• Tidak ada hasil yang ditemukan

00 - Pedoman Monev Dosen dan Tendik

N/A
N/A
alimudin

Academic year: 2022

Membagikan "00 - Pedoman Monev Dosen dan Tendik"

Copied!
17
0
0

Teks penuh

(1)

PEDOMAN MONITORING DAN EVALUASI PROSES PEMBELAJARAN

PROGRAMSTUDIPERBANKANSYARIAH FAKULTASAGAMAISLAM

UNIVERSITAS ISLAM NUSANTARA

BANDUNG

(2)

PEDOMAN MONITORING DAN EVALUASI PROSES PEMBELAJARAN

PROGRAM STUDI PERBANKAN SYARIAH UNIVERSITAS ISLAM NUSANTARA

BANDUNG

A. RASIONAL

Proses pembelajaran atau yang lebih sering dikenal dengan istilah Proses Belajar Mengajar (PBM) merupakah salah satu pilar utama layanan di perguruan tinggi (core business). Untuk menjamin keberlanjutan proses pembelajaran yang berkualitas, UNINUS Bandung telah menetapkan Standar Pembelajaran yang merujuk pada Standar Akademik yang telah ditetapkan sebelumnya.

Program Studi sebagai unit terdepan dalam pelaksanaan Tridharma Perguruan Tinggi harus mampu mengelola proses pembelajaran sehingga sesuai dengan Standar Kurikulum, Standar Proses, Standar Kompetensi Lulusan, dan gayut dengan standar-standar lainnya. Sebagai sebuah sistem, pembelajaran juga membutuhkan pengorganisasian yang efektif dan efisien sehingga dapat mewujudkan produktifitas yang konsisten dan berkelanjutan.

Kegiatan pembelajaran atau proses belajar mengajar juga tidak bisa dilepaskan dari kompetensi dosen sebagai tenaga pendidik, kompetensi tenaga kependidikan lainnya yang menunjang kegiatan pembelajaran, ketersediaan fasilitas penunjang pembelajaran (teknologi pembelajaran), ketersediaan dan kelengkapan sarana penunjang pembelajaran di laboratorium, ketersediaan dan kelengkapan sarana penunjang di perpustakaan, serta fasilitas lainnya.

Untuk mengevaluasi pelaksanaan atas semua standar yang telah ditetapkan, Unit Penjaminan Mutu di tingkat program studii mengembangkan pedoman untuk memonitor pencapaian standar tersebut

(3)

dan menindaklanjuti dengan tindakan koreksi atau perbaikan di kemudian hari.

B. PENGERTIAN

1. Monitoring dan Evaluasi Internal (monevin) adalah suatu kegiatan penjaminan dan konsultasi yang bersifat independen dan objektif.

Kegiatan ini didisain untuk :

a. Memberikan nilai tambah dan memperbaiki kinerja (kegiatan operasional) akademik di Program Studi.

b. Mengetahui bahwa upaya untuk mempertahankan, meningkatkan mutu dan standar pembelajaran, telah tepat dan efektif.

c. Mengidentifikasi lingkup perbaikan dan pengembangan professional secara berkelanjutan berdasarkan evaluasi diri.

2. Sistem Mutu adalah sistem yang mencakup struktur organisasi, tanggungjawab, prosedur, proses, dan sumberdaya untuk melaksanakan manajemen mutu.

3. Observasi (OB) adalah pernyataan tentang temuan selama monitoring dan evaluasi internal, didasarkan atas bukti objektif yang menunjukkan ketidaklengkapan atau ketidakcukupan yang memerlukan penyempurnaan dalam waktu singkat.

4. Bukti objektif adalah informasi yang bersifat kualitatif ataupun kuantitatif, catatan ataupun pernyataan tentang fakta mengenai mutu pelayanan, eksistensi dan implementasi elemen-elemen sistem mutu, yang didasarkan pada pengamatan, pengukuran dan dapat diverifikasi.

5. Ketidaksesuaian (KTS) adalah tidak terpenuhinya persyaratan karaktersitik mutu atau unsur sistem mutu yang telah ditetapkan.

C. TUJUAN MONITORING DAN EVALUASI INTERNAL Tujuan monitoring dan evaluasi internal adalah untuk :

a. Memeriksa kesesuaian atau ketidaksesuaian unsur-unsur sistem mutu dengan standar pembelajaran yang telah ditentukan.

(4)

b. Memeriksa keefektifan pencapaian tujuan mutu pembelajaran yang telah ditentukan

c. Memberi kesempatan dosen, mahasiswa, dan Program Studi untuk senantiasa memperbaiki sistem mutu pembelajaran.

d. Memenuhi syarat-syarat peraturan/perundangan.

Adapun beberapa alasan dilaksanakan kegiatan monitoring dan evaluasi internal adalah :

a. Memfasilitasi evaluasi kerja, sistem kontrol, dan prosedur penjaminan mutu

b. Menyakinkan bahwa institusi akuntabel terhadap mutu dan standar pembelajaran yang telah ditentukan.

c. Meningkatkan kemampuan Program Studi untuk memprioritaskan lingkup tertentu dan memfasilitasi pengambilan keputusan.

d. Memudahkan Program Studi untuk memberikan tanggapan lebih baik terhadap persyaratan yang diminta audit mutu eksternal serta untuk menilai mutu.

e. Menyediakan sarana untuk identifikasi cara kerja yang baik untuk disebarluaskan.

f. Merupakan sarana yang tepat untuk peningkatan dan pengembangan mutu pembelajaran.

D. RUMUSAN STANDAR PEMBELAJARAN

Penetapan standar Pembelajaran mengacu pada Standar Akademik yang telah ditetapkan Senat UNINUS Bandung berdasarkan SK Ketua Senat UNINUS Bandung Nomor. 89/SK-DEK/F.TAN.UIN/IX/2014 .tentang Standar Akademik. Adapun rumusan standar Pembelajaran yang telah disusun Program Studi adalah sebagai berikut :

NO UNSUR KOMPONEN DESKRIPTOR 1 Dosen Relevansi

Kualifikasi Akademik

Memiliki kualifikasi akademik yang relevan dengan bidang keilmuan dan mata kuliah yang diampu

(5)

Administrasi PBM

- Menyusun SAP (disediakan Program Studi)

- Menyerahkan file materi perkuliahan dalam 1 semester ke Program Studi (modul, buku ajar, diktat, file, ppt, file, doc dll) pada awal semester

- Mengisi dan menandatangani buku agenda mengajar yang disediakan.

- Mengecek kehadiran mahasiswa di kelas (pada sesi awal/akhir pembelajaran)

- Melakukan klarifikasi terhadap mahasiswa yang absen dalam setiap sesi pembelajaran kepada teman sekelasnya.

- Menyerahkan bentuk instruksi penugasan kepada mahasiswa secar tertulis (cukup 1 lbr saja bisa diketik/ditulis tangan dan ditandatangani dosen)

- Menyerahkan naskah soal UTS/UAS 1 minggu sebelum pelaksanaan ujian.

- Mengoreksi hasil ujian sesuai waktu yang ditetapkan.

- Menyerahkan rekapitulasi nilai ujian mahasiswa kepada koordinator PBM Program Studi 3 minggu sejak hasil ujian diterima dosen yang bersangkutan.

Penampilan - Berpenampilan menarik dan sopan (bagi dosen wanita direkomendasikan berkerudung bagi yang beragama Islam

(6)

dan bagi dosen laki-laki mengenakan kemeja berdasi)

Kehadiran - Dalam 1 semester, kehadiran minimal 90% dari seluruh sesi perkuliahan (13 pertemuan dari 14 pertemuan yang disediakan)

Metode Pembelajara n

- Pertemuan ke 1 dosen diharuskan membuat kontrak belajar dengan mahasiswa (termasuk di dalamnya kontrak waktu, kontrak tata tertib/aturan main, silabus/materi dan kontrak bobot evaluasi)

- Pada setiap sesi perkuliahan diusahakan ada waktu untuk melakukan refleksi diri atas materi yang sudah disampaikan.

- Diusahakan dosen dapat menyerahkan hand out sekurang-kurangnya 3 hari sebelum sesi perkuliahan dimulai.

- Diupayakan meode pengajaran yang digunakan berorientasi pada Student- Centered Learning atau pembelajaran yang berpusat pada mahasiswa dengan contoh-contoh sebagai berikut :

1. Studi kasus

2. Problem based learning 3. Collaborative learning 4. Inquiry learning

5. Coorporative learning

- Diusahakan dosen harus memberikan penugasan terstruktur baik secara kelompok maupun individual, sekurang-

(7)

kurangnya 1 kali dalam 1 semester yang kemudian di beri feedback.

- Diusahakan dosen dapat

melaksanakan pembelajaran dengan metode seminar kelas, sekurang- kurangnya 1 kali dalam 1 semester.

Metode Penilaian (Assessment)

- Diusahakan dosen dapat

melaksanakan test formatif (berupa quiz/pre test/post test) sekurang- kurangnya 2 kali dalam 1 semester.

- Diusahakan dosen dapat melakukan observasi terhadap sikap dan perilaku mahasiswa selama proses pembelajaran (kuliah/praktikum) yang kemudian menjadi bagian tak terpisahkan dari aspek kompetensi mahasiswa (komponen sikap/attitude), termasuk di dalamnya % kehadiran mahasiswa.

- Standar pembobotan penilaian akhir untuk MK dengan praktikum

NA = [(30% UTS) + (30% UAS) + (10% SIKAP) + (20% PENUGASAN) +

(10% QUIZ) +

(20% UJIAN PRAKTIKUM /

LAPORAN PRAKTIKUM)]

- Standar pembobotan penilaian akhir untuk MK Kompetensi Utama diatur dalam standar tersendiri.

2 Mahasis wa

Kehadiran - Kehadiran mahasiswa sekurang- kurangnya 70% sebagai syarat untuk mengikuti ujian (5 pertemuan dari 7

(8)

pertemuan setiap tengah semester).

Kesiapan Belajar

- Mahasiswa mengenakan seragam yang telah ditetapkan Program Studi lengkap dengan atributnya.

- Mahasiswa sudah ada di kelas 10 menit sebelum pembelajaran dimulai.

- Mahasiswa dilarang menyalakan HP selama proses belajar.

E. PROSEDUR MONITORING DAN EVALUASI INTERNAL

Program Studi telah menetapkan mekanisme dan prosedur pelaksanaan monitoring dan evaluasi internal pembelajaran dengan penjelasan sebagai berikut:

1. Monitoring pembelajaran dilaksanakan selama 1 semester melalui mekanisme supervise kelas dan forum informal bertanya kepada mahasiswa secara acak tentang proses pembelajaran yang sedang atau telah berlangsung.

2. Monitoring difokuskan pada 3 (tiga) hal yaitu :

a. Kehadiran dosen dalam setiap sesi perkuliahan sesuai jadwal yang telah ditetapkan Pogram Studi.

b. Kehadiran mahasiswa dalam setiap sesi perkuliahan sesuai jadwal yang telah ditetapkan Program Studi.

c. Kesesuain materi perkuliahan dengan silabus yang telah ditetapkan Program Studi.

3. Kegiatan monitoring dilaksanakan secara berkelanjutan dan dilakukan penanganan langsung oleh Program Studi apabila terdapat masalah yang sesuai dengan lingkup kewenangan Program Studi.

4. Pada setiap akhir bulan, Program Studi melakukan rekapitulasi kehadiran dosen, kehadiran mahasiswa, dan analisis kesesuain materi perkuliahan yang hasilnya disampaikan dalam Rakor Akademik Bulanan di tingkat institusi.

(9)

5. Pada setiap akhir semester, Program Studi melakukan evaluasi menyeluruh terhadap semua pelaksanaan Standar Pembelajaran yang telah ditetapkan melalui :

a. Pendistribusian kuesioner evaluasi penilian kinerja dosen kepada seluruh mahasiswa (format terlampir).

b. Pendistribusian kuesioner umpan balik evaluasi pembelajaran kepada Himpunan Mahasiswa Keperawatan sebagai perwakilan seluruh mahasiswa keperawatan (format terlampir).

c. Pendistribusian kuesioner umpan balik evaluasi pembelajaran kepada dosen pengampu mata kuliah (dosen tetap maupun dosen tidak tetap) ( format terlampir).

F. TINDAK LANJUT HASIL MONITORING DAN EVALUASI.

1. Hasil umpan balik dari mahasiswa dan dosen ini kemudian dianalisis sebagai bahan untuk penyusunan laporan evaluasi diri yang wajib disusun Program Studi untuk disampaikan kepada Rektor UNINUS bandung.

2. Berdasarkan hasil umpan balik tersebut, Program Studi menyusun Rencana Tindak Lanjut (RTL) sebagai langkah perbaikan untuk pencapaian atau pemenuhan standard dan/atau meningkatkan standar yang telah ada.

3. Seluruh kegiatan monitoring dan evaluasi internal yang dilaksanakan Program Studi didokumentasikan dan dilaporakan kepada Unit Penjaminan Mutu UNINUS Bandung.

4. Hasil monitoring dan evaluasi dijadikan sebagai bahan Rapat Kerja dan Rapat Koordinasi Akademik serta disampaikan rencana perbaikannya secara terbuka kepada mahasiswa, dosen dan stakeholder Program Studi lainnya.

(10)

UMPAN BALIK

EVALUASI PENYELENGGARAAN PEMBELAJARAN DI PROGRAM STUDI PERBANKAN SYARIAH

Penjelasan :

Sebagai salah satu upaya untuk menjamin proses peningkatan kualitas pembelajaran secara berkelanjutan di Prodi Perbankan Syariah FAI UNINUS Bandung, maka kami memohon umpan balik (feedback) dari serluruh yang berkepentingan (mahasiswa, dosen, dan alumni) melalui kesediaan Saudara menjawab beberapa pertanyaan tertutup dan pertanyaan terbuka di bawah ini.

Jawaban Saudara sangat berharga bagi kemajuan kami, Karen itu mohon diisi dengan jawaban sejujur-jujurnya. Rahasia atas jawaban Saudara sepenuhnya menjadi rahasia bagi kami.

1. Jelaskan penilaian Saudara secara umum terhadap penyelenggaraan proses belajar mengajar (PBM) selama satu semester terakhir!

2. Jelaskan penilaian saudara secara umum terhadap kompetensi para Dosen Tetap Program Studi dalam melaksanakan proses pembelajaran selama satu semester terakhir !

(11)

3. Jelaskan penilaian Saudara secara umum terhadap kompetensi para Dosen Tidak Tetap Program Studi dalam melaksanakan proses pembelajaran selama satu semester terakhir.!

4. Jelaskan penilaian Saudara secara umum terhadap ketersediaan fasilitas penunjang pembelajaran di kelas untuk mendukung terciptanya suasana pembelajaran yang nyaman dan menyenangkan !

5. Jelaskan penilaian Saudara secara umum terhadap ketersediaan dan kelengkapan sarana atau peralatan/perlengkapan di laboratorium keterampilan untuk menunjang kegiatan praktikum selama satu semester terakhir!

(12)

6. Jelaskan penilaian Saudara secara umum terhadap sistem penilaian dan evaluasi pembelajaran yang selama ini digunakan oleh dosen yang mengampu mata kuliah dalam semester terakhir!

DAFAR TILIK PELAKSANAAN STANDAR PEMBELAJARAN PROGARAM STUDI : KEBIDANAN (D3)

NO Pertanyaan Jawaban

1 Apakah setiap dosen mengecek kehadiran mahasiswa di kelas

□ Ya

□ Tidak

Jika ya, berapa orang dosen yang biasa melakukan itu?

2 Apakah dosen melakukan klarifikasi (bertanya kepada mahasiswa yang hadir) jika ada mahasiswa yang absen kuliah?

□ Ya

□ Tidak

Jika ya, berapa orang dosen yang biasa melakukan itu?

3 Apakah jika dosen berhalangan hadir memberitahukan alasannya kepada mahasiswa dan berkomitmen untuk menggantinya di lain waktu?

□ Ya

□ Tidak

Jika ya, berapa orang dosen yang biasa melakukan itu?

4 Bagaimana cara dosen saat memberi penugasan kepada mahasiswa ?

□Instruksi verbal (lisan)

□ Instruksi tertulis (petunjuk pengerjaan tugas jelas)

Berapa orang dosen yang biasa melakukan penugasan disertai instruksi tertulis yang jelas?

(13)

5 Apakah hasil penugasan/hasil ujian yang telah dikoreksi dosen dikembalikan lagi kepada mahasiswa?

□ Ya

□ Tidak

Jika ya, berapa orang dosen yang biasa melakukan itu?

6 Apakah dosen menyampaikan jawaban yang benar dari soal ujian atau penugasan yang telah diberikan kepada mahasiswa?

□ Ya

□ Tidak

Jika ya, berapa orang dosen yang biasa melakukan itu?

7 Apakah penampilan dosen saat mengajar sudah sesuai dengan harapan mahasiswa?

□ Ya

□ Tidak

Jika ya, berapa orang dosen yang biasa melakukan itu?

8 Apakah dalam pertemuan pertama perkuliahan dosen menyampaikan atau membuat kontrak belajar dengan mahasiswa?

□ Ya

□ Tidak

Jika ya, berapa orang dosen yang biasa melakukan itu?

9 Bagaimana cara dosen memberikan materi kuliahnya?

□ Diberikan beberapa hari sebelum perkulihan

□ Diberikan setelah perkulihan selesai

Berapa orang dosen yang biasa memberikan bahan

kuliah sebelum

perkuliahan dimulai?

10 Apakah dosen memberikan penugasan terstruktur kepada mahasiswa dalam 1 semester?

□ Ya

□ Tidak

Jika ya, berapa orang

(14)

dosen yang biasa melakukan itu?

11 Apakah dosen telah menggunakan metode pembelajaran yang berpusat kepada mahasiswa?

□ Ya

□ Tidak

Jika ya, berapa orang dosen yang biasa melakukan itu?

12 Apakah dalam 1 semester ada kegiatan pembelajaran seminar kelas yang direncanakan dosen ?

□ Ya

□ Tidak

Jika ya, berapa orang dosen yang biasa melakukan itu?

13 Apakah dosen memberikan quiz atau pretest/posttest dalam sesi perkuliahan?

□ Ya

□ Tidak

Jika ya, berapa orang dosen yang biasa melakukan itu?

14 Apakah dosen tegas untuk mengindahkan kontrak belajara yang telah disepakati bersama?

□ Ya

□ Tidak

Jika ya, berapa orang dosen yang biasa melakukan itu?

15 Apakah dosen memberikan penilaian kepada mahasiswa secara terbuka?

□ Ya

□ Tidak

Jika ya, berapa orang dosen yang biasa melakukan itu?

(15)

UMPAN BALIK

EVALUASI PENYELENGGARAAN PEMBELAJARAN DI PROGRAM STUDI PERBANKAN SYARIAH

Penjelasan :

Sebagai salah satu upaya untuk menjamin proses peningkatan kualitas pembelajaran secara berkelanjutan di Perbankan Syariah FAI UNINUS Bandung, maka kami memohon umpan balik (feedback) dari seluruh pihak berkepentingan (mahasiswa, dosen, dan alumni) melalui kesediaan Saudara menjawab beberapa pertanyaan tertutup dan pertanyaan terbuka di bawah ini. Jawaban Saudara sangan berharga bagi kemajuan kami, karena itu mohon diisi dengan jawaban sejujur-jujurnya .Rahasia atas jawaban Saudara sepenuhnya menjadi rahasia bagi kami.

1. Jelaskan penilaian Saudara secara umum terhadap penyelenggaraan belajar mengajar (PBM) selama satu semester terakhir!

2. Jelaskan penilaian Saudara secara umum terhadap kompetensi Saudara sebagai dosen dalam melaksanakan proses pembelajaran selama satu

(16)

semester terakhir (kompetensi pedagogis, kompetensi professional, kompetensi sosial, dan kompetensi kepribadian)!

3. Jelaskan penilaian Saudara secara umum terhadap kompetensi para mahasiswa sebagai peserta didik setelah mengikuti sesi pembelajaran selama satu semester terakhir!

4. Jelaskan penilain Saudara secara umum terhadap ketersediaan fasilitas penunjang pembelajaran di kelas untuk mendukung terciptanya suasana pembelajaran yang nyaman dan menyenangkan!

5. Jelaskan penilaian Saudara secara umum terhadap ketersediaan dan kelengkapan sarana atau peralatan/perlengkapan di laboratorium keterampilan untuk menunjang kegiatan praktikum selama satu semester terakhir!

(17)

6. Jelaskan cara menyusun model evaluasi dan penilaian pembelajaran yang selama ini digunakan oleh Saudara unutuk menilai ketercapaian tujuan pembelajaran dan kompetensi mahasiswa?

Referensi

Dokumen terkait

Pada Semester Genap 2015/2016 secara umum terjadi peningkatan rerata penilaian responden terhadap semua komponen penilaian dosen di tingkat Universitas dibandingkan hasil

PENGARUH CURAH HUJAN HARIAN MAKSIMUM BULANAN TERHADAP STABILITAS LERENG STUDI KASUS DESA MANGUNHARJO KECAMATAN.. JATIPURNO

peer viewer mahasiswa Pendidikan Teknik Elektro tingkat akhir. Hasil validasi secara keseluruhan dari aspek correctness, integrity, reliability dan usability diperoleh

Zona I dipilih oleh pengunjung dengan jumlah lebih dari 5 orang, namun ada juga pengunjung dengan jumlah dibawah itu yang menduduki tempat ini, zona ini memiliki karaktehstik yang

Agregat halus yang digunakan adalah pasir Galunggung wilayah 1 dengan ukuran butir maksimum 40 mm dan Berat jenis pasir sebesar 2400 kg/m 3.. Agregat kasar yang digunakan adalah

Berdasarkan latar belakang di atas maka penulis menganggap bahwa kepemimpinan transformasional dan budaya organisasi merupakan topik yang sangat menarik untuk diangkat sebagai

Penulisan ini diharapkan dapat memberikan manfaat bagi penulis untuk menambah pengetahuan dan wawasan terkait Peraturan Pemerintah Nomor 78 Tahun 2015 tentang

 Rasio Aktivitas yang dicapai perusahaan mempunyai kinerja yang termasuk kategori baik berdasakan total assets turnover, karena rasio yang dihasilkan menunjukan bahwa