• Tidak ada hasil yang ditemukan

ANALISIS PENERAPAN HARGA POKOK PRODUKSI DENGAN METODE FULL COSTING & VARIABLE COSTING SEBAGAI PENENTU PROFITABILITAS TANDI

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2021

Membagikan "ANALISIS PENERAPAN HARGA POKOK PRODUKSI DENGAN METODE FULL COSTING & VARIABLE COSTING SEBAGAI PENENTU PROFITABILITAS TANDI"

Copied!
8
0
0

Teks penuh

(1)

321 ANALISIS PENERAPAN HARGA POKOK PRODUKSI DENGAN METODE FULL COSTING & VARIABLE COSTING

SEBAGAI PENENTU PROFITABILITAS TANDI

Rahmi Wahyu Baktining Negari1, Martha Suhardiyah2, Aristha Purwanthari Sawitri3

Mahasiswa Jurusan Akuntansi Fakultas Ekonomi Universitas PGRI Adi Buana Surabaya 1 Dosen Akuntansi Fakultas Ekonomi Universitas PGRI Adi Buana Surabaya 2, 3

[email protected] ABSTRAK

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis penerapan harga pokok produksi dengan menggunakan metode Full Costing & Variabel Costing, apakah mempunyai pengaruh terhadap tingkat profitabilitas Tandi. Metode untuk mengumpulkan data melalui wawancara dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa untuk perolehan laba yang lebih tinggi terletak pada perhitungan yang telah dilakukan perusahaan itu sendiri, dibandingkan dengan penggunaan metode full costing dan variabel costing. Terlihat dari penetapan harga jual untuk metode Variabel Costing lebih tinggi harga jualnya daripada metode Full Costing dan perusahaan. Full Costing merupakan metode yang memasukkan semua biaya tetap dan variabel kedalam perhitungannya, sedangkan Variabel Costing merupakan metode yang memasukkan biaya variabel saja kedalam perhitungannya. Untuk penggunaan metode yang lebih menguntungkan perusahaan ialah penggunaan metode dari yang telah diterapkan perusahaan, karena untuk perolehan laba lebih tinggi yang telah diterapkan oleh perhitungan perusahaan.

Kata kunci: profitabilitas, metode full costing dan variabel costing.

ABSTRACT

This research aims to analyze the application of production costs using the FC & VC method whether it has an impact on the level of Tandi profitability. Method of collecting data through interviews and documentation. Research result indicates that the higher profit is located at calculations that have been done by the company itself, compared touse of full costing methods and costing variables. Seen from the stipulation the selling price for the Variable Costing method is higher than the selling price than Full Costing method and from the company FC is a method that includes all fixed costs and variables into their calculations, while VC is a method that only includes variable costs into the calculation. For the use of a method that is considered more profitable for the company is the use of the VC method, because the profit is also higher when applied to the company.

Keyword: profitability, fullcosting and variablecosting method.

Pendahuluan

Home Industri Tandi yang beralamatkan di Kebon Anom RT

02/RW 02, Kecamatan Gedangan Sidoarjo merupakan home industri yang memproduksi usus ayam menjadi keripik usus ayam merek

(2)

322

Tandi. Perusahaan perseorangan awal berdirinya memiliki dua jenis makanan olahan berupa tahu sumedang, dan keripik usus. Home Industri Tandi lebih mengutamakan kualitas untuk dapat bersaing dengan UMKM lainnya.

HPP menjadi masalah utama dalam kegiatan proses produksi, karena dengan perhitungan HPP yang benar maka dapat ditentukan harga jual yang tepat sehingga menghasilkan laba optimal (Asrita, 2017;2).

Untuk menentukan harga jual dapat dilakukan dengan dua metode yaitu metode full costing dan metode variabel costing, dimana dari kedua metode tersebut akan dicari perbandingannya mana yang lebih memungkinkan bagi perusahaan untuk menetapkan harga jual yang lebih sesuai dan akan berdampak bagi tingkat laba rugi. Tingkat laba rugi dalam perusahaan dapat dipengaruhi oleh penerapan metode awal yang digunakan, karena kalau menggunakan metode yang perhitungannya kurang pas dan berubah-ubah maka untuk penentuan harga jual juga akan kurang maksimal. Setiap perusahaan ingin mendapatkan laba sebanyak-banyaknya dari penjualan mereka dimana dalam penelitian ini di dukung oleh beberapa penelitian terdahulu yang mempunyai tujuan yang hampir sama dengan penelitian yang sekarang.

Home Industri Tandi berdasarkan hasil wawancara dengan pemilik Home Industri Tandi, ditemukan bahwa Home

Industri tidak memiliki metode khusus untuk memperhitungkan harga penjualan produk mereka.

Perusahaan masih menggunakan metode sederhana dan tradisional untuk menentukan harga jual produk. Sehingga perhitungan HPP dari Home Industri tersebut masih belum maksimal, dalam komponen HPP. Metode biaya tradisional adalah metode yang hanya membebankan biaya produksi pada produk. Salah satu kelemahan utama dari sistem penentuan biaya tradisional adalah penggunaan tarif biaya overhead. Dalam perhitungan biaya overhead home industri Tandi menggunakan perkiraan penentuan biaya yang digunakan pada bahan baku dan patokan harga jual tetap sama dengan harga lama oleh karena itu untuk perhitungannya belum tepat dan kurang efektif.

Berdasarkan latar belakang di atas maka penelitian ini diberi judul “Analisis Penerapan Harga Pokok Produksi Dengan Metode Full Costing Dan Variabel Costing Sebagai Penentuan Profitabilitas Home Industri Tandi, Sidoarjo”.

Rumusan Masalah

Adapun rumusan masalah yang dapat diangkat sebagai berikut :

1. Apakah metode full costing berpengaruh terhadap profitabilitas home industri Tandi ?

2. Apakah metode variabel costing berpengaruh terhadap profitabilitas home industri Tandi ?

Tujuan Penelitian

Tujuan dalam penelitian ini adalah untuk menganalisis

(3)

323

penerapan harga pokok produksi dengan metode full costing dan metode vaiabel costing apakah berpengaruh untuk tingkat profitabilitas pada home industri Tandi sidoarjo.

Telaah Pustaka Pengertian biaya

Biaya memiliki unsur sebagai berikut :

1. Biaya merupakan pengorbanan sumber ekonomi.

2. Biaya dapat diukur dengan satuan rupiah.

3. Biaya merupakan pengorbanan telah terjadi atau akan terjadi.

4. Biaya merupakan pengorbanan yang mempunyai tujuan.

Metode full costing

Perhitungan harga pokok produksi menurut metode full costing sebagai berikut :

Biaya bahan baku xx Biaya TK langsung xx

BOP tetap xx

BOP variabel xx

HPP xx

Pada metode ini semua biaya overhead pabrik tetap dan variabel

dimasukkan dalam

perhitungannya.

Metode variabel costing

Harga pokok produk menurut metode variabel costing terdiri dari :

Biaya bahan baku xx Biaya TK Langsung xx

BOP variabel xx

HPP xx

Metode variabel costing biaya yang dibebankan hanyalah biaya-biaya variabel.

Harga Jual

Harga jual adalah jumlah uang (ditambah beberapa produk kalau mungkin) mendapatkan sejumlah kombinasi dari barang beserta pelayanannya.

Profitabilitas

Profitabilitas merupakan kemampuan perusahaan untuk mendapat laba atau keuntungan sebanyak mungkin dalam penjualan maupun investasi yang terlaksana.

Kerangka Konseptual

Metode

Rancangan Penelitian

Untuk mencapai kebenaran yang sistematis, peneliti harus menggunakan metode ilmiah yang baik, dan untuk hal itu diperlukan suatu rancangan penelitian yang merupakan tahapan proses yang diperlukan dalam merencanakan suatu penelitian. (Hidayaturrahman, 2014)

(4)

324

Populasi, Sampel, dan Teknik Pengambilan Sampel

Menurut Sugiyono (2014) populasi adalah wilayah generalisasi yang terdiri atas objek/subjek yang mempunyai kualitas dan karakteristik tertentu yang ditetapkan oleh peneliti untuk dipelajari dan kemudian ditarik kesimpulannya.

Sampel adalah bagian dari jumlah dan karakteristik yang dimiliki oleh populasi tersebut.

Teknik pengambilan sampel dengan purposive sampling.

Jenis dan Sumber Data

Jenis data yang digunakan ialah data kuantitatif.

Sumber data yang digunakan ialah data primer yang diperoleh langsung dari perusahaan dengan datasekunder data yang datangnya tidak langsung dari sumber.

Prosedur Pengumpulan Data 1. Melakukan survei lokasi 2. Minta surat pengantar dari

universitas

3. Minta izin untuk

pengambilan data

perusahaan

4. Mengumpulkan data sesuai yang dibutuhkan

5. Pengolahan data 6. Kesimpulan dan saran Alat Pengumpulan Data

Alat pengumpulan data yang digunakan wawancara dan dokumentasi.

Teknik Analisis Data

Metode analisis data yang dapat digunakan dalam penelitian ini adalah analisis deskriptif, yaitu suatu metode yang dilakukan dengan cara mengumpulkan, menyajikan, serta menganalisis data sehingga memperoleh gambaran cukup jelas untuk masalah yang dihadapi, setelah itu ditarik suatu kesimpulan sesuai keadaan yang sebenarnya.

Hasil

Sejarah Singkat perusahaan

Home industri Tandi awal berdiri tahun 2006. Didirikan bapak karto dan istrinya dengan produk awal tahu sumedang dan akhirnya berubah ke keripik usus karena

minat pembeli yang lebih besar. Ide untuk pemberian nama berdasarkan nama anak-anak pemilik itu sendiri untuk lebih mudah diingatnya.

Home industri Tandi berlokasikan di Kebom Anom Rt 02/RW 02, Kecamatan Gedangan, Sidoarjo.

(5)

325

Deskripsi Data Penelitian Tabel 4.1

Biaya bahan baku keripik usus home industri Tandi

Periode 01-31 Desember

No. BB Jml

(kg) Harga (Rp) 1. Usus 4.800 72.000.000 2. Minyak 360 4.680.000 3. Tepung 960 5.760.000

4. Bumbu 1.200.000

5. Kemasan 720.000

Total 84.360.000

Sumber: Data perusahaan Tandi

Dari tabel diatas menunjukkan biaya bahan baku dan harganya selama periode bulan desmber 2018.

Tabel 4.1

Biaya tenaga kerja langsung Priode 01-31 desember 2018 Jml TK Upah/

hari Upah/

minggu Per bulan 9 40.000 240.000 8.640.000 Sumber : Data perusahaan Tandi

Dari tabel 4.1 menunjukkan besarnya upah karyawan yang harus dibayar oleh prusahaan Tandi.

Tabel 4.1 Biaya overhead pabrik Periode 01-31 desember 2018 BOP Biaya T Jumlah Biaya V Total Biaya TK

TL

2.400.000 2.400.000 Biaya

Listrik

300.000 300.000 Gas 2.760.000 2.760.000 Total 2.400.000 3.060.000 5.160.000 Sumber : data perusahaan Tandi

Dari tabel 4.1 dapat dilihat untuk BOP yang dikeluarkan perusahaan Tandi.

Analisis Data Metode Full Costing

Biaya BB Rp84.360.000 Biaya TK L Rp8.640.000 BOP T&V Rp5.160.000 HPP Rp98.160.000 Harga Pokok Per kg : Rp98.160.000/

2.400kg= Rp40.900 dibulatkan Rp41.000

Perhitungan markup :

Biaya pemasaran -

Laba yang diharapkan

15%x Rp98.160.000 Rp14.724.000

Jumlah Rp14.724.000

Biaya Produksi Rp98.160.000 Presentasi markup 15%

Perhitungan harga jual

Biaya produksi Rp98.160.000 Markup 15%x

Rp98.160.000 Rp14.724.000 Total harga jual Rp112.884.000 Harga jual per kg : Rp112.884.000/

2.400kg= Rp47.035 dibulatkan Rp47.000

Metode Variabel Costing

Biaya BB Rp84.360.000 Biaya TK L Rp8.640.000

BOP Var Rp3.060.000

Total BV Rp96.060.000 Harga pokok produksi per kg:

Rp96.060.000/ 2.400kg= Rp40.025 dibulatkan Rp40.000

Perhitungan markup :

Biaya T Rp2.400.000

Laba yg diharapkan

15%x Rp98.160.000 Rp14.724.000 Jumlah Rp17.124.000

(6)

326

Biaya V Rp96.060.000 Presentase markup Rp17.83%

Perhitungan Harga Jual:

Biaya Prod Var Rp96.060.000 Markup 17.83%x

Rp98.160.000 Rp17.501.928 Total HJ Rp113.561.000 Hrga jual per kg: Rp113.561.928/

2.400kg= Rp47.317 dibulatkan Rp47.300

Laporan prolehan laba usaha Metode full costing

Metode variabel costing

Pembahasan

Dari tabel 4.2.2 Diatas dapat dilihat bahwa perhitungan HPP, Harga Jual, dan perolehan laba dengan metode FC&VC dibandingkan dengan perhitungan dari perusahaan tidaklah sama. Dari yang telah dilakukan peneliti didapati bahwa perhitungan untuk mendapat laba yang lebih tinggi dengan menggunakan metode dari perhitungan perusahaan sendiri seperti yang telah dilakukan sejak awal oleh perusahaan, sedangkan untuk penggunaan metode full costing dan variabel costing tingkat perolehan labanya lebih rendah dari yang telah dilakukan perusahaan.

Hasil perhitungan dengan metode Full Costing dan Variabel Costing tidak dapat dipungkiri untuk hasil yang berbeda karena unsur-unsur beban dan biaya yang diperhitungkan didalamnya tidaklah sama.

Simpulan

Adapun simpulan yang dapat penulis ambil sebagai berikut :

1. Full costing, dari hasil akhir yang dilakukan peneliti mendapatkan bahwa metode full costing kurang mempengaruhi tingkat profitabilitas perusahaan dikarenakan dari hasil analisis data dapat dilihat

bahwa perolehan

profitabilitas dari perhitungan perusahaan lebih tinggi dari pada perhitungan dengan metode full costing.

2. Variabel costing, dari hasil akhir penelitian dapat dilihat bahwa tingkat perolehan saat

(7)

327

menggunakan metode variabel costing mendapati hasil yang lebih rendah perolehan labanya dari perhitungan metode variabel costing didapati kurang berpengaruh terhadap tingkat perolehan profitabilitas perusahaan.

Implikasi

Perusahaan selalu menginginkan usahanya terus meningkat alangkah lebih baik melakukan sedikit perubahan pada pembukuan dan cara penentuan harga untuk mendapatkan laba yang lebih. Dari penulis menyarankan pengguanaan metode yang telah dilakukan perusahaan karena dari hasil penelitian didapati bahwa lebih menguntungkan bagi perusahaan.

Keterbatasan Penelitian

Adapun keterbatasan dalam penelitian ini berupa perolehan data yang kurang maksimal karena home industri Tandi tidak mengizinkan untuk pengambilan semua datanya dan juga pembukuan yang kurang maksimal, sehingga selain data yang didapat dari dokumentasi tadi maka untuk selebihnya dengan melakukan wawancara.

Daftar Rujukan

Anshar, Moshammad Hawari Rifqi, 2014. Analisis Full Costing Dan Variabel Costing Dalam Perhitungan Harga Pokok Produksi Pada Usaha Moulsing Karya Samarinda.

Universitas Mulawarman.

Asrita, Deni Layli. 2017. Penerapan Harga Pokok Produksi Sebagai Pengendali Harga Jual Produk Nuget Lele Produksi UMKM Hikmah Gempol

Klutuk. Universitas PGRI Adi Buana.

Batubara, Helmina. 2013. Penerapan Harga Pokok Produksi Berdasarkan Metode Full Costing Pada Pembuatan Etalase Dan Aluminium Di UD Istana Aluminium Manado.

Fakultas Ekonomi. Jurusan Akuntansi. Universitas Sam Ratulangi, Manado.

Djumali, Indro, Julie J.Sondakh, dan Lidia Mawikere, 2014. Perhitungan Harga Pokok Produksi Menggunakan Metode Variabel Costing Dalam Proses Penentuan Harga Jual Pada PT. Sari Malalugis Bitung. Fakultas Ekonomi dan Bisnis. Jurusan Akuntansi. Universitas Sam Ratulangi, Manado.

Firmansyah, 2014. Akuntansi Biaya itu Gampang. Cetakan Pertama.

Dunia Cerdas, Jakarta.

Hadari, Drs. Yunus, Drs. Harnanto, 1990. Akuntansi Keuangan Lanjutan. BPFE – Yogyakarta.

Halim, Abdul, Bambang Supomo, Muhammad Syam Kusufi.

Akuntansi Manajemen (Akunansi Manajerial).

Hary, 2015. Pengantar Akuntansi.

Grasindo, Jakarta.

Irfania, Yogi dan Lucia Ari Diyani, 2016.

Perbandingan Full Costing, Variabel Costing Terhadap HPP Serta Perhitungan Titik Impas UKM Tempe Papan Mas. Akademi akuntansi bina insan. Rawa panjang, bekasi.

Kadek, Ni Yuniari, Made Arie Whyuni, Putu Eka Marvilianti Dewi, 2017.

Analisis Ketepatan Perhitungan Harga Pokok Produksi Berdasarkan Metode Full Costing Sebagai Dasar Dalam Menentukan Harga Jual Ukiran Sanggah (Pelinggih) Pada

(8)

328

Usaha Sari Uma Dukuh Sidemen.

Universitas Pendidikan Ganesha.

Singaraja, Indonesia.

Mulyadi,2010. Akuntansi Biaya. Unit penerbit dan percetakan sekolah tinggi ilmu manajemen YKPN.

Yogyakarta.

Mulyadi, 2015. Akuntansi Biaya. Edisi Kelima. Cetakan Ketigabelas. UPP STIM YKPN, Yogyakarta.

Slat, Andre. 2013. Analisis Harga Pokok Produk Dengan Metode Full Costing dan Penentuan Harga Jual. Skripsi.

Fakultas Ekonomi. Jurusam Akuntansi. Universitas Sam Ratulangi, Manado.

Sugiyono. 2014. Metode Penelitian Kuantitatif, Kualitatif dan RnD.

Penerbit : Alfabeta, CV. Bandung.

Supriono, 2013. Akuntansi Biaya Pengumpulan Biaya dan Penentuan Harga Pokok.

Wauran, Desline. 2016. Analisis Penentuan Harga Pokok Produk dan Penerapan Cost Pricing Method Dalam Rangka Penerapan Harga Jual Pada Rumah Makan Soto Rusuk Ko’

Petrus Cabang Megamas.

Universitas Sam Ratulangi Manado.

Yusuf, Hariyono, 2011. Dasar-dasar Akuntansi. Bagian penerbit sekolah tinggi ilmu ekonomi YKPN. Yogyakarta.

http://bangvandablog.blogspot.com/20 12/10/metode-full-costing-dan- variable.html?m=1

http://manajemenakuntansi..wordpress .com/2012/05/15/full-costing- vc-variable-costing/

Referensi

Dokumen terkait

Pneumonia mempunyai protein adhesi pada pili dengan berat molekul 78 kDa dan 52 kDa, serta protein adhesin yang berasal dari permukaan dengan berat molekul 23kDa dan 19 kDa. New

Karena banyaknya pasangan komisi ada 6 maka banyaknya anggota minimal adalah 6 sebab jika kurang dari 6 maka akan ada seorang anggota yang tergabung dalam lebih dari 2 komisi.

Tahun 2010 ini merupakan tahun yang memiliki nilai rasio kontribusi sangat besar dan paling tinggi diantara tahun-tahun berikutnya, jika dilihat dari

Menurut Suadi Arief (2001:111), ”Pemrograman adalah sebuah proses untuk memilih program demi mencapai tujuan perusahaan”, sedangkan menurut Supriyono (1999:333), ”Pemrograman

Namun karena pandemi, pemerintah Saudi masih menutup tanah suci, sehingga kemungkinan (ibadah haji) ditunda tahun 2021,” terang Kepala Kemenag Kabupaten malang, Dr musta’in

Penelitian dilakukan dengan menganalisis peran dari APIP dan Aparatur Desa terkait dalam pengelolaan keuangan desa.Selanjutnya,tujuannya untuk menuju tata kelola

Sementara itu, konsep humor yang diciptakan di unggahan jenaka di Instagram bertumpu pada 3 teori penciptaan humor yang dikemukakan Wilman (dalam Wijana, 2004, p.

Oleh karena itu Dinas Perumahan Kawasan Permukiman dan Pertanahan Kabupaten Lebak menyusun Laporan Kinerja (LKj) Tahun 2019 sebagai suatu bentuk akuntabilitas dari