HIBAH PENELITIAN UNGULAN PRODI ARKEOLOGI
Pengarcaan Ganesha Masa Sekarang Di Denpasar
Oleh : I Wayan Redig Ida Bagus Sapta Jaya,
PROGRAM STUDI ARKEOLOGI FAKULTAS ILMU BUDAYA
UNIVERSITAS UDAYANA
2017
Judul Penelitian ... 1
BAB I Pendahuluan ... 2
BAB II Tinjauan Pustaka ... 3
BAB III Metode Penelitian ... 5
BAB IV Jadwal dan Biaya Penelitian ... 6
Daftar Pustaka ... 7
Lampiran Biaya ... 8
Lampiran Susunan Organisasi Tim Peneliti ... 9
Lampiran CV Pernyataan Ketua Tim ... 10
Lampiran CV anggota tim ... 11
Lampiran CV Pembimbing ... 12
Lampiran Surat pernyataan ... 24
Pengarcaan Ganesha Masa Sekarang Di Denpasar
Oleh : I Wayan Redig, Ida Bagus Sapta Jaya
Bab I. Pendahuluan
Ganesha adalah salah satu tokoh Dewa dalam pantheon Hindu, sebagai putra Siwa dengan Parwati. Selanjutnya berkaitan dengan kata “pengarcaan” sebagai tertera dalam judul penelitian ini, maksudnya bagaimana dewa ini digambarkan dalam bentuk arca, termasuk juga dimana ditempatkan dan difungsikan sebagai apa.
Berdasarkan survey awal yang dilakukan di Denpasar, berkenaan dengan wujud Ganesha, tidak ada perubahan dari masa lalu sampai masa sekarang. Artinya, dari dahulu sampai sekarang, secara ikonografis, dewa ini digambarkan berkepala gajah berbadan manusia. Jumlah tangannya, umumnya empat di Indonesia, tak terkecuali yang di Denpasar. Akan tetapi tangan ganesha di India, lebih dari empat tangan. Atribut yang dibawa, terutama di Indonesia pada masa lampau adalah parasu, (kepala), aksamala, (tasbih), danta (gading) dan patra (mangkuk). Sekarang di Bali khususnya di Denpasar, secara bervariasi juga membawa atribut yang lain selain empat atribut yang sudah disebutkan di depan.
Berkenan dengan penempatannya, dahulu di Jawa, ganesha ditempatkan di dalam ruang (ceruk) bagian belakang candi Siwa. Di Bali pada masa lalu, penempatan Ganesha dalam Candi sampai saat ini belum dapat diketahui secara pasti, walaupun temuan arca Ganesha kuna banyak jumlahnya. Dapat dikatakan, hampir pada setiap pura kuna di Bali, didapatkan Ganesha. Pada
saat penemuan, didapatkan tergeletak di halaman pura bersama dengan tinggalan kuna lainnya, kemudian dibuatkan bangunan tempat perlindungannya oleh kantor Suaka Purbakala Bedulu.
Latar belakang permasalahan di atas, banyak arca Ganesha kuna ditemukan di Bali, Goris dalam bukunya Sekte-Sekte di Bali, berpendapat bahwa di Bali pada masa lampau ada sekte Ganapatya, artinya sekte yang secara khusus memuja Ganesha. Sekarang sekte tersebut tidak ada lagi penganutnya. Hasil pengamatan arca Ganesha didapatkan di beberapa tempat di Denpasar, terutama terdapat disejumlah rumah penduduk, lembaga pendidikan (dari SD sampai perguruan tinggi). Sementara ini beberapa yang sempat dilihat, arca Ganesha ditempatkan dibelakang pintu masuk halaman rumah, kantor dan di sekolah.
Berdasarkan latar belakang permasalahan di atas, maka dalam penelitian ini dirumuskan beberapa pokok permasalahan sebagai berikut.
I. Apa saja atribut yang dibawa dalam perarcaan Ganesha di Denpasar, dan mengapa membawa atribut seperti ini?
II. Dimana saja arca Ganesha tersebut ditempatkan oleh masyarakat?
III. Apa penempatan arca Ganesha tersebut?
Berkenaan dengan persoalan di atas, penelitian ini dilakukan adalah untuk memecahkan persoalan di atas.
Bab II. Tinjauan Pustaka
Berkaitan dengan penelitian arca Ganesha ada sejumlah penelitian yang sudah membahas arca Ganesha dari berbagai sudut pandang. Beberapa diantaranya dikemukakan sebagai berikut.
I Wayan Redig (1996) dalam disertasinya “Ganesha Images From India and Indonesia”
membandingkan Ganesha Indonesia dengan India secara Ikonografis. Hasil penelitian menunjukan bahwa ada perbedaan dan persamaan wujud arca dari kedua negeri tersebut.
Perbedaan yang ditemukan menunjukan bahwa Ganesha Indonesia tidak berasal dari satu daerah pusat budaya di India tetapi dari berbagai daerah di India.
Pengarcaan Ganesha Indonesia, khususnya Ganesha dari Jawa Timur dibahas oleh Edy Sedyawati (1994), dalam disertasinya berjudul Pengarcaan Ganesha Masa Kediri dan Singhasari : Sebuah Tinjauan Sejarah Kesenian. Hasil penelitiannya menunjukan bahwa ada perubahan cirri-ciri pengarcaan sepanjang zaman dan mengikuti berbedaan wilayah. Simpulan lainnya, para pemahat arca tidak selalu sejalan dengan deskripsi verbal wujud Ganesha dalam sumber-sumber tertulis. Mengenai fungsi Ganesha, atau yang oleh si peneliti diistilahkan dengan pencitraan di kalangan keraton dan pencirian di luar keraton. Di kalangan keraton, Ganesha dicitrakan mempunyai kekuatan magis.
Pustaka-pustaka yang telah dibahas seperti di atas, tidak ada satupun yang membahas pengarcaan Ganesha di Denpasar, pada masa sekarang. Walaupun demikian, pustaka-pustaka tersebut di atas, dapat memberi pemahaman kepada peneliti, mengenai aspek-aspek tertentu pengarcaan Ganesha. Misalnya, penelitian Edi Sedyawati dapat memberi pemahaman bahwa ada perubahan ciri arca sepanjang zaman. Berkenaan dengan itu, pengarcaan Ganesa di Denpasar, berbeda dengan zaman dahulu, dapat dipahami karena perkembangan zaman. Walaupun demikian persoalan yang dibahas masih berbeda dengan penelitian sekarang.
IV.Metode Penelitian
Penelitian ini dilakukan di Kota Denpasar, dengan pendekatan kualitatif. Pendekatan ini dilakukan karena peneliti ingin menggali pemahaman masyarakat terhdap objek yang diteliti.
Karena itu data yang dianalisis adalah data kualitatif berupa keterangan informasi dan uraian diskriptif verbal objek penelitian. Jenis datanya dapat dibedakan menjadi dua jenis data yaitu data primer dan data sekunder. Data primer diperoleh langsung melalui observasi dan wawancara, sedangkan dari sekunder diperoleh dari bahan bahan bacaan atau kitab-kitab yang berkaitan dengan objek yang sedang diteliti.
Daftar Pustaka
Basudewa, Dewa Gede Yadhu, 2017. “Ganesha Dinamika Industri Patung Batu Padas di Desa Batubulan, Gianyar, Bali”. Thesis. Fakultas Ilmu Budaya Universitas Udayana.
Goris, R. 1974. Sekte-Sekte di Bali. Jakarta : Bharata.
Redig, I Wayan. 1996. Ganesa Image From India and Indonesia. Delhi : Sumedeep Prakashan.
_____________. 2004. “Pengarcaan Ganesa di Bali Era Globalisasi” Jurnal Arkeologi Indonesia, Jakarta : Ikatan Ahli Arkeologi.
Redig, I Wayan ; I Wayan Srijaya, dan I.B. Weda Mahendra. 1993. “Tinjauan Ikonografi Terhadap Arca-Arca Dewa Hindu Yang di Produksi Oleh Para Perajin Desa Batubulan dan Singapadu”. Laporan Penelitian. Denpasar : Universitas Udayana.
Sapta Jaya, Ida Bagus. 2004. Perkembangan Arca Dwaraphala di Bali. Jurusan Arkeologi Fakultas Sastra Universitas Udayana.
Sedyawati, Edy. 1994. Pengarcaan Ganesa Masa Kediri dan Singasari ; Sebuah Tinjauan Sejarah Kesenian. Jakarta : Lembaga Ilmu Pengetahuan.
CURICULLUM VITAE KETUA PENELITIAN
1. Nama : Dr. I Wayan Redig.
2. NIP/NIK : 195312161984031001
3. Tempat dan tanggal lahir : Sibanggede,Badung, 16 Desember 1953.
4. Jenis Kelamin : Laki-laki 5. Status Perkawinan : Kawin .
6. Agama : Hindu.
7. Golongan/Pangkat : IV b/Pembina Tingkat I 8. Jabatan Akademik : Lektor Kepala
9. Perguruan Tinggi : Universitas Udayana.
10. Alamat Kantor : Jalan Nias 13 Denpasar.
11. Alamat Rumah : Banjar Bantas Kaja, Sibanggede, Badung.
12. Sertifikat Pendidik : Nompr Rigistrasi 11100101305233, tgl 24 Agustus 2011.
13. Pendidikan :
Nomor Nama Pendidikan Tahun Izasah
1 Sekolah Dasar, Sibanggede 1966
2 SMP Negeri Blahkiuh 1969
3 Konservatori Karawitan (KOKAR) Denpasar. 1972 4 Sarjana Muda Akademi Seni Tari Indonesia (ASTI)
Denpasar
1977.
5 Sarjana Muda Arkeologi Fakultas Sastra Universitas Udayana, Denpasar.
6 Sarjana Arkeologi Fakultas Sastra Universitas Udayana, Denpasar.
1983 7 Philosophical Doctor, Department of Ancient
History Culture & Archaeology, Punjab University, Chandigarh, India.
1994.
14. Riwayat Pekerjaan.
a. Staf Pengajar Jurusan Arkeologi Fakultas Sastra Universitas Udayana, 1984 sampai sekarang
b. Sekretaris Jurusan Arkeologi Fakultas Sastra Universitas Udayana, 1995 – 1998.
c. Sekretaris Program Studi Magister (S2) Kajian Budaya, Universitas Udayana, tahun 2006 sampai sekarang.
15. Pengalaman Penelitian
Tahun Judul Penelitian Ketua/anggota Tim
Sumber Dana 1983 Miniatur Candi di Puseh
Abianbase Gianyar (Skripsi)
Ketua Perorangan
1993/1994 Comparative Study of Ganesa Images from India and Indonesia (Disesrtasi)
Ketua Pemerintah Indonesia (ICCR).
2000 Arca-Dewa-Dewi Koleksi Museum Bali
Ketua Museum Negeri Provinsi Bali 2000 Menyingkap Misteri Pura
Puseh Bon
Anggota Tim Pemerintah Kab Badung 2001 Motif Hias Dewata Nawa
Sangga pada Sangku
Koleksi Museum Bali Negeri Provonsi Bali
Ketua Museum Negeri Provinsi Bali
2001 Benda Cagar Budaya di Pura Gede Ulun Negara
Anggota Tim Pemerintah Kab. Badung.
2008 Kajian Histori Pura Pucak Penulisan Berdasarkan Benda Cagar Budaya
2008 Pemerintah Kab. Bangli.
16. Publikasi Ilmiah
a. Ganesa Images from India and Indonesia. Delhi: Sundeep Prakhasan, 1996.
b. Ciri-ciri Ikonografis Beberapa Arca Hindu di Bali (Studi Banding Dahulu dan Sekarang), Dinamika Budaya Bali (Editor: Ardika dkk). Denpasar: Upada sastra, 1997.
c. Jejak-jejak Tantrayana di Bali. Lontar, Majalah dokumentasi Budaya Bali, No 13/th.IV/triwulan 1/1999.
d. Makna Tarian Tandava dan Siwa, Prosiding Kumpulan Makalah Pertemuan Ilmiah Arkeologi. Jakarta:Ikatan Ahli Arkeologi Indonesia, 2002.
e. Relief Ramayana Candi Prambanan dan Penataran (sebuah Perbandingan) Cintamani. Edisi no.08/Th.1/Agustus 2002.
f. Lingga dan Siwa, Kaitannya dengan Gunung Agung di Bali. Jurnal Kajian Budaya. Vol.I Nomor 2, Juli 2004.
g. Ikonografi Sakti dalam Siwaisme; Sebuah Fenomena Persoalan Gender, Pusaka Budaya dan Nilai-Nilai Religiusitas. Seri Penerbitan Ilmiah Arkeologi Fakultas sastera Universitas udaana, 2008.
h. Perkembangan Budhisme di Indonesia (Sebuah Kajian Arkeologis). Forum Arkeologi. Denpasar: Kementrian Kebudayaan dan Pariwisata Balai Arkeologi Denpasar, 2010. ISSN:0854 – 3232, No 1 Aprill 2010; 117/Akred
LIPI/P2MB/06/2008.
17. Makalah
Tahun Judul Penyelenggara
2011. RELIEF TANTRI DI PURA PUSEH ARYA BANG
PINATIH,SIBANGGEDE,ABIANSEMAL, KABUPATEN BADUNG (Maknanya dalam Memperkokoh Karakter Bangsa)
Panitia HUT ke-53 dan BKFS 30, Fakultas Sastra Universitas Udayana.
2011 PEMAKNAAN TINGGALAN
ARKEOLOGI PURA BESAKIH DALAM KONTEK PENGUATAN JATI DIRI BANGSA
Panitia Pertemuan Ilmiah Arkeologi XII, di Surabaya.
2012 PENGERTIAN SEGARA GUNUNG
TRADISI BALI HUBUNGANNYA DENGAN CANDI HINDU BUDDHA INDONESIA
Panitia Taman Srawung Seni dan Pesta Seni Segara
Gunung, yang
diselenggarakan di Kawasan Borobudur, tgl 20 s.d 29 September
18. Kegiatan Profesional
19. Jabatan dalam Pengelolaan Institusi 20. Organisasi Profesi Ilmiah
Tambahan;
Sebagai anggota Dewan Redaksi Jurnal: “Forum Arkeologi”.q Keputusan Kepala Balai Arkeologi Denpasar No. 606/BAD/KP/2012 Tentang Penunjukkan Dewan Redaksi Pada Balai Arkeologi Denpasar.
CURICULLUM VITAE ANGGOTA PENELITIAN
1. Nama Lengkap (dengan gelar) Ida Bagus Sapta Jaya, S.S.M.Si 2. Jabatan Fungsional Lektor
3. Jabatan Struktural Ketua Laboratorium
4. NIP 197410042002121001
5. NIDN 4107409
6. Tempat dan Tanggal Lahir Denpasar, 4 Oktober 1974
7. Alamat Rumah Jl. Antasura, Perum Kosala, Gang Batusari Blok E/20 Denpasar-Utara.
8. Nomor Telepon/Faks/Hp (0361) 438409/)081558977874 9. Alamat Kantor Jl. Nias No 13 Sanglah Denpasar 10. Nomor Telepon/Faks (0361) 255319
11. Alamat Email Bagus-Sapta @ yahoo.com
12. Lulusan yang telah dihasilkan S1 (Arkeologi-Fakultas Sastra Unud), S2 (Program Pas 13. Mata Kuliah yang Diampu 1. Ikhtisar Sejarah Indonesia
2. Sejarah Kebudayaan Indonesia 3. Arkeologi Kolonial
4. Arkeologi Publik
A. Riwayat Pendidikan
Program S1 S2 S3
Nama Perguruan Tinggi Jurusan Arkeologi Kajian Budaya Unud
Bidang Ilmu Arkeologi Klasik Pariwisata Budaya
Tahun Masuk 1993 1998
Tahun Lulus 1998 2001 Judul
Skripsi/Tesis/Disertasi
Padmasana Tiga di Pura Agung Besakih Kajian Arsitektur dan Keagamaan.
Perkembangan Pariwisata Bahari dan Dampaknya Terhadap
Kehidupan Sosial Budaya Nelayan Desa Lembongan.
Nama
Pembimbing/Promotor
Prof Dr I Gusti Gde Ardana, Drs. I Wayan Srijaya, M.Hum
Prof. Dr. I Gusti gurah Bagus, Prof.
Dr. I Wayan Ardika, M.A.
B. Penelitian
No Tahun Judul Penelitian Pendanaan
Sumber *) Jml (juta Rp) 1 2009 Model Pemberdayaan Masyarakat
local Dalam Upaya Preservasi Resiko Kerusakan Situs Arkeologi Yang Dimanfaatkan Sebagai Objek Pariwisata Budaya di Bali. (Tim peneliti)
Hibah Penelitian
Unggulan Udayana
1. 2013 Kronologi Pemerintahan Raja- raja Bali Abad XIII-XIV Sejak Penaklukan Gajah Mada (Buku Ajar Ikhtisar Sejarah Indonesia).
2. 2014 Air Suci dan Dewa Raja
3. 2014 Perkembangan arca Dwarapala Di Bali (Buku Ajar Sejarah Seni Rupa Indonesia)
4. 2014 Pemberdayaan Lembaga
Swadaya Masyarakat (LSM) Peduli Cagar Budaya Dalam Upaya Melestarikan Peninggalan Arkeologi
5. 2014 Kajian Konsepsi, Makna dalam Pelestarian Peninggalan Arkeologi
6. 2015 Kesejajaran Arca Perwujudan di Kamboja Asia Tenggara. (Jurna Ilmu-Ilm Budaya Fakultas Sastra Unud).
C. Pengabdian Kepada Masyarakat
No Tahun Judul Pengabdian Masyarakat Pendanaan
Sumber *) Jml (juta Rp) 1 2011 Peningkatan Pemahaman Sekaa
Teruna-Teruni Desa Taro, Tentang Inventarisasi Dan Konservasi Benda Cagar Budaya. Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Udayana Mengabdi. Volume 10 Nomor 1Tahun 2011. Lembaga Penelitian Dan Pengabdian Kepada Masyarakat.
2 2013 Sebagai peserta dalam kegiatan Pengabdian Masyarakat dengan judul Pelestarian Warisan Budaya Di Pura Samuan Tiga Kabupaten Gianyar yang dilaksanakan tanggal 13 April 2013. Surat Tanda
Penghargaan No:
119/UN.14.1.1/AR/IX/2013
D.Pengalaman Menulis Artikel
NO Tahun Judul Artikel Nama Artikel
1 2006 Pilar Berhias di Pura Bujangga Jurnal Ilmu-ilmu Budaya Fakultas Sastra Unud
2 2008 Pemerintahan Keluarga Warmadewa di Bali Serta Hubungannya Dengan Jawa Timur
Pusaka Budaya dan Nilai-Nilai Religiusitas Seri Penerbitan Ilmiah Jurusan Arkeologi Fakultas Sastra Unud.
3 2015 Pengungkapan Kasus Pelelangan Keramik kuno Di Kawasan Perairan Laut Cirebon Jawa Barat
Laporan Penelitian Lembaga Penelitian Kampus Bukit Jimbaran Universitas Udayana
4 2015 Kesejajaran Arca Perwujudan di Kamboja Asia Tenggara.
(Pustaka Jurna Ilmu-Ilm Budaya Fakultas Sastra Unud).ISSN 0215- 9198
5 2015 Kronologi Raja-Raja Bali Abad XIII-XIV, Sejak Penaklukan GajahMada
(Pustaka Jurna Ilmu-Ilm Budaya Fakultas Sastra Unud).ISSN 0215- 9198
6 2016 Pengembangan Kurikulum Ilmu Pengetahuan Undang-Undang Cagar Budaya Program Studi Arkeologi
(Pustaka Jurna Ilmu-Ilm Budaya Fakultas Sastra Unud).ISSN 0215- 9198
LAPORAN KEUANGAN HIBAH UNGULAN PRODI ARKEOLOGI JUDUL PENELITIAN :
I.PERALATAN PENUNJANG
Tanggal Materai Justifikasi
Pemakaian
Kuantitas Harga Jumlah Biaya 15-25Agustus 2015 Sewa kamera
digital
Dokumen Penelitian 1 unit x 1 hari
100.000 100.000 Sewa keker alat
teropong jarak jauh
Alat teropong jarak jauh untuk
mengidentifikasi penelitian alam laut Cirebon dan pedalaman pemukiman
1 x 3 hari 100.000 300.000
6 September 2015 Pembelian laptop Axio Prosesor intel inside quad qore Ram 2 Gb HDD 500 gb
Pengolahan Data untuk alat pengetikan dalam penelitian pra lapangan dan data pengumpulan data dan pengolahan data penelitian
1 unit x 1 hari
3.5000.000 3.500.000
II.BAHAN HABIS PAKAI (ATK)
HVS 70 A4 SD Bahan kertas untuk pengetikan laporan penelitian
5 Rim 45.000 225.000
Spidol Permanent
Bahan untuk penulisan arsip-arsip tipe-tipe keramik di kertas plastic untuk data analisis keramik
3 buah 7.000 21.000
Stabillow Alat tulis untuk penebalam kajian- kajian buku pustaka maupun catatan harian yang dikaji dalam penelitian.
1 buah 8.0000 8.0000
Straples Alat tulis penjepretan alat kertas
I buah 17.000 17.000
13 Juni– 25 Agusstus 2015
Corektion pantel Alat untuk pejepretan arsip- arsip log book penelitian
1 buah 28.000 28.000
Bolpen Snow Alat untuk menulis dan dibagikan dalam seminar Forum
1 lusin 24.000 24.000
Diskusi Group (FGD) dalam merumuskan data penelitian.
Blok Note titi Bahan untuk mencatat peserta seminar Forum Diskusi Group (FGD) dalam merumuskan data penelitian.
5 buah 3.000 15.000
Blangko Piagam Piagam penghargaan diberikan sebagai peserta seminar Forum Diskusi Group (FGD)
1 pak 50.000 50.000
Lak band ,15 Bahan untuk pensolasian (solasi) arsip-arsip penelitian
1 rol 14.000 14.000
Blok note Bahan untuk mencatat peserta seminar Forum Diskusi Group (FGD) dalam merumuskan data penelitian.
5 buah 3.000 15.000
Bolp Snow Alat untuk menulis dan dibagikan dalam seminar Forum Diskusi Group (FGD) dalam merumuskan data penelitian.
2 lusin 24.000 48.000
Blok Note Bahan untuk mencatat peserta seminar Forum Diskusi Group (FGD) dalam merumuskan data penelitian.
10 buah 3.000 30.000
Name tag Tanda nama peserta seminar Forum Diskusi Group (FGD) dalam merumuskan data penelitian.
20 set 3.750, 75.000
Buku tulis isi Bahan untuk mencatat peserta seminar Forum Diskusi Group (FGD) dalam merumuskan data penelitian dan bahan catatan harian penelitian (Log
10 buah 3.500 35.000
book).
Note book titi as Bahan untuk mencatat peserta seminar Forum Diskusi Group (FGD) dalam merumuskan data penelitian.
30 buah 3.000 90.000
Bolpen snow Alat untuk menulis dan dibagikan dalam seminar Forum Diskusi Group (FGD) dalam merumuskan data penelitian.
2 lusin 24.000 48.000
Amplop Bahan untuk
mengundang peserta seminar Forum Group Diskkusi (FGD).
1 pak 23.000 23.000
Materai Bahan untuk pembuatan nota kwitansi dan surat pernyataan dalam penyusunan laporan penelitian.
7 buah 8.500 59.500
Klip sea gull Bahan untuk penklipan data-data kertas kajian penelitian.
1 pak 25.000 25.000
Isi straples Bahan untuk bahan isi straples alat untuk penjepretan kertas penelitian.
1 pak 60.000 60.000
Buku tamu Bahan untuk pencatatan peserta seminar Forum Diskusi Group (FGD) dalam merumuskan data penelitian.
1 buah 10.000 10.000
Garisan 30 cm Alat garis dalam penyusunan data- data penelitian
1 buah 6.000 6.000
Stop map Bahan untuk map data-data penelitian
30 buah 1.000 30.000 Buku kwitansi Bahan untuk
pencatatan nota-nota pengeluaran dalam penelitian
1 buah 8.000 8.000
Casio kalkulator Alat hitung dalam penyusunan anggaran belanja dalam penelitian
1 buah 125.000 125.000
Bolpen Alat untuk menulis 1 lusin 12.500 12.500
dan dibagikan dalam seminar Forum Diskusi Group (FGD) dalam merumuskan data penelitian.
Blok Note titi As
Bahan untuk mencatat peserta seminar Forum Diskusi Group (FGD) penelitian Pengungkapan kasus pelelangan keramik di Cirebon Jawa Barat.
50 buah 3.000 150.000
Bolpen Snow Bahan untuk menulis dan mencatat peserta seminar Forum Diskusi Group (FGD) penelitian Pengungkapan kasus pelelangan keramik di Cirebon Jawa Barat.
5 lusin 24.000 120.00
PERJALANAN 5 September 2015
Perjalanan ke Cirebon untuk pengumpulan data penelitian dan melakukan seminar mengenai Pengungkapan Kasus
Pelelangan Keramik Kuno di Kawasan Perairan Laut Cirebon Jawa Barat
Perjalanan dengan Bus Pahala Kencana Jurusan Cirebon Jawa Barat (PP) tertanggal tiket 5 September 2015 nomor seri tiket 1431370 perusahaan Suci Transport Jl.
Diponogoro
2 hari 370.000 740.000
Sewa mobil dan bensin untuk keperluan pengumpulan data di lapangan
Transportasi pengumpulan data di lapangan seperti pengumpulan data gambaran umum daerah penelitian menggunakan mobil untuk
mendokumentasikan, lokasi daerah penelitian, seperti masjid kuna, bangunan kolonial, makam, dan keramik-keramik yang
didokumentasikan
3 hari 600.000 per hari
600.000
dalam laporan penelitian.
Servis dan perawatan mobil sewa
Transportasi pengumpulan data di lapangan seperti pengumpulan data gambaran umum daerah penelitian menggunakan mobil untuk
mendokumentasikan, lokasi daerah penelitian, seperti masjid kuna, bangunan kolonial, makam, dan keramik-keramik yang
didokumentasikan dalam laporan penelitian.
1 hari 260.000 260.000
PENYUSUNAN DATA
15-25 Agustus 2015
Penyusunan data penelitian dengan menyusun analisis data penelitian yang didapat dari pengumpulan data di lapangan dan hasil diskusi dengan Forum Group Diskusi (FGD)
Penyusunan data penelitian dengan menyusun analisis data penelitian yang didapat dari
pengumpulan data di lapangan dan hasil diskusi dengan Forum Group Diskusi (FGD) dan pengumpulan laporan penelitian
15-25 Agustus 2015
500.000 500.000
15-25 September 2015
Pembelian alat penelitian berupa skala meter dan tinta print 1 buah
Alat untuk pengukuran data- data penelitian dan untuk lat printer
15-25 September 2015
105.000 105.000
6 September 2015 Publikasi dan seminar snack dan makan dan biaya
penyelenggaraan seminar sewa tempat dan lainnya
Publikasi dan seminar snack dan makan dan biaya penyelenggaraan seminar sewa tempat dan lainnya
6
September 2015
500.000 500.000
Jumlah
Pengeluaran 70 %
Pengeluaran keseluruhan selama
penelitian 70 %
Kepentingan pembelian bahan pakai (ATK), transportasi, pembelian alat dan penyewaan alat penelitian
13 Juni-6 September 2015
- 7.875.000
LAMPIRAN-LAMPIRAN Lampiran-Lampiran Lampiran 2
1. Honorarium
No Kegiatan Satuan/volume Biaya Satuan Biaya
1 Ketua Peneliti 10 hari . 100.000 1.000.000,-
2 Anggota Peneliti 10 hari . 100.000 1.000.000,-
Jumlah 2.000.000,-
2. Bahan Penelitian
No Kegiatan Satuan/volume Biaya Satuan Biaya
28 Bolpen Snow 5 lusin 24.000 120.000
Jumlah ATK 1.270.000
3. Alat Penelitian
No Kegiatan Satuan/volume Biaya Satuan Biaya
1 Skala meter 1 buah 50.000 50.000
4 Tinta print Computer 1 buah 55.000 55.000
105.000
3.Sewa Alat
No Kegiatan Satuan/volume Biaya Satuan Biaya
1 Kamera 1 x 1hr 100.000.- 100.000
2 Alat keker jarak jauh 1 x 3 hr 300.000 300.000
3 Pembelian Laptop - 3.5000 3.5000
Jumlah 3.900.000
5. Perjalanan dan Penelitian
No Kegiatan Satuan/volume Biaya Satuan Biaya
1
Perjalanan dengan kendaraan Bus PAHALA Jurusan Cirebon
1 orgx 2 hari-(PP) 370.000- 740.000--
2
Transportasi lokal:
- Sewa Mobil dan bensin - Survei lapangan
1 org x 3 hari 200.000 600.000
4 Akomodasi 1 org x 2- 80.000 160.000-
Jumlah 1.500.000
6. Laporan Penelitian
No Kegiatan Satuan/volume Biaya Satuan Biaya
1 Pembuatan laporan 200.000
2 Fotokopi dan penjilidan 200.000
3 Pengiriman 100.000
Jumlah Rp.500.000
7. Seminar
No Kegiatan Satuan/volume Biaya Satuan Biaya
1 Snack + Makan 30 orang 10.000 300.000
2 Biaya penyelenggaraan 200.000-
Jumlah 500.000
8. Biaya Lain-lain
No Kegiatan Satuan/volume Biaya Satuan Biaya
1 Tidak ada -
Jumlah 0,-