• Tidak ada hasil yang ditemukan

Statistik Daerah Kecamatan Purbalingga

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2022

Membagikan "Statistik Daerah Kecamatan Purbalingga"

Copied!
30
0
0

Teks penuh

(1)

Katalog BPS : 1101002.3303.060

Statistik Daerah Kecamatan Purbalingga

2015

BADAN PUSAT STATISTIK KABUPATEN PURBALINGGA

http://purbalinggakab.bps.go.id/

(2)

STATISTIK DAERAH KECAMATAN PURBALINGGA

http://purbalinggakab.bps.go.id/

(3)

STATISTIK KECAMATAN PURBALINGGA 2015

No. Publikasi : 33035.15.07 Katalog BPS : 1101002.3303.060 Ukuran Buku : 17,6 Cm x 25 Cm Jumlah Halaman : 30 halaman

Naskah : Histi Wardani, A. Md

Neraca Wilayah dan Analisa Statistik

Penyunting : Aris Sapto Warsono, S.ST.

Neraca Wilayah dan Analisa Statistik

Gambar Kulit : Histi Wardani, A. Md

Diterbitkan oleh :

Badan Pusat Statistik Kabupaten Purbalingga

http://purbalinggakab.bps.go.id/

(4)

Kata Pengantar

Publikasi Statistik Daerah Kecamatan Purbalingga 2015 diterbitkan oleh Badan Pusat Statistik Kabupaten Purbalingga berisi berbagai data dan informasi terpilih seputar Kecamatan Purbalingga yang dianalisis secara sederhana untuk membantu pengguna data dalam memahami perkembangan pembangunan serta potensi yang ada di Kecama- tan Purbalingga.

Publikasi Statistik Daerah Kecamatan Purbalingga 2015 diterbitkan untuk melengkapi publikasi-publikasi statistik yang sudah terbit secara rutin setiap tahun. Ber- beda dengan publikasi-publikasi yang sudah ada, publikasi ini lebih menekankan pada analisis.

Materi yang disajikan dalam Statistik Daerah Kecamatan Purbalingga 2015 memuat berbagai informasi/indikator terpilih yang terkait dengan pembangunan diberbagai sektor di Kecamatan Purbalingga dan diharapkan dapat menjadi bahan ru- jukan/kajian dalam perencanaan dan evaluasi kegiatan pembangunan.

Kritik dan saran konstruktif berbagai pihak sangat kami harapkan untuk penyem- purnaan penerbitan mendatang. Semoga publikasi ini mampu memenuhi tuntutan kebu- tuhan data statistik, baik oleh instansi/dinas pemerintah, swasta, kalangan akademisi maupun masyarakat luas.

Kepala Badan Pusat Statistik Kabupaten Purbalingga

Drs. Suryokoco

http://purbalinggakab.bps.go.id/

(5)

DAFTAR ISI

Keadaan Geografis Pemerintahan Penduduk Ketenagakerjaan Pendidikan Kesehatan

1 2 3 4 5 6

Industri Pertanian

Transportasi dan Komunikasi Perekonomian

Sarana Sosial

Perbandingan Antar Kecamatan Lampiran

7 8 9 10 11 12 13

http://purbalinggakab.bps.go.id/

(6)

K

ecamatan Purbalinggga merupa- kan salah satu dari 18 Kecama- tan yang masuk dalam wilayah Kabupaten Purbalingga dan menjadi pusat Pemerintah Kabupaten Purballingga. Bagian utara berbatasan dengan Kecamatan Bojong- sari, di sebelah timur Kecamatan Kaligondang dan Kecamatan Bukateja, dan Kecamatan Ke- mangkon di sebelah selatannya. Sedangkan di sebelah barat berbatasan dengan Kecamatan Kalimanah dan Kecamatan Padamara.

Luas wilayah Kecamatan Purbalingga adalah 1 473,33 ha atau 2,23 persen dari luas wilayah Kabupaten Purbalingga. Sekitar 45,36 persen wilayah Kecamatan Purbalingga meru- pakan lahan pertanian yaitu sebesar 668,42 ha.

Sisanya yaitu 54,64 persen adalah lahan kering seluas 804,42 Ha

Peta Kecamatan Purbalingga

Statistik Geografi Kecamatan Purbalingga

Dari 13 desa/ kelurahan di Kecamatan Purbalingga, Desa Jatisaba adalah desa yang terluas dengan luas sebesar 205,56 Ha kemudi- an Desa Toyareja seluas 175,36 Ha, berikutnya adalah Kelurahan Bojong dengan luas 146,04 Ha. Sedangkan wilayah yang terkecil adalah kelurahan Kandang Gampang dengan luas sebesar 53,02 Ha.

GEOGRAFI DAN IKLIM

Kecamatan Purbalingga terbentang antara Altitude ± 390 – 400 mdpl dengan dua musim yaitu musim Hujan antara April – September

dan musim Kemarau antara Oktober – Maret.

*** Tahukah Anda

Kecamatan Purbalingga adalah Keca- matan dengan luas terkecil dari 18 Kecamatan di Kabupaten Purbaling- ga, namun jumlah penduduknya menempati urutan ke 5 dari seluruh

kecamatan.

http://purbalinggakab.bps.go.id/

(7)

K

ecamatan adalah pembagi- an wilayah administratif di Indonesia di bawah kabu- paten atau kota. Kecamatan terdiri atas de- sa-desa atau kelurahan-kelurahan. Keca- matan atau sebutan lain adalah wilayah ker- ja camat sebagai perangkat daerah kabu- paten/kota (PP. 19 tahun 2008). Kedudukan kecamatan merupakan perangkat daerah kabupaten/ kota sebagai pelaksana teknis kewilayahan yang mempunyai wilayah kerja tertentu dan dipimpin oleh camat.

Statistik Pemerintahan Kecamatan Purbaingga Tahun 2014

Sumber : Profil Desa/ Kelurahan

Perkembangan Jumlah RT dan RW di Kecamatan Purbalingga

Daerah Administratif setingkat dibawah Kecamatan yaitu Kelurahan/ Desa.

Secara administratif Kecamatan Purbalinggga terbagi menjadi 2 Desa dan 11 Kelurahan. Yaitu Desa Toyareja dan Jatisaba, Sedangkan Kelurahannya adalah Bojong, Kedung Menjangan, Bancar, Purbalingga Wetan, Penambongan, Purbal- ingga Kidul, Kandang Gampang, Purbaling- ga Kulon, Purbalingga Lor, Kembaran Kulon dan Kelurahan Wirasana.

Wilayah

Administrasi 2012 2013 2014

Desa / Kel 13 13 15

Dusun 5 5 5

RW 66 67 67

RT 235 239 243

PEMERINTAHAN

Pusat pemerintahan Kabupaten Purbalingga terletak di Kecamatan ini Secara administratif Kecamatan Purbalingga termasuk daerah perkotaan yang terdiri dari 2 Desa dan 11 Kelurahan

*** Tahukah Anda

Desa Jatisaba di Kecamatan Purbalingga adalah desa yang memiliki jumlah rukun tetangga pal- ing sedikit yaitu sejumlah 11 RT namun memilki dusun paling banyak yaitu 3 dusun.

http://purbalinggakab.bps.go.id/

(8)

Indikator Kependudukan Kecamatan Purbalingga, 2014

Sumber : BPS, Proyeksi Penduduk Tahun 2014

J

umlah Purbalingga berdasarkan registrasi penduduk Kecamatan penduduk akhir tahun 2014 ter- catat + 58.411 jiwa yang terdiri dari 28.411 laki -laki dan 30.000 perempuan. Dengan luas wila- yah 14,73 km2 , setiap setiap km2 nya rata rata dihuni hampir 3.963 jiwa.

Penduduk perempuan lebih banyak dibandingkan jumlah penduduk laki-laki. Hal ini terlihat dari sex ratio yang nilainya lebih kecil dari 100 yaitu sebesar 94,70 yang artinya untuk setiap 100 penduduk perempuan terdapat 95 orang penduduk laki-laki.

Persebaran penduduk di Kecamatan Purbalingga kurang merata disetiap Desa dan Kelurahannya. Kelurahan Purbalingga Lor mempunyai kepadatan tertinggi sebesar + 8.735 jiwa per km2 , kemudian kelurahan Kan- dang Gampang sebesar + 7.187 jiwa per km2 . Sedangkan kepadatan terendah adalah Desa Toyareja sebesar + 1.439 jiwa per km2 . Kelurahan Purbalingga Lor dan Kan- dang Gampang adalah kawasan industri knal- pot dan rambut sehingga banyak tenaga kerja yang tinggal di kelurahan tersebut.

Sedangkan desa Toyareja adalah daerah pertanian yang wilayahnya masih cukup luas sehingga kepadatan penduduknya paling rendah di Kecamatan Purbalingga.

*** Tahukah Anda

Kelurahan Purbalingga Lor merupakan kelurahan terpadat di Kecamatan Purbalingga dengan luas wilayah han- ya 0,72 km2 memiliki kepadatan penduduk 8.735 jiwa/ km2

Uraian 2013 2014

1. Jumlah Penduduk 57.753 58.411 2. Kepadatan Penduduk

(jiwa/km2) 3.920 3.963

3. Sex Ratio 94,70 94,70

4. Jumlah rumahtangga 14.646 14.753 5. Rata-rata ART

(jiwa/ruta) 3,94 3,96

KEPENDUDUKAN

Pusat pemerintahan Kabupaten Purbalingga terletak di Kecamatan ini Kepadatan penduduk tiap km2 sebanyak 3.963 jiwa Dengan rata-rata jumlah ART 4 orang tiap rumah tangga.

http://purbalinggakab.bps.go.id/

(9)

M

ata pencaharian penduduk di Kecamatan Purbalinggga yang paling dominan ada- lah sebagai buruh, hal ini dapat dilihat dari sekitar 39,46 persen penduduk usia kerjanya memiliki mata pencaharian sebagai buruh. Berkembangnya industri di Kabupaten Purbalingga terutama industri rambut yang sebagian besar PMA dari Ko- rea banyak sekali menyerap tenaga kerja.

Kompensasi yang relatif baik di industri rambut mengakibatkan banyak buruh lebih memilih profesi buruh di sektor industri da- ripada buruh pertanian dan buruh bangunan.

Rasio ketergantungan di Kecamatan Purbalingga sebesar 52,23 persen ini disumbangkan oleh rasio ketergantungan penduduk muda sebesar 39,93 persen dan rasio ketergantungan penduduk tua sebesar 12,29 persen. Dari indikator ini terlihat bahwa pada tahun 2014 penduduk usia kerja atau penduduk produktif di Kecamatan Purbalingga sebesar + 92 persen.

Rasio Ketergantungan Kecamatan Purbalingga, 2014

KETENAGAKERJAAN

Profesi buruh industri, alternatif mata pencaharian yang menjanjikan Sejak tahun 1960 an Kecamatan Purbalingga menjadi sentra kerajinan rambut yang sebagian besar adalah PMA dari Korea

*** Tahukah Anda

Di Kecamatan Purbalingga terdapat perusahaan rambut PMA asal Korea yang jumlah tenaga kerjanya lebih dari 7.000 orang dimana sekitar 90 persennya adalah tenaga kerja wanita.

Keterangan Rasio

Ketergantungan Rasio Ketergantungan Total

(RKTot) 52,23

Rasio Ketergantungan Mu-

da (RKMuda) 39,93

Rasio Ketergantungan Tua

(RKTua) 12,29

Sumber : Data Kependudukan 2014, BPS

Mata Pencaharian Penduduk 10 Tahun Ke Atas Kecamatan Purbalingga, 2014

http://purbalinggakab.bps.go.id/

(10)

PENDIDIKAN

Dukungan pihak swasta disektor pendidikan cukup tinggi Untuk mendukung program belajar 12 tahun di Kecamatan Purbalingga, Pemerintah dibantu pihak swasta bersama-sama membangun fasilitas pendidi-

kan untuk memudahkan masyarakat dalam mengenyam pendidikan.

P

endidikan merupakan elemen penting pembangunan khusunya dalam pembangunan sumber daya manusia. Salah satu variabel untuk memperoleh angka Indeks Pem- bangunan Manusia sebagai tolak ukur keber- hasilan sumber daya manusia adalah Indeks Pendidikan. Untuk meningkatkan nilai Indeks Pendidikan salah satunya yaitu tersedianya fasilitas pendidikan yang dapat memenuhi kebutuhan masyarakat.

Fasilitas pendidikan yang tersedia di Kecamatan Purbalingga sampai tahun 2013 yaitu 1 TK Negeri, 19 TK Swasta, 15 RA/BA, 27 SD Negeri, 4 SD Swasta, 5 MI Swasta, 6 SMP Negeri, 3 SMP Swasta, 2 MTs Swasta, 3 SMA Negeri, 1 SMA Swasta, 1 MA Negeri , 1 SMK Negeri dan 4 SMK Swasta.

Perkembangan Infrastruktur Pendidikan di Kecamatan Purbalingga

Seorang guru TK/RA/BA di Kecamatan Purbalingga memiliki beban mengajar 12 murid, sedangkan guru SD/MI 14 murid, guru SMP sederajat 19, dan guru SMA sederajat 16 murid. Semakin sedikit murid yang men- jadi beban seorang guru menentukan kualitas murid dalam menyerap materi pelajaran.

Indikator Pendukung Pendidikan di Kecamatan Purbalingga, 2014

Sumber: Dinas Pendidikan Kecamatan Purbalingga Jenis

Infra struktur

Seko

lah Murid Guru

Ratio Murid

Guru

TK/RA/BA 35 2.060 173 11,91

SD/MI 36 8.148 570 14,29 SMP

Sederajat 11 5.568 299 18,62 SMA

Sederajat 10 3.623 224 16,17

*** Tahukah Anda

Di Kecamatan Purbalingga ada 1 SMK Negeri yang baru (tahun ajaran 2013- 2014). Nama sekolah tersebut adalah SMK N 3 Purbalingga yang berada diwi- layah Kelurahan Purbalingga Lor.

.

http://purbalinggakab.bps.go.id/

(11)

KESEHATAN

PKD dan Posyandu ujung tombak kesehatan masyarakat desa Pembangunan Pos Kesehatan Desa dan posyandu diharapkan mampu mewujudkan masyarakat sehat siaga terhadap permasalahan kesehatan di lingkungan terkecil (desa).

P

emeliharaan kesehatan adalah upaya untuk- penanggulangan dan pencegahan gangguan kesehatan yang memerlukan pemeriksaan, pengobatan dan/atau perawatan termasuk kehamilan dan persalinan. Upaya untuk meningkatkan kesehatan masyarakat salah satunya adalah tersedianya fasilitas dan tenaga kesehatan yang terdapat disuatu wilayah. Dokter yang tinggal dikecamatan ini sebanyak 33, ,bidan sebanyak 46 dan paramedis lainnya 72.

Untuk fasilitas kesehatan terdapat 5 Ru- mah Sakit Umum dan Rumah Sakit Ber- salin. Kemudian poliklinik 4, Puskesmas sejumlah 4, prakter dokter 22 buah dan ada PKD di masing masing desa/

kelurahan sejumlah 12 kecuali Kelurahan Bojong.

Statistik Kesehatan Kecamatan Purbalingga

Ketersediaan Tempat Buang Air Besar di Kecamatan Purbalingga (Ruta), 2014

Ketersediaan jaminan kesehatan san- gat membantu masyarakat di Kecamatan Purbalingga, khususnya masyarakat yang termasuk golongan kurang mampu. Di Kecamatan Purbalingga tercatat penerima Jamkesmas sebesar 11.673 jiwa.

Sumber: Profil Desa/ Kelurahan

Uraian 2014

Fasilitas Kesehatan (buah)

RS/RSB 5

Poliklinik 5

Puskesmas/Pustu 4

Praktik Dokter 22

Praktik Bidan 17

Pos Kesehatan Desa (PKD) 12

Posyandu 96

Tenaga Kesehatan (orang)

Dokter 33

Bidan 46

Paramedis lainnya 72

*** Tahukah Anda

Selama tahun 2014 di Kecamatan Purbalingga ada 1.149 orang men- derita muntaber dan yang mening- gal 6 orang, 90 orang menderita demam berdarah dan 24 orang menderita tubercoluse.

http://purbalinggakab.bps.go.id/

(12)

P

erusahaan atau usaha industri adalah suatu unit (kesatuan) usaha yang melakukan kegiatan ekonomi, bertujuan menghasilkan barang atau jasa, terletak pada suatu bangunan atau lokasi tertentu, dan mempu- nyai catatan administrasi tersendiri mengenai produksi dan struktur biaya serta ada seorang atau lebih yang bertanggung jawab atas usaha tersebut. Sedangkan industri pengolahan adalah suatu kegiatan ekonomi yang melakukan kegiatan mengubah suatu barang dasar secara mekanis, kimia, atau dengan tangan sehingga menjadi barang jadi atau setengah jadi dan atau barang yang kurang nilainya menjadi barang yang lebih tinggi nilainya, dan sifatnya dekat dengan pemakai akhir.

Perusahaan industri pengolahan dibagi dalam 4 golongan yaitu industri besar dengan banyaknya tenaga kerja 100 orang atau lebih, industri sedang banyaknya tenaga kerja anta- ra 20-99 orang, industri kecil antara 5-19 orang tenaga kerja, dan industri rumah tang- ga dengan banyaknya tenaga kerja antara 1- 4 orang.

INDUSTRI

Jumlah industri manufaktur besar dan sedang di Kecamatan Purbaligga sebanyak 11 perusahaan

Direktori Industri Manufaktur Besar Sedang Kecamatan Purbalingga

Perkembangan Jumlah Buruh Industri di Kecamatan Purbalingga

*** Tahukah Anda

Industri pengolahan di Kecamatan Purbalingga didaminasi oleh industri yang produk utamanya bulu mata palsu dan rambut palsu. Masing- masing sebanyak 4 perusahaan dari 11 perusahaan industri pengolahan.

Nama Perusahaan Produk Utama 01. Best Lady Bulu mata

palsu

02. Boyang Industrial, PT Rambut Palsu 03. Dua Naga, PT MInyak kelapa 04. Hasta Pusaka Sentosa, PT Rambut palsu 05. Indokores Sahabat, PT Rambut Palsu 06. Kesan Baru Sejahtera, PT Wig

07. Mitra Jaya Mandiri, CV Bulu mata- palsu 08. Pandusari I, PT Soun 09. Royal Korindah, PT Bulu mata

palsu

10. Slamet Langgeng, PT Kembang gula 11. Tigaputra Abadi Perkasa,

PT

Bulu mata palsu Sumber: BPS, Direktori Industri Manufaktur Besar Sedang

http://purbalinggakab.bps.go.id/

(13)

Lahan Pertanian dan Penggunaannya di Kecamatan Purbalingga (Ha), 2014

Statistik Tanaman Pangan Kecamatan

Sumber: UPTD Pertanian Kecamatan Purbalingga

K

ecamatan dengan luas total + 1 477,33 ha tersebut, 48,69 % dari luas wilayahnya berfungsi sebagai lahan pertanian dengan luasan mencapai mencapai + 717,30 ha. Lahan pertanian tersebut terdiri dari 624,37 ha sawah ber- pengairan teknis dan non teknis, 46,05 ha tidak beririgasi. Kemudian lahan pertanian non sawah berupa tegalan dan kolam seluas 46,88 Dari tahun ke tahun terdapat kecenderungan berkurangnya lahan per- tanian terutama sawah karena seperti umumnya masalah perkotaan di tanah air karena pertumbuhan penduduk dan perkem- bangan perekonomian maka membutuhkan lahan untuk hunian atau tempat tinggal serta aktifitas ekonomi.

Dalam tahun 2014 tercatat produksi padi sawah sebanyak 5.888 ton, jagung 198 ton, ketela pohon 142 ton, kacang tanah 22 ton dan kedelai 12 ton. Secara umum terjadi kenaikan luas panen dari semua komoditas kecuali tanaman padi yang mengalami penurunan.

PERTANIAN

Padi sawah merupakan komoditi yang paling banyak diusahakan Produktifitas padi sawah mencapai 48,82 kw/ha, merupakan komoditi terban-

yak yang dihasilkan petani di Kecamatan Purbalingga tahun 2014.

Uraian 2013 2014

Padi sawah

Luas Panen (Ha) 1.317 1.206

Produksi (Ton) 7.404 5.888

Jagung

Luas Panen (Ha) 33 38

Produksi (Ton) 175 198

Ketela Pohon

Luas Panen (Ha) 5 6

Produksi (Ton) 139 142

Kacang Tanah

Luas Panen (Ha) - 13

Produksi (Ton) - 22

Kedelai

Luas Panen (Ha) 5 8

Produksi (Ton) 8 12

*** Tahukah Anda

Desa Jatisaba dan Toyareja mempunyai lahan sawah terluas di Kecamatan Purbalingga. Desa Jatisaba mempunyai lahan sawah 115,63 Ha dan Desa Toyareja 101,91 Ha.

http://purbalinggakab.bps.go.id/

(14)

TRANSPORTASI DAN KOMUNIKASI

Sepeda motor, kendaraan bermotor paling efektif dan efisien Kondisi sarana transportasi dan komunikasi di Kecamatan Purbalingga

semakin lengkap dan beragam.

K

endaraan bermotor sebagai sarana transportasi tak kalah pentingnya bagi suatu daerah.

Tersedianya sarana transportasi yang me- madai mampu menunjang roda perekonomi- an terutama dalam proses distribusi barang- barang kebutuhan pokok untuk masyarakat.

Hingga tahun 2014 tercatat keberadaan 367 buah bus/minibus di Kecamatan Purbalingga.

Kemudian Truk sejumlah 85, Pickup sejumlah 265 dan sepeda motor tercatat sekitar 10.965 buah

Banyaknya Kendaraan Bermotor di Kecamatan Purbalingga

Jumlah Sarana Telekomunikasi di Kecamatan Purbalingga 2014

Secara sepintas arus lalu lintas yang melewati jalan jalan utama pada pagi dan sore hari begitu padat yang didominasi oleh sepeda motor. Kecenderung pilihan moda transportasi sepeda motor karena beberapa keuntungnnya menjadi pilihan utama masyarakat di Kecamatan Purbalingga. Hal tersebut terlihat dari pertumbuhan sepeda motor yang terus mengalami peningkatan yang cukup besar setiap tahunnya.

Sumber: Profil Desa/Kelurahan Jenis Ken-

daraan 2012 2013 2014

Truk 164 163 85

Bus/Minibus 19 19 367

Pickup, colt &

open cup 351 349 265

Sepeda motor 10.038 10.231 10.965

*** Tahukah Anda

Di Kecamatan Purbalingga dari 13 desa hanya 4 desa/kelurahan yang tidak terdapat Menara Penguat Telepon Seluler (BTS), sehingga hampir seluruh desa di Kecamatan Purbalingga sinyal telpon seluler kuat untuk semua operator

Sumber: Profil Desa/Kelurahan

http://purbalinggakab.bps.go.id/

(15)

PEREKONOMIAN

Perekonomian di Kecamatan Purbalingga meningkat Peningkatan perekonomian di Kecamatan Purbalingga ditandai dengan se- makin beragamnya fasilitas perekonomian dan beragamnya jenis usaha baru

di Kecamatan Purbalingga

P

erekonomian di Kecamatan Purbalingga dari tahun ke ta- hun mengalami perkem- bangan, hal ini bisa dilihat dari semakin beragamnya fasilitas perekonomian dan jenis usaha baru yang tadinya belum terse- dia. Sampai dengan akhir tahun 2014 toko busana, sepatu dan aksesoris semakin bervariasi, juga elektronik dan handphone, tak ketinggalan kuliner juga semakin ban- yak pilihan. Yang menarik adalah berkem- bangannya kuliner waralaba yang tadinya hanya ada di kota besar sekarang bisa dijumpai di Kecamatan Purbalingga, tepat- nya di Kelurahan Purbalingga Kidul, Purbal- ingga Lor dan Purbalingga Wetan

Salah satu pendukung perekonomian adalah lembaga keuangan atau perbankan.

Di Kecamatan Purbalingga pada tahun 2014 tercatat jumlah Bank Umum sebanyak 22 buah, dan BPR sebanyak 10 buah. Ke- lurahan Kandang Gampang mempunyai fasilitas perbankan yang paling banyak yaitu 10 buah.

Banyaknya Sarana Perbankan di Kecamatan Purbalingga 2014

Desa / Kelurahan Bank

Umum BPR

Bojong 1 -

Totyareja - -

Kedungmenjangan 1 1

Jatisaba - -

Bancar 4 1

Purbalingga Wetan - -

Penambongan - 1

Purbalingga Kidul 4 1

Kandanggampang 7 3

Purbalingga Kulon 3 1

PUrbalingga Lor 2 1

Kembaran Kulon - 1

Wirasana - -

*** Tahukah Anda

Di Kecamatan Purbalingga ter- dapat pusat kuliner malam hari yaitu di Kelurahan Purbalingga Lor yang diberi nama nama Kya Kya Mayong.

Perkembangan Jumlah Koperasi yang Aktif di Kecamatan Purbalingga

http://purbalinggakab.bps.go.id/

(16)

SARANA SOSIAL

Sarana sosial di Kecamatan Purbalingga semakin lengkap Semakin lengapnya sarana sosial mejadikan warga di Kecamatan ini

semakin mudah untuk memenuhi kebutuhan sosialnya

S

arana sosial sangat dibutuhkan masyarakat untuk mendukung dan memperlancar kegiatan pemenuhan kebutuhan sehari-hari sampai dengan kebutuhan rohani seperti sarana keagamaan. Dimulai dari fasilitas kerohanian, terdapat 66 masjid, 70 Mushola, 9 gereja dan 1 pura/wihara di Kecamatan Purbalingga. Ke- lurahan Purbalingga Kidul tercatat memliki fasil- itas peribadatan terbanyak terbanyak dengan Masjid 8, Mushola 13 dan jumlah gereja 1, kemudian Kelurahan Purbalingga Lor dengan jumah Masjid 8, Mushola 10, dan gereja 1.

Banyaknya Sarana Peribadatan di Kecamatan Purbalingga

Agama dan Kepercayaan yang dianut di Kecamatan Purbalingga

Selain masalah keagamaan kegiatan sosial lainnya yaitu olahraga cukup banyak dilakukan. Suatu ciri masyarakat sejahtera adalah kepedulian tentang kesehatan yang cukup tinggi yang salah satu ciirinya adalah aktifitas olahraga yang beragam. Olahraga seperti sepakbola, bulutangkis banyak dil- akukan, juga futsal yang sekarang banyak di- gemari oleh anak muda. Di Kecamatan Purbal- ingga terdapat lapangan futsal sebanyak 2 buah.

Sumber: Profil Desa/Kelurahan Desa / Kel Mas

jid Su- rau

Ge re ja

Ku il

Wi ha ra

La in

Bojong 5 4 - - - -

Toyareja 3 3 - - - -

Kdmj 1 4 - - - -

Jatisaba 4 - - - - -

Bancar 3 9 - - - -

Pbg Wetan 6 11 3 - - -

Penamb 8 3 - - - -

Pbg Kidul 8 13 1 - - -

Kd gpg 5 3 2 - - -

Pbg Kulon 2 2 2 - - 1

Pbg Lor 8 10 1 - - -

Kem Kul 5 6 - - - -

Wirasana 7 2 - - - -

*** Tahukah Anda

Masjid Agung Purbalingga yang berada di Kelurahan Purbalingga Lor konstruksinya menyerupai Masjid Nabawi dengan dua menara kembarnya.

http://purbalinggakab.bps.go.id/

(17)

PERBANDINGAN ANTAR KECAMATAN

Kepadatan Penduduk Kecamatan Purbalingga Tertinggi

Diantara tujuh Kecamatan wilayah Eks-Kawedanan Purbalingga, Kecamatan Purbalngga adalah kecamatan yang penduduknya .paling padat

P

usat ibukota Kabupaten Purbal- ingga berada di Kawedanan ini.

Sehingga Kawedanan ini relative lebih ramai dibanding kawedanan yang lain.

Jumlah penduduk di Kecamatan Purbaingga paling tinggi diantara tujuh kecamatan di eks Kawedanan Purbalingga. Dengan luas wila- yah yang hanya 14,73 km2, jumlah penduduknya mencapai 58.411 jiwa sehingga kepadatan penduduknya mencapai 3.965 jiwa tiap km2nya. Kepadatan penduduk tertinggi kedua di eks Kawedanan Purbaling- ga adalah Kecamatan Padamara yang men- capai 2.436 jiwa tiap km2.

Produsi Padi Sawah (Ha) di Kecamatan Eks-Kawedanan Purbalingga, 2014

Ada beberapa kecamatan yang merupa- kan lumbung beras di kecamatan eks Kawedanan Purbalingga, diantaranya adalah Kecamatan Kemangkon dan Kecamatan Ka- limanah. Masing-masing selama tahun 2014 produksi padi sawahnya mencapai 20.279 ton dan 13.262 ton.

Indikator Kependudukan Antar Kecamatan di Eks-Kawedanan Purbalingga, 2014

Sumber: BPS Kabupaten Purbalingga

Jumlah Rumah Tangga Miskin Menurut Kecamatan di Eks-Kawedanan Purbalingga

Sumber: BPS, PPLS 2011 Kecamatan Luas

(Km2)

Jumlah Pendu duk

Kepa datan Kemangkon 42,70 54.829 1.284 Kaligodang 50,53 58.221 1.152 Purbalingga 14,73 58.411 3.965 Kalimanah 22,52 52.783 2.344 Padamara 17,26 42.041 2.436 Kutasari 38,08 57.874 1.520 Bojongsari 29,25 58.503 2000

Kecamatan Hasil PPLS 2011

Kemangkon 4.067

Pengadegan 5.988

Kaligodang 8.594

Purbalingga 4.948

Kalimanah 5.082

Padamara 5.284

Kutasari 9.634

Bojongsari 7.289

Sumber: Dinas Pertanian Kabupaten Purbalingga

Pendataan penduduk miskin yang dilaksanakan oleh BPS dimulai tahun 2005. terus berlanjut pada tahun 2008, 2011 dan 2015.

http://purbalinggakab.bps.go.id/

(18)

LAMPIRAN TABEL

LAMPIRAN TABEL

http://purbalinggakab.bps.go.id/

(19)

LAMPIRAN TABEL

http://purbalinggakab.bps.go.id/

(20)

LAMPIRAN TABEL

http://purbalinggakab.bps.go.id/

(21)

LAMPIRAN TABEL

http://purbalinggakab.bps.go.id/

(22)

LAMPIRAN TABEL

http://purbalinggakab.bps.go.id/

(23)

LAMPIRAN TABEL

http://purbalinggakab.bps.go.id/

(24)

LAMPIRAN TABEL

http://purbalinggakab.bps.go.id/

(25)

LAMPIRAN TABEL

http://purbalinggakab.bps.go.id/

(26)

LAMPIRAN TABEL

http://purbalinggakab.bps.go.id/

(27)

LAMPIRAN TABEL

http://purbalinggakab.bps.go.id/

(28)

LAMPIRAN TABEL

http://purbalinggakab.bps.go.id/

(29)

LAMPIRAN TABEL

http://purbalinggakab.bps.go.id/

(30)

BADAN PUSAT STATISTIK KABUPATEN PURBALINGGA

Jl. Letjend. S. Parman No. 48 Purbalingga Telp/Fax : (0281) 891179

DATA

MENCERDASKAN BANGSA

http://purbalinggakab.bps.go.id/

Referensi

Dokumen terkait

Pengenalan madrasah kepada masyarakat dan menjalin kerjasama dengan instansi lain promosi Dalam menjalankan perannya untuk membangun citra, humas melaksanakan tugasnya yaitu

Jogiyanto mengartikan sistem informasi adalah suatu sistem di dalam suatu organisasi yang mempertemukan kebutuhan pengolahan transaksi harian, mendukung operasi,

Penerapan metode pembelajaran problem solving dapat meningkatkan proses pembelajaran, dapat dilihat data berikut: aktivitas guru pada siklus I pertemuan pertama

Kepercayaan merek ( brand trust ) mempunyai pengaruh terhadap loyalitas nasabah pada PT Bank Syariah Mandiri KCP Gowa, hal ini dapat dilihat dari nilai koefisien

Karakterisasi protein ekstrak kasar dari retentate hasil dari pemisahan menggunakan membran ultrafiltrasi MWCO 10 kDa dilakukan melalui uji aktivitas fibrinolitik secara

Untuk peralatan-peralatan petani penderes di Pangandaran sendiri mendapatkan dengan cara meminjam dari ranting-ranting gula kelapa atau bandara gula kelapa, namun tata cara

Grafik 2.13.. bahan makanan tidak diikuti oleh perkembangan kelompok makanan jadi. Inflasi tahunan kelompok makanan jadi meningkat dari 4,01% pada triwulan I-2011 menjadi 4,97%

Maka dapat disimpulkan bahwa tidak terdapat perbedaan yang signifikan rata- rata antara kemampuan fungsional sebelum dilakukan intervensi mobilisasi pada kelompok