commit to user BAB III
POTENSI BETENG TRADE CENTER (BTC)
A. Potensi Beteng Trade Center (BTC)
Gambar 12. Beteng Trade Center, (Dokumen Pribadi)
Beteng Trade Center Solo terletak di Jl. Mayor Sunaryo Solo di pusat kota Solo Jawa Tengah. Merupakan kota bisnis grosir dan perdagangan di Jawa Tengah dengan luas bangunan 21.000 m (lantai dasar, 1, 2), diharapkan mampu menampung 1600 pedagang, yang terdiri dari Shops, Open Shops, Office, Exhibition Hall serta Foodcourt dengan kapasitas parkir kurang lebih 1000 mobil.
Beteng Trade Centre (BTC) adalah pusat perdagangan yang sudah eksis semenjak tahun 1992. Dengan konsep sebagai pusat bisnis perdagangan tekstil, Beteng Trade Center merupakan pusat grosir belanja terlengkap dan terbesar khususnya di kota Solo dan sekitarnya.
Lantai dasar merupakan pusat perdagangan tekstil. Lantai merupakan pusat perdagangan tas, sepatu dan pakaian jadi. Beteng Trade Center Solo sangat mudah dicapai dari seluruh penjuru kota, dengan pangsa pasar yang cukup luas
36
commit to user
meliputi seluruh penduduk Indonesia serta kota-kota lainnya, karena kota Solo termasuk salah satu tujuan wisata dan belanja.Berada di pusat kota Solo dan berbatasan dengan kompleks Kraton Kasunanan Surakarta Hadiningrat, yang merupakan tujuan obyek wisata para turis dari domestik maupun mancanegara.
Beteng Trade Center (BTC) merupakan salah satu pusat pembelanjaan di kota Surakarta tempat ini seperti pasar tetapi sudah modern dimana di lengkapi berbagai pendukung lainnya seperti fasilitas yang memadai sehingga memberikan kesan tersendiri untuk para pengunjung, di dalam Beteng Trade Center terdapat barang-barang untuk di jadikan oleh-oleh maupun di pakai sendiri seperti : Pusat Grosir Baju Murah, Grosir Baju Muslim & Grosir Batik Solo. Jual : blus, dres, abaya, daster, rok, sarimbit batik, baju koko, sarung, sajadah, celana jeans, selimut, handuk, badcover, korden dan sebagainya dan harganya pun relatif murah dapat di tawar barang-barang yang dijual pun sangat berkualitas tak kalah dengan barang-barang yang dijual di Kampung Batik Laweyan, Kauman maupun Soga hanya saja merk yang membedakan.Beteng Trade Center telah berhasil menjadi pusat belanja bagi produk-produk tekstil dan pakaian jadi terutama produk-produk batik bagi masyarakat Kota Solo dan kota-kota lainnya di tanah air. Kenyamanan berbelanja yang diberikan kepada para pengunjung merupakan nilai positif untuk terus meningkatkan penjualan bagi tenant-tenant yang telah bergabung didalamnya. Kenyamanan ini dihadirkan dari penyediaan fasilitas-fasilitas gedung yang lengkap untuk membantu dan memberikan kenyamanan bagi pengunjung.
Paduan area belanja dengan area pariwisata yaitu komplek Keraton Surakarta Hadiningrat dan Keraton Istana Mangkunegaran Surakarta, berhasil mendatangkan pengunjung dengan tingkat konsumsi yang tinggi, terutama
commit to user
pakaian batik yang biasa mereka beli dalam jumlah banyak sebagai buah tangan.
Lokasi Beteng Trade Center ini sangat strategis sekali karena berada di pusat kota Solo atau berada dekat dengan alun-alun kota Solo dan tempat wisata lainnya seperti : Beteng Vastenburg yang sekarang mulai di kembangkan sebagai obyek wisata oleh pemerintah kota Solo yang letaknya pun berada pas atau bersebrangan di depan BTC, selain itu dekat dengan Kraton Kasunanan Surakarta dan hotel- hotel berbintang seperti The Royal Heritage, Kusuma Sahid Prince Hotel dll yang ada di sekitar Beteng Trade Center (BTC). Setelah terjadinya kerusuhan pada tahun 1998, kota Solo mulai membenahi dengan membangun beberapa mall dan salah satunya adalah Beteng Trade Center (BTC) ini atau seringdisebutdengan Pasar Beteng Solo yang mualai berkembang hingga saat ini. Dengan dibangunnya Beteng Trade Center ini, kawasan Gladak menjadi lebih meriah karena di dalam bangunan ini terdapat 500 lebih pedagang tekstil,baju,sepatu,tas dll di setiap lantai yang berada di Beteng Trade Center (BTC) Plaza. BTC sebagai pusat perbelanjaan strategis di tengah kota dapat dengan mudah dijangkau oleh masyarakat setempat maupun para wisatawan dengan transportasi lokal yang disediakan Pemkot Surakarta. BTC sempat terkena imbas dari kerusuhan 1998 hingga menyebabkan dua lantai atas dari gedung tersebut tidak dapat beroperasi selama enam tahun. Pada awalnya, BTC berdiri dengan menggandeng Matahari Department Store dan beberapa supermarket sebagai shopping center, tapi usai dibangun pada 2005 berubah konsep menjadi trade center atau pusat perdagangan ritel dan grosir. Lantai dasar diberi nama pusat kain Solo yang dipergunakan sebagai lokasi perdagangan kain, sedangkan lantai satu dijadikan showroom untuk penjualan tas, sepatu, pakaian jadi dan pakaian muslim dengan nama pusat sepatu
commit to user
dan tas Solo. BTC juga membuka pusat batik Solo di lantai dua yang akan merupakan pusat perdagangan batik terbesar di Kota Solo dengan luas 7.000 meter persegi lengkap dengan berbagai fasilitas. Menurut Direktur Beteng Trade Center Henry Purwantoro, hingga kini pedagang BTC masih didominasi oleh masyarakat lokal, sisanya merupakan pedagang dari luar Kota Solo, bahkan ada yang dari luar pulau Jawa.Rata-rata jumlah pengunjung sekitar 4.000 orang hingga 5.000 orang setiap harinya dengan perkiraan nilai transaksi harian berfluktuasi sesuai kemampuan pedagangberpromosi dengan jumlah yang sangat benyak tersebut Beteng Trade Center (BTC) pun sudah menyediakan fasilitas yang sudah memadahi sesui dengan kebutuhan pengunjung seperti : Parkir mobil dan motor yang sangat luas, Air Condetioner (AC), Toilet wanita dan pria yang ada di setiap lantainya, Escalator yang memudahkan pengunjung untuk memilih- milih toko dari lantai satu kelantai yang lainnya, pengamanan dari pihak satpam dan cctv dan masih banyak fasilitas yang memadai lainnya.
Didalam area Beteng Trade Center (BTC) pun juga ada makam seorang anak tumenggung bawahan Kerajaan Pajang yang menjadikan daya tarik tersendiri oleh sebagian masyarakat, yaitu adanya makam Raden Joko Pabelan yang merupakan Pangeran yang mempunyai paras sangat tampan pada saat itu, dan merupakan putra dari Tumenggung Mayang, yang di makamkan oleh Ki Gede Solo pada saat itu, makam nya pun sangat bersih dan bangunanya berbentuk unik, Sampai sekarang, kuburan Raden Pabelan pun dikenang orang sebagai makam Kyai Pabelan, dan banyak yang mendatanginya, untuk meminta berkah. Untuk mendapatkan ajian pengasihan, seperti yang dulu dimiliki Raden Joko Pabelan,seringkali juga Raja Solo Pakubuwono dari tahta dahulu sampai sekarang
commit to user
masih sering datang mendoakan dan berziarah ke tempat ini. Jadi selain sebagai pusat pembelanjaan yang menyediakan berbagai macam jenis tekstil, tas, sepatu, batik dll di sini juga di jadikan sebagai tempat berziarah oleh sebagian orang yang masih dipercayai oleh masyarakat Solo dan dihormati akan makam leluhur seorang bangsawan, maka karena hal tersebut Beteng Trade Center (BTC) mempunyai kelebihan tersendiri yang tidak di miliki dan tidak dapat di jumpai di pusat pembelanjaan lainnya di kota Solo ini.(Sumber : Wawancara dengan Tika, selaku Staff Marketing BTC, 28 Mei 2014)
1. Potensi Beteng Trade Center berdasarkan Analisis SWOT (Strenght, Weakness, Opportunity, Threats)
Dengan menggunakan analisis SWOT dapat memberikan gambaran yang lebih jelas mengenai Beteng Trade Center (BTC) sehingga dapat diketahui bagaimana obyek wisata belanja Beteng Trade Center (BTC) secara lebih jelas.
Tabel 1 : Analisis SWOT
No Komponen Keterangan
1. Kekuatan (Strenght) a. Mempunyai barang dagangan yang lengkap, murah dan masih bisa ditawar.
b. Memiliki fasilitas-fasilitas yang mewadai dan mendukung bagi pengunjung.
c. Lokasi Beteng Trade Center yang berada
commit to user
di tengah kota membuat obyek ini dapat dijangkau dengan berbagai macam moda transportasi.
d. Terletak di tempat yang strategis berada di pusat kota Surakarta.
e. Beteng Trade Center berdekatan dengan obyek wisata Kraton Kasunanan Surakarta yang merupakan obyek wisata andalan Kota Solo.
f. Merupakan tempat perdagangan dan grosir tekstil terlengkap di Surakarta.
g. Memiliki fisik bangunan modern yang didesain menarik dan nyaman untuk dijadikan tempat belanja.
h. Beteng Trade Center mempunyai produk yang lebih variatif sehingga pengunjung dapat memilih berbagai macam pilihan barang.
2. Kelemahan (Weakness)
a. Kurangnya pengelolaan website dapat menjadi penghambat dalam promosi dan pengembangan Beteng Trade Center.
b. Terhentinya dan kurangnya SDM penyebaran brosur sebagai media promosi sehingga masyarakat tidak dapat
commit to user
mengetahuievent yang sedang atau akan terlaksana di Beteng Trade Center
3. Peluang atau
kesempatan (Opportunities)
a. Beteng Trade Center merupakan salah satu obyek wisata belanja di Kota Solo yang dapat menarik minat wisatawan untuk berkunjung ke Kota Solo sehingga masih bisa dikembangkan untuk kedepannya.
b. Bagi wisatawan yang mempunyai usaha di bidang fasion, tekstil, batik dll dapat membuka usahnya di Beteng Trade Center, atau dapat membeli barang dagangan secara grosir untuk di jual kembali di tempat usaha yang dimiliki.
c. Dapat dijadikan sebagi tempat berlangsungnya acara atau event-event seperti lomba-lomba modeling, pertunjukan, band, dll
d. Dapat ditambahkan menjadi salah satu tujuan dalam paket wisata.
4. Ancaman (Threats) a. Persaingan yang ketat dengan Pusat Grosir Solo yang letaknya berdekatan.
b. Tidak adanya dana pengembangan yang dialokasikan secara khusus sehingga
commit to user
dapat menghambat rencana–rencana dalam pengembangan Beteng Trade Center (BTC) sehingga dapat mengancamusaha-usaha
pengembangnnya.
2. Potensi Beteng Trade Center berdasarkan pendekatan 4A (Atraksi, Aksesibilitas, Amenitas, Aktivitas)
Berhasilnya suatu tempat berkembang menjadi suatu daerah tujuan wisata (DTW) tergantung dari factor 4A yaitu Atraksi, Aksesibilitas, Amenitas dan Aktivitas dan dalam rangka mengetahui profil obyek dan daya tarik wisata yang ada di Beteng Trade Center (BTC) dapat diketahui melalui unsure-unsur 4A.
Tabel 2 : Pendekatan 4A
No Komponen Keterangan
1. Atraksi a. Di Beteng Trade Center menjual berbagai jenis tekstil terlengkap di Surakarta, selain tekstil juga terdapat berbgai busana batik, sepatu, sandal, tas, mukena, handuk, sprei dll.
commit to user
b. Dekat dengan obyek wisata Kraton Kasunan Surakarta, Benteng Vastenburg, berbagai Hotel berbintang (The Royal Heritage, Aziza, Kusuma Sahid Prince Hotel dll).
c. Terdapat berbagai kuliner Galabo di depan Beteng Trade Center baik siang maupun malam hari.
2. Aksesibilitas
1. Letak Obyek a. Terletak di Jln. Mayor Sunaryo No.10B Kecamatan Pasar Kliwon, Surakarta.
2. Jarak tempuh dari pusat kota
a. Beteng Trade Center berada di kawasan 0 Km yang merupakan pusat Kota Solo
3. Kondisi jalan a. Kondisi jalan menuju Beteng Trade Center sangat baik karena berada di pusat Kota sehingga semua jalan menuju Beteng Trade Center beraspal.
4. Sarana transportasi a. Bagi wisatawan yang berasal dari Solo dapat menggunakan kendaraan pribadi beroda dua tau
commit to user
beroda empat.
b. Bagi wisatwan yang ingin berkunjung dengan menggunakan transportasi umum dapat menggunakan bus umum atau angkota dengan tariff Rp.3000- Rp.5000, atau dapat menggunakan taksi, dengan tariff argo dan dapat juga menggunakan becak dengan tarif kesepakatan.
3. Amenitas
1. Akomodasi a. Banyak tersedia Hotel karena berada di pusat Kota, terutama di sepanjang Jl. Slamet Riyadi (The Royal Heritage, Novotel, Ibis, Sahid Jaya, Kusuma Sahid, dll) 2. Rumahmakan/
Warung
a. Di dalam obyek wisata belanja Beteng Trade Center terdapat Foodcourt dan di sekitar obyek terdapat banyak warung yang menyediakan aneka makanan dan minuman.
3. Tourist Information Center (TIC)
a. Informasi seputar obyek bisa didapatkan di Dinas Pariwisata
commit to user
Surakarta.
4. Jasa Angkutan a. Jasa angkutan yang tersedia di sekitar obyek yaitu bus, angkuta, taksi, dan becak.
5. Toko Cinderamata a. Beteng Trade Center merupakan tempat belanja yang lengkap sehingga banyak pedagang yang menjual cinderamata.
6. Penerangan/listrik a. Penerangan/listrik sangat baik karena memiliki diesel genset sendiri yang memungkinkan akan digunakan pada waktu ada pemadaman dari pihak PLN persero.
7. Pos keamanan a. Terdapat petugas keamanan di setiap hari yang bertugas 24 jam.
8. Jasa pemandu a. Tidak terdapat pemandu wisata, para pengunjung yang merupakan peserta Tour mempunyai pemandu wisata sendiri yang dapat memberikan informasi mengenai Beteng Trade Center.
9. Promosi wisata a. Cara yang dilakukan pengelola dalam mempromosikan Beteng
commit to user
Trade Center dengan cara diserahkan ke pihak pemasaran yang menyediakan brosur, leaflet, majalah atau bulletin tentang Beteng Trade Center, selain itu juga promosi melalui event-event yang di adakan di dalam Beteng Trade Center, media cetak, media elektronik dan melalui situs internet.
4. Aktivitas
1. Aktivitas wisatawan a. Wisatawan dapat berbelanja aneka macam tekstil, batik, korden, tas, sepatu, sandal, handuk, jam tangan, dll sebagai oleh-oleh, souvenir ataupun dipakai sendiri.
b. Wisatawan dapat menikmati segala fasilitas yang ada di dalam obyek wisata belanja Beteng Trade Center.
2. Aktivitas usaha a. Banyak pengusaha tekstil atau pedagang batik, korden, tas, sepatu, sandal, handuk, jam tangan, dll yang menjual barang
commit to user
dagangannya dan membeli atau menyewa ruko dan counter di Beteng Trade Center.
Struktur Organisasi Kantor Pemasaran Beteng Trade Center (BTC) Tabel 3
Tugas dan Tanggung Jawab ;
1. Direktur BTC
a. memimpin BTC dengan menerbitkan kebijakan-kebijakan yang berlaku dan sesuai
b. memilih, menetapkan, mengawasi tugas dari karyawan dan pengelola BTC
c. menyetujui anggaran tahunan dalam media promosi di BTC
commit to user
d. menyampaikan laporan kepada kinerja karyawan dan pemasukan
2. Pengelola
a. Menentukan segala apa yang harus dicapai atau diselesaikan dalam
memasarkan produk, barang di BTC
b. Memimpin segala aktivitas dan segala sesuatunya untuk
menyelenggarakan pencapaiannya di BTC seperti terselanggaranya kegaiatan atau event di BTC
c. Membuat segala sesuatunya tercapai sesuai dengan apa yang telah
ditentukan sebelumnya seperti target pasar dan pendapatan laba yang diperoleh
d. Bertanggung jawab sepenuhnya akan proses promosi dan perkembangan jumlah pengunjung di BTC
3. Staff Marketing
a. Menjaga dan meningkatkan volume penjualan di BTC b. Menyiapkan prospek pengunjung baru
c. Merekomendasikan tempat pembelanjaan BTC kepada masyarakat sekitar sebagai wisata belanja di kota Solo yang lengkap dan murah d. Menjalin komunikasi yang baik dengan pengunjung dan wisatawan e. Memiliki keterampilan secara kuantitatif yang baik
f. Mempertahankan pelanggan yang telah ada g. Memastikan pencapaian target penjualan h. Membuat laporan penjualan
i. Melaporkan aktivitas pemasaran kepada pengelola BTC
commit to user
B. Strategi Promosi Beteng Trade Center Sebagai Obyek Wisata Belanja di Kota Surakarta
Analisis strategi promosi yang dilakukan oleh pihak pengelola Beteng Trade Center dalam mempromosikan barang, produk dengan metode unsur 6P yang terdiri dari People, Product, Price, Place, Promotion, dan Positioningsebagai berikut :
1. People
People adalah orang yang menjadi sebagai calon pembeli atau konsumen sebelum memproduksi suatu produk. Pemasaran yang dilakukan oleh Beteng Trade Center (BTC) ditujukan kepada para masyarakat baik warga Solo maupun luar Solo, wisatawan domestik dan juga mancanegara untuk wisatawan mancanegara biasanya mereka sudah membawa guide sendiri yang menjelaskan apa saja yang dapat dibeli dan tersedia di Beteng Trade Center (BTC), selain itu juga dipasarkan kepada beberapa biro perjalanan wisata yang ada didalam kota Solo khususnya, dan beberapa Tour and Travel yang berada di luar kota Solo seperti Yogyakarta, Bandung, Jakarta, Surabaya dan kota-kota besar lainnya.
(Sumber : Wawancara dengan Santoso selaku Pengelola BTC, 28 Mei 2014)
2. Product
Product adalah sesuatu yang dapat ditawarkan kepada konsumen untuk memenuhi kebutuhan (needs) dan keinginan (wants) konsumen. Produk yang dijual di Beteng Trade Center sendiri ada beberapa macam dari lantai dasar, lantai 1 dan lantai 2. Lantai dasar menjual berbagai macam kain atau tekstil. Lantai 2
commit to user
menjual berbagai macam tas, sepatu, sendal, mukena, kerudung, jam tangan, sprei, bantal, handuk. Lantai 3 menjual berbagai macam batik dan dikhususkan penjual batik yang ada didalamnya baik batik dalam bentuk baju maupun kerajinan tangan. (Sumber : Wawancara dengan Santoso selaku Pengelola BTC, 28 Mei 2014)
3. Price
Price adalah harga suatu produk perlu ditetapkan dasar penawaran kepada target pasar tertentu. Harga yang ditawarkan untuk masing-masing barang yang dijual di Beteng Trade Center (BTC) bermacam-macam berbeda-beda dengan jenis barang yang dijual, harga yang diberikan kepada pedagangpun masih bisa ditawar. (Sumber : Wawancara dengan Santoso selaku Pengelola BTC, 28 Mei 2014)
a. Batik
Batik adalah oleh-oleh khas Solo yang sangat terkenal, macam batik yang dijual di Beteng trade Center (BTC) Solo beserta harganya. Batik Solo memiliki ciri pengolahan yang khas: warna kecoklatan (sogan) yang mengisi ruang bebas warna, berbeda dari gaya Yogya yang ruang bebas warnanya lebih cerah. Pemilihan warna cenderung gelap, mengikuti kecenderungan batik pedalaman. Jenis bahan batik bermacam-macam, mulai dari sutra hingga katun, dan cara pengerjaannya pun beraneka macam, mulai dari batik tulis hingga batik cap.
commit to user
1) Batik Sarimbit (Couple) dengan harga Rp.100.000- Rp.1.000.000
Harga tergantung motif dan bentuk beserta bahan kain dan corak batik.
2) Jaket dengan harga Rp.60.000 – Rp.200.000
Yang dibuat dari kain batik beserta motifnya yang di desain secara modern dengan trend terbaru
3) Blouse dengan harga Rp.60.000- Rp.200.000
Merupakan pakaian yang terbuat dari kain batik yang di jahit dengan model-model terbaru sehingga terjual di kalangan anak,remaja,dewasa,bahkan orang tua
4) Dress dengan harga Rp.35.000- Rp.300.000
Dress yang dibuat dari kain batik dengan variasi bentuk yang beraneka ragam dan banyak warna, harganya sesuai modif, bentuk dan juga bahan kain
5) Kemeja dengan harga Rp.25.000-Rp.200.000
Kemeja batik sangat digemari banyak pria pada saat ini dengan desain motif yang modern yaitu lambang atau symbol sepakbola dunia dengan hal ini maka kemeja batik sangat banyak peminatnya dengan varian modif dan macam-macam harga
6) Gamis
Pakaian hijab sekarang sangat trend sekali dikalangan masyarakat dan kini tersedia pakaian gamis
commit to user
yang terbuat dari kain batik yang di desain secara modern yang dapat digunakan untuk sarimbit, wanita maupun pria dan juga anak kecil.(Sumber : Wawancara dengan Rahayu selaku Pemilik Kios Batik Trisno Asih Blok 2A10 No.5 BTC, 28 Mei 2014)
b. Tekstil
Tekstil adalah material fleksibel yang terbuat dari tenunanbenang.
Harga jual kain ataupun tekstil yang ada di Beteng Trade Center biasanya dihitung dalam satuan meter, tetapi khusus untuk kain jeans di hitung dalam bentuk Kg, harga yang diberikan bermacam-macam tergantung dari bahan dan juga kegunaan kain itu sendiri, misalnya kain untuk acara resmi seperti pesta, pernikahan pastinya juga mahal, tetapi di Beteng Trade Center harga yang diberikan tersebut masih bisa ditawar. (Sumber : Wawancara dengan Santoso selaku Pengelola BTC, 28 Mei 2014)
c. Tas
Tas adalah wadah tertutup yang dapat dibawa bepergian. Materi untuk membuat tas antara lain adalah kertas, plastik, kulit, kain, dan lain- lain. Biasanya digunakan untuk membawa pakaian, buku, dan lain-lain.
Berdasarkan bentuk dan ukuran
1) Tas selempang dengan harga mulai dari Rp.50.000- Rp.300.000
2) Ransel dengan harga mulai dari Rp.50.000-Rp.300.000 3) Tas pesta harga mulai dari Rp.60.000-Rp.500.000
commit to user
4) Beauty case harga mulai Rp.10.000-Rp.150.000 5) Tas laptop harga mulai Rp.15.000-Rp.100.000 6) Koper harga mulai Rp.200.000-Rp.700.000 7) Dompet harga mulai Rp.35.000-Rp.500.000
(Sumber : Wawancara dengan Suci selaku Penjual Tas Counter Elly, Blok A6 No.2 BTC, 28 Mei 2014)
d. Mukena
Mukena adalah busana perlengkapan shalat untuk perempuan muslim khas Indonesia.
Macam Mukena :
1) Parasut (Terbuat dari kain parasut harganya mulai dari Rp.25.000-Rp.200.000)
2) Batik (Terbuat dari kain batik harganya mulai dari Rp.50.000-Rp.300.000)
3) Motif (Terbuat dari kain berwarna dengan desain bermacam-macam harganya mulai dari Rp.85.000- Rp.300.000)
4) Polosan (Terbuat dari kain polos biasanya putih harganya mulai dari Rp.85.000-Rp.300.000)
5) Border (Terbuat dari kain polos ataupun bermotif yang dihiasi dengan border-bordiran sehingga tampak lebih indah harganya mulai dari Rp.125.000-Rp.500.000)
6) Kerudung harganya mulai dari Rp.10.000-Rp.100.000
commit to user
(Sumber : Wawancara dengan Jubaidah selaku Penjual Mukena, Kios Safira Blok B4 No.13 BTC, 28 Mei 2014)
e. Sepatu
Sepatu adalah suatu jenis alas kaki (footwear) yang biasanya terdiri bagian-bagian sol, hak, kap, tali, dan lidah. Biasanya juga terbuat dari kanvas atau kulit yang menutupi semua bagian mulai dari jari jemari, punggung kaki hingga bagian tumit. Pengelompokkan sepatu biasanya dilakukan berdasarkan fungsi atau tipenya, seperti sepatu resmi (pesta), sepatu santai (kasual), sepatu dansa, sepatu olahraga, sepatu kerja, ortopedik dan minimalis. Harga yang diberikan tergantung dari bahan dan juga jenis sepatu yang dibeli, biasanya berkisar Rp. 25.000 sampai Rp.
1.000.000 tergantung bahan dan merk sepatu yang dibeli. (Sumber : Wawancara dengan Santoso selaku Pengelola BTC, 28 Mei 2014)
f. Sprei
Harga Sprei di Beteng Trade Center (BTC) mulai dari Rp.25.000- Rp.200.000 tergantung ukuran dan jenis kain bersera motif yang digunakan, sedangkan Bed Cover mulai dari Rp.150.000-Rp.500.000 tergantung merk dan juga ketebalannya. (Sumber : Wawancara dengan Santoso selaku Pengelola BTC, 28 Mei 2014)
commit to user g. Bantal
Bantal adalah tumpuan atau alas kepala yang digunakan untuk tidur ,terbuat dari kapas atau kapuk (dalam bahasa jawa) yang memberikan kenyaman orang pada saat tidur. Harga bantal di Beteng Trade Center (BTC) dari Rp.20.000-Rp.70.000. (Sumber : Wawancara dengan Santoso selaku Pengelola BTC, 28 Mei 2014)
h. Handuk
Handuk adalah selembar kain atau kertas yang dapat menyerap cairan dan digunakan untuk mengelap atau mengeringkan.Kata "handuk" berasal dari bahasa Belandahanddoek.
Jenis handuk yang dijual di BTC :
1) Handuk mandi digunakan untuk mengeringkan badan setelah mandi. (Dijual mulai dari harga Rp.15.000-Rp.200.000)
2) Handuk pantai berukuran lebih besar daripada handuk mandi dan digunakan untuk berbaring di pantai. (Dijual mulai dari harga Rp.25.000-Rp.300.000)
3) Handuk tangan berukuran lebih kecil daripada handuk mandi dan digunakan untuk mengeringkan tangan. (Dijual mulai dari harga Rp.3.000-Rp.40.000)
commit to user i. Korden
Tirai atau korden tersedia dalam berbagai bentuk, bahan, ukuran,warna dan pola, umumnya memiliki bagian tersendiri dalam suatu toko.Dan di Beteng Trade Center harga tirai atau korden pun sesuai bentuk dan bahannya dari harga Rp.85.000 sampai Rp.500.000an ribu.(Sumber : Wawancara dengan Santoso selaku Pengelola BTC, 28 Mei 2014)
j. Jam tangan
Jam tangan atau arloji adalah petunjuk waktu yang dipakai di pergelangan tangan manusia.Sekarang munculah beberapa merek jam tangan yang masih ada hingga kini. Di Beteng Trade Center pun tidak kalah dengan toko jam lainnya disini juga menjual beberapa jam dari yang bermerk hingga yang bahan tiruan dengan berbagai macam bentuk dan bahan yang dijual dari harga Rp.25.000 sampai Rp.200.000, kisaran harga yang diberikanpun masih bisa di tawar oleh pembeli. (Sumber : Wawancara dengan Santoso selaku Pengelola BTC, 28 Mei 2014)
commit to user 4. Place
Place adalah tempat untuk menawarkan atau menjual produk kepada target pasar,harus terlebih dahulu menetapkan dimana saja tempat-tempat penjualan produk itu di tetapkan. Produk ataupun barang-barang yang dijual ataupun dipasarkan di Beteng Trade Center (BTC) dipasarkan di dalam area gedung Beteng Trade Center (BTC) di Jalan Ir. Mayor Sunaryo no. 10B Pasar Kliwon, Surakarta, yang terdiri dari 3 lantai yaitu lantai dasar, lantai 1 dan lantai 2. Beteng Trade Center (BTC) pun sudah menyediakan fasilitas yang memadai sesuai dengan kebutuhan pengunjung seperti : parkir mobil dan motor yang sangat luas, Air Condetioner (AC), Toilet wanita dan pria yang ada di setiap lantainya, Escalator yang memudahkan pengunjung untuk memilih-milih toko dari lantai satu kelantai yang lainnya, pengamanan dari pihak satpam dan cctv, mushola untuk para muslim, mesin ATM di lantai dasar dan masih banyak lainnya, selain itu Beteng Trade Center (BTC) juga berada di pusat kota tentunya mudah dalam mencari transportasi bus, angkuta, becak atau akomodasi seperti hotel. (Sumber : Wawancara dengan Santoso selaku Pengelola BTC, 28 Mei 2014)
5. Promotion
Promosi adalah cara mengkomunikasikan produk yang di tawarkan pada waktu dan media yang tepat, sehingga dapat diketahui, dikenal atau di bandingkan dengan produk lain.Jadi promosi merupakan suatu cara menginformasikan keberadaan suatu produk. Promosi yang dilakukan Beteng Trade Center dalam memasarkan produk maupun barang yang di jual di dalam BTC, melalui berbagai media diantaranya :
commit to user a) Solo Radio dan Radio Klewer
Berupa iklan sponsor yang di siarkan setiap hari rabu, jumat dan minggu pada saat jeda iklan ataupun pergantian jam tayang acara.
Iklan ini dimaksutkan supaya para pendengar yang sedang mendengarkan station-station radio pada saat itu dapat mengetahui dimana pusat pembelanjaan solo yang murah dan lengkap dan bisa berkunjung ke Beteng Trade Center (BTC) karena disitu telah dicantumkan alamat lengkap dan juga informasi tentang barang- barang apa saja yang dijual di Beteng Trade Center (BTC). (Sumber : Wawancara dengan Lucky Selaku Staff Marketing Beteng Trade Center)
b) Media cetak berupa koran seperti : Solo Pos, Joglo Semar, Radar Solo, Kedaulatan Rakyat
Iklan yang di pasang di media cetak seperti diatas biasanya pada saat ada acara-acara besar saja seperti tahun sebelumnya adanya event Spectacullar Horror Show yang mendatangkan banyak pengunjung ke Beteng Trade Center (BTC), selain itu juga iklan mengenai promo ruko penjualan itupun dilakukan setahun sekali. (Sumber : Wawancara dengan Lucky Selaku Staff Marketing Beteng Trade Center)
commit to user
c) Event, dengan adanya event-event tertentu seperti modeling, lomba band, pertunjukan-pertunjukan Spectacular Horror Show, lomba anak-anak baik nyanyi, mewarnai, melukis, dll
Gambar 13. Acara Rumah Hantu Indonesia BTC Lt.2 tahun 2012 dengan tema Misteri Kamar Mayat, Misteri Rel Bengkong dan Penampakan Wanita Tanpa Wajah.(Sumber File dari BTC)
Event-event yang dilakuan di Beteng Trade Center biasanya dilakukan setahun 5 atau 4 kali, apabila ada acara besar seperti ulang tahun Beteng Trade Center (BTC), memeperingati hari-hari besar nasional maupun dalam hari besar keagamaan, event ini diadakan untuk menarik pengunjung atau wisatawan untuk datang ke Beteng Trade Center (BTC) selain untuk melihat pertunjukan dalam acara tersebut dimaksudkan juga supaya mereka yang datang secara tidak langsung dapat membeli ataupun melihat-lihat barang-barang yang dijual di Beteng Trade Center (BTC) itu sendiri. (Sumber : Wawancara dengan Lucky Selaku Staff Marketing Beteng Trade Center)
commit to user
d) Pemasangan Baliho di depan Beteng Trade Center (BTC) atau di pertigaan dan perempatan jalan yang strategis
Gambar 14. Spanduk BTC di Jalan Raya Kartosuro ( Sumber Dokumen dari BTC)
Pemasangan baliho maupun spanduk sendiri mempunyai maksud dan tujuan tertentu diantaranya untuk menarik simpatik para pejalan umum maupun orang-orang yang sedang melewati jalan saat bersantai maupun sedang bepergian yang setidaknya membutuhakan oleh-oleh supaya mempunyai keinginan mampir atau datang ke Beteng Trade Center (BTC), selain itu spanduk juga sebagai sarana informasi kepada masyarakat akan adanya promo-promo ataupun discount belanja yang mungkin diadakan oleh beberapa outlet yang menjual barang dagangannya didalam Beteng Trade Center (BTC). (Sumber : Wawancara dengan Lucky Selaku Staff Marketing Beteng Trade Center)
commit to user e) Leafletdan Brosuredari Beteng Trade Center
Gambar 15. Leaflet BTC (Sumber : Scan dari Leaflet BTC)
Leaflet dan Brosure adalah salah satu media iklan yang digunakan pihak Beteng Trade Center (BTC) saat mempromosikan produk baru maupun adanya suatu event yang sedang di selenggarakan di BTC, selain di sebarkan ke jalan raya leaflet dan brosure juga dititipkan di tempat- tempat obyek wisata. (Sumber : Wawancara dengan Lucky Selaku Staff Marketing Beteng Trade Center)
f) Majalah Beteng Trade Center atau Buletin Beteng Trade Center
Gambar 16. Cover Majalah BTC (Sumber : Scan dari MajalahBTC)
commit to user
Majalah atau buletin bulanan yang ada di Beteng Trade Center sendiri berganti tema setiap 2 bulan sekali, dengan tema yang berganti- ganti biasanya tema-tema ini di sesuaikan dengan hari-hari besar dan juga hari special seperti : lebaran fair, ramadhan suci, natal ceria dll. (Sumber : Wawancara dengan Lucky Selaku Staff Marketing Beteng Trade Center)
g) Pembagian kaos dan topi bertuliskan BTC mengenai iklan kepada Bapak- Bapak becak dan para sopir angkuta umum
Gambar 17. Kaos BTC (Sumber : Dokumen Pribadi)
Dalam pembagian kaos maupun topi disini adalah supaya bagi orang yang awam dengan kota Solo, bisa melihat Beteng Trade Center (BTC) sendiri dari beberapa baju maupun topi yang dikenakan oleh bapak- bapak becak maupun sopir angkuta ini, karena mereka adalah orang yang memberikan sarana transportasi menuju Beteng Trade Center selain itu juga mereka bisa menawarkan atau bisa mengantarkan para wisatwan ataupun pengunjung untuk berbelanja ke Beteng Trade Center (BTC) yang
commit to user
kemudian akan mendapatkan fee 5% dari jumlah pembelanjaan pengunjung maupun wisatawan yang di antar belanja tersebut, Beteng Trade Center (BTC) sendiri bekerjasama dengan kurang lebih 25 orang bapak becak dan juga sopir angkuta. (Sumber : Wawancara dengan Lucky Selaku Staff Marketing Beteng Trade Center)
h) Pembagian doorprice serta promo belanja berhadiah
Gambar 18. Promo belanja (Sumber : Scan dari Brosure PromoBTC)
Pembagian doorpriceserta promo ini dimaksudkan untuk memanarik masyarakat luar supaya berbelanja ke Beteng Trade Center (BTC) dengan berbagai hadiah yang sudah disediakan bertujuan supaya masyarakat memiliki keinginan yang lebih untuk memilih berbelanja ke BTC, selain bisa merasakan kepuasan dalam berbelanja, pengunjung yang datang juga akan mendapatkan hadiah dari Beteng Trade Center (BTC) bila beruntung. (Sumber : Wawancara dengan Lucky Selaku Staff Marketing Beteng Trade Center)
commit to user i) Pembagian kupon-kupon belanja
Gambar 19. Kupon Belanja (Sumber : Scan dari Promo Kupon diBTC) Pembagian kupon-kupon belanja di Beteng Trade Center (BTC) sendiri ditujukan bagi para pembeli yang sering membeli ataupun kulak, hal ini bertujuan supaya menambah minat para pelanggan untuk selalu datang dan selalu berbelanja ke Beteng Trade Center / tidak berpindah tempat. Setelah kupon itu mendapatkan poin maka bisa di tukarkan hadiah di kantor pemasaran Beteng Trade Center (BTC) Surakarta. (Sumber : Wawancara dengan Lucky Selaku Staff Marketing Beteng Trade Center)
6. Positioning
Positioning adalahsuatu cara atau strategi memposisikan perusahaan kita sehingga lebih dikenal oleh calon pelanggan. Beteng Trade Center (BTC) adalah salah satu tempat wisata belanja khas Solo dengan harga barang yang dijual terjangkau dapat ditawar dan barang yang ada disana bisa dibeli secara eceran atau grosir dalam jumlah banyak. BTC merupakan tempat perdagangan dan grosir tekstil terlengkap di Surakarta yang memiliki fisik bangunan modern yang didesain menarik dan nyaman untuk dijadikan tempat belanja. Beteng Trade Center mempunyai produk yang lebih variatif sehingga pengunjung dapat memilih berbagai macam pilihan barang didalam satu komplek area bangunan.
(Sumber : Wawancara dengan Santoso selaku Pengelola BTC, 28 Mei 2014)
commit to user
C. Hambatan Promosi Pengelola Dalam Mempromosikan Beteng Trade Center
Hambatan itu pasti ada di setiap pemasaran atau promosi untuk Beteng Trade Center sendiri hambatan yang sering terjadi yaitu :
1. Kurangnya SDM
Kurangnya tenaga untuk membagi-bagikan brosure, leaflet dan buletin yang tersedia di Beteng Trade Center kepada orang-orang atau masyarakat dan juga wisatawan menjadi salah satu kendala atau hambatan di BTC, karena hanya ada dua staff marketing yang bekerja dalam kantor pemasaran di Beteng Trade Center (BTC).
2. Radio
Pemasaran di Beteng Trade Center (BTC) salah satunya menggunakan media elektronik radio yaitu di Solo radio dan radio Klewer, dengan kemajuan zaman sekarang, pemutaran iklan di radio pun hanya sedikit pendengarnya, peminatnya pun jadi berkurang, terkadang malah tidak di gubris atau hanya di sepelekan hal ini menjadi sebagian hambatan dalam mempromosikan barang atau produk di BTC.
3. Spanduk
Pemasangan spanduk sekarang lebih tertuju pada tampilan dan tulisan discount atau hal-hal yang bisa menarik perhatian saja supaya di lihat oleh orang-orang, seringkali pihak Beteng Trade Center memasang baliho-baliho seperti itu, tapi terkadang ada yang merusak atau di coret-
commit to user
coret halini menjadi hambatan sekali karena dengan perusakan itu biasanya orang susah untuk membaca atau sering di sepelekan.
4. Iklan Koran
Karena letak dan penjualannya hampir sama dengan PGS (Pusat Grosir Solo) sering sekali orang yang datang salah tangkap atau menyamakan, ada yang sering keliru, itu karena letak atau alamat jalan yang tertera pada koran tersebut sama dan bagi orang orang luar kota atau awam dengan Kota Solo tidak tau bahwasannya BTC dan PGS itu berbeda setahunya sama dan barang-barang yang dijualnya pun juga sama.
5. Pembagian Kaos dan Topi kepada Bapak-bapak Becak dan Sopir Angkuta umum
Pembagian kaos dan topi sebenarnya juga salah satu pemasaran yang dilakukan oleh Beteng Trade Center supaya wisatawan yang datang maupun masyarakat mengetahui atau membaca kaos ataupun topi yang digunakan oleh orang-orangyang melayani jasa transport tersebut, tapi seringkali hal ini menjadi masalah para pengemudi angkuta atau becak tersebut mengantarkan wisatawan yang datang ke Beteng Trade Center sering memint upah yang terlalu banyak dan melebihi dari perjanjian yang biasanya hanya Rp.50.000,- sampai Rp.100.000,- terkadang meminta Rp.200.000.- sampai Rp.300.000,- jadi berlipat menjadi 2xnya bahkan lebih.
commit to user 6. Internet
Promosi di jejaring sosial atau web internet di Beteng Trade Center (BTC) sangat kurang sekali dikarenakan tidak ada pengelola tersendiri yang menangani iklan BTC di situs-situs internet baik dalam memasarkan produk, maupun informasi-informasi terbaru mengenai event dan promo belanja yang sedang diadakan atau akan berlangsung di Beteng Trade Center (BTC).