• Tidak ada hasil yang ditemukan

PERANCANGAN KAMPANYE SOSIAL PELECEHAN SEKSUAL TERHADAP LAKI-LAKI

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2022

Membagikan "PERANCANGAN KAMPANYE SOSIAL PELECEHAN SEKSUAL TERHADAP LAKI-LAKI"

Copied!
17
0
0

Teks penuh

(1)

PERANCANGAN KAMPANYE SOSIAL PELECEHAN SEKSUAL TERHADAP LAKI-LAKI

Laporan Tugas Akhir

Ditulis sebagai syarat untuk memperoleh gelar Sarjana Desain (S.Ds.)

Nama : Jason Atmadja

NIM : 00000017290

Program Studi : Desain Komunikasi Visual Fakultas : Seni dan Desain

UNIVERSITAS MULTIMEDIA NUSANTARA TANGERANG

2020

(2)

LEMBAR PERNYATAAN TIDAK MELAKUKAN PLAGIAT

Saya yang bertanda tangan di bawah ini:

Nama : Jason Atmadja

NIM : 00000017290

Program Studi : Desain Komunikasi Visual Fakultas : Seni dan Desain

Universitas Multimedia Nusantara Judul Tugas Akhir :

PERANCANGAN KAMPANYE SOSIAL PELECEHAN SEKSUAL TERHADAP LAKI-LAKI

dengan ini menyatakan bahwa, laporan dan karya tugas akhir ini adalah asli dan belum pernah diajukan untuk mendapatkan gelar sarjana, baik di Universitas Multimedia Nusantara maupun di perguruan tinggi lainnya.

Karya tulis ini bukan saduran/terjemahan, murni gagasan, rumusan dan pelaksanan penelitian/implementasi saya sendiri, tanpa bantuan pihak lain, kecuali arahan pembimbing akademik dan narasumber.

Demikian surat Pernyataan Originalitas ini saya buat dengan sebenarnya, apabila di kemudian hari terdapat penyimpangan serta ketidakbenaran dalam pernyataan ini, maka saya bersedia menerima sanksi akademik berupa pencabutan gelar (S.Ds.) yang telah diperoleh, serta sanksi lainnya sesuai dengan norma yang berlaku di Universitas Multimedia Nusantara.

Tangerang, 12 Juni 2020

Jason Atmadja

(3)
(4)

iv

KATA PENGANTAR

Penulis tertarik mengambil topik pembahasan mengenai pelecehan seksual terhadap laki-laki karena, kesadaran masyarakat yang minim akan perlindungan untuk laki-laki.

Topik ini penulis harapkan dapat menambah kesadaran masyarakat tentang perlindungan laki-laki terhadap pelecehan seksual dan kampanye sosial untuk masyarakat. Tujuan dari pembahasan topik ini adalah untuk membantu menyadarkan masyarakat bahwa laki-laki juga dapat menjadi korban pelecehan seksual. Target penulis adalah remaja berusia 18-22 tahun. Selama pelaksanaan tugas akhir, penulis juga menemukan berbagai macam pengalaman dan kesulitan dalam merancang kampanye sosial.

Penulis berharap tentang topik penelitian yang di teliti ini supaya dapat didukung penuh oleh pemerintah karena banyak stigma masyarakat yang menganggap semua laki-laki bisa melindungi diri sendiri karena laki-laki sering di sebut maskulin. Serta penulis berharap pembaca tugas akhir ini dapat menambah informasi mengenai kampanye sosial dan perlindungan laki-laki.

Oleh karena itu, penulis ingin mengucapkan terima kasih yang sebesar- besarnya kepada:

1. Mohammad Rizaldi, S.T., M.Ds., selaku ketua program studi Desain Komunikasi Visual

2. Prima Murti Rane Singgih, A.Md., S.Sn., M.Ds., sebagai dosen pembimbing yang telah banyak membantu selama awal hingga akhir proses pembuatan tugas akhir ini.

(5)

v

3. Fiona V. Damanik, M.Psi. sebagai psikolog yang bertempat di Universitas Multimedia Nusantara

4. Narasumber yang namanya disamarkan

5. Papa, Mama dan juga adik-adik yang telah banyak memberikan dukungan dalam bentuk doa, motivasi dan saran sehingga penulis dapat

menyelesaikan tugas akhir ini.

6. Lavenna Senjaya, Jonathan Abel, Michael Davin, Stevandy Clawira, Yuvendio Kustiadi serta teman-teman lain yang telah memberikan dukungan dalam proses penyelesaian kampanye sosial ini.

Tangerang, 16 Maret 2020

Jason Atmadja

(6)

vi

ABSTRAKSI

Perancangan kampanye sosial tentang pelecehan seksual laki-laki ini bertujuan untuk membantu menyadarkan masyarakat tentang stigma maskulinitas yang ada pada laki-laki karena dianggap lebih kuat

,

lebih dominan dan dianggap bisa melindungi diri sendiri dan orang lain

.

Kampanye ini dibuat untuk kota kedua terbanyak kasus pelecehan seksual yaitu Jakarta

.

Semakin bertambahnya kasus pelecehan seksual laki-laki setiap tahun akan membuat masyarakat sadar bahwa laki-laki juga membutuhkan perlindungan di muka hukum

.

Media yang digunakan dalam perancangan kampanye sosial ini berupa post Instagram

,

Instagram Story dan platform media sosial lain dengan tujuan untuk menyadarkan masyarakat tentang perlindungan laki-laki

.

Kata kunci: Perlindungan

,

kesadaran

,

maskulin

.

(7)

vii ABSTRACT

The design of a social campaign about male sexual harassment aims to help make people aware of the stigma of masculinity that exists in men because they are considered stronger, more dominant and considered able to protect themselves and others. This campaign was made for the second city with the most cases of sexual harassment, namely Jakarta. Increasing cases of male sexual harassment every year will make people aware that men also need protection before the law.

The media used in the design of social campaigns are Instagram posts, Instagram stories and other social media platforms with the aim of making people aware of the protection of men.

Keywords: Protection, awareness, masculine.

(8)

viii DAFTAR ISI

PERANCANGAN KAMPANYE SOSIAL PELECEHAN SEKSUAL

TERHADAP LAKI-LAKI ... I LEMBAR PERNYATAAN TIDAK MELAKUKAN PLAGIAT ... II HALAMAN PENGESAHAN TUGAS AKHIR ... III KATA PENGANTAR ... IV ABSTRACT ... VII DAFTAR ISI ... VIII DAFTAR GAMBAR ... XII DAFTAR TABEL ... XVI DAFTAR LAMPIRAN ... XVII

BAB I PENDAHULUAN ... 1

1.1. Latar Belakang ... 1

1.2. Rumusan Masalah ... 3

1.3. Batasan Masalah ... 4

1.4. Tujuan Tugas Akhir ... 4

1.5. Manfaat Tugas Akhir ... 5

1.5.1 Manfaat Bagi Penulis ... 5

1.5.2 Manfaat Bagi Orang Lain ... 5

1.5.3 Manfaat Bagi Universitas ... 5

(9)

ix

BAB II TINJAUAN PUSTAKA ... 6

2.1 Kampanye ... 6

2.1.1. Pengertian Kampanye ... 6

2.1.2. Tujuan Kampanye ... 6

2.1.3. Jenis-Jenis Kampanye ... 7

2.1.4. Teknik Berkampanye ... 7

2.1.5 Strategi Kampanye ... 8

2.1.6 Tahap Perancangan Kampanye ... 9

2.1.7 Media Kampanye ... 10

2.2 Perancangan Desain ... 14

2.2.1 Warna ... 14

2.2.2 Copywriting ... 17

2.2.3 Prinsip-prinsip Desain ... 17

2.2.4 Tipografi ... 19

2.2.5 Grid ... 22

2.2.6 Layout ... 26

2.2.7 Gaya Fotografi ... 27

2.3 Tinjauan Gender ... 28

2.3.1 Pengertian ... 28

2.3.2 Definisi Maskulinitas ... 29

2.3.3 Sifat-sifat Maskulinitas ... 30

2.3.4 Karakteristik Maskulinitas ... 31

2.4 Remaja ... 31

(10)

x

2.4.1 Pengertian ... 31

2.4.2 Ciri-Ciri Masa Remaja ... 32

2.5 Pelecehan Seksual ... 33

2.5.1 Pengertian ... 33

2.5.2 Bentuk Pelecehan Seksual ... 34

2.5.3 Jenis Pelecehan Seksual ... 36

BAB III METODOLOGI ... 37

3.1 Metodologi Pengumpulan Data ... 37

3.1.1. Wawancara ... 37

3.1.1.1 Hasil Wawancara ... 37

3.1.1.2 Kesimpulan wawancara ... 49

3.1.2 Kuesioner ... 49

3.1.2.1 Analisis Kuesioner ... 51

3.1.2.2 Kesimpulan Kuesioner ... 52

3.2 Metodologi Perancangan ... 52

3.3 Studi Refrensi ... 53

BAB IV STRATEGI DAN ANALISIS PERANCANGAN...………54

4.1 Strategi Perancangan ... 54

4.1.1 Mind mapping ... 56

4.1.2 Big Idea ... 57

4.1.3 Brainstorming ... 57

4.1.4 Perancangan Ide Kreatif ... 59

4.1.5 Moodboard ... 61

(11)

xi

4.1.6 Tipografi ... 63

4.1.7 Strategi perancangan kampanye ... 65

4.1.8 Ideas ... 67

4.2 Analisa Perancangan ... 93

4.2.1 Judul dan Tagline ... 93

4.2.2 Logo ... 94

4.2.3 Tahap Attention ... 95

4.2.4 Tahap Interest ... 97

4.2.5 Tahap Search ... 103

4.2.6 Tahap Action ... 109

4.3 Budgeting ... 114

BAB V PENUTUP……..………122

5.1 Kesimpulan ... 115

5.2 Saran ... 116 DAFTAR PUSTAKA ... XIV

(12)

xii

DAFTAR GAMBAR

Gambar 2.1 Warna campuran cahaya sesuai dengan proses aditif ... 15

Gambar 2.2 Color Wheel menurut Johannes Itten ... 16

Gambar 2.3 Nilai pada warna ... 16

Gambar 2.4 Contoh copywriting pada desain ... 17

Gambar 2.5 Anatomi Huruf ... 19

Gambar 2.6 Old Style Font ... 20

Gambar 2.7 Italic Font ... 21

Gambar 2.8 Transitional font ... 21

Gambar 2.9 Modern Font ... 22

Gambar 2.10 Symmetrical Grid ... 23

Gambar 2.11 Column Grid ... 23

Gambar 2.12 Modular Grid ... 24

Gambar 2.13 Asymmetrical Grid ... 25

Gambar 2.14 Manuscript grid ... 25

Gambar 2.15 Golden Section ... 26

Gambar 2.16 Portraiture Photography ... 27

Gambar 2.17 Candid Photography ... 27

Gambar 2.18 Fashion Photography ... 28

Gambar 3.1 Wawancara dengan Ibu Fiona ... 39

Gambar 3.2 Wawancara dengan korban inisial A ... 41

Gambar 3.3 Wawancara dengan korban inisial K ... 42

Gambar 3.4 Wawancara dengan Komnas HAM ... 47

(13)

xiii

Gambar 3.5 Wawancara dengan Hollaback ... 48

Gambar 3.6 Wawancara dengan Hollaback ... 49

Gambar 3.4 Hasil kuesioner ... 51

Gambar 3.5 Hasil kuesioner ... 51

Gambar 3.6 Studi Referensi ... 53

Gambar 4.1 Mind mapping ... 56

Gambar 4.2 Brainstorming ... 58

Gambar 4.3 alternatif nama kampanye ... 61

Gambar 4.4 Moodboard ... 62

Gambar 4.5 Color Palette ... 63

Gambar 4.7 Tipografi Montserrat ... 64

Gambar 4.8 Blackanger font ... 65

Gambar 4.9 Timeline AISAS ... 65

Gambar 4.10 Sketch nama kampanye ... 68

Gambar 4.11 Sketch nama kampanye ... 69

Gambar 4.12 Sketch logotype ... 70

Gambar 4.13 grid logotype ... 71

Gambar 4.14 hasil jadi logotype ... 71

Gambar 4.15 sketch logogram ... 73

Gambar 4.16 alternatif logogram ... 73

Gambar 4.17 proses pembuatan logogram ... 74

Gambar 4.18 grid logogram. ... 75

Gambar 4.19 Logogram ... 75

(14)

xiv

Gambar 4.20 referensi tiktok ... 76

Gambar 4.21 konten tiktok ... 77

Gambar 4.22 screenshot video tiktok ... 77

Gambar 4.23 referensi video Instagram ... 78

Gambar 4.24 Storyboard Instagram ... 79

Gambar 4.25 Konten Instagram ... 79

Gambar 4.26 Screenshot Instagram ... 80

Gambar 4.27 Referensi Facebook dan Twitter ... 81

Gambar 4.28 Sketch Facebook dan Twitter ... 82

Gambar 4.29 Konten Facebook dan Twitter ... 83

Gambar 4.30 grid Facebook ... 84

Gambar 4.31 grid Twitter ... 84

Gambar 4.32 Poster Facebook ... 86

Gambar 4.33 Poster Twitter ... 87

Gambar 4.34 Web Banner ... 87

Gambar 4.35 referensi filter Instagram ... 88

Gambar 4.36 Konten filter Instagram ... 89

Gambar 4.37 Sketch filter Instagram ... 89

Gambar 4.38 hasil filter Instagram ... 90

Gambar 4.39 color palette filter Instagram ... 91

Gambar 4.40 Gimmick ... 92

Gambar 4.41 Logo Kampanye ... 94

Gambar 4.42 Tahap Attention ... 96

(15)

xv

Gambar 4.43 mockup tahap search ... 98

Gambar 4.44 mockup tahap search ... 99

Gambar 4.45 screenshot hasil tahap search ... 100

Gambar 4.46 thread Twitter korban ... 103

Gambar 4.47 Analisis Poster Facebook ... 104

Gambar 4.48 analisis poster Twitter ... 104

Gambar 4.49 analisis web banner ... 104

Gambar 4.50 Mockup Facebook ... 106

Gambar 4.51 Mockup Twitter ... 107

Gambar 4.52 Mockup webbanner ... 108

Gambar 4.53 Mockup filter Instagram ... 110

Gambar 4.54 Gimmick ... 113

(16)

xvi

DAFTAR TABEL

Tabel 4.1 AISAS ... 67 Tabel 4.2 Budgeting ... 114

(17)

xvii

DAFTAR LAMPIRAN

LAMPIRAN………..XVII

Referensi

Dokumen terkait

Pengukuran pengetahuan masyarakat tentang SGC dan pengelolaan sampah, dilakukan dengan wawancara dan kuisioner yang telah dibagikan pada 70 responden di permukiman penduduk

Kutipan hasil wawancara tersebut sebagai bukti pendukung kesimpulan. Kesimpulannya adalah Paroki Santo Petrus dan Paulus Klepu telah memiliki prosedur pencatatan

Penyebab dari beberapa masalah yang dirasakan saat ini adalah masih rendahnya hubungan antar organisasi dalam memacu kerjasama yang sinergis bagi perkembangan yang lebih

Seperti saat teman-teman dari jurusan tari akan mengadakan pertunjukan dalam rangka membantu perpisahan KKN Universitas Muhammadiyah Malang yang pada saat itu juga sedang

Filosofi inovasi yang dilakukan oleh kepala sekolah adalah dengan memberi ruang bagi guru dan siswa untuk ikut aktif mengembangkan sekolah inklusi, dengan kata lain praktek

Pn.Hjh.Ni Shafiah Bt Abdul Moin(Pengetua ) Pn.Norizan Binti Hamdan ( PK HEM ) Tn.Hj.Wan Ahmad Ridzuan Azwa Bin Wan Abdul Jalil ( PK Pentadbiran) Tn.Hj.Mohd Ariffin Bin Zainal (

Model terbaik adalah hasil pemodelan dari metode RKU yang ditambahkan peubah boneka pada data presipitasi GCM dengan time lag berdasarkan bentuk model yang lebih

Dari tujuh karakteristik responden Desa Cinagara dan Desa Pasir Buncir hanya dua karakter yang akan diuji dengan menggunakan pengujian regresi linear berganda, diduga dua