• Tidak ada hasil yang ditemukan

JUMLAH PENDUDUK MISKIN DAN TINGKAT KEMISKINAN Maret 2020

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2022

Membagikan "JUMLAH PENDUDUK MISKIN DAN TINGKAT KEMISKINAN Maret 2020"

Copied!
14
0
0

Teks penuh

(1)

Kuliah36

(2)

JUMLAH PENDUDUK MISKIN DAN TINGKAT KEMISKINAN Maret 2020

• BPS mengumumkan pada 15 Juli 2020 tentang jumlah dan persentase penduduk miskin di Indonesia tentang KONDISI PADA MARET 2020.

• Jumlah penduduk miskin: 26,42 juta orang (9,78% dari seluruh

penduduk); Di PERKOTAAN: 11,16 juta orang (7,38 % dari penduduk perkotaan); Di PERDESAAN: 15,26 juta orang (12,82% dari penduduk)

• PENDUDUK MISKIN adalah yang PENGELUARANNYA di bawah GARIS KEMISKINAN (GK);

• GK NASIONAL Maret 2020 sebesar Rp454.652,- per kapita per bulan

• GK berubah (naik) tiap pengumuman BPS (6 bulan sekali)

(3)

Jumlah penduduk miskin menurun, tidak secepat tingkat kemiskinan; Jumlah pada Maret

2019 masih 26,42 juta orang. Perlu 10 tahun untuk kembali kepada jumlah sebelum KRISIS, 34,1 juta orang (1996). Tingkat kemiskinan 1996 (17,47%) dan Maret 2020 (9,78%)

34.01 49.50

34.96

26.42

17.47 17.42

9.78

- 10.00 20.00 30.00 40.00 50.00 60.00

Jumlah Penduduk Miskin (juta) Tingkat Kemiskinan (%)

Sumber data: BPS

(4)

GARIS KEMISKINAN BPS

• Garis Kemiskinan (GK): Garis Kemiskinan Makanan (GKM) ditambah Garis Kemiskinan Non Makanan (GKNM). GK Maret 2020 sebesar Rp454.652,- per kapita per bulan

• GKM: nilai pengeluaran kebutuhan minimum makanan yang disetarakan dengan 2100 kilokalori perkapita perhari. Paket komoditi kebutuhan dasar makanan diwakili oleh 52 jenis komoditi (padi-padian, umbi-umbian, ikan, daging, telur dan susu, sayuran,

kacang-kacangan, buah-buahan, minyak dan lemak, dll). GKM Maret 2020: Rp335.793

• GKNM adalah kebutuhan minimum untuk perumahan, sandang, pendidikan dan kesehatan. Paket komoditi kebutuhan dasar non makanan diwakili oleh 51 jenis komoditi di perkotaan dan 47 jenis komoditi di pedesaan. GNKM Maret 2020:

Rp118.859

• GK, GKM, GKNM berubah-ubah tiap 6 bulan mengacu pada Survei Sosial Ekonomi Nasional (Susenas) Modul Konsumsi dan Pengeluaran tahun bersangkutan

• Pada Maret 2020, secara rata-rata rumah tangga miskin di Indonesia memiliki 4,66

orang anggota rumah tangga. Dengan demikian, besarnya Garis Kemiskinan per rumah tangga miskin secara rata-rata adalah sebesar Rp2.118.678,-/rumah tangga

miskin/bulan.

• Ada GK/GKM/GNKM perkotaan dan perdesaan; ada Provinsi dan ada Kabupaten/Kota

(5)

Garis Kemiskinan Nasional, GK Perkotaan dan GK Perdesaan (per kapita/bulan) meningkat

166,697.00

211,726.00

330.776

454.652

0.00 50,000.00 100,000.00 150,000.00 200,000.00 250,000.00 300,000.00 350,000.00 400,000.00 450,000.00 500,000.00

GK Perkotaan GK Perdesaan GK Nasional

Sumber data: BPS

(6)

Garis Kemiskinan (GK): Garis Kemiskinan Makanan (GKM) ditambah Garis Kemiskinan Non Makanan (GKNM). Maret 2020: GK (454.652), GKM (335.793), GKNM (118.859)

123993 135270 147339 155615 171834 182796 199691 222628 242241 260469 274544.4 294806 313232 335793 42704 47366 52923 56111 61906 65910 71935

80107

88535 93917 99933 106414 112018

118859

0 50000 100000 150000 200000 250000 300000 350000 400000 450000 500000

2007 2008 2009 2010 Mar-11 Mar-12 Mar-13 Mar-14 Mar-15 Mar-16 Mar-17 Mar-18 Mar-19 Mar-20

GKM GKNM

Sumber data: BPS

(7)

Sebenarnya yang dipakai untuk menghitung jumlah penduduk miskin adalah GK

provinsi, dengan memperhatikan daerah (desa atau kota). Misal Jawa Barat kota atau Jawa Barat Desa. Jumlah penduduk miskin nasional merupakan hasil penjumlahan.

GK nasional dan GK kabupaten kota hanya indikatif, dipakai untuk analisis

Per Maret 2020 Garis Kemiskinan (Rp) Penduduk Miskin(ribu orang) Anggota Perkotaan Perdesaan Provinsi Perkotaan % Perdesaan Provinsi %RT Miskin

Bengkulu 573222 506010 527031 98,55 14,77 204,03 15,16 302,58 15,03 4,49

DKI Jakarta 680401 680401 480,86 4,53 480,86 4,53 4,89

Jawa Barat 412902 399732 410988 2725,91 7,14 1194,33 10,27 3920,23 7,88 4,59

Jawa Tengah 401771 388796 395407 1805,65 10,09 2175,25 12,8 3980,9 11,41 4,27

Jawa Timur 428175 402503 416001 1682,14 7,89 2736,97 14,77 4419,1 11,09 4,11

Banten 527777 460721 508091 472,84 5,03 303,14 8,18 775,99 5,92 5,01

Nusa Tenggara Timur 494388 376212 403005 113,39 8,64 1040,37 24,73 1153,76 20,9 5,82 Kalimantan Selatan 503748 490254 497262 73,09 3,61 114,78 5,08 187,87 4,38 4,62 Sulawesi Selatan 363361 339743 350264 173,8 4,49 603,03 11,97 776,83 8,72 5,12

Papua 611115 542695 562992 43,63 4,47 867,74 35,5 911,37 26,64 4,71

NASIONAL 471822 433281 454652 11161,96 7,38 15262,06 12,82 26424,02 9,78 4,66 Sumber data: BPS

(8)

JUMLAH PENDUDUK MISKIN dan TINGKAT KEMISKINAN di PERDESAAN lebih tinggi dari PERKOTAAN, namun cenderung menurun lebih cepat (termasuk faktor perubahan status desa menjadi kota)

9.42 11.16

24.59

15.26

0 5 10 15 20 25 30 35

1996 1998 1999 2000 2001 2002 2003 2004 2005 2006 2007 2008 2009 2010 MAR-11 MAR-12 MAR-13 MAR-14 MAR-15 MAR-16 MAR-17 MAR-18 MAR-19 MAR-20

JUMLAH PENDUDUK MISKIN (JUTA ORANG)

Perkotaan Perdesaan

13.39

7.38 19.78

12.82

0 5 10 15 20 25 30

1996 1998 1999 2000 2001 2002 2003 2004 2005 2006 2007 2008 2009 2010 MAR-11 MAR-12 MAR-13 MAR-14 MAR-15 MAR-16 MAR-17 MAR-18 MAR-19 MAR-20

TINGKAT KEMISKINAN (%)

Perkotaan Perdesaan

Sumber data: BPS

(9)

KEMISKINAN

menurut STATUSnya

45,714 46,842

26,300

19,913

17,967 16,917

10,626

8,227

- 10,000 20,000 30,000 40,000 50,000 60,000

2012 2013 2014 2015 2016 2017 2018 2019

RML HM M SM

SANGAT MISKIN:

Pengeluaran/kapita/bulan <0,8 GK

<340.200 (Maret 2019) MISKIN:

0,8 ≤Pengeluaran/kapita/bulan <1 GK 340.200 ≤M< 425.250

HAMPIR MISKIN:

1 GK ≤ Pengeluaran/ kapita/bulan <1,2 GK

425.250 ≤HM< 510.300 RENTAN MISKIN LAINNYA:

1,2 GK ≤ Pengeluaran/kapita/bulan < 1,6 GK

510.300 ≤RML <680.400

TOTAL 2019: 91,90 juta orang

Sumber data: BPS, diolah

(10)

Rata-rata Pengeluaran per Kapita menurut Status Kemiskinan

169320

220931

293830

218843

294530

373333

265717

362294

467928

342285

455566

598013

0 100000 200000 300000 400000 500000 600000 700000

2012 2013 2014 2015 2016 2017 2018 2019

SM M HM RML

Sumber data: BPS, kondisi Maret; GK Maret 2019: Rp425.250

(11)

Jarak antara ukuran garis kemiskinan dengan hampir miskin dan rentan miskin sebenarnya tidak terlalu jauh; HM dan RML rentan menjadi miskin, terutama jika terjadi krisis ekonomi

248,707 330,776

425,250

265,717

362,294

467,928

342,285

455,566

598,013

- 100,000 200,000 300,000 400,000 500,000 600,000 700,000

2 012 2013 2014 2015 2016 2017 2018 2019

Garis Kemiskinan Rerata Pengeluaran/kapita/bulan HM Rerata Pengeluaran/kapita/bulan RML

Sumber data: BPS; GK Maret 2019 Rp425.250

(12)

INDEKS KEDALAMAN KEMISKINAN (P1) menggambaran jarak rata-rata pengeluaran penduduk miskin dengan garis kemiskinan pada tahun bersangkutan; memberi

gambaran kasar berapa banyak pengeluaran tambahan agar tidak miskin; Perdesaan lebih tinggi dari perkotaan; Maret 2020 sedikit meningkat (memburuk)

Sumber data: BPS, kondisi Maret

0 1 2 3 4 5 6

1 9 9 9 2 0 0 0 2 0 0 1 2 0 0 2 2 0 0 3 2 0 0 4 2 0 0 5 2 0 0 6 2 0 0 7 2 0 0 8 2 0 0 9 2 0 1 0 2 0 1 1 2 0 1 2 2 0 1 3 2 0 1 4 2 0 1 5 2 0 1 6 2 0 1 7 2 0 1 8 2 0 1 9 2 0 2 0

Perkotaan Pedesaan Nasional

(13)

INDEKS KEPARAHAN KEMISKINAN (P2) menggambarkan ketimpangan diantara penduduk miskin, cenderung stagnan; Desa lebih tinggi dari kota; 2020 memburuk

0 0.2 0.4 0.6 0.8 1 1.2 1.4 1.6

1999 2000 2001 2002 2003 2004 2005 2006 2007 2008 2009 2010 2011 2012 2013 2014 2015 2016 2017 2018 2019 2020

Perkotaan Pedesaan Nasional

Sumber data: BPS, kondisi Maret

(14)

KEMISKINAN UKURAN BANK DUNIA memakai kurs atas dasar daya beli, Purchasing Power Parity (PPP), yang saat ini bertahun dasar 2011. Poverty headcount ratio at $1.90 a day biasa dipakai untuk low income, $3.20 untuk lower middle income, dan $5.50 untuk upper middle income dan high income. Ukuran BPS setara US$2.55

4.6 24.2

56

0 20 40 60 80 100 120

1996 1998 1999 2000 2001 2002 2003 2004 2005 2006 2007 2008 2009 2 010 2011 2012 2013 2014 2015 2016 2017 2018

at $1.90 a day at $3.20 a day at $5.50 a day

Sumber data: Bank Dunia

Referensi

Dokumen terkait

Sebuah Safety Valve (katup pengaman) adalah mekanisme katup untuk melepas suatu fluida secara otomatis dari HRSG, bejana tekanan, atau sistem lain ketika tekanan atau

Penelitian yang berkaitan dengan penelitian tentang sikap ibu terhadap Pap smear ini adalah penelitian yang dilakukan oleh Kamaliah tentang pengaruh pengetahuan, sikap,

d) Panitia pengadaan meminta kesediaan 2 (dua) orang wakil dari penawar yang hadir sebagai saksi dan apabila tidak terdapat wakil penawar yang hadir pada saat

Sistematika penulisan artikel hasil penelitian empiris (berbasis riset) terdiri dari Judul, Nama Penulis, Abstrak, Pendahuluan, Metode, Hasil dan Pembahasan, Simpulan dan

Dari hasil uji signifikansi regresi sederhana ternyata F hitung &lt;F tabel , atau 2,712&lt; 4,35 maka hipotesis ditolak, dengan demikian, dapat disimpulan bahwa

Pengaruh pembelajaran daring menggunakan bahan ajar sorogan hanacaraka terhadap kemampuan menulis akasara Jawa peserta didik pada mata pelajaran bahasa Jawa SD dilakukan dengan

Maka dapat dikatakan latihan ini sangat baik sekali digunakan dalam latihan dalam permainan bola voli guna untuk meningkatkan lompat yaitu daya ledak otot tungkai dari

Namun proses dari metode latihan yang dapat memberikan stimulus lebih baik pada sistem saraf pusat, saraf sensorik hingga respon saraf motorik yang akan mengaktifkan