakukan terhadap tipe karakter adalah operasi perbandingan . Operator perbandingan yang berlaku untuk tipe karakter adalah:

< (lebih kecil) > (lebih besar)

 (lebih besar atau sama dengan) = (sama dengan)

 (tidak sama dengan)

Seperti halnya pada tipe bilangan bulat, tipe karakter juga

(12)

Tipe bentukan

Tipe bentukan adalah tipe yang

didefnisikan sendiri oleh

pemrogram. Tipe bentukan disusun oleh satu atau lebih tipe dasar. Ada tiga macam tipe bentukan:

String

Tipe dasar yang diberi nama dengan nama tipe baru

(13)

String

String adalah deretan karakter dengan panjang tertentu. Contoh string missal ‘Politeknik Pos Indonesia’, ‘Jurusan Manajemen

Informatika’,’13589041’. Karakter adalah string dengan panjang satu.

Nama tipe

Nama tipe string adalah string

Daerah nilai

Derah nilai untuk tipe string adalah deretan

(14)

String(2)

Tetapan

Semua tetapan string harus diapit oleh tanda petik tunggal. Contoh: ‘Politeknik’

‘Pos’

‘971361204’

Operasi

Operasi terhadap data bertipe string ada dua macam:

1. Operasi Penyambungan (concatenation) Operator: +

Operator “+” di sini bukan operator penjumlahan seperti pada tipe

numeric (integer atau real). Operator “+” berarti penyambungan. Bila a dab b adalah peubah bertipe string, maka a+b dengan ab.

Contoh:

(15)

String(3)

2. Operasi Perbandingan

< (lebih kecil)

 (lebih kecil atau sama dengan) > (lebih besar)

 (lebih besar atau sama dengan) = (sama dengan)

 (tidak sama dengan)

Operator relasional, seperti halnya pada karakter, menghasilkan nilai Boolean (true atau false)

Contoh:

– ‘abcd’=’abc’ (hasil: false)

– ‘aku’ < ‘AKU’ (hasil: true)

– String yang disusun oleh gabungan numeric dan karakter string dinamakan alfanumerik. Misalnya ‘IF7689041’,’TI664’, dll.

(16)

Tipe dasar yang diberi Nama

Tipe baru

• memberi nama baru untuk tipe dasar dengan kata kunci type. Daerah nilai, cara menulis

tetapan, dua operasi-operasi terhadap tipe baru tersebut tidak berubah, tetap sama dengan tipe dasar aslinya. Contoh:

Type Bilbulat : integer

Bilbulat adalah tipe bilangan bulat yang sama dengan tipe integer. Apabila kita mempunyai sebuah peubah (variable) yang bernama P dan bertipe BilBulat, peubah tersebut sama saja

(17)

Rekaman

Rekaman

Rekaman disusun oleh satu atau lebih

feld Tipe feld menyimpan data dari tipe dasar tertentu atau dari tipe bentukan lain yang sudah didefnisikan sebelumnya.

Nama rekaman ditentukan oleh

pemrogram. Karena strukturnya yang disusun oleh feld-feld, maka rekaman dinamakan juga tipe terstruktur

(18)

Rekaman(2)

(19)

Rekaman(3)

Contoh 4.1

Titik dalam koordinat kartesius dinyatakan sebagai (x,y), dengan x adalah nilai absis dalam arah sumbu X, dan y adalah nilai ordinat dalam arah sumbu Y.

Cara menuliskan tipe Titik:

Type Titik:record <x:real, y: real)

• Catatan: cara penulisan lain

Type Titik : record <x,y: real> Type Titik : record

<x: real, y: real>

• Kata kunci record menyatakan bahwa titik adalah tipe rekaman. Jika dideklarasikan P adalah peubah (variabel) bertipe Titik, maka cara mengacu tiap feld pada A adalah:

(20)

Rekaman(4)

Contoh 2

NilMhs adalah nama tipe terstruktur

yang menyatakan nilai ujian seorang mahasiswa untuk suatu mata kuliah (MK) yang diambil. Data setiap

(21)

Rekaman(5)

Cara penulisan tipe NilMhs: Type NilMhs : record

< NIM : string,

NamaMhs : string, KodeMK : string, Nilai : char>

• Jika dideklarasikan M adalah peubah bertipe NilMhs, maka cara mengacu tiap feld pada rekaman M adalah:

M.Nim

(22)

Nama

Di dalam suatu algoritma, nama dipakai sebagai pengidentifkasi “sesuatu” dan pemrogram mengacu “sesuatu” itu

melalui namanya. Karena itu setiap nama haruslah unik, tidak boleh ada dua buah nama yang sama.

Dalam algoritma “sesuatu” yang diberi

(23)

Peubah (variabel)

• Peubah adalah tempat penyimpanan

data/informasi di memori yang isinya dapat diubah;

Contoh:

DEKLARASI

X,nilai_ujian, jumlah: real K: integer

C: char

(24)

Tetapan

Tetapan adalah tempat penyimpanan di dalam

memori yang isinya tetap selama pelaksanaan program dan tidak dapat diubah; notasi untuk menyatakan tetapan adalah const

Contoh: DEKLARASI

Const phi=3.14 Const Nmaks=100 Const Sandi= ‘xyz’

Phi, Nmaks, dan sandi adalah nama tetapan. Nilai tetapan yang sudah diisikan ke dalam nama

(25)

Tipe bentukan

• Nama tipe bentukan diberikan oleh pemrogram;

Contoh:

DEKLARASI

Type titik: record <x:real,y:real> Type JAM: record

<hh : integer, {0..23} <mm : integer, {0..59} <ss : integer {0..59}

(26)

Nama Fungsi

Contoh:

DEKLARASI

Function MAKSIMUM (A,B: integer)

integer

{ mengembalikan nilai terbesar antara A dan B}

 

(27)

Nama Prosedur

Nama Prosedur (akan dijelaskan

kemudian) yang digunakan.

Contoh:

DEKLARASI

Procedure TUKAR(input/output A,B: integer) {mempertukarkan nilai A dan B}

 

(28)

Aturan penulisan nama dalam

algoritma

Nama harus dimulai dengan huruf alfabet, tidak boleh

dimulai dengan angka, spasi, atau karakter khusus lainnya

Huruf besar dan huruf kecil tidak dibedakan

Karakter penyusun nama hanya boleh huruf alfabet, angka,

dan “_” (underscore). Nama tidak boleh mengandung operator matematika, operator operasional, tanda baca, dan karakter khusus lainnya;

Karakter-karakter di dalam nama tidak boleh dipisah

dengan spasi

Panjang nama tidak dibatasi

Yang perlu diperhatikan, nama sebaiknya interpretatif,

(29)

Contoh penamaan yang

salah

Contoh penamaan yang salah:

6titik

nilai ujian PT-1

(30)

Nilai

Nilai adalah besaran dari tipe data

yang telah dikenal. Nilai dapat berupa isi yang disimpan oleh peubah atau nama tetapan.

Pengisian nilai ke dalam nama

peubah

Ada dua buah cara:

Pengisian nilai secara langsung

(assignment)

(31)

Pengisian secara langsung

memasukkan nilai ke dalam nama peubah langsung ke dalam teks algoritma.

Notasi: 

Contoh:

(32)

Pembacaan Nilai dari Piranti

Masukan

Nilai untuk nama peubah bisa diisi dari piranti masukan, misal dari

papan kunci. Notasi:

(33)

Ekspresi

Suatu nilai dipakai untuk proses

(34)

Ekspresi Aritmetika

Operan bertipe numerik dan hasil bertipe numerik

Contoh:

(35)

Ekspresi Relasional

(36)

Ekspresi String

Ekspresi dengan operator “+” (konkatenasi)

Contoh:

(37)

Menuliskan Nilai ke Piranti

Keluaran

Notasi algoritmik:

(38)

Referensi

Dokumen terkait

Operasi pembagian lebih terbatas lagi karena pembagaian dilakukan tergantung dari operasi perkalian bilangan bulat positif, karena kalau tidak akan menghasilkan

 Agar mahasiswa mampu mencari hasil operasi himpunan yang diterapkan pada himpunan bilangan.. Bilangan bulat dan bilangan riil  Agar

Ekspresi Boolean adalah ekspresi yang menghasilkan nilai yang dapat berupa :  Benar (true) atau salah (false)..  Bukan nol

- Tipe dituliskan sebagai boolean (tipe data ini digunakan untuk pengambilan keputusan dalam operasi logika. Terdiri dari true disimbolkan ‘T’ dan False yang disimbolkan ‘F’.

Dimana nilai exp1 adalah suatu pernyataan boolean yang memiliki hasil yang salah satunya harus berupa nilai true atau false. Jika exp1 bernilai true, exp2 merupakan

Peserta didik dapat mengaplikasikan pengetahuan tentang: - operasi bilangan bulat - operasi bilangan pecahan - perbandingan. - operasi bilangan berpangkat - aritmetika sosial

• Operator Pembanding digunakan untuk membandingkan suatu data (ekspresi) dengan data (ekspresi) lain dan menghasilkan nilai logika (boolean) Benar atau salah.. Tabel operator

Tipe Data Sederhana Merupakan tipe data dasar yang sering dipakai oleh program, meliputi: integer bilangan bulat, real bilangan pecahan, char alphanumerik dan tanda baca, dan boolean