• Tidak ada hasil yang ditemukan

psi RUANG LINGKUP PSIKOLOGI PENDIDIKAN

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2018

Membagikan "psi RUANG LINGKUP PSIKOLOGI PENDIDIKAN"

Copied!
5
0
0

Teks penuh

(1)

0

PSIKOLOGI

PENDIDIKAN

Ruang Lingkup Psikologi Pendidikan

2015

(2)

RUANG LINGKUP PSIKOLOGI PENDIDIKAN

Oleh : Lutfi Koto

A. Pengertian Psikologi Pendidikan

Secara harfiah atau etimologis, psikologi pendidikan berasal dari kata “psyche” yang berarti jiwa dan “logos” yang berarti ilmu. Psikologi pendidikan sebagai bagian integral dari disiplin ilmu psikologi berupaya menggunakan konsep atau pronsip-prinsip psikologis dalam memecahkan masalah dalam dunia pendidikan. Berikut ini pengertian psikologi pendidikan menurut beberapa sumber adalah : berusaha untuk mengaplikasikan prinsip-prinsip psikologis dalam memecahkan persoalan pendidikan.

B. Ruang Lingkup Psikologi Pendidikan

1. Soerjabrata (1974 : 6-13)

(3)

2. Menurut Suardian (1988 : 6)

Ada 3 elemen yang menjadi pusat perhatian dalam pendidikan yang juga menjadi pusat perhatian oleh para ahli psikologi pendidikan dan para guru, yaitu : peserta didik, proses belajar, dan situasi belajar.

3. Sumadi Suryobroto ( 1987 )

Menurut Suryobroto (1987) Ruang Lingkup psikologi pendidikan meliputi :

a. Pengetahuan tentang psikologi pendidikan : pengertian ruang lingkup, tujuan mempelajari dan sejarah munculnya psikologi pendidikan b. Pembawaaan

c. Lingkungan fisik dan psikologis d. Perkembangan siswa

e. Proses – proses tingkah laku f. Hakekat dan ruang lingkup belajar g. Faktor yang mempengaruhi belajar h. Hukum dan teori belajar

i. Pengukuran pendidikan

j. Aspek praktis pengukuran pendidikan k. Transfer belajar

l. Ilmu statistik dasar m. Kesehatan mental

(4)

o. Kurikulum pendidikan sekolah

C. Tujuan mempelajari Psikologi Pendiidkan

Menurut Abdul Hadis (2006) Dengan adanya psikologi pendidikan diharapkan :

1. Peserta didik memperoleh keterampilan tertentu seperti keterampilan dalam berbicara, berdiskusi, bergaul, dan berteman.

2. Diharapkan dapat meningkatkan proses pembelajaran yang lebih berkualitas

3. Adanya perubahan dari aspek pengetahuan, sikap dan keterampilan sebagai hasil dari proses pendidikan.

D. Kompetensi Guru

(5)

Standar kompetensi guru diatur dalam Permendikanas No. 16 Tahun 2007 adalah : kompetensi pedagogik, kompetensi kepribadian, kompetensi sosial, dan kompetensi profesional. Keempat kompetensi tersebut harus terintegrasi dalam kinerja guru.

E. Peranan Guru dalam keseluruhan upaya pendidikan.

Salah satu peranan guru adalah meningkatkan rasa percaya diri dan motivasi siswa dalam belajar. Motivasi siswa yang tinggi akan didukung oleh suasana belajar yang menyenangkan, sehingga peserta didik merasa senang dan tidak monoton dalam belajar. Menurut Slameto (1988 : 68) proses pembelajaran akan maksimal dan optimal, jika hubungan antara guru dengan peserta didik dan hubungna siswa dengan siswa baik, saling timbal balik dan komunikatif.

Referensi

Dokumen terkait

Berdasarkan beberapa pengertian diatas, maka dapat disimpulkan perencanaan strategi sistem dan teknologi informasi adalah sebuah rencana yang melibatkan penggunaan

Pada sofware Arduino terdiri dari beberapa icon antara lain icon compile yang berfungsi untuk melakukan pengecekkan terhadap program yang kita buat apakah

Walaupun tidak meneliti manajer, Anana & Nique (2010) dalam penelitiannya personal values in relation to graduate career choices menemukan bahwa nilai-nilai

Pada proses pengelasan MIG ini tidak berbeda jauh dengan proses pengelasan pada GMAW# yang membedakan kedua pengelasan ini terdapat pada gas pelindung! +esuai dengan namanya Metal

RANCANG BANGUN PENGAMAN KUNCI SEPEDA MOTOR DENGAN MAGNET BERBASIS MIKROKONTROLER..

Saran- saran itu ditujukan kepada (1) sekolah hendaknya menyediakan kurikulum bagi kegiatan ekstrakurikuler jurnalistik yang menekankan pada peningkatan kemamapuan menulis

Untuk melihat perbedaan lebih jelasnya persepsi akuntan intern tentang etika bisnis terhadap relasi dari masing-masing bank dapat dilihat dari output Turkey Test dan Bomferom

antara pembeli-sebagai representasi akan permintaan terhadap suatu barang- dengan penjual – representasi akan penawaran suatu barang di pasar menentukan tingkat