• Tidak ada hasil yang ditemukan

BAB I PENDAHULUAN A. KEBIJAKAN UMUM PERADILAN

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2022

Membagikan "BAB I PENDAHULUAN A. KEBIJAKAN UMUM PERADILAN"

Copied!
30
0
0

Teks penuh

(1)

BAB I PENDAHULUAN

Berdasarkan Pasal 24 ayat (2) Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia Tahun 1945 yang telah diamandemen, dinyatakan bahwa “Kekuasaan Kehakiman dilakukan oleh sebuah Mahkamah Agung dan badan peradilan yang berada dibawahnya dalam lingkungan peradilan umum, lingkungan peradilan agama, lingkungan peradilan militer, lingkungan peradilan tata usaha negara, dan oleh sebuah Mahkamah Konstitusi”. maka Undang-Undang Nomor 14 tahun 1970 tentang Ketentuan-ketentuan Pokok Kekuasaaan Kehakiman diganti dengan Undang-Undang Nomor 4 Tahun 2004 tentang Kekuasaan Kehakiman.

Kemudian setelah diundangkannya Undang-Undang Nomor 48 Tahun 2009 tentang Kekuasaan Kehakiman pada tanggal 29 Oktober 2009, maka Undang-Undang Nomor 4 Tahun 2004 dinyatakan tidak berlaku lagi.

Dalam pasal 18 Undang-Undang Nomor 48 Tahun 2009, dinyatakan bahwa

“Kekuasaan Kehakiman dilakukan oleh sebuah Mahkamah Agung dan badan peradilan yang berada dibawahnya dalam lingkungan peradilan umum, lingkungan peradilan agama, lingkungan peradilan militer, lingkungan peradilan tata usaha negara, dan oleh sebuah Mahkamah Konstitusi”.

Dalam pasal 21 ayat (1) Undang-Undang Nomor 48 Tahun 2009, dinyatakan bahwa “Organisasi, administrasi, dan finansial Mahkamah Agung dan badan peradilan yang berada dibawahnya berada di bawah kekuasaan Mahkamah Agung”.

Dalam pasal 21 ayat (2) Undang-Undang Nomor 48 Tahun 2009, dinyatakan bahwa “Ketentuan mengenai organisasi, administrasi, dan finansial badan peradilan sebagaimana dimaksud pada ayat (1) untuk masing-masing lingkungan peradilan diatur dalam undang-undang sesuai dengan kekhususan lingkungan peradilan masing- masing”. Dan dalam pasal 28 dinyatakan bahwa “Susunan, kekuasaan dan hukum acara Mahkamah Agung dan badan peradilan yang berada di bawahnya sebagaimana dimaksud dalam pasal 25 diatur dengan undang-undang ”.

Pengadilan Militer III-12 Surabaya sebagai salah satu Pelaksana Kekuasaan Kehakiman yang bertugas menyelenggarakan peradilan guna menegakkan hukum dan keadilan berdasarkan Pancasila, dengan tugas pokok menerima, memeriksa dan mengadili serta menyelesaikan setiap Perkara yang Terdakwanya dilakukan oleh anggota Militer, dan tugas lain yang diberikan berdasarkan undang-undang.

Secara rinci pelaksanaan tugas Pengadilan Militer III-12 Surabaya selama tahun 2011 sebagaimana terurai dalam diskripsi di bawah ini.

A. KEBIJAKAN UMUM PERADILAN

Sejalan dengan program Pembaharuan Mahkamah Agung dan Pengadilan pada umumnya, dalam upaya mengembalikan citra Mahkamah Agung serta Pengadilan dibawahnya sebagai lembaga yang terhormat dan dihormati, maka Pengadilan Militer III-12 Surabaya selama tahun 2011 selain melaksanakan tugas pokok dan fungsinya juga telah melakukan beberapa kegiatan diantaranya meningkatkan pengadaaan serta pengembangan Teknologi Informasi tahap II, sebagai sarana penataan sistem informasi manajemen yang lebih efektif, efisien untuk meningkatkan transparansi

(2)

sistem peradilan dengan program antara lain; Sistem Informasi Perkara, Sistem Informasi Kepegawaian, dan Keuangan melalui Website : www.dilmil-surabaya.go.id kemudian upaya untuk melaksanakan Surat Keputusan Ketua Mahkamah Agung RI Nomor: 144 /KMA/SK/VIII/2007 tentang Keterbukaan Informasi di Pengadilan , maka sejak awal bulan September 2009, Pengadilan Militer III-12 Surabaya telah melaksanakan transparansi di bidang Perkara yang meliputi Perkara masuk, Perkara putus, Perkara sisa, upaya hukum, juga dalam bidang kepegawaian meliputi Struktur organisasi, susunan personil/pegawai yang ditangani oleh tim pengelola Teknologi Informasi/tim pengembangan Teknologi Informasi Pengadilan Militer III-12 Surabaya.

Disamping itu, untuk memudahkan komunikasi, pengiriman serta penerimaan data atau informasi dengan menggunakan teknologi informasi, maka Pengadilan Militer III- 12 Surabaya telah pula membuka E-mail dengan nama :

- [email protected] - [email protected] - [email protected]

Pada tahun anggaran 2011Pengadilan Militer III-12 Surabaya juga telah melaksanakan kegiatan Pembangunan tahap II Gedung Kantor Pengadilan Militer III- 12 Surabaya terletak di Jl. Raya Ir. H. Juanda Sidoarjo-Surabaya yang dananya berasal dari APBN 2011 melalui DIPA Pengadilan Militer III-12 Surabaya Nomor : 0244/005.01.2.1/15/2011 tanggal 20 Desember 2010 sebesar Rp 3.000.000.000,- (Tiga milyar rupiah) kemudian sesuai kontrak kerja Pembangunan Tahap II Gedung Kantor Pengadilan Militer III-12 Surabaya terserap sebesar Rp 2.915.323.650,- (Dua milyar sembilan ratus lima belas juta tiga ratus dua puluh tiga ribu enam ratus lima puluh rupiah) sehingga selain meningkatkan kualitas. kuantitas kinerja peradilan, juga meningkatkan sarana dan prasarana.

B. VISI DAN MISI

Salah satu syarat dari suatu organisasi untuk dapat melaksanakan tugas pokok dan fungsinya secara tepat guna, efektif, efisien, kapabel, bersih, berwibawa serta akuntabel sesuai tujuan nasional, haruslah dicanangkan/dirumuskan suatu visi dan misi organisasi, adapun visi dan misi Pengadilan Militer III-12 Surabaya adalah sebagaimana visi dan misi Mahkamah Agung RI, mengingat Mahkamah Agung RI adalah merupakan puncak kerucut dari pelaksana kekuasaan kehakiman yang dilakukan oleh badan peradilan yang berada dibawahnya.

Visi Pengadilan Militer III-12 Surabaya :

“Terwujudnya Pengadilan Militer III-12 Surabaya yang Agung”

Misi Untuk mewujudkan Visi dirumuskan Misi melalui 4 (empat) pilar, yaitu:

1. Menjaga Kemandirian Pengadilan Militer III-12 Surabaya

2. Memberikan Pelayanan Hukum Yang Berkeadilan Kepada Pencari Keadilan 3. Meningkatkan Kualitas Dan Etos Kerja Pengadilan Militer III-12 Surabaya 4. Meningkatkan Kredibilitas Dan Transparasi Pengadilan Militer III-12 Surabaya C. RENCANA STRATEGIS

Dalam rangka menunjang terealisasinya visi dan misi tersebut di atas, maka Pengadilan Militer III-12 Surabaya telah menentukan rencana strategis sebagai berikut:

(3)

1. Mewujudkan Visi dan Misi serta penanaman nilai-nilai kedisiplinan di lingkungan Pengadilan Militer III-12 Surabaya.

2. Memenuhi kebutuhan Personil dan Material Organisasi Pengadilan Militer III-12 Surabaya.

3. Meningkatkan SDM Hakim, Panitera dan Staf serta meningkatkan sarana dan

prasarana guna mewujudkan modernisasi Pengadilan Militer III-12 Surabaya.

4. Meningkatkan percepatan penyelesaian Perkara Pengadilan Militer III-12 Surabaya.

5. Meningkatkan system dan etos kerja, pengawasan dan pembinaan Kelembagaan Pengadilan Militer III-12 Surabaya..

6. Menyusun Program Anggaran sesuai kebutuhan organisasi, dan melaksanakan secara optimal serta akuntabel.

Adapun Rencana Strategis Pengadilan Militer III-12 Surabaya dalam kurun waktu tahun 2010 sampai dengan tahun 2014 sebagaimana terlampir.

(4)

BAB II

STRUKTUR ORGANISASI (TUPOKSI)

STRUKTUR ORGANISASI

Sesuai dengan Keputusan Presiden RI nomor 56 tahun 2004 tentang Pengalihan Organisasi, Administrasi, dan Finansial Pengadilan di lingkungan Peradilan Militer dari Mabes TNI kepada Mahkamah Agung RI dan telah diberlakukannya Keppres tersebut hingga saat ini belum ada peraturan/perundang-undangan atau ketentuan dari Mahkamah Agung yang mengatur tentang tugas, fungsi, tanggung jawab, susunan organisasi, struktur organisasi dan tata kerja kepaniteraan serta sekretariatan yang baru untuk Pengadilan di lingkungan Peradilan Militer, maka susunan organisasi dan struktur organisasi Pengadilan Militer III-12 Surabaya masih mengacu pada :

1. Keputusan Pangab Nomor: Kep/01/P/I/1984 Sub lamp. VI-A dari lamp. “K”

Keputusan Pangab tanggal 20 Januari 1984 tentang Pokok-pokok Organisasi dan Prosedur Mahkamah Militer (yang sekarang dilingkungan Badan Pembinaan Hukum TNI sudah tidak berlaku lagi)

2. Keputusan Panglima TNI Nomor: Kep/6/X/2003 tanggal 20-10-2003 tentang Nama, Tempat Kedudukan, Dan Daerah Hukum Pengadilan Militer, Pengadilan Militer Tinggi, dan Pengadilan Militer Pertempuran, Serta Oditurar Militer, Oditurat Militer Tinggi, Dan Oditurat Militer Pertempuran.

3. Keputusan Panglima TNI Nomor: Kep/10/XII/2003 tentang Tata Ruang, Waktu, Pakaian Seragam dan Tata Tertib Sidang di Pengadilan Dalam Lingkungan Peradilan Militer.

Dari uraian tersebut diatas, Pengadilan Militer-12 Surabaya adalah Pengadilan Militer Tingkat Pertama yang wilayah hukumnya meliputi daerah Jawa Timur selain Eks Karesidenan Madiun dan Karesidenan Kediri, dengan Susunan Organisasi sebagai berikut :

1. Unsur Pimpinan :

a. Kepala Mahkamah Militer / Pengadilan Militer disingkat Kamahmil / Kadilmil.

b. Wakil Kepala Mahkamah Militer / Wakil Kepala Pengadilan Militer disingkat Wakamahmil / Wakadilmil.

2. Unsur Staf/Pembantu Pimpinan: Kepaniteraan disingkat Tera.

3. Unsur Pelayan : Tata Usaha dan Urusan Dalam disingkat Taud 4. Unsur Pelaksana :

a. Majelis Hakim.

b. Kelompok Hakim Militer Mahmil/Dilmil disingkat Pok Kimmil.

Adapun Bagan Struktur Organisasi Pengadilan Militer III-12 Surabaya terlampir.

TUGAS POKOK DAN FUNGSI PENGADILAN MILITER III-12 SURABAYA

Berdasarkan Undang-Undang Nomor: 48 tahun 2009 tanggal 29 Oktober 2009 tentang Kekuasaan Kehakiman dan Undang-Undang Nomor 31 tahun 1997 tentang Peradilan Militer, maka Pengadilan Militer III-12 Surabaya, merupakan Pengadilan Tingkat Pertama bertugas melaksanakan kekuasaan kehakiman yang bebas sesuai dengan peraturan perundang-undangan yang berlaku di lingkungan TNI.

Untuk melaksanakan tugas pokok tersebut, Pengadilan Militer III-12 Surabaya menyelenggarakan fungsi utama sebagai berikut :

(5)

1. Memeriksa dan memutus dalam Peradilan Tingkat Pertama Perkara-Perkara kejahatan dan Pelanggaran yang dilakukan prajurit berpangkat Kapten ke bawah dan yang dipersamakan dengan prajurit (pasal 40 UU No.31 tahun 1997).

2. Mengatur dan meneruskan permohonan Banding, Kasasi, Grasi, serta Peninjauan Kembali Perkara-Perkara yang menjadi wewenangnya.

A. Penyusunan Alur Tupoksi ( terlampir)

B. Penyusunan Standart Operasional Prosedur (terlampir)

(6)

BAB III

KEADAAN PERKARA

A. PENGOLAHAN PERKARA

Penerimaan Perkara / Perkara masuk

Keadaan Perkara, baik sisa tahun lalu, maupun Perkara yang diterima/masuk dan diputus pada tahun 2010 di Pengadilan Militer III-12 Surabaya adalah sebagai berikut :

a. Sisa Perkara tahun 2010 K = 25 Perkara, P = - Perkara

b. Perkara masuk tahun 2011 K = 265 Perkara, P = 30 Perkara +

Jumlah K = 290 Perkara, P = 30 Perkara c. Perkara putus NO yang

Diperiksa kembali K = 1 Perkara, P = - Perkara + Jumlah K = 291 Perkara, P = 30 Perkara d. Perkara diputus th 2011 K = 283 Perkara, P = 30 Perkara Jumlah K = 8 Perkara, P = 0 Perkara e. Perkara dilimpahkan

ke Dilmil lain K = 1 Perkara, P = - Perkara - Jumlah K = 7 Perkara, P = - Perkara f. Perkara yang dikembalikan

Otmil III-12 Surabaya K = - Perkara, P = - Perkara

-

g. Sisa Perkara tahun 2011 K = 7 Perkara, P = - Perkara 1. Sisa Perkara tahun 2011 menurut kwalifikasinya adalah sebagai berikut :

1 Desersi = 17 Perkara

2 Penadahan 3 Perkara

3 Asusila = 1 Perkara

4 Psikotropika = 1 Perkara

5 Kekerasan Dalam Rumah Tangga = 1 Perkara

6 Penganiayaan = 1 Perkara

7 Penggelapan = 1 Perkara

Jumlah = 25 Perkara

2. Perkara masuk tahun 2011, menurut kwalifikasinya :

1 Desersi = 123 Perkara

2 Penganiayaan = 22 Perkara

3 Asusila = 19 Perkara

4 Mangkir = 17 Perkara

5 Penipuan = 13 Perkara

(7)

6 Penipuan = 13 Perkara 7 Karena Kealpaannya Menyebabkan

Mati / Luka

= 12 Perkara

8 Penggelapan = 9 Perkara

9 Psikotropika = 7 Perkara

10 Kekerasan Dalam Rumah Tangga = 7 Perkara

11 Pemalsuan Surat = 6 Perkara

12 Kawin ganda (Poligami) = 4 Perkara

13 Penadahan = 3 Perkara

14 Pencurian = 3 Perkara

15 Pengerusakan Barang = 3 Perkara

16 Pengerusakan Barang = 3 Perkara

17 Menyalahgunakan Jabatan/Kekuasaan

= 3 Perkara

18 Pemerasan = 2 Perkara

19 Insubordinasi = 2 Perkara

20 Dengan Sengaja Menghilangkan Barang Keperluan Perang

= 2 Perkara

21 Melawan Perintah = 2 Perkara

22 Penyalahgunaan Senjata Api = 1 Perkara

23 Perjudian = 1 Perkara

24 Turut serta merampas nyawa orang lain

= 1 Perkara

25 Pemerkosaan / Perbuatan cabul = 1 Perkara

26 Perlindungan anak = 1 Perkara

Jumlah = 264 Perkara

3 Perkara yang diputus tahun2011 menurut kwalifikasinya adalah sebagai berikut :

1 Desersi = 140 Perkara

2 Penganiayaan = 22 Perkara

3 Penggelapan = 10 Perkara

4 Kekerasan Dalam Rumah Tangga = 8 Perkara

5 Psikotropika = 6 Perkara

6 Pemalsuan Surat = 6 Perkara

7 Penadahan = 5 Perkara

8 Kawin Ganda = 4 Perkara

9 Pencurian = 3 Perkara

10 Menyalahgunakan Jabatan/Kekuasaan

= 3 Perkara

11 Pengerusakan Barang = 3 Perkara

12 Melawan Perintah Dinas = 2 Perkara

13 Pemerasan = 2 Perkara

14 Dengan Sengaja Menghilangkan Barang Keperluan Perang

= 2 Perkara

15 Insubordinasi = 2 Perkara

16 Penyalahgunaan Senjata Api = 1 Perkara

17 Perjudian = 1 Perkara

18 Kekerasan mengakibatkan mati = 1 Perkara 19 Turut serta merampas nyawa orang = 1 Perkara

(8)

lain

20 Perlindungan anak = 1 Perkara

21 Perbuatan cabul = 1 Perkara

Jumlah = 283 Perkara

4. Perkara yang dilimpahkan ke Dilmil lain tahun 2011, menurut kwalifikasinya adalah sebagai berikut :

1 Psikotropika = 1 Perkara

Jumlah = 1 Perkara

5. Perkara Kejahatan yang dikembalikan ke Otmil tahun 2011, menurut kwalifikasinya adalah sebagai berikut :

1 Desersi = - Perkara

Jumlah = - Perkara

6 Sisa Perkara tahun 2011, menurut kwalifikasinya adalah sebagai berikut :

1 THTI = 1 Perkara

2 Penadahan = 1 Perkara

3 Psikotropika = 1 Perkara

4 Asusila = 2 Perkara

5 Penganiayaan = 1 Perkara

6 Penyalahgunaan senpi /munisi = 1 Perkara

Jumlah = 7 Perkara

7. Sisa Perkara tahun 2011 berdasarkan Matra TNI , adalah sebagai berikut :

1 TNI-AD = 7 Perkara

2 TNI-AL = - Perkara

3 TNI-AU = - Perkara

Jumlah = 7 Perkara

8. Perkara yang dimohonkan Banding tahun 2011, adalah sebagai berikut :

1 Sisa tahun 2010 = - Perkara

2 Masuk/diterima tahun 2011 = 15 Perkara

3 Dicabut permohonan Bandingnya = - Perkara

4 Putus tahun 2011 = 6 Perkara

5 Sisa tahun 2011 = 9 Perkara

6 Belum dikirim = 3 Perkara

7 Sudah dikirim = 12 Perkara

(9)

9. Perkara yang dimohonkan Kasasi tahun 2011, adalah sebagai berikut :

1 Sisa tahun 2009 = Perkara

2 Sisa tahun 2010 = 2 Perkara

3 Masuk/diterima tahun 2011 = 10 Perkara 4 Dicabut permohonan Kasasinya = 1 Perkara

5 Putus tahun 2011 = 7 Perkara

6 Sisa tahun 2011 = 2 Perkara

7 Belum dikirim = - Perkara

8 Sudah dikirim = 9 Perkara

10. Perkara yang dimohonkan Peninjauan Kembali tahun 2011, adalah sebagai berikut :

1 Sisa tahun 2010 = - Perkara

2 Masuk/diterima tahun 2011 = 3 Perkara 3 Dicabut permohonan Peninjauan

Kembali

= - Perkara

4 Dikabulkan/Putus tahun 2011 = - Perkara

5 Sisa tahun 2011 = 3 Perkara

6 Belum dikirim = 1 Perkara

7 Sudah dikirim = 2 Perkara

11. Perkara yang dimohonkan Grasi tahun 2011, adalah sebagai berikut :

1 Sisa tahun 2009. = - Perkara

2 Masuk/diterima tahun 2010 = - Perkara

3 Dicabut permohonan Grasinya = - Perkara

4 Putus tahun 2010 = - Perkara

5 Sisa tahun 2011 = - Perkara

6 Belum dikirim = - Perkara

7 Sudah dikirim = - Perkara

12. Daftar Perkara yang dimohonkan Banding Tahun Anggaran 2011 sebagai berikut : 1. Yopi darmawan Letda Inf NRP 21950017280372

2. Ganda sersandy Yudha Serda NRP 2107045417086 3. Sumarto alias Dugel Kopka NRP 621032

4. Joko Priyono Koptu Nav NRP 72275 5. Rudi Suharto Koptu Lek NRP 60353 6. T.1 Sudadiyo kapten Inf NRP 500619

T.2 Ranu Arie Ansha Sunggono Sertu NRP 21020067370181 7. Sukidi serka NRP 531072

8. Romli Serka Mar NRP 63388 9. Marsudi Praka Mar NRP 95959

10. Agus Fitriyanto Serka Mar NRP 98651 11. Nurudin Serka NRP 629656

12. M. Yudha Setiawan Pratu NRP 31030672801183 13. Marwan, SH Pelda NRP 616808

14. Agus Purnomo Serka Mes NRP 62430

(10)

15. Leonardo Husni Letda Laut (KH) NRP 18898/P

13. Daftar Perkara yang dimohonkan Kasasi Th 2011, adalah sebagai berikut : 1. Hendra Abdul Rohman Nasution, Kapten Kes NRP 524359.

2. P1 : Heri Kusworo, Letda Laut (S) NRP 18763/P.

T2 : Dody Hendra, Letda Laut (E) NRP 18736/P.

T3 : Sulang Priambodo, Letda Laut (P) NRP 8202/P.

3. Niman, Serma NRP 629654.

4. Muh. Jarno, Serka Ttg NRP 70738.

5. Moch. Fauji, Pratu NRP 31020207440482.

6. Sumarto alias Dugel, Kopka NRP 621032.

7. Rudiantoro, Praka NRP 31990484340778.

8. Joko Priyono, Koptu Nav NRP 72275.

9. Budiarso, Sertu Mar NRP 54364.

10. Yopi Darmawan, Letda Inf NRP 21950017280373.

14. Daftar Perkara Kasasi yang dicabut Tahun 2011, adalah sebagai berikut : 1. Sumarto alias Dugel, Kopka NRP 621032.

15. Daftar Perkara yang dimohonkan Peninjauan Kembali Tahun 2011, adalah sebagai berikut :

1. Sudarmono, Serma Mar NRP 55167.

2. T1 : Rasuli, Serma NRP 55167.

T2 : Danang Prayogi Angga, Serda/21070474050387 3. Dwi Heri Karyanto, Kopda Mar NRP 81647.

(11)

BAB IV

PENGAWASAN INTERNAL DAN EXTERNAL

A. LANGKAH PENGAWASAN

1. INTERNAL:

Berdasarkan:

a. Keputusan Ketua Mahkamah Agung Republik Indonesia, Nomor : KMA/096/SK/X/2006 tanggal 19 Oktober 2006 tentang Tanggung Jawab Ketua Pengadilan Tingkat Banding dan Ketua Pengadilan Tingkat Pertama Dalam Melaksanakan Tugas Pengawasan, maka dinyatakan bahwa Ketua Pengadilan Tingkat Pertama dapat menjalankan pengawasan terhadap jalannya peradilan, tingkah laku Hakim dan Pegawai Pengadilan.

b. Keputusan Ketua Mahkamah Agung Republik Indonesia Nomor:

145/KMA/SK/VIII/2007 tanggal 29 Agustus 2007 tentang Memberlakukan Buku IV tentang Pedoman Pelaksanaan Pengawasan di Lingkungan Lembaga Peradilan.

Pada dasarnya, Pengawasan internal dilakukan oleh atasan langsung terhadap bawahannya secara preventif dan represif, agar pelaksanaan tugas bawahan tersebut berjalan secara efektif dan efisien sesuai dengan rencana kegiatan dan peraturan perundangan-undangan yang berlaku.

Untuk melaksanakan fungsi pengawasan terhadap Pengadilan Militer di lingkungan Pengadilan Militer III-12 Surabaya, maka dilakukan langkah- langkah sebagai berikut :

a. Kepala mengikuti pembinaan dan pengawasan yang diselenggarakan oleh Badan Pengawasan Mahkamah Agung R.I.

b. Kepala mengikuti rapat Pembinaan dan Pengawasan yang diselenggarakan oleh Pengadilan Militer Tinggi III Surabaya maupun Pengadilan Militer Utama.

c. Kepala melakukan pengawasan kepada para Hakim, Panitera dan pelaksanaan tugas seluruh Personil / Pegawai dalam tugas sehari-hari baik di persidangan maupun dalam tertib administrasi Perkara serta administrasi kantor. Pengawasan dimaksud dilakukan secara langsung dan terus menerus.

2. EXTERNAL:

Berdasarkan :

a. Undang-Undang Nomor 31 Tahun 1997 tentang Peradilan Militer

Bagian Kedua Belas pada Pasal 262, bahwa Perngawasan dan Pengamatan Putusan Pengadilan yang menjatuhkan pidana perampasan kemerdekaan dilakukan oleh Kepala Pengadilan.

b. Undang-undang nomor 48 tahun 2009 Ps 55 (1), (2) tentang Ketua Pengadilan wajib mengawasi pelaksanaan Putusan Pengadilan.

Kepala Pengadilan dalam pelaksanaannya dibantu oleh seorang atau lebih sebagai hakim Pengawas dan Pengamat, kemudian hakim

(12)

Pengawas, dan Pengamat dimaksud ditunjuk oleh Kepala Pengadilan untuk paling lama dua tahun, dengan maksud dan tujuan sebagai berikut :

1. Fungsi Pengawasan adalah untuk memperoleh kepastian bahwa Putusan Pengadilan apakah sudah dilaksanakan sesuai/sebagaimana mestinya, atau belum.

2. Fungsi Pengamatan adalah :

a. Sebagai bahan penelitian demi ketepatan yang bermanfaat bagi pemidanaan, yang diperoleh dari perilaku Narapidana, serta Pola Pembinaan di Lembaga Pemasyarakatan Militer.

b. Untuk mengetahui bahwa Putusan Pengadilan yang diterima/dijalani menimbulkan pengaruh timbal balik terhadap Narapidana apa tidak. Hal ini dilakukan oleh Hakim Was Mat terhadap Narapidana baik selama di Lembaga Pemasyarakatan Militer maupun sekembalinya di Kesatuannya.

B. REALISASI PENGAWASAN

1. INTERNAL:

Pencapaian tujuan pengawasan tidaklah sepenuhnya diindikasikan dengan adanya data dan angka secara kuantitatif saja, karena pembenahan Peradilan di Indonesia merupakan suatu proses dimana berbagai aspek harus berperan secara komprehensif ke arah terwujudnya budaya kerja dan etos kerja yang diharapkan dapat menunjang suatu bentuk peradilan yang dikehendaki, sehingga aspek pembinaan yang bersifat kualitatif yang lebih menekankan kepada segi kontrol pengendalian menjadi satu bagian yang tidak terlepas dari aspek pengawasan.

Sebagai realisasi dari Keputusan Ketua Mahkamah Agung Republik Indonesia, Nomor : KMA/096/SK/X/2006 tanggal 19 Oktober 2006, maka Pengadilan Militer III-12 Surabaya telah melakukan berbagai upaya, antara lain :

a. Mengadakan Sosialisasi Keputusan Ketua Mahkamah Agung Republik Indonesia Nomor : KMA/096/SK/X/2006 tanggal 19 Oktober 2006 tentang Tanggung Jawab Ketua Pengadilan Tingkat Banding Dan Ketua Pengadilan Tingkat Pertama Dalam Melaksanakan Tugas Pengawasan, kepada seluruh personil Pengadilan Militer III-12 Surabaya.

b. Mengadakan Sosialisasi Keputusan Ketua Mahkamah Agung Republik Indonesia, Nomor : KMA/104A/SK/XII/2006 tanggal 22 Desember 2006 tentang Pedoman Perilaku hakim kepada seluruh personil Pengadilan Militer III-12 Surabaya.

c. Kepala, melakukan pengawasan terhadap bidang-bidang tugas Pengadilan Militer III-12 Surabaya, yang kemudian dalam pelaksanaannya membentuk Tim Pengawas Internal (TPI) melalui Surat Keputusan Kepala Pengadilan Militer III-12 Surabaya Nomor Kep Nomor : W3-Mil01 / 01 / PS.00 / VI / 2011 tanggal 20 Juni 2011 sebagai Hakim Pengawas dan Pengamatan Pelaksanaan Putusan Pengadilan an Letkol Chk M. Mahmud, SH NRP 1910002230362 dkk 1 orang dan Kep Nomor : W3-Mil01 / 02 / PS.00 / VI / 2011 tanggal 20 Juni 2011, sebagai Hakim Pengawas Bidang Manajemen Peradilan an Mayor Chk Dr. Joko Sasmiti, SH,MH, Hakim Pengawas Bidang Administrasi Perkara dan Persidangan an.

Mayor Chk Sugiarto,SH NRP 548431, Hakim Pengawas Bidang Mayor Chk (K) Prastiti Siswayani, SH NRP 11960026770670 dan Hakim Pengawas Bidang Pelayanan Umum an Mayor Sus Tri A.B, SH NRP 520883. Hasil pengawasan

(13)

tersebut dilaporkan Kepada Kadilmil III-12 Surabaya kemudian ditindaklanjuti oleh Katera, Kataud beserta Jajarannya.

d. Menindaklanjuti pengaduan masyarakat baik mengenai jalannya peradilan maupun tingkah laku aparat peradilan, dengan mencari informasi, melakukan penelitian dan penelaahan

e. Mengadakan rapat berkala, dan menyelenggarakan brefing / Jam Komandan minimal setiap 1 (satu) bulan sekali yang dipimpin oleh Kadilmil.

f. Memberi sanksi jika terdapat personil/pegawai yang melanggar disiplin.

2. EXTERNAL :

Sebagai bentuk realisasi pelaksanaan Undang-Undang Nomor 31 Tahun 1997 Bagian Kedua Belas tentang Pengawasan dan Pengamatan Pelaksanaan Putusan Pengadilan Pasal 262, adalah sebagai berikut :

a. Kepala Pengadilan Militer III-12 Surabaya secara periodik melaksanakan sosialisasi kepada para Hakim Militer dan Panitera tentang Undang-Undang Nomor 31 Tahun 1997 (khususnya Bagian Kedua Belas pasal 262) tentang materi Pengawasan dan Penagamatan Pelaksanaan Putusan Pengadilan).

b. Secara periodik Kepala Pengadilan Militer III-12 Surabaya mendapat laporan hasil pengawasan dan pengamatan dari Hakim Was Mat untuk dijadikan bahan penelaahan/penelitian, dan mensosialisasikan kepada para Hakim Militer.

(14)

BAB V

PEMBINAAN DAN PENGELOLAAN

A. SUMBER DAYA MANUSIA

1. Sumber Daya Manusia Teknis Yudisial

Personil pada Pengadilan III-12 Surabaya tahun 2011 sebagai Tenaga Teknis Yudisial sebanyak 11 (sebelas) orang, adalah sebagai berikut :

Kepala : Letkol Chk Hariyadi Eko Purnomo, S.H NRP 33653 Wakil Kepala : Letkol Chk Muh. Mahmud, S.H NRP 1910002230362 Hakim : 5 (lima) orang

1. Letkol Chk Dr. Joko Sasmito, S.H, M.H NRP 574162 (Kimmil Gol. V)

2. Mayor Chk Moch. Suyanto, S.H, M.H NRP 544973 (Kimmil Gol. VI)

3. Mayor Chk Sugiarto, S.H NRP 548431 (Kimmil Gol. VI) 4. Mayor Sus Tri Akhmad Bhaykonni, S.H NRP 520883

(Kimmil Gol. VI)

5. Mayor Chk (K) Prastiti Siswayani, S.H NRP 11960026770670

Katera : Kapten Chk Akhmad Jailanie, S.H NRP 517644 Kataud : -

Kaurminradang : Lettu Chk Iskandar, S.H NRP 21960346030574 (merangkap Panitera)

Panitera : 1. Letda Chk (K) Siti Marwah NRP 561626 (Panitera) 2. Peltu (K) Sri Sumarmi NRP 594586 (Baurtu Tera) 3. Peltu (K) Titik Nurhayani NRP 608075 (Baurtu Taud)

Dengan demikian jumlah Panitera adalah 5 (lima) orang 2. Sumber Daya Manusia Non Teknis Yudisial

Personil pada Pengadilan III-12 Surabaya Tahun 2011 sebagai Tenaga Non Teknis Yudisial sebanyak 20 (dua puluh) orang, adalah sebagai berikut : Kataud : -

Baurtu Taud : 1. Peltu (K) Titik Nurhayani NRP 608075

2. Serka Sapto Adi Pamungkas NRP 21980225800378 3. Serda Suwoko NRP 31950160391072

Baurdal Taud : 1. Serka Agus Iswanto NRP 21010251261080

Staf Taud : 1. Pengatur Tk I. Setijo Utomo NIP 19700307 199403 1 002 (diperbantukan di staf keuangan)

3. Pengatur Ratih Dina Agustin NIP 19700425 199803 2 001 (diperbantukan di staf Tera)

4. Pengatur Muda Firda Nuril Hanifah, S.Si NIP 19700307 199403 1 002 (diperbantukan di staf keuangan)

Baurminu : 1. Letda Chk (K) Siti Marwah NRP 561626 2. Peltu (K) Sri Sumarmi NRP 594586

Baban Tera : 1. Serka Ahmad Suryadi S.H NRP 21000075960980

(15)

2. Sertu Slamet NRP 21020097980681

Staf Tera : 1. Penata Muda Rijani Widyanti NIP 19701128 199003 2 001 2. Pengatur Ekasari Kurniawati, A.Md NIP 19790123 200604

2 002 (Bendahara)

3. Pengatur Melanti Puspara, A.Md NIP 19840530 200604 2 002

4. Pengatur Muda Ricky Riyyanno, S.E NIP 19841002 200604 1 002

5. Pengatur Muda Ainur Rofiq, S.E NIP 19790317 200604 1 004 (diperbantukan di staf keuangan)

Juru Tik Tera : 1. Pengatur Atim Sumarni (diperbantukan di staf Taud) Tim Teknologi Informasi :

Ketua : Kapten Chk Akhmad Jailanie, S.H NRP 517644 Wakil Ketua : -

Operator : 1. Peltu (K) Titik Nurhayani NRP 608075

2. Pengatur Muda Ricky Riyyanno, S.E NIP 19841002 200604 1 002

3. Pengatur Muda Firda Nuril Hanifah, S.Si NIP 19700307 199403 1 002 (diperbantukan di staf keuangan)

Jumlah Tenaga Non Teknis tersebut diatas, termasuk Tenaga Teknis, karena rangkap jabatan.

Tenaga Pramubakti 6 (enam) orang : 1. Nur Sulistia Amin 2. Nurul Aini

3. Wahyudi (merangkap sopir) 4. Dewi Sekar Negari

5. Enkie Bangga Arna.

6. Irham Ariansah.

Dari uraian tersebut diatas, maka jumlah seluruh sumber daya manusia di Pengadilan Militer III-12 Surabaya sebanyak 33 (tiga puluh tiga) orang, dengan rincian sebagai berikut :

a. TNI : 18 Orang b. PNS : 9 Orang c. Pramubakti : 6 Orang 3. Promosi dan Mutasi

Personil TNI

a. Kenaikan Pangkat Reguler :

1. Letkol Chk Dr. Joko Sasmito, S.H,M.H NRP 574162 dari Mayor ke Letkol

TMT 01-10-2011

2. Letda Chk (K) Siti Marwah. NRP 594586, dari Peltu ke Letda TMT 01-10-2011

Personil SIPIL

a. Usulan Kenaikan Pangkat reguler :

1. Sudah terealisasi S.K. Kenaikan Pangkat : Tidak ada

(16)

2. Belum terealisasi S.K. Kenaikan Pangkat : Tidak ada b. Usul Kenaikan Pangkat Penyesuaian Ijazah (S1) :

1. Sudah terealisasi S.K. Kenaikan Pangkat : Tidak ada 2. Belum terealisasi S.K. Kenaikan Pangkat : Tidak ada c. Usul kenaikan pangkat pilihan : Tidak ada

d. Usul Pensiun dan Kenaikan Pangkat Pengabdian : Tidak ada e. Mutasi Jabatan :

1. Pensiun : Tidak ada

2. Pindah tempat tugas (Keluar dari lingkungan Dilmil III-12 Surabaya) : a. Kolonel Laut (KH/W) Sinoeng hardjanti, SH. NRP 10537/P Kadilmil

III-12 Surabaya alih tugas Ke Dilmil I-07 Balikpapan. TMT 26 Mei 2011.

b. Kapten Chk Karsedi, SH Ka Taud pada Dilmil III-12 Surabaya alih tugas ke Dilmil II-08 Jakarta sebagai Ka Tera Dilmil II-08 Jakarta, TMT. 3-03-2011

c. Kapten Sus Jonarku, S.H Ka Tera pada Dilmil III-12 Surabaya alih tugas ke Dilmil I-0 Palembang sebagai Pokkimmil Gol VI TMT 10- 02-2011 .

d. Serda Mulyono Ba Bantera pada Dilmil III-12 Surabaya alih tugas ke Dilmil III-13 Madiun sebagai Ba Bantera Dimil III-13 Madiun TMT. 06-05-2011.

e. PNS III/B Yud Hidayat Ikhsan pada Dilmil III-12 Surabaya alih tugas ke Dilmil II-10 sebagai Kaurminu Dilmil II-10 Semarang TMT 06-05- 2011

2. Pindah tempat tugas (dari/ke Dilmil III-12 Surabaya):

a. Kapten Chk A. Jailanie, S.H Ka Taud Dilmilti II Medan alih tugas ke Dilmil III-12 Surabaya sebagai Katera Dilmil III-12 Surabaya, TMT. 08-02-2011

b. Mayor Chk Moch. Suyanto, S.H Pokkimmil alih tugas ke Banjarmasin sebagai Pokkimmil Gol VI Dilmil III-12 Surabaya, TMT.

08-02-2011

c. Letnan Kolonel Chk M.Mahmud, S.H Kadilmil III-13 Madiun alih tugas ke Dilmil III-12 Surabaya sebagai Wakil Kepala Dilmil III-12 Surabaya, TMT. 17 -03-2011.

d. Letnan Kolonel Chk Hariyadi Eko Purnomo S.H Kadilmil II-10 Semarang alih tugas ke Dilmil III-12 Surabaya sebagai Kepala Dilmil III-12 Surabaya, TMT. 26-05-2011.

(17)

e. Mayor Laut (KH) Vintje Bulo, S.H. Ka Dilmil III-18 pada Dilmil III-18 Ambon alih tugas ke Dilmil III-12 Surabaya sebagai Pamen. TMT.

05-09-2011.

4. Pengisian Jabatan Struktural Personil TNI

a. Kapten Chk A. Jailanie, S.H dari jabatan Ka Taud Dilmilti II Medan menjadi Katera Dilmil III-12 Surabaya, TMT. 08-02-2011

b. Letnan Kolonel Chk M.Mahmud, S.H dari jabatan Kadilmil III-13 Madiun menjadi Wakil Kepala Dilmil III-12 Surabaya, TMT. 17 -03-2011.

c. Letnan Kolonel Chk Hariyadi Eko Purnomo S.H dari Jabatan Wakil Kepala Dilmil II-10 Semarang menjadi Kadilmil III-12 Surabaya, dan dilantik tanggal 26-05-2011

B. PENGELOLAAN SARANA DAN PRASARANA

Usaha peningkatan kinerja Pengadilan Militer III-12 Surabaya ditempuh dengan jalan upaya meningkatkan semua aspek kegiatan dalam organisasi yang meliputi aspek kelembagaan, kepegawaian, keuangan, perlengkapan dan fasilitas kerja lainnya.

Kelancaran, ketertiban dan kesempurnaan dalam melaksanakan tugas Pengadilan Militer III-12 Surabaya, sebagian besar ditentukan oleh kelancaran dan ketertiban jalannya administrasi perkantoran dari masing-masing unit kerja yang berada didalamnya.

Untuk melaksanakan kegiatan-kegiatan dalam administrasi perkantoran tersebut selalu diperlukan adanya peralatan kantor yang memadai untuk menunjang/menjamin lancarnya pelaksanaan tugas yang harus diselesaikan/dilaksanakan secara efektif dan efisien.

Dalam rangka menuju tertib administrasi perlengkapan (peralatan kantor) perlu memperhatikan tahapan-tahapan dalam siklus perlengkapan yang meliputi ; perencanaan, penentuan kebutuhan, penyimpanan, pemeliharaan, dan penghapusan serta terselenggaranya pengendalian terhadap kekayaan negara.

Salah satunya dengan pengadministrasian yang lebih tertib dan akuntabel melalui aplikasi SIMAK BMN (Sistem Informasi Manajemen Akuntansi Barang Milik Negara) yang sebelumnya pada tahun 2008 melalui aplikasi SABMN. Dan telah dijalankan oleh Pengadilan Militer III-12 Surabaya selaku UAKPB (Unit Akuntansi Kuasa Pengguna Barang) dan laporannya, disampaikan secara periodik per semester ke Pengadilan Tinggi Surabaya selaku UAPPB-W (Unit Akuntansi Pembantu Pengguna Barang Wilayah) dan juga melakukan rekonsiliasi ke KPKNL Sidoarjo yang dilakukan secara periodik per semester.

1. Sarana dan Prasarana Gedung

Sarana dan prasarana gedung meliputi pengelolaan aset tetap barang milik negara yang terdiri dari tanah, gedung bangunan kantor pemanen, dan rumah negara permanen.

(18)

Adapun pengelolaan tanah di Pengadilan Militer I II-12 Surabaya meliputi :

a. Pengadministrasian tanah ke dalam Sistem Informasi Manajemen Akuntansi Keuangan Barang Milik Negara ( SIMAK BMN).

b. Pembuatan KIB (Kartu Inventaris Barang) bangunan kantor permanen belum ada, karena belum mempunyai gedung sendiri.

c. Perawatan bangunan kantor permanen dan rumah dinas yang dipinjam pakai oleh Pengadilan Militer III-12 Surabaya atas aset Mabes TNI Cq Babinkum TNI telah dilaksanakan, dengan pagu anggaran biaya perawatan sebesar Rp.16.875.000,- (enam belas juta delapan ratus tujuh puluh lima ribu rupiah), dan telah terealisasi/terserap sebeasar Rp 16.804.000,- (enam belas juta delapan ratus empat ribu rupiah)

Dalam tahun anggaran 2011 Pengadilan Militer III-12 Surabaya mendapat anggaran Pembangunan Tahap II Gedung Kantor melalui DIPA Pengadilan Militer III-12 Surabaya Nomor 0241/005-01.2/15/2011 tanggal 20 Desember 2010 sebesar Rp 3.000.000.000,- (Tiga milyar rupiah) yang rincian penggunaan biaya tersebut berdasarkan Interpolasi Rencana Alokasi Dana Kegiatan sebagai berikut :

a. Kategori Bangunan : Tidak Sederhana.

b. Biaya fisik/konstruksi : Rp 2.748.931.000,- c. Biaya Jasa Konsultansi Perencanaan : Rp 50.000.000,-

( Desain Prototipe)

d. Biaya Jasa Konsultansi Pengawasan : Rp 69.694.000,- e. Biaya Umum dan Pengelolaan Teknik-

Proyek : Rp 131.375.000,-

Total nilai : Rp 3.000.000.000,-

( Tiga milyar rupiah )

Adapun dalam pelaksanaan Pembangunan Tahap I Gedung Kantor Pengadilan Militer III-12 Surabaya Kadilmil melalui Katera selaku KPA telah membentuk/menunjuk Pejabat Panitia Lelang Pembangunan Gedung Kantor Pengadilan Militer III-12 Surabaya TA 2011 dengan Surat Keputusan KPA Nomor : W3-Mil01/05/PL.01/III/2011 tanggal 7 Maret 2011 dan Lokasi pembangunan terletak di Jl. Raya Ir. H. Juanda Sidoarjo-Surabaya.

Hasil dari serangkaian acara Seleksi untuk konsultan Perencana dan konsultan Pengawas serta Pelelangan Umum untuk Konstruksi yang dilaksanakan oleh Pejabat Panitia Lelang sebagai berikut :

a. Jasa Konsultansi Perencanaan :

Metode Seleksi : Pengadaan Langsung (Desain Prototipe)

Pagu Anggaran : Rp 50.000.000,-

(Interpolasi Anggaran) Harga Perkiraan Sendiri : Rp 50.000.000,-

(HPS) (Lima puluh juta rupiah)

Pemenang Pengadaan

Langsung : CV. GUNA HARSA KONSULTAN

Alamat : Komplek Merpati Kehutanan Jl

Hercules Blok Q-7 Sedati Sidoarjo Jawa Timur

(19)

Nomor Kontrak Kerja : W3.Mil01/14/PL.01/PR.GED/IV/2011

Tanggal : Tanggal 28 April 2011

Nilai Kontrak Kerja : Rp 49.684.000,-

(Empat puluh sembilan juta enam ratus delapan puluh empat ribu rupiah)

b. Jasa Konsultansi Pengawasan :

Metode Seleksi : Seleksi Sederhana

Pagu Anggaran : Rp 69.690.000,- (Interpolasi Anggaran) Harga Perkiraan Sendiri

(HPS) : Rp 69.690.000,-

Pemenang : CV. TECHNOSTARINDO

Alamat : Jl Pahlawan 200 Sidoarjo Jawa Timur Nomor Kontrak Kerja : W3.Mil01 / 018 / PL.01 / PWS.GED /XI/2011

Tanggal : 19 Juli 2011

Nilai Kontrak Kerja : Rp 68.607.000,- c. Jasa Konstruksi :

Metode Pelelangan : Lelang Umum Pagu Anggaran : Rp 2.748.931.000,-

(Interpolasi Anggaran) Harga Perkiraan Sendiri

(HPS) : Rp 2.714.654.000,-

Pemenang Lelang Umum : PT. GHORIES

Alamat : Jl. KH. Hasyim asyari No. 12 Sampang Nomor Kontrak Kerja : W3.Mil01 / 14 / PL.01 / PWS.GED

/VII/2011

Tanggal : 19 Juli 2011

Nilai Kontrak Kerja : Rp 2.618.278.000,- Pekerjaan Peningkatan Mutu :

Pelaksana : PT. GHORIES

Alamat : Jl. KH. Hasyim asyari No. 12 Sampang Nomor Addendum I : W3-il01/21/PL.01/PMB.GED/XI/2011

Tanggal : Tanggal 3 Nopember 2011

Nilai Kontrak Kerja

Addendum I : Rp 48.858.000,-

Nilai Total Kontrak Kerja : Rp 2.667.136.000,-

Pelaksanaan Fisik/Konstruksi : Selama 135 Hari kalender Tmt.

17 Juli 2011 s.d. 30 Nopember 2011

(Serah Terima Pertama)

d. Masa Pemeliharaan : 180 Hari kalender sejak Serah Terima Pertama tmt 30 Nopember 2011 s.d 27 Mei 2012

2. Sarana dan Prasarana Fasilitas Gedung

Sarana dan prasarana fasilitas gedung meliputi pengelolaan aset tetap barang milik negara berupa peralatan dan mesin. Peralatan dan mesin mencakup mesin-mesin dan kendaraan dinas bermotor, alat elektronik, dan seluruh inventaris kantor.

(20)

a. Pengelolaan peralatan inventaris kantor di Pengadilan Militer III-12 Surabaya, antara lain meliputi :

1. Pelaksanakan OFBI (Opname Fisik Barang Inventaris) Semester I dan II untuk peralatan kantor telah dilakukan secara bersama antara operator SIMAK BMN dan operator SAKPA.

2. Pembuatan DBR (Daftar Barang Ruangan) sebanyak 11 (sebelas) ruangan

3. Pengadministrasian peralatan inventaris kantor kedalam aplikasi SIMAK BMN (Sistem Informasi Manajemen Akuntansi Keuangan Barang Milik Negara).

4. Pembuatan KIB (Kartu Inventaris Barang) kendaraan dinas bermotor roda 2 sebanyak 5 buah, roda 4 sebanyak 2 buah dan tanah sebanyak 1 buah.

5. Pelabelan nomor inventaris peralatan kantor.

6. Pengadministrasian Barang Persediaan untuk semester I dan II TA 2011 kedalam aplikasi persediaan maupun secara manual telah dilakukan,

7. Perawatan kendaraan roda 2 dan roda 4 serta sarana dan prasarana untuk tahun anggaran 2011 menghabiskan dana sebesar Rp 67.000.000,- (Enam puluh tujuh juta rupiah).

b. Penghapusan peralatan inventaris kantor

1. Bahwa Pengadilan Militer III-12 Surabaya sampai dengan saat ini belum pernah melakukan penghapusan peralatan inventaris kantor baik barang-barang hasil pembelian atas beban DIPA Dilmil III-12 Surabaya maupun barang-barang Hibah dari Mahkamah Agung RI.

2. Bahwa Pengadilan Militer III-12 Surabaya sampai dengan akhir TA 2011 ini telah mengembalikan sebagian barang-barang inventaris milik Babinkum TNI yang selama ini dipinjam pakai oleh Dilmil III-12 Surabaya, yang dilaksanakan secara bertahap. (daftar barang inventaris yang masih dipinjam pakai terlampir)

c. Pengelolaan aset lainnya/bahan-bahan pustaka di lingkungan Pengadilan Militer III-12 Surabaya, meliputi :

1. Pengadministrasian buku-buku di perpustakaan, yang kegiatannya meliputi :

a. Semua buku yang berada di perpustakaan telah dicatat dalam buku induk dan mengklasifikasi sesuai dengan judul buku.

b. Untuk bahan pustaka yang baru diterima dengan membubuhi stempel instansi pada halaman judul, halaman terakhir, dan halaman rahasia, serta membubuhi stempel inventarisasi pada halaman balik judul dibagian yang tidak ada tulisan atau gambar sebanyak 52 (lima puluh dua) judul buku.

c. Untuk bahan perpustakaan yang sudah ada dengan mendaftar semua bahan pustaka ke dalam buku induk perpustakaan, memberi nomor klasifikasi pada setiap bahan pustaka, memberi label dan menata bahan pustaka kedalam rak perpustakaan sebanyak 482 (empat ratus delapan puluh dua) judul buku.

d. Melayani Mahasiswa yang melakukan penelitian dalam rangka membuat skripsi

e. Melayani para peminjam buku dengan dilengkapi buku pinjaman.

(21)

2. Pengadministrasian aset – aset lainnya, meliputi :

Adanya penerimaan bahan-bahan pustaka di Pengadilan Militer III- 12 Surabaya dari :

a. Mahkamah Agung R.I., sebanyak 464 (empat ratus enam puluh empat) buku

b. IKAHI., sebanyak 60 (enam puluh) buku

c. Komisi Yudisial, sebanyak 41 (empat puluh satu) buku

d. Mabes TNI, sebanyak 837 (delapan ratus tiga puluh tujuh) buku.

C. PENGELOLAAN KEUANGAN

Dalam rangka mendukung terwujudnya good governance dalam penyelenggaraan negara, pengelolaan keuangan negara perlu diselenggarakan secara profesional, terbuka, dan dapat dipertanggungjawabkan, sebagaimana disebutkan dalam Penjelasan Umum Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 17 Tahun 2003 tentang Keuangan Negara.

Pengelolaan keuangan di Pengadilan Militer III-12 Surabaya yang meliputi kegiatan penyusunan anggaran, pelaksanaan anggaran, dan pelaporan anggaran diupayakan sesuai dan selaras dengan prinsip-prinsip yang terkandung dalam undang-undang tersebut di atas.

Pengelolaan keuangan di Pengadilan Militer III-12 Surabaya diselenggarakan oleh Pejabat Pengelola Keuangan yang terdiri dari Kepala Panitera selaku Kuasa Pengguna Anggaran; dibantu oleh Kepala Tata Urusan Dalam (Kataud) selaku Pejabat Pembuat Komitmen/Penanggung Jawab Kegiatan, Pejabat Penanda Tangan SPM / Penguji SPP yang dijabat oleh Kepala Urusan Administrasi Perkara dan Persidangan (Kaurminradang), Bendahara Pengeluaran dan 3 orang Staf Pengelola Keuangan.

Pada Tahun Anggaran 2011 ini, Pengadilan Militer III-12 Surabaya memperoleh 2 (dua) anggaran DIPA masing-masing sebesar Rp 4.495.966.000,- (Empat milyar empat ratus Sembilan puluh lima juta sembilan ratus enam puluh enam rupiah) sebagaimana tersebut dalam Daftar Isian Pelaksanaan Anggaran (DIPA) Nomor : 0244/005-01.2.01/15/2011 tanggal 20 Desember 2011 dan anggaran sebesar Rp. 100.750.000,- sebagaimana tersebut dalam DIPA No : 0244/005-05.2.01/15/2011 tanggal 20 Desember 2011.

1. Pengelolaan DIPA No. 0244/005.01.2.01/15/2011 dengan anggaran sebesar Rp. 4.495.966.000,- (Empat milyar empat ratus Sembilan puluh lima juta sembilan ratus enam puluh enam rupiah) diklasifikasikan kedalam 3 jenis belanja yaitu

1. Belanja Pegawai

Belanja pegawai yakni kompensasi dalam bentuk uang maupun barang yang diberikan kepada Pegawai Pemerintah, sebagai imbalan atas pekerjaan yang telah dilakukan. Belanja Pegawai meliputi belanja pegawai mengikat dan tidak mengikat yang penggunaannya antara lain untuk gaji dan tunjangan, uang makan, dan lembur. Honorarium yang berkaitan dengan pembentukan modal tidak termasuk dalam belanja pegawai.

(22)

a. Rencana Kerja Anggaran Kementerian/Lembaga (RKA-KL)

Berdasarkan usulan dalam Rencana Kerja Anggaran Kementerian/

Lembaga (RKA-KL) Tahun Anggaran 2011 yang diusulkan pada tahun 2010, untuk belanja pegawai Pengadilan Militer III-12 Surabaya memerlukan dana sebesar Rp. 667.211.000,- (Enam ratus enam puluh tujuh juta dua ratus sebelas rupiah) dan dalam Daftar Isian Pelaksanaan Anggaran (DIPA) Tahun Anggaran 2011, Pengadilan Militer III-12 Surabaya untuk belanja pegawai mendapatkan dana sebesar Rp. 667.211.000,- (Enam ratus enam puluh tujuh juta dua ratus sebelas rupiah) atau sebesar 100 %.

b. Pelaksanaan Anggaran

Anggaran belanja pegawai Pengadilan Militer III-12 Surabaya Tahun Anggaran 2011 sebesar Rp 621.788.283,- (Enam ratus dua puluh satu juta tujuh ratus delapan puluh delapan ribu dua ratus delapan puluh tiga rupiah) digunakan untuk membiayai kegiatan Pengelolaan Gaji, Honorarium dan Tunjangan. Belanja pegawai ini terdiri dari belanja gaji dan tunjangan PNS, belanja tunjangan TNI, belanja uang makan PNS dan belanja lembur PNS. Berikut ini besarnya anggaran untuk masing- masing belanja dalam belanja pegawai Pengadilan Militer III-12 Surabaya TA 2011 :

- Belanja Gaji dan Tunjangan PNS Rp 337.916.000,- - Belanja Tunjangan TNI/Polri Rp 195.975.000,- - Belanja Lembur PNS Rp 80.520.000,- - Belanja Uang makan PNS Rp 52.800.000,-

Dari pagu belanja pegawai Pengadilan Militer III-12 Surabaya dalam Daftar Isian Pelaksanaan Anggaran (DIPA) Tahun Anggaran 2011 tersebut, anggaran yang terserap sesuai dengan SPM/SP2D yang telah diterbitkan adalah sebesar Rp 621.788.283,- (Enam ratus dua puluh satu juta tujuh ratus delapan puluh delapan ribu dua ratus delapan puluh tiga rupiah), sehingga total pagu anggaran yang terserap sebesar 93.19 %, dengan perincian sebagai berikut :

- Belanja Gaji dan Tunjangan PNS Rp 323.484.283,- - Belanja Tunjangan TNI/Polri Rp 174.975.000,- - Belanja Lembur PNS Rp 80.509.000,- - Belanja Uang Makan PNS Rp 42.820.000,- c. Sisa Anggaran Pelaksanaan

Berdasarkan pagu anggaran yang diterima dan anggaran yang telah terrealisasi / terserap, maka dari total anggaran masih ada kelebihan dana sebesar Rp 45.422.717,- (Empat puluh lima juta empat ratus dua puluh dua ribu tujuh ratus tujuh belas rupiah) atau sebesar 6,81 %.

2. Belanja Barang

Belanja barang, yakni berupa pengeluaran untuk pengadaan barang dan jasa yang habis dipakai dalam kurun waktu satu tahun anggaran termasuk di dalamnya adalah pemeliharaan dan perjalanan, sesuai dengan standar biaya yang dikeluarkan oleh Menteri Keuangan RI.

(23)

Perhitungan dan penilaian belanja barang dilakukan berdasarkan standar biaya yang telah ditetapkan, sedangkan penilaian terhadap pekerjaan yang belum ditetapkan dalam standar biaya dilakukan atas dasar Term Of Reference (TOR) dan Rincian Anggaran Belanja (RAB). Belanja barang meliputi belanja barang mengikat maupun belanja barang tidak mengikat.

a. Rencana Kerja Anggaran Kementerian/Lembaga (RKA-KL)

Berdasarkan usulan dalam Rencana Kerja Anggaran Kementerian / Lembaga (RKA-KL) Tahun Anggaran 2011 yang diusulkan pada tahun 2009, untuk belanja barang Pengadilan Militer III-12 Surabaya memerlukan dana sebesar Rp 391.615.000,- (Tiga ratus sembilan puluh satu juta enam ratus lima belas ribu rupiah) dan dalam Daftar Isian Pelaksanaan Anggaran (DIPA) Tahun Anggaran 2011 Pengadilan Militer III-12 Surabaya untuk belanja barang mendapatkan dana anggaran sebesar 391.615.000,- (Tiga ratus sembilan puluh satu juta enam ratus lima belas ribu rupiah). Dengan demikian, antara usulan dalam RKA-KL dengan anggaran dalam DIPA tidak terdapat perbedaan.

b. Pelaksanaan Anggaran

Anggaran belanja barang Pengadilan Militer III-12 Surabaya Tahun 2010 digunakan untuk membiayai 1 (satu) kegiatan, yaitu : pelayanan perkantoran. Belanja barang Pengadilan Militer III-12 Surabaya tahun 2011 dalam DIPA No : 0244/005-01.2.01/15/2011 terdiri dari belanja keperluan perkantoran, belanja pengiriman surat dinas, belanja honor operasional satuan kerja, belanja barang operasional lainnya, belanja langganan daya dan jasa, , belanja biaya pemeliharaan gedung dan bangunan, belanja biaya pemeliharaan peralatan dan mesin, belanja perjalanan biasa. Berikut ini besarnya pagu anggaran untuk masing- masing jenis belanja dalam belanja barang Pengadilan Militer III-12 Surabaya TA 2011 :

- Belanja Keperluan Perkantoran Rp 142.400.000,- - Belanja Pengiriman Surat Dinas Rp 12.000.000,- - Belanja Honor Operasional Satuan Kerja Rp 45.840.000,- - Belanja Barang Operasional Lainnya Rp 38.015.000,- - Belanja Langganan Daya Dan Jasa Rp 24.000.000,- - Belanja biaya pemeliharaan gedung dan

bangunan Rp 16.875.000,-

- Belanja Biaya Pemeliharaan Peralatan dan

Mesin Rp 67.905.000,-

- Belanja Perjalanan Biasa Rp 44.580.000,- Dalam Tahun Anggaran 2011, dilaksanakan revisi terhadap anggaran DIPA Pengadilan Militer III-12 Surabaya namun tidak merubah besaran anggaran belanja barang dalam DIPA, sehingga anggaran belanja barang TA 2011 tetap seperti semula.

Dari pagu belanja barang Pengadilan Militer III-12 Surabaya dalam Daftar Isian Pelaksanaan Anggaran (DIPA) Tahun Anggaran 2011 Nomor : 0244/005-01.2.01/15/2011 sebesar Rp 391.615.000,- (tiga ratus Sembilan puluh satu juta enam ratus lima belas ribu rupiah) tersebut, anggaran yang terserap sesuai dengan SPM/SP2D yang telah

(24)

diterbitkan adalah sebesar Rp 367.558.350,- (Tiga ratus enam puluh tujuh juta lima ratus lima puluh delapan ribu tiga ratus lima puluh rupiah) dengan perincian sebagai berikut :

- Belanja Keperluan Perkantoran Rp 139.002.600,- - Belanja Pengiriman Surat Dinas Rp 11.283.450,- - Belanja Honor Operasional Satuan Kerja Rp 45.840.000,- - Belanja Barang Operasional Lainnya Rp 28.845.000,- - Belanja Langganan Daya Dan Jasa Rp 14.387.600,- - Belanja biaya pemeliharaan gedung dan

bangunan Rp 16.804.000,-

- Belanja Biaya Pemeliharaan Peralatan

Dan Mesin Rp 67.903.600,-

- Belanja Perjalanan Biasa Rp 43.492.100,-

Dari total anggaran yang telah terrealisasi tersebut di atas, maka total pagu yang terserap sebesar 93,86 %.

c. Sisa Anggaran Pelaksanaan

Berdasarkan pagu anggaran yang diterima, dan anggaran yang telah terealisasi / terserap, maka dari total anggaran masih ada sisa sebesar Rp 24.056.650,- (Dua puluh empat juta lima puluh enam ribu enam ratus lima puluh rupiah) atau sebesar 6,14 %.

3. Belanja Modal

Belanja modal yaitu pengeluaran yang dilakukan dalam rangka pembentukan modal, antara lain untuk pembangunan, peningkatan dan pengadaan serta kegiatan non fisik yang mendukung pembentukan modal.

Untuk Tahun Anggaran 2011, Pengadilan Militer III-12 Surabaya mendapatkan anggaran belanja modal yang digunakan untuk membiayai beberapa kegiatan pengadaan sarana dan prasarana kantor.

a. Rencana Kerja Anggaran Kementerian/Lembaga (RKA-KL)

Berdasarkan usulan dalam Rencana Kerja Anggaran Kementerian/

Lembaga (RKA-KL) Tahun Anggaran 2011yang diusulkan pada tahun 2010, untuk belanja modal Pengadilan Militer III-12 Surabaya memerlukan dana sebesar Rp 3.437.140.000,- (Tiga milyar empat ratus tiga puluh tujuh seratus empat puluh ribu rupiah) dengan rincian sebagai berikut :

- Perlengkapan sarana gedung Rp. 5.000.000,- - Pengembangan Sistem Informasi

Manajemen Rp 50.250.000,-

- Pengadaan Meubelair Rp 38.510.000,- - Pengadaan Alat Pengolah Data Rp 133.565.000,- - Pengadaan Peralatan Kantor

(Inventaris Kantor) Rp 33.250.000,- - Pembangunan Tahap Kedua Gedung

Kantor Pengadilan Militer III-12 Surabaya Rp 3.000.000.000,-

Dalam Daftar Isian Pelaksanaan Anggaran (DIPA) Tahun Anggaran 2011, Pengadilan Militer III-12 Surabaya untuk belanja modal

(25)

mendapatkan dana sebesar Rp 3.437.140.000,- (Tiga milyar empat ratus tiga puluh tujuh seratus empat puluh ribu rupiah) atau sebesar 100% dari usulan dalam RKA-KL.

b. Pelaksanaan Anggaran

Dari pagu belanja modal Pengadilan Militer III-12 Surabaya dalam Daftar Isian Pelaksanaan Anggaran (DIPA) Tahun Anggaran 2011 sebesar Rp 3.437.140.000,- (Tiga milyar empat ratus tiga puluh tujuh seratus empat puluh ribu rupiah ) yang digunakan untuk membiayai 7 (tujuh) pengadaan sarana dan prasarana, yaitu Pengadaan kendaraan, Pengembangan Sistem Informasi Manajemen, Pengadaan Meubelair, Pengadaan Alat Pengolah Data, Peralatan Kantor, Pembangunan Tahap Kedua Gedung Kantor Pengadilan Militer III-12 Surabaya, dan pengadaan perlengkapan sarana gedung.

Pelaksanaan kegiatan pengadaan dilaksanakan sesuai dengan ketentuan perundang-undangan yang berlaku, khususnya Perpres No.

57 tahun 2010 beserta perubahannya, dimulai dengan pembentukan panitia-panitia untuk setiap pengadaan dan pelaksanaan pelelangan hingga proses pemilihan pemenang dan pelaksanaan pekerjaan sampai dengan laporan hasil pekerjaan.

Dari pagu belanja modal Pengadilan Militer III-12 Surabaya dalam Daftar Isian Pelaksanaan Anggaran (DIPA) Tahun Anggaran 2011 tersebut, anggaran yang terserap sesuai dengan SPM/SP2D yang telah diterbitkan adalah sebesar Rp. 3.349.341.300,- (Tiga milyar tiga ratus empat puluh Sembilan juta tiga ratus empat puluh satu ribu tiga ratus rupiah ), sehingga total pagu anggaran yang terserap sebesar 97,45 %, dengan perincian sebagai berikut :

- Pengadaan Kendaraan Rp. 176.400.000,- - Pengembangan Sistem Informasi

Manajemen Rp. 50.201.000,-

- Pengadaan Meubelair Rp. 38.132.900,- - Pengadaan Alat Pengolah Data Rp. 132.715.800,- - Pengadaan Peralatan Kantor Rp 33.217.550,- - Pembangunan Tahap Kedua Gedung

Kantor Pengadilan Militer III-12 Surabaya Rp 2.915.323.650,-

- Perlengkapan sarana Rp. 4.950.000,-

c. Sisa Anggaran Pelaksanaan

Berdasarkan pagu anggaran yang diterima, dan anggaran yang telah terrealisasi / terserap, maka dari total anggaran masih terdapat sisa sebesar Rp 86.199.100,- (Delapan puluh enam juta seratus sembilan puluh sembilan ribu seratus rupiah) atau sebesar 2,51 %.

Sisa dana tersebut adalah masing-masaing dari :

- Pengadaan kendaraan Rp. 165.000.,- - Pengembangan Sistem Informasi

Manajemen Rp 49.000.,-

- Pengadaan Meubelair Rp 377.100,- - Pengadaan Alat Pengolah Data Rp 849.200,-

(26)

- Pengadaan Peralatan Kantor Rp 32.450,- - Pembangunan Tahap Kedua Gedung

Kantor Pengadilan Militer III-12 Surabaya Rp 84.676.350,- - Perlengkapan sarana gedung Rp 50.000,-

2. Pengelolaan DIPA No. 0244/005.01.2.01/15/2011 dengan anggaran sebesar Rp. 100.750.000,- (seratus juta tujuh ratus lima puluh ribu rupiah) diklasifikasikan ke dalam 1 jenis belanja yaitu Belanja Barang

Belanja barang, yakni berupa pengeluaran untuk pengadaan barang dan jasa yang habis dipakai dalam kurun waktu satu tahun anggaran termasuk di dalamnya adalah pemeliharaan dan perjalanan, sesuai dengan standar biaya yang dikeluarkan oleh Menteri Keuangan RI.

Perhitungan dan penilaian belanja barang dilakukan berdasarkan standar biaya yang telah ditetapkan, sedangkan penilaian terhadap pekerjaan yang belum ditetapkan dalam standar biaya dilakukan atas dasar Term Of Reference (TOR) dan Rincian Anggaran Belanja (RAB). Belanja barang meliputi belanja barang mengikat maupun belanja barang tidak mengikat.

a. Rencana Kerja Anggaran Kementerian/Lembaga (RKA-KL)

Berdasarkan usulan dalam Rencana Kerja Anggaran Kementerian / Lembaga (RKA-KL) Tahun Anggaran 2011 yang diusulkan pada tahun 2010, untuk belanja barang Pengadilan Militer III-12 Surabaya memerlukan dana sebesar Rp. 100.750.000,- (Seratus juta tujuh ratus lima puluh ribu rupiah) dan dalam Daftar Isian Pelaksanaan Anggaran

(DIPA) Tahun Anggaran 2011 Nomor :

0244/005.05.2.01/15/2011Pengadilan Militer III-12 Surabaya untuk belanja barang mendapatkan dana anggaran sebesar Rp. 100.750.000,- (Seratus juta tujuh ratus lima puluh ribu rupiah) . Dengan demikian, antara usulan dalam RKA-KL dengan anggaran dalam DIPA tidak terdapat perbedaan.

b. Pelaksanaan Anggaran

Anggaran belanja barang Pengadilan Militer III-12 Surabaya Tahun 2011 dalam DIPA Nomor : 0244/005.05.2.01/15/2011 digunakan untuk membiayai 2 (dua) kegiatan, yaitu : Peningkatan Manajemen Peradilan Militer dan penyediaan dana bantuan hukum di Pengadilan Militer dan TUN belanja perjalanan lainnya dan belanja jasa profesi. Berikut ini besarnya pagu anggaran untuk masing-masing jenis belanja dalam belanja barang Pengadilan Militer III-12 Surabaya TA 2011 :

- Belanja Pengiriman Surat Dinas Rp 6.000.000,-

- Belanja Bahan Rp 6.000.000,-

- Belanja Perjalanan Lainnya Rp 82.750.000,-

Dalam Tahun Anggaran 2011, dilaksanakan revisi terhadap anggaran DIPA Pengadilan Militer III-12 Surabaya namun tidak merubah besaran anggaran belanja barang dalam DIPA, sehingga anggaran belanja barang TA 2011 tetap seperti semula.

(27)

Dari pagu belanja barang Pengadilan Militer III-12 Surabaya dalam Daftar Isian Pelaksanaan Anggaran (DIPA) Tahun Anggaran 2011 Nomor : 0244/005-01.2.01/15/2011 sebesar Rp. 100.750.000,- (Seratus juta tujuh ratus lima puluh ribu rupiah) tersebut, anggaran yang terserap sesuai dengan SPM/SP2D yang telah diterbitkan adalah sebesar Rp 90.237.700,- ( Sembilan puluh juta dua ratus tiga puluh tujuh tujuh ratus rupiah) dengan perincian sebagai berikut :

- Belanja Pengiriman Surat Dinas Rp 1.590.600,-

- Belanja Bahan Rp 6.000.000,-

- Belanja Jasa Profesi Rp 0,- - Belanja Perjalanan lainnya Rp 82.647.100,-

Dari total anggaran yang telah terrealisasi tersebut di atas, maka total pagu yang terserap sebesar 89.56 %.

c. Sisa Anggaran Pelaksanaan

Berdasarkan pagu anggaran yang diterima, dan anggaran yang telah terealisasi / terserap, maka dari total anggaran masih ada sisa sebesar Rp 10.512.300,- (Sepuluh juta lima ratus dua belas ribu tiga ratus rupiah) atau sebesar 10,44 %

3. Penyerapan anggaran belanja barang dalam DIPA DIPA No.

0244/005.01.2.01/15/2011 sebagai berikut :

- Pagu Anggaran Rp. 100.750.000,-

- Realisasi pencairan dana Rp. 90.237.700,-(89.56%) - Realisasi pengeluaran definitif Rp. 90.237.700,-

- Sisa s.d sekarang Rp. 10.512.300,-(10,44%) Belanja barang, yakni berupa pengeluaran untuk pengadaan barang dan jasa yang habis dipakai dalam kurun waktu satu tahun anggaran termasuk di dalamnya adalah pemeliharaan dan perjalanan, sesuai dengan standar biaya yang dikeluarkan oleh Menteri Keuangan

D. PENGELOLAAN ADMINISTRASI

Pengadilan Militer III-12 Surabaya dalam pelaksanaan pengelolaan administrasi meliputi beberapa bidang/bagian:

1. Administrasi Perkara : mulai penerimaan berkas Perkara (dengan penomoran agenda berkas Perkara masuk) penelitian kelengkapan administrasi berkas Perkara, penomoran kedalam buku register Perkara, penyimpanan berkas Perkara, pendistribusian berkas Perkara, proses persidangan, minutasi, menyiapkan dan meneruskan permohonan Banding, Kasasi, Grasi, Peninjauan Kembali, pelaporan Perkara.

2. Administrasi Umum

Administrasi Umum meliputi:

a.. Menyelenggarakan surat-menyurat Pengadilan Militer III-12 Surabaya, meliputi: Mengatur penyelesaian tulisan dinas termasuk penerimaan

(28)

dan pengirimannya, menggandakan tulisan dinas, menyelenggarakan dinas caraka.

b. Kepegawaian, yang meliputi :

1. Pengembangan Pegawai/Personil, yaitu; mengikut sertakan kegiatan pembinaan, kursus, penataran, sosialisasi, seminar, dan pendidikan dan latihan/diklat ( baik yang bersifat pembinaan karier maupun non karier) yang diselenggarakan oleh Mahkamah Agung RI maupun lembaga terkait.

2. Kesejahteraan Pegawai/Personil, yaitu; cuti tahunan, cuti alasan penting, Usulan Kenaikan Pangkat, Usulan Kenaikan Gaji Berkala, Usulan Tunjangan Keluarga, Usulan Permohonan KPI/Karis/Karsu, Karpeg, Taspen, Askes.

c. Melaksanakan dinas urusan dalam.

d. Menyelenggarakan perawatan personil, dan materiil (inventarisasi BMN)

e. Mengatur perumahan dan angkutan untuk dinas.

3. Administrasi Keuangan

Dalam rangka tertib administrasi keuangan, Pengadilan Militer III-12 Surabaya untuk setiap bulannya melakukan rekonsiliasi ke KPPN Surabaya dan ke Pengadilan Tinggi Surabaya sebagai Korwil, untuk lebih jelasnya secara riil penyerapan anggaran DIPA TA 2011 No. 0244/005.01.2.01/15/2011 berdasarkan jenis belanja adalah sebagai berikut :

a. Belanja Pegawai :

- Pagu Anggaran Rp. 667.211.000,-

- Realisasi pencairan dana Rp. 621.788.283,- (93,19%) - Realisasi pengeluaran definitif Rp 621.788.283,-

Sisa s.d sekarang Rp. 45.422.717,- (6,81%) b. Belanja Barang :

- Pagu Anggaran Rp. 391.615.000,-

- Realisasi pencairan dana Rp. 367.558.350,- (93,86%) - Realisasi pengeluaran definitif Rp. 367.558.350,-

- Sisa s.d sekarang Rp. 24.056.650,- (6,14 %) c. Pengadaan kendaraan :

- Pagu Anggaran Rp. 176.565.000,-

- Realisasi pencairan dana Rp. 176.400.000,- (99,91%) - Realisasi pengeluaran definitif Rp. 176.400.000,-

- Sisa s.d sekarang Rp. 165.000,- (0,19 %) d. Pengembangan Sistem Informasi Manajemen (belanja modal gedung

dan peralatan dan mesin)

- Pagu Anggaran Rp. 50.250.000,-

- Realisasi pencairan dana Rp. 50.201.000,- (99,90%) - Realisasi pengeluaran definitif Rp. 50.201.000,-

- Sisa s.d sekarang Rp. 49..000,- (0,10 %) e. Pengembangan Sistem Informasi Manajemen (Belanja Modal Peralatan

dan Mesin) :

(29)

- Pagu Anggaran Rp. 3.000.000.000,-

- Realisasi pencairan dana Rp. 2.915.323.650,- (97%) - Realisasi pengeluaran definitif Rp. 2.915.323.650,-

- Sisa s.d sekarang Rp. 84.676.350,-(7,43%) f. Pembangunan Gedung Kantor (Belanja Modal Gedung dan Bangunan)

:

- Pagu Anggaran Rp. 38.510.000,-

- Realisasi pencairan dana Rp. 38.132.900,- (99,02%) - Realisasi pengeluaran definitif Rp. 38.132.900,-

- Sisa s.d sekarang Rp. 377.100,- (0,98%) g. Pengadaan Meubelair (Belanja Modal Peralatan dan Mesin) :

- Pagu Anggaran Rp. 133.565.000,-

- Realisasi pencairan dana Rp. 132.715.800,-(99,02%) - Realisasi pengeluaran definitif Rp. 132.715.800,-

- Sisa s.d sekarang Rp. 849.200,- (0,64%) h. Pengadaan Alat Pengolah Data (Belanja Modal Peralatan dan Mesin) :

- Pagu Anggaran Rp. 33.250.000,-

- Realisasi pencairan dana Rp. 33.217.550,-(99,02%) - Realisasi pengeluaran definitif Rp. 33.217.550,-

- Sisa s.d sekarang Rp. 32.450,- (6,10%) i. Pengadaan Perlengkapan sarana gedung :

- Pagu Anggaran Rp. 5.000.000,- - Realisasi pencairan dana Rp. 4.950.000,-(99%) - Realisasi pengeluaran definitif Rp. 4.950.000,- - Sisa s.d sekarang Rp. 50.000,- (1%)

(30)

BAB VI

KESIMPULAN DAN REKOMENDASI

A. KESIMPULAN

1. Dengan kondisi yang ada, tugas pokok Pengadilan Militer III-12 Surabaya pada umumnya dapat terlaksana dengan baik walaupun dengan hasil yang belum optimal, hal ini disebabkan karena keterbatasan jumlah personil yang ada baik personil teknis maupun non teknis dan dihubungkan dengan jumlah Perkara yang ditangani.

2. Secara umum kwalitas Staf masih perlu peningkatan kemampuan di bidang administrasi secara berjenjang sesuai TUPOKSI nya.

B. REKOMENDASI

Dalam rangka peningkatan kinerja Pengadilan Militer III-12 Surabaya yang optimal, maka direkomendasikan sebagai berikut:

1. Mohon penambahan/alokasi personil untuk ditempatkan di Kelompok Hakim Militer, Taud, Tera, dan TI.

2. Segera dibentuk Organisasi dan Prosedur (Orpros) Pengadilan Militer di bawah Mahkamah Agung RI sehingga Organisasi Pengadilan Militer dapat melaksanakan tugas pokoknya sebagai Badan Peradilan Pelaksana Kekuasaan Kehakiman di Lingkungan TNI dengan baik dan optimal dimasa yang akan datang.

Sidoarjo, Januari 2012 Kepala Pengadilan Militer III-12

Cap / Ttd

Hariyadi Eko Purnomo, SH Letnan Kolonel Chk NRP 33653

Referensi

Dokumen terkait

Guillot juga menyebutkan bahwa lima tahun kemudian yaitu pada tahun 1527 saat Francisco de Sá datang ke Sunda untuk melaksanakan perjanjian, karena gagal menjalankann

Berdasarkan hal tersebut di atas penulis tertarik untuk mengadakan suatu penelitian, dimana hasil penelitian akan penulis tuangkan dalam bentuk proposal dengan

22.. memberikan pendidikan formal di sekolah masing-masing, selain pendidikan formal dari pihak panti juga mendatangkan pengajar dari luar lembaga untuk menunjang kemampuan

Jenis penelitian ini bersifat kualitatif dengan pendekatan sosiologi, filosofis dan historis. Adapun sumber data penelitian adalah data primer, yaitu data yang

pegawai British Sokongan bekas pegawai British yang seperti Sir Winstedt, Sir George Maxwell dan Sir Cecil Clementi yang pernah berkhidmat di Frank Swettenham, Sir R.O

Kegiatan belajar siswa dilaksanakan bersamaan dengan keterlaksanaan model pembelajaran pada pertemuan satu dan dua, kegiatan belajar siswa ini diamati oleh dua

Deteksi CVPD dengan menggunakan primer OI1 dan primer OI2c yang selanjutnya di amplifikasi dalam mesin PCR (Biorad), yang divisualisasi dengan elektroforesis menggunakan larutan

Suatu kenyataan yang sangat memilukan bahwa pembantaian terhadap Bosnia terjadi di hadapan sejumlah negara dengan kekuatan militer unggul namun mereka hanya