DIFUSI INOVASI TEKNOLOGI PENDIDIKAN
Pendidikan merupakan salah satu dimensi terpenting bagi manusia yang tidak dapat dipisahkan dalam kehidupan, karena pendidikan merupakan usaha sadar untuk meningkatkan kualitas manusia dan mengembangkan potensi diri baik secara individual maupun kelompok menjadi manusia yang ideal. Untuk mencapai manusia yang ideal dibutuhkannya pendidikan serta variabel didalamnya yang mendukung proses pendidikan yang berkualitas dengan adanya teknologi pendidikan.Menurut AECT tahun 2004 Teknologi pendidikan adalah studi dan praktek etis memfasilitasi belajar dan meningkatkan kinerja dengan menciptakan, menggunakan dan mengelola proses dan sumber teknologi yang tepat. .Berdasarkan pengertian, teknologi pendidikan menjadi solusi yang tepat untuk membantu pendidik maupun tenaga kependidikan dalam pemecahan masalah pendidikan.Oleh karena itu teknologi pendidikan terus melakukan inovasi-inovasi baru yang sesuai dengan permasalahan pendidikan
Pembaharuan sangat diperlukan dalam teknologi pendidikan karena zamannya memiliki masalah yang berbeda dan perlu penanganan yang sesuai dan berbeda dengan terus melakukan inovasi . Inovasi merupakan suatu ide,metode ataupun upaya yang dianggap sebagai sesuatu yang baru oleh individu maupun sekelompok untuk mencapai tujuan tertentu . Menurut Thompson dan Eveland (1967) Inovasi sama dengan teknologi ,suatu desain yang digunakan untuk tindakan instrumental dalam rangka mengurangi ketidakteraturan suatu hubungan sebab akibat dalam mencapai tujuan tertentu. Maka inovasi dalam teknologi pendidikan merupakan usaha mengadakan perubahan dengan tujuan untuk memperoleh hal yang lebih baik dan memecahkan masalah dalam wajah pendidikan dan hasil belajar.
istilah inovasi. Proses difusi inovasi dalam pendidikan melibatkan empat unsur utama meliputi, inovasi, saluran komunikasi, kurun waktu tertentu dan system sosial.
Unsur –unsur utama dalam proses difusi inovasi yang pertama adalah inovasi. Inovasi merupakan suatu ide ,metode,ataupun objek yang dianggap sesuatu yang baru oleh individu maupun kelompok, tanpa adanya inovasi, difusi itu sendiri tidak akan berjalan karena difusi itu sendiri merupakan sarana komunikasi untuk menyampaikan informasi mengenai inovasi kepada sasaran anggota maupun system sosial.Begitu sebaliknya inovasi tanpa difusi maka tidak akan tersampaikan inovasi tersebut kepada sasaran.Yang kedua adalah saluran komunikasi. Komunikasi merupakan suatu interaksi atau hubungan dua orang atau lebih untuk menyampaikan informasi kepada penerima dengan melalui media atau saluran untuk mencapai suatu informasi dan permahaman bersama serta ada timbal balik dalam komunikasi tersebut. Dalam komunikasi dibutuhkannya saluran komunikasi untuk memperlancarkan proses komunikasi, yaitu saluran media massa seperti radio,surat kabar,televisi,dan lain sebagainya dan saluran antarpribadi. Maka proses komunikasi dalam difusi merupakan usaha pertukaran informasi maupun ide mengenai inovasi tersebut kepada penerima atau sasaran lain yang belum mengetahui inovasi tersebut melalui saluran komunikasi tertentu. Yang ketiga waktu, waktu berpengaruh dalam difusi dalam proses keputusan,keinovatifan anggota tersebut dan rata-rata adopsi inovasi dalam suatu system. Yang terakhir system sosial, karena difusi terjadi pada suatu system sosial. Anggota system sosial dapat berupa individu,kelompok informal,atau sub sitem lainnya yang berkaitan dengan peran pemimpin dana gen perubahan,tipe keputusan inovasi ataupun konsekuensinya.
Difusi inovasi teknologi pendidikan sudah banyak diadopsi dalam wajah pendidikan Indonesia diantaranya adanya aplikasi –aplikasi yang membantu pembelajaran peserta didik,adanya pendidikan jarak jauh sehingga memudahkan orang jauh dari isntansi pendidikan dapat mendapatkan informasi,adanya kurikulum 2013 yang lebih spesifik dalam penilaian peserta didik dan menjadikan lebih mandiri, dengan adanya sumber belajar e-learning, adanya fasilitas khusus untuk anak-anak berkebutuhan khusus dan masih banyak impelementasi difusi inovasi teknologi pendidikan yang diadopsi saat ini dalam pendidikan di Indonesia.
peserta didik. Dan diharapkan dengan adanya difusi inovasi teknologi pendidikan sangat membantu kemajuan pendidikan disetiap instansi pendidikan dan mampu diadopsi dengan baik.
Daftar Pustaka
Kosasih,E dan Hermawan, Wawan. (2012). Bahasa Indonesia : Berbasis kepenulisan karya ilmiah dan jurnal. Bandung: Thursina.
Rahman,Arif. (2011). Teknologi Pembelajaran dan Media untuk Belajar (terjemahan). Jakarta: Kencana.
Rogers, Everett M. (1983). Diffusion of Innovations. New York : The Free Press.
Supriadie,Didi dan Darmawan,Deni. (2013). Komunikasi Pembelajaran. Bandung: PT Rosda karya.
Jordine,T. Liang,Y. dan Ihler,E.(2015). “A Mobile Divice Based Serious Gaming Approach for Teaching and Learning Java Programming”.Jurnal Media iJIM, 9, (1), 53-59.
Mailinda dan Arini,Ria. 2012, Proses Pengembangan Inovasi [online]. Tersedia : https://riaarini17.wordpress.com/teknologi-pendidikan/difusi-dan-inovasi-pendidikan/
Widyawati. 2010, Makalah Strategi Pembelajaran Difusi dan Inovasi [online]. Tersedia :
http://ebookinga.com/pdf/makalah-strategi-pembelajaran-difusi-dan-inovasi-239086171.html
[18 Februari 2015]
Teknologi Pendidikan.Net. 2008, Difusi Inovasi [online]. Tersedia :
http://www.teknologipendidikan.net/2008/09/16/difusi-inovasi-just-theory/ [ 16 September 2008]
Kompasiana. 2009, Difusi Inovasi Pendidikan Contoh Kongkrit [online]. Tersedia :
http://www.kompasiana.com/orokmenes/difusi-inovasi-pendidikan-contoh-konkritnya-seperti-apa_54ff383ea33311184b50f89 [5 Desember 2009]
A. Judul Naskah : DIFUSI INOVASI TEKNOLOGI PENDIDIKAN B. Nama Penulis : Lathifah Khaerunnisa
C. Nim : 1505709
D. Perguruan Tinggi : Universitas Pendidikan Indonesia
E. Fakultas dan Jurusan : Fakultas ilmu Pendidikan /KUrikulum dan Teknologi Pendidikan