• Tidak ada hasil yang ditemukan

Aspek Hukum Terhadap Persetujuan Tindakan Medik/Kedokteran (Informed Consent)

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2021

Membagikan "Aspek Hukum Terhadap Persetujuan Tindakan Medik/Kedokteran (Informed Consent)"

Copied!
24
0
0

Teks penuh

Gambar

Tabel  8  diatas  memperlihatkan  bahwa  semua  (40  orang  atau  100  %)  responden  (pasien)  secara  langsung  tanpa  diwakili  keluarganya  memberikan  persetujuannya pada saat tenaga medis memeriksa tekanan darahnya, pemeriksaan  fisik  lainnya,  peme

Referensi

Dokumen terkait

[r]

Selain itu pasien tidak dapat mengajukan gugatan terhadap dokter ataupun rumah sakit sebagai sarana pelayanan kesehatan apabila terjadi hal-hal yang merugikan pasien akibat

Hubungan pasien sebagai pihak yang menerima pelayanan kesehatan dengan dokter sebagai pihak yang memberi pelayanan kesehatan mempunyai hak dan kewajiban yang harus dihormati..

ketidakmampuan atau kesalahan dalam prosedur tindakan yang dilakukan, maka perikatan yang terjadi antara rumah sakit dengan pasien adalah perikatan yang sifatnya

Tetapi jika dokter dan perawat diperhadapkan dengan pasien ga- wat darurat yang dalam kondisi tidak sadar dan tidak ada keluarga yang mendampingi maka kita dapat melakukan

Informed Consent sendiri diterjemahkan menjadi persetujuan Tindakan Medis yang keberadaan dan fungsinya diatur dalam Peraturan Menteri Kesehatan R I Nomor

Informed Consent ini tidak memiliki kolom untuk tanda tangan saksi atau wali pasien dan lembar formulir Informed Consent dijadikan satu dengan formulir rekam medis poli gigi yang hal

Hakikat informed consent adalah untuk melindungi pasien dari segala kemungkinan tindak medis yang tidak disetujui oleh pasien, sekaligus melindungi dokter secara hukum terhadap