PANDUAN HIBAH PROGRAM TERPADU SARJANA-MAGISTER
INSTITUT TEKNOLOGI BANDUNG
TAHUN 2014
1. Landasan2. Program Terpadu Sarjana-Magister
Surat Keputusan Senat Akademik ITB No 10/2012 tentang rkat Pendidikan di Institut Teknologi Bandung dan Surat Keputusan Senat Akademik No 11/2012 tentang Pedoman Kurikulum 2013-2018 Institut Teknologi Bandung yang antara lain mengatakan bahwa pendidikan sarjana dan magister dapat dilaksanak secara terpadu dan berkesinambungan mengikuti skema tanpa mengubah syarat syarat yang harus dipenuhi oleh masing-masing kurikulum program pendidikan tersebut.
Pelaksanaan program fast-track Sarjana-Magister oleh beberapa Fakultas/Sekolah di ITB memiliki beberapa kendala yang mempengaruhi adanya variasi kualitas capaiannya sehingga perlu disusun pedoman pelaksanaan yang lebih aplikatif untuk memperbaiki hal tersebut. Salah satu alternatif upaya yang ditempuh ad lah dengan memberi waktu penjaringan yang lebih panjang sehingga dapat diperole calon mahasiswa yang lebih berkualitas baik dari sisi potensi/kinerja akademik maupun motivasi kesertaannya.
Program Terpadu Sarjana-Magister merupakan dua program sarjana dan program magister yang linier dan harus dilaksanakan secara berkesinambungan untuk memberikan kesempatan kepada mahasiswa berkemampuan tinggi mengembangkan dirinya secara optimal (prestasiakademik tinggi dalam waktu yang lebih cepat).
Bersamaan dengan penerapan kurikulum baru tahun 2013 mahasiswa program sarjana yang diterima di ITB secara sebagai peserta Program Terpadu Sarjana -Magister. Walaupun demikian pantauan berkelanjutan harus terus dilakukan dan pada akhirnya mahasiswa dengan kemampuan tinggi saja yang diharapkan akan terus melanjutkan studi hingga program magister. Mahasiswa program sarjana dinyatakan secara efektif menjalankan Program Terpadu Sarjana-Magister mulai semester 5 atau 6 jika yang bersangkutan telah mengisi formulir minat me gikuti program tersebut dan pengajuannya disetujui oleh ITB yang diwakili oleh Dek n Fakultas/Sekolah yang bersangkutan.
fast-track
3. Ketentuan Umum dan Persyaratan
3.1. Definisi Program Sarjana Magister Terpadu
3.2. Pelaksana Program Sarjana Magister Terpadu
Program Terpadu Sarjana-Magister merupakan program studi berkurikulum setara dengan kurikulum gabungan program sarjana dan program magister yang lin ier dan harus dilaksanakan secara berkesinambungan untuk memberikan kesempatan kepada mahasiswa berkemampuan tinggi mengembangkan dirinya secara optimal ( berkualitas akademik tinggi dalam waktu yang lebih cepat). Kalender akademik pelaksanaan Program Sarjana Magister Terpadu ini harus terpadu dengan Program Studi Sa jana dan Program Studi Magister terkait yang sedang berjalan tetapi memungkinkan mahasiswa pesertanya mampu menyelesaikan Paket programnya selama 10-11 semester.
Pelaksana Program Sarjana Magister Terpadu adalah Faku tas/Sekolah yang bertanggung jawab mengkoordinasikan kegiatan prodi sarjana dan pro magister terkait sebagai pelaksana harian program tersebut.
Dalam tahap awal Rektor ITB akan memberikan Hibah Inovasi P embelajaran secara kompetitif pada beberapa Fakultas/Sekolah terpilih dengan persyaratan sbb.:
Fakultas/Sekolah mengajukan proposal pembukaan program sarjana dan magister terpadu lengkap dengan rencana pelaksanaan/pengelolaannya yang dituangkan dalam bentuk Roadmap Program.
Proposal tersebut diatas akan dievaluasi yang hasilnya akan digunakan untuk menyusun urutan prioritas/kelayakan program yang akan erikan dana pengembangan.
Besar dana pengembangan yang akan diberikan adalah Rp 300 Juta/Fakultas/Sekolah. Parameter yang akan dijadikan evaluasi kelayakan/kesia an Fakultas/Sekolah adalah :
Rencana integrasi kurikulum S1 dan S2
Rencana Integrasi penjaringan calon mahasiswa
Rencana Integrasi pengelolaan tugas akhir dan thesis mahasiswa baik dari sisi mahasiswa maupun materi/pembimbing.
• • • • o o o
3.3. Jadwal Hibah
3.4. Mahasiswa Peserta Program Terpadu Sarjana-Magister
Program Terpadu Sarjana-Magister diITB akan dilaksanakan beberapa tahap. Untuk tahap awal, jangkawaktu pelaksanaan untuk pelaksanaan program Terpadu Sarjana-Magister disusun sebagai berikut:
Agustus 2014 Sosialisasi ke Fakultas/Sekolah
1 September – 15 Oktober 2014 Penyusunan/pengajuan proposal oleh F/S 16 Oktober – 31 Oktober 2014 Seleksi/penilaian proposal oleh LP4
2 November 2014 Pengumuman pemenang
Januari – Desember 2015 Pelaksanaan program
Mahasiswa peserta Program Terpadu Sarjana-Magister adalah mahasiswa sarjana yang berdasarkan rekomendasi Fakultas/Sekolahnya telah ditetapkan oleh SPS sebagai peserta Program Terpadu Sarjana Magister dengan ketentuan sbb.:
a. Mahasiswa program sarjana dapat dinyatakan sebagai peserta (efektif) Program Terpadu Sarjana-Magister jika usulan yang bersangkutan untuk mengikuti program tersebut telah mendapatkan persetujuan dari Sekolah Pasca Sarjana yang evaluasinya dilakukan berdasarkan rekomendasi dari Fakultas/Sekolah terkait.
b. Mahasiswa sarjana dapat dinyatakan sebagai calon mahas swa program tersebut setelah mengisi dan menyerahkan formulir minat mahasiswa ke Fakultas/Sekolah terkait denganprogram tersebut. Kelengkapan/kelayakan formulir inilah yang akan dijadikan dasar oleh fakultas/sekolah untuk memberikan rekomendasi terhadap calon mahasiswa dengan ketentuan pengisian sbb.:
b.1.Calon mahasiswa tidak pernah mengulang mata kuliah yang diambil dengan nilai minimum C dan IPK minimum 3.
b.2.Pengisian Formulir minat dapat dilakukan pada semester 5 oleh calon mahasisw yang telah lulus mata kuliah program studi te kait sebanyak minimum 90 SKS.
b.3.Pengisian Formulir minat terakhir dapat dilakukan pada semester 6 oleh calon mahasiswa yang telah lulus mata kuliah program studi terkait sebanyak minimum 108 SKS. • • • • •
c. Setelah dinyatakan sebagai peserta Program Terpadu Sarjana-Magister oleh SPS, mahasiswa ybs diijinkanuntuk mengambil mata kuliah magister yang hasilnya akan langsung diperhitungkan untuk memenuhi persyaratan program magisternya.
d. Selama masih mengambil mata kuliah program sarjana dan yang bersangkutan belum dinyatakan telah menyelesaikan semua persyaratan program sarjana, status peserta Program Terpadu Sarjana-Magister adalah sebagai mahasiswa program sarjana.Bagi mahasiswa peserta Program Terpadu Sarjana-Magister yang telah dinyatakan lulus dariprogram sarjana akan langsung dialihkan statusnya menjadi mahasiswa program magister.
e. Pelaksanaan program magister bagi peserta Program Terp Sarjana-Magister adalah 2 semester (1 tahun) sejak yang bersangkutan dinyataka bersatus mahasiswa magister. Lama waktu pelaksanaan program tersebut dapat diperpanjang sampai dengan 5 semester (2,5 tahun) sejak yang bersangkutan dinyatakan bers atus mahasiswa magister dengan syarat memenuhi persyaratan kademik yang berlaku. f. Status mahasiswa sebagai Peserta Program Terpadu Sarjana-Magister akan
diberhentikan dan dikembalikan menjadi mahasiswa sarjana apabila pada akhir semester 9 ybs belum dapat menyelesaikan/lulus program sarjana. Mahasiswa ini kemudian tetap diberi kesempatan untuk menyelesaikan program sa jananya sesuai dengan ketentuan yang berlaku. Jika setelah menyelesaikan program sarjana yang bersangkutan tetap berminat mengikuti program magister yang bersangkutan dipersilahkan mengikuti proses penerimaan mahasiswa baru program magister yang berlaku.
g. Untuk pelaksanaan program Terpadu Sarjana-Magister dapat memanfaatkan semester pendek.
Sarana dan satuan biaya pendidikan Program Terpadu Sarjana Magister tidak boleh merugikan baik mahasiswa peserta maupun unit pelaksana pengelola (Fakultas/Sekolah dan Prodi), sehingga dapat diberlakukan beberapa hal sbb.: Biaya pendidikan bagi mahasiswa peserta P rogram Terpadu Sarjana-Magister ditetapkan sesuai dengan status terbawah kemahasiswaannya yaitu Pada saat yang bersangkutan berstatus sebagai mahasiswa program sarjana, ketentuan biaya pendidikan bagi yang bersangkutan sesuai 3.5. Sarana dan Biaya Pendidikan Program Terpadu Sarjana-Magister
ditetapkan sebagai mahasiswa ITB. Pada saat yang bersa gkutan berstatus sebagai mahasiswa program magister, ketentuan biaya pendidikan bagi yang bersangkutan sesuai dengan peraturan yang berlaku bagi mahasiswa program magister tahun yang bersangkutan dinyatakan sebagai mahasiswa magister.
Fakultas/Sekolah yang telah memenuhi kriteria umum seperti tersebut pada butir 3.1 dihimbau untuk mengajukan usulan dengan ketentuan sbb.:
a. Setiap Fakultas/Sekolah, dengan persetujuan Senat Fakultas/Sekolah masing -masing, memutuskan Program Terpadu Sarjana-Magister yang dilaksanakannya. Hasil keputusan tersebut disampaikan kepada Wakil Rektor Bidang Akademik dan Kemahasiswaan, dengan tembusan Direktur Pendidikan dan Sekolah Pascasarjana, untuk diketahui dan dikoordinasikan pelaksanaannya.
b. Pengenalan P rogram Terpadu Sarjana-Magister oleh semua pihak perlu terus dilakukan kepada mahasiswa program sarjana sejak yang rsangkutan diterima sebagai mahasiswa baru.
c. Pada akhir semester 5 dan/atau 6, mahasiswa program sarjana yang merupakan bagian dari Program Terpadu Sarjana-Magister dengan jumlah SKS matakuliah yang telah diselesaikan dan NR memenuhi persyaratan pada butir 3.c. di atas diundang oleh Ketua Program Studi masing-masing untuk mengikuti Program Terpadu Sarjana-Magister dengan mengisi formulir keberminatan.
d. Ketua Program Studi menyampaikan kepada Dekan daftar mahasiswa yang memenuhi persyaratan dan menyatakan berminat mengikuti Program Terpadu Sarjana-Magister.
e. Dekan, berdasarkan rekomendasi dari tim yang melakukan verifikasi dan evaluasi peminat Program Terpadu Sarjana-Magister, memutuskan daftar mahasiswa sarjana peserta Program Terpadu Sarjana-Magister.
f. Dekan melaporkan daftar peserta Program Terpadu Sarjana-Magister kepada WRAM dengan tembusan Direktur Pendidikan dan Sekolah ascasarjana untuk pelaksanaan koordinasi lebih lanjut.
g. Kasubdit Akademik melakukan dokumentasi dan pengaturan situs aka emik akan 3.6. Prosedur PengusulanProgram Terpadu Sarjana-Magister
h. Pada waktu peserta Program Terpadu Sarjana-Magister telah menyelesaikan Program sarjananya, Dekan mengajukan permohonan kepada WRAM, dengan tembusan kepada Direktur Pendidikan dan Sekolah Pascasarjana, agar yang bersangkutan dialihkan stutusnya sebagai mahasiswa magister. Permohonan ini juga dilengkapi dengan daftar mata kuliah program magi ter yang telah diselesaikan oleh mahasiswa.
i. Pengalihan status kemahasiswaan peserta Program Terpadu Sarjana-Magister dari sebagaimahasiswa sarjana menjadi sebagai mahasiswa magister dilakukan melalui Surat Keputusan Rektor.
j. Pada akhir semester 9 Dekan melakukan evaluasi mahasis a peserta Program Terpadu Sarjana-Magister yang belum menyelesaikan program sarjana dan memutuskan daftar mahasiswa yang diberhentikan sebagai peserta Program Terpadu Sarjana-Magister.
k. Dekan melaporkan daftar mahasiswa yang diberhentikan s bagai peserta Program Terpadu Sarjana-Magister kepada WRAM, dengan tembusan Direktur Pendidikan dan Sekolah Pascasarjana untuk pelaksanaan koordinasi lebih lanjut.
Bandung, Juli 2014 4. Lain-lain
IDENTITAS PROPOSAL
HIBAH PROGRAM TERPADU SARJANA-MAGISTER
1. 2. 3.
Judul Hibah Program Terpadu Sarjana-Magisteryang diajukan : Fakultas/Sekolah:
Tim Penyusun Proposal: 3.1 Ketua Tim
a. Nama lengkap dan gelar akademik: b. Pangkat/golongan/jabatan:
c. NIP:
d. Fakultas/Sekolah:
e. Alamat Kantor/Telp/Fax/E-mail:
3.2 TimPenyusun Proposal No. Nama dan Gelar
Akademik Jabatan Alokasi Waktu Jam/mg Bulan 1. 2. dst.
4. Biaya yang diusulkan:
Mengetahui, Bandung, ……….
Dekan Fakultas/Sekolah Ketua Tim
SISTEMATIKA PROPOSAL
HIBAH PROGRAM TERPADU SARJANA-MAGISTER
1. Latar Belakang 2. Rasional 3. Tujuan
4. Deskripsi Program yang diusulkan 5. Keluaran dan Sasaran
6. Readiness dan Rincian Program 7. Jadwal Kegiatan
8. Rencana Keberlanjutan 9. Rincian Biaya